cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,581 Documents
Peningkatan Pemahaman Konsep Perubahan Wujud Benda melalui Metode Home Lab pada Siswa Sekolah Dasar Zahrani Tazqia; Khamdika Nur Anggraini
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.24977

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di tingkat sekolah dasar memainkan peran krusial dalam membentuk fondasi pemahaman konsep-konsep saintifik bagi peserta didik. Namun demikian, dalam praktik pembelajaran, siswa masih sering menghadapi tantangan dalam menguasai konsep yang bersifat abstrak, salah satunya adalah materi perubahan wujud benda. Sebagai salah satu solusi alternatif, dapat diterapkan metode Home Lab, yaitu pembelajaran berbasis eksperimen sederhana yang dilaksanakan di lingkungan rumah melalui pemanfaatan alat dan bahan yang gampang ditemui di lingkungan sekitar.  Penelitian ini bertujuan untuk menelaah penerapan metode Home Lab guna meningkatkan penguasaan konsep perubahan wujud benda pada siswa sekolah dasar lewat pendekatan studi literatur. Data pada penelitian ini didapat dari beragam sumber pustaka yang terkait, seperti jurnal ilmiah, buku, serta temuan penelitian sebelumnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Home Lab mampu membantu siswa memahami konsep perubahan wujud benda secara lebih konkret karena memberikan pengalaman belajar langsung pada proses belajar mengajar. Di samping itu, metode ini pun mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, memperkuat motivasi belajar, serta mengaitkan materi pembelajaran dengan fenomena yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, metode Home Lab dapat dipertimbangkan sebagai alternatif pembelajaran IPA yang efektif dalam meningkatan penguasaan konsep siswa sekolah dasar, terutama pada materi perubahan wujud benda.
Pengaruh Kredibilitas Influencer @dosenskincare terhadap Minat Beli Followers Nadya Oktaviani; Koesworo Setiawan; Robby Firliandoko
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.24994

Abstract

Perkembangan media sosial Tiktok mendorong meningkatnya penggunaan influencer dalam pemasaran digital, khususnya pada industri kecantikan. Namun, munculnya masalah overclaim pada konten promosi menimbulkan keraguaan terhadap informasi yang disampaikan influencer sehingga kredibilitas influencer menjadi faktor penting dalam menentukan minat beli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kredibilitas influencer @dosenskincare terhadap minat beli followers. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 100 sampel. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala likert 1-5 dan dianalisis menggunakan melalui uji validitas, reliabilitas, analisis uji regeresi linear sederhana, koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa kredibilitas influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli dengan nilai 11,198>1,984 dan nilai signifikan 0,000<0,05. Penelitian ini menunjukan semakin tinggi kredibilitas influencer maka semakin tinggi pula minat beli terhadap produk yang direkomendasikan. Kredibilitas menjadi salah satau faktor yang mampu meningkatkan kepercayan terhadap infromasi dan dapat mempengaruhi ketertarikan dan keputusan pembelian. Penelitian ini terbatas pada cakupan responden yang berfokus kepada 100 orang pengguna akun Tiktok. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat memperluas objek penelitian serta menambah variabel lain yang dapat mempengaruhi minat beli konsumen. Kesimpulan ini bahwa kredibilitas influencer berperan penting dalam menyampaikan infromasi dan mempengaruhi minat beli konsumen, semakin tinggi kredibilitas akan semakin mudah dipercaya oleh audiens. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan implikasi bagi para pelaku pemasaran digital dan influencer dalam menyampaikan informasi secara bertanggung jawab dan kredibel.
Upaya Meningkatkan Pemahaman Pembagian Dua Bilangan melalui Media Realia pada Siswa Kelas III SD Siti Purnama; Salwa Andara Gita
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25015

