cover
Contact Name
Riza Bahtiar Sulistyan
Contact Email
lppm@itsm.ac.id
Phone
+6287855327130
Journal Mail Official
lppm@itsm.ac.id
Editorial Address
Jl. Sumatra No.118-120, Tegal Boto Lor, Sumbersari, Kec. Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Relasi : Jurnal Ekonomi
ISSN : 02162431     EISSN : 25029525     DOI : https://doi.org/10.31967/relasi
Relasi : Jurnal Ekonomi is an open access journal on economics, management, accounting, and business. This journal published two times a year (January and July) by Institut Teknologi dan Sains Mandala. E-ISSN 2502-9525, P-ISSN 0216-2431. Focus and scope - Economics Development, Micro and Macro Economics, Entrepreneurship, Human Resource Management, Financial Management, Marketing Management, Strategic Management, Operating Management, Accounting Behavior, Public Sector Accounting, Accounting Management, Tax, Business Development, and Business Innovation.
Articles 320 Documents
Determinasi Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor: Analisis Peran E-Samsat dan Sanksi Perpajakan melalui Kesadaran Wajib Pajak Predi Mahbub; Dyah Purnamasari
Relasi : Jurnal Ekonomi Vol 22 No 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v22i1.1798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan sistem Elektronik Samsat (E-Samsat) dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor dengan kesadaran wajib pajak sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap wajib pajak kendaraan bermotor di wilayah Samsat Kota Bandung III Soekarno-Hatta. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan E-Samsat dan sanksi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran wajib pajak. Selanjutnya, kesadaran wajib pajak terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Temuan penelitian ini juga menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak mampu memediasi pengaruh penerapan E-Samsat dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kepatuhan wajib pajak tidak hanya ditentukan oleh aspek digitalisasi layanan dan penegakan sanksi, tetapi juga oleh penguatan kesadaran wajib pajak melalui edukasi, sosialisasi, serta peningkatan kualitas pelayanan perpajakan daerah.
Efisiensi Perputaran Kas dan Piutang dalam Meningkatkan Profitabilitas Perusahaan Manufaktur di Indonesia Nina Sutiana; Wedi Rusmawan
Relasi : Jurnal Ekonomi Vol 22 No 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v22i1.1789

Abstract

Riset ditujukan untuk mengkaji bagaimana perputaran kas serta perputaran piutang terhadap profitabilitas industri manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Profitabilitas diukur memakai Return on Assets selaku penanda kinerja keuangan industri. Riset ini memakai metode kuantitatif dengan memanfaatkan regresi panel sebagai teknik analisis. Data dikumpulkan dari dokumen laporan keuangan tahunan industri manufaktur selama periode pengamatan. Sampel penelitian ditetapkan dengan menerapkan metode purposive sampling, yang menghasilkan dua puluh empat perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Proses Penentuan model regresi yang paling tepat dilakukan melalui penerapan uji Chow dan uji Hausman, yang kemudian menggambarkan jika Pendekatan Fixed Effect dianggap sebagai opsi analisis yang paling tepat digunakan. Menurut hasil analisis, perputaran kas tidak berdampak besar pada profitabilitas perusahaan manufaktur. Sebaliknya, perputaran piutang menunjukkan pengaruh positif terhadap profitabilitas. Hal ini menggambarkan bahwa keberhasilan dalam mengelola piutang memiliki peran yang lebih kuat dibandingkan pengelolaan kas dalam meningkatkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Penelitian ini memberikan manfaat praktis untuk manajemen bisnis dalam proses membuat kebijakan pengelolaan modal kerja lebih efektif untuk mengoptimalkan hasil kinerja finansial.
Studi Netnografi: Financial Well-Being (FWB) pada Ibu Rumah Tangga di Aplikasi Komunitas Tiktok Inge Cellianada Cahyono; Dwi Cahyono; Budi Santoso
Relasi : Jurnal Ekonomi Vol 22 No 2 (2026): Juli - Desember
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v22i2.1867

