cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,372 Documents
Karakteristik Fisik dan Kadar Air Cabai Merah (Capsicum annum L.) dengan Variasi Kondisi dan Kemasan Penyimpanan Khoirunnisa; Rohmayanti, Titi; Budiharti, Uning; Tjahjohutomo, Rudy
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i6.13518

Abstract

Cabai merah keriting (Capsicum annum L.) merupakan salah satu komoditas pertanian yang  mudah rusak sehingga tidak dapat disimpan untuk waktu yang lama. Salah satu Upaya untuk memperpanjang masa simpan yaitu dengan mengkombinasikan kondisi dengan kemasan penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variasi penyimpanan kondisi ruang (T: 30-35°C, RH: 40-53%), kondisi kulkas (T: 10-15°C, RH: 45-65%) dan kondisi Controlled Atmosphere Storage (CAS, T: 13°C, O2: 5%, CO2: 0,031%, RH: 85-90%) dan kemasan kardus, plastic PP dan keranjang terbuka terhadap kadar air, warna merah (a), ekkerasan dan susut bobot. Penyimpanan ini dilakukan selama 30 hari. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkal 2 faktor yaitu kemasan dan kondisi. Data hasil pengukuran dianalisis menggunakan ANOVA dan analisis lanjutan DMRT. Jasil uji menunjukkan bahwa kadar air yang stabil ditunjukkan pada keranjang terbuka dengan kondisi CAS yaitu sebesar 86,58%. Pada uji kekerasan pada penyimpanan kondisi CAS mengalami penurunan lebih sedikit dibandingkan dengan kondisi kulkas dan ruang. Pada uji warna merah (a) pada hari ke-30 yang paling cerah terdapat pada kemasan kardus kondisi kulkas yaitu 36,61 serta pada susut bobot yang memiliki hasil terbaik ada pada penyimpanan kondisi CAS.
Manajemen Kesiswaan dalam Upaya Pencegahan Kasus Perundungan di SMP Rimba Teruna Kota Bogor Wati, Rosna; Farhan, Raden Muhammad
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 5 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i5.13520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi Manajemen Kesiswaan dalam upaya pencegahan kasus perundungan di SMP Rimba Teruna Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan penelitan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Perundungan sebagai bentuk kekerasan di institusi pendidikan bisa dilakukan oleh siapa saja, baik antar siswa, bahkan juga guru. Perundungan memberi dampak buruk kepada siswa yang menjadi korban, secara struktural perilaku ini menyebabkan kemunduran pada pendidikan nasional. Untuk mencegah hal tersebut diperlukan manajemen kesiswaan yang baik mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dengan manajemen kesiswaan yang baik diharapkan akan menjadi solusi perkembangan perilaku siswa di sekolah dan di masa yang akan datang. Hasil penelitian merupakan: Dalam Perencanaan sekolah mempunyai beberapa pertimbangan dalam penerimaan siswa guna mencegah perilaku perundungan calon siswa harus menunjukkan catatan kelakuan baik. Pelaksanaan pembinaan terhadap siswa secara akademik dengan pendekatan secara klasikal seperti mengajar di kelas yang menanamkan nilai moral dan karakter dan Pembinaan secara non akademik yaitu dengan kegiatan keagamaan. Evaluasi dilakukan dalam forum antara waka kesiswaan, wali kelas, dan guru. Ukuran keberhasilan dari evaluasi yaitu kegiatan kegamaan berjalan lancar, tidak ada lagi senioritas, kasus bullying dari tahun ke tahun semakin menurun.
Analisis Social Demad atas Eksistensi Madrasah Tsanawiyah di Desa Cipicung Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor Wati, Rosna; Kholilah, Gina Rohmatunnisa
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 5 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i5.13521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Eksistensi Madrasah yang berada di desa Cipicung kecamatan Cijeruk kabupaten Bogor berdiri atas pendekatan Social Demand. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan menggunakan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama Social demand Pendidikan Masyarakat desa Cipicung lebih kepada pendidikan non formal yakni madrasah diniyah dan pesantren. Adapun pendidikan formal yang diinginkan oleh masyarakat yaitu pendidikan yang berbasis keagamaan, biaya pendidikan yang murah dan lokasi madrasah yang mudah diakses. Kedua, Faktor-faktor yang melatarbelakangi keberadaan Madrasah Tsanawiyah yaitu faktor dasar didirikannya madarasah Tsanaawiyah adalah 1)Jarak Madrasah Tsanawiyah 2)Jumlah Penduduk dan 3)Amanah Undang-undang Dasar tentang Wajib Belajar, nilai agama masyarakat yang masih memegang adat istiadat daerah sekitar dan sosial budaya masyarakat tradisional kental, kedaan sosial ekonomi masyarakat Cipicung dikategorikan sebagai tingkat ekonomi masyarakat menengah kebawah dan keberadaan pendidikan tingkat dasar di desa Cipicung berjumlah cukup banyak dan banyak meluluskan siswa. Keberadaan Madrasah di desa Cipicung bisa dikatakan sudah sesuai dengan Social demand (Kebutuhan masyarakat) yaitu pendidikan yang berbasis keagamaan, biaya pendidikan yang murah dan lokasi madrasah yang mudah diakses, akan tetapi jumlah failitas pendidikan di desa Cipicung belum memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan melihat jumlah lembaga pendidikan tingkat dasar dan jumlah tamatan sekolah dasar
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Wordwall Terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Kelas V SDN Gadog 06 Nurhafitri, Izmi; Sya, Mega Febriani; Effane, Anne
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i6.13524

