cover
Contact Name
Esa Nur Wahyuni
Contact Email
jie@uin-malang.ac.id
Phone
+6285850730400
Journal Mail Official
jie@uin-malang.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/jie
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Islamic Education
ISSN : 20865902     EISSN : 25482998     DOI : https://dx.doi.org/10.18860
JOURNAL OF ISLAMIC EDUCATION is a Journal of Islamic Education Research published twice a year by Postgraduate UIN Maulana Malik Ibrahim Malang As a medium of socialization, discussion and information about issues around the world of Islamic Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 56 Documents
IMPLEMENTASI PERENCANAAN STRATEGIS DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMK AL-FALAH MOGA KABUPATEN PEMALANG Sabila, Insiya Ahda
Journal of Islamic Education Vol 1, No 2 (2019): Edisi Juli-Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v7i2.10949

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis proses penyusunan perencanaan strategis, menganalis strategi implementasi perencanaan strategis, menganalisis evaluasi perencanaan strategis terhadap mutu pendidikan di SMK Al-Falah Moga Pemalang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi/kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) proses perencanaan strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMK Al-Falah Moga Pemalang menerapkan beberapa langkah yaitu; merumuskan visi, misi, dan tujuan sekolah; membentuk satgas penyusun perencanaan strategis; proses perumusan; dan penetapan perencanaan strategis tersebut. 2) strategi implementasi perencanaan strategis dengan 2 cara yaitu; melibatkan stakeholder; dan memaksimalkan sumberdaya yang dimiliki. 3) evaluasi perencanaan strategis terhadap mutu pendidikan melalui evaluasi internal dan eksternal. Dan evaluasi program menggunakan model CIPP (context, input, process and product).
PENGARUH MODEL SAVI DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PENGUASAAN KONSEP ENERGI DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 2 BOGOR KABUPATEN BOGOR fadil, khaidir
Journal of Islamic Education Vol 2, No 1 (2020): Edisi Januari-Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v8i1.6329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang pengaruh model SAVI terhadap penguasaan konsep siswa pada materi energi dan keterampilan proses sains. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan teknik purposive sampling. Subyek dalam penbelitian ini adalah siswa kelas IV MIN 2 Bogor yang berjumlah 149 dan terpilihlah kelas IVD sebagai kelas eksperimen yang mengikuti pembelajaran menggunakan model SAVI dan kelas IVA sebagai kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional berupa ceramah dan penugasan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, lembar observasi dan dokumentasi. Jenis analsis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji- t dengan bantuan komputer program SPSS versi 23. Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model SAVI terhadap keterampilan proses sains dan penguasaan konsep energi di MIN 2 Bogor Kabupaten Bogor.
Tipologi Komunikasi Edukatif Guru Terhadap Siswa Berbasis Qaulan (Studi Multisitus Madrasah Aliyah Negeri I Probolinggo Dan Madrasah Aliyah Nurul Jadid) Muhammad Munif, Fitriyatul Hasanah,
Journal of Islamic Education Vol 5, No 2 (2023): Edisi Juli-Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v9i2.23100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi komunikasi edukatif guru dan siswa di Madrasah Aliyah Negeri I Probolinggo dan di Madrasah Aliyah Nurul Jadid dan tipologi apa saja yang digunakan guru dan siswa dalam menciptakan komunikasi edukatif dengan berdasarkan enam qaulan yang terdapat di dalam Al-Qur’an serta bagaimana implikasi terciptanya komunikasi edukatif berbasis qaulan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus dan rancangan penelitian multisitus. Objek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa Madrasah Aliyah Negeri I Probolinggo dan di Madrasah Aliyah Nurul. Penelitian ini melalui Teknik pengumpulan data dengan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan tipologi komunikasi edukatif guru dan siswa berbasis qaulan yang diterapkan di Madrasah Aliyah Negeri I Probolinggo meliputi qaulan maisura, qaulan karima dan qaulan layyina. Sedangkan tipe komunikasi edukatif guru dan siswa berbasis qaulan yang diterapkan di Madrasah Aliyah Nurul Jadid meliputi qaulan maisura, qaulan ma’rufa dan qaulan baligha. Penerapan qaulan tersebut dapat mempermudah siswa memahami materi yang disampaikan guru selama proses pembelajaran dan memudahkan guru memahami karakter siswa sehingga guru bisa turut memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi siswa.
Menantang Disintegrasi Moral di Era Revolusi Industri 4.0 : Peran Revolusioner Pondok Pesantren Huda, Muhammad Najihul; Duwila, Marjuki; Rohmadi, Rohmadi
Journal of Islamic Education Vol 5, No 1 (2023): Edisi Januari-Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v9i1.22805

