cover
Contact Name
Hardi Hamzah
Contact Email
jurnalvisika@gmail.com
Phone
+6285242480990
Journal Mail Official
jurnalvisika@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rambutan 1 Koya Timur, Jayapura
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
JURNAL FISIKA PAPUA
ISSN : -     EISSN : 29633702     DOI : https://doi.org/10.31957/jfp
URNAL FISIKA PAPUA diterbitkan oleh Universitas Cenderawasih dibawah pengelolaan Jurusan Fisika FMIPA Universitas Cenderawasih. Jurnal ini terbit dua kali setahun (Februari dan Agustus) dengan tujuan sebagai media komunikasi ilmiah bidang fisika dan penerapannya yang diangkat dari hasil penelitian atau kajian pustaka. Redaksi menerima naskah dengan ketentuan penulisan sesuai dengan template yang telah disediakan. Naskah yang masuk ke Redaksi JURNAL FISIKA PAPUA akan diseleksi oleh Dewan Penyunting. Naskah yang disetujui untuk diterbitkan secara online.
Articles 56 Documents
Analisis Mekanisme Perubahan Energi Angin Menjadi Energi Listrik Firdausi, Syarifatul Ummah; Sudarti, Sudarti; Yushardi, Yushardi
Jurnal Fisika Papua Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v3i1.126

Abstract

Energi angin adalah sumber daya yang sangat berlimpah dan terbarukan yang dapat digunakan untuk mengoperasikan suatu mesin dan menghasilkan energy listrik. Turbin angin adalah bagian dari peralatan mekanis yang dimaksud. Terbukti bahwa Indonesia memiliki kecepatan angin yang relatif sedang dengan kecepatan angin rata-rata 2 m/s hingga 6 m/s. Di negara ini, laju pertumbuhan penduduk dan kebutuhan energi listrik meningkat, namun produksi riil dari sektor energi tidak dapat mengimbangi laju konsumsi energi yang terus meningkat. Batu bara, minyak, dan gas alam masih menjadi sumber energi utama di negara ini hingga saat ini. Jumlah energi, terutama minyak bumi, menjadi semakin langka, dan cadangan energi fosil semakin menipis dan tidak dapat diandalkan. Maka untuk menalangi energi yang terbatas tersebut kita dapat menggunakan energi angin sebagai sumber dalam menghasilkan energi listrik yang mana energi angin ini sendiri energi yang jumlahnya tak terbatas.
Evaluasi Dampak Lingkungan Dari Penggunaan Plastik Sekali Pakai Jannah, Nur Azizatul; Sudarti, Sudarti; Yushardi, Yushardi
Jurnal Fisika Papua Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v3i1.127

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang masih memiliki permasalahan krusial dalam hal polusi sampah plastik. Sampah adalah material yang tidak digunakan lagi dan dibuang setelah pemakaian pertama. Sampah dapat berasal dari berbagai sumber, seperti rumah tangga, industri, dan proses alam. Kehadiran sampah plastik memiliki banyak ancaman bagi lingkungan dan kesehatan. Maka dari itu, tujuan dari penulisan artikel ini ialah untuk melakukan evaluasi terkait dampak lingkungan dari penggunaaan plastik sekali pakai. Metode yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan model literatur review. Hasilnya menunjukkan bahwa Plastik sekali pakai telah memberikan dampak yang serius terhadap lingkungan. Polusi plastik sekali pakai berdampak pada ratusan spesies perairan dan darat, biasanya melalui belitan atau tertelan, yang mengakibatkan dampak lingkungan yang tidak diinginkan.
Studi Literatur: Metode Pengolahan Sampah Organik Untuk Mengurangi Limbah di Pemukiman Putri, Najihah Meilani; Sudarti, Sudarti; Yushardi, Yushardi
Jurnal Fisika Papua Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v3i1.128