Abstract

Bahasa Inggris merupakan bahasa asing, akan tetapi penguasaan pada bahasa Inggris saat ini peserta didik harus mampu menguasainya. Bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan yang harus dapat dikuasai peserta didik sejak awal. Media pembelajaran mempunyai dampak yang signifikan terhadap proses belajar mengajar di kelas. Wordwall adalah aplikasi permainan digital berbasis web yang menawarkan berbagai fitur permainan dan kuis yang dapat digunakan guru untuk menilai pemahaman peserta didik terkait pembelajaran yang sudah dipelajari. Penguasaan kosakata merupakan ukuran pemahaman seseorang terhadap kosakata suatu bahasa dan kemampuannya menggunakan kosakata tersebut baik secara lisan maupun tulisan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Wordwall terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris pada peserta didik kelas V SDN Gadog 06. jenis penelitian yang digunakan yaitu True Experimental dengan bentuk pretest-postest control group design. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan menggunakan uji hipotesis independent sample t-test diperoleh nilai signifikasi yaitu 0,00<0,05 maka pengambilan Keputusan yaitu Ho ditolak dan Ha diterima dengan kesimpulan adanya “Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Wordwall Terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Kelas V SDN Gadog 06”.
Komponen dan Filosofi Perencanaan Pembelajaran Sekolah Dasar Putri, Zahra Prameswari Naila
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i6.13531