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana komunitas TikTok memengaruhi kesejahteraan finansial (FWB) ibu rumah tangga Indonesia melalui analisis netnografi, mengatasi kesenjangan pemahaman interaksi sosial digital dalam keuangan pribadi. Menggunakan pendekatan netnografi kualitatif berbasis grounded theory, penelitian menganalisis 25 transkrip komentar TikTok dari video tentang topik keuangan seperti menabung, belanja, dan investasi. Data dikumpulkan melalui tangkapan layar, dikodekan secara induktif (open, axial, selective), dan diintegrasikan menggunakan memo writing untuk mengidentifikasi pola dan tema. Temuan menunjukkan TikTok sebagai ruang sosialisasi finansial informal dan dukungan sosial, membentuk FWB melalui bentuk seperti tabungan kecil dan investasi aman, dinamika solidaritas komunitas, serta faktor psikologis, sosial, dan digital. Ibu rumah tangga merundingkan makna FWB (misalnya kecukupan, keamanan, stres, pemberdayaan) melalui narasi pribadi, simbol visual (emoji, tabel), dan praktik komunikasi, mengubah tantangan individu menjadi resiliensi kolektif. Implikasi praktis: Pembuat kebijakan dan lembaga keuangan dapat memanfaatkan TikTok untuk program edukasi keuangan sensitif gender, merancang aplikasi inklusif dan kampanye yang mempromosikan dukungan rekan untuk meningkatkan FWB. Implikasi sosial: Studi ini meningkatkan kesadaran FWB dalam konteks digital, memperkuat solidaritas perempuan, dan mengurangi stres finansial di kelompok rentan, berkontribusi pada kesetaraan gender dan kesejahteraan mental di rumah tangga Indonesia. Originalitas: Penelitian ini memelopori eksplorasi netnografi FWB di ruang digital, fokus pada ibu rumah tangga Indonesia, menjembatani kesenjangan kualitatif dalam literatur yang didominasi kuantitatif dan menyoroti peran TikTok dalam pemberdayaan finansial informal.
Work–Life Balance Mahasiswa Pekerja: Peran Manajemen Waktu, Burnout, dan Self-Efficacy Sartika Rahma; Suhermin Suhermin
Relasi : Jurnal Ekonomi Vol 22 No 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v22i1.1879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen waktu terhadap work-life balance dan self-efficacy pada mahasiswa yang bekerja. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis pengaruh burnout terhadap work-life balance dan self-efficacy pada mahasiswa yang bekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuesioner sebagai instrumen dalam teknik pengumpulan data. Data dikumpulkan menggunakan teknik sampel jenuh, yaitu seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Dalam penelitian ini, sebanyak 137 mahasiswa STIESIA Surabaya yang bekerja dipilih sebagai responden. Selanjutnya, teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen waktu berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap work-life balance. Sementara itu, burnout berpengaruh positif dan signifikan terhadap work-life balance. Selain itu, manajemen waktu berpengaruh positif dan signifikan terhadap self-efficacy, dan burnout juga berpengaruh positif serta signifikan terhadap self-efficacy. Selanjutnya, self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap work-life balance pada mahasiswa yang bekerja.
Investigasi Peran Mediasi Self-Efficacy pada Pengaruh Digital Transformation terhadap Employee's Future Competencies dalam Lanskap Perguruan Tinggi Modus Tunggal PJJ Arif Wibowo; Dwi Cahyono; Diyah Probowulan
Relasi : Jurnal Ekonomi Vol 22 No 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v22i1.1877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi peran mediasi self-efficacy pada pengaruh digital transformation directed towards employee's terhadap employee's future competencies di Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu). Di tengah pesatnya adopsi teknologi di sektor pendidikan tinggi, khususnya pada institusi modus tunggal Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), terdapat tantangan krusial mengenai bagaimana digitalisasi mampu membentuk kapabilitas SDM. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sensus terhadap 131 pegawai, di mana 107 responden memberikan respon yang layak untuk dianalisis. Temuan uji hipotesis menunjukkan bahwa digital transformation directed towards employee's dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee's future competencies secara langsung. Namun, ketika self-efficacy dimasukkan sebagai mediator, pengaruh langsung tersebut menjadi tidak signifikan, yang membuktikan terjadinya mediasi sempurna (full mediation). Hasil Uji Sobel memperkuat peran self-efficacy sebagai jembatan psikologis mutlak yang mengubah paparan teknologi menjadi kapabilitas fungsional nyata. Penelitian ini menyarankan manajemen universitas untuk memprioritaskan penguatan keyakinan diri karyawan melalui pemberdayaan psikologis dan integrasi alur kerja digital untuk menutup celah kompetensi analitis modern.
Strategic Resilience in Public Service Delivery: Lessons from a Post-Pandemic Adaptive Governance Model Harjono Harjono; Yitno Puguh Martomo; Dion Candra Wardana; Bambang Supriadi
Relasi : Jurnal Ekonomi Vol 22 No 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v22i1.1876

