cover
Contact Name
Humiras Betty Marlina Sihombing
Contact Email
lembagappmuda@gmail.com
Phone
+6282217442010
Journal Mail Official
lembagappmuda@gmail.com
Editorial Address
Jl. DR. TD Pardede No.21, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL
ISSN : 23022523     EISSN : 27210073     DOI : 10.46930
Core Subject : Engineering,
The Civil Engineering Scientific Journal of the University of Darma Agung as one of the publication media of academicians, researchers, and practitioners is expected to be able to become a media for the dissemination of information development in Civil Engineering disciplines to the wider community, so that it can trigger new research ideas. Besides, the Civil Engineering Scientific Journal of the University of Darma Agung is also a means for students to carry out one of the obligations of the Tri Darma Perguruan Tinggi. To further enhance the results of research publications, the Civil Engineering Scientific Journal Editorial Board of the University of Darma Agung invited academicians, researchers, and practitioners to be able to publish their research through the Scientific Journal of the Civil Engineering University of Darma Agung.
Articles 188 Documents
PERBANDINGAN UJI KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN PASIR GUNUNG DESA AEK BOLON, KECAMATAN BALIGE KABUPATEN TOBA SEBAGAI AGREGAT HALUS DENGAN VARIASI BAHAN TAMBAH “SILICA FUME” PADAPERENDAMAN AIR TAWAR DAN AIR LAUT Tumanggor, Micael Viktor; Panggabean, Alexsander; Ginting, Rahelina; Debataraja, Semangat
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 11 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v11i2.2772

Abstract

Beton memainkan peran penting dalam industri konstruksi. Beton digunakan di sebagian besar proyek konstruksi di seluruh dunia dan di Indonesia. Akibatnya, penulis melakukan penelitian pada beton untuk memastikan kekuatannya. Hasil penggabungan beton dengan Silica Fume semuanya terbukti berdampak positif pada kuat tekan beton dalam sejumlah penelitian. Penelitian ini menemukan bahwa beton yang dirawat dengan Silica Fume memiliki kuat tekan yang lebih tinggi dari beton biasa. Penulis berharap penelitian ini dapat berhasil dengan memanfaatkan berbagai agregat dari penelitian sebelumnya. Pasir gunung dari desa Aek Bolon di kecamatan Balige kabupaten Toba digunakan sebagai agregat. Menggunakan benda uji silinder setinggi 30 sentimeter dan luas silinder berdiameter 15 sentimeter. Selain itu beton harus memiliki kuat tekan 35 Mpa. Penelitian dilakukan di Universitas Darma Agung di Laboratorium Beton Teknik Sipil Medan. kuat tekan akan ditentukan oleh pengujian yang dilakukan di laboratorium Beton.
MANAJEMEN KONSTRUKSI TERMASUK BANGUNAN BAWAH PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN KAB. SERANG PROVINSI BANTEN Siboro, Elisber; Ginting, Rahelina; Sidjabat, R.
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 11 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v11i1.1719

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui metode pelaksanaan Struktur pada proyek pembangunan Jembatan Paiker Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan; menghitung kwantitas atau volume pekerjaan dan anggaran biaya pada pembangunan Jembatan Paiker Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan; dan mengetahui analisis biaya pada proyek pembangunan Jembatan Paiker Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan dengan menggunakan metode analisa SNI 2016. Teknik pengumpulan data adalah dengan melakukan study pendahuluan, melakukan study kepustakaan, konsultasi dengan pihak yang punya proyek dengan pembimbing dan mengunjungi dan mengamati Proyek Jembatan Paiker Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pelaksanaan pembangunan Jembatan Paiker ialah dimulai dari pekerjaan persiapan seperti pembersihan dan pengukuran lahan, kemudian pekerjaan struktur bawah berupa pekerjaan Borpile, abutment, dan pier setelah itu pekerjaan struktur atas. Pelaksanaan pembanguna struktur bawah berdurasi 120 hari. Rencana anggaran biaya dalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Paiker adalah sebesar Rp. 7.153.523.975,27. Analisis anggaran hanya di perhitungan struktur bawah.
KAJIAN PEMANFAATAN CANGKANG SAWIT SEBAGAI BAHAN PENGGANTI AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TEKAN BETON f’c 30 MPa Butarbutar, Nico Fauzi S.; Siagian, Daniel; Ginting, Rahelina; Napitupulu, Janter
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i2.3598

