cover
Contact Name
Dian Hidayatullah
Contact Email
dian@umb.ac.id
Phone
+6282374043888
Journal Mail Official
peternakan@umb.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.umb.ac.id/index.php/inspirasi/about/editorialTeam
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Inspirasi Peternakan
ISSN : 28082257     EISSN : 27980898     DOI : https://doi.org/10.36085/jinak.v2i3
Core Subject : Health,
Jurnal Inspirasi Peternakan adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Jurnal Inspirasi Peternakan menerima artikel berbasis penelitian dan konseptual di bidang Animal Science ; produksi ternak, nutrisi ternak, reproduksi dan genetik ternak, pakan ternak dan teknologi, hijauan, teknologi pasca panen dan sosial dan ekonomi peternakan yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Artikel ilmiah diterbitkan berdasarkan peer-review double blind . berupa artikel hasil penelitian, artikel telaah pustaka, kasus lapangan dan gagasan asli. Jurnal ini terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari, Juni dan Oktober.
Articles 83 Documents
PENAMBAHAN TEPUNG BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) SEBAGAI TAMBAHAN PAKAN TERHADAP BOBOT ORGAN DALAM AYAM BROILER Sadjadi Sadjadi; Betty Herlina; Ririn Novita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v1i3.2415

Abstract

Kajian tentang pengaruh penambahan tepung buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap organ dalam ayam Broiler.  Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan November 2020 sampai dengan bulan Februari 2021 di Kelurahan Sumber Harta, Kecamatan Sumber Harta, Kabupaten Musi Rawas dengan ketinggian tempat 129 mdpl.  Metode yang di gunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non factorial.  Terdiri  dari 24 percobaan 6 perlakuan dengan 4 kali pengulangan, sebagai berikut: P0: 100% Ransum P1: 3%, P2: 6%, P3: 9%, P4: 12%, P5: 15% (dari tepung buah mengkudu dalam ransum).  Jika ada perbedaan yang signifikan dalam parameter, di lakuan Analisis Of Varians (ANOVA) dan uji lanjut BNJ.  Berdasarkan hasil penelitian level pemberian tepung buah mengkudu dalam ransum dengan taraf 9% memberikan pengaruh yang baik terhadap bobot organ dalam ayam broiler. Kata Kunci : Broiler, Organ Dalam, Tepung Mengkudu 
PENAMBAHAN TEPUNG BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) SEBAGAI IMBUHAN PAKAN TERHADAP BOBOT ORGAN DALAM AYAM BROILER Sadjadi Sadjadi; Betty Herlina; Ririn Novita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v2i1.2738

Abstract

Kajian tentang pengaruh penambahan tepung buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap organ dalam ayam Broiler. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan November 2020 sampai dengan bulan Februari 2021 di Kelurahan Sumber Harta, Kecamatan Sumber Harta, Kabupaten Musi Rawas dengan ketinggian tempat 129 mdpl. Metode yang di gunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non factorial sebagai berikut: P0: 100% Ransum P1: 3%, P2: 6%, P3: 9%, P4: 12%, P5: 15% (dari tepung buah mengkudu dalam ransum). Peubah yang diamati berupa bobot Potong (g), Bobot Ventrikulus/Gizzard (%), Bobot Usus Halus (%) dan Bobot Hati (%).Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung  buah mengkudu berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap  bobot ventrikulus/gizzard, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot potong, bobot usus halus dengan nilai dan bobot hati. Berdasarkan hasil dan pembahasan, maka dapat di simpulkan pemberian tepung buah mengkudu sebagai imbuhan pakan belum berpengaruh nyata terhadap organ dalam  ayam broiler dan tepung buah mengkudu dapat digunakan dalam ransum ayam pedaging sampai taraf 15 %  tanpa menimbulkan pengaruh negatif pada organ dalam.  Kata Kunci: Broiler, Organ Dalam, Tepung Mengkudu
SUPLEMENTASI TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP MORFOMETRI ORGAN TUBUH ITIK TALANG BENIH Sunaryadi Sunaryadi; Eva Oktavidiati; W Yulianto
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v1i3.2884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji suplementasi tepung daun kelor dalam ransum terhadap morfometri organ tubuh itik Talang Benih. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan menggunakan 5 perlakuan dan 4 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 4 ekor itik Talang Benih, jumlah itik yang disiapkan 80 ekor itik Talang Benih. Perlakuan yang digunakan A = ransum kontrol (tanpa suplementasi tepung daun kelor),  B = suplementasi tepung daun kelor 2 %, C = suplementasi tepung daun kelor 4 %, D = suplementasi tepung daun kelor 6 % dan E = suplementasi tepung daun kelor 8 %. Ransum yang digunakan terdiri dari jagung kuning giling, dedak padi, ampas kelapa, ampas tahu dan ikan rucah,  disusun dengan kandungan protein 19 % dan energi metabolisme 2.900 kkal/kg. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah panjang paruh, lebar paruh, tinggi kepala, panjang kepala, panjang leher panjang tibia, panjang femur, panjang sternum, panjang punggung, panjang sayap.Pemberian tepung daun kelor sebanyak 8% berpengaruh nyata terhadap panjang punggung dan panjang sayap, tetapi tidak berpengaruh terhadap panjang paruh, lebar paruh, tinggi kepala, panjang kepala, panjang leher, panjang tibia, panjang femur, dan panjang sternum. Penggunaan suplemen daun kelor 8% menunjukan bahwa mempengaruhi panjang punggung dan panjang sayap,Kata Kunci : Tepung Daun Kelor, Morfometri, Itik Talang Benih
PENGARUH PERENDAMAN DALAM ASAP CAIR (Liquid smoke) DENGAN KOSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS GIZI DAGING ITIK MANILA (Cairina moschata) Untung Febri Setiawan; Edwar Suharnas
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v1i3.2924

