cover
Contact Name
Taufik Ampera
Contact Email
taufik.ampeera@gmail.com
Phone
+6282320798484
Journal Mail Official
ejournalmidang@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.unpad.ac.id/midang/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Midang
ISSN : -     EISSN : 2986657X     DOI : https://10.24198/midang
Midang adalah jurnal yang mencakup kajian pengembangan dan penerapan IPTEKS, maka jurnal ini ditujukan untuk mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 120 Documents
PEMBELAJARAN DAN PELATIHAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERBASIS BUDAYA LOKAL DI DESA SINDULANG KECAMATAN CIMANGGUNG KABUPATEN SUMEDANG Sofyan, Agus Nero; Permadi, R Yudi; Pakpahan, Ferry P
Midang Vol 2 No 2 (2024): Midang, Juni 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i2.54249

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini berjudul, “Pembelajaran dan Pelatihan Pengelolaan Lingkungan Berbasis Budaya Lokal di Desa Sindulang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang”. Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh tim yang terdiri atas ketua, anggota, dan tenaga lapangan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat lebih utamanya para remaja atau generasi muda  tentang pentingnya pengetahuan dan pengelolaan lingkungan berbasis budaya lokal di Kabupaten Sumedang, lebih khusus di Kecamatan Cimanggung Desa Sindulang. Selain itu, pengabdian ini pun bertujuan agar masyarakat generasi muda mengetahui, mencintai, dan berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan berbasis budaya lokal yang berada di Desa Sindulang Kabupaten Sumedang khususnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode penyuluhan  pengelolaan lingkungan berbasis budaya lokal. Pemilihan tempat pengabdian di lokasi tersebut didasrkan pada Program Unpad Bermanfaat, yaitu bahwa kehadiran Unpad harus memberikan kontribusi bagi lingkungan terdekat. Penyuluhan pengabdian dapat berupa pembelajaran dan pelatihan terkait dengan teras hijau (apotek hidup), pengelolaan sampah,   penambahan jumlah MCK dan sefiteng, serta kebersihan-keindahan lingkungnan.
IDENTIFIKASI, ANTISIPASI, DAN SOLUSI MASALAH KEMANUSIAAN DI BANDUNG RAYA Zakaria, Mumuh Muhsin; Septiani, Ayu
Midang Vol 2 No 2 (2024): Midang, Juni 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i2.54460

Abstract

Artikel ini berdasarkan pada kegiatan Pengabdian pada Masyarakat yang dilakukan untuk mengantisipasi masalah kemanusiaan di Bandung Raya. Masalah kemanusiaan di sini meliputi konsumsi minuman oplosan, penyalahgunaan narkoba, bullying, dan pengangguran dengan berbagai implikasinya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pendidikan masyarakat dalam bentuk penyuluhan dengan sistem pembelajaran yang digunakan yaitu luring dan daring. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap masalah kemanusiaan yang sedang dan akan terjadi. Sasaran kegiatan ini yaitu siswa kelas XII SMA/SMK sederajat yang terdapat di Bandung Raya. Bandung Raya yang dimaksud dalam kegiatan ini meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kecamatan Jatinangor. Simpulan dari kegiatan ini yaitu sebagai kawasan metropolitan terbesar di Jawa Barat dan ketiga di Indonesia, Bandung Raya tidak lepas dari masalah kemanusiaan seperti konsumsi minuman oplosan, penyalahgunaan narkoba, bullying, dan pengangguran sehingga diperlukan kerja sama yang baik dari pemerintah, LSM, akademisi, dan masyarakat umum.
PENDAMPINGAN PSIKOEDUKASI TEKNOLOGI PEMBERSIH AIR SEDERHANA PADA GENERASI MUDA DESA CILAYUNG, KECAMATAN JATINANGOR Nugraha, Tubagus Chaeru; Lukman, Fahmy; Amalia, Rosaria; Gunawan, Wahyu
Midang Vol 2 No 2 (2024): Midang, Juni 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i2.54859

