cover
Contact Name
Hardi Hamzah
Contact Email
jurnalvisika@gmail.com
Phone
+6285242480990
Journal Mail Official
jurnalvisika@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rambutan 1 Koya Timur, Jayapura
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
JURNAL FISIKA PAPUA
ISSN : -     EISSN : 29633702     DOI : https://doi.org/10.31957/jfp
URNAL FISIKA PAPUA diterbitkan oleh Universitas Cenderawasih dibawah pengelolaan Jurusan Fisika FMIPA Universitas Cenderawasih. Jurnal ini terbit dua kali setahun (Februari dan Agustus) dengan tujuan sebagai media komunikasi ilmiah bidang fisika dan penerapannya yang diangkat dari hasil penelitian atau kajian pustaka. Redaksi menerima naskah dengan ketentuan penulisan sesuai dengan template yang telah disediakan. Naskah yang masuk ke Redaksi JURNAL FISIKA PAPUA akan diseleksi oleh Dewan Penyunting. Naskah yang disetujui untuk diterbitkan secara online.
Articles 56 Documents
Analisis Struktur Lapisan Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Schlumberger Vertikal di Kompleks Perumahan Dosen Uncen Kali Acai, Kulurahan VIM, Distrik Abepura, Kota Jayapura Mantiri, Steven Yohanes Yulianus; Alwendzani, Vinexa; Napitupulu, Daniel; Sutarman, Tatang
Jurnal Fisika Papua Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v2i2.88

Abstract

Research on the analysis of the structure of the soil layer using the Vertical Schlumberger Geoelectric method in the Lecturer Housing Complex of Uncen Kali Acai, VIM Village, Abepura District, Jayapura City. This study aims to determine the soil layer, determine the location and depth of the soft soil layer, determine the soft and hard soil. Data retrieval using geoelectric resistivity method with vertical Schlumberger configuration. The instrument used for subsurface surveys is the HV 500 AK resistivity meter. Field measurements obtained electric current and voltage values and then calculated the apparent resistivity values obtained from analysis using IP2win software to see the distribution profile, depth, and thickness of the soil layer.After doing research in the field, it can be seen that the subsurface structure at the research site is dominated by soft clay material with a resistivity value of 0.24 -692.00 Ωm. . In addition, there is a layer of hard rock in the form of a mixture of limestone with a resistivity value of 1181.00 - 8319.00 Ωm.. And the types of subsurface rocks found at the research site are clay, sandstone and limestone.
Hubungan Sunspot Terhadap Unsur Unsur Iklim di Wilayah Papua Wenda, Pitera; Tulak, Noper; Sinaga, Ego Srivajawaty
Jurnal Fisika Papua Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v2i2.89

Abstract

Matahari sebagai pengendali utama iklim memancarkan gelombang elektormagnetik dalam bentuk radiasi gelombang pendek yang menembus atmosfer hingga sampai kepermukaan bumi. Tinggi rendahnya suhu udara di atmosfer ditentukan oleh besar kecilnya intensitas radiasi matahari yang masuk ke atmosfer bumi. Salah satu factor yang mempengaruhi intensitas radiasi matahari adalah bintik matahari (sunspot). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara sunspot terhadap unsur-unsur iklim di wilayah Papua. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuntitaif melalui analisis trend dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bilangan sunspot bulanan selama periode tahun 2012 hingga tahun 2021 memiliki trend yang menurun sedangkan unsur-unsur iklim, suhu udara, kelembaban udara,dan curah hujan memiliki trend yang beravarisi pada setiap stasiun. Adapun hubungan antara bilangan sunspot dengan unsur-unsur iklim menunjukkan hubungan searah dan berlawan arah dengan korelasi berkisar antara -0,03 sampai 0,36.
Simulasi Pengaruh Kedalaman Kolam Penenang, Ukuran Pipa Pesat, dan Tinggi Efektif Pada Daya Keluaran Pembangkit Listrik Mikrohidro Rahman, Rahman; Payage, Yohanis; Ngaderman, Hubertus; Sutarman, Tatang
Jurnal Fisika Papua Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v2i2.90

