cover
Contact Name
Budi Rizka
Contact Email
br@unida-aceh.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
prince@unida-aceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus Unida, No. 15 Surien - Banda Aceh 23234
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Journal of Planning and Research in Civil Engineering
ISSN : -     EISSN : 29623448     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal of Planning and Research in Civil Engineering is a peer review journal. The PRINCE is a forum for lecturers and researchers to publish scientific works, both in the form of research results and literature studies in the field of civil engineering. The scope of article can be in the form of research results, latest methods, criticism of certain research results or methods, or laboratory research as well as literature review.
Articles 75 Documents
Perbandingan Estimasi Anggaran Biaya Dengan BOW Dan SNI (Studi Kasus : Pembagunan RKB Asrama Santri Putra Dayah Muq Pagar Air, Aceh Besar)
Journal of Planning and Research in Civil Engineering Vol. 2 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i3.620

Abstract

Dalam bidang jasa konstruksi biasa dikenal sebagai perusahaan kontraktor. Maka dari itu, manajemen yang baik sangat penting, terutama dalam hal anggaran Pelaksanaan proyek konstruksi.Metode yang di gunakan ialah Metode BOW,dan yang akan di perbandingkan ialah dengan metode SNI. Lokasi penelitian di Pagar Air, Kabupaten Aceh Besar. Proyek Pembangunan RKB Asrama Santri Putra Dayah MUQ Pagar Air,Aceh besar. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan referensi dan pengetahuan dibidang penganggaran untuk proyek konstruksi dan menggunakan analisa anggaran yang efisien dan ekonomis. Ruang lingkupnya ialah menghitung Anggaran Biaya Konstruksi,(ABK) pada Pengecoran lantai 2 Asrama Santri Putra. Hasil akhir dari penelitian menunjukan bahwa perhitungan biaya Proyek pembangunan Asrama Santri Putra lantai 2 dengan menggunakan metode BOW sebesar Rp. 740.879.344.000 sedangkan hasil estimasi biaya menggunakan metode SNI sebesar Rp. 301.435.798.000 Kemudian hasil perhitungan, perbandingan estimasi anggaran biaya antara metode BOW dan SNI.  BOW   lebih mahal dari SNI, dengan selih biaya 59,31 %. sebesar Rp. 439.443.546.000 hasil Perbandingan  anggaran biaya dengan metode SNI merupakan yang paling ekonomis. Dikarenakan indeks koefisien harga satuan upah dan bahan merupakan yang lebih kecil dibanding BOW yang beberapa indeks koefisianya besar apalagi di hitung dengan harga satuan upah dan bahan pada saat ini sehingga menjadi pemborosan biaya.
Studi Kelayakan Penggantian Jembatan Dengan Metode Value Engineering (Studi Kasus : Jembatan Kr. Kareung Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar) Fatharani, fatharani; Dedek Ariansyah; Heru Pramanda
Journal of Planning and Research in Civil Engineering Vol. 2 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i3.623