Abstract

The COVID-19 pandemic catalyzed unprecedented changes to the governance ecosystem of public service delivery, redirecting scholarly and policy interest from operational continuity to strategic resilience. By integrating recent literature from 2020 to 2026, it constructs a framework of strategic resilience in public service provision. This study follows a Systematic Literature Review (SLR) approach according to PRISMA 2020 guidelines combining bibliometrics visualization and analyzes 54 peer-reviewed articles indexed in Scopus and Web of Science. The results show a decisive shift in the conceptualization of strategic resilience from crisis-response resilience to transformation-oriented strategic resilience. Five intertwined determinants coalesce into a number of foundational dimensions: adaptability, digital maturity, collaborative governance, institutional flexibility, and leadership agility. These findings demonstrate that strategic resilience is not only about bouncing back from disruption but also the reconfiguration of institutional arrangements, interdependence of digital infrastructures, and sustainable public value in epistemic uncertainty. By grafting dynamic capability theory onto adaptive governance and public value theory, the study presents a cross-cutting model of resilience as not just an ad hoc crisis device but instead a long tail governance paradigm. The suggested framework advances theoretical knowledge in the field while providing practical guidance for policymakers striving to embed resilience within public sector reform agendas. Longitudinal quantitative methods will be an excellent opportunity to continue testing out the robustness of the model across governance contexts.
Dinamika Pemasaran Batik yang Berfokus pada Pengalaman Pelanggan (Gen-Z) dalam Pengembangan Kinerja Citra Merek Galih Satriyo; Suwarso Suwarso; Fandi Ahmad
Relasi : Jurnal Ekonomi Vol 22 No 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v22i1.1888

