cover
Contact Name
Rudi Kurnianto
Contact Email
rudi.kurnianto@ee.untan.ac.id
Phone
+6285252665807
Journal Mail Official
j3eit@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology
ISSN : -     EISSN : 30261856     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/j3eit.v11i2
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) (E-ISSN: 3026-1856) is the latest name for the JTE UNTAN, which underwent a name change. This journal has been in circulation within UNTAN since 2013 under its previous name. The name change reflects an evolution in the topics covered by the journal, encompassing the fields of electrical engineering, energy, and information technology. With the establishment of J3EIT, it is expected to become a significant resource for the academic and research community in this discipline, fostering the exchange of knowledge and innovation among professionals in the field of electrical engineering and related areas. By consistently publishing high-quality scientific papers, this journal is expected to play a vital role in advancing knowledge in its field. J3EIT is published three times a year, April, August and December.
Articles 513 Documents
UPDATE TIME DELAY PADA PERALIHAN FASE PENYALAAN LAMPU LALU LINTAS MENGGUNAKAN TEKNIK OVER THE AIR (OTA) Olin Ananda; Bomo Wibowo Sanjaya; Jannus Marpaung
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.48646

Abstract

Suatu traffic light berfungsi mengatur fase-fase perlintasan kendaraan di suatu persimpangan jalan, khususnya empat persimpangan jalan. Fase perlintasan diatur dengan mengubah (setting) waktu tunda pada program aplikasi yang dibuat. Dengan bertambahnya jumlah kendaraan pada suau jalur jalan di persimpangan traffic light mengakibatkan panjangnya antrian, jika tidak diubah waktu fase perlintasan maka akan terjadi antrian dan menimbulkan kemacetan. Pengubahan waktu fase perlintasan bisa dilakukan secara hardwired maupun nirkabel, kelemahan menggunakan hardwired adalah teknisi menunju control box untuk menghubungkan laptop dengan mikrokontroler yang digunkan. Dan biasanya sistem akan direstart atau traffic light akan padam sementara selama proses pemrograman. Dengan update OTA yang menggunakan ESP32, waktu fase perlintasan atau delay timer diprogram menggunakan media udara, jadi sistem tidak terganggu saat proses pemrograman. Agar proses update delay timer bisa bekerja maka diperlukan IP address dari ESP32, IP address ini lah yang membuat laptop dan ESP32 terhubung. IP address diperoleh saat pertama sekali membuat program dimana ESP32 terhubung dengan wifi setempat (credential wifi). Setelah diperoleh maka IP address tersebut dapat digunakan di lapangan tanpa menggunakan jaringan wifi lain, ESP32 sudah bisa membangkitkan gelombang berfrekuensi 2,4 GHz. Untuk menguji jarak jangkauan sinyal wifi maka ESP32 terlebih dahulu diprogram sebagai akses point, dari pengujian dengan jarak terjauh 22,28m dipeoleh nilai RSSI -64 dBm yang termasuk kategori normal sesuai standar THIPON. Selanjutnya adalah proses update OTA, ESP32 difungsikan sebagai webserver. Dengan antar muka yang dibuat (mengandung username dan password) dan proses pengubahan sketch berekstensi ino diubah menjadi berekstensi bin maka proses update berhasil dilakukan, dampaknya adalah peralihan fase perlintasan benar-benar terjadi sesuai dengan program yang dibuat.
ANALISIS KOMPARATIF KONFIGURASI 4G MENGGUNAKAN METODE RADIO FREKUENSI SHARING DAN STAND ALONE Johan Johari; Fitri Imansyah; F. Trias Pontia W
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 1: Januari 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i1.39144

