cover
Contact Name
Din Oloan Sihotang
Contact Email
bonaventuradelitua@gmail.com
Phone
+6282267610116
Journal Mail Official
oloansihotang81@gmail.com
Editorial Address
Jl. Besar Sibiru-Biru Gang Nogio No.111 Delitua Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
In Veritate Lux : Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, dan Budaya
Jurnal In Veritate Lux adalah media komunikasi ilmiah yang dimaksudkan untuk menampung hasil penelitian, hasil kajian, atau kajian ilmiah yang berkaitan dengan Filsafat, Katekese, Pastoral, Teologi, dan ilmu-ilmu sosial Keagamaan Katolik sebagai bentuk kontribusi STP Santo Bonaventura Delitua Medan terhadap perkembangan Pendidikan Agama Katolik secara umum. Jurnal In Veritate Lux diterbitkan oleh STP St. Bonaventura Delitua Medan, Indonesia.
Articles 96 Documents
DIFUSI INOVASI MODEL PEMBELAJARAN MENULIS KARYA ILMIAH BERBASIS KONTRUKTIVISME Simbolon, Erikson
IN VERITATE LUX Vol 4 No 1 (2021): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi,
Publisher : STP St. Bonaventura Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63037/ivl.v4i1.49

Abstract

Pendekatan yang dilakukan adalah difusi inovatif pendekatan pembelajaran berbasis konstruktivisme sebagai salah satu pendekatan pembelajaran yang sangat efektif terhadap proses pelaksanaan pembelajaran. Selama ini banyak sekolah yang proses pembelajarannya masih bersifat konvensional, dengan kata lain bahwa proses belajar mengajar antara siswa dengan guru hanya dilakukan dengan syarat terjadinya pertemuan antara siswa dengan guru di dalam kelas. Jika pertemuan antara siswa dengan guru tidak terjadi maka secara otomatis proses pembelajaran pun tidak dapat dilaksanakan. Selain itu proses transfer ilmu pengetahuan hampir sepenuhnya dilakukan di dalam kelas dengan metode konventional yang menyebabkan transfer ilmu pengetahuan sangat membosankan bagi siswa. Keadaan seperti ini sangat jelas dapat menghambat proses pembelajaran di sekolah yang dapat berakibat berkurangnya pemahaman siswa terhadap suatu materi pelajaran. Di sisi lain banyak sekolah yang belum memanfaatkan model pembelajaran dalam proses pembelajaran sehingga pembelajaran terkesan kurang menarik dan menantang bagi siswa. Kurang menarik dan menantangnya pembelajaran membuat siswa kesulitan memahami pelajaran yang disajikan oleh guru. Maka perlu ditekankan kepada guru untuk menggunakan model pembelajaran dalam mengajar. Jika pembelajaran menarik dan disenangi oleh siswa maka proses pendidikan di sekolah akan mempermudah siswa memahami materi pembelajaran sehingga penyebaran ilmu pengetahuan kepada siswa dapat tercapai
PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Tibo, Paulinus; Tarigan, Thomas Natalisa; Sanjaya, Jaka
IN VERITATE LUX Vol 4 No 2 (2021): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi,
Publisher : STP St. Bonaventura Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63037/ivl.v4i2.50

Abstract

Bimbingan konseling bagi siswa merupakan tindakan strategis yang dilakukan sekolah dalam mencegah dan menemukan solusi atas berbagai perilaku, fenomena-fenomena yang dialami siswa di sekolah terutama dalam penelitian ini siswa remaja di tingkat sekolah menengah pertama. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi serta system pengolahan data menggunakan teknik triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Lokus penelitian adalah SMP Negeri 2 Kutalimbaru-Medan Sumatera Utara dengan sasaran atau yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah Guru Bimbingan konseling dan Siswa SMP. Temuan dalam penelitian ini adalah guru telah melakukan perannya sebagai konselor terhadap siswa baik dalam pembentuk karakter individu siswa, karakter moral dan karakter religius
MANAJEMEN DAN INTERAKSI SISWA DALAM KELAS Simbolon, Erikson
IN VERITATE LUX Vol 4 No 2 (2021): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi,
Publisher : STP St. Bonaventura Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63037/ivl.v4i2.51