Abstract

Pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar, khususnya pada materi  pembagian dua bilangan, sering dianggap sulit oleh peserta didik karena sifatnya  yang abstrak. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu  menghadirkan pengalaman belajar yang lebih konkret dan bermakna, serta didukung  oleh pelaksanaan asesmen yang berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk  mengkaji penerapan metode realia yang dipadukan dengan penilaian formatif dalam  meningkatkan pemahaman siswa kelas III terhadap konsep pembagian dua bilangan.  Metode realia memanfaatkan benda nyata, seperti permen atau stik es krim, sebagai  media pembelajaran guna membantu siswa memahami konsep “membagi secara  sama banyak”. Pelaksanaan pembelajaran disusun melalui tahapan mengamati,  mencoba, berlatih, dan mengaplikasikan, yang secara terpadu dilengkapi dengan  penilaian formatif pada setiap tahapannya, meliputi tes lisan, observasi, lembar kerja  siswa (LKS), serta penyelesaian soal cerita. Formatif penilaian digunakan untuk  memantau perkembangan peserta didik sekaligus memberikan umpan balik secara  langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode realia yang  terintegrasi dengan penilaian formatif mampu meningkatkan pemahaman konsep  pembagian secara lebih konkret, mendorong partisipasi aktif peserta didik, serta  meningkatkan kemampuan dalam menyelesaikan soal pembagian dan soal cerita  sederhana.
Analisis Fungsi Profesi dan Pengamanan (Propam) dalam Memformulasikan dan Menyelesaikan Permasalahan Anggota Brimob Resimen 4 yang Melakukan Pelanggaran dan Kesalahan di Masyarakat Husni Mubarok; Dadang Suprijatna; Togar Natigor Siregar
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25020

Abstract

Jumlah pelanggaran cenderung menurun namun belum signifikan diketahui Propam Resimen 4 Korps Brimob berhasil menegakkan disiplin dan kode etik Anggota Resimen 4 Korps Brimob dengan menyelesaikan kasus pelanggaran sebanyak 89 kasus, dimana setiap tahunnya terjadi penurunan pelanggaran, sehingga dapat dikatakan bahwa pelaksanaan strategi penegakan disiplin dan kode etik oleh Propam Resimen 4 Korps Brimob mampu membentuk anggota Resimen 4 Korps Brimob yang lebih berdaya guna mentaati segala perundangan-undangan dan peraturan terkaitnya dengan lebih patuhnya anggota terhadap lembaga. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis fungsi Profesi dan Pengamanan (Propam) dalam memformulasikan dan menyelesaikan permasalahan Anggota Brimob Resimen 4 yang melakukan pelanggaran dan kesalahan di masyarakat serta hambatannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif. Kesimpulan dari penelitian ini diketahui bahwa Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri secara teoritis bertindak sebagai unsur pengawas internal dan pembina profesi yang memiliki peran strategis dalam menjaga disiplin, etika, dan integritas seluruh anggota Polri, termasuk Satuan Brimob melalui aktivitas memformulasikan dan menyelesaikan permasalahan anggota Brimob dilakukan melalui pendekatan pengawasan internal, penegakan disiplin, dan sidang kode etik. Propam bertindak sebagai pengawas untuk memastikan anggota Brimob mematuhi aturan serta mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran, mulai dari pelanggaran disiplin hingga tindak pidana, sehingga Propam perlu mengoptimalkan perannya melalui upaya pencegahan dan pembinaan, disertai dengan peningkatan sarana dan prasarana pendukung, agar pelaksanaan tugas pengawasan dan penegakan disiplin terhadap anggota Brimob dapat berjalan secara efektif.
Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Siswa melalui Pidato Berbasis Bahasa Baku Fiersa Yulianti; Erina Prasepty
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25044

Abstract

Penguasaan bahasa baku dalam menyampaikan pidato menjadi elemen esensial bagi siswa untuk berkomunikasi efektif di ranah pendidikan, sekaligus membangun rasa percaya diri dalam menyusun dan menyampaikan ide secara terstruktur serta logis. Dengan demikian, bahasa baku turut memperkuat identitas budaya nasional. Akan tetapi, realitas menunjukkan bahwa banyak siswa masih menghadapi kendala dalam menguasai kosa kata formal dan mengendalikan rasa gugup selama latihan pidato di kelas. Penelitian ini menganalisis tantangan serta faktor-faktor penghambat tersebut, sambil mengusulkan solusi seperti peningkatan latihan rekaman mandiri, umpan balik dari rekan secara berpasangan, dan strategi 5L-3T guna meningkatkan kemampuan berpidato siswa melalui penggunaan bahasa baku.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Keaktifan,Pemahaman Bacaan, dan Kepercayaan Diri pada Materi Bahasa Sunda di Sekolah Dasar Siti Sifa Hanifa; Salma Fadilatunnisa
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25052