Abstract

Teknologi 4G diharapkan mampu mengakomodasi berbagai macam layanan paket data berkecepatan tinggi pada jaringan dan alokasi frekuensi yang telah ada. Untuk itu pada penerapan jaringan 4G diperlukan perancangan yang sangat matang dan optimasi jaringan sehingga dapat menghasilkan jaringan yang optimal. Pada tugas akhir ini dilakukan analisis komparatif konfigurasi 4G menggunakan metode RF Sharing dan Stand Alone. Proses pengerjaan difokuskan pada site 4G menggunakan konfigurasi RF Sharing dan stand Alone yang ada di kota Pontianak. Untuk mengetahui kehandalan kedua konfigurasi tersebut  perlu menganalisis data KPI (Key Performance Indicators) antara lain RRC SR, CSSR, Service drop rate dan Throughput. Penulis menggunakan data-data yang diperoleh dari hasil lapangan dan dibantu oleh enginer Telkomsel Pontianak. Dari hasil analisis yang diteliti berdasarkan parameter KPI yaitu RRC SR pada konfigurasi RF Sharing sebesar 99,97% sedangkan konfigurasi Stand alone sebesar 99,95%,   CSSR konfigurasi RF Sharing sebesar 99,93% sedangkan CSSR konfigurasi Stand Alone sebesar 99,91%, service drop rate kongurasi RF sharing sebesar 0,17% sedangkan konfigurasi Stand Alone 0,24%, downlink throughput  RF Sharing sebesar 14.657 Kbps sedangkan konfigurasi Stand Alone 13.721Kbps, dan uplink Throughput konfigurasi RF Sharing  sebesar 1.791Kbps sedangkan konfigurasi Stand alone sebesar 2.467Kbps. Dari data tersebut konfigurasi RF Sharing lebih handal dibanding Stand Alone untuk melayani pelanggan kecuali pada KPI uplink Throughput, namun konfigurasi RF Sharing memiliki kelemahan yaitu ketika terjadi gangguan pada perangkat 4G akan berpengaruh pada perangkat Sharing dengan 4G.
RANCANG BANGUN PENGGERAK PANEL SURYA MENGIKUTI ARAH MATAHARI SECARA VERTIKAL DI Agus Priyono .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Januari 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.23792

Abstract

Ketergantungan penggunaan bahan bakar konvensional seperti minyak dan batu bara pada hampir semua  sektor  kehidupan  menyebabkan  semakin  menipisnya  persediaan  energi.  Dalam  upaya mengatasi masalah ini, maka pemerintah saat ini sedang menggalakkan pemanfaatan Energi Baru dan  Terbarukan  (EBT)  yang  bersumber  pada  potensi  alam  yang  tidak  akan  habis  walaupun digunakan terus menerus seperti energi angin dan energi matahari.Untuk memanfaatkan potensi energi matahari maka saat ini sudah digunakan peralatan yang bisa disebut dengan fotovoltaik atau solar sell atau panel sel surya. Besarnya potensi energi matahariyang dapat diserap tergantung luas sell surya dan daya serap terhadap cahaya matahi. Daya serap dapat dioptimalkan dengan membuat sistem kontrol penggerak penel sel surya yang akan bergerah mengikuti arah gerak matahari sehinggaq sel-sel panel surya akan optimal menyerap cahaya matahari. Oleh karna itu, penelitian ini akan merancang sekaligus membangun sistem kontrol penggerak sel surya secara vertikal sehingga sel surya yang statis tersebut dapat bergerak dinamis mengikuti arah gerak matahari sehingga akan optimal menyerap cahaya matahari. Kata kunci: Sel surya; sistem kontrol otomatis; Energi Terbarukan
RANCANG BANGUN NOZEL PELONTAR PAKAN IKAN DUA DERAJAT KEBEBASAN DENGAN TEKNOLOGI LORA GATEWAY Nazarudin, -; Yacoub, Redi Ratiandi; Marpaung, Jannus; Ade Putra, Leonardus Sandy; Tjahjamooniarsih, Neilcy
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.60769

Abstract

Dalam hal budidaya ikan tambak yang dilakukan petani/nelayan tambak, perlu adanya sentuhan teknologi. Petani tambak masih menggunakan cara-cara tradisional dalam melakukan aktifitasnya, seperti pemberian pakan dengan cara tabur atau lontar dengan tangan. Beberapa kelemahan dengan cara seperti adalah: 1) jangkauan lontaran dan volume pakan yang terbatas; 2) penjadwalan pemberian pakan yang tidak teratur; 3) kendala cuaca menyebabkan pemberian pakan bisa terhenti 4) tenaga yang diperlukan cukup besar 5) sebaran tidak merata. Pakan sebagai sumber energi untuk tumbuh merupakan komponen biaya produksi yang jumlahnya besar yaitu 40-89% .Selain itu, pakan komersil memiliki kandungan protein sekitar 2630%, Di samping itu, pemberian pakan yang dilakukan dengan cara konvensional, yaitu menebar pakan secara manual, dapat digantikan dengan menerapkan teknologi, dalam hal ini teknologi pelontar pakan. Teknologi ini akan membantu petambak ikan dalam memberikan pakan, termasuk kuantitas pakan, jarak lontaran, jadwal pemberian pakan yang dapat diupdate setiap saat. Penelitian yang diusulkan ini bertujuan mendesain dan mensimulasikan suatu peralatan yang berfungsi untuk memberikan pakan ikan secara elektromekanik yang dapat diaktifkan dari jarak jauh menggunakan teknologi LoRa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan peralatan yang mudah didapatkan di pasaran. Komponen utama yang akan didesain dan dismulasikan dalam adalah bagian katup-katup solenoid pada kontainer pakan, unit nozel, unit kompresi udara, perangkat komunikasi data jarak jauh (LoRa) dan program untuk mengaktifkan komponen-komponen di atas. Luaran yang ditargetkan dalam penelitian ini adalah suatu desain mekanisma pelontaran pakan yang dilakukan dari jarak jauh menggunakan teknologi LoRa. Untuk menguji desain dilakukan simulasi pada unit solenoid. secara simultan dapat dilakukan dari jarak jauh menggunakan ponsel (smartphone). Desain dan simulasi akan diuji di lingkungan laboratirum fakultas Universitas Tanjungpura.
RANCANG BANGUN INVERTER DENGAN MENGGUNAKAN SUMBER BATERAI DC 12V Ray Mundus; Kho Hie Khwee; Ayong Hiendro
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 7, No 2: Juli 2019
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v7i2.35261

