cover
Contact Name
Agus Komarudin
Contact Email
akommedia@gmail.com
Phone
+6282280186065
Journal Mail Official
akommedia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ciliwung, Dusun II, Desa Tanjung Kesuma, Kec. Purbolinggo, Kab. Lampung Timur, Lampung 34190
Location
Kab. lampung timur,
Lampung
INDONESIA
Abdi Akommedia : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30258103     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal pengabdian yang sedang berkembang pesat setiap tahun nya baik dalam ilmu komputer, teknik informatika maupun sistem informasi, sains serta pendidikan untuk meningkatkan dalam pelayanan pengembangan teknologi pada bidang penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat. Dari perseroan perorangan PT Akom Media Informatika yang mempunyai tujuan mempermudah peneliti untuk menerbitkan artikel para peneliti.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
Peningkatan Kesadaran Ergonomi pada Pelaku UMKM Melalui Pelatihan dan Evaluasi Postur Kerja Damsiar; Dadan Ramdhani; Sumanto; Muhammad Zaky Abrori; Alex Wijaya
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang berperan penting dalam perekonomian, namun masih memiliki keterbatasan dalam penerapan prinsip ergonomi dan keselamatan kerja. Kondisi ini menyebabkan tingginya risiko gangguan muskuloskeletal akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ergonomi pada pelaku UMKM melalui pelatihan dan evaluasi postur kerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 20 peserta UMKM yang meliputi penyuluhan ergonomi, pelatihan postur kerja, evaluasi menggunakan metode RULA/REBA, serta pendampingan perbaikan kondisi kerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 55,8 pada pre-test menjadi 84,2 pada post-test. Selain itu, terjadi penurunan tingkat risiko ergonomi, di mana sebelum pelatihan mayoritas peserta berada pada kategori risiko tinggi (60%), dan setelah pelatihan bergeser ke kategori rendah (50%) dan sedang (40%). Perbaikan sederhana seperti penyesuaian posisi kerja dan penggunaan alat bantu ergonomis juga memberikan dampak positif terhadap kenyamanan kerja. Dengan demikian, pelatihan dan evaluasi postur kerja terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran ergonomi serta berpotensi mengurangi risiko cedera pada pelaku UMKM.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT JERUK BERBASIS ECO-ENZYME SEBAGAI PRODUK EKONOMIS RUMAH TANGGA Dadan Ramdhani; Yulia Puspita Sari; Sumanto; Zainuri; Della Hassiba Dayanara
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan limbah rumah tangga, khususnya limbah organik seperti kulit jeruk, masih menjadi isu lingkungan yang perlu mendapat perhatian. Limbah tersebut umumnya belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah limbah kulit jeruk menjadi eco-enzyme yang bernilai guna dan bernilai ekonomi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dengan pendekatan partisipatif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 16,8% meningkat menjadi 92,0% pada post-test. Selain itu, peserta juga mengalami peningkatan keterampilan dalam proses pembuatan eco-enzyme, yang ditunjukkan dengan kemampuan mempraktikkan secara mandiri tahapan pembuatan. Pemanfaatan limbah kulit jeruk menjadi eco-enzyme tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi limbah rumah tangga, tetapi juga memiliki potensi sebagai produk bernilai jual yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran lingkungan masyarakat. Program ini juga berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan.
