cover
Contact Name
M. Miftach Fakhri
Contact Email
fakhri@lontaradigitech.com
Phone
+6281212989654
Journal Mail Official
kreativa@lontaradigitech.com
Editorial Address
Jalan Abdullah Dg. Sirua, Kompleks BTN CV Dewi Blok B6 Nomor 12, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30249236     DOI : https://doi.org/10.61220/kreativa
Core Subject : Humanities, Social,
This journal publishes research articles on various innovation education that are interesting and have an impact on the development of education. The journal publishes articles on interdisciplinary content and cross-field dimensions related to education from various cultural perspectives. The journal includes, but is not limited to the following fields: Sosial Kependidikan Sains Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Volume 3 Issue No. 1: July 2025" : 15 Documents clear
Pelatihan Daring Jamovi sebagai Upaya Penguatan Literasi Statistik Mahasiswa Elma Nurjannah; Aprilianti Nirmala S; Mushaf; Della Fadhilatunisa; Fakhri, M. Miftach
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 1: July 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/

Abstract

Pelatihan penggunaan Jamovi diselenggarakan untuk meningkatkan literasi data dan kompetensi analisis statistik mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) Universitas Negeri Makassar. Kegiatan ini bertujuan mengatasi rendahnya kepercayaan diri mahasiswa dalam menggunakan perangkat lunak statistik serta keterbatasan pengalaman praktis dalam pengolahan data. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Posttest Only Evaluation, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner posttest yang menilai empat aspek utama: Availability of Learning Materials (ALM), Accessibility and Connectivity (AC), Confidence (C), dan Participant Engagement (PE). Hasil evaluasi menunjukkan materi pelatihan sangat baik (ALM = 4,21), akses dan konektivitas baik (AC = 4,07), kepercayaan diri meningkat (C = 3,61), dan keterlibatan peserta tergolong baik (PE = 3,87). Pelatihan memberikan dampak nyata berupa peningkatan kemampuan analisis data, pengalaman praktik langsung, serta kesiapan mahasiswa untuk menerapkan Jamovi secara mandiri. Temuan ini menegaskan urgensi integrasi pelatihan berbasis praktik langsung dalam kurikulum pendidikan tinggi untuk memperkuat kompetensi digital, pemahaman statistik, dan kesiapan profesional mahasiswa.
Inovasi Teknologi Pekarangan Produktif: Budidaya Sayuran dan Ikan Berbasis IoT untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat Rahmah, Ummiati; Budiarti, Nur Azizah Eka; Mustapa, Mahmud
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 1: July 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal melalui pemanfaatan lahan pekarangan sebagai ruang budidaya sayuran dan ikan berbasis teknologi Internet of Things (IoT). Optimalisasi pekarangan menjadi strategi yang relevan dalam menghadapi pertumbuhan penduduk dan meningkatnya kebutuhan pangan, terutama di kawasan urban. Melalui pendekatan teknologi, masyarakat diperkenalkan pada sistem pertanian modern seperti akuaponik yang hemat ruang dan hemat air, serta pemantauan lingkungan budidaya secara digital melalui aplikasi IoT. Kegiatan PKM meliputi survei potensi lahan, pelatihan pembuatan bibit sayuran, pembuatan media tanam dan kolam ikan, proses pembibitan, penebaran ikan nila, serta instalasi dan pendampingan penggunaan sistem IoT. Setiap tahapan dilakukan melalui metode pendampingan langsung untuk memastikan masyarakat mampu menerapkan teknik budidaya secara mandiri. Implementasi program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis peserta, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan berbasis teknologi. Dukungan pemerintah kelurahan menjadi faktor kunci dalam keberlanjutan program, sejalan dengan visi pembangunan lingkungan bersih, sehat, dan mandiri. Secara keseluruhan, inovasi pekarangan produktif berbasis IoT terbukti menjadi solusi strategis untuk memperkuat kemandirian dan diversifikasi pangan rumah tangga.
Pemberdayaan Kelompok Tani Tambak melalui Sistem Monitoring Kualitas Air Berbasis IoT untuk Produksi Ikan Nila Saharuddin, Saharuddin; Jamaluddin, Jamaluddin; Risal, Ahmad; Mustamin, Mustamin; Syaifuddin, Fatma
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 1: July 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/