Abstract

Pendidikan merupakan upaya untuk mendapatkan informasi penting yang belum pernah yang belum pernah diterima para peserta didik. Melalui kegiatan mengajar dari guru kepada peserta didik dapat memberikan dampak pada peningkatan kreativitas, bakat, dan kecerdasan seorang siswa. Pengaruh pembelajaran yang disampaikan oleh guru mempengaruhi mempengaruhi kepribadian moral dan kemampuan intelektual siswa, sehingga perlu adanya perencanaan yang maksimal sebelum proses pembelajaran dilakukan, yaitu dengan melakukan perencanaan pembelajaran. Hal ini dapat menjadi pedoman dan penunjang pelaksanaan pembelajaran sehingga tercipta kualitas pembelajaran yang baik. Terdapat beberapa aspek krusial yang dipertimbangkan dalam perencanaan pembelajaran yang lebih efektif. Pertama, pennetuan tujuan dalam pembelajaran yang jelas dan terukur, selaras dengan kurikulum atau standar kompetensi yang berlaku. Kedua, mempertimbangkan karakteristik siswa seperti latar belakang, gaya belajar, dan kebutuhan khusus agar pembelajaran dapat disesuaikan. Ketiga, memilih strategi, Teknik/method dan bahan ajar/media sesuai dengan tujuan , isi , dan karakteristik murid. Keempat, merancang kegiatan pembelajaran yang interaktif, menarik, dan menantang untuk memfasilitasi keterlibatan aktif siswa. Kelima, mengembangkan alat penilaian yang kuat dan teruji guna mengukur pencapaian tujuan pembelajaran. Dengan memperhatikan berbagai aspek tersebut, perencanaan pembelajaran yang matang akan menjadi pijakan utama dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan mengembangkan potensi siswa secara optimal. Artikel ini memberikan pengetahuan umum tentang aspek - aspek yang perlu diperhatikan ketika merencanakan sebuah pembelajaran.
Strategi Pengelolaan Kelas Inklusif untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus (ABK) dalam Kegiatan Pembelajaran di SDN Tenjoayu Nurfaidah, Cantika; Rasmitadila; Hanrezi Dhania Hasnin
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i6.13561

Abstract

Pengelolaan kelas inklusif merupakan serangkaian pendidikan dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan belajar dengan menerima keberagaman siswa termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus mulai dari perencanaan proses pembelajaran, strategi dan pendekatan pembelajaran sehingga tercipta kelas yang kondusif, aktif, menyenangkan serta penciptaan sistem sosial yang dapat memungkinkan siswa berkembang sesuai dengan kebutuhannya termasuk minat belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Tenjoayu. Metode penelitian yang digunakan yaitu post positivism dengan jenis Simple Research Design (SRD). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada 1 guru pembimbing khusus (GPK) dan 3 guru kelas. Prosedur analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data tematik dan uji keabsahan data dengan member check. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari minggu pertama bulan April. Hasil dari penelitian guru pembimbing khusus (GPK) ini yaitu: 1) Kemampuan guru dalam mengelola kelas inklusif untuk meningkatkan minat belajar siswa ABK di SDN Tenjoayu yaitu: a) pengelolaan pembelajaran yang meliputi penggunaan strategi pembelajaran yakni asesmen, media konkrit, metode pembelajaran, materi pembelajaran, jam belajar tambahan, penggunaan alat peraga, suasana pembelajaran, kondisi siswa dan perbedaan pemahaman siswa ABK. 2) Faktor pendukung dan hambatan strategi pengelolaan kelas inklusif untuk meningkatkan minat belajar siswa ABK di SDN Tenjoayu yaitu: a) faktor pendukung dan hambatan yang meliputi faktor eksternal yakni kurangnya pemahaman orang tua, biaya sekolah, komunikasi orang tua dan keterlibatan orang tua, sedangkan faktor internal yakni kurangnya pengetahuan guru, keterbatasan guru, jumlah siswa, penambahan waktu belajar, bertukar informasi, kesepakatan kelas dan penerimaan sosial siswa ABK. Sedangkan hasil penelitian dari guru kelas yaitu: 1) Kemampuan guru dalam mengelola kelas inklusif untuk meningkatkan minat belajar siswa ABK di SDN Tenjoayu yaitu: a) kompetensi guru kelas meliputi pemahaman guru yakni definisi ABK, pembelajaran yakni pembelajaran berbeda, penugasan berbeda, persiapan pembelajaran, tema pembelajaran serta model pembelajaran, penyesuaian pembelajaran yakni kemampuan siswa ABK, memberikan pemahaman dan penerimaan siswa ABK; b) strategi diferensiasi meliputi kebutuhan individual siswa ABK yakni minat siswa ABK dan meneliti siswa serta partisipasi pembelajaran yakni kolaborasi siswa dan kerja kelompok. 2) Faktor pendukung dan hambatan strategi pengelolaan kelas inklusif untuk meningkatkan minat belajar siswa ABK di SDN Tenjoayu yaitu: a) faktor eksternal meliputi keterlibatan orang tua yakni sharing dan pemahaman orang tua; b) faktor internal meliputi dukungan pihak sekolah yakni mendukung dan diskusi guru; c) hambatan meliputi hambatan pengelolaan kelas yakni kekurangan GPK, pelatihan inklusif, fasilitas, perubahan perilaku siswa ABK dan orang tua kurang mengerti. Cara mengatasi hambatan yakni memberikan pilihan, peralihan perilaku negatif dan membimbing. Tindakan inisiatif yang dilakukan sekolah yakni konsultasi SLB dan kerja sama yakni kolaborasi antar guru dan mencari informasi.
Kognisi Sosial dalam Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk pada Pemberitaan Wacana Difabel Netra di Media Online Sukabumiupdate.com Mugni, Abdulloh Abdul; Agustini; Luthfie, Muhammad
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i6.13567