Abstract

Perajin batik perlu membangun citra merek dan berkompetisi untuk memperoleh konsumen yang tetap setia menggunakan batik. Batik gajah oling Banyuwangi merupakan salah satu produk yang mulai dibangun citra mereknya kepada kaum milineal yang dikenal Gen-Z. Faktor lain selain dari brand image dalam membentuk kepuasan konsumen yaitu customer experience. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati penilaian pengalaman pelanggan batik gen-z dan dampaknya dalam membentuk citra merek yang dibangun oleh perajin batik. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa para perajin batik sudah membuat desain batik yang sudah mencerminkan usia dan karakteristik masing-masing segmen. Merek batik gajah oling dan beraneka ragam motif batik juga sudah mendapat pengakuan dari warga luar Banyuwangi. Selain itu teknik produksi juga sudah sesuai dengan perkembangan zaman yaitu teknik stamp (cap) dan bantuan teknologi komputer corel draw yang di buat menyerupai sablon untuk membuat motif yang di inovasi mewakili ekspresi diri konsumen segala segmen usia sebagai ekspresi diri pelanggan. Dari pengalaman pelanggan batik sudah sebagai bentuk kebanggaan nilai budaya, motif gajah oling yang identik dengan Batik Banyuwangi sehingga menjadikan nilai rasa kebanggan motif batik gajah oling dikenal oleh warga selain warga Banyuwangi.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Dukungan Organisasi dan Kinerja Karyawan: Pendekatan Mediasi Kepuasan Kerja Putri Wahyuni; Mira Yona; Habibuddin Nasution; Fadhila Zuria Arifin
Relasi : Jurnal Ekonomi Vol 22 No 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v22i1.1896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kepemimpinan transformasional dan dukungan organisasi terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Jumlah populasi dalam studi ini sebanyak 200 karyawan PT. Karya Teknik Utama. Teknik sampling menggunakan sampling total, dengan metode analisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) yang berbasis pada Partial Least Square (PLS) 4.0. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, sementara dukungan organisasi juga memberikan dampak positif terhadap kinerja. Di samping itu, kepuasan kerja terbukti berperan sebagai mediator dalam hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kinerja, kepemimpinan transformasional tidak hanya meningkatkan kinerja secara langsung, tetapi juga melalui peningkatan kepuasan kerja yang mendorong karyawan bekerja lebih optimal. Selanjutnya, dalam hubungan antara dukungan organisasi dan kinerja, kepuasan kerja juga berfungsi sebagai mediator yang signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa Dukungan organisasi yang baik mampu meningkatkan kepuasan kerja, yang selanjutnya berdampak pada peningkatan motivasi dan kinerja karyawan secara keseluruhan.
Membangun Kinerja Pegawai Sektor Publik: Peran Efikasi Diri dan Servant Leadership Melalui Motivasi Kerja Rafika Rafika; Mira Yona; Habibuddin Nasution; Farah Dieba Nasyawa Syahrila
Relasi : Jurnal Ekonomi Vol 22 No 2 (2026): Juli - Desember
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v22i2.1897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh efikasi diri dan servant leadership terhadap kinerja karyawan dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Jumlah responden dalam studi ini sebanyak 72 pegawai kantor camat bulang kota Batam, dengan metode analisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) yang berbasis pada Partial Least Square (PLS) 4. 0. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, sementara servant leadership juga memberikan dampak positif terhadap kinerja. Efikasi diri dan servant leadership juga memiliki pengaruh terhadap motivasi kerja. Di samping itu, motivasi kerja terbukti berperan sebagai mediator dalam hubungan antara efikasi diri dan kinerja karyawan, Efikasi diri yang tinggi meningkatkan motivasi kerja, yang selanjutnya mendorong peningkatan kinerja karyawan secara tidak langsung, Serta, dalam hubungan antara servant leadership dan kinerja karyawan, motivasi kerja juga berfungsi sebagai mediator yang signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa Servant leadership mampu meningkatkan motivasi kerja, yang kemudian menjadi mekanisme penting dalam mendorong peningkatan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
Strategi Pemasaran Berbasis Kualitas Produk dan Persepsi Harga: Peran Personal Selling dalam Membentuk Keputusan Pembelian Wesmi Huriyaty; Mira Yona; Habibuddin Nasution; Khania Shoimatul Fitria
Relasi : Jurnal Ekonomi Vol 22 No 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v22i1.1899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh Kualitas Produk dan Persepsi Harga terhadap Keputusan Pembelian dengan Personal Selling sebagai variabel mediasi. Teknik penentuan sampel menggunakan pendekatan 10 times rule berdasarkan jumlah indikator, sehingga jumlah responden yang diperoleh sebanyak 170 orang dan sesuai dengan kriteria analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) versi 4.0. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Keputusan pembelian, sementara persepsi harga juga memberikan dampak positif terhadap Keputusan pembelian. Serta kualitas produk dan persepi harga juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap personal selling. Di samping itu, personal selling terbukti berperan sebagai mediator dalam hubungan antara kualitas produk dan Keputusan pembelian, Kualitas produk yang baik akan memberikan dampak yang lebih optimal terhadap keputusan pembelian apabila didukung oleh aktivitas personal selling yang efektif. Serta, dalam hubungan antara persepsi harga dan Keputusan pembelian, personal selling juga berfungsi sebagai mediator yang signifikan. Hasil ini menunjukkan Persepsi harga yang positif akan semakin efektif mendorong keputusan pembelian apabila tenaga penjual mampu menjelaskan kesesuaian antara harga dan nilai produk yang diterima konsumen.