cover
Contact Name
Rinesti Witasari
Contact Email
rinesti@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285850321397
Journal Mail Official
ssa@insuriponorogo.ac.id
Editorial Address
Kampus INSURI Ponorogo Jln. Batoro Katong Kertosari, Babadan, Ponorogo, Jawa Timur 63411
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Social Science Academic
ISSN : -     EISSN : 29866502     DOI : 10.37680/ssa
This journal is published by Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo and managet by LPPM INSURI Ponorogo twice a year (June an December). The presence of the journal accommodates scientific writings from the academic community, researchers, students, and practices in social and Humanities that have good values ​​and high rationality. The scope of the discussion about social science and humanities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 765 Documents
Pendampingan Strategi Belajar Pada Anak Usia Dini yang Mengalami Keterlambatan Berbicara (Speech Delay) di Raudhatul Atfal Muslimat Nahdatul Ulama 127 Ngrogung Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo Muttaqin, Wilda Mukhib; Witasari, Rinesti
Social Science Academic SPECIAL ISSUE: Membangun Desa Melalui Pemberdayaan SDM
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The benefits of learning strategy assistance for early childhood who experience speech delays are very important to support their optimal development. Learning strategy support methods for early childhood with speech delays are typically holistic, tailored to the child's needs, and involve multiple stakeholders. These include using games to enhance interaction and communication during learning, and using multisensory methods that integrate the senses (sight, hearing, and touch) into learning activities. As a result, children are more interested in interacting with friends or teachers because the game is fun. Children understand information more easily because it involves more than one sense.
Pendampingan Kesadaran Lingkungan sebagai Implementasi Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan di SD Negeri 2 Ngrogung Yiyik Nurdiana; Utomo, Tri Prasetyo
Social Science Academic SPECIAL ISSUE: Membangun Desa Melalui Pemberdayaan SDM
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Environmental awareness is a crucial aspect in development students’ character from an early age. This study aims to describe the implementation of elementary school environmental care character education at SD Negeri 2 Ngrogung. Using a qualitative descriptive approach, document and information were collected through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that environmental care character education is implemented through routine habituation programs such as Jumat Bersih (Friday Reset), school waste bank management, school garden maintenance, and the integration of environmental values into classroom learning. The implementation is supported by the commitment of the school principal, active teacher participation, and student involvement, while inhibiting factors include limited facilities and the inconsistent awareness of some students. Overall, environmental care character education has been proven to foster students’ ecological awareness and responsibility, although its effectiveness still requires reinforcement through adequate facilities and stronger collaboration among schools, families, and communities.
Pendampingan Penerapan Metode Lalaran dan Tikroran dalam Penguatan Hafalan Kitab Alfiyah Program Satu Tahun Ajaran di Pondok Pesantren Nurul Qur’an Ponorogo Rosidah, Rifatur; Samsudin
Social Science Academic SPECIAL ISSUE: Membangun Desa Melalui Pemberdayaan SDM
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyse the implementation of the lalaran and tikroran methods in strengthening the memorization of Ibn Malik’s Alfiyyah within the one-year program at Pondok Pesantren Nurul Qur’an. The lalaran method refers to the collective recitation of the verses with a specific rhythm repeated continuously to facilitate memorization, while tikroran is not much different from lalaran, except that it involves not only repetition of the verses but also their translation (locally referred to as murod). This research employs a qualitative approach whit a case study design. Date were obtained through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings indicate that lalaran, conducted daily before and after study sessions, serves as an effective activity to strengthen students’memory. The application of this method aims to accelerate the mastery of verses while enhancing the understanding of grammatical rules in Alfiyyah through tikroran translation. Both methods demonstrate a significant impact in reinforcing students’ long-term memorization. Supporting factors include the motivation provided by the caretakers and teaching staff, the solidarity among students, and a conductive learning environment. The main challenges, however, lie in the differences in students’memorization abilities and limited time allocation, as the program for studying Alfiyyah at Pondok Pesantren Nurul Qur’an is designed to be completed within one academic year. In conclusion, the lalaran and tikroran methods are effective methods to strengthen students’memorization within a relatively short learning period.