Abstract

Pendidikan adalah proses penting dalam mengembangkan potensi peserta didik, agar memperoleh penguasaan kognitif, motorik, serta karakter yang terpuji.Pembelajaran Bahasa Sunda memiliki peran penting di sekolah dasar untuk mengembangkan berbahasa serta melestarikan Bahasa daerah.Namun kenyataannya,proses pembelajaran masih ditemukan berbagai permasalahan seperti rendahnya keaktifan siswa, kurangnya pemahaman terhadap teks bacaan,serta rendahnya rasa percaya diri siswa dan rasa malu dalam menyampaikan pendapat. Studi ini diproyeksikan untuk memaparkan aplikasi cooperative learning sebagai solusi alternatif atas problematika tersebut.Metode yang digunakan pada pembelajaran adalah kajian literatur dengan menganalisis dan memanfaatkan data primer berupa LK 2.1 dan LK 2.3 serta data sekunder berbagai sumber ilmiah.Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan metode berdiskusi kelompok,membaca,tanya jawab,serta gallery walk mampu meningkatkan kemampuan siswa siswi,pemahaman isi teks dan keberanian dalam berbicara tampil di depan kelas.Dengan demikian,model pembelajaran kooperatif sangat relevan diaplikasikan untuk memacu kualitas edukasi Bahasa Sunda. Signifikansi penelitian ini menekankan urgensi bagi tenaga pendidik untuk mengadopsi model instruksional yang inovatif agar menciptakan suasananya belajar yang bermakna, efektif dan menyenangkan.
Pengaruh Media Benda Konkret terhadap Pemahaman Konsep Matematika melalui Metode CRA Erina Prasepty; Luthfia Hasanah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25055

Abstract

Penelitian ini menguji seberapa efektif metode CRA, yaitu transisi bertahap dari benda nyata, representasi gambar, hingga bentuk abstrak seperti angka, untuk tingkatkan seberapa paham ilmu pengetahuan matematika ini di sekolah seperti SD.  Untuk pendekatannya menggunakan wawancara dan turun langsung ke lapangan mewawancarai siswa kelas 4 SD Cikopo, serta analisis dokumen belajar untuk menangkap proses pembelajaran dan pengalaman subjektif mereka secara detail. Temuan utama menunjukkan metode ini sangat berhasil: siswa lebih mudah memahami karena bisa menyentuh dan melihat benda konkret terlebih dahulu, suasana kelas menjadi lebih interaktif, dan motivasi belajar melonjak tinggi. Pendekatan bertahap dari konkret ke representasional lalu abstrak terbukti efektif untuk mayoritas siswa. Namun, tantangan muncul saat transisi ke gambar atau tahap abstrak (angka dan rumus), di mana sebagian siswa merasa kebingungan, serta kebutuhan pengulangan materi bagi siswa yang belajar lebih lambat. Kesimpulannya, metode CRA efektif untuk pengajaran matematika SD, tetapi memerlukan latihan rutin dan intensif pada tahap abstrak agar optimal.
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Penerapan Metode Demonstrasi Inayatul Amelia; Sultan Faiz Fatih
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25105

Abstract

Guru merupakan tenaga pendidik profesional yang memegang tanggung jawab utama dalam membina peserta didik pada jalur pendidikan formal. Dalam konteks ini, perencanaan pembelajaran menjadi instrumen krusial yang disusun oleh guru sebagai kerangka kerja sistematis untuk mencapai tujuan edukasi secara efektif. Rencana pembelajaran berfungsi sebagai panduan terstruktur bagi pendidik dalam mengelola interaksi belajar-mengajar agar tetap terarah. Salah satu komponen vitalnya adalah metode pembelajaran, yakni teknik yang dipilih guru untuk mentransfer materi kepada siswa demi tercapainya target kurikulum. Tanpa metode yang tepat, proses pendidikan tidak akan berjalan secara maksimal dan target pembelajaran sulit diraih secara optimal. Pelajaran Bahasa Indonesia memiliki urgensi tinggi karena perannya sebagai bahasa pemersatu dan sarana komunikasi formal kenegaraan. Namun, sering kali pelajaran ini dianggap menjemukan akibat penerapan metode yang cenderung pasif, bersifat monoton di dalam kelas, dan terlalu terpaku pada teks. Metode ceramah, yang selama ini mendominasi, biasanya membuat interaksi satu arah di mana guru menjadi pusat informasi sementara siswa hanya sebagai penyerap pasif. Artikel ini berupaya mengubah stigma negatif tersebut dengan memperkenalkan metode demonstrasi guna menciptakan suasana kelas yang lebih menarik. Implementasi metode ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap saling menghargai dan menjaga situasi belajar yang kondusif melalui aturan yang disepakati bersama.
Meningkatkan Minat Belajar Sejarah melalui Pembelajaran Kreatif Interaktif dan Berbasis Proyek (Project Based Learning) Nazma Naylover; Vidi Kayla Putri
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25114