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh perendaman dalam kosentrasi asap cair yang berbeda terhadap kualitas daging kadar air, kadar protein dan kadar lemak pada daging itik manila (Cairina Moschata). Penelitian dilakukan pada bulan Juni tahun 2020. Penelitian ini dilakukan di Sukamerindu Sumatra 6  Kota Bengkulu kemudian dilanjutkan uji Laboratorium di Universitas Bengkulu. Parameter yang diamati adalah kadar air, kadar lemak dan protein. Metode percobaan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan  yaitu Asap cair dengan konsentrasi 0%, 2,5%, 5,0%, 7,5% dan 10% menggunakan 4 ulangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perendaman asap cair berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap kadar air, kadar kemak dan kadar protein. Simpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman daging itik manila dengan menggunakan asap cair pada konsentrasi 7,5% dapat menjaga kadar air, meningkatkan kadar protein, dan menurunkan kadar lemak.Kata kunci: daging itik, asap cair, kadar air, kadar lemak, kadar protein.
Faktor Pendorong dan Faktor Penarik Alih Usaha Tani Padi Sawah ke Kolam Ikan Air Tawar Hety Novitasari; Novita Hamron
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v2i1.3141

Abstract

Budidaya ikan nila di kabupaten Bengkulu Utara merupakan sektor usaha yang sedang tumbuh dan berkembang dengan peningkatan yang cukup signifikan. Tingginya akan permintaan konsumsi ikan di kabupaten Bengkulu Utara dan kabupaten tetangga menyebabkan fenomena alih usaha tani padi sawah ke usaha kolam ikan air tawar meningkat. Pengembangan usaha kolam ikan air tawar memiliki prospek yang cukup besar karena permintaan pasar sehingga meningkatkan produksi dari tahun ke tahun yang menjadikan pendapatan petani pun meningkat.Penelitian ini bertempat di Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara. Tempat tersebut dipilih karena daerah ini banyak terjadi fenomena alih usaha tani padi sawah menjadi kolam ikan air tawar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dimana penelitian yang menggambarkan masalah secara sistematis, actual dan akurat mengenai fakta dari populasi tersebut. Metode penelitian lanjutan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Studi kasus adalah penelitian yang digunakan untuk mempelajari suatu kasus tertentu. Dalam hal ini studi kasus yang diteliti adalah eksistensi budidaya ikan nila.Faktor pendorong alih usaha tani padi sawah ke kolam ikan air tawar adalah kelemahan dan ancaman yang ada pada usaha tani padi sawah yaitu : 1)  rendahnya pendapatan usaha tani padi sawah, 2) proses produksi yang relatif sulit, 3) harga cendrung tidak stabil, 4) ketersediaan air untuk padi sawah, 5) kebutuhan tenaga kerja cukup banyak. Faktor penarik alih usaha tani padi sawah ke kolam ikan air tawar adalah kekuatan dan peluang yang ada pada usaha tani kolam ikan air tawar yaitu : 1) permintaan ikan nila yang cukup tinggi, 2) pendapatan relatif tinggi, 3) tenaga kerja cukup tersedia, 4) adanya bantuan pemerintah, 5) lahan usaha milik sendiri, 6) kegiatan usaha yang lebih mudah dibandingkan padi sawah, 7) tersedia irigasi teknis sebagai pasokan air.Kata Kunci : Alih Fungsi Lahan, Ikan Nila
Pengaruh pemberian pakan kulit kopi fermentasi dan pakan aditif terhadap percepatan estrus dan analisis usahatani pembibitan sapi Bali Erpan Ramon; Zul Efendi; Lezita Malianti
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v2i1.3193

