cover
Contact Name
Taufik Ampera
Contact Email
taufik.ampeera@gmail.com
Phone
+6282320798484
Journal Mail Official
ejournalmidang@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.unpad.ac.id/midang/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Midang
ISSN : -     EISSN : 2986657X     DOI : https://10.24198/midang
Midang adalah jurnal yang mencakup kajian pengembangan dan penerapan IPTEKS, maka jurnal ini ditujukan untuk mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 120 Documents
IMPLEMENTASI PERHITUNGAN PEMBAYARAN BONGKAR MUAT DI PT JASA PERALATAN PELABUHAN ANCOL INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN INDUSTRI PARIWISATA Yani, Ari Soeti; Widiastuti, Ika; Rasdin, Rafika; Abriandi, Abriandi; Andemora, Stevira
Midang Vol 3 No 2 (2025): Midang, Juni 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i2.61994

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan kebijakan pendidikan tinggi yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman di luar perguruan tinggi melalui berbagai program, salah satunya adalah magang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program MBKM magang di PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (JPPI), dengan fokus pada pengalaman mahasiswa dalam Divisi Komersial. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan observasi langsung selama pelaksanaan magang. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh pemahaman mendalam mengenai sistem bisnis di bidang jasa peralatan pelabuhan, termasuk dalam aspek pemasaran, penjualan, dan distribusi. Selama magang, mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas, seperti perhitungan pembayaran alat bongkar muat, rekapitulasi lumpsum IPC TPK, serta analisis data terkait pemakaian suku cadang. Selain keterampilan teknis, mahasiswa juga mengalami peningkatan soft skill dalam hal komunikasi dan kerja tim. Program ini menunjukkan bahwa implementasi MBKM magang dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja dengan membekali mereka pengalaman praktis dan pemahaman industri yang lebih luas. Dengan demikian, kebijakan MBKM terbukti memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kompetensi mahasiswa dalam bidang keahliannya
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SINDULANG KECAMATAN CIMANGGUNG KABUPATEN SUMEDANG DALAM PENGELOLAAN TERAS HIJAU DAN TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH Sofyan, Agus Nero; Permadi, R. Yudi; Falah, Miftahul; Pakpahan, Ferry
Midang Vol 3 No 2 (2025): Midang, Juni 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i2.62203

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini berjudul,“Pemberdayaan Masyarakat Desa Sindulang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang dalam Pengelolaan Teras Hijau dan Tempat Pembuangan Sampah”. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh tim pengabdian, yaitu ketua, anggota, dan tenaga lapangan (para mahasiswa yang ber-KKN). Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan untuk peningkatan terkait dengan pemahaman masyarakat generasi tua, terlebih utamanya para remaja atau generasi muda tentang kebermanfaatan pentingnya pengetahuan yang dipraktikkan pada pengelolaan teras hijau dan tempat pembuangan sampah yang berbasis budaya lokal di tempat tersebut. Di samping itu, kegiatan pengabdian ini pun bertujuan agar segenap masyarakat dapat menumbuhkan rasa memiliki Desa Sindulang sehingga terbangun sikap rasa ingin mengetahui, mencintai, dan ikut berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan berbasis budaya lokal, terutama hal pengelolaan teras hijau dan tempat pembuangan sampah. Metode yang diterapkan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode penyuluhan dan praktik pengelolaan teras hijau dan tempat pembuangan sampah. Pemilihan tempat pengabdian di lokasi tersebut didasrkan pada Program Unpad Bermanfaat, yaitu bahwa eksistensi Unpad harus dapat memberikan manfaat dan kontribusi bagi lingkungan terdekat. Praktik penyuluhan kegiatan pengabdian ini diwujudkan melalui pembelajaran dan pelatihan terkait dengan teras hijau dan pengelolaan tempat pembuangan sampah.
MEMBANGUN BUDAYA LITERASI DI SEKOLAH DASAR NEGERI CITENGAH MELALUI PERLOMBAAN MEMBACA PUISI Dewi, Anggraeni Purnama; Hodijah, Ooh; Delisma, Onny
Midang Vol 3 No 2 (2025): Midang, Juni 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i2.63331