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang menyumbang sampah terbesar di dunia. Jenis sampah organik menempati proporsi terbesar dari total produksi sampah yang ada, dan penyumbang sampah organik terbesar adalah rumah tangga. Oleh sebab itu, tujuan dari penulisan artikel ini ialah melakukan analisis terhadap pengembangan metode pengolahan sampah organik untuk mengurangi limbah di pemukiman. Metode yang digunakan ialah kualitatif berbasis literatur review. Hasilnya menunjukkan bahwa salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak negatif sampah organik rumah tangga selain pembuatan pupuk dan permen fermentasi ialah dengan pembuatan Eco-enzyme. Eco-enzyme merupakan larutan senyawa organik kompleks yang tercipta dari fermentasi limbah dapur berupa kulit buah dan limbah sayuran. Eco- enzyme pun selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk, hand sanitizer, serta inovasi aromaterapi dengan penambahan minyak atsiri.
Pemodelan Modul Fotovoltaik Sederhana menggunakan Matlab/Simulink Waimbo, Korinus
Jurnal Fisika Papua Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v3i1.154

Abstract

Meningkatkan performa teknologi fotovoltaik (PV) membutuhkan pemahaman karakteristik kelistrikan dari modul PV. Salah satu karakteristik kelistrikan modul PV ditunjukan oleh kurva arus-tegangan (I-V) dan kurva daya-tegangan (P-V). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model sederhana modul PV untuk memahami karakteristik kurva I-V dari modul PV. Desain model dan simulasi hasil dilakukan menggunakan perangkat lunak Matlab/Simulink. Modul PV Solarex MSX-60 dipakai sebagai referensi untuk validasi model. Hasil simulasi menunjukan bahwa arus, tegangan dan daya keluaran dari modul PV sangat dipengaruhi oleh tingkat iradiansi, temperatur modul dan material semikonduktor yang digunakan
Analisis Jaringan Tegangan Rendah (JTR) Untuk Memperbaiki Jatuh Tegangan Gardu Distribusi Passo Tahalele, Thony Johny; Yesaya, Mey Chyntia
Jurnal Fisika Papua Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v3i1.160

Abstract

Sistem tenaga listrik merupakan sistem pembangkit tenaga listrik sistem transmisi dan sistem distribusi. Sistem distribusi terbagi menjadi dua jenis yaitu, distribusi tegangan menengah (distribusi Primer) yang kapasitasnya 20 kV dan distribusi tegangan rendah (distribusi sekunder) yang kapasitasnya 220/380 V. Sistem distribusi berperan sebagai penyaluran dan pendistribusian tenaga listrik pada masing-masing beban atau konsumen sesuai kebutuhannya. Sistem distribusi merupakan bagian terakhir dari seluruh sistem tenaga listrik. Salah satu gangguan yang terjadi pada saluran distribusi adalah jatuh tegangan atau sering disebut drop tegangan. Jatuh tegangan adalah besarnya tegangan yang hilang pada suatu konduktor. Gangguan tersebut diakibatkan oleh panjangnya suatu penghantar pada saluran distribusi tegangan menengah, hal ini sangat menarik untuk di analisa dan dipahami karena pengaruh dari gangguan tersebut mengakibatkan pelayanan yang buruk bagi konsumen. Hasil studi aliran daya (load flow) dengan penggunaan penghantar 25 mm2 menunjukan regulasi tegangan (voltage regulation/VR) diatas 4 % terjadi pada beban atau node A13 s/d A31 dan B1 s/d B21, hal ini dikarenakan pada bus tersebut terjadi jatuh tegangan (voltage drop) sebesar 8,9 s/d 11,3 V atau tegangan pada bus tersebut sebesar 208,7 s/d 211,1 V. Penyebab terjadinya jatuh tegangan disebabkan adanya rugi tegangan akibat hambatan (R) dan reaktansi (X) yang cukup besar pada penghantar tersebut.Hasil studi aliran daya (load flow) dengan penggunaan penghantar 35 mm2 menunjukan regulasi tegangan (voltage regulation/VR) dibawah 4 %, disebabkan hambatan (R) dan reaktansi (X) tidak sebesar pada penghantar 25 mm2.
Pendugaan Lapisan Akuifer Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis Konfigurasi Schlumberger Secara Vertikal di Perumahan BTN Wamena, Kabupaten Jayawijaya Mantiri, Steven Y. Y.; Bungkang, Yusuf; Wenda, Christina Aprilia
Jurnal Fisika Papua Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v3i1.164