Abstract

Jurnal ini membahas tantangan disintegrasi moral di era Revolusi Industri 4.0 dan peran revolusioner pondok pesantren dalam menghadapinya. Dalam era yang semakin digital ini, perkembangan teknologi seperti internet dan media sosial telah memberikan dampak luas terhadap kehidupan manusia, namun juga menimbulkan tantangan baru terkait integritas moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang fenomena ini dan peran penting yang dimainkan oleh pondok pesantren dalam menghadapi tantangan tersebut. Melalui pencarian literatur yang dilakukan melalui basis data akademik dan perpustakaan digital yang relevan, penelitian ini mengidentifikasi artikel, buku, makalah konferensi, dan sumber-sumber lain yang relevan dengan kata kunci seperti "disintegrasi moral," "Revolusi Industri 4.0," dan "peran pondok pesantren." Artikel-artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi diteliti secara menyeluruh untuk mengidentifikasi temuan-temuan utama yang berkaitan dengan tantangan disintegrasi moral di era Revolusi Industri 4.0 dan peran revolusioner pondok pesantren dalam menghadapinya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam dan solusi inovatif bagi pondok pesantren dalam memperkuat moralitas dan menghadapi tantangan yang dihadapi oleh generasi muda dalam era yang semakin digital ini. Dengan demikian, penelitian ini memiliki potensi untuk memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga integritas moral masyarakat dan mewujudkan peradaban yang berkelanjutan di era Revolusi Industri 4.0.
IMPLEMENTASI MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN AL-QURAN UNTUK MEMBENTUK NILAI KARAKTER RELIGIUS SISWA KELAS III DI SD AS-SALAM BANGKALAN azzahrah, fatimah
Journal of Islamic Education Vol 1, No 2 (2019): Edisi Juli-Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v7i2.7066

Abstract

Kemerosotan akhlaq yang terjadi akhir-akhir ini sudah menjangkit pada generasi muda khususnya usia sekolah dasar. Hal tersebut bisa diatasi dengan membentuk pendidikan karakter religius di sekolah dasar. Setiap sekolah diharapkan dapat menyelenggerakan berbagai kegiatan khususnya proses pembelajaran yang menyisipkan nilai-nilai karakter religius. Salah satunya yaitu pada pembelajaran Alquran, yang menjadi tonggak pendidikan Islam. Salah satu model pembelajaran yaitu Project Based Learning yang digunakan dalam pembelajaran Al-Quran, menjadikan siswa  tidak hanya memahami kandungan Al-Quran namum mampu menerapkan apa yang terkandung dalam Al-Quran. Sehingga siswa akan berperilaku Qurani dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana perencanaan dan pelaksanaan model project based learning dalam pembelajaran Al-Quran pada siswa kelas III SD As-Salam Bangkalan serta evaluasi dan implikasi model project based learning dalam pembelajaran Al-Quran pembelajaran terhadap nilai karakter religius siswa kelas III SD As-Salam Bangkalan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis yang dipakai adalah studi kasus. Studi kasus merupakan salah satu jenis pendekatan kualitatif yang menelaah sebuah kasus tertentu dalam konteks atau setting kehidupan nyata kontemporer. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data tersebut dikumpulkan melalui tiga cara, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) perencanaan model project based learning dalam pembelajaran Al-Quran pada siswa kelas III SD As-Salam Bangkalan adalah dengan menyusun silabus, RPP serta menentukan proyek yang akan dilaksanakan siswa. 2) pelaksanaan model project based learning dalam pembelajaran Al-Quran pada siswa kelas III SD As-Salam Bangkalan adalah terdiri dari enam langkah, yaitu penentuan pertanyaan mendasar, merencanakan proyek, menyusun jadwal pelaksanaan proyek, monitoring proyek, menguji hasil, serta evaluasi. 3) evaluasi model project based learning dalam pembelajaran Al-Quran pada siswa kelas III SD As-Salam Bangkalan adalah dengan penilaian autentik yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Sedangkan  implikasi terhadap nilai karakter religius siswa, ditemukan beberapa nilai yaitu ketakwaan, kejujuran, keikhlasan,dan syukur. Pada pembentukan keempat nilai tersebut juga digunakan metode keteladanan, pembiasaan, dan pemberian nasehat agar nilai karakter religius pada diri siswa semakin kokoh. Kata Kunci: Implementasi, Project Based Learning, Pembelajaran Al-Quran, Nilai Karakter Religius.
Strategi Guru dalam Menghadapi Siswa Lamban Belajar (Slow Learner) Pada Proses Pembelajaran Tematik Humaidah Fatimah Parapat
Journal of Islamic Education Vol 2, No 2 (2020): Edisi Juli-Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v8i2.5494

