cover
Contact Name
Dimas Dewa Darma
Contact Email
dprasajamuda@gmail.com
Phone
+6285273274206
Journal Mail Official
dprasajamuda@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mahakam Raya No.16 Lingkar Barat, Kec. Gading Cempaka lingkar Barat Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Keperawatan
ISSN : 2527368X     EISSN : 26214385     DOI : https://doi.org/10.51851/jrmk.v6i1
Core Subject : Health,
The focus and scopes of the journal include surgical nursing, emergency nursing, gerontological nursing, community nursing, mental health nursing, pediatric nursing, maternity nursing, nursing leadership and management, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing, and education in nursing. The journal is published regularly in Juni and December every year.
Articles 125 Documents
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Makan Anak Masa Pandemi Covid 19 Di Wilayah Puskesmas Tanjungpinang Wati, Liza; Yusnaini Siagian; Linda Widiastuti; Umu Fadhilah; Soni Hendra Sitindaon; Utari Yunie Atrie
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v6i2.448

Abstract

Masa pandemi membuat anak cenderung kurang menyantap makanan yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya dan memilih makanan yang disenangi saja. Menjaga imunitas anak yang sedaaktif sementara pembatasan sosial membuat orang tua mendapat kendala dalam memenuhi nutrisi anak. Kegiatan dirumah baik WFH (work from home) maupun SFH (school from home) sama-sama memicu stres dan lelah bagi orangtua dan anak-anaknya. Jika hal tersebut tidak dikelola dengan baik, stres berpotensi menurunkan nafsu makan anak. Hal ini bisa berdampak pada kurangnya asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang optimal sekaligus membangun sistem imun tubuh yang kuat, imun tubuh menjadi penting kala pandemi. Tujuan Penelitian untuk mengetahui Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Makan Anak di Puskesmas Tanjungpinang. Desain metode penelitian ini adalah studi korelasi. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak di wilayah Puskesnas Tanjungpinang sebanyak 405 orang. Sampel penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia balita dan sekolah sebanyak 61 dengan teknik sampling yang diambil dengan accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Teknik analisis yang dilakukan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian didapatkan pada usia dan jenis kelamin (p value = 0,00), indeks massa tubuh (IMT) adalah 0,048 (p value = 0,71), pengetahuan adalah 0,762 (p value = 0,00), sikap adalah 0,337 (p value = 0,00), aktivitas fisik adalah 0,322 (p value = 0,01), psikologis adalah 0,762 (p value = 0,00), dan pola pemberian makan adalah 0,293 (p value = 0,02). Berdasarkan hasil penelitian terdapat korelasi antara usia, jenis kelamin, pengetahuan, sikap, aktivitas fisik, psikologis dan pola pemberian makan dengan perilaku makan anak.
Analisis Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Pre Sectio Caesarea Di Rsi Siti Khadijah Palembang , Cindy Putri Aurel; Putinah; Asih Fatriansari; Latifah; Abdul Syafei
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v7i1.449

Abstract

Latar belakang : Di Indonesia angka kejadian sectio caesarea telah melewati batas tertinggi WHO yaitu 15,3% dari sampel 20.591 ibu yang bersalin dalam 5 tahun terakhir yang disurvei dari 33 provinsi. Sectio caesarea  yang merupakan salah satu bentuk intervensi medis terencana yang biasanya memerlukan waktu cukup lama, sehingga sangat berisiko terhadap keselamatan jiwa seseorang dan dapat menyebabkan pasien mengalami kecemasan. Tujuan Penelitian : Mengetahui perbedaan teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan kecemasan pada pasien pre sectio caesarea. Metode Penelitian : Menggunakan desain pra experimental dengan rancangan penelitian One-group pre and post test. Teknik pengambilan sampel menggunakan  purposive sampling. Jumlah responden pasien pre sectio caesarea sebanyak 12 responden. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil Penelitian: Menunjukkan pasien pre sectio caesarea sebelum diberi teknik relaksasi genggam jari  didapatkan nilai rata-rata  yaitu 20,50 dan setelah diberi teknik relaksasi mengalami penurunan nilai rata-rata menjadi 12,58. Hasil uji statistik menunjukkan nilai P-Value adalah sebesar 0,000  ≤ α 0,05. Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat ada perbedaan teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan kecemasan pada pasien pre sectio caesarea di RSI Siti Khadijah Palembang.
EFEKTIFITAS E-LEARNING TENTANG MUTU PELAYANAN RUMAH SAKIT TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DI POLIKLINIK RS X DENPASAR Apilianti Dewi, Yuliyanti; I Wayan Artana; IGAA. Sherlyna Prihandhani
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v7i1.451

