cover
Contact Name
Esa Nur Wahyuni
Contact Email
jie@uin-malang.ac.id
Phone
+6285850730400
Journal Mail Official
jie@uin-malang.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/jie
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Islamic Education
ISSN : 20865902     EISSN : 25482998     DOI : https://dx.doi.org/10.18860
JOURNAL OF ISLAMIC EDUCATION is a Journal of Islamic Education Research published twice a year by Postgraduate UIN Maulana Malik Ibrahim Malang As a medium of socialization, discussion and information about issues around the world of Islamic Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 56 Documents
Standarisasi Mushaf dalam Rasm Utsmani: Perspektif Sejarah Kodifikasi dan Kebijakan Modern Fitriya, Sindi Nur
Journal of Islamic Education Vol 7, No 1 (2025): Edisi Januari-Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v7i1.30745

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas standarisasi mushaf Al-Qur’an melalui perspektif sejarah kodifikasi Rasm Utsmani dan kebijakan modern. Kajian ini menyoroti pentingnya Rasm Utsmani sebagai metode penulisan Al-Qur’an yang ditetapkan pada masa Khalifah Utsman bin Affan untuk menyatukan bacaan di berbagai wilayah Islam dan menjaga keaslian teks suci. Dalam konteks modern, penelitian ini mengeksplorasi adaptasi teknologi digital yang menghadirkan tantangan baru dalam menjaga otentisitas mushaf di era globalisasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode historis-deskriptif, penelitian ini mengkaji sumber sekunder dari buku, jurnal, dan artikel ilmiah untuk menganalisis dinamika kodifikasi mushaf dari masa ke masa. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai tantangan teknis, sosial, dan geopolitik yang dihadapi dalam penerapan Rasm Utsmani, termasuk kesalahan dalam mushaf digital dan resistensi dari beberapa kelompok. Namun, terdapat peluang besar melalui kolaborasi lintas negara dan lembaga untuk memperluas aksesibilitas Al-Qur’an dan memperkuat solidaritas umat Islam. Penelitian ini menegaskan urgensi pelestarian Rasm Utsmani sebagai representasi autentik teks suci dengan memanfaatkan inovasi teknologi untuk menjawab kebutuhan umat di masa kini dan mendatang.   ABSTRACTThis study explores the standardization of the Qur’anic manuscripts through the historical perspective of Rasm Utsmani codification and modern policies. It highlights the significance of Rasm Utsmani as a Qur’anic writing system established during the Caliphate of Uthman bin Affan to unify recitations across Islamic regions and preserve the authenticity of the sacred text. In the modern context, this research examines digital technology adaptations that pose new challenges in safeguarding the mushaf’s authenticity in the era of globalization. Employing a qualitative approach and historical-descriptive method, the study analyzes secondary data from books, journals, and scientific articles to assess the dynamics of mushaf codification over time. The research identifies technical, social, and geopolitical challenges, such as errors in digital mushaf and resistance from specific groups. However, significant opportunities exist through cross-national and institutional collaboration to enhance Qur’an accessibility and strengthen Islamic solidarity. This study emphasizes the urgency of preserving Rasm Utsmani as an authentic representation of the sacred text while leveraging technological innovations to address contemporary and future needs.  
Teosofi Falsafi Sebagai Panduan Etika dalam Interaksi Sosial Sehari-Hari Rahmayussy, Rahma
Journal of Islamic Education Vol 7, No 1 (2025): Edisi Januari-Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v7i1.27808

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penggunaan teosofi falsafi sebagai panduan etika dalam interaksi sosial sehari-hari. Dalam penelitian ini, penulis mempelajari bagaimana teosofi falsafi dapat membantu individu dalam mengembangkan etika yang lebih baik dalam berinteraksi dengan orang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teosofi falsafi dapat menjadi panduan yang efektif dalam mengembangkan etika sosial yang lebih baik, terutama dalam situasi-situasi yang kompleks dan ambigu. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa teosofi falsafi dapat membantu individu dalam mengembangkan kesadaran diri dan meningkatkan kemampuan berinteraksi dengan orang lain secara lebih efektif. Dengan demikian, penelitian ini berharap dapat memberikan kontribusi pada pengembangan etika sosial yang lebih baik melalui penggunaan teosofi falsafi sebagai panduan.
Strategies for Building Religious Character in Schools Fahmi, Fauzi
Journal of Islamic Education Vol 7, No 1 (2025): Edisi Januari-Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v7i1.11103