Abstract

Inverter merupakan salah satu alat elektronika yang berfungsi untuk mengubah arus searah (DC) menjadi arus bolak-balik (AC) dengan besaran tegangan dan frekuensi yang dapat diatur. Output suatu inverter berupa tegangan AC dengan bentuk berupa gelombang kotak (square wave), gelombang sinus modifikasi (sine wave modified), gelombang sinusoidal (pure sine wave). Dalam melakukan penelitiannya penulis menentukan jenis inverter push pull yang akan digunakan. Inverter  jenis push pull ini mengeluarkan output CT. dimana pemasangan kaki drain mosfet 1 dan 2 terpisah dari kaki drain mosfet 3 dan 4. Dalam perancangan inverter push pull sumber tegangan berasal dari baterai DC 12 volt 7,2. Tegangan output dari rangkaian inverter menghasilkan 7 volt, ini terjadi karena adanya beban resistif dari perancangan yang dilakukan berpengaruh pada performa inverter. Pada saat pengukuran bagian output CT dihubungkan pada osiloskop frekuensi output dari inverter ini sebesar 41,66 Hz. Standar frekuensi pada peralatan elektronik sebesar 50-60 Hz. Sedangkan bentuk gelombang output rangkaian inverter berbeda dengan pengukuran pada kaki gate mosfet dan output pin 10 dan 11 IC CD4047 yang mengalir tegangan menuju pin gate berbentuk gelombang kotak. Pada saat pengujian ini, beban yang digunakan adalah resistor dengan nilai sebesar 10 Ω 5 watt dan 100 Ω 5 watt. Pada pengujian beban R = 10 Ω bentuk gelombang kotak dengan frekuensi = 41.67 Hz, perioda = 23.99 ms, Vpp = 128V, Vrms = 107V. Pada saat pengukuran menggunakan beban R = 100 Ω hasil frekuensi = 41,66 Hz, perioda = 24,00 ms, Vpp = 132V dan Vrms = 109 volt. Kesimpuan dari penelitian ini bahwa tegangan output rangkaian inverter kecil dari tegangan input. Bentuk gelombang output rangkaian inverter ini berbeda pada saat tidak berbeban dan berbeban.
PERANCANGAN KENDALI SUPERVISI DAN PEMANTAUAN JARAK JAUH SISTEM PENGKONDISI UDARA DAN PENERANGAN PADA RUANGAN KANTOR Ariska .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Juli 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.26636