Abstract

Media online menjadi penting kehadirannya dalam proses mewacanakan sesuatu kepada publik. Melalui berita suatu wacana dapat diproses dengan baik  yang didasarkan pada bagaimana pandangan penulis digunakan untuk menggambarkan atau menjelaskan peristiwa. Pemberitaan wacana difabel netra dalam media online saat ini masih didominasi dengan wacana yang mengarahkan difabel netra sebagai individu atau kelompok yang memerlukan bantuan orang lain sehingga pada akhirnya perlu dikasihani atau dalam kata lain diarahkan pada bentuk charity. Pada konteks pemberitaan wacana difabel netra di media online Sukabumiupdate.com, didapati hal yang serupa sebagaimana disampaikan sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kognisi sosial dalam analisis wacana kritis teori struktur mental jurnalistik Teun A. Van Dijk. Wawancara ekstensif dan analisis tekstual digunakan untuk mengumpulkan data. Berdasarkan temuan tersebut, jurnalis mendasarkan pemberitaannya pada wacana mengenai penyandang disabilitas tunanetra berdasarkan skema peran, skema peristiwa, dan skema orang.
Analisis Yuridis Pemindahan Ibu Kota Negara dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia Dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Ibu Kota Negara Kurniawan, Rizki; Trijono, Rachmat; Suryani, Danu
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i6.13577

Abstract

Pemindahan ibu kota negara menimbulkan banyak respon dari masyarakat, ada yang setuju dan ada yang tidak setuju, yang setuju disertai alasan agar ibu kota negara dapat ditata dengan baik, bebas polusi, dan menghindari kemacetan parah. Yang menolak dengan alasan banyak rakyat yang masih miskin, utang negara ratusan triliun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui landasan yuridis pemindahan ibu kota negara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif. Hasil penelitian bahwah Terdapat beberapa faktor penyebab pemindahan ibu kota negara republik Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan yang disebu Ibu Kota Nusantara, yaitu efektif dan efesien, ibu kota negara harus efektif dan efisien dalam penyelenggaraan pemerintahan, perbuhungan, perekonomian, hukum, dan lingkungan yang sehat, tidak polusi, dan tidak padat penduduk. Pemerataan ekonomi, Ibu kota negara merupakan pusat perekonomian sebuah negara, dengan pemindahan ibu kota negara maka ekonomi pada wilayah tersebut sudah akan meningkat, pembangunan akan lebih cepat, aktivitas masyarakat menjadi lebih ramai sehingga perputaran uang akan semakin cepat, pengguna transoprtasi lebih banyak, transportasi laut, darat dan udara akan banyak beroperasi sehingga menambah pendapatan negara, semua aspek perekonomian akan lebih  meningkat. Pemindahan ibu kota negara tidak diatur atau diisyaratkan dalam konstitusi, sehingga pemindahan ibu kota negara merupakan hasil politik hukum yang sangat kompleks yang melahirkan beberapa peraturan perundang-undangan. Secara tata negara pembentukan Ibu kota nusantara melahirkan otorita ibu kota negara yang memiliki kewenangan beasar dalam penyelenggaraan pembangunan, rencana pemrindahan ibu kota negara.
Optimalisasi Fungsi dan Peran Satuan Brimob Polda Jabar Pada Pengamanan Kegiatan Sepakbola di Stadion Gelora Bandung Lautan Api Gunadi, Taufiq; Yumarni, Ani; Aminulloh, Muhammad
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i6.13587