Abstract

Jembatan Kr. Kareung adalah salah satu Jembatan yang sangat sering dilalui masyarakat di Kabupaten Aceh Besar. Value Engeneering adalah penghematan biaya tanpa mengurangi kuantitas dan kualitas. Berdasarkan hasil analisa nilai (value engineering) yang telah dilakukan dengan lima tahap job plan, yaitu tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisa, tahapan rekomendasi/pengembang, dan pelaporan didapat dua alternatif yang dapat dipakai untuk mengganti pekerjaan pemasangan dengan menggunakan pedoman RAB penelitian terdahulu sebagi acuan, yaitu dengan menggunakan girder PCI dan menggunakan Steel Box Girder dengan ukuran 19,6×80. Penghematan yang didapat adalah girder PCI adalah sebesar Rp. 2.873.812.947 atau sebesar 42% dari harga RAB awal, dan steel box girder mendapat penghematan sebesar Rp. 2.192.699.627 atau sebesar 32% dari harga RAB awal. Penghematan yang dapat diberikan dari analisis ini adalah dengan menggunakan alternatif 1 atau menggunakan girder PCI dengan biaya awal sebesar Rp. 6.866.538.000 dan setelah mengganti item pekerjaan dengan girder PCI sebesar Rp. 3.992.725.053 dengan penghematan biaya sebesar Rp. 2.873.812.947 atau sebesar 42%. Maka pada penelitian ini peneliti mengambil penghematan menggunakan alternatif 1 karena biaya lebih murah, dan girder PCI mempunyai mutu yang sesuai standar yang ada.
Pengaruh Kecepatan Kendaraan Terhadap Pemasangan Rumble Strips dan Speed Bump Pada Ruas Jalan Kota (Studi Kasus: Ruas Jalan Kota Kawasan Banda Aceh
Journal of Planning and Research in Civil Engineering Vol. 2 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i3.625

Abstract

Rumble strips dan speed bump adalah kelengkapan tambahan pada jalan yang berfungsi untuk membuat pengemudi mengurangi laju kecepatan dan lebih meningkatkan kewaspadaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan kendaraan terhadap pemasangan rumble strips pada ruas Jl.Krueng arakundo, Jl.Lingkungan Pelabuhan Lampulo, Jl.Dr.Syarief Thayeb, Jl.Rama Setia, dan Jl.Medan-Banda Aceh dan pengaruh kecepatan kendaraan terhadap pemasangan speed bump pada ruas Jl.Tgk. Abdussalam, Jl.Kampus Unida, Jl.Inong Bale, Jl.H.Bintang, dan Jl.Syiah Kuala. Data yang diambil pada penelitian ini yaitu data kecepatan kendaraan roda 2 dan roda 4 dengan adanya rumble strips dan speed bump. Analisis yang dilakukan yaitu dengan cara pengamatan langsung di lapangan dan mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 serta Peraturan Menteri Perhubungan No:KM 14 Tahun 2006. Dari hasil perhitungan terjadi penurunan kecepatan akibat hambatan rumble strips pada Jl.arakundo yaitu sebesar 16,25%, Jl.Lingkungan Pelabuhan Lampulo 17,3%, Jl.Dr.Syarief Thayeb 25,96%, Jl.Rama Setia 36,68%, Jl.Medan-Banda Aceh 20,55% dan data penurunan kecepatan akibat hambatan speed bump pada Jl.Tgk. Abdussalam sebesar 58,76%, Jl.Kampus Unida 53,25%, Jl.Inong Bale 65,49%, Jl.H. Bintang 40,79%, dan Jl.Syiah Kuala 72,75%.
Perencanaan Penjadwalan Tenaga Kerja Menggunakan Metode Minimum Moment Algorithma (MMA) (Studi Kasus Pembangunan Gedung Pemadam Kebakaran, Gayo Lues) Ali Muhammad, Ali; Amir Mukhlis; Dedek Ariansyah; M. Reza Hani
Journal of Planning and Research in Civil Engineering Vol. 2 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i3.626