Abstract

Penelitian tentang pendugaan akuifer air tanah dilakukan di perumahan BTN Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Penelitian ini bertujuan untuk menduga letak dan kedalaman lapisan akuifer. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei lapangan. Survei lapangan menggunakan survei metode geolistrik tahanan jenis dengan konfigurasi Schlumberger secara vertikal (sounding). Penelitian ini menggunakan alat geolistrik IRES T300f. Nilai resistivitas dihitung berdasarkan nilai beda potensial dan kuat arus listrik yang tercatat pada alat geolistrik. Data hasil pengukuran diolah dengan menggunakan perangkat lunak IP2WIN untuk menentukan letak dan kedalaman lapisan akuifer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lapisan akuifer ditemukan pada 3 (tiga) titik pengukuran. Pada titik 1, lapisan akuifer terdapat pada lapisan 7 dan 9. Lapisan 7 memiliki nilai resistivitas 6,288 Ωm dengan kedalaman 16 m – 29,37 m tergolong lapisan akuifer bebas. Lapisan 9 memiliki nilai resistivitas 3,903 Ωm dengan kedalaman 63,35 m – 118,7 m tergolong lapisan akuifer tertekan. Pada titik 2, lapisan akuifer terdapat pada lapisan 4, 8 dan 10. Lapisan 4 memiliki nilai resistivitas 4,825 Ωm dengan kedalaman 7,614 – 8,909 m tergolong akuifer bebas. Lapisan 8 memiliki nilai resistivitas 5,079 Ωm dengan kedalaman 20,53 m – 39,11 m tergolong lapisan akuifer tertekan. Lapisan 10 memiliki nilai resistivitas 7,91 Ωm dengan kedalaman 84,82 m – 188 m tergolong lapisan akuifer tertekan. Pada titik 3, lapisan akuifer terdapat pada lapisan 8, yang memiliki nilai resistivitas 5,267 Ωm dengan kedalaman 28,46 m – 59,45 m tergolong akuifer tertekan. Air tanah yang terkandung dalam lapisan-lapisan akuifer pada setiap titik pengukuruan cenderung keruh karena lebih banyak mengandung lempung sebagai lapisan pelindung atau kedap air.
Study Literature: Application of The Principles of Thermodynamics, Thermal Expansion and Heat Transfer in Daily Life Shofia, Amira; Khatimah, Sheylla Husnul; Maharani, Luthfiyyah; Putri, Salma Dewi; Rezki, Della Miftahul; Ersa, Putri Amalia; Yulianti, Weni; Chania, Zeli Afriani
Jurnal Fisika Papua Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v3i2.180

Abstract

Thermodynamics belongs to the group of physics that contains material about calories and their transfer. The concepts of thermodynamics, thermal accumulation, and heat transfer are not only found in everyday life, but the principles of thermodynamics are also used in the use of industrial tools and technologies. The purpose of this research is to find out the tools, fields, and any activity that uses the principles of thermodynamics, heat transfer, and fertilization in its application. This study uses a method of literature review by analyzing 30 relevant articles and focusing on the application of the principles of thermodynamics, thermal absorption, and heat transfer in life. The results of the study found that thermodynamics, thermal accumulation, and heat transfer play an important role in a variety of activities such as the manufacture of debris, wheat, plywood, and brick, as well as in the use of electronic devices such as refrigerators, hair dryers, and hand dryers. In addition, the principle of thermodynamics is applied in industrial technologies such as mini generators, steam power plants, and the ceramic industry. The results of this study show that the laws of thermodynamics are widely applied in various aspects of life, both on a domestic and industrial scale.
Model of Metal-Oxide-Semiconductor Contact Characteristics and Carrier Impurity Concentration in Depletion and Oxide Regions Ngaderman, Hubertus; Sinaga, Ego Srivajawaty
Jurnal Fisika Papua Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v3i2.196