Abstract

Strategy is one of the series of activity, which is made and implemented to reach particular goal. Slow learners are students who are slower in underastanding a concept than other fellow students of the same age. The strategies used by teacher in the learning process is a very crucial part to help slow learners who have a low ability.The results of the study indicate that: (1) the teachers of SDN Ketawanggede Malang create a planning before starting the thematic learning process by preparing RPP (lesson plan). They add a modification such as material and learning objective for the slow learners. (2) Both school conduct introductory activities in the thematic learning implementation process, which are given by the teachers, by giving apperception delivering the learning objectives, and giving motivation to all student including slow learners. The slow learners do the same activities as what other students do. In the closing activities, the teachers usually perfom a question-answer session to conclude the lesson given and give assignments for the slow learners based on their abilities. (3) The evaluation and assesment of the  of the thematic learning process for slow learners are not different with what are given to the non-slow learners .(4) There are some different strategies given by the teachers in treating slow learners in both schools, namely: the modified lesson plan including the material and learning objectives as performed by SDN Ketawanggede Malang, special ways implemented by the homeroom teachers to improve the slow learners’ ability in class, and the treatment given by special shadow teachers that really helps the slow learners to improve. The similarities found in both schools are the facts that the teachers in both schools are the facts that the teachers in both schools do not have special strategy, method, and learning media to help slow learners to be able to understand the materials conveyed by the teachers easily.
Pemberian Hukuman Di Dunia Pendidikan Perspektif Islam (Didikan Vis-A-Vis Hak Asasi Manusia) Husnul Khotimah, Musta’in Romli,
Journal of Islamic Education Vol 5, No 2 (2023): Edisi Juli-Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v9i2.23095

Abstract

Proses penerapan hukuman dalam dunia pendidikan menimbulkan pro dan kontra. Mereka yang mendukung alasan hukuman sebagai pendisiplinan proses pembelajaran siswa, sedangkan mereka yang menentang berpendapat bahwa hukuman tidak boleh diberikan kepada siswa karena jiwa mereka yang masih labil, cara berpikir yang belum matang dan akan menimbulkan rasa trauma terhadap kesehatan psikologis siswa. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan lebih jelas tentang lembaga pendidikan dalam perspektif Islam, dan apakah hukuman terhadap peserta didik di lembaga pendidikan dalam perspektif Islam sesuai dengan hak asasi manusia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik penelitian kepustakaan, dengan mengacu pada berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan objek penelitian. Hasil kajian menyatakan bahwa pemidanaan terhadap siswa di lembaga pendidikan dalam perspektif Islam tidak bertentangan dengan hak asasi manusia. Dalam perspektif Islam, konsep hak asasi manusia adalah konsep maqâshid alsyarî'ah (tujuan syari'ah), yang bertujuan untuk mewujudkan kemaslahatan (mashlahah) umat manusia dengan menjaga dan mewujudkan serta melindungi hal-hal yang menjadi kebutuhannya (dharûriyyât), serta memenuhi hal-hal yang menjadi kebutuhannya (hajiyyât) dan perhiasan (tahsîniyyât).
HUBUNGAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU MELALUI MOTIVASI KERJA GURU DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI KABUPATEN JEMBRANA BALI Nurmala, Ria
Journal of Islamic Education Vol 1, No 2 (2019): Edisi Juli-Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v7i2.10950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan hubungan supervisi kepala sekolah dan lingkunga kerja terhadap kinerja guru melalui motivasi kerja di madrasah ibtidaiyah negeri kabupaten Jembrana Bali. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif, pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner atau angket. Populasi berjumlah 130 orang, sampel 97 responden. Teknik analisis data meliputi Outer Model dan Inner Model serta Bootstrapping. Hasil analisis data dalam penelitian ini (1) Ada hubungan yang positif signifikan dari supervisi kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru dengan nilai hubungan F2 0,451 ini menyatakan bahwa supervisi kepala sekolah yang ada MIN di Kabupaten Jembrana Bali cukup baik sehingga mampu meningkatkan motivasi kerja gurunya, (2) Ada hubungan yang positif signifikan dari lingkungan kerja terhadap kinerja guru dengan nilai hubungan F2 0,386 ini menyatakan bahwa lingkungan kerja yang ada di MIN Kabupaten Jembrana Bali cukup baik sehingga mampu meningkatkan kinerjanya. (3) Ada hubungan positif signifikan dari supervisi kepala sekolah dan lingkungan kerja yang dimediasi oleh moivasi kerja guru terhadap kinerja guru MIN di Kabupaten Jembrana Bali dengan nilai hubungan F2 0,925, ini menunjukkan bahwa motivasi kerja mampu menjadi mediasi antara supervisi kepala sekolah dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru sehingga dengan ini kinerja guru yang ada di MIN di Kabupaten Jembrana Bali cukup baik.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DALAM MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA DI KELAS MIN 1 SERANG lestari, dirga ayu
Journal of Islamic Education Vol 2, No 1 (2020): Edisi Januari-Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v8i1.6431