Abstract

Beton adalah bahan konstruksi umum yang dapat ditemukan di seluruh dunia. Namun, terlepas dari kenyataan bahwa ada banyak jenis beton dari hari ke hari yang menghasilkan jumlah hari yang sama, ada opsi ketiga yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan ini: pembuatan hasil limbah-limbah.Contoh yang paling nyata adalah penggunaan tebu sawit.Cangkang kelapa sawit dapat dimanfaatkan sebagai pengganti beton.Dalam penelitian ini, cangkang kelpa sawit digunakan sebagai pengganti agregat kasar pada beton untuk lima variasi yang berbeda: variasi I (beton normal), variasi II (substitusi 5% cangkang kelapa sawit), dan variasi III (substitusi 10% cangkang kelapa sawit). Setiap variasi membutuhkan minimal 12 slindSlump test, kuat tekan, serap, dan pengamatan pola retak dilakukan pada hari ke 28 setelah kelahiran benda.Peningkatan nilai absorbsi dan penurunan nilai slump, kuat tekan, dan kuat tekan penyebab utama masalah tersebut.Dalam kasus pola retak, penggantian cangkang kelapa sawit menghasilkan jumlah, Panjang, dan rentang lebar retak yang jauh lebih umum daripada silinder biasa.Hal ini menunjukkan bahwa kerikil memiliki teks yang lebih halus dan keras dari sawit sebelumnya. Hasilnya, terlihat bahwa cangkang kelapa sawit tidak memenuhi syarat sebagai agregat kasar.
PENGARUH KUAT LEKAT BESI TULANGAN D13 TERHADAP BETON NORMAL Rahelina Ginting; Rol Iman Gulo
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 10 No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v10i1.243

Abstract

Struktur beton bertulang merupakan struktur yang sangat diandalkan kekuatannya saat ini dan banyak dimanfaatkan pada pembangunan gedung-gedung tinggi, dan konstruksi lainnya. Struktur bangunan tersebut membutuhkan beton mutu sedang dan mutu tinggi untuk mengimbangi tegangan tarik lebih besar yang digunakan untuk menopang komponen struktur. Perlu adanya peningkatan mutu beton dengan cara menambahkan besi ulir pada beton segar, maka dipilihlah bahan tambah besi ulir D13 yang baik digunakan pada perencanaan plat maupun kolom praktis untuk dimanfaatkan sebagai bahan tambah yang bertujuan meningkatkan tegangan tarik beton. Maksud danTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kuat lekat antara beton dan tulangan ulir, terhadap sifat-sifat mekanik beton berupa tegangan tarik. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen menggunakanbenda uji (sampel) berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm . Benda uji masing-masing berjumlah 6 buah dengan variasi setiap 3 sempel diteliti pada7 hari dan 3 sampel lainnya pada 28 hari dimana mutu beton yang digunakan adalah f’c 25 MPa yang merupakan beton mutu sedang. Alat yang digunakan adalah Universal Test Machine (UTM) dengan pengujian pull out test (penarikan keluar). Nilai kuat lekat yang didapat dari Metode Nawy 1986 adalah 8,044 MPa, Metode Oragun Et Al adalah 8,861 MPa, Metode Kim dan Park 2015 adalah 17,417 MPa.
ANALISA PENYEBAB TERJADINYA LONGSOR DI JALAN PROVINSI DOLOK SANGGUL – PAKKAT DI DESA ARBAAN KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN DAN PEMODELAN MENGGUNAKAN PROGRAM PLAXIS ( Study Laboratorium ) Kristian Adi P. Sinaga
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 10 No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelongsoran merupakan salah satu kasus pada bidang Geoteknik yang sering terjadi akibat meningkatnya tegangan tanah atau berkurangnya kekuatan geser suatu massa tanah. Dengan kata lain, kekuatan geser dari suatu massa tanah tidak mampu menahan tegangan geser yang dialami oleh massa tanah tersebut. Gangguan terhadap stabilitas lereng dapat disebabkan oleh berbagai kegiatan manusia maupun kondisi alam. Lereng yang tidak stabil sangatlah berbahaya pada lingkungan sekitar yang dapat menimbulkan korban jiwa ataupun kerugian materi. Pada penelitian ini diambil lokasi Desa Arbaan, Kabupaten Humbang Hasundutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai faktor keamanan dari lereng sehingga lereng tersebut dapat diklasifikasikan tingkat kemantapannya. Adapun metode yang dilakukan untuk menganalisa kemantapan lereng adalah metode fillenius dan pemodelannya dengan program Plaxis 2D ver. 8 dengan pendekatan model Mohr-Coulomb dan Soft Soil. Pada penelitian ini diperoleh hasil nilai faktor keamanan untuk lereng sebesar sebesar 1,087. Dari nilai faktor keamanan kemantapan lereng berada pada kondisi kritis dan perlu perbaikan stabilitas lereng.
ANALISA DAYA DUKUNG PONDASI BORE PILE TOWER TRANSMISI 275 kV PADA TOWER 57A T/L kV DAERAH SARULLA TAPANULI SELATAN Karlinus Halawa, Obi; Anshori, M. Irfan; Endayanti, Masriani; Gultom, Adventus
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i1.3779