Abstract

Berdasarkan beberapa referensi dan hasil penelitian, diketahui bahwa minat baca masyarakat Indonesia saat ini begitu rendah, tidak terkecuali yang menimpa generasi muda saat ini. Dengan adanya teknologi yang semakin canggih, banyak kemudahan yang dapat diterima oleh masyarakat yang menyebabkan mereka begitu bergantung pada hasil teknologi tersebut. Hal ini menjadi keprihatinan banyak pihak, khususnya di dunia pendidikan. Para pelajar begitu terlena dan menikmati fasilitas yang ada untuk mencari berbagai solusi dari permasalahan belajarnya. Dengan demikian maka aktivitas membaca secara terstruktur dan sistematis sudah menjadi kegiatan langka di berbagai lembaga pendidikan, tidak terkecuali di Sekolah Dasar Negeri Citengah. Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu upaya yang dilakukan oleh tim pelaksana kegiatan pengabdian pada masyarakat yang bekerja sama dengan mahasiswa dan pihak sekolah, melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat menumbuhkan kembali minat baca di kalangan siswa. Salah satu kegiatan tersebut adalah perlombaan membaca puisi yang diikuti oleh siswa-siswi, dari mulai kelas tiga hingga kelas enam. Dengan adanya kegiatan ini, maka diharapkan dapat menumbuhkan kembali minat siswa untuk membaca berbagai materi pelajaran, termasuk puisi. Adanya kegiatan literasi yang diperlombakan, tentu saja sangat menarik perhatian dan minat dari para siswa Sekolah Dasar Negeri Citengah untuk mengikutinya. 
PEMETAAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI DESA CIKERUH, JATINANGOR, SUMEDANG Septiani, Ayu; Kosasih, Ade; Nugrahanto, Widyo
Midang Vol 3 No 2 (2025): Midang, Juni 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i2.63832

Abstract

Artikel ini berdasarkan pada kegiatan Pengabdian pada Masyarakat yang dilakukan untuk memetakan UMKM yang ada di desa cikeruh Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedaang, Jawa Barat. UMKM di Desa Cikeruh perlu dipetakan lebih lanjut guna mengetahui usaha apa saja yang ada di Desa Cikaruh sehingga dapat diusulkan rencana pengembangannya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui survey lapangan dan obsevasi partisipatif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui sebaran usaha yang ada di Desa Cikaruh, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Setelah UMKM Masyarakat Desa Cikeruh terpetakan, maka disusunlah langkah-langkah strategis untuk pengembangan UMKM tersebut. Sasaran kegiatan ini yaitu seluruh Masyarakat Desa Cikeruh Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang berusia produktif. Desa Cikeruh dipilih karena lokasinya berada di Kawasan Pendidikan Jatinangor sehingga lebih terjangkau dan sesuai dengan jargon kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat yaitu “Unpad Bermanfaat”. Simpulan dari kegiatan ini yaitu pelaku UMKM di Desa cikeruh mengalami demotivasi pasca pandemi covid-19 sehingga perlu adanya upaya untuk memotivasi kembali para pelaku usaha tersebut agar mau melakukan inovasi pada produknya sehingga usahanya itu kembali berjaya dan dapat meningkatkan kesejahteraan warga Masyarakat Desa Cikeruh.
PEMBINAAN APRESIASI SASTRA (FOLKLOR) DALAM RANGKA PENGUATAN KARAKTER BANGSA BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DI DESA KALIRAHAYU DAN DESA TAWANGSARI, KECAMATAN LOSARI, KABUPATEN CIREBON Afsari, Asri Soraya; Sobarna, Cece; Ampera , Taufik
Midang Vol 3 No 2 (2025): Midang, Juni 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i2.63842