Abstract

The aim of this research is to obtain characteristic modeling for forward and reverse voltages and the role of oxide as a barrier in the contact between metal semiconductors. When a forward or reverse voltage is applied, both types of  semiconductor exhibit different characteristics. In this study, only these types are considered. The carrier concentration impurity within the semiconductor, width of the oxide material, depletion region, and active region are also reviewed.  The method used was to examine the concept of a metal – oxide – semiconductor contact. In addition, the basic concept of energy bands is used to explain carrier flow events in semiconductors, which present band gaps, conduction band levels, and valence energy levels. The first research result is the characteristics of a metal – oxide – semiconductor-type connection  when a negative and positive voltage  is applied to a metal plate. The second is to find an equation for determining the concentration of substrate impurities. This equation shows the concentration of impurities in the semiconductor and the width of the oxide material, depletion region, and active region.
Analysis of the Effect of Sound Dampening on Ship Engines Based on Tofu Dregs Composite Material (Glycine Max (L) Merill) Wijaya, Belqis Risky; Ilmah, Aurista Miftahatul; Risdianto, Anauta Lungiding Angga; Prasetyo, Taufan; Iswidodo, Windra; Sahari, Sahari
Jurnal Fisika Papua Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v3i2.197

Abstract

Noise in the engine room of a ship is a significant problem that can affect the health and comfort of crew members. This study aimed to evaluate the potential of tofu dregs as a sound insulation material in the form of a composite of carbon black and talak duco. The research method included making composite specimens with variations in composition, followed by testing the sound absorption coefficient using the impedance tube method. The results showed that the specimen with 30% tofu dregs, 45% carbon black, and 25% talak duco produced the highest sound absorption coefficient of 0.24. These findings show that tofu dregs have potential as an environmentally friendly and economical sound insulation material and can be used to reduce noise in ship engine rooms. This study contributes to the development of natural fiber-based insulation materials in the maritime industry.
Simple Python-Based Application for Transforming Apparent Resistivity Data from Schlumberger Configuration to Wenner Configuration Using the Linear Filter Method Kareth, Zakaria Victor; Bowaire , Anike Nelce; Haselo, Linus
Jurnal Fisika Papua Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v3i2.203

Abstract

Research has been conducted regarding the design of a simple Python-based application to transform apparent resistivity values ​​from the Schlumberger configuration into apparent resistivity values ​​from the Wenner configuration using the linear filter method. The application developed was then validated using field data measurements from two different locations, namely Nendali Village in the East Sentani district and Buper Waena in the Heram Jayapura district. At each measurement point, two Vertical Electrical Sounding (VES) measurements were performed using Schlumberger and Wenner configurations. The apparent resistivity values ​​from the Schlumberger configuration were transformed using the application created, and the results were compared with observational data from the Wenner configuration. Field data were taken for as many as six samples per logarithmic cycle, with the Schlumberger AB/2 configuration electrode spacing equal to the Wenner configuration electrode spacing. The maximum stretch lengths in Nendali and Buper villages were 26 m and 40 m, respectively. The research results show a match between the apparent resistivity values ​​of the Wenner configuration obtained from field observations and the transformation results. This suitability was demonstrated qualitatively through the similarity of the apparent resistivity curve trend between the transformed and field observation data. Quantitatively, this suitability is shown by the slope value of the comparison curve of field observation data and transformed data, which in Nendali and Buper Villages is 0.75 and 0.98, respectively. The conclusion of this study is that a simple application that has been designed and created can be used to transform apparent resistivity values ​​from the Schlumberger configuration to the Wenner configuration. A comparison between the transformed data and field observation data shows that suitability is highly dependent on the quality of the field data.