Abstract

Cilayung adalah salah satu desa di kecamatan Jatinangor yang mengalami permasalahan terkait air.  Walaupun kualitas air di Desa Cilayung masih dalam batas normal, akan tetapi dapat terkontaminasi oleh zat lain akibat kegiatan pembuangan air besar atau limbah cair di tempat terbuka. Oleh karena itu,  perlu ada pendampingan penggunaan teknologi pembersih air sederhana.  Metode pendampingan yang digunakan adalah  psikoedukasi. Metode psikoedukasi adalah tindakan modalitas yang disampaikan untuk merubah persepsi seseorang dari yang awalnya tidak tau menjadi tau, tidak bisa jadi bisa, dan tidak mau menjadi mau. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan persepsi pada generasi muda, baik nilai kognitif, nilai afektif dan nilai psikomotoriknya. Nilai kognitif di awal pendampingan kurang menjadi lebih baik. Demikian juga nilai afektif dan psikomotoriknya kurang menjadi rata-rata baik dan lebih baik. Simpulan, kegiatan pendampingan dengan metode psikoedukasi berhasil dilakukan dalam penggunaan teknologi sederhana pada siswa SMP. Rekomendasi, perlu perluasan mitra sasaran pendampingan  psikoedukasi, yaitu  pada siswa SMA dan sederajat.
MENGHIJAUKAN HULU CITARUM: EDUKASI PENANAMAN POHON DI KAWASAN TITIK NOL SUNGAI CITARUM KABUPATEN BANDUNG Gustaman, Budi; Rosfiantika, Evi; Aunillah, Rinda
Midang Vol 2 No 2 (2024): Midang, Juni 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i2.55439

Abstract

Pelestarian Sungai Citarum menjadi isu penting dalam satu dekade terakhir, salah satunya sejak Green Cross Switzerland and Blacksmith Institut, organisasi yang fokus pada pelestarian lingkungan, menyatakan bahwa Sungai Citarum merupakan salah satu tempat tercemar dan terkotor di dunia pada 2013. Faktanya, pencemaran sungai bukan satu-satunya permasalahan yang terjadi, Sungai Citarum dilanda masalah kerusakan hutan dan alih fungsi lahan di wilayah hulu, serta masalah banjir di bagian hilir. Hal ini menjadi pekerjaan bagi semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, militer, pelaku industri, komunitas, hingga akademisi. Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, pemerintah pusat meluncurkan Program Citarum Harum pada 2018 dengan fokus pada penanganan praktis, penanganan praktik, riset, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat seputar pelestarian Sungai Citarum. Secara khusus, Universitas Padjadjaran juga terlibat aktif, yakni dengan adanya Pusat Riset Citarum atau Citarum Center of Research (CCR). Terlepas dari program tersebut, pada Januari-Februari 2023 dilakukan program Pengabdian Pada Masyarakat di wilayah hulu Sungai Citarum, yang berpayung pada program PPM Universitas Padjadjaran. Kegiatan yang dilaksanakan berupa edukasi penanaman pohon di Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung. Lokasi tersebut merupakan kilometer nol Sungai Citarum, yang memiliki permasalahan kerusakan hutan dan alih fungsi hutan. Kegiatan ini memfokuskan kepada pelibatan siswa sekolah dasar dan sekolah menengah, guru, mahasiswa, aparat desa, dan karang taruna dalam edukasi dan partisipasi aktif dalam penanaman pohon. Hasil yang didapat dari program ini adalah pewarisan ide dan praktik seputar pelibatan aktif generasi muda dengan program-program pelestarian lingkungan di Desa Tarumajaya. Realisasinya adalah mengikutsertakan siswa-siswa sekolah dan karang taruna dalam program pelestarian lingkungan yang dicanangkan oleh desa. Hasilnya, program PPM yang telah diselenggarakan diadopsi oleh pemerintah desa secara ide dan praktik dalam berbagai program pelestarian lingkungan di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.
KETERAMPILAN KREATIF MENULIS (PUISI) BAGI SISWA SMA Tiswaya, Waway; Suryana, Nana; Hamid, Abdul
Midang Vol 2 No 2 (2024): Midang, Juni 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i2.55487

Abstract

Keterampilan menulis tidaklah dimiliki oleh setiap orang, termasuk para siswa SMA. Ada kalanya keterampilan itu harus dilatihkan dan dibiasakan. Berlatih menulis, terutama bagi mereka yang sama sekali belum pernah mencobanya, tentu memerlukan bimbingan dari orang yang setidak-tidaknya pernah mempunyai pengalaman melakukannya. Dengan bimbingan dan pelatihan yang baik, niscaya mereka akan mampu membuat tulisan apa pun sesuai dengan apa yang diketahui dan diminati. Untuk meningkatkan perhatian dan pemahaman siswa tentang penulisan kreatif bidang puisi ini, perlu adanya penyuluhan yang tidak hanya mengenalkan istilah-istilahnya saja, tetapi juga harus ada pengenalan dari aspek seni oleh para ahli di bidangnya.
EDUKASI DECLUTTERING DENGAN METODE KONMARI PADA IBU-IBU PKK JATINANGOR (ANALISIS SITUASIONAL DAN RENCANA SOLUSI) Handayani, Vincentia Tri; hasanah, ferli; Saefullah, Nurul Hikmayaty
Midang Vol 2 No 3 (2024): Midang, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58122