Abstract

The quality of school graduates in the disruption era is now seen from its character. In research conducted with a qualitative approach. The type of research in this study uses a case study type multi site study design. In data collection techniques using techniques through: 1) Interview, 2) Observation and 3) Documentation. In data analysis using the theory of Miles and Huberman which consists of: 1) data collection, 2) sorting data, 3) presentation of data, 4) conclusion. The results of this study include: 1) The forms of religious character in SD Islamic Global School Malang and MI Miftahul Ulum Batu include: First, the Dimension of Faith (Aqidah). Second, the Dimensions of Worship Practices (Morals). 2) The strategy of religious character activities at SD Islamic Global School Malang and MI Miftahul Ulum Batu, among others: First, habituation. Second, exemplary. 3) The implications of the formation of religious character at SD Islamic Global School Malang and MI Miftahul Ulum Batu include: a) Fostering a spirit of worship and charity, b) Having a polite attitude towards others, c) Fostering social attitudes and a spirit of leadership for students.
Interpretasi Al-Qur’an Di Era Informasi: Dampak Media Sosial Terhadap Pemahaman Ajaran Islam Wahyuddin, Indra
Journal of Islamic Education Vol 7, No 1 (2025): Edisi Januari-Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v7i1.29220

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemahaman ajaran Islam, khususnya yang disampaikan melalui Al-Quran, mengalami dinamika yang cukup besar di era informasi yang ditandai dengan pesatnya pertumbuhan media sosial dan teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana media sosial mempengaruhi cara orang membaca Al-Qur'an dan bagaimana hal ini mempengaruhi pemahaman mereka terhadap ajaran Islam. Studi ini mengkaji informasi yang dibagikan di situs media sosial dan bagaimana orang bereaksi terhadapnya. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif deskriptif atau literature review dengan cara membaca, mempelajari, dan menganalisis dari jurnal, buku, artikel, prosiding, dan makalah. Hasil penelitian menyoroti tantangan, seperti risiko disinformasi, dan peluang, seperti globalisasi pemahaman keagamaan. Tapi kemungkinannya Perpecahan pendapat dan kesalahpahaman terus menjadi kekhawatiran yang perlu mendapat perhatian. Kesimpulan penelitian ini menyoroti perlunya umat Islam memiliki literasi media yang kuat untuk memahami informasi dan terlibat dalam wacana produktif tentang cara memahami ajaran Al-Quran. Dengan menggunakan metode ini diyakini ajaran Islam akan lebih dipahami dan relevan dengan dunia modern yang berkembang pesat.
Pembelajaran Al-Qur'an dengan Rasm Madinah dan Rasm Indonesia Pada Anak Usia Sekolah Dasar/ Mdrasah Ibtidaiyah Mauizdati, Nida
Journal of Islamic Education Vol 7, No 1 (2025): Edisi Januari-Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v7i1.7254

