cover
Contact Name
Hardi Hamzah
Contact Email
jurnalvisika@gmail.com
Phone
+6285242480990
Journal Mail Official
jurnalvisika@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rambutan 1 Koya Timur, Jayapura
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
JURNAL FISIKA PAPUA
ISSN : -     EISSN : 29633702     DOI : https://doi.org/10.31957/jfp
URNAL FISIKA PAPUA diterbitkan oleh Universitas Cenderawasih dibawah pengelolaan Jurusan Fisika FMIPA Universitas Cenderawasih. Jurnal ini terbit dua kali setahun (Februari dan Agustus) dengan tujuan sebagai media komunikasi ilmiah bidang fisika dan penerapannya yang diangkat dari hasil penelitian atau kajian pustaka. Redaksi menerima naskah dengan ketentuan penulisan sesuai dengan template yang telah disediakan. Naskah yang masuk ke Redaksi JURNAL FISIKA PAPUA akan diseleksi oleh Dewan Penyunting. Naskah yang disetujui untuk diterbitkan secara online.
Articles 56 Documents
Pore Pressure Estimation Using Bowers Methods in Shale Gas Reservoir Jambi Sub-Basin Benny A. Bungasulu
Jurnal Fisika Papua Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v1i2.13

Abstract

  Pore pressure prediction has important implications in determining the success of a drilling activity. Information of subsurface pore pressure prediction in hydrocarbon exploration and production is very important. For geologist this information can be used to determine of hydrocarbon generation and maturation within a basin, while for petroleum engineer pore pressure prediction is very important to maintain the production rate and for drilling engineer this information is useful for mud weigh and casing designs prior drilling activities to prevent blow out. This study is conducted in the well A and B, Field "X", Jambi Sub-Basin. Wells A and B have problems when drilling operations are carried out, such as blow out and pipe sticking which causes high non-productive time (NPT). So, optimum pore pressure prediction analysis must be carried out to avoid downhole problems in the implementation of further development well drilling. First, this study identifies the mechanism of overpressure formation, then predicts pore pressure using the Bowers method and subsequently performs modeling of subsurface 3D pore pressure. The results of the analysis showed that overpressure occurred in the Gumai and Talang Akar Formations, overpressure mechanism in the formation was caused by compaction, fluid expansion (kerogen maturation), and based on analysis of 3D pore pressure modeling many overpressure zones were found in the Gumai Formation, Jambi Sub-Basin
Profil Peningkatan Literasi Sains Peserta Didik pada Pembelajaran Fisika di Sekolah Menengah Pertama Anisa Eka Mauladhani; Indah Ayu Safitri; Arini Azrin Fakhira; M. Fatur Rohman; I Ketut Mahardika; Singgih Baktiarso
Jurnal Fisika Papua Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v2i1.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun kesadaran literasi sains pada pembelajaran fisika di SMP tahun 2022. Berdasarkan data PISA, Indonesia berada diperingkat rendah pada bidang sains, membaca, dan metematika. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kajian Pustaka. Keberhasilan pembelajaran literasi sains ditunjukkan apabila peserta didik memahami apa yang dipelajari serta dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Literasi sains dinilai cocok dan penting dalam mengembangakan pembelajaran fisika tahun 2022.
Tradisi Masyarakat Suku Osing Pada Peristiwa Gerhana Bulan Singgih Baktiarso; Era Cahayati; Amalia Rosyida Indriyani; Lailiatul Istianah; I Ketut Mahardika
Jurnal Fisika Papua Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v2i1.16

Abstract

Gerhana bulan dapat terjadi ketika bulan menutupi bayangan bumi. Gerhana bulan ini hanya dapat terjadi pada saat posisi Matahari, Bumi dan Bulan berada pada satu garis lurus atau hampir lurus dan pada saat Bulan sedang dalam fase bulan purnama. Dalam menyikapi peristiwa gerhana bulan, terdapat perbedaan diantara masyarakat. Beberapa mengaitkan gerhana bulan yang terjadi dengan berbagai persepsi yang berkembang di masyarakat mereka. Salah satu tradisi masyarakat suku osing di Banyuwangi saat terjadi gerhana bulan. Masyarakat di sekitar jika mempunyai hewan ternak yang bertelur ataupun tanaman palawija yang sedang mengalami pertumbuhan akan dibangunkan dengan dipukul menggunakan kain, dan wanita yang hamil diwajibkan mandi disungai dengan posisi kepala menghadap ke aliran sungai.
Peranan Perkembangan Sains dalam Perkembangan Teknologi Transportasi Pesawat Sebagai Sumber Belajar Fisika Kamalia Zahra Ratna Sari; Mayang Maharika; Raras Pratita Ardana
Jurnal Fisika Papua Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v2i1.17