Abstract

Pembelajaran sejarah memiliki peran penting dalam membangun kesadaran historis serta menumbuhkan kemampuan analisis kritis pada peserta didik. Namun, praktik di kelas masih menghadapi berbagai kendala yang berdampak pada rendahnya minat dan pemahaman peserta didik. Artikel ini mencoba menawarkan rancangan pembelajaran sejarah yang lebih kreatif dan interaktif dengan menggabungkan media visual kronologi, metode role play, serta proyek kolaboratif berbasis Project Based Learning. Penelitian dilakukan melalui kajian literatur kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa penelusuran sistematis terhadap sumber-sumber akademik yang relevan. Proses seleksi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi, kemudian dianalisis dengan metode analisis isi untuk menemukan pola, tema, dan sintesis gagasan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media visual kronologi membantu memperkuat pemahaman siswa tentang konsep waktu dan peristiwa sejarah, metode role play mampu meningkatkan keterlibatan serta motivasi belajar, sementara proyek kolaboratif berkontribusi pada pengembangan kreativitas dan keterampilan berpikir kritis. Integrasi ketiga pendekatan ini menghasilkan pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna. Dengan demikian, pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru, melainkan memberi kesempatan bagi siswa untuk terlibat aktif melalui beragam pengalaman belajar. Model berbasis aktivitas ini sejalan dengan tuntutan abad ke-21 dan berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah secara menyeluruh.
Meningkatkan Pemahaman Pecahan Dengan Media Konkret di Sekolah Dasar Vidi Kayla Putri; Nazma Naylover
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25115

Abstract

Tidak dapat disangkal bahwa pemahaman konsep pecahan menjadi salah satu tan dampak mengunakan media, terhadap pembelajaran siswa. Kajian literatur ini menemukan bahwa banyak siswa masih kesulitan memahami konsep pecahan karena sifat materi yang abstrak serta pola pembelajaran yang cenderung konvensional. Penggunaan media konkret terbukti efektif membantu siswa membangun pemahaman melalui pengalaman langsung, sekaligus meningkatkan motivasi dan minat belajar serta meminimalkan terjadinya miskonsepsi. Beberapa penelitian melaporkan adanya peningkatan ketutangan besar dalam pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini berfokus pada upaya menilai sejauh mana penggunaan media konkret dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep pecahan. Pendekatan yang dipakai adalah kualitatif dengan metode kajian literatur, yaitu meninjau berbagai jurnal, buku, serta hasil penelitian yang relevan. Analisis dilakukan melalui content analysis untuk mengidentifikasi permasalahan, strategi implementasi, sertantasan belajar dari kategori rendah menuju tinggi setelah penggunaan media konkret. Meskipun demikian, penerapan media konkret menghadapi kendala seperti keterbatasan waktu, kesiapan guru, dan ketersediaan media. Strategi mitigasi yang disarankan meliputi pemanfaatan media sederhana yang mudah dijangkau, pengelolaan waktu yang efektif, serta penerapan pembelajaran berbasis kelompok. Secara keseluruhan, Kajian ini menunjukkan bahwa penggunaan media konkret berperan penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran matematika sekaligus memperbaiki capaian belajar siswa sekolah dasar.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress) Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress) Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 4 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 3 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 9 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 8 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 7 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 5 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 4 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 3 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 2 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 6 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 4 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 3 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 2 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 1 (2023): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 6 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 5 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 4 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 3 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 2 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 1 (2022): Karimah Tauhid More Issue