Abstract

Pendidikan saat ini masih menekankan pada dimensi kognitif saja, sehingga dimensi afektif dan keterampilan berpikir siswa yang lain seperti sikap ilmiah dan keterampilan berpikir kritis dalam memecahkan masalah kurang diberdayakan. Berdasarkan observasi yang dilakukan pada pembelajaran IPA di kelas V MIN 1 Serang masih ditemukan siswa yang pasif dalam pembelajaran serta belum memunculkan rasa ingin tahu terhadap pembelajaran dan belum menunjukkan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA. Permasalahan tersebut perlu diatasi, satu diantaranya adalah dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Keaktivan dan peran siswa dalam model pembelajaran ini sangat mendukung untuk memberdayakan sikap ilmiah dan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan sikap ilmiah dan keterampilan berpikir kritis siswa dan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan sikap ilmiah dan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA.Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment dengan teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V MIN 1 Serang yang berjumlah 51 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, angket, oservasi dan tes. Jenis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan uji-t dan uji effect size cohen’s dengan bantuan komputer program Statistical Package for The Social Sciences (SPSS) 23.0.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran model inkuiri terbimbing lebih baik dibandingkan model konvensional yakni respon positif siswa di kelas eksperimen 84,61% 32% di kelas kontrol. Sikap ilmiah dengan indikator rasa ingin tahu berkategori baik dan 9 indikator lainnya berkategori baik sekali di kelas eksperimen. Nilai rata-rata di kelas eksperimen 87,6% 56,6% di kelas kontrol. Berdasarkan perhitungan uji-t sikap ilmiah siswa Sig. 0,000 ≤ 0,05 dan hasil uji effect size cohen’s sikap ilmiah siswa 1,8 termasuk pengaruh tinggi. Selain itu, nilai rata-rata posttest keterampilan berpikir kritis siswa di kelas ekperimen 84,53 48,85 di kelas kontrol. Hasil Uji-t keterampilan berpikir kritis siswa Sig. 0,000 ≤ 0,05 dan hasil uji effect size cohen’s keterampilan berpikir kritis siswa 1,95 termasuk pengaruh tinggi. Oleh karena itu, terdapat efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan sikap ilmiah dan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA di kelas V MIN 1 Serang.
IMPLEMENTASI ADOPSI CAMBRIDGE CURRICULUM DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA SD LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI MALANG Mutmainnah, Ina; Yasin, Ahmad Fatah; Irawan, Wahyu Henky
Journal of Islamic Education Vol 5, No 1 (2023): Edisi Januari-Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v9i1.22806

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Cambridge Curriculum dan analisis peningkatan kompetensi siswa ditinjau dari tiga aspek yaitu peningkatan afektif, kognitif, psikomotorik. Pendekatan kualitatif studi kasus sebagai jenis penelitian. Teknik pengumpulan berupa wawancara, observasi dan study dokumentasi. Dianalisis menggunakan president observation dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bawah implementasi adopsi Cambridge Curriculum di SD Laboratorium Universitas Negeri Malang meliputi tiga tahap 1) perencanaan melibatkan P2LP UM, Kepala sekolah, Wakil kepala sekolah, guru Cambridge bersertifikat. Kewajiban guru memetakan kompetensi dasar dari framework dan membuat Lesson Plan, b) pelaksanaan fokus 3 mata pelajaran math, science, english dengan 3JP (kelas 1-3) dan 4JP (kelas 4-6) dengan sistem full day, pembelajaran didukung dari guru profesional, berbahasa Inggris, textbook, pembelajaran active learning, dan didukung kegiatan diluar kelas. Ketuntasan Kriteria Minimum cambridge yaitu 80, jika dibawah KKM akan remedial dan jika memiliki kemampuan diatas rata-rata diadakan pengayaan, c) evaluasi dimulai dari input siswa mampu belajar tuntas, penggunaan strategi student center, metode lebih dari satu, dan media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi siswa, evaluasi hasil belajar kelas I-V melalui check progression test dan kelas VI berupa checkpoint dibuktikan dengan sertifikat kelulusan. Pendalaman materi cambridge dengan penilaian harian, penilaian tengah semester, penilaian akhir semester. Dampak implementasi berupa peningkatan kompetensi siswa diantaranya a) kompetensi afektif, siswa memahami bahasa asing, menghargai orang lain, percaya diri, peduli kepada sesama, mandiri dan kerjasama, b) kognitif, mengingat memori jangka panjang, membuat contoh, menerapkan prosedur, menentukan fungsi struktur, menganalisis kesalahan, c) psikomotorik, memanfaatkan teknologi, berprestasi di luar kelas, semangat mengikuti aktivitas fisik.