Inovasi Desain Buku dalam Meningkatkan Minat Baca Kitab melalui Pendekatan Abcd di Pondok Pesantren Farshen, Muhammad Faisal Agha; Salma, Kunti Nadiyah
Social Science Academic SPECIAL ISSUE: Membangun Desa Melalui Pemberdayaan SDM
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca kitab di kalangan santri dengan inovasi desain buku melalui pendekatan ABCD. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya antusiasme sebagian santri dalam membaca kitab, yang salah satunya dipengaruhi oleh tampilan kitab yang padat, monoton, dan kurang ramah pembaca. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode ABCD (Asset-Based Community Development) merupakan pendekatan penelitian dan pemberdayaan yang berfokus pada penggalian, pemetaan, dan pemanfaatan asset atau potensi yang dimiliki oleh pondok maupun komunitas. Pendekatan ini menekan kan pada kekuatan (strength-based approach) dari pada kekurangan, sehingga dalam proses penelitian lebih mengutamakan pengembangan sumber daya yang tersedia, partisipasi aktif masyarakat, serta kolaborasi antar anggota komunitas untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Subjek penelitian ini meliputi santri, ustadz dan pengurus. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 20 juli- 25 Agustus 2025 dan bertempat di Pondok Pesantren Nurul Qur’an.Proses penelitian dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan desain kitab dengan tampilan modern dan menarik, hingga uji keterbacaan dan peneriman oleh santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain kitab yang memanfaatkan tata letak rapi, penggunaan tabel, ilustrasi, dan tipografi yang jelas dapat meningkatkan motivasi santri dalam membaca serta memudahkan pemahaman materi. Dengan demikian, inovasi desain buku terbukti memiliki peran penting dalam memperkuat budaya literasi kitab di pesantren dan dapat dijadikan strategi alternatif dalam pengembangan media pembelajaran berbasis kitab klasik.
Implementasi Metode ABCD melalui Khidmah Sopir Kiai di Pondok Pesantren Nurul Qur’an Kabupaten Ponorogo Aziz, Muhammad Royyan; Anas, Nur
Social Science Academic SPECIAL ISSUE: Membangun Desa Melalui Pemberdayaan SDM
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan konsep khidmah yang dilakukan oleh sopir kiai di Pondok Pesantren Nurul Qur’an serta memahami nilai-nilai pengabdian yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dengan memanfaatkan potensi yang ada pada individu maupun lingkungan pesantren melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa khidmah sopir kiai tidak hanya sebatas aktivitas mengemudi, tetapi juga mencerminkan ketulusan, kesetiaan, dan pengabdian yang menjadi bagian integral dari kehidupan pesantren. Dengan pendekatan ABCD, dapat terlihat bahwa aset berupa kesabaran, loyalitas, serta pengalaman sopir menjadi modal utama dalam menopang aktivitas pesantren dan membangun kedekatan emosional antara santri, kiai, dan masyarakat sekitar. Kesimpulannya, penerapan metode ABCD membantu menegaskan bahwa khidmah sopir kiai merupakan bentuk pengabdian yang bernilai spiritual, sosial, dan edukatif, serta berkontribusi dalam penguatan budaya pesantren. Dengan pendekatan ABCD, khidmah sopir kiai dapat dipandang sebagai aset sosial budaya karena ia menjaga kesinambungan nilai tradisi pesantren, memperkuat solidaritas komunitas, dan menjadi teladan pengabdian yang memberi kontribusi nyata dalam pengembangan pesantren.