Abstract

Pada saat ini pemakaian energi listrik pada ruangan kantror kurang terpantau dan terkontrol sehingga pengguna listrik sulit mengatur pemakaian listrik yang akhirnya mngakibatkan pemborosan pemakaian energi listrik. Salah satu cara untuk mengetahui pemakaian dan untuk mengontrol (on/off) adalah dengan cara manual menggunakan alat. Cara seperti ini tentu tidak efisien karena pemborosan waktu dan memerlukan perhitungan agar dapat mengetahui pemakaian energi listrik dan untuk mengontrol (on/off) harus datang langsung ke sumbernya. Internet of Things (IoT) adalah sebuah teknologi yang bertujuan untuk memaksimalkan manfaat dari koneksi internet untuk melakukan transfer dan pemrosesan data-data atau informasi melalui sebuah jaringan internet secara nirkabel. Metode yang digunakan adalah studi literatur, kemudian ekperimen melalui perangkat IoT seperti mengetahui nilai arus dengan Wemos D1 Mini berbasis web. Hasilnya berupa alat yang dapat memantau dan mengontrol pengkondisi udara dan penerangan serta tegangan dan arus secara real time melalui situs web dengan delay 15 detik untuk update. Kemudian dapat mengendalikan sakelar listrik dari jarak jauh serta kendali otomatis oleh sensor PIR sehingga dapat mengurangi pemakaian listrik. Dengan pengujian AC disimulasikan oleh Pompa air dengan beban yang sama. Kekurangan dari perancangan ini ialah harus menggunakan kabel. Tetapi mempunya kelebihan berupa data hasil pembacaan sensor akan tersimpan pada icloud. Dengan adanya data yang tersimpan sehingga dapat dengan mudah untuk mengevaluasi pemakaian listrik. Kata kunci: internet of things, penghemat listrik, energy monitoring
ANALISIS KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) KETAPANG 2×1O MW Rizki, Tengku M; Yusuf, M. Ismail; Hiendro, Ayong; Khwee, Kho Hie; -, Yandri
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.57053

Abstract

Energi listrik merupakan suatu faktor penunjang yang sangat penting bagi perkembangan secara menyeluruh di suatu negara bagian manapun. Hal ini menyebabkan tingginya permintaan akan energi listrik, sehingga memaksa penyedia energi listrik menggunakan pembangkit listrik dengan kapasitas besar guna menjaga kontinyuitas pelayanan. PLTU merupakan salah satu pembangkit listrik yang mengsuplay sebagian besar energi listrik ke konsumen. Produksi batubara di Indonesia sebanyak 606,71 juta ton pada tahun 2021, beberapa jenis batubara yang digunakan pada pembangkit listrik adalah jenis low rank coal dan medium rank coal dengan nilai kalori 4100 kcal/kg sampai dengan 5200 kcal/kg. Salah satu parameter yang digunakan pada suatu sistem pembangkit tenaga berbahan bakar batubara adalah specific coal consumption (SCC). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar penggunaan konsumsi penggunaan bahan bakar di PLTU Ketapang 2x10 MW kemudian mengetahui jumlah bahan bakar yang digunakan setiap hari dan persentase campuran bahan bakar tersebut. Perbedaan nilai kalori bahan bakar yang digunakan berpengaruh pada konsumsi dimana semakin besar nilai kalori tinggi dapat menyebabkan konsumsi spesifik bahan bakar menurun. Penggunaan bahan bakar cofiring di PLTU Ketapang dengan kalori 4006 Kcal/Kg dan 3815 Kcal/Kg yaitu pada pembangkit unit 1 dengan daya terbesar dihasilkan dihari berbeda sebesar 10000 kW memiliki konsumsi spesifik sebesar 1305.70 kg/kWh. Sedangkan pada pembangkit unit 2 dengan daya terbesar yang dihasilkan dihari kelima sebesar 9920 kW memiliki konsumsi spesifik sebesar 128.16 kg/kWh. Pengunaan bahan bakar campuran (cofiring) pada pembangkit mampu menghemat penggunaan bahan bakar batubara dimana penggunaan cangkang sawit memiliki nilai kalori yang cukup sama dan dapat digunakan sebagai energi dari bahan organik.
STUDI PELEPASAN BEBAN PADA SKEMA PERTAHANAN (DEFENCE SCHEME) JARINGAN SISTEM KHATULISTIWA Erni Noviyani .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 4, No 2: Juli 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v4i2.16927

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kinerja skema pelepasan beban yang merupakan bagian dari skema pertahanan (defence scheme) yang ada di sistem khatulistiwa. Penelitian ini dilakukan dimulai dari penelusuran literatur tentang data spesifikasi generator, data frekuensi sistem saat terjadi gangguan dan data gangguan di lapangan yang menyebabkan skema pelepasan beban UFR bekerja dilanjutkan dengan melakukan evaluasi dan perhitungan. Dari penelitian ini dapat diperoleh bahwa idealnya sebuah skema pelepasan beban memiliki kriteria yang harus dipenuhi, yaitu pelepasan beban dilakukan secara bertahap, beban yang dilepaskan harus seminimal mungkin, dan beban yang dipilih harus memenuhi kriteria tertentu yang tidak merugikan perusahaan apabila dilepas. Dari hasil penelitian terlihat bahwa skema pelepasan beban yang ada di lapangan sudah berada pada kondisi ideal atau berhasil. Laju pemulihan frekuensi hasil penelitian menunjukan pelepasan beban mulai 8 MW – 11 MW memulihkan frekuensi dari 51.18 Hz – 50.34 Hz.   Kata kunci: Pelepasan beban, UFR, Load Shedding, Frekuensi rendah
UPAYA PERBAIKAN JATUH TEGANGAN PADA JARINGAN DISTRIBUSI TEGANGAN MENENGAH PT. PLN (PERSERO) RAYON TUMBANG TITI KETAPANG Adrianto Dwi Prasetyo; Bonar Sirait; Purwoharjono -
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.48388