Abstract

Pembangunan Tower Transmisi 275 kV pada Tower 57A T/L Kv di Daerah Sarulla Tapanuli Selatan menggunakan pondasi bore pile dengan kedalaman 9 meter. Pemilihaan pondasi dalam digunakan apabila tanah dasar dibawah bangunan tersebut tidak mempunyai daya dukung (bearing capacity) yang cukup untuk memikul berat bangunan dan beban di atasnya ditambah dengan jauhnya letak tanah keras yang memiliki daya dukung yang cukup. Untuk menahan beban bangunan yang berat di atas tanah lunak diperlukan pondasi yang kokoh. Apabila kondisi tanah di permukaan tidak mampu menahan bangunan tersebut, maka beban bangunan harus diteruskan ke lapisan tanah keras di bawahnya. Dalam hal ini pemakaian pondasi bore pile merupakan pilihan pondasi yang tepat dalam pembangunan Tower Transmisi 275 kV di Daerah Sarulla Tapanuli Selatan. Penyelidikan tanah tersebut untuk mengetahui hambatan lekat tanah yang menunjukkan kekuatan daya dukung lapisan tanah.Berdasarkan analisa data dan hasil perhitungan yang di peroleh dapat di simpulkan : 1). Besar kapasitas daya dukung bore pile dan daya dukung pondasi tiang grup dengan menggunakan metode mayerhof pada kedalaman 9 m adalah 465,463 ton > 356,40 ton, 2).Efisiensi kelompok tiang bor dengan 9 tiang diperoleh sebesar = 0,748 yang artinya, efisiensi daya dukung kelompok tiang sebesar 74,8 %, 3).Dari hasil perhitungan, tiang dengan konfigurasi 9 pile menghasilkan daya dukung sebesar 465,463 ton >356,40 ton, memberikan hasil yang aman terhadap bangunan tower.
ANALISA PERENCANAAN STRUKTUR ATAS PADA APARTEMEN GRAND JATI JUNCTION MEDAN DI ZONA A Rahelina Ginting; Nelson Hutahaean; Ferry Tampubolon
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 10 No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v8i1.1200

Abstract

A planner is required to be able to design with high usability, efficiency, and aesthetics. Many aspects must be considered when designing a construction, one of which is concrete. The effect of earthquake loads is one of the important things to analyze because the effects on buildings can be harmful to humans. Therefore, a good design is needed in order to reduce the level of accidents and losses caused. In this thesis, the building being reviewed is a 30-floor apartment building which is the newest apartment in the city of Medan. The calculation of the structure refers to SNI 2847-2013 for reinforced concrete designs, SNI 1726-2012 for designs against earthquakes and SNI 1727-2013 for loading on structures. The calculation of the building structure is reviewed for dead loads, live loads and earthquake loads. Calculations carried out include slab, beam, column and foundation elements. The SAP 2000 application was used to help calculate the structural element forces. From the calculation results there were differences with the designs used in the field, this happened because each structural planner used certain calculation rules and procedures in designing the structure. However, the difference between the results of the analysis and the design in the field is not very significant, so we can assume that the beam, column and floor slab designs are safe to use.
EVALUASI PERENCANAAN DINDING GESER PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR PELINDO BELAWAN SUMATERA UTARA Arwes Perjuangenta Ginting
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 10 No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinding geser (shear wall) adalah dinding yang berfungsi sebagai pengaku yang menerus sampai ke pondasi dan juga merupakan dinding inti untuk memperkaku seluruh bangunan yang dirancang untuk menahan gaya geser, gaya lateral akibat gempa bumi. Dinding geser pada umumnya bersifat kaku, sehingga deformasi (lendutan) horizontal menjadi kecil. Untuk mengetahui kuat geser dari dinding geser dilakukan sebuah desain bangunan dengan struktur kombinasi open frame dan dinding geser (shear wall). Direncanakan bangunan dengan komponen-komponen strukturnya yaitu balok, kolom, shear wall dengan tebal dinding 15 cm dan tebal pelat 12 cm. Dari hasil perhitungan menggunakan program ETABS didapat Vmax yang terjadi pada shear wall adalah 4831110 N, dan direncanakan tulangan shear wall secara konvensional menggunakan dua layer ∅ 13-150 mm. Kuat geser dinding geser (shear wall) Vn = 6216108,118 N, maka dinding geser cukup kuat menahan gaya geser yang terjadi pada struktur.
ANALISA MANAJEMEN KONSTRUKSI PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN TANO PONGGOL SUMATERA UTARA Hulu, Yafinus; Laia, Hospital; Sidjabat, Robinson; Ginting, Rahelina
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 11 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v11i2.2757