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan minat apresiasi sastra bagi siswa sekolah dasar, menumbuhkan kebanggaan siswa terhadap kekayaan khazanah cerita rakyat setempat, meningkatkan keterampilan siswa dalam bercerita, dan mengembangkan nilai-nilai karakter bangsa yang terkandung dalam cerita rakyat. Kegiatan ini meliputi penyuluhan dan apresiasi sastra. Melalui kegiatan penyuluhan, masyarakat sasaran diberi materi mengenai pengetahuan sastra, pentingnya apresiasi sastra dalam rangka penguatan karakter bangsa bagi siswa SD. Adapun apresiasi sastra sebagai tahap evaluasi kegiatan ini dilakukan dengan mengadakan lomba bercerita tingkat SD. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berdasarkan pendekatan kelompok, ceramah, dan diskusi. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa pemberian materi terkait pentingnya penguatan karakter bangsa bagi siswa menambah wawasan kepada guru-guru SDN Paningkiran dan Panjalin Kidul. Pada tahap evaluasi apresiasi sastra, para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan lomba bercerita.
REVITALISASI BUDAYA BEAS PERELEK SEBAGAI MODAL SOSIAL DAN INSTRUMEN EKONOMI KOMUNITAS: STUDI KASUS DI DESA TANJUNGWANGI, KECAMATAN TANJUNGMEDAR, KABUPATEN SUMEDANG Karyaningsih, Tri Yulianty; Gumilar, Trisna; Khoeruman, Hilman F
Midang Vol 3 No 2 (2025): Midang, Juni 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i2.63843

Abstract

The “beas perelek” is an exemplar of local wisdom, a term used to denote the collective knowledge and practices of a particular community. It is a cultural heritage of the Sundanese people, and is characterised by the values of solidarity and social resilience. The objective of this study is to examine the revitalisation of the “beas perelek” culture in Desa Tanjungwangi, Sumedang as a form of strengthening social capital and community economic innovation. A qualitative approach was employed, with data being collected through observation, interviews, and documentation of residents. The results of the study demonstrate that, since 2008, “beas perelek” has undergone a series of reforms in the following areas: institutional, management, and socio-economic function. This tradition is now understood to function not only as a food security system, but also as a vehicle for women's empowerment and for community-based savings and loan activities. The revitalisation of “beas perelek” in Tanjungwangi serves as a tangible illustration of the integration of traditional values and social innovation in the context of village development.
PELATIHAN PENAMAAN USAHA KULINER BERBASIS BUDAYA SUNDA BAGI IBU-IBU UMKM DI DESA CIKAJANG, GARUT citraresmana, Elvi; Rachmat, Ani; Sidiq, Inu Isnaeni
Midang Vol 3 No 2 (2025): Midang, Juni 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i2.63846

Abstract

Business naming constitutes a vital component in the entrepreneurial landscape, particularly within the highly competitive culinary sector. An appropriate and culturally resonant business name not only conveys the identity of a product but also communicates embedded values, meanings, and cultural familiarity to target consumers. In Cikajang Village, Garut Regency, the majority of culinary micro-entrepreneurs are housewives operating small-scale enterprises with limited access to marketing knowledge and branding strategies. Despite facing economic challenges and possessing low purchasing power, these women exhibit strong motivation and commitment to advancing their businesses. This community engagement initiative was designed to provide capacity-building through a culturally grounded training program on culinary business naming, drawing from Sundanese cultural values. The training was conducted over a one-month period using a participatory approach involving lectures, group discussions, and practical workshops. Participants were guided to formulate business names that reflect key Sundanese cultural principles such as kinship, hospitality, and authenticity of taste. In addition, they were introduced to basic promotional strategies including word-of-mouth marketing, elementary social media engagement, and the design of product labels. The results indicate that most participants were able to produce distinctive and culturally anchored business names, and began applying the promotional tools introduced during the training. This initiative not only enhanced awareness of branding’s significance in micro-enterprises but also demonstrated the effectiveness of a culturally sensitive approach to empowering women entrepreneurs. It is anticipated that this model may be replicated and adapted for the sustainable development of traditional MSMEs in other culturally rich rural settings.
PERCEPATAN TRANSFORMASI DIGITAL DI DESA NAGARAWANGI, KECAMATAN RANCAKALONG SEBAGAI UPAYA PROMOSI PEMAJUAN KEBUDAYAAN DESA Ekawati, Dian; Rachmat, Ani; Yuliawati, Susi; Tiswaya, Waway; Suryadimulya, Agus S.
Midang Vol 3 No 3 (2025): Midang, Oktober 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i3.63867