Abstract

Manajemen mutu pelayanan sebagai salah satu pengetahuan yang harus dimiliki perawat, namun beberapa study menunjukan masih rendahnya pengetahuan perawat terkait dengan mutu pelayanan. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan adalah dengan pendidikan yang berkesinambungan. Perkembangan teknologi mendorong berbagai instansi kesehatan memanfaatkan sistem e-learning untuk meningkatkan efektifitas dan fleksibilitas pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektifitas e-learning mutu pelayanan Rumah Sakit terhadap tingkat pengetahuan perawat. Metode kuantitatif observasional retrospektif, jumlah sampel 26 orang dipilih dengan metode simple random sampling. Analisis data mengunakan wilcoxon sign rank test. Hasil penelitian didapatkan rata-rata tigkat pengetahuan pre-test 63,07 dan post-test 95,38, dengan beda rata-rata 32,31. Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai p-value = 0,001 < 0,05 maka dapat disimpulkan ada efektifitas e-learning mutu pelayanan Rumah Sakit terhadap tingkat pengetahuan perawat di Poliklinik RS X Denpasar. Manajemen keperawatan diharapkan terus mengembangkan e-learning sebagai media pembelajaran secara berkesinambungan sebagai upaya dalam meningkatkan pengetahuan perawat
HUBUNGAN KELELAHAN KERJA DENGAN TEKANAN DARAH PADA PEGAWAI DI WILAYAH PERIMETER PELABUHAN PADANGBAI Ayuniyanti, Diyas; I Made Putu Wira Kusuma Putra; I Putu Artha Wijaya; I Nyoman Sutresna
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v7i1.457

Abstract

Tekanan darah tinggi adalah kondisi medis yang secara signifikan meningkatkan risiko kematian. Peningkatan tekanan darah pada pegawai banyak dipengaruhi pekerjaan salah satunya kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelelahan kerja dengan tekanan darah pada pegawai di wilayah perimeter Pelabuhan Padangbai. Penelitian ini merupakan studi deskriptif korelasional dengan pendekatan crossectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2023 hingga Januari 2024. Sampel terdiri dari 158 pegawai dan ditentukan dengan teknik proportional stratified random sampling. Data primer penelitian dikumpulkan melalui wawancara menggunakan instrumen kuesioner pengukuran tekanan darah. Kelelahan kerja pegawai diukur menggunakan kuesioner Swedish Occupational. Fatigue Index (SOFI). Hubungan antara kelelahan kerja dan tekanan darah dianalisis menggunakan Uji Korelasi Spearman's rho. Penelitian ini menemukan sebanyak 57,6% mengalami tingkat kelelahan sedang dan hanya 1,9% responden yang mengalami kelelahan berat. Terdapat hubungan yang signifikan antara kelelahan kerja dengan tekanan darah systolic (p = 0,002) dengan hubungan antar variabelnya sangat lemah (r = 0,249). Hubungan yang signifikan juga ditemukan antara kelelahan kerja dengan tekanan darah diastolic (p = 0,007) dengan hubungan antar variabelnya sangat lemah (r = 0,214). Kelelahan kerja pada pegawai di Wilayah Perimeter Pelabuhan Padangbai perlu mendapatkan perhatian. Perlu adanya edukasi mengenai pentingnya manajemen kelelahan kerja sehingga dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan
Aromatherapy Air Humidifier Terhadap Mual Muntah Pasien Post Operasi Istiqomah; Dimas Dewa Darma; Mawaddah
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v7i1.460

Abstract

Mual dan muntah merupakan efek tidak menyenangkan yang sering terjadi pasca operasi. Beberapa upaya untuk mengurangi kejadian mual dan muntah pasca operasi dapat dilakukan dengan beberapa strategi. Aromaterapi peppermint dengan cara dihirup atau inhalasi pada pasien pasca operasi dengan anestesi umum dapat menurunkan rata-rata frekuensi mual dan muntah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol pre-post-test. Populasi di penelitian ini adalah 40 pasien pasca operasi laparotomi. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel penelitian ini adalah konsekutif teknik pengambilan sampel. Analisis data menggunakan Wilcoxon dan Kruskal-Wallis pada α < 5%. Pada kelompok perlakuan, menurut SPO rumah sakit, terdapat perbedaan skor mual dan muntah sebelum dan sesudah pengobatan, namun tidak signifikan, dengan p-value sebesar 0,090. Terapi aromaterapi peppermint selama 15 menit dapat mengurangi rasa mual dan skor muntah pada kelompok intervensi, dengan nilai p 0,003.
Efektifitas Terapi Cermin Terhadap Peningkatan Fungsi Motorik Ekstremitas Atas Pada Pasien Stroke - Systematic Review Aprianto Guntur Irawan; Nurhayati Khaier; Kartini Kafiana R; Fira Awanis Hazrina; Dhea Natashia
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v7i1.469