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan prinsip-prinsip manajemen kelas, pendekatan dalam manajemen kelas, dan kondisi fisik kelas. Prinsip-prinsip manajamen kelas diharapkan ditanamkan oleh guru dalam kelas. Demikian halnya dengan pendekatan dalam manajemen kelas dan lingkungan fisik yang menguntungkan dan memenuhi syarat dalam mendukung meningkatnya intensitas proses pembelajaran dan mempunyai pengaruh positif terhadap pencapaian pembelajaran. Guru sangat berperan dalam mengembangkan pengetahuan peserta didik dalam belajar di kelas. Manajemen kelas merupakan wahana untuk melaksanakan pembelajaran yang menarik dan bervariasi bagi siswa di dalam kelas. Kegiatan manajemen kelas merupakan kegiatan menciptakan dan mempertahankan suasana dan kondisi kelas sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung efektif dan efisien. Maka guru diharapkan menerapkan prinsip-prinsip manajemen kelas, pendekatan dalam manajemen kelas, dan komponen-komponen manajamen kelas sehingga kelas menjadi tempat yang menarik bagi siswa untuk belajar dan hasilnya siswa akan dapat belajar dengan baik
PEMBENTUKAN HIDUP ROHANI MAHASISWA/I SEKOLAH TINGGI AGAMA KATOLIK NEGERI PONTIANAK Lumban Tobing, Ona Sastri
IN VERITATE LUX Vol 4 No 2 (2021): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi,
Publisher : STP St. Bonaventura Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63037/ivl.v4i2.52

Abstract

Abstrak Kualitas diri atau bobot rohani seseorang selalu terkait erat dengan pengalaman nilai dan keyakinan yang berasal dari beragam aspek kebudayaan, agama, sosial, ekonomi, politik, dan ideologi. Spiritualitas individu mencerminkan panggilan hidup serta nilai-nilai yang diyakininya, yang turut membentuk cara individu tersebut merespons dan menjalani kehidupan sehari-hari. Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak berupaya menjadi wadah bagi pembentukan komunitas yang berilmu dan beriman Katolik, khususnya dalam mencetak calon guru agama Katolik atau katekis yang bermanfaat bagi gereja, masyarakat, dan negara. Salah satu aspek penting dalam proses ini adalah pembentukan hidup rohani, yang mencakup Pembentukan Diri, praktik doa pribadi dan bersama, kajian kitab suci, penghayatan liturgi, dan partisipasi dalam Persekutuan Kristiani. Penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dilakukan untuk memahami fenomena serta tantangan yang dihadapi dalam pembentukan hidup rohani mahasiswa dan dosen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pembentukan hidup rohani saat ini sangat memprihatinkan
SUPERVISI KLINIS KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI SEKOLAH DASAR SWASTA SANTO XAVERIUS 1 KABANJAHE Lumbanbatu, Johannes Sohirimon; Sembiring, Roy Pranata
IN VERITATE LUX Vol 4 No 2 (2021): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi,
Publisher : STP St. Bonaventura Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63037/ivl.v4i2.53