Abstract

Kelompok Tani Masagena di Desa Pitusunggu, Kabupaten Pangkep, menghadapi masalah ketidakstabilan produksi ikan nila akibat fluktuasi kualitas air tambak dan terbatasnya pemanfaatan teknologi budidaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan stabilitas produksi melalui penerapan sistem monitoring kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) dan penguatan kapasitas pemasaran digital. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, serta instalasi perangkat IoT yang dilengkapi sensor pH, suhu, salinitas, oksigen terlarut, dan turbidity yang terintegrasi dengan mikrokontroler. Selain itu, dilakukan pelatihan e-marketing dan penguatan branding usaha. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan mitra dalam mengoperasikan alat, membaca data, serta melakukan tindakan korektif terhadap perubahan kualitas air. Implementasi IoT mampu menurunkan tingkat mortalitas ikan dari ±18% menjadi 8–10%, menstabilkan masa pemeliharaan pada ±4 bulan, serta meningkatkan produktivitas 12–15%. Pada aspek pemasaran, terjadi peningkatan permintaan sekitar 22% dan kenaikan harga jual melalui optimalisasi media sosial dan marketplace. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas budidaya, daya saing produk, serta kapasitas kewirausahaan masyarakat pesisir.
Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Phet Sebagai Media Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Keaktifan dan Motivasi Siswa Ashadi, Ninik Rahayu; Wardani, Ayu Tri; Suwahyu, Irwansyah; Dewi, Shabrina Syntha; Sulaiman, Dwi Rezky Anandari
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 1: July 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/

Abstract

PKM ini tentang pelatihan pemanfaatan aplikasi phet sebagai media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan keaktifan dan motivasi siswa. Permasalahan mitra yang dihadapi (1) Pembelajaran konvensional membuat siswa kurang tertarik untuk memahami konsep secara mendalam. 3) Kurangnya keterampilan dalam menggunakan media simulasi interaktif. metode yang digunakan adalah eramah dan simulasi. berdasarkan dari hasil pelaksanaan sesuai dengan yang direncanakan dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan pemanfaatan aplikasi phet sebagai media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan keaktifan dan motivasi siswa di SMK negeri 2 gowa yang di ikuti peserta pelatihan sebanyak 30 siswa dari TJKT kelas XI ini berhasil sesuai yang direncanakan. kesesuaian tersebut dapat dilihat berdasarkan beberapa hal, yaitu dari indikator kesesuaian antara perencanaan dengan pelaksanaan dapat dibuktikan bahwa setiap tahapan mulai dari kedatangan pemateri hingga peserta dalam setiap pertemuan yang hadir sebesar 99 % hal ini memenuhi kriteria standar kehadiran.  kemudian berdasarkan hasil pengisian angket oleh peserta pelatihan dapat disimpulkan bahwa (1)penggunaan aplikasi phet sebagai teknologi digital merupakan sumber belajar tambahan, (2)  pemanfaatan aplikasi phet dapat meningkatkan keaktifan selama proses pembelajaran dikarenakan mudah digunakan, cepat dan akurat penyajian cara penyelesaian yang diberikan, (3) pemanfatan aplikasi phet dapat meningkatkan motivasi peserta didik dikarenakan dapat digunakan dimana saja sehingga dapat dipelajari secara belajar mandiri.  
Penguatan Kompetensi Guru Sekolah Menengah Pertama Melalui Optimalisasi Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence Adiba, Fhatiah; Edy, Marwan Ramdhany; Budiarti, Nur Azizah Eka; Mustapa, Mahmud; Wardani, Ayu Tri
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 1: July 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/

Abstract

Media pembelajaran berperan sentral dalam membangun pengalaman belajar yang berkualitas dan bermakna bagi siswa di sekolah. Selama ini, penyusunan bahan ajar secara manual menuntut waktu yang panjang, pemahaman yang kuat terhadap kurikulum dan keterampilan tinggi dalam mengemas materi secara kreatif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, melalui penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam optimalisasi media pembelajaran. Kabupaten Bone menghadapi tantangan rendahnya kompetensi digital guru, dengan hanya 40% familiar dengan teknologi modern, yang berdampak pada efektivitas pengajaran dan motivasi siswa. Program ini menargetkan guru di Kecamatan Watampone, mengintegrasikan AI untuk desain konten interaktif, personalisasi pembelajaran, dan analisis data siswa secara real-time.Metode pelaksanaan meliputi tahapan partisipatif: sosialisasi pemahaman dasar AI, pelatihan praktik tools seperti ChatGPT dan platform analitik, penerapan teknologi pada perangkat guru, pendampingan evaluasi, serta keberlanjutan melalui Training of Trainers (ToT). Implementasi AI memungkinkan monitoring pembelajaran adaptif, notifikasi otomatis, dan produksi konten digital. Hasil survey pasca pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman terhadap konsep AI dan penerapannya dalam pembelajaran. Sebanyak 60.5% responden menyatakan berada pada tingkat sangat paham dan 37.2% pada tingkat paham terhadap pengertian serta prinsip dasar kecerdasan artifisial, sementara hanya 2.3% yang menilai dirinya berada pada tingkat cukup paham. Demikian pula, terkait pemahaman tentang bagaimana AI dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, 53.5% responden menyatakan sangat paham dan 44.2% paham, sedangkan 2.3% berada pada kategoru cukup paham. Temuan survey memperlihatkan bahwa pelatihan tidak hanya membantu guru memahami konsep dasar AI, tetapi juga mendorong mereka melihat potensi nyata teknologi ini dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

Page 2 of 2 | Total Record : 15