Abstract

Latar Belakang: Kejadian stroke meningkat secara global dan menjadi penyebab ketiga dari kecacatan. Kerusakan akibat stroke seringkali menyebabkan gangguan motorik, sehingga sejumlah besar penderita stroke mengalami gangguan berkelanjutan pada anggota tubuh atas. Mengingat pentingnya fungsi anggota tubuh atas dalam aktivitas sehari-hari, perlu dilakukan penelitian terkait terapi neurorehabilitasi yang dapat meningkatkan fungsi anggota tubuh atas. Terapi Cermin (Mirror Therapy) sebagai teknik rehabilitasi yang relatif baru telah banyak diterapkan pada pasien stroke. Tujuan: Review sistematis ini bertujuan untuk meninjau dan mensintesis bukti klinis tentang penerapan terapi cermin pada pemulihan motorik anggota tubuh atas pada pasien stroke. Metode: Tiga basis data digunakan, yaitu PubMed, Cochrane, dan ProQuest untuk mencari literatur terkait terapi cermin dan pasca stroke. Kriteria inklusi yang digunakan adalah publikasi pada tahun 2016 hingga 2023, artikel berbahasa Inggris dan teks penuh, serta penelitian RCT atau studi eksperimental berdasarkan judul. Hasil: Dari total 5 artikel yang diperoleh dari sintesis menggunakan metode PRISMA yang telah direview secara sistematis dan dinilai kualitasnya, terdiri dari 3 artikel RCT dan 2 artikel studi eksperimental. Hasil dari semua penelitian menunjukkan bahwa kekuatan otot dan fungsi motorik pada pasien pasca stroke setelah diberikan intervensi terapi cermin mengalami peningkatan pada fungsi motorik anggota tubuh atas yang mengalami hemiparesis, dengan demikian meningkatkan kemandirian aktivitas sehari-hari pada pasien. Diskusi: Review sistematis ini memberikan bukti bahwa efek terapi cermin pada pasien pasca stroke dalam meningkatkan pemulihan fungsi motorik anggota tubuh atas selama rehabilitasi efektif sebagai terapi tambahan untuk pasien yang menjalani rehabilitasi pasca stroke standar.  
Pengaruh Tandem Walking Exercise Terhadap Penurunan Resiko Jatuh Pada Lansia di Panti Tresna Werdha Pagar Dewa Provinsi Bengkulu Maritta Sari; Nengke Puspita Sari; Weni Sulastri
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v7i1.508

Abstract

Lansia adalah lanjutan tahapan proses kehidupan individu memiliki ciri khusus yakni menurunnya fungsi organ tubuh, menurunnya fungsi dan sistem tubuh secara fisiologis. Seiring bertambahnya usia, tubuh manusia akan mengalami perubahan otot, tulang dan sendi. Terjadi kemunduran dan perubahan morfologis pada otot menyebabkan perubahan fungsional otot, yaitu penurunan kekuatan, kontraksi otot, elastisitas dan fleksibilitas otot. Masalah yang sering terjadi pada lansia dikenal dengan sindromgeriatri. Sindromgeriatri merupakan Penurunan keseimbangan pada lansia meningkatkan risiko jatuh hingga 2,9 kali atau hampir 3 kali lipat dibanding lansia yang tidak mengalami penurunan keseimbangan. Kejadian jatuh pada lansia bisa berdampak serius mulai dari cedera ringan hingga mengalami kecacatan, disabilitas dan dapat menyebabkan kematian. Upaya yang dapat dilakukan untuk untuk menurunkan risiko jatuh pada lansia perlu dilakukan latihan Tandem Walking Exercise. Tandem Walking adalah Jalan tandem (tandem stance) merupakan metode gerakan latihan yang dapat meningkatkan kekuatan otot pada daerah musqle quadriceps, dimana musculo quadriceps merupakan salah satu anggota tubuh yang bertugas untuk meluruskan lutut dan menekuk hip (panggul) Jalan tandem merupakan salah satu dari jenis latihan keseimbangan (balance exercise). Metodologi penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan pendekatan one group pre-test post-test design Populasi dalam penelitian ini adalah 30 lansia yang mengalami sindromgeriatri di Panti Tresna Werdha. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi penurunan resiko jatuh pada lansia dengan analisis bivariate menggunakan Wilcoxon Test didapatkan p value = 0,005 yang berarti ada pengaruh pemberian intervensi Tandem Walking Exercise terhadap resiko jatuh pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Pagar Dewa Bengkulu.
PEGARUH TERAPI RELAKSASI BENSON UNTUK MENURUNKAN ANSIETAS PADA PASIEN PRE OPERASI Sutri, Sutri Yani; Rizka Wahyu Utami; Dimas Dewa Darma
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v7i1.509