Abstract

Proyek konstruksi berkembang semakin besar dan rumit dewasa ini baik dari segi fisik maupun biaya. Untuk menyelenggarakan suatu proyek pembangunan, salah satu faktor yang menjadi penentu keberhasilan dalam pembangunan adalah faktor sumber daya manusia. Dengan demikian apabila penjadwalan tenaga kerja tidak efektif maka usaha-usaha mencapai keberhasilan dari pelaksanaan pembangunan tersebut akan mengalami keterlambatan dan kenaikan biaya. Permasalahan dalam perencanaan ini adalah bagaimana mengatur kebutuhan tenaga kerja pada setiap kegiatan yang dilaksanakan agar lebih efektif dan efisien. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk untuk mendapatkan penggunaan sumber daya   manusia   agar   fluktuasi   yang   terjadi  tidak  terlalu  tajam  dengan  menggunakan pemerataan sumber daya (resource leveling) yaitu dengan metode minimum moment algorithm (MMA) sedangkan penjadwalan dilakukan dengan menggunakan metode Critical Path Method (CPM). Hasil perencanaan pejadwalan tenaga kerja yang meliputi pekerja dan tukang didapatkan faktor perbaikan (IF) untuk aktivitas yang mempunyai free float (FF) yaitu aktivitas J, I, dan S, Untuk aktifitas J, I, dan S, nilai IF yang didapat masih ada yang bernilai positif sehingga dihitung kembali nilai IF untuk aktifitas tersebut. Perbandingan histogram sumber daya yang terjadi tidak begitu signifikan, ini karena perbaikan yang terjadi hanya pada aktivitas yang memiliki free float (FF).
Potensi Penambahan Pasir Bentonit Pada Tanah Lempung Untuk Stabilisasi Tanah Munirwan, Reza Pahlevi
Journal of Planning and Research in Civil Engineering Vol. 2 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i3.631

Abstract

In civil engineering projects, soil must possess adequate bearing capacity to be utilized as a building material and as a construction material for soil-based structures. One effective approach for enhancing the load-bearing capacity of soil is the utilization of soil stabilization techniques. The improvement of the load-bearing capacity of clay soils can be achieved through the application of chemical stabilization techniques such as by using bentonite sand. The objective of this research is to investigate the effect of using bentonite sand as a stabilizing agent on the compaction parameter of clay soil. The experimental testing conducted in this study follows the guidelines outlined by the ASTM standard. Additional modifications were implemented on bentonite sand at concentrations of 2%, 4%, and 6%. The results of incorporating bentonite sand into the clay soil were evaluated in terms of the maximum dry density (MDD) and optimum moisture content (OMC) values. In general, the addition of bentonite sand to clay soil results in an increase in the maximum dry density (MDD) and optimum moisture content (OMC) values.
Implementasi BIM Dalam Estimasi QTO, RAB, Dan Analisis Struktur Menggunakan Revit Dan Robot Struktural Analysis (Gedung Asrama MAN 1 Langsa) Torang arianto siboro, Torang arianto siboro, S.T; Haikal Fajri; Firdasari
Journal of Planning and Research in Civil Engineering Vol. 2 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i3.644