Abstract

The researcher does this research because the rasm circulating in indonesia quite varied. There are rasm madani and rasm indunisi. Every mushaf has different rasm characteristics. On the other hand, learning to read the Qur'an is a very important thing for children from an early age. This study aims to know learning to read Al-Qur'an with rasm madani and rasm indunisi for elementary school students. This study refers to how the systematic learning materials and the methods of learning are applied. This research is a library research in the field of learning Al-Qur'an. The researcher examines the textbook of learning the Qur'an. Therefore, to obtain the necessary data, the researcher conducted a library survey to inventory the literature related to this research. The results of this study indicate that the rasm madani and rasm indunisi have some differences. In terms of punctuation, the rasm madani is more complicated than the rasm indunisi. Even so, in the rasm madani, the rules of recitation of the Qur'an are already visible through its Quranic punctuation. In contrast to the rasm madani, rasm indunisi is more simpler. However, the learning of rasm indunisi requires the habituation and emphasis on learning correct pronunciation, tajwid. The learning of Qur'an can be applied with the individual and classical approach and reading-listening technique and alphabet method, sound method, imitative method, and integrated method.
Supervisi Pendidikan Berbasis Kolaborasi: Meningkatkan Kinerja Guru melalui Pendekatan Partisipatif Ammaziroh, Rikza; Salsabila, Nilla Putri; Abrarrah, Khairunisyah; Sa’diyah, Nurul Azmi Maghfirotus
Journal of Islamic Education Vol 3, No 2 (2021): Edisi Juli-Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v3i2.25231

Abstract

Pendidikan di Indonesia masih sangat rendah. Hal tersebut dibuktikan oleh fakta hasil nilai uji kompetensi guru dengan nilai rerata 53,02 nilai profesional dengan rata-rata 54,77 dan nilai kompetensi pedagogik dengan rata-rata 48,94. sedangkan pemerintah menargetkan dengan nilai rata-rata 55. Dengan begitu, kinerja guru yang ada di Indonesia masih belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan supervisi pendidikan berbasis kolaborasi dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan kinerja guru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur, kepustakaan, jurnal, publikasi penelitian, dan artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi supervisi berbasis kolaborasi adalah diawali dengan kepala sekolah mendengarkan guru mengemukakan keluhan yang dihadapinya dalam pembelajaran. Kemudian kepala sekolah dan guru bersama-sama menetapkan solusi dari permasalahan tersebut. Supervisi kolaborasi dalam pendidikan memiliki manfaat antara lain: meningkatkan keterampilan mengajar, meningkatkan motivasi guru, dan dapat meningkatkan kepercayaan diri. Supervisi kolaborasi berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pembelajaran yang dilakukan. Selain itu, supervisi kolaborasi juga berdampak pada perubahan iklim sekolah yang positif karena kepala sekolah dan guru bekerjasama dalam proses pembelajaran.
Sistem dan Metode Pendidikan Islam Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Hidup Umat Islam di Indonesia Wala, Wala; Mujino, Mujino; Riyanti, Agustin
Journal of Islamic Education Vol 7, No 2 (2025): Edisi Juli-Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v7i2.35877

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup umat Islam di Indonesia, baik secara spiritual, sosial, maupun ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi sistem dan metode pendidikan Islam yang efektif melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum mampu membentuk karakter siswa yang beretika dan bertanggung jawab, sementara penerapan metode pembelajaran partisipatif dan kontekstual terbukti meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, pendidikan Islam yang berorientasi pada pengembangan keterampilan praktis, seperti kewirausahaan dan literasi sosial, berkontribusi pada kesiapan kerja dan pemberdayaan ekonomi umat. Penelitian ini juga menemukan bahwa dukungan dari orang tua dan pelibatan komunitas lokal menjadi faktor eksternal yang memperkuat efektivitas pendidikan Islam. Implikasi praktis dari temuan ini adalah perlunya perancangan kurikulum yang lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman dan kolaboratif dengan aktor-aktor sosial di luar sekolah, sementara secara teoretis, penelitian ini memperluas pemahaman tentang peran pendidikan Islam sebagai sarana transformasi sosial dan ekonomi umat.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membudayakan Shalat Berjamaah Assabihi Al Ahmasi, Ahmad Faidul Qodir
Journal of Islamic Education Vol 3, No 2 (2021): Edisi Juli-Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v3i2.23436