Abstract

Pre operasi merupakan suatu bagian dari keperawatan perioperatif dan persiapan awal sebelum memasuki ruang operasi Pada pesien yang akan melakukan operasi pasien akan mengalami perubahan psikologis seperti perasaan Ansietas dalam menghadapi penyakitnya dan rasa takut pada proses operasi yang akan dijalaninya. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi benson dalam menurunkan kecemasan pada pasien sebelum pre operasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan cara quasi experiment, metode penelitian yang digunakan eksperimen menggunakan uji wilcoxone. Jenis desain dalam penelitian ini berbentuk pre tes dan post tes. Data tingkat kecemasan didapatkan dengan menggunakan daftar pertanyaan HARS (Skala Ansietas). Instrumen yang digunakan untuk intervensi penelitian adalah SOP. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 orang. Tehnik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Analisis menunjukkan bahwa nilai p = 0,000 p yang berarti bahwa ada pengaruh relaksasi terapi benson terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi.
Pengaruh Relaksasi Genggam Jari pada Nyeri Akut Post Debridement Ulkus Diabetikum Nengke Puspita Sari; Sari, Maritta
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 7 No. 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v7i2.386

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan komplikasi umum pasien DM yang tidak dapat mengontrol kadar gulah darah, ulkus ini termasuk dalam kondisi serius yang perlu segera ditangani dengan menjalani debridement untuk mencegah kerusakan saraf lebih lanjut. Dampak yang timbul setelah post debridement adalah nyeri yang disebabkan oleh luka bekas operasi, nyeri yang timbul harus segera ditangani agar tidak timbul komplikasi seperti syok neurogenik. Untuk mengatasi nyeri post debridement diperlukan penatalaksanaan manajemen nyeri menggunakan non farmakologi salah satunya terapi relaksasi genggam jari untuk menurunkan skala nyeri pada pasien post debridemen ulkus diabetikum. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana penerapan relaksasi genggam jari dalam menurunkan nyeri post debridement ulkus diabetikum. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan penurunan skala nyeri, sebelum dilakukan intervensi skala nyeri pasien 6 dan setelah dilakukan tindakan terjadi penurunan skala nyeri pasien 0. Dengan tehnik relaksasi genggam jari dapat dilakukan post debridement ulkus diabetikum dalam mengurangi nyeri.
EFEKTIVITAS TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF DAN TEKNIK IMAJINASI TERBIMBING TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI Hafid, Muh Anwar; Riyadhatul Jinan; Risnah
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 7 No. 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v7i2.458

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi yang bersifat abnormal, dimana jumlah hipertensi terus meningkat setiap tahunnya yang diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 milliar orang terkena hipertensi, dan 10,44 juta orang meninggal tiap tahunnya akibat hipertensi dan komplikasinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas antara terapi relaksasi otot progresif dan teknik imajinasi terbimbing terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental dengan rancangan penelitian Two Group Pre test and Post test Desaign dengan teknik purposive sampling, besar sample 36 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu Terapi relaksasi otot progresif dan teknik imajinasi terbimbing. Setiap kelompok mendapatkan perlakuan selama 15 menit dilakukan setiap hari selama enam hari. Setiap perlakuan dilakukan pengukuran tekanan darah pre dan post. Hasil penelitian menggunakan uji Friedman, Wilcoxon, Kruskal-Wallis, Mann Whitney menunjukkan bahwa tekanan darah sistolik, diastolik pada masing-masing kelompok mengalami penurunan, terapi relaksasi otot progresif 9,89 mmHg dan 7,73 mmHg (p value = 0,000 α <0,05),teknik imajinasi terbimbing 4,2 mmHg dan 3,2 mmHg (p value = 0,000 α <0,05). Disimpulkan bahwa terapi relaksasi otot progresif lebih efektif daripada teknik imajinasi terbimbing dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Sebagai perawat diharapkan dapat menerapkan terapi seperti terapi relaksasi otot progresif dan teknik imajinasi terbimbing sebagai alternatif terapi non farmakologik dalam penanganan klienHipertensi.

Page 9 of 13 | Total Record : 125