Abstract

Telah dilakukan Penelitian guna mengetahui nilai-nilai parameter yang berkaitan dengan Pembangkit Listrik Mikrohidro. Parameter yang digunakan dalam penelitian adalah jari-jari pipa pesat, kedalaman kolam penenang, tinggi efektif dari pusat turbin ke dasar kolam penenang, efesiensi turbin dan efisiensi generator. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Simulasi dengan peralatan penunjang MS Excel berdasarkan persamaan-persamaan hasil rumusan. Pembangkit listrik dengan skala mikro atau rumahan yang mempertimbangkan ketersedian sumber daya alam yang dapat dikonversi menjadi energi listrik. Memberikan pemahaman baik kepada penulis, pembaca, maupun masyarakat agar mampu memanfaatkan sumber potensi alam yang berada di wilayah silimo suku ngalik, yaitu sungai keniaghay yang menkonversikan energi gerak menjadi energi listrik di wilayah tersebut.
Penggunaan Karbon Nano Fiber Dari Tempurung Kelapa Untuk Pengolahan Limbah Tahu Rasydah Nur Tuada
Jurnal Fisika Papua Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v1i2.108

Abstract

Dalam limbah cair tahu terkandung logam berat Fe dalam jumlah di atas nilai standar mutu limbah cair. Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan karbon nano fiber dari tempurung kelapa untuk proses penyerapan logam berat Fe (III) yang terkandung dalam limbah tahu. Langkah yang dilakukan dalam proses adsorpsi adalah memasukkan limbah tahu yang telah dicampur dengan aquades yang memiliki perbandingan 1/10 ml. Limbah diolah menggunakan karbon aktif dengan variasi massa 200gr, 400gr, 600gr, 800gr, dan 1000gr. Sebelum di uji limbah terlebih dahulu didestruksi untuk menghilangkan atau memisahkan kandungan ion lain. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi awal Fe(III) sebesar 5,009 dan setelah diolah diperoleh konsentrasi berturut-turut sebesar 3,866, 3,602, 1,642, 0,993, dan 0,767. Penggunaan karbon nano fiber dari tempurung kelapa efektif dalam mengungari konsentrasi Fe(III) pada limbah tahu. Semakin banyak massa karbon yang digunakan dalam pengolahan limbah tahu maka konsentarasi Fe(III) semakin rendah.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Berdasarkan Pengalaman dan Pengetahuan Awal Terhadap Pemahaman Konsep Fisika Peserta Didik Kelas XI IPA SMAN 2 Parepare Faizal Amir
Jurnal Fisika Papua Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v1i2.109