Abstract

Tujuan dalam penulisan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara mendalam pengaruh-pengaruh sains pada perkembanga teknologi sebagai pembelajaran fisika. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif-analitis yaitu metode yang mendeskripsikan suatu objek yang diteliti melalui data yang telah dikumpulkan apa adanya tanpa melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. Sayap merupakan komponen penting yang ada pada badan pesawat yang berfungsi untuk menghasilkan kecepatan yang mampu mengimbangi gesekan dengan udara, sehingga bisa menghasilkan gaya angkat dan mampu mengatasi berat badan pesawat. Sayap pesawat terbang memiliki bentuk lebar dan panjang yang berfungsi agar aliran udara dapat bergerak lebih cepat di sayap bagian atas dari pada bagian bawah pesawat. Sisi atas pesawat lebih melengkung menyebabkan kecepatan udara dibagian atas lebih cepat dari pada bagian bawah, sehingga tekanan diatas pesawat lebih rendah daripada di bawah pesawat. Perbedaan tekanan tersebut menghasilkan gaya angkat pesawat terbang. Pesawat dapat terangkat keatas apabila berat dari pesawat lebih ringan daripada gaya angkat pesawat. Pesawat dapat terbang bergantung pada kecepatan, berat, dan lebar pesawat itu sendiri.
Peranan Laboratorium Fisika dalam Menunjang Pembelajaran Fisika di SMA Nara Ratih Nur Puspitasari; Flapreliani Syafa Shabitna; Diva Kanaya Anggraeni; Febby Putri Wulandari; Singgih Baktiarso; I Ketut Mahardika
Jurnal Fisika Papua Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v2i1.18

Abstract

Anggapan sebagai mata pelajaran yang penting, fisika diajarkan sebagai mata pelajaran tersendiri dengan berbagai pertimbangan. Kajian teori dan pengamatan di laboratorium fisika merupakan dua komponen esensial pendidikan fisika yang saling bergantung dan tidak dapat dipisahkan. Keduanya tidak dapat dipisahkan, saling melengkapi, dan saling bergantung. Fisika dipandang sebagai proses dan produk, sehingga belajar fisika dengan sukses membutuhkan fokus pada pembelajaran yang efektif dan efisien. Kelas fisika memberi siswa kesempatan untuk memperluas dan menyempurnakan pemikiran mereka. Kemampuan kognitif ini membantu dalam mencapai tingkat pendidikan yang lebih tinggi dan membantu dalam penyelesaian masalah sehari-hari. Laboratorium sangat penting bagi keberhasilan kegiatan pendidikan di sekolah. Laboratorium adalah tempat di mana eksperimen dan investigasi dalam fisika, kimia, biologi, dan disiplin ilmu lainnya dilakukan. Siswa dapat mendemonstrasikan dan membuktikan fenomena alam dan konsep fisika yang dibahas melalui kegiatan praktikum langsung.
Analisis Deskriptif Perbandingan Data Sekunder Gravitasi GGMplus Terhadap Data Gravitasi Lapangan Panas Bumi Gunung Lawu dan Data Gravitasi Stasiun Referensi (gravity base station) di Pulau Papua Bangkit Sudrajad
Jurnal Fisika Papua Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v2i1.22

Abstract

Penelitian dengan metode gravitasi dapat dilakukan menggunakan data primer maupun data sekunder. Data sekunder gravitasi berguna untuk survei pendahuluan pada target geologi yang besar atau sulit dijangkau di lapangan. Data sekunder gravitasi GGMplus merupakan data model gravitasi global yang memiliki resolusi sangat tinggi. Namun sebelum memanfaatkan data sekunder gravitasi GGMplus untuk tujuan penelitian, perlu diketahui seberapa akurat data tersebut dibandingkan data pengukuran langsung di lapangan. Pada kajian ini penulis melakukan validasi melalui analisis deskriptif perbandingan data gravitasi GGMplus terhadap data gravitasi lapangan panas bumi Gunung Lawu dan data gravitasi stasiun referensi di Pulau Papua. Dari hasil analisis yang dilakukan diperoleh bahwa data gravitasi GGMplus mampu memberikan nilai anomali gravitasi dengan akurasi yang baik pada titik pengukuran yang berada pada lokasi dengan kontur topografi yang tidak kasar dan pada kondisi litologi yang tidak terlalu kompleks. Sedangkan pada lokasi titik pengukuran dengan kondisi sebaliknya, data gravitasi GGMplus memiliki keterbatasan untuk menangkap anomali yang dangkal atau anomali dari struktur yang terlalu lokal.
Analisis Struktur Lapisan Tanah Untuk Keperluan Pencarian Deposit Air Tanah Dengan Metode Geolistrik Resistivitas Schlumberger Vertikal Di Kampung Padang Pasir, Kelurahan Sentani Kota, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura Steven Y.Y. Mantiri; Daniel Napitupulu
Jurnal Fisika Papua Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v2i1.23