Abstract

Percepatan estrus setelah melahirkan pada induk sapi merupakan salah satu hal penting dalam keberhasilan pengembangan ternak sapi bali. Estrus setelah melahirkan sangat dipengaruhi oleh kualitas pakan yang di berikan. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui rentang waktu estrus kembali setelah melahirkan pada induk sapi bali dan analisis usaha pengembangan ternak yang di berikan pakan konsentarat dedak padi dengan konsentrat kulit kopi fermentasi. Penelitian di laksanakan di kelompok tani Karya Muda, pada Bulan Juli sampai dengan November 2019, komposisi pakan penelitian terdiri dari 2 perlakuan yaitu perlakuan eksisting : pakan hijauan 10 % dari BB + dedak padi sebanyak 3 kg, perlakuan introduksi : hijauan 10 % dari BB + Kosentrat kulit kopi fermentasi sebanyak 3 kg + pakan aditif minoxvit 10 g/ekor/hari, masing-masing perlakuan di ulang sebanyak 7 kali. Peubah yang di amati adalah jarak birahi kembali setelah melahirkan dan analisis usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan kosentrat kulit kopi fermentasi yang di tambahkan dengan pakan aditif (monoxvit) dapat memperpendek jarak birahi setelah ternak melahirkan. Lebih pendek rentang waktu estrus yaitu 51 hari, sedangkan eksisting adalah 78 hari. Berdasarkan analisis usahatani keuntungan pemeliharan pembibitan sapi bali  dengan pemberian pakan kulit kopi fermentasi ditambah minoxvit menghasilkan keuntungan  lebih tinggi dibandingkan dengan pemberian dedak padi. Kata Kunci : Kulit kopi fermentasi, pakan aditif, estrus, pembibitan sapi bali, analisis usahatani
SIKLUS PERKAWINAN DAN PRODUKSI TERNAK SAPI MELALUI INSEMINASI BUATAN (IB) DI PROVINSI BENGKULU zul efendi; Erpan Ramon; Wismalinda Rita; Rita Zurina
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v2i2.3247

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Provinsi Bengkulu pada Bulan Januari Sampai dengan Desember 2019. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui siklus perkawinan dan produksi ternak sapi melalui Inseminasi Buatan (IB) di Provinsi Bengkulu. Metode yqng digunakan yaitu dengan mengumpulkan data primer dan data skunder. Data primer diperoleh dari peternak dan petugas lapangan, sedangkan data skunder didapatkan dari Dinas Peternakan Kabupaten maupun Provinsi Bengkulu.  Data yang diperoleh di tabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah  persentase kebuntingan ternak sapi di Provinsi Bengkulu berkisar antara  9,36 – 50,0%, persentase kelahiran  ternak sapi di Provinsi Bengkulu berkisar antara 3,65 – 31,19%, perkawinan ternak sapi di Provinsi Bengkulu yang tertinggi terjadi pada bulan september, sedangkan yang terendah pada bulan desember, angka kelahiran anak sapi yang tertinggi terjadi pada bulan juli sedangkan yang terendah pada bulan maret. 
Penambahan Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L) pada Ransum Terhadap Performa Ayam Kampung Super Tomi Mardiyansyah; Neli Definiati; Sunaryadi Yadi; Suliasih
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v2i1.3321

Abstract

ABSTRAK Pengaruh positif dari pemberian daun pepaya adalah ternak lebih sehat terutama ternak ayam kampung. Pemberian daun pepaya mulai dari fase starter dapat menurunkan angka kematian ternak ayam kampong. Berdasarkan hal ini maka peneliti melakukan pengkajian mengenai penggunaan tepung daun pepaya dalam ransum ayam kampung super. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang diterapkan adalah : (A) ransum dengan penambahan tepung daun pepaya 0%, (B) ransum dengan penambahan tepung daun pepaya 3%, (C) ransum dengan penambahan tepung daun pepaya 6%, (D) ransum dengan penambahan tepung daun pepaya 9%. Hasil : Dari hasil penelitian didapatkan nilai konsumsi ransum dan bobot badan yang tidak berpengaruh dalam pengunana tepung daun pepaya 3%-6%, tetapi dalam konversi ransum berpengaruh terhadap penggunana tepung daun pepaya pada masing-masing perlakuan A tanpa tambahan tepung daun pepaya (2,41), perlakuam B dengan tambahan tepung daun pepaya (3%) sebesar (2,68), perlakuan C dengan tambahan tepung daun pepaya 6% sebesar (2,65) dan perlakuan D dengan tambahan tepung daun pepaya 9% mencapai nilai konversi ransum sebesar (2,35). Kesimpulan: Pemberian tepung daun pepaya (Carica Papaya L) dalam ransum ayam kampung super tidak berpengaruh terhadap konsumsi ransum, bobot badan tetapi berpengaruh terhadap konversi ransum. Kata kunci : Ayam Kampung Super, Performance, Tepung Daun Pepaya.
PENGARUH FERMENTASI AMPAS KELAPA(Cocos nucifera L ) DENGAN NEUROSPORA SITOPHILA TERHADAP KANDUNGAN FRAKSI SERAT Asmara Dewi; Edwar Suharnas; Rita Zurina; Nurhaita Nurhaita; Neli Definiati
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v2i1.3355