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis: (1) perbedaan pemahaman konsep fisika yang signifikan antara yang diajar menggunakan pendekatan pembelajaran berdasarkan pengalaman dengan yang diajar secara konvensional pada peserta didik, (2) perbedaan pemahaman konsep fisika yang signifikan antara yang diajar menggunakan pendekatan pembelajaran berdasarkan pengalaman dan yang diajar dengan pembelajaran konvensional pada peserta didik untuk kelompok yang memiliki pengetahuan awal tinggi, (3) perbedaan pemahaman konsep fisika yang signifikan antara yang diajar menggunakan pendekatan pembelajaran berdasarkan pengalaman dan yang diajar dengan pembelajaran konvensional pada peserta didik untuk kelompok yang memiliki pengetahuan awal rendah, (4) interaksi antara pendekatan pembelajaran berdasarkan pengalaman dengan pengetahuan awal dalam mempengaruhi pemahaman konsep fisika. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasi experimental dengan menggunakan desain non randomized pretest-posttets control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA SMAN 2 Parepare yang berjumlah 210 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 3 dengan jumlah peserta didik 35 orang dan XI IPA 4 dengan jumlah peserta didik 35 orang. Berdasarkan analisis deskriptif didapatkan bahwa skor rata-rata pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan pendekatan pembelajaran berdasarkan pengalaman adalah sebesar 21,40 dan standar deviasinya 3,34, sedangkan skor rata-rata pemahaman konsep fisika yang diajar secara konvensional adalah sebesar 18,80 dan standar deviasinya 2,36. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika yang signifikan antara yang diajar menggunakan pendekatan pembelajaran berdasarkan pengalaman dengan yang diajar secara konvensional pada peserta didik, (2) terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika yang signifikan antara yang diajar menggunakan pendekatan pembelajaran berdasarkan pengalaman dan yang diajar dengan pembelajaran konvensional pada peserta didik untuk kelompok yang memiliki pengetahuan awal tinggi, (3) tidak terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika yang signifikan antara yang diajar menggunakan pendekatan pembelajaran berdasarkan pengalaman dan yang diajar dengan pembelajaran konvensional pada peserta didik untuk kelompok yang memiliki pengetahuan awal rendah, (4) terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran berdasarkan pengalaman dengan pengetahuan awal dalam mempengaruhi pemahaman konsep fisika.
Effect of Adding Packaged Cooking Oil on the Density of Red Fruit Oil (Pandanus Conoideus L.) Rahman, Rahman; Dahlan, Khaeriah; Napitupulu, Daniel; Papilaya, Eva
Jurnal Fisika Papua Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v3i2.87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan minyak goreng kemasan terhadap kepadatan minyak buah merah (Pandanus Conoideus L.). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan minyak goreng kemasan terhadap sifat fisik minyak buah merah, khususnya kepadatannya. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen di Laboratorium Fisika Lanjut FMIPA Universitas Cendewarasih. Sampel minyak buah merah diperoleh dengan cara pembelian langsung dari pengolah buah merah ternama di Kota Jayapura, yaitu dari rumah produksi Pak Made. Minyak goreng diperoleh dari pembelian minyak goreng yang tersedia di Kota Jayapura. Kebaruan penelitian ini terletak pada penelitiannya tentang pengaruh penambahan minyak goreng kemasan terhadap kepadatan minyak buah merah. Penelitian ini memberikan wawasan tentang sifat fisik minyak buah merah dan bagaimana sifat-sifat tersebut berubah ketika minyak goreng ditambahkan. Hal ini penting untuk mendeteksi praktik penipuan dalam bisnis minyak buah merah, di mana minyak goreng sering dicampur dengan minyak buah merah untuk menambah volume tetapi menurunkan kualitas. Penelitian menunjukkan bahwa massa jenis minyak buah merah hampir sama dengan massa jenis minyak goreng. Jika minyak goreng ditambahkan pada minyak buah merah dengan perbandingan maksimal 1:2, penambahan minyak goreng tidak akan terdeteksi dari hasil pengukuran massa jenis jika warna minyak buah merah tidak berubah drastis.
Studi Literatur: Pengaruh Tingkat Radiasi Matahari terhadap Kualitas dan Pertumbuhan Tanaman Selada Qonitatin, Ummi; Sudarti, Sudarti; Yushardi, Yushardi
Jurnal Fisika Papua Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v3i1.99