Abstract

Penelitian tentang analisis struktur lapisan tanah untuk keperluan pencarian deposit air tanah dengan metode geolistrik resistivitas dilakukan di Kampung Padang Pasir, Kelurahan Sentani Kota, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lapisan tanah yang mengandung air tanah dan menduga kedalaman lapisan air tanah (lapisan akuifer). Penelitian dengan metode geolistrik ini menggunakan konfigurasi elektroda Schlumberger secara vertikal – 1 dimensi (sounding). Metode yang digunakan adalah metode survei lapangan dan analisis geofisika lanjutan. Metode survei lapangan yaitu pengukuran menggunakan alat geolistrik Resistivity Meter merek IRES T300f. Metode analisis geofisika lanjutan yaitu pengolahan data pengukuran dengan bantuan perangkat lunak geolistrik sounding yaitu IP2Win version 3.0.1 versi bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa titik-titik survei memiliki kemiripan struktur lapisan dan kesamaan litologi tanah yaitu didominasi oleh batuan ultramafik serta pasiran kasar dan halus. Lapisan yang mengandung air tanah (akuifer) ditemukan pada semua titik penelitian yang terdiri atas lapisan akuifer dangkal dan akuifer dalam, tidak terdapat akuifer menengah. Lapisan akuifer dangkal pada titik 1 dengan resistivitas 83,10 Ωm pada kedalaman 17,80 m dengan ketebalan 17,40 m dan pada titik 2 dengan resistivitas 31,50 Ωm pada kedalaman 5,27 m dengan ketebalan 5,05 m. Lapisan akuifer dalam pada titik 1 dengan resistivitas 7,70 Ωm pada kedalaman 61,70 m dan pada titik 2 dengan resistivitas 28,00 Ωm pada kedalaman 5,27 m dengan ketebalan 5,05 m. Jenis akuifer yang terdeteksi adalah akuifer yang jernih karena berada di lingkungan batuan keras ultramafik dan pasiran terasosiasi dengan tanah, kerikil dan kerakal.
Peningkatan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (Higher Order Thinking Skills) Peserta Didik Menggunakan Modul Pembelajaran Fisika Yang Berbasis Pendekatan Saintifik Materi Suhu Dan Perubahannya Midah Nurhidayah; Febri Listianingrum; Wahyu Kumala Sari
Jurnal Fisika Papua Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v2i1.24

Abstract

The purpose of this study is to find out the increase in the HOTS of students using learning modules based on a scientific approach to the material of temperature and its changes. The sample taken in this study was 34 students of grade 7 MTs. Jayapura City State. This study uses a classroom action research method that uses 3 cycles to determine the increase in HOTS. The results showed that in learning using the module, students' HOTS increased with the n-Gain value of the cycle (1) of 0.57, (2) of 0.58, and (3) of 0.64 with an average n-Gain value. of 0.60 medium categories. Based on this, it can be concluded that students have sufficient higher-order thinking skills (HOTS).
Pengaruh Penambahan Air Laut Terhadap Nilai Tegangan Bio Baterai Kulit Semangka (Citrullus Lanatus) Maria Elisabeth Tambui Yokit; Rahman Rahman; Wahyu Kumala Sari
Jurnal Fisika Papua Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v2i1.26

Abstract

The purpose of this study was to analyze the stress value of a mixture of watermelon rind with mineral water and a mixture of watermelon rind and seawater concerning time. The benefit of this research is to provide information about the stress value of the mixture of watermelon rind with mineral water and to provide information about the stress value of the mixture of watermelon rind and seawater. The method that will be used is experimental by testing its tension using a multimeter. The results obtained in this study are: A mixture of watermelon rind with mineral water produces a voltage value in the range of 568 mV - 4280 mV, but the research data has not shown a pattern. The mixture of watermelon rind with seawater produces a voltage value in the range of 338 mV-4240 mV. At the same time of measurement, the number of cells is proportional to the voltage value. The value of the voltage is inversely proportional to the length of the measurement. Keywords: voltage, watermelon, mineral water, sea waters
Model Konsep Hukum Ampere dan Penerapannya Untuk Menentukan Arus Listrik Di dalam Material-Material Semikonduktor Hubertus Ngaderman; Ego Srivajawaty Sinaga
Jurnal Fisika Papua Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v2i1.27

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memverifikasikan konsep hukum Ampere secara teoritis dan mengadopsi konsep tersebut guna mencari arus listrik di dalam divais-divais berbasis material semikonduktor. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah mengkaji secara teoritis konsep tentang hukum Ampere dan membuktikan hukum tersebut di dalam bahasa matematis, oleh karena itu dihadirkan piranti matematis yaitu operator del yang menjadikan divergensi dan curl di dalam usaha untuk membuktikan kebenaran hukum Ampere. Bukan hanya meninjau operator matematis, tetapi juga sedikit komputasi untuk menghitung arus listrik di dalam material semikonduktor dan dioda junction. Di dalam membuktikan ketiadaan arus listrik di dalam arah sejajar medan magnet material semikonduktor dan dioda junction, digunakan divergensi medan magnet. Untuk membuktikan adanya arus listrik di dalam material semikonduktor dan dioda junction, digunakan curl medan magnet.