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fermentasi ampas kelapa ( Cocos Nucifera L ) dengan Neurospora sitophila terhadap kandungan fraksi serat. Penelitain ini telah dilaksanakan dari bulan Juli – September 2021 di Laboratorium Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan analisa Van Soest telah dilakukan di Laboratorium Ternak Perah Peternakan Institut Pertanian Bogor ( IPB ).Percobaan dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Fermentasi Ampas Kelapa dibuat dengan formulasi 1,5 kg ampas kelapa dan 10% molases. dengan perlakuan dosis Neurospora sitophila P1 = ( 2% ), P2 = ( 4%), P3= ( 6%), P4 = (8%).Parameter yang diamati adalah Neutral Detergent Fiber (NDF), Acid Detergent Fiber (ADF), Hemiselulosa, Selulosa, Lignin.Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan dosisNeurospora sitophilaberpengaruh nyata terhadap Kandungan NDF dan Hemiselulosa, Tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kandungan ADF, Selulosa dan Lignin Ampas kelapa fermentasi, Kandungan fraksi serat ampas kelapa fermentasi dalam penelitian ini adalah NDF = ( 61,05 % - 70,89% ), Hemiselulosa = (21.68 % - 30,05 %), ADF = ( 37,57 % – 40,84 % ), Selulosa = ( 30,87 % - 33,78 %)dan lignin = ( 5,14 % - 5,33% ). Kesimpulan penelitian ini adalah Fermentasi Ampas Kelapadengan beberapa level Neurospora sitophila berpengaruh terhadap Kandungan Neutral Detergen Fiber (NDF) dan Kandungan Hemiselulosa tetapi tidak berpengaruh terhadap kandungan Acid Detergent Fiber (ADF), selulos, Lignin, Level Neurospora sitophila yang terbaik adalah P3 (6 % ).
Fermentasi Limbah Sayur Dengan Menggunakan Mikro Organisme Lokal (MOL) Serta Pengaruh Terhadap Kandungan Selulosa Dan Lignin: Fermentasi Limbah Sayur Dengan Menggunakan Mikro Organisme Lokal (MOL) Serta Pengaruh Terhadap Kandungan Selulosa Dan Lignin Anjas Okta Priono Anjas Okta Priono; Neli Definianti; Wismalinda Rita; Edwar Suharnas; Lezita Malianti
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v2i2.3576

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of adding moles to fermented vegetable waste on the cellulose and lignin content by proximate analysis. This research was carried out from August to completion, the manufacture of MOL of vegetable waste was carried out at the Laboratory of the Faculty of Agriculture and Animal Husbandry, University of Muhammadiyah Bengkulu and Proximate Analysis of Cellulose and Lignin Content was carried out at the Laboratory of Dairy Animal Nutrition, Bogor Agricultural University (IPB). This study used a completely randomized design with 4 treatments and 4 replications. Treatment A = vegetable waste is fermented with the addition of 3% MOL, B = vegetable waste is fermented with the addition of 6% MOL, C = vegetable waste is fermented with the addition of 9% MOL and D = vegetable waste is fermented with the addition of 12% MOL. The parameters observed were the fiber content of vegetable waste including cellulose and lignin. The results showed that different mole doses had a significant effect on the cellulose and lignin content. With the addition of different MOL doses in the vegetable waste feed, the cellulose content decreased by 20.4 – 17.99 and the lignin content by 6.81 – 3.52. From this research, it can be concluded that giving different doses of MOL to fermented vegetable waste feed can simplify the bonding of cellulose and lignin so that the content of fermented feed in vegetable waste can be utilized. Keywords: Vegetable Waste, MOL dose, Cellulose and Lignin content