PENDAMPINGAN PENERAPAN STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PRODUK PADA PELAKU USAHA GULA MERAH KELAPA Damsiar; NURAINI RAHMAD; Sumanto; Yantinah
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gula merah kelapa merupakan salah satu produk olahan hasil perkebunan yang banyak diproduksi oleh pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di Indonesia. Proses produksi yang masih dilakukan secara tradisional menyebabkan tingginya variasi kualitas produk, khususnya pada aspek berat, warna, dan tekstur, sehingga berdampak pada konsistensi mutu dan daya saing produk di pasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pelaku usaha gula merah kelapa dalam menerapkan metode Statistical Process Control (SPC) guna mengidentifikasi dan mengendalikan variasi kualitas produk yang dihasilkan. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi konsep pengendalian kualitas, pendampingan pengumpulan data berat produk, pelatihan penyusunan peta kendali X̄-R (X-bar R chart), diagram pareto untuk mengidentifikasi jenis cacat dominan, serta perhitungan indeks kapabilitas proses (Cp dan Cpk). Data didampingi dikumpulkan dari 20 subgrup pengamatan dengan ukuran subgrup sebanyak 5 sampel. Hasil pendampingan menunjukkan nilai rata-rata berat proses (X̿) sebesar 249,69 gram dengan batas kendali atas (UCL) 254,12 gram dan batas kendali bawah (LCL) 245,25 gram, serta ditemukan 2 dari 20 subgrup berada di luar batas kendali. Nilai indeks kapabilitas proses diperoleh Cp sebesar 1,01 dan Cpk sebesar 0,98, yang mengindikasikan proses produksi mitra belum sepenuhnya mampu memenuhi spesifikasi secara konsisten. Analisis pareto menunjukkan bahwa jenis cacat “berat tidak sesuai standar” merupakan kontributor terbesar (42%) terhadap total cacat produk. Melalui kegiatan ini, pelaku usaha memperoleh pemahaman dan keterampilan baru dalam memantau kestabilan proses produksinya secara berbasis data, sehingga perbaikan mutu ke depan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Pemanfaatan Limbah Kulit Jeruk Dan Daun Pepaya Sebagai Pestisida Alami Bagi Masyarakat Desa Sukabaru Sumanto; Damsiar; Sigit Apriyanto; Muhammad Zacky Revaldo
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan pestisida kimia sintetis yang berlebihan di Desa Sukabaru telah menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan petani, keseimbangan ekosistem, serta peningkatan biaya produksi pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat desa, khususnya kelompok tani, dalam memanfaatkan limbah kulit jeruk dan daun pepaya sebagai bahan baku pembuatan pestisida nabati alami yang efektif, murah, dan ramah lingkungan. Program dilaksanakan selama dua bulan dengan melibatkan 45 orang peserta dari dua kelompok tani aktif melalui metode pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta rata-rata 183,7%, efektivitas pestisida nabati dalam mengendalikan hama mencapai 78,4%, serta penghematan biaya produksi pertanian rata-rata 42,3% per musim tanam dibandingkan penggunaan pestisida kimia. Program ini berhasil membentuk kelompok produksi pestisida nabati mandiri yang siap menjadi motor penggerak pertanian organik berkelanjutan di Desa Sukabaru.
PELATIHAN WORKPLACE ERGONOMICS BAGI PEKERJA HOME INDUSTRY ALAS KAKI UNTUK MENCEGAH MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) Oky Bisma Thama Putra; Sumanto; Sigit Apriyanto; Muhammad Zacky Revaldo; Yulia Puspita Sari
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Home industry alas kaki merupakan salah satu sektor informal yang banyak menyerap tenaga kerja, namun umumnya belum menerapkan prinsip ergonomi dalam proses produksinya. Aktivitas kerja seperti duduk dalam waktu lama, postur membungkuk saat memotong dan menjahit bahan, serta gerakan repetitif pada tangan berisiko tinggi menimbulkan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekerja home industry alas kaki mitra dalam menerapkan prinsip workplace ergonomics guna mencegah keluhan MSDs. Metode pelaksanaan meliputi: (1) sosialisasi dan edukasi konsep ergonomi serta risiko MSDs; (2) pengukuran keluhan muskuloskeletal awal menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM); (3) pelatihan perbaikan postur kerja dan penataan stasiun kerja sesuai prinsip antropometri; (4) demonstrasi dan praktik peregangan otot (stretching exercise) di sela-sela waktu kerja; serta (5) evaluasi akhir melalui pengukuran ulang NBM dan sesi diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai postur kerja ergonomis dan pentingnya jeda peregangan, yang sejalan dengan temuan pada kelompok pekerja sektor informal lain bahwa intervensi edukasi ergonomi dan pelatihan peregangan otot di tempat kerja secara konsisten menurunkan skor keluhan muskuloskeletal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model intervensi sederhana dan berkelanjutan bagi pelaku home industry alas kaki dalam menjaga kesehatan kerja sekaligus produktivitas usahanya.