Abstract

Pendidikan memiliki nilai peran dalam membentuk masa depan bangsa dan menempati posisi utama dalam membentuk watak suatu bangsa. Tujuan pendidikan menurut Delorsda (UNESCO 1994) sangat relevan dengan konsep islam yaitu: (1) learning to now, (2) learning to do, (3) learning to live together, (4) learning to be. peran GPAI dalam membudayakan shalat berjamaah kunci keberhasilan dari terlaksananya program adalah teladan GPAI kepada seluruh warga sekolah, ikut serta dan andil GPAI dalam semua kegiatan kegamaan khususnya dalam pelaksanaan shalat berjamaah, peran dan intensitas GPAI bekerjasama dengan dan wali kelas untuk senantiasa menjadi teladan bagi para siswa/i. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. tujuan dari penelitian kualitatif ini untuk mendeskripsikan realita empiris dibalik fenomena secara mendalam, rinci, dan tuntas Adapun sampel dalam penelitian kualitatif disebut informan. Sampel dalam penelitian ini juga bukan bersifat statistik, melainkan sampel teoritis dan Teknik pengumpulan data yang dilakukan yakni: observasi partisipasi moderat, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian kualitatif, analisis data lebih difokuskan selama proses di lapangan bersamaan dengan pengumpulan data.
Single Sex Classroom dalam Perspektif Islam Iqram, Abdul; Purjangga, Ingka Oktalia; Efrida, Puja Sefni
Journal of Islamic Education Vol 4, No 1 (2022): Edisi Januari-Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v4i1.27351

Abstract

Pendidikan yang efektif menjadi fokus utama bagi pendidik dan pengambil kebijakan, dengan penerapan metode pembelajaran yang sesuai menjadi kunci. Salah satu pendekatan yang menarik perhatian adalah penggunaan kelas dengan jenis kelamin tunggal (single sex class), yang memisahkan siswa berdasarkan jenis kelamin. Dalam konteks perspektif Islam, penting untuk menganalisis dengan mendalam konsep single sex class. Islam sebagai agama komprehensif memberikan pedoman universal dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Dengan merujuk pada perspektif Islam terhadap single sex class, pengkajian ini bertarget guna menggali interpretasi serta pemakaian konsep tersebut untuk lingkungan pendidikan Islam. Penelitian ini didasarkan pada ayat Al-Qur'an surah An-Nur ayat 30 dan 31 yang menegaskan tentang batasan pergaulan antar pria serta wanita. Perbandingan perilaku antara kedua jenis kelamin, yang dominan didampaki aspek budaya sosial, memunculkan perlunya pendekatan pendidikan yang mempertimbangkan perbedaan tersebut. Penerapan single sex area bertujuan untuk memperkuat pemahaman tentang batas antar wanita serta pria dalam Islam, dengan menekankan untuk selalu menghargai serta menghormati antar lawan jenis. Kesetaraan dalam pendidikan tidak harus berarti campur aduk dalam satu ruangan kelas, namun lebih kepada pembagian waktu dan pengajaran yang adil antar pelajar perempuan serta laki-laki. Melalui tradisi akademik yang memuaskan dan tradisi pesantren, diharapkan tercipta pergaulan yang islami harmonis antar pelajar laki-laki serta perempuan untuk hidup social madrasah sehari-hari.
Integrasi Nilai Pendidikan Islam dan Sosial dalam Tradisi Nujuh Bulanan Perspektif Living Al-Qur'an dan Hadits Azzahra, Fayza Aulia; Rahmawati, Sri Ayu; Kevila, Rizka
Journal of Islamic Education Vol 4, No 1 (2022): Edisi Januari-Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jie.v4i1.30803

Abstract

Tradisi tujuh bulanan, yang berkembang dalam masyarakat Indonesia, merupakan wujud akulturasi budaya lokal dengan ajaran agama Islam. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana nilai-nilai pendidikan Islam dan sosial terintegrasi dalam tradisi tujuh bulanan ini, dengan meninjau dari perspektif living Qur'an dan hadits. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis isi. Data diambil dari berbagai sumber literatur seperti jurnal akademik, buku, artikel dan sumber digital terpercaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa tradisi ini mengandung nilai-nilai seperti pendidikan akhlak, ibadah, aqidah, dan gotong royong, menjadikan tradisi ini sebagai sarana pembelajaran moral dan sosial bagi masyarakat