Abstract

Dalam mengembangkan pembangunna konstruksi seperti pada masa sekarang mengalami kemajuan yang cukup besar. Pembangunan konstruksi seperti gedung, jalan, dan jembatan telah dilaksanakan diberbagai daerah di Indonesia, untuk itu perlu suatu penerapan manajemen konstruksi untuk mengefektifkan dan mengefisienkan kegiatan-kegiatan pada proyek tersebut. Manajemen konstruksi secara umum adalah proses merencanakan, memimpin, mengorganisir dan mengontrol kegiatan proyek, kebutuhan pemakaian, dan sumberdaya untuk menargetkan sasaran yang telah ditentukan. Penelitian ini dilaksanakan pada pembangunan jembatan Aek Tano Ponggol, dimulai dengan studi pedoman, pengumpulan data dan sekunder kemudian penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analisis dan studi kasus, pekerjaan struktur bawah di mulai dari Galian, Tiang Pancang, Bore Pile, Lantai Kerja, Abutment, Pier.dan. Untuk menghitung durasi pekerjaan dan rencana anggaran biaya berdasarkan dari gambar shop drawing digunakan AHSP SNI 2016. Berdasarkan metode Penelitian yang dilakukan beserta langkah Analisa perhitungan yang telah dilakukan pada bab sebelumnya maka dapat disimpulkan pembangunan Jembatan Aek Tano Ponggol dengan menganalisa pada pekerjaan struktur bawah total rencana anggaran biaya yaitu (Rp. 28.178.163.022,17) dan Analisa waktu pelaksanaan pekerjaan berdasarkan time schedule di peroleh lama waktu adalah 10 bulan atau 300 hari kerja
ANALISA DAYA DUKUNG PONDASI BORE PILE, TEA BEAM, PILE CAP PADA PROYEK PEMBANGUNAN LIVING PLAZA CEMARA ASRI MEDAN Silaen, Tumbur; Panjaitan, Meryani Br.; Endayanti, Masriani; Hutahaean, Nelson
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 11 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v11i1.1712

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menemukan bagaimana menghitung kapasitas daya dukung pondasi bore pile dengan menggunakan data Standart Penetration Test (SPT) pada bangunan Living Plaza Cemara Asri dan bagaimana menghitung beban yang dipikul oleh pondasi bore pile Living Plaza Cemara Asri serta evaluasi kapasitas kelompok tiang dan stabilitas pile cap dan tea beam. Pondasi living plaza cemara asri terdiri dari pondasi tiang bor yang disatukan dengan pile cap untuk dapat menahan beban-beban gedung yang bekerja, ditransfer langsung oleh kolom ke pondasi yang diikat oleh pile cap dan menyalurkan ketanah agar bangunan diatasnya berdiri kokoh sehingga tidak mengalami penurunan berlebihan. Dengan menggunakan metode mayerhoff didapat daya dukung ijin pondasi tiang bor pada kedalaman 18 m (Qi) sebesar 348,79 ton. Efesiensi kelompok tiang menggunakan metode Converse-Labarre Formula adalah 0,796 untuk 4 tiang. Perhitungan dimensi pile cap 4 pile yaitu panjang 3600 mm, lebar 3600 mm dan tinggi 1500 mm. Dari hasil perhitungan didapat daya dukung total kelompok tiang (Qg) untuk 4 tiang pada kedalaman 18 m sebesar 1109,16 ton beban yang dipikul (Pu) 734.439 ton. maka pondasi aman dalam memikul beban yang ada diatasnya. Kuat geser satu arah daerah Y pile cap Vc = 1405.93 ton Vu = 369.259 ton, kuat geser satu arah daerah X pile cap Vc = 356.728 ton Vu = 63.243 ton, kuat geser dua arah pile cap Vc = 500.45 ton Vu = 256.424 ton, Hasil perhitungan penulangan pada pile cap adalah D16 - 100 mm tulangan atas dan tulangan bawah D22-100 mm.

Page 5 of 19 | Total Record : 188