Abstract

We are currently in a period that is highly influenced by digital technology. This digital transformation is radically changing the industrial structure due to the spread of technologies such as artificial intelligence, big data, cloud computing, virtual reality, augmented reality and others. Among these industries, tourism is one that occupies an important position in accelerating digital transformation. This development has spread to the villages. This community service program (PPM) “Unpad Bermanfaat” aims to support the digitalization process as a means of promoting the advancement of cultural tourism in Nagarawangi Village, Rancakalong District, Sumedang Regency. Problems that arise in this process include costs, human resources and the readiness of the authorities to make it happen. By applying the ABCD method initiated by John McKnight and Jody Kretzman which focuses on assets in the field, this program conducted surveys, Focus Group Discussions (FGD), digital optimization training, and digital marketing training. The results of this activity showed increased awareness and enthusiasm of village communities and SMEs to utilize digital platforms for promoting tourism potential and local products. The main tourism potential identified is cultural tourism, particularly the Tarawangsa traditional art in Kampung Adat Cijere, which has attracted international tourists. However, digital promotion is still limited, requiring strategic digitalization that is cost-effective and optimizes existing community resources. Keywords: digital transformation; promotion; advancement; rural culture
PENGUATAN DUKUNGAN SOSIAL INTERGENERASI MELALUI PROGRAM VOLUNTEER MAHASISWA DI PANTI WHERDA BUMI PERTIWI BANDUNG UNTUK MENCAPAI SDG 10 (REDUCED INEQUALITIES) Afipah, Septianis; Rizki, Diyah Pitaloka; Yuliani, Rostika
Midang Vol 3 No 3 (2025): Midang, Oktober 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i3.63899

Abstract

. Nursing homes' older occupants often experience a lack of interaction and a disconnect from younger people, which reinforces their feelings of loneliness and social isolation. The International Relations Study Program of Universitas Al Ghifari addressed this issue by organizing a community service activity at Panti Wredha Budi Pertiwi. The purpose of this activity was to strengthen intergenerational social support by students volunteering to partake in various activities with the elderly, in line with SDG 10 (Reduced Inequalities). The approach was community education in the form of light counselling and participatory activities. The elderly participants felt more enthusiastic and active in the social atmosphere while students gained useful experience, understanding the need for intergenerational social support. The program was able to create positive change and improve social engagement, although the discussion suggested the activities were relatively brief. Strengthening social ties was achieved with this day's activities.
PEMBELAJARAN DAN PELATIHAN TATA KELOLA SURAT-MENYURAT DINAS DI DESA SINDULANG KECAMATAN CIMANGGUNG KABUPATEN SUMEDANG Permadi, R. Yudi; Sofyan, Agus Nero
Midang Vol 3 No 3 (2025): Midang, Oktober 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i3.63904

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini berjudul, “Pembelajaran dan Pelatihan Tata Kelola Surat-Menyurat di Desa Sindulang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang”. Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh tim yang terdiri atas ketua, anggota, dan tenaga lapangan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat lebih utamanya para staf desa baik di kantor desa maupun di bagian administrasi masyarakat di Kabupaten Sumedang, lebih khusus di Kecamatan Cimanggung Desa Sindulang. Selain itu, pengabdian ini pun bertujuan agar staf desa dan masyarakat mengetahui, memahami, dan berpartisipasi dalam pengelolaan administrasi surat menyurat dinas yang berada di Desa Sindulang Kabupaten Sumedang khususnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode penyuluhan pengelolaan surat-menyurat dinas. Pemilihan tempat pengabdian di lokasi tersebut didasrkan pada Program Unpad Bermanfaat, yaitu bahwa kehadiran Unpad harus memberikan kontribusi bagi lingkungan terdekat. Penyuluhan pengabdian dapat berupa pembelajaran dan pelatihan terkait dengan penulisan surat-menyurat yangb sesuai dengan kaidah kebahasaan serta penyeragaman format surat yang sesuai dengan ketentuan yang diterbtkan dari Badan Bahasa.

Page 11 of 12 | Total Record : 120