Abstract

Budidaya tumbuhan selada kali ini tergolong merupakan tumbuhan yang butuh akan sinar radiasi matahari. Terlihat ketika selada diletakkan pada suatu daerah yang kurang akan sinar radiasi matahari memiliki kondisi visualisasi yang lebih rendah dari segi diameter batang, luas daun serta kekokohan dari tanaman itu sendiri. Akan tetapi, tumbuhan yang tumbuh di daerah minim akan radiasi matahari juga memiliki keunggulan tersendiri. Hal ini dapat dibuktikan dengan rasa dan juga panjang batang dari tanaman tersebut. Keadaan ini dapat terjadi karena adanya beberapa faktor yakni adanya hormon auksin pada suatu tanaman serta adanya kandungan senyawa flavonoid. Terlepas dari setiap keunggulan dan kelemahan pada setiap kondisi tanaman, sinar radiasi matahari terbilang cukup berpengaruh dalam proses pertumbuhan serta pengembangan kualitas suatu tanaman, hal ini dikarena radiasi matahari nantinya akan juga berpengaruh pada tingkat suhu serta kelembapan udara yang nantinya akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan tanaman itu sendri. Hasil ini juga didukung oleh banyaknya teori-teori yang mengungkapkan bahwasannya pengaruh radiasi matahari terhadap pertumbuhan serta kualitas suatu tanaman sangatlah besar. Dari penelitian-penelitan tersebut maka dapat juga diambil suatu kesimpulan bahwasannya pertumbuhan serta kualitas yang ada pada suatu tanaman dipengaruhi oleh banyak hal mulai dari suhu, kelembapan udara, lamanya penyinaran serta tingkat radiasi dari sinar matahari. Apabila salah satu dari itu semua tidak terpenuhi maka akan mengurangi tingkat kesegaran serta rasa dari tanaman itu sendiri.
Analisis Pengaruh Radiasi Matahari Terhadap Perubahan Suhu di Sumbersari Jember Ainiyah, Ummi Zahrotul; Sudarti, Sudarti; Yushardi, Yushardi
Jurnal Fisika Papua Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v3i1.100

Abstract

Penelitian mengenai Radiasi Matahari dan Suhu Lingkungan di Desa Sumbersari Kecamatan Sumbersari yang berjudul Analisis Pengaruh Radiasi Matahari Terhadap Perubahan Suhu di Sumbersari Jember. Kegiatan penelitian ini dilakukan guna untuk mengetahui pengaruh dari radiasi terhadap perubahan suhu lingkungan. Dengan adanya kegiatan penelitian atau survey ini untuk mengetahui permasalahan-permasalahan yang ada. Pada penilitian yang dilakukan akan membahas mengenai pengaruh radiasi terhadap suhu yang ada di lingkungan Desa Sumbersari. Kegiatan penilitian dilakukan pada tanggal 7-9 Oktober 2023 yaitu pada hari Sabtu hingga hari Senin. Metode yang dilakukan yaitu penelitian menggunakan bantuan berupa aplikasi di smartphone yang dapat digunakan untuk melihat perubahan suhu disetiap jamnya, aplikasi yang digunakan yaitu berupa aplikasi BMKG. Setelah penelitian dilakukan, maka didapatkan hasil yang dapat menjawab permasalahan yang ada. Berdasarkan penelitian yang dilakukan radiasi matahari mempengaruhi perubahan suhu pada lingkungan. Faktanya perbedaan suhu pada setiap jam dapat dipengaruhi oleh radiasi matahari. Ketika hari semakin siang, maka yang akan terjadi yaitu suhu temperatur akan mencapai titik tertinggi. Kemudian pada saat pagi hari ataupun malam hari suhu yang terjadi mulai menurun.
Optimalisasi Manajemen Laboratorium sebagai Penunjang Akademik dalam Pembelajaran Fisika di SMAN Arjasa Jember Triwulandari, Ike; Fauziah, Najma Zahiroh; Fatimah, Umi; Marspinta, Defina Saghy; Saputra, Aji Bagus Maulana; Putri, Oktaria Ayu Regilia; Nuraini, Lailatul; Harijanto, Alex
Jurnal Fisika Papua Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v3i1.101

Abstract

ABSTRACT This research aims to optimize laboratory management as academic support in the physics learning process at SMAN Arjasa Jember. Through this research, it is hoped that it can provide a good learning experience for students and increase the effectiveness of physics learning. The research methods used were direct observation, interviews, and literature study. The data collected includes information about the condition of the physics laboratory, existing facilities and infrastructure, as well as the performance of the lab structure in managing the physics laboratory at SMAN Arjasa. The results of the research conducted show that the management of the physics laboratory at SMAN Arjasa Jember is optimal. Sufficiently complete practical equipment and materials, good maintenance and supervision of equipment, and skilled teachers in using the laboratory as a learning tool. However, there are several shortcomings in laboratory management at this high school, namely regarding cleanliness in the laboratory itself. Based on the data obtained, several things are recommended to improve physics laboratory management at SMAN Arjasa Jember. Things that can be done are improving cleanliness in the physics laboratory at SMAN Arjasa. It is hoped that by optimizing physics laboratory management, physics learning at SMAN Arjasa Jember can become more comfortable, interactive and effective. In addition, students can also develop their understanding and practical skills in physics, and gain a better learning experience. Keywords: Physics Laboratory Management, Effectiveness, learning, practicum ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen laboratorium sebagai penunjang akademik dalam proses pembelajaran fisika di SMAN Arjasa Jember. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang baik bagi siswa serta dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah pengamatan secara langsung, wawancara, dan studi literatur. Data yang dikumpulkan meliputi informasi tentang kondisi laboratorium fisika, sarana dan prasarana yang ada, serta kinerja struktur lab dalam memanajemen laboratorium fisika di SMAN Arjasa. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa manajemen laboratorium fisika di SMAN Arjasa Jember sudah optimal. Peralatan dan bahan praktikum yang cukup lengkap, pemeliharaan dan pengawasan terhadap peralatan yang baik, serta terampilnya guru dalam menggunakan laboratorium sebagai sarana pembelajaran. Namun terdapat beberapa kekurangan dalam manajemen laboratorium di sma ini yakni mengenai kebersihan di dalam laboratorium itu sendiri. Berdasarkan data yang diperoleh, direkomendasikan beberapa hal untuk meningkatkan manajemen laboratorium fisika di SMAN Arjasa Jember. Hal hal yang dapat dilakukan yaitu dengan meningkatan kebersihan di laboratorium fisika di SMAN Arjasa. Diharapkan dengan optimalisasi manajemen laboratorium fisika, pembelajaran fisika di SMAN Arjasa Jember dapat menjadi lebih nyaman, interaktif, dan efektif. Selain itu, siswa juga dapat mengembangkan pemahaman dan keterampilan praktis mereka dalam fisika, serta memperoleh pengalaman belajar yang lebih baik. Kata kunci: Manajemen Laboratorium Fisika, Efektivitas, belajar,praktikum
Analisis Standarisasi Laboratorium IPA dalam Mendukung Proses Belajar Pembelajaran di MA Darus Sholah Jember Zahra, Rosa Fahriatuz; Sari, Amalia Nurdina; Aqila, Dayang Nur; Maharani, Arinda; Puspitasari, Nara Ratih Nur; Lajuardi, Arini Maulidiya; Nuraini, Lailatul; Harijanto, Alex
Jurnal Fisika Papua Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v3i1.125

Abstract

Laboratorium sekolah yang baik harus memenuhi kelengkapan peralatan dan memperhatikan fasilitas penunjang sebagaimana yang ditetapkan oleh Permendiknas No. 24 Tahun 2007 tentang standarisasi laboratorium. Dalam era pendidikan modern, laboratorium dianggap sebagai sarana yang penting untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui standarisasi laboratorium IPA di MA Darus Sholah Jember. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengambilan data melalui obseravasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laboratorium di MA Darus Sholah Jember memenuhi standar manajemen laboratorium yang baik. Hal ini dapat dilihat dari beberapa aspek seperti perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, dan pengembangan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa daya dukung alat dan bahan seharusnya ditata kembali dan disesuaikan dengan klasifikasi yang meliputi berat, sifat, alfabet, dan jenis lainnya. Dengan adanya klasifikasi tersebut dapat memudahkan untuk mencari dan memakai alat dan bahan yang akan digunakana.