PENGUATAN DAYA SAING UMKM KOPI MELALUI STANDARISASI PRODUK, PENGEMASAN, DAN PENETRASI PASAR DIGITAL NURAINI RAHMAD; Tyasto Prima Ahmadi; Bagas Adji Nurfadillah Alzorfa
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, baik melalui pasar domestik maupun ekspor. Sebagian besar produksi kopi nasional dihasilkan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), namun pelaku UMKM kopi masih menghadapi kendala struktural berupa rendahnya penerapan standar mutu, keterbatasan kualitas pengemasan, dan minimnya pemanfaatan kanal pemasaran digital, sehingga daya saing produk di pasar nasional maupun global belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran standarisasi produk, pengemasan, dan penetrasi pasar digital dalam memperkuat daya saing UMKM kopi, serta merumuskan kerangka konseptual yang dapat diadopsi oleh pelaku usaha dan pemangku kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus multi-situs berbasis data sekunder, yaitu sintesis dan analisis konten terhadap studi-studi terdahulu mengenai UMKM kopi di berbagai wilayah di Indonesia yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa standarisasi mutu melalui penerapan SNI, Good Agricultural Practices (GAP), Good Handling Practices (GHP), dan sertifikasi (halal maupun internasional) menjadi fondasi penting untuk menembus pasar yang lebih luas; inovasi desain kemasan berkontribusi signifikan terhadap persepsi nilai dan keputusan pembelian konsumen; sementara pemanfaatan media sosial dan platform e-commerce terbukti memperluas jangkauan pasar dengan biaya yang relatif efisien. Ketiga aspek tersebut saling melengkapi dan perlu diterapkan secara terintegrasi, bukan parsial, agar UMKM kopi mampu meningkatkan posisi tawar dan daya saingnya secara berkelanjutan. Penelitian ini menghasilkan kerangka konseptual tiga pilar (standarisasi, pengemasan, dan digitalisasi pemasaran) yang dapat menjadi acuan awal bagi penelitian lanjutan dengan data primer maupun bagi program pendampingan UMKM kopi.
OPTIMALISASI TATA LETAK FASILITAS DAN PENGURANGAN WASTE PADA SENTRA INDUSTRI TAHU DENGAN PENDEKATAN VALUE STREAM MAPPING (VSM) Sumanto; Oky Bisma Thama Putra; Sigit Apriyanto; Erland Fauzi Alfafa
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sentra industri tahu skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) umumnya masih menerapkan tata letak fasilitas produksi yang disusun secara tradisional tanpa mempertimbangkan aliran proses, sehingga menimbulkan berbagai bentuk pemborosan (waste) seperti waktu tunggu, transportasi berlebih, dan gerakan yang tidak perlu. Kondisi ini berdampak pada rendahnya produktivitas dan panjangnya lead time produksi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan tata letak fasilitas produksi dan mengurangi pemborosan pada mitra sentra industri tahu melalui pendekatan Value Stream Mapping (VSM). Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan dan pengukuran waktu proses, penyusunan current state map, identifikasi dan klasifikasi tujuh jenis waste, analisis akar penyebab masalah, penyusunan future state map, serta perumusan usulan relayout fasilitas produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa waste yang paling dominan adalah waiting time dan excessive transportation pada rangkaian proses perebusan hingga pencetakan tahu, yang bersumber dari tata letak berbasis proses (process layout) dengan jarak antarstasiun kerja yang cukup jauh. Usulan relayout berbasis aliran produk (flow layout) yang dihasilkan dari kegiatan ini mampu memangkas jarak perpindahan material dan mengurangi lead time produksi secara signifikan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi mitra berupa peningkatan efisiensi lintasan produksi, penurunan waktu tunggu, serta pemahaman dasar mengenai prinsip lean manufacturing sebagai bekal untuk melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) secara mandiri