Urgensi Musyawarah dalam Menentukan Ta'bir (Referensi Kitab) Pra Bahtsul Masail di Lingkungan Pondok Pesantren Nurul Qur'an Pakunden Ponorogo Alfalah, Mohammad Syifa; Ana, Sri
Social Science Academic SPECIAL ISSUE: Membangun Desa Melalui Pemberdayaan SDM
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini menganalisis urgensi musyawarah dalam menentukan ta'bir (tafsir fikih) di Pondok Pesantren Nurul Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kegiatan pra- Bahtsul Masail. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesntren Nurul Qur'an dilakukan mulai tanggal 16 Juli-28 Agustus 2025, Penelitian menggunakan metode ABCD (Aset Based Community-driven Development) yaitu sebuah metode yang mengutamakan aset serta potensi yang ada dan dimiliki oleh Pondok Pesantren Nurul Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musyawarah berperan strategis dalam: Meningkatkan pemahaman kolektif terhadap isu-isu fikih, Mempererat persaudaraan dan solidaritas antar santri, Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan argumentatif. Menjaga relevansi ajaran Islam dalam konteks tantangan kontemporer. Musyawarah bukan hanya mekanisme akademik tetapi juga bagian integral dari pendidikan karakter dan spiritual santri. Kajian ini berkontribusi pada pengembangan metode pembelajaran fikih berbasis musyawarah di pondok pesantren.
Pendampiangan Optimalisasi Sistem Pengelolaan Laundry dengan Pendekatan ABCD di Pondok Pesantren Nurul Qur’an Kabupaten Ponorogo Hasanah, Ummu Lutfiyatul; Indrawan, Yuvelia Cahya
Social Science Academic SPECIAL ISSUE: Membangun Desa Melalui Pemberdayaan SDM
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel pengabdian ini bertujuan mengkaji optimalisasi sistem pengelolaan laundry di Pondok Pesantren Nurul Qur’an Ponorogo melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juli – 25 Agustus 2025 dalam rangka Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM), dengan tahapan Discovery, Dream, Design, Define, dan Destiny. Metode yang digunakan mencakup pemetaan aset, diskusi kelompok, serta keterlibatan langsung santri bagian laundry. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pesantren memiliki sejumlah aset, meliputi sumber daya manusia (±10 santri bertugas bergiliran), fasilitas fisik (mesin cuci, pengering, setrika, jemuran), logistik (detergen, pewangi, pelembut), serta dukungan komunitas internal (pengurus dan pengasuh). Melalui tahap Dream, dirumuskan visi laundry yang efisien, hemat biaya, bebas kesalahan distribusi, serta mendukung pembentukan karakter santri. Pada tahap Design dan Define, strategi yang disusun meliputi penerapan SOP penggunaan bahan, labelisasi pakaian, penjadwalan fleksibel, pemeliharaan mesin, dan pembentukan tim pengawas. Implementasi strategi ini berhasil meningkatkan ketepatan distribusi, kualitas hasil cucian, dan pemerataan beban kerja. Refleksi tahap Destiny menunjukkan masih ada kendala, seperti konsistensi penerapan SOP, kebutuhan biaya tambahan, dan tantangan pengeringan di musim hujan. Secara umum, sistem laundry cukup baik, namun tetap memerlukan penguatan agar lebih efisien, ramah lingkungan, dan mendukung kenyamanan santri.