Abstract

Dengan menerapkan konsep BIM maka kesalahan perhitungan dan human eror pada proyek konstruksi dapat diatasi. Penerapan metode/konsep BIM (Building information medelling) sangat membantu dan memudahkan perencanaan. Dengan mengintegrasikan 3 software yaitu AutoCAD, Revit dan Robot structural analysis. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui selisih perhitungan volume, RAB dan pembesian yang dihitung secara BIM dan konvensional. (2) mengetahui hasil analysis struktural dan perhitungan pembebanan menggunakan  RSA. (3) mengetahui pengaruh penerapan konsep BIM dalam integrasi/kolaborasi dari persfektif para pengguna. Hasil penelitian menunjukkan terdapat selisih Perhitungan volume dan RAB beton yaitu Quantity Take Off (QTO) lebih besar dari perhitungan secara BIM senilai 4% (9,7 m3). sedangkan untuk pembesian, perhitungan di Revit lebih besar dari konvensional senilai 2% (531,84 kg). Pada analysis structure menggunakan RSA penginputan beban sesuai SNI 2020 mengeluarkan perhitungan berat mati sendiri (SW) sebesar 2317,36 KN, beban mati tambahan (SDL)=4945,15 KN, Beban hidup (LL)=6300 KN, Lr =1976,25, beban angin (W)= 7,85 KN. Dan nilai kombinasi dasar yaitu COM1=3244,31 KN, COM2=13.850,18 KN, COM3=5946,76 KN,COM4= 3776,81, COM5=2093,48 KN. Nilai moment minimum sebesar -30,51 KN  dan nilai  moment maximum sebesar 19,91 KN.
Analisis Dampak Lalu Lintas Pasca Beroperasinya Suzuya Mall Bireuen Terhadap Kinerja Jalan Heru Pramanda; Riskia Nanda; Febrina Dian Kurniasari
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Suzuya Mall berpengaruh terhadap kinerja lalu lintas oleh ruas jalan Banda Aceh Medan dan ruas jalan Sultan Malikussaleh akibat kendaraan yang masuk dan keluar Suzuya Mall. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pergerakan kendaraan menuju Suzuya Mall terhadap kinerja jalan. Tinjauan ini dilakukan dengan menggunakan metode PKJI 2014. Pengamatan survei dilakukan selama 3 hari yaitu pada hari Senin 14 Agustus 2023, Kamis 17 Agustus 2023 dan Minggu 20 Agustus 2023. Berdasarkan hasil perhitungan analisis data, volume lalu lintas yang terbesar terjadi pada ruas jalan Banda Aceh Medan sebesar 1708 skr/jam pada hari Minggu jam (17.00-18.00), kapasitas 2595,78 skr/jam, maka nilai derajat kejenuhan 0,64 < 0,75 (Syarat PKJI 2014) yang berada di kategori C. Kemudian dibandingkan dengan volume lalu lintas kendaraan terbesar terjadi hari minggu pada jam (15.00-16.00) di ruas jalan Banda Aceh Medan sebesar 880 skr/jam, volume kendaraan masuk 109 skr/jam maka terjadi tarikan kendaraan sebesar 12% dengan nilai derajat kejenuhan 0,34 < 0,75 (Syarat PKJI 2014) yang berada di kategori B, maka tingkat pelayanan arus lalu lintas masih di kategorikan stabil.
Evaluasi Kinerja Simpang Bundaran Jalan Teuku Umar Kota Langsa Handayani, Hari; Nina Fahriana; Wan Alamsyah
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v3i2.699

Abstract

Studi kasus Bundaran Jl. Teuku Umar, Paya Bujok Blang Pase pada hakikatnya dilatar belakangi oleh kinerja simpang tersebut, dimana jenis kendaraan yang melewati simpang terdiri dari berbagai macam kendaraan seperti becak, sepeda, sepeda motor, mobil, bus, dan lain-lain. Hal tersebut perlu mendapat perhatian karena ramainya arus lalu lintas yang terjadi sehingga menyebabkan kemacetan terutama pada jam-jam sibuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa, pengaruh simpang tak bersinyal dengan bundaran terhadap kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan dan peluang antrian yang terjadi pada simpang jalan Teuku Umar. Metode penelitian yang digunakan dalam pengambilan data adalah penilitian dan pencatatan secara langsung di lapangan. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer deperoleh dari hasil pengamatan langsung di lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil instansi terkait. Sebagai dasar penyelesaian atau analisa data digunakan rumusan yang terdapat pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997 untuk mengetahui tingkat pelayanan simpang. Adapun hasil analisis menunjukkan bahwa dari survey tingkat kelayakan simpang jalan Ir.H.Juanda-KH. Samanhudi ini masih cukup baik dalam melayani arus lalu lintas Hal ini dapat menunjukan dengan nilai Derajat kejenuhan 0.39 ? 0,75 untuk setiap bagian jalinannya pada arus lalu lintas jam puncak.
Manajemen Area Parkir Kendaraan Berbasis Elektronik (Studi Kasus : Jalan Sri Ratu Safiatuddin, Peunayong, Kota Banda Aceh)
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v3i1.708

Abstract

Berdasarkan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 3 Tahun 2021 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum dan Tempat Khusus Parkir, maka Pemerintah Kota Banda Aceh merealisasikan pembangunan Peralatan Kawasan Parkir Kota Banda Aceh di beberapa lokasi, salