cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 30263077     DOI : https://doi.org/10.47134/pjpi
Jurnal Pendidikan Islam is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. PJPI publishes four issues annually in the months of October, January, April, and July. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Islam include research and scholarly discussion concerning Islamic Education in Academic disciplines and Institutions, focusing on the advancement of scholarship both formal and non-formal education. Topics might be about Islamic educational studies in madrasah (Islamic schools), pesantren (Islamic boarding school), and Islamic education in university.
Articles 92 Documents
Pengaruh Penerapan Metode Ummi Terhadap Peningkatan Kualitas Pembelajaran Tahfidz Qur’an Di Kelas IV SDIT Al-Hanif Cilegon Jannah, Farihatul; Sofa, Mutiara
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v2i1.959

Abstract

Sebelum menerapkan metode Ummi, proses pembelajaran Tahfidz Qur'an di SDIT Al-Hanif tidak begitu efektif. Hal ini karena perbedaan metode dalam mengajarkan Qur'an, yang mengakibatkan guru hanya focus pada hafalan tanpa memperhatikan Tajwid. Berdasarkan latar belakang ini, peneliti merumuskan permasalahan sebagai berikut: "Bagaimana pelaksanaan metode Ummi di SDIT Al-Hanif Cilegon? Bagaimana pembelajaran Tahfidz Qur'an dengan menggunakan metode Ummi di SDIT Al-Hanif Cilegon? Bagaimana Pengaruh metode Ummi terhadap kualitas pembelajaran Tahfidz Al-Qur'an di SDIT Al-Hanif Cilegon?". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh metode Ummi terhadap kualitas pembelajaran Tahfidz Al-Qur'an bagi siswa kelas IV di SDIT Al-Hanif Cilegon. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan memanfaatkan teknik pengambilan sampel secara acak, yang dihitung menggunakan rumus Slovin, menghasilkan ukuran sampel sebanyak 52. Berdasarkan hasil perbandingan t hitung ≥ t tabel, dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan metode Ummi berpengaruh signifikan terhadap siswa kelas IV di SDIT Al-Hanif Cilegon, seperti yang ditunjukkan oleh t hitung (6,318) ≥ t tabel (1,675), dengan nilai signifikansi (Sig) (0,000) < probabilitas 0,05. Hal Ini menunjukkan bahwa kontribusi metode Ummi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Tahfidz Qur'an adalah sebesar 44,4%, sementara sisa 66,6% dipengaruhi oleh metode lain yang tidak dicakup dalam penelitian ini.
Membangun Masyarakat Sejahtera: Implementasi Anjuran Peduli Sosial Dalam Al-Qur’an Nufus, M. Khoirun; Lailatul Istnaini Musthofiyah; Aris Saputra Ramadhan; Wildan Syifaunnajah; Ana Rahmawati
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v2i2.960

Abstract

The Qur'an, as the holy book of Muslims, contains various teachings that regulate human life, including social aspects. The recommendation to care for society is one of the important themes raised in several chapters, such as Al-Fajr, Al-Ma'un, Al-Baqarah, and Al-Isra. Surah Al-Fajr (89:15-18) These verses criticize the attitude of humans who feel noble because of wealth. The Qur'an reminds us that wealth is only a test and trial from Allah SWT. The correct attitude is to be grateful for the blessings given and to use wealth for good, including helping those in need. Surah Al-Ma'un (107:2-3) This verse condemns the attitude of people who rebuke orphans. The Qur'an emphasizes that caring and loving attitudes towards orphans are an obligation for every Muslim. Surah Al-Baqarah (2:254, 261) Verse 254 emphasizes the importance of spending wealth in the way of Allah SWT, including to help the poor and those in need. Verse 261 teaches about zakat, which is the obligation for every Muslim to spend some of his wealth to help the poor, needy, and other groups. Surah Al-Isra (17:26-27) This verse teaches about the importance of being good to parents, relatives, and neighbors. The Qur'an encourages humans to build harmonious relationships with others, respect each other, and help each other.
Talfiq dan Madzhab : Menelaah Dinamika Talfiq madzhab dalam Kajian Ushul Fiqih Firnanda, Muhammad; Safitri, Rosalina; Mufrida, Nayla
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v2i1.1023

Abstract

Artikel ini membahas tentang konsep talfiq an madzhab. Di artikel ini akan dikupas tuntas mengenai dinamika tarfiq dalam konteks ushul fiqih. Sebagai pengantar, pengertian tarfiq Secara harfiah, tarfiq berarti “menyeimbangkan atau mempertemukan dua ujung yang berbeda dari suatu hal,” dan sesuai dengan istilah fiqh, tarfiq “menentukan hukum-hukum peristiwa dengan mengadopsinya dari berbagai aliran pemikiran.” Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengandalkan beberapa sumber literatur kajian Pustaka dan sumber sumber dari jurnal sebelumnya. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai ruang lingkup talfiq, dan pandangan para ulama terkait talfiq dan madzhab. Serta berbagai argument dari para ulama mengenai ushul fiqih yang akan dikupas tuntas pada artikel ini. Kesimpulan dari artikel ini adalah mereka yang mengamalkan tarfiq pada umumnya diperbolehkan untuk mengambil manfaat dari talfiq, namun tidak untuk kemudahan. Pada dasarnya talfiq bergantung pada niat orang yang melaksanakannya. Sebab dari niatnya jelas seseorang mengarahkan sikapnya terhadap pilihan aliran pemikiran ke arah tujuan kepraktisan atau sekedar mencari sesuatu yang sederhana.
Gaya Parenting Dalam Perspektif Al-Qur’an: Dampaknya Pada Pendidikan Sosial Anak Usia Dini Zaqy Faridatus Sholekhah; Naufal Taqiyuddin; Naila Syahda Salsabila; Mar'atul Mufida; Ana Rahmawati
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v2i2.1162

Abstract

Gaya pengasuhan dalam perspektif Al-Qur'an memainkan peran penting dalam pendidikan sosial anak usia dini, yang merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan keterampilan sosial. Al-Qur'an memberikan pedoman yang jelas bagi orang tua dalam mendidik anak, seperti yang tercermin dalam kisah Luqman yang menekankan nilai-nilai ketaatan, moralitas, dan etika. Gaya pengasuhan yang mengutamakan teladan, perhatian, dan kasih sayang dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan sosial anak. Berdasarkan latar belakang ini, terdapat beberapa masalah, yaitu: 1) Bagaimana konsep pengasuhan dalam Al-Qur'an? 2) Apa saja hambatan orang tua dalam mendidik anak usia dini? Penelitian ini merupakan studi literatur yang menggali data dari berbagai literatur terkait materi yang diteliti, termasuk jurnal, artikel, dan sumber perpustakaan internal, serta karya dalam berbagai bentuk. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode analisis konten, yaitu teknik yang digunakan untuk menganalisis dan memahami teks. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pengasuhan memiliki landasan utama dalam Al-Qur'an untuk menanamkan karakter pendidikan sosial pada anak usia dini. Orang tua harus menyesuaikan diri dengan kehidupan anak agar cara terbaik dalam mendidik anak diperlukan, menanamkan konsep tauhid, dan menanamkan akhlak yang baik pada anak. Selain itu, orang tua juga perlu bijaksana dalam menghadapi teknologi di era digital untuk mendidik anak, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang sebenarnya sangat membantu dalam proses pendidikan
Strengthening Islamic Moderation in Indonesia Syukur, Yanuardi
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v2i2.1163

Abstract

Islamic moderation in Indonesia aims to create an Indonesian society that is religious and tolerant in a pluralistic society. This article explains an anthropologist’s reflection on religious moderation implemented in Indonesia to create a moderate society. This article aims to explain an anthropologist’s reflection on the Islamic moderation program in Indonesia which is indirectly included in the religious moderation of the Ministry of Religious Affairs of Republic of Indonesia. Practically, this reflection is useful to see how the Islamic moderation program is viewed from anthropological perspective. This article was using observations, participant observation and literature review. The author has been involved in various research programs in order to strengthening Islamic moderation in Indonesia. This article concludes that Islamic moderation in Indonesia is a necessity amidst the dynamics of global society. Practical strengthening of moderation is part of love for the Indonesian nation. However, this program will not run optimally unless it is through sustainable collaboration between the government, religious leaders, community leaders, youth and families. 
Kejujuran: Nilai Moral yang Tak Luput dalam Konseling Umamah, Za’imatul; Faricha, Nayla; Ningrum, Risa Kusuma; Albaar, Raghwan
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v2i2.1165

Abstract

Salah satu bentuk pendidikan karakter, baik dalam keluarga, sekolah, maupun masyarakat, adalah kebiasaan jujur. Kejujuran merupakan kunci untuk menjadi orang baik. Jujur memiliki pengertian dengan adanya keselarasan dan kesesuaian antara apa yang ada di dalam hati dan apa yang diungkapkan melalui kata-kata dan tindakan. Dengan kata lain, kejujuran adalah bersatunya kata hati, kata lisan, dan tindakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran penting kejujuran sebagai nilai moral dalam proses konseling Islami. Kejujuran dipandang sebagai komponen utama dalam membangun kepercayaan antara konselor dan konseli, yang pada akhirnya mempengaruhi efektivitas konseling. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini mengkaji literatur yang relevan, termasuk hadis riwayat Imam Muslim nomor 2607. Metode takhrij hadits digunakan untuk memahami makna kejujuran dalam konteks konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konselor yang jujur lebih mampu menciptakan hubungan positif dengan konseli, mempercepat proses terapi, dan memberikan umpan balik yang lebih efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan kejujuran dalam konseling Islami tidak hanya memperkuat hubungan profesional, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan konseling.
The Exploring The Epistemological Basis of Ushul Fiqh (Priority Fiqh By Yusuf Al-Qardawi): English Turmudzi, Khoiru; Ramadhani, Noni; Rusdian, Alvin; Karim, Nauval; Maulida, Kartika; Mukti, Ahsan
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v2i2.1167

Abstract

This article explores the epistemological foundations of Ushul Fiqh, particularly focusing on the concept of Priority Fiqh as articulated by Yusuf Al-Qardawi. In the contemporary context, Muslims face numerous challenges in prioritizing religious obligations and ethical considerations amidst a rapidly changing world. Al-Qardawi's approach emphasizes the need for a systematic framework that aids in discerning the priority of Allah's commandments, thoughts, and charitable actions. Through a qualitative analysis of Al-Qardawi's writings and relevant literature, this study elucidates the methodologies he proposes for addressing the complexities of modern Islamic jurisprudence. The findings highlight the significance of prioritization in Fiqh as a means to navigate moral dilemmas and enhance the application of Islamic principles in daily life. Ultimately, this article contributes to the discourse on Islamic legal theory by advocating for a renewed understanding of Fiqh that is responsive to contemporary needs while remaining rooted in traditional scholarship.
The Reflection of Peace Principles In Muhammad Shaybani's Works Juraev, Shukrullo
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v2i1.1237

Abstract

This article discusses the principles aimed at preserving peace in the works of Muhammad Shaybani, a prominent figure in the Hanafi school of thought. The works of Muhammad Shaybani are recognized as authoritative sources of the Hanafi school by its scholars. Notably, the scholar's work “As-Siyar Al-Kabir” stands out as it is directed towards regulating international relations arising between representatives of different religions in times of war and peace. It is known that Islam, by its very nature, is a religion of peace. It urges people to strive for peace and stability, to eliminate various discord and animosity. Indeed, peace constitutes the foundation of the Islamic religion. However, today, representatives of extremist sects misinterpret the principles of war and peace mentioned in the Qur'an and Hadiths, attempting to portray Islam as a religion of war. The article presents the views of prominent scholars of the Hanafi school on the preservation of peace in Islam. Additionally, it elucidates the essence of the rules concerning war and peace presented in the Qur'an and Hadiths. Especially, the views of Islamic scholars on the concept of “jihad,” which is currently being distorted and misinterpreted by radical individuals, are included.
Pengertian dan Ruang Lingkup Ulumul Quran Afifah, Afini Rizkiya
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v2i2.1279

Abstract

Ulumul Quran adalah cabang ilmu yang membahas berbagai aspek Al-Quran, seperti pengertian, ruang lingkup, dan cabang-cabangnya. Penelitian ini menggunakan metode keperpustakaan (library research) untuk mengeksplorasi topik sejarah pengumpulan dan penulisan Al-Quran, Makkiyah dan Madaniyah, Nasikh dan Mansukh, serta I'jazul Quran. Ilmu ini membantu umat Islam memahami Al-Quran secara komprehensif dan mendalam, baik dalam kajian akademis maupun penerapannya. Jurnal ini bertujuan menjelaskan pengertian dan ruang lingkup Ulumul Quran, mempertegas perannya sebagai ilmu fundamental dalam mengungkap pesan-pesan ilahi, dan menjabarkan relevansi kajiannya dalam kehidupan modern. Dengan penjelasan yang mendalam, diharapkan pembaca dapat memahami pentingnya Ulumul Quran sebagai sarana memperkaya pengetahuan, memperdalam spiritualitas, dan memberikan solusi atas berbagai tantangan kontemporer. Kajian ini memberikan wawasan tentang bagaimana nilai-nilai Al-Quran dapat diaplikasikan untuk memperkuat iman, moral, dan etika dalam kehidupan masyarakat global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang lingkup Ulumul Quran diantaranya yakni sejarah penurunan Alquran, Nasakh Mansukh, Makkiyah Madaniyah, sebab-sebab turunnya ayat Alquran dan lain-lainnya.
Tanggung Jawab Profesi dan Kode Etik Guru Nirwana Suciyati; Rosdiana
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v2i2.1282

Abstract

The paper aims to discuss and understand the concept of profesional responsibility and teachers’ code of ethics as guidelines in carrying out their duties in education. The writing is done with a descriptive approach trough literatur review from various sources such as book and journals. The resulth show that teachers’ responsibilities include moral and professional obligations in teaching, guiding, and educating students in accordance with specified standards. Teachers have various aspect of responsibilities that include improving profesionalism, responsibilities that include improving profesionalism, social responsibility, and efforts to create a positive and inclusive learning environment. Meanwhile, the teacher code of ethics serves as an ethical guideline to avoid irregularities, ensure profesionalism, and improve the quality of education. The code plays a role in supproting teacher self-reflection, raising moral standards and professionalism, and building a positive reputations as an educator with integrity. This paper concludes that implementating a code of ethics and understanding profesional responsibilities are important foundations in helping teachers perform their duties effectivey, build a conducive learning environment and achieve the goal of quality education.

Page 7 of 10 | Total Record : 92