cover
Contact Name
Budi Februari
Contact Email
office@kampusakademik.co.id
Phone
+6282284525773
Journal Mail Official
budifebuari992@gmail.com
Editorial Address
Jl.Pedurungan Kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Sains Student Research
ISSN : -     EISSN : 30259851     DOI : https://doi.org/10.61722/jssr.v2i1.552
Core Subject : Education,
Fokus & Ruang Lingkup Jurnal Sains Student Research (JSSR), ISSN: (cetak), ISSN: (online) adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh CV. Kampus Akademik Publising . Jurnal Sains Student Research (JSSR) merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh dosen atau mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi,Hukum, . Jurnal ini terbit 1 tahun 6 kali (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,565 Documents
PEMBUATAN TERASI UDANG GALAH SEBAGAI PRODUK BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL Nur Hesty Safitri; Meilia Naswa Azahra; Evi Nur Fadhilah; Farah Erina Safitrah; Auliya Shobibah Savitri; Nabilah Azatil ‘Ismah; Sonja Verra Tinneke Lumowa; Dora Dayu Rahma Turista
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11110

Abstract

Terasi merupakan salah satu produk pangan tradisional yang dihasilkan melalui proses fermentasi dan termasuk dalam bioteknologi konvensional. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan terasi serta peran mikroorganisme dalam fermentasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis deskriptif terhadap tahapan pembuatan terasi, mulai dari pencucian udang rebon, pencampuran dengan garam, penjemuran, penghalusan, hingga proses fermentasi dan pencetakan. Hasil menunjukkan bahwa selama fermentasi terjadi perubahan fisik dan kimia, seperti perubahan warna, aroma, dan tekstur, yang disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme dalam menguraikan protein menjadi senyawa sederhana. Proses ini menghasilkan terasi dengan cita rasa khas serta daya simpan yang lebih lama. Dengan demikian, pembuatan terasi merupakan contoh penerapan bioteknologi konvensional yang memanfaatkan fermentasi untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah bahan pangan
Hubungan Paparan Kebisingan dengan Stres Kerja pada Proyek Rumah Sakit Amanah Medical Centre Banjarmasin Maulida Yanti; Arifin Arifin; Junaidi Junaidi
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11113

Abstract

Lingkungan kerja konstruksi, khususnya pada proyek pembangunan gedung bertingkat tinggi, merupakan sektor dengan risiko tinggi terhadap kesehatan kerja. Paparan kebisingan yang tinggi dari penggunaan alat berat dan operasional konstruksi menjadi stresor fisik utama yang berpotensi memicu timbulnya stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan kebisingan dengan stres kerja yang dialami oleh pekerja di Proyek Pembangunan Rumah Sakit Amanah Medical Centre Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 28 orang pekerja sebagai populasi. Data paparan kebisingan diukur secara objektif di lokasi kerja, sementara tingkat stres kerja diukur menggunakan kuesioner. Hubungan antara kedua variabel dianalisis menggunakan uji Korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pekerja proyek berada pada kategori Stres Kerja Sedang. Analisis Korelasi Pearson menunjukkan koefisien r = 0.436 dengan nilai signifikansi p = 0.020 lebih kecil dari α=0.05, disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara paparan kebisingan dengan stres kerja. Nilai r menunjukkan bahwa hubungan tersebut bersifat positif dengan kekuatan sedang, artinya semakin tinggi paparan kebisingan, semakin tinggi pula tingkat stres kerja yang dialami oleh pekerja. Temuan ini menegaskan pentingnya upaya pengendalian kebisingan secara ketat, baik melalui penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pendengaran yang tepat maupun intervensi rekayasa teknis.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA NY. D DENGAN GANGGUAN SISTEM ENDOKRIN: DIABETES MELITUS DI DESA KARANG JATI KABUPATEN BREBES Syifa Fazia; Slamet Wijaya
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11115