Abstract

Artikel ini membincangkan analisis situsional metode berbenah KonMari yang disarankan oleh Marie Kondo, pakar decluttering dari Jepang, kepada para ibu rumah tangga di wilayah Jatinangor Kabupaten Sumedang. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang pola hidup rapi dan sehat, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengurangan barang yang tidak diperlukan. Peserta diajak untuk memahami bahwa hidup teratur bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan sampah yang berdampak positif bagi lingkungan. Prinsip ini sejalan dengan gerakan minim sampah, di mana setiap keputusan untuk menyimpan atau membuang barang didasarkan pada kesadaran akan keberlanjutan dan tanggung jawab terhadap kelestarian alam. Kegiatan PKM dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap per-siapan, tahap penyelenggaraan, dan tahap evaluasi dan pelaporan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini direncanakan untuk dilaksanakan pada awal tahun 2025. Hasil kajian sementara menunjukkan bahwa metode KonMari dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dengan menciptakan lingkungan rumah yang lebih rapi dan mengurangi stres akibat kekacauan. Metode ini juga membantu memperkuat hubungan keluarga dan mendorong gaya hidup yang lebih sederhana dan efisien.
UPAYA PENINGKATAN MINAT BACA GENERASI MILENIAL DENGAN PENYEDIAAN FASILITAS DI PERPUSTAKAAN RIYADLUL JANNAH DESA CIKERUH JATINANGOR Herlina, Nina; Skober, Tanti Restiasih; Adyawardhina, Rina
Midang Vol 2 No 3 (2024): Midang, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58168

Abstract

Topik kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah “Upaya Peningkatan Minat Baca Generasi Milenial Dengan Penyediaan Fasilitas di Perpustakaan Riyadlul Jannah Desa Cikeruh Jatinangor”. Pada masa sekarang ini, minat baca generasi millenial sangat rendah. Tidak bisa dipungkiri, kemajuan teknologi informasi yang memberikan kemudahan dalam mengakses informasi secara real-time, nyatanya juga mempengaruhi sikap dan perilaku generasi muda.  Mereka lebih senang membaca informasi-informasi secara singkat dan instan sehingga cenderung mengabaikan sumber-sumber informasi berupa buku atau sumber tertulis lainnya. Untuk menyiasati fenomena ini, Perpustakaan Riyadlul Jannah di Desa Cikeruh, Jatinangor, menerapkan beberapa metode berupa: 1) katalogisasi koleksi terbaru dari Perpustakaan Riyadlul Jannah;  2) menyediakan fasilitas ruang baca yang memadai; 3) menyediakan masjid untuk sholat, dan lain-lain. Selain itu, dilakukan pula strategi-strategi tertentu untuk meningkatkan jumlah pengunjung perpustakaan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memicu dan memacu minat baca generasi muda milenial untuk masa depan yang lebih baik.
INVENTARISASI TRADISI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN MASYARAKAT KECAMATAN LEMAHABANG KABUPATEN KARAWANG Septiani, Ayu; Afsari, Asri Soraya
Midang Vol 2 No 3 (2024): Midang, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58182

Abstract

Artikel ini berjudul Inventarisasi Tradisi dalam siklus kehidupan Masyarakat Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang Jawa Barat. Tradisi yang dimaksud dalam tulisan ini meliputi kelahiran, pernikahan, khitanan, dan kematian, Adapun siklus kehidupan yang dimaksud meliputi lahir, masa kanak-kanak, dan dewasa. Tujuan penulisan yaitu untuk mengetahui tradisi yang masih bertahan pada Masyarakat kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang Jawa Barat karena Masyarakat tersebut sudah heterogen. Tradisi-tradisi apa yang masih bertahan dan hilang. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan obsevasi mendalam sebagai teknik pengumpulan data. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Masyarakat kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang mengalami hibridisasi karena tradisi saat remaja sudah tidak digunakan lagi. Hal tersebut diduga karena Masyarakat yang homogen. Selain itu, wilayah Kecamatan Lemahabang banyak pabrik yang menjadi faktor penarik pendatang datang berbagai daerah di Indonesia untuk bekerja. 
PENCEGAHAN ANEMIA PADA PEREMPUAN USIA SUBUR DI KECAMATAN CIMENYAN KABUPATEN BANDUNG Yuliawati, Susi; Ekawati, Dian; Machdalena, Susi; Nafhanda, Alyssa Myrelia
Midang Vol 2 No 3 (2024): Midang, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58320