PENGEMBANGAN PRODUK DAN STRATEGI PEMASARAN DIGITAL BAGI UMKM KERIPIK PISANG BERBASIS POTENSI LOKAL DI DESA WAY KALAM Tyasto Prima Ahmadi; Nuraini Rahmad; Damsiar; Yantinah
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Way Kalam memiliki potensi lokal berupa hasil pertanian pisang yang diolah menjadi produk keripik pisang oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. Namun demikian, pengembangan produk yang masih terbatas serta pemasaran yang sebagian besar bersifat konvensional menyebabkan jangkauan pasar mitra usaha belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra dalam melakukan inovasi produk dan mengoptimalkan pemasaran digital melalui platform e-commerce. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 15 orang peserta dari Kelompok Usaha Pengolahan Sekunder (KUPS) Mawar Bodas sebagai mitra pelaksanaan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik langsung mengenai inovasi produk serta optimalisasi e-commerce. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 46 (pre-test) menjadi 84 (post-test), 12 dari 15 peserta (80%) berhasil membuat akun toko daring, serta 93% peserta menyatakan puas terhadap pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal yang berkelanjutan di wilayah pedesaan.
PROGRAM ECO-CREATIVE: PENGOLAHAN LIMBAH KERTAS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DAN KEWIRAUSAHAAN ANAK SD Dadan Ramdhani; Sumanto; Damsiar; Yulia Puspita Sari
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Eco-Creative merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup dengan pengembangan jiwa kewirausahaan pada siswa Sekolah Dasar (SD) melalui pengolahan limbah kertas menjadi produk kreatif bernilai jual. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Maju Bersama selama dua bulan dengan melibatkan 60 siswa kelas IV, V, dan VI sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan praktik, dan pameran produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa tentang pengelolaan sampah kertas (rata-rata 78%), peningkatan keterampilan membuat produk daur ulang, serta tumbuhnya semangat kewirausahaan di kalangan siswa. Program ini berhasil menghasilkan 150 produk kreatif dari limbah kertas yang dipamerkan dan dijual kepada wali murid dan masyarakat sekitar sekolah.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA MELALUI INOVASI NUGGET DENGAN SUBSTITUSI DAGING AYAM MENGGUNAKAN JANTUNG PISANG SEBAGAI PRODUK BERNILAI JUAL Oky Bisma Thama Putra; Damsiar; Sumanto; Zainuri
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jantung pisang merupakan bahan pangan lokal yang melimpah namun pemanfaatannya masih sangat terbatas di kalangan masyarakat, terutama pada kelompok ibu rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan ibu rumah tangga di Kelurahan Sukamulya melalui inovasi produk nugget berbahan dasar jantung pisang sebagai substitusi parsial daging ayam. Program dilaksanakan selama dua bulan dengan melibatkan 35 orang ibu rumah tangga sebagai peserta melalui metode pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nugget jantung pisang memiliki kandungan gizi yang baik, diterima positif oleh konsumen dengan nilai organoleptik rata-rata 4,1 dari skala 5, dan memiliki potensi keuntungan bersih Rp 85.000–Rp 120.000 per produksi. Sebesar 91,4% peserta mampu memproduksi nugget secara mandiri, dan 80% menyatakan berminat menjadikannya sumber pendapatan tambahan keluarga. Program ini berhasil membuka peluang usaha baru bagi ibu rumah tangga berbasis pemanfaatan potensi lokal yang berkelanjutan.