Abstract

Hiperglikemia adalah ciri khas diabetes melitus (DM), penyakit metabolik kronis yang disebabkan oleh penggunaan hormon insulin yang tidak efektif. Kasus DM di wilayah kerja Puskesmas Tonjong terus mengalami fluktuasi yang signifikan. Peran keluarga dan perawat selaku educator sangat esensial dalam manajemen perawatan mandiri lansia dengan DM. Tujuan: Melaksanakan asuhan keperawatan keluarga komprehensif pada Ny. D dengan Diabetes Melitus di Desa Karang Jati, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Metode: Desain penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, perumusan diagnosis, intervensi, implementasi, hingga evaluasi selama dua kali kunjungan rumah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil: Pengkajian menemukan Ny. D (70 tahun) mengalami badan lemas, kaki kesemutan, dan nilai GDS awal mencapai 545 mg/dl. Diagnosis prioritas. yang. ditegakkan. adalah. ketidakstabilan. kadar. glukosa. darah .dan. defisit pengetahuan. Implementasi keperawatan difokuskan pada manajemen hiperglikemia, edukasi kesehatan terstruktur, aplikasi terapi komplementer seduhan bubuk kayu manis, dan pengajaran senam kaki diabetik. Hasil evaluasi akhir menunjukkan masalah defisit pengetahuan teratasi penuh, sementara masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah teratasi sebagian dengan penurunan nilai GDS menjadi 448 mg/dl disertai berkurangnya rasa lemas dan kesemutan. Kesimpulan: Penerapan asuhan keperawatan keluarga dengan kombinasi terapi farmakologis dan non-farmakologis (seduhan kayu manis dan senam kaki) efektif dalam menurunkan kadar gula darah serta meningkatkan kemandirian keluarga.
TRANSFORMASI PERAN GURU BK MENJADI MITRA SISWA: INOVASI TEKNOLOGI DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI DI ERA SOCIETY 5.0 Fitri Wahyuni Azmi; Asbi; Dwi Hairani; Naila Azzahra Lubis
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11121

Abstract

Era Society 5.0 menuntut transformasi mendasar dalam berbagai profesi, termasuk guru Bimbingan dan Konseling (BK). Artikel ini bertujuan mengkaji secara komprehensif bagaimana peran guru BK bertransformasi dari konselor tradisional menjadi mitra kolaboratif siswa melalui integrasi inovasi teknologi dan pengembangan kompetensi di era Society 5.0. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review sistematis terhadap 42 artikel ilmiah dari basis data Scopus, Google Scholar, ERIC, dan jurnal nasional terakreditasi SINTA yang diterbitkan antara tahun 2018–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi peran guru BK mencakup tiga dimensi utama: (1) adopsi teknologi digital seperti aplikasi konseling berbasis AI, platform e-counseling, dan analitik data untuk deteksi dini permasalahan siswa; (2) reorientasi kompetensi dari pendekatan direktif menuju pendekatan kolaboratif-humanistik; dan (3) penguatan literasi digital dan kecerdasan emosional sebagai kompetensi inti abad ke-21. Temuan ini mengimplikasikan perlunya reformasi kurikulum pendidikan BK, pelatihan berkelanjutan bagi guru BK, serta kebijakan pendukung dari lembaga pendidikan untuk memfasilitasi transisi peran tersebut.
Uji Perbedaan Variasi Konsentrasi Larutan Daun Serai Wangi (Cymbopogon nardus) terhadap Angka Kematian Larva Aedes sp Nanda Dilla Eistyah; Abdul Khair; Tien Zubaidah
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11144

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, sehingga diperlukan upaya pengendalian vektor yang efektif dan ramah lingkungan. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah pengendalian larva Aedes sp (Cymbopogon nardus). menggunakan larvasida alami. Daun serai wangi (Cymbopogon nardus) diketahui mengandung senyawa aktif seperti sitronelal, sitronelol, dan geraniol yang berpotensi sebagai larvasida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi larutan daun serai wangi terhadap angka kematian larva Aedes sp (Cymbopogon nardus). Penelitian menggunakan desain true experimental. Hasil penelitian menunjukkan hubungan dosis-respon yang linear, di mana mortalitas larva meningkat signifikan seiring bertambahnya konsentrasi. Uji One Way ANOVA menghasilkan nilai p < 0,001 (F = 27,747), mengonfirmasi pengaruh nyata perlakuan terhadap kematian larva. Kelompok kontrol (0%) menunjukkan mortalitas nol, sementara konsentrasi 35% teridentifikasi sebagai dosis paling efektif. Uji LSD membuktikan bahwa konsentrasi 35% memiliki perbedaan signifikan secara nyata dibandingkan konsentrasi 25%, 30%, maupun kontrol. Kandungan senyawa aktif pada konsentrasi ini dinilai cukup jenuh untuk mengganggu sistem fisiologis larva dalam paparan 24 jam. Larutan daun serai wangi efektif digunakan sebagai larvasida alami, dengan konsentrasi 35% sebagai dosis yang menghasilkan tingkat mortalitas larva Aedes sp. paling optimal.
IMPLEMENTASI PROGRAM BIMBINGAN MENGAJI ANAK DI MASJID TAQWA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN Rizky Ananda Pratama
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11152