Abstract

Menurut data WHO, anemia defisiensi besi diperkirakan menjadi salah satu penyebab tingginya angka kematian pada perempuan usia subur, terutama saat mereka hamil dan melahirkan. Selain itu, perempuan usia subur yang menderita anemia menjadi kurang produktif dan memiliki kemampuan akademik yang kurang. Di Indonesia 30% perempuan berusia antara 15-24 tahun menderita anemia. Sedangkan di Jawa Barat yang berpenduduk lebih dari 47 juta jiwa,  lebih dari 50% perempuan usia SMP menderita anemia (Roche dkk., 2018) Melihat situasi ini, pemerintah Indonesia mengacu kepada WHO memberikan tablet suplemen penambah darah bagi perempuan usia subur di Indonesia. Namun, pemberian tablet ini tidak dimanfaatkan dengan baik, karena banyak faktor yang melatarbelakanginya. Faktor sosial budaya seperti adanya mitos bahwa perempuan yang sedang menstruasi tidak boleh makan ikan atau daging karena dapat mengakibatkan darahnya menjadi bau anyir, menjadi salah satu penyebab banyak perempuan usia subur kekurangan zat besi. Pemahaman yang rancu antara darah rendah dan kurang darah pun masih ada, sehingga perempuan tidak mau diberi tablet tambah darah karena takut membuatnya menderita tekanan darah tinggi (Roche dkk., 2018). Padahal anemia ini dapat dicegah dari awal dengan menerapkan pola hidup sehat serta mengonsumsi makanan dengan nutrisi lengkap. Menyikapi situasi dan kondisi di atas, pengabdian kepada masyarakat ini mengusung tema “Pencegahan Anemia pada Perempuan Usia Subur di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung”. Peserta penyuluhan ini adalah para perempuan berusia subur anggota majelis taklim Al Amanah di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan para perempuan usia subur lebih memperhatikan kondisi kesehatan dirinya, terutama yang berkaitan dengan anemia, sehingga mereka dapat mengoptimalkan dirinya dan juga dapat melahirkan generasi yang sehat.
POJOK BACA SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN BUDAYA LITERASI DAN PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI CITENGAH DI ERA DIGITAL Dewi, Anggraeni Purnama; Hodijah, Ooh; Delisma, Onny; Karyaningsih, Tri Yulianty
Midang Vol 2 No 3 (2024): Midang, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58425

Abstract

Kecanggihan teknologi yang semakin pesat tentu saja sangat berdampak terhadap kehidupan manusia. Dengan adanya teknologi, tentu diharapkan dapat membantu pekerjaan manusia menjadi lebih cepat dan produktif. Namun semua itu tidak lepas dari sikap bijak setiap pengguna hasil teknologi. Salah satu hasil kecanggihan teknologi tersebut adalah gadget. Gadget saat ini sudah tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia. Hampir setiap waktu manusia bersentuhan dengan yang namanya gadget, tidak terkecuali anak-anak usia sekolah dasar. Hal ini sangat berdampak terhadap pola belajar dan komunikasi dari anak tersebut. Dengan ketergantungan terhadap gadget, dapat dilihat betapa banyak anak usia sekolah dasar yang menjadi sangat fokus terhadap gadget dan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi. Mereka tidak lagi mengenal pola bermain dan komunikasi yang seharusnya. Tidak jarang orang tua dan guru bersikap keras terhadap anak untuk menghentikannya dari bermain gadget. Untuk mengatasi hal tersebut, maka salah satu upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah adalah dengan mendirikan pojok baca di setiap kelas. Dengan adanya pojok baca yang menyediakan beragam buku, dari mulai buku pelajaran hingga buku cerita bergambar, hal ini merupakan upaya yang diselenggarakan oleh pihak sekolah sebagai upaya mengajak siswa untuk kembali mengenal buku – buku bacaan sebagai pengembangan budaya literasi.

Page 9 of 12 | Total Record : 120