Abstract

Pengamanan di stadion di GBLA belum baik, sehingga sering terjadi kekacauan yang tidak dapat di atasi secara maksimal, yang berakibat pada korban luka-luka, cedera, bahkan sampai pada meninggal dunia. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif atau pendekatan undang-undang atau perbandingan hukum dan dianalisis secara kualitatif dengan menjelaskan hubungan antara fakta hukum dengan kaedah hukum yang terdapat dalam Undang-Undang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengamanan kegiatan sepakbola di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dilaksanakan mulai dari tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan analisa/evaluasi. Bentuk pengamanan yang diberikan oleh Satuan Brimob Polda Jabar dalam pelaksanaan pengamanan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, terdiri atas pengamanan langsung dan pengamanan tidak langsung. serta dilaksanakan oleh seluruh Kepala Satuan Wilayah mulai dari tingkat Polsek, Polres dan Polda. Pengelolaan keamanan yang dilakukan oleh Satuan Brimob Polda Jabar bertujuan untuk melindungi, menyelamatkan jiwa seseorang dan harta bendanya dari suatu ancaman dan gangguan.
Perlindungan Hukum Terhadap Hak Cipta Pelaku Ekonomi Kreatif Bidang Industri Musik di Indonesia Shiddiq, Rahmat; Nurwati; Ilyanawati, R. Yuniar Anisa
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i6.13595

Abstract

Maraknya pelanggaran hak cipta musik di Indonesia menunjukkan bahwa meskipun sudah dikeluarkannya UU Hak Cipta sebagai bentuk perlindungan terhadap suatu hak ciptaan masih saja dapat menimbulkan perkara hukum, meskipun dalam aturan tersebut telah mengatur berbagai tahapan penyelesaian sengketa yang salah satunya melalui proses mediasi, namun upaya tersebut belum menunjukkan titik terang diantara kedua pihak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui konstruksi hukum perlindungan terhadap hak cipta pelaku ekonomi kreatif dan menganalisis budaya hukum para pelaku ekonomi kreatif dalam perspektif perlindungan hak cipta di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan legal research dan sesuai dengan karakter khas dari jurisprudence. Kehadiran UUHC dalam memberikan perlindungan terhadap hak moral masih belum sepenuhnya dihadirkan secara tegas dan lugas, hal ini dapat mengakibatkan degradasi pencantuman nama pencipta pada ciptaan yang diperbanyak dan digunakan secara umum serta tidak memberikan tidak secara eksplisit memberikan hak authorship claim. Kehadiran UUHC sebagai konstruksi hukum perlindungan hak ekonomi telah mencapai dua kepentingan sebagai solusi dalam pengembangan ekonomi kreatif yaitu berupa kepentingan perlindungan dan kepentingan insentif. budaya pelaku ekonomi kreatif menunjukkan bahwa dalam mendaftarkan suatu karya pada bidang ekonomi kreatif terdapat kemudahan dalam melakukan registrasi dalam memperoleh perlindungan. Adapun hambatan dalam perlindungan hak cipta yang dihadapi oleh para pelaku ekonomi kreatif berupa minimnya pemahaman terhadap hak cipta, perkembangan teknologi dan media digital, pembajakan karya dan proses hukum yang mahal dalam melindungi hak cipta.

Page 87 of 238 | Total Record : 2372