Abstract

Program bimbingan dan pengajaran mengaji merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Masjid Taqwa Pematang Siantar. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an anak-anak dan remaja tingkat SD, SMP, dan SMA. Permasalahan yang dihadapi meliputi rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an, keterbatasan tenaga pengajar, kurangnya pendampingan belajar, serta rendahnya motivasi peserta. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan evaluasi hasil belajar. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pengurus masjid, pendataan peserta berdasarkan kemampuan membaca, serta pembelajaran mengaji secara rutin. Materi yang diberikan mencakup pengenalan huruf hijaiyah, Iqro, tajwid dasar, perbaikan makharijul huruf, dan peningkatan kelancaran membaca Al-Qur’an. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta serta terbentuknya karakter religius, kedisiplinan, dan semangat belajar. Dukungan pengurus masjid, orang tua, dan masyarakat turut mendukung keberhasilan program ini secara berkelanjutan.
Analisis Efektivitas Sistem Alarm Pada Distributed Control System (DCS) Dalam Mendukung Keandalan Operasi Industri Dery Irawan
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11187

Abstract

A distributed control system (DCS) is the backbone of modern process facility operations, but the complexity and the sheer number of control signals often trigger alarm floods, causing operators to receive a large number of alarms in a short time, which reduces alertness and decision-making ability. This study aims to analyze the effectiveness of the alarm system in a DCS at a processing facility with reference to the ANSI/ISA-18.2 standard, and to evaluate its impact on operational reliability. The research method combines quantitative analysis of six months of historical alarm logs—divided into pre-implementation (baseline) and post-implementation of alarm rationalization phases—with a qualitative assessment of operator workload. The results show that under initial conditions, the average alarm reached 45 alarms per hour per operator, far exceeding the recommended limit (<6 alarms per hour). After implementing rationalization actions, including adjusting the deadband, setting on-delay and off-delay timers, and reorganizing alarm priorities, the number of alarms was successfully reduced by 78% to an average of 9.8 alarms per hour. The significant reduction in nuisance and chattering alarms correlated with a 42% increase in operator response time to critical alarms. These findings indicate that systematic, standardized, and continuous alarm management not only reduces the cognitive load on operators but also lowers the probability of unplanned shutdowns, thereby contributing to improved reliability, safety, and operational efficiency in processing facilities.
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA Sdr. I DENGAN ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI AKIBAT SKIZOFRENIA TAK TERINCI DI RSJD dr. AMINO GONDOHUTOMO Safa Putriani Sadilah; Slamet Wijaya
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11197

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan mental kronis yang memengaruhi pola pikir, persepsi dan perilaku sosial, yang sering kali bermanifestasi sebagai isolasi sosial: menarik diri. Kondisi kesendirian ini berdampak negatif terhadap kemampuan individu dalam mengekspresikan perasaan dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Tujuan: Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan jiwa yang komprehensif pada Sdr. I yang mengalami isolasi sosial akibat skizofrenia tidak terinci di RSJD dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah. Metode: Studi ini menggunakan metode deskriptif naratif dengan pendekatan proses keperawatan mencakup pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Hasil: Pengkajian pada Sdr. I (23 tahun) menunjukkan pasien sering mengurung diri, menolak interaksi, malas berbicara, kontak mata tidak ada dan memiliki riwayat trauma penolakan keluarga akibat belum bekerja. Diagnosis keperawatan yang dirumuskan meliputi isolasi sosial: menarik diri sebagai masalah utama, gangguan persepsi sensori: halusinasi penglihatan, gangguan konsep diri: harga diri rendah dan defisit perawatan diri. Implementasi keperawatan dilakukan selama empat hari dengan fokus pada Strategi Pelaksanaan (SP) isolasi sosial, mencakup latihan berkenalan (SP 1) dan melatih kemampuan bercakap-cakap saat beraktivitas harian (SP 2), serta latihan berdandan mandiri (SP 2) untuk mengatasi defisit perawatan diri. Evaluasi: Hasil evaluasi akhir menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana diagnosis isolasi sosial dan defisit perawatan diri berhasil teratasi sepenuhnya yang ditandai dengan respon pasien yang aktif, kontak mata baik, mampu bersosialisasi dengan 2-3 orang, serta penampilan yang lebih rapi. Namun, diagnosis halusinasi penglihatan dan harga diri rendah belum sepenuhnya teratasi akibat keterbatasan waktu perawatan karena pasien diizinkan pulang. Kesimpulan: Pemberian asuhan keperawatan spesialis jiwa melalui pendekatan strategi pelaksanaan terbukti efektif meningkatkan kemampuan sosialisasi dan kemandirian pasien skizofrenia
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.I DENGAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN : POST OPERASI LAPARATOMY TUMOR SIGMOID DI RUANG ANGGREK RSUD BANYUMAS Vivi Nazuroh; Esti Nur Janah
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11198