Pendampingan Pengembangan Teknologi Berbasis Digital Sebagai Bentuk Tersedianya Bank Soal di Pondok Pesantren Nurul Qur’an Ponorogo Setiawan, Yoga Nur; Sari, Dewi Yunita
Social Science Academic SPECIAL ISSUE: Membangun Desa Melalui Pemberdayaan SDM
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of study is to develop digital technology that can be used to provide question banks at the Nurul Qur’an Islamic boarding Scholl in Ponorogo. The Backgrounds of this reserch is need for an effective yet efficient and systematic learning evaluation system, considering that manual question creation often takes a long time and can lead to discrepancies in standars. The method applied in this reserch is the ABCD (Asset- Based Community Development). This approach focuses on utilizing the assets and potentials owned by the Pesantren or Nurul Qur’an Islamic Boarding Scholl, both in terms of human resources, Infrastrukture, and community support, as the basis for designing educational innovations. The reserch process includes indentifying available assets, building collaboration among pesantren parties, developing a digital- based questions bank system, and implementing and strengthening the sustainability of the program, and implementing this program collaboration the method applied this research ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) Development model which includes steps to analyze needs, design the system, develop this application, implement it in the boarding school environtment, and evaluate iit effectiveness. The result of the study indicate that the use of digitally-based question banks can assist teachers un organizing questions, improving the quality of learning evaluations, and providing faster and more organized access for student and educators. Therefore, the development of this digital technology is expected to be an innovative solution to support the modernization of the education system in Islamic boarding schools without eliminating the existing traditional values.
Implementasi Pembelajaran Salat Sempurna untuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Bimbingan Belajar (Bimbel) Dusun Kayumas Desa Ngrogung Ngebel Ponorogo Rouf, Murtadhiatul Fatikhir; Ni'amah, Miftaku
Social Science Academic SPECIAL ISSUE: Membangun Desa Melalui Pemberdayaan SDM
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the implementation of salat sempurna (perfect prayer) learning in community-based tutoring (bimbingan belajar/bimbel) as a medium for strengthening the Pancasila Student Profile. The research employed a field research design with a qualitative approach. The participants were 12 children from Dusun Kayumas, Ngrogung Village, Ngebel District, who attended tutoring sessions after completing their Madrasah Diniyah (Madin) classes. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed descriptively. The findings reveal that the implementation of salat sempurna learning had a positive impact on improving children’s understanding and skills in both recitations and prayer movements. Moreover, the program fostered values of discipline, cooperation, and noble character in line with the dimensions of the Pancasila Student Profile. Supporting factors included the involvement of ustadzah (religious teachers), KPM students, and the use of the mosque as a learning venue. Challenges encountered were limited time, varying levels of prior knowledge, and differences in learning motivation. Nevertheless, the Asset-Based Community Development (ABCD) approach proved effective in utilizing community assets, making the program more efficient and sustainable. This study highlights the importance of tutoring as an alternative form of non-formal education for enhancing worship practices and strengthening children’s character development.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PRODUK KOSMETIK YANG TIDAK BERLABEL HALAL DITINJAU DARI PERILAKU KONSUMEN (Studi Kasus Mahasiswi Hukum Ekonomi Syariah Angkatan 2018 INSURI Ponorogo) Mubarokah, Umi; Fikriawan, Suad; Ayu, Diyan Putri
Social Science Academic Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.v1i1.2471

Abstract

In the current era of globalization, the role of government supervision in regulating the distribution of cosmetics must always be done by improving the quality of consumer protection. For this reason, the Indonesian Ulema Council (LPPOM MUI) has a strong task of researching, reviewing, analyzing and deciding whether food products and their derivatives, medicines and cosmetic products are safe for consumption. in terms of health and in terms of teaching Islam. For this reason, consumers must know what are the factors that influence consumer behavior towards cosmetic products that are not labeled halal? And what is the perception of the 2018 Islamic economic law students regarding cosmetic products that are not labeled halal?. The purpose of this study was to find out the perceptions of Islamic economic law students class 2018 about cosmetics that are not labeled halal in relation to consumer behavior. The nature of this research is field research. The type of research used in this research is descriptive and uses data collection techniques using interviews, documentation, and observation. In an interview with a 2018 Islamic Economic Law student, the data was processed using a qualitative analysis method using the inductive reasoning method. Based on the results of the study, the most dominant factor influencing consumer behavior in purchasing non-halal labeled cosmetic products by students of the Faculty of Sharia class 2018 INSURI Ponorogo includes several factors, namely close friends, self factors and environmental factors.