Abstract

Penyulang Pawan 11 merupakan penyulang struktur radial terpanjang yang terdapat pada PT.PLN Rayon Tumbang Titi mempunyai panjang 168 kms Dari pengolahan data penyulang Pawan 11 terdiri dari 112 bus dengan total beban aktif sistem penyulang Pawan 11 sebesar 5.165,310 kW, dan beban reaktif sebesar 3.220,790 kVAR. Persentase jatuh tegangan yang terjadi pada ujung penyulang mencapai sebesar 18,5% atau 16,3 kV. Salah satu upaya perbaikan penyaluran daya listrik dan kualitas tegangan pada dapat dilakukan pemasangan kapasitor bank pada penyulang tersebut. Pada penelitian ini penyelesaian aliran daya sistem distribusi radial menggunakan metode injeksi arus dikembangkan oleh Jen-Hao Teng (2003) dan dalam menentukan bus lokasi penempatan dan besarnya nilai injeksi daya reaktif dari kapasitor bank berdasarkan hasil analisa aliran daya dengan kondisi bus yang mempunyai persentase jatuh tegangan diatas 5% atau nilai tegangan dibawah 19 kV. Pada kondisi sebelum pemasangan kapasitor bank (eksisting), tegangan bus yang tidak memenuhi standar SPLN No. 72  Tahun 1987 yaitu persentase jatuh tegangan diatas 5% atau tegangan bus dibawah 19 kV terdapat sebanyak 86 bus. Adapun tegangan bus minimal terdapat pada bus 82 (Gardu distribusi TT 0022) yaitu sebesar 16,565 kV, dengan persentase jatuh tegangan bus sebesar 17,343%. Pada kondisi eksisting total daya aktif yang dibangkitkan PLTD pada penyulang Pawan 11 sebesar 5.614,239 kW, sedangkan total daya reaktif sebesar 3.794.020 kVAR.serta total rugi-rugi daya aktif sebesar 448,994 kW.Setelah pemasangan kapasitor bank dengan dengan total sebesar 3.400 kVAR, tegangan bus tidak ada yang dibawah 19 kV. Tegangan bus minimal pada bus 82 (Gardu distribusi TT 0022) meningkat sebesar 2,780 kV menjadi 19,345 kV, dengan persentase jatuh tegangan bus sebesar 4,493%. Total daya aktif yang dibangkitkan PLTD pada penyulang Pawan 11 berkurang menjadi 5.510,735 kW, sedangkan total daya reaktif berkurang sebesar 261,870 kVAR disebabkan beban daya reaktif disupply sebagian oleh injeksi daya reaktif yang dihasilkan kapasitor bank. Total rugi-rugi daya aktif setelah pemasangan kapasitor bank pada penyulang Pawan 11 sebesar berkurang sebesar 103,569 kW menjadi 345,425 kW.
Rancang Bangun Sistem Air Mancur Otomatis Berbasis Mikrokontroler AT89S52 ., Robert
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 1, No 1: Januari 2013
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v1i1.1326

Abstract

Today, the development of technology continues to increase, it can be seen from the increasing number of electronic devices that are used day to day, one of that is the maintenance of park. One important thing in making the city park is a fountain. The existence of a fountain can make the park atmosphere more attractive and beautiful. Most of the existing fountain spouting only static bursts (no variation), of course this will lead to boredom for park visitors if seen in a long time. The purpose of this research is how to design a fountain that can be controlled high and low water bursts, pattern of bursts and fountain lighting design so it looks more beautiful and attractive. This automatic fountain used microcontroller AT89S52 as master controller of systems. As for the plan to be controlled is the water pump, electric valves and electric lighting fountains. Microcontroller AT89S52 used assembler language which design using personal computer. Based on this research that has been completed, the automatic fountain show variations patterns of bursts and lighting  during 11 minutes 58 seconds for 1 cycle program. Keywords : Automatic Fountain, Assembler, Nozzle, Electric valve, Microcontroller AT89S52.