Abstract

Tumor sigmoid merupakan keganasan pada usus besar bagian distal yang sering kali membutuhkan intervensi bedah mayor seperti laparatomy. Perawat perlu memberikan asuhan keperawatan khususnya perawatan luka pada pasien post operasi laparatomy tersebut. Tujuan karya tulis ilmiah ini melakukan implementasi asuhan keperawatan yang tepat dan komprehensif pada pasien dengan gangguan sistem pencernaan post operasi laparatomy tumor sigmoid di Ruang Anggrek RSUD Banyumas. Metode Penulisan karya tulis ilmiah ini adalah metode deskriptif analitik dengan pendekatan study kasus pada pasien post operasi laparatomy tumor Sigmoid yang diberikan implementasi perawatan luka post operasi dan perawatan colostomy. Hasil intervensi yang diberikan meliputi teknik non-farmakologis relaksasi napas dalam serta kolaborasi analgesik untuk mengatasi nyeri, perawatan luka dan stoma untuk mencegah infeksi, serta dukungan mobilisasi dini. Evaluasi selama 2 x 24 jam menunjukkan perbaikan kondisi pasien yang signifikan, ditandai dengan penurunan skala nyeri dari 6 menjadi 3, demam dan bengkak luka teratasi, peningkatan kekuatan otot dari skala 2 menjadi 3, serta kemampuan mobilisasi yang membaik. Kesimpulannya, kombinasi intervensi keperawatan farmakologis dan non-farmakologis terbukti efektif mempercepat proses pemulihan pasien post operasi laparatomi tumor sigmoid.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. M DENGAN POST PARTUM SPONTAN DISERTAI DIABETES MELITUS GESTASIONAL DI RUANG NUSA INDAH RSUD dr. SOESELO KABUPATEN TEGAL Tri Aprilia Wulandari; Siti Fatimah
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11199

Abstract

Post partum spontan merupakan masa fisiologis yang dialami ibu setelah persalinan dan dapat disertai berbagai komplikasi, salah satunya Diabetes Melitus Gestasional (DMG). DMG merupakan gangguan toleransi glukosa yang pertama kali ditemukan selama kehamilan dan berisiko menimbulkan komplikasi pada masa nifas apabila tidak ditangani secara optimal. Peran perawat sangat penting dalam memberikan asuhan keperawatan komprehensif guna mencegah komplikasi serta meningkatkan status kesehatan ibu. Tujuan: Melaksanakan asuhan keperawatan secara komprehensif pada Ny. M dengan post partum spontan disertai Diabetes Melitus Gestasional di Ruang Nusa Indah RSUD dr. Soeselo Kabupaten Tegal. Metode: Studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Pengkajian menunjukkan bahwa Ny. M berusia 30 tahun mengeluh pandangan kabur, pusing, nyeri pada jalan lahir akibat luka jahitan perineum grade III, serta ASI belum keluar. Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar gula darah sewaktu (GDS) 256 mg/dL. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah, risiko infeksi dan defisit pengetahuan tentang perawatan payudara. Implementasi keperawatan difokuskan pada manajemen hiperglikemia, pencegahan infeksi, perawatan post partum, pemantauan kadar glukosa darah, serta edukasi kesehatan mengenai breast care. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa masalah defisit pengetahuan teratasi sepenuhnya, sedangkan masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah dan risiko infeksi teratasi sebagian yang ditandai dengan berkurangnya keluhan pasien, tidak ditemukan tanda infeksi, serta meningkatnya pemahaman pasien mengenai perawatan diri. Kesimpulan: Penerapan asuhan keperawatan komprehensif melalui manajemen hiperglikemia, pencegahan infeksi, pemantauan kondisi post partum dan edukasi kesehatan dapat membantu meningkatkan kondisi kesehatan pasien, menambah pengetahuan, serta mencegah komplikasi pada ibu post partum dengan Diabetes Melitus Gestasional.