Abstract

Proses pendidikan di sekolah, guru memegang tugas ganda yaitu sebagai pengajar dan pendidik. Sebagai pengajar guru bertugas menuangkan sejumlah bahan pelajaran kedalam otak peserta didik, sedangkan sebagai pendidik guru bertugas membimbing dan membina anak didik agar menjadi manusia susila yang cakap, aktif, kreatif dan mandiri. Supervise pendidikan yang dilakukan kepala sekolah menjadi bagian terpenting dalam peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara, informan adalah Kepala sekolah, Peserta didik dan Guru dengan lokus penelitian adalah SD Swasta Santo Xaverius 1 Kabanjahe. Temuan penelitian adalah Pelaksaanaan supervisi yang dilakukan kepala sekolah untuk meningkatkan kompetensi profesional guru di Sekolah Dasar Swasta Santo Xaverius 1 Kabanjahe terkhusus guru yang telah sertifikasi sudah terlaksana dengan baik. Kompetensi professional guru itu terlihat karena guru telah menguasai materi pembelajaran yang diajarkan, memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam mengajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran seperti laptop, infokus, mendowload media pembelajaran dari internet, memfokuskan ilmu-ilmu yang diajarkan kepada peserta didik sesuai dengan materi atau mata pelajaran yang diajarkan. Guru juga mengembangkan kinerja dirinya dengan mengikuti seminar, penataran dan unit kegiatan guru dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat dengan cara mendidik peserta didik.
KORELASI PENDIDIKAN IMAN KATOLIK DALAM KELUARGA DENGAN RELIGIUSITAS ANAK DI STASI SANTO PAULUS CABANG KIRI PAROKI SANTO FIDELIS SUNGAI AMBAWANG Sinulingga, Aldi Alfrianza
IN VERITATE LUX Vol 4 No 2 (2021): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi,
Publisher : STP St. Bonaventura Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63037/ivl.v4i2.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi Pendidikan Iman Katolik dalam Keluarga dengan Religiusitas Anak di Stasi Santo Paulus Cabang Kiri Paroki Santo Fidelis Sungai Ambawang. Latar belakang penulisan penelitian ini yakni pendidikan iman dianggap penting, akan tetapi religiusitas yang menjadi muara dalam pendidikan iman masih terabaikan dalam sebuah proses pendidikan dalam keluarga. Religiusitas menjadikan manusia bukan hanya beragama atau memiliki agama melainkan memiliki keagamaan yang hidup dan dihidupi. Religiusitas itu meliputi seberapa besar keyakinan terhadap agamanya, praktik-praktik keagamaannya, pengalaman keagamaannya, pengetahuan tentang agamanya dan konsekuensinya dalam memilih agama yang dianutnya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan kuesioner dan wawancara. Uji analisis data menggunakan analisis Sequential Explanatory. Adapun yang menjadi sasaran dalam penelitian ini yakni pendidikan iman Katolik dalam keluarga dan hubungannya dengan religiusitas anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan iman Katolik dalam keluarga dilaksakan dengan baik. Oleh karena itu, terdapat hubungan positif dan signifikan antara pendidikan iman Katolik dalam keluarga dengan religiusitas anak di stasi Santo Paulus Cabang Kiri Paroki Santo Fidelis Sungai Ambawang
DEVOSI KEPADA BUNDA MARIA MELALUI DOA ROSARIO DEVOSI KEPADA BUNDA MARIA MELALUI DOA ROSARIO DEVOSI KEPADA BUNDA MARIA MELALUI DOA ROSARIO DEVOSI KEPADA BUNDA MARIA MELALUI DOA ROSARIO DEVOSI KEPADA BUNDA MARIA MELALUI DOA ROSARIO DEVOSI KEPADA BUNDA MARIA Lumbanbatu, Johannes Sohirimon; Sihaloho, Lusiana
IN VERITATE LUX Vol 3 No 1 (2020): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi,
Publisher : STP St. Bonaventura Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63037/ivl.v3i1.55

Abstract

Devotion to the Virgin Mary is a sincere and deep-seated act of reverence accompanied by a surrendering attitude towards her. It is an integral part of the Church's faith teachings. Through devotion to the Virgin Mary, believers honor her as the Mother of God, especially considering her role in God's plan for the world through Jesus. One form of devotion to the Virgin Mary is the Rosary, which serves as a means of deepening faith, particularly among mothers. Through communal prayer with the Virgin Mary, mothers strive to emulate her unwavering hope and perfect love, thus becoming models for all believers to follow. In this context, members of the Catholic Women's Association at St. Clare of Assisi Parish in Sirungkungon seek to imitate Mary's faith. Mary serves as a powerful example for mothers, guiding them in deepening their relationship with God. The research findings indicate that engaging in devotion to the Virgin Mary through the Rosary significantly impacts believers' spiritual growth and daily lives, fostering positive outcomes in personal, community, and Church settings
SANTA PERAWAN MARIA SEBAGAI MODEL MENURUT SANTA PERAWAN MARIA SEBAGAI MODEL MENURUT SANTA PERAWAN MARIA SEBAGAI MODEL MENURUT SANTA PERAWAN MARIA SEBAGAI MODEL MENURUT SANTA PERAWAN MARIA SEBAGAI MODEL MENURUT SANTA PERAWAN MARIA SEBAGAI MODEL MENURUT SAN Tibo, Paulinus
IN VERITATE LUX Vol 3 No 1 (2020): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi,
Publisher : STP St. Bonaventura Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63037/ivl.v3i1.56

Abstract

The Church's teaching that presents Mary more specifically as a model in Divine worship is Marialis Cultus. This apostolic letter recommended by Pope Paul VI on February 2 1974 aims to promote respect for the Blessed Virgin Mary, especially in Divine worship. In Marialis Cultus the virtues of the Blessed Virgin Mary are clearly displayed, namely humility shown by listening to God's Word and implementing it, always praying and conveying her hopes to God. Mary is also called a virgin because of her obedience and faith, her absolute (total) trust in God. The Church sees that the actual situation experienced by the people is really worrying, for example: The people have not opened themselves fully to God, humility has not really been realized so that some people have not listened to the word and carried it out, or listened only in the mind and not in the heart, praying only just pray without effort and perseverance. Worship cannot be separated from the reality of life, and vice versa, life cannot be separated from worship. So one solution to answer this kind of situation of the people is the people's catechesis about Mary which is based on the Marialis Cultus document.
INTERPRETASI SANTO PAULUS TENTANG PERKAWINAN DAN SELIBAT MENURUT 1 KORINTUS 7 Siku Jata, Yohanes Fransiskus
IN VERITATE LUX Vol 3 No 1 (2020): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi,
Publisher : STP St. Bonaventura Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63037/ivl.v3i1.57

Abstract

This article to briefly introduce Paul's views on Marriage and Seeness (1 Corinthians 7). As a native Jew, Paul was carefully educated to understand the religion and culture of his ancestors. In this regard about himself he said: "the most Hebrew of the Ihrani". Therefore, Paul's thoughts on Marriage and Celibacy cannot be thought of without having a connection with Jewish concepts and culture. For Jews, marriage is a blessing, namely a gift given from God. About marriage and celibacy. Paulas does not differentiate between the two. Both are special graces or gifts from Allah. Regarding his statement: "married is good, but not married is better", does not mean to emphasize that celibacy is superior to marriage. If people choose to be celibate, that choice is not due to orders or commands, but simply because of willingness and free choice rooted in advice or advice. In other words, Paul is actually defending the position of marriage itself. And what is being discussed here is not a question of good and bad, but only between good and better.
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA SEKOLAH DASAR PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA SEKOLAH DASAR PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA SEKOLAH DASAR PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA SEKOLAH DASAR PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA SEKOLAH DASAR PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA SEKOL Simbolon, Erikson
IN VERITATE LUX Vol 3 No 1 (2020): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi,
Publisher : STP St. Bonaventura Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63037/ivl.v3i1.58

Abstract

The aim of writing this research is to determine the concept of character education and the implementation of character education for elementary school age children in the family. The location of this research is the Santa Elisabeth Tanjung Selamat neighborhood with ten families as informants. The selection of informants was carried out using purposive sampling and snowball sampling techniques. The method used in this writing is qualitative. The findings of this research show that families have implemented character education for children in the family which is implemented in everyday life. The form of implementing character education is carried out by parents by teaching children to be polite, friendly, responsible, and independent in everyday life. To educate children about life, every Sunday they join their parents in celebrating the Eucharist and also during Lent, Easter and Christmas.

Page 4 of 10 | Total Record : 96


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 1 (2026): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Vol 8 No 2 (2025): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Vol 8 No 1 (2025): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Vol 7 No 2 (2024): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Vol 7 No 1 (2024): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Vol 6 No 2 (2023): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Vol 6 No 1 (2023): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Vol 5 No 2 (2022): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Vol 5 No 1 (2022): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Vol 4 No 2 (2021): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Vol 4 No 1 (2021): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Vol 3 No 2 (2020): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Vol 3 No 1 (2020): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Vol 2 No 2 (2019): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Vol 2 No 1 (2019): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Vol 1 No 2 (2018): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Vol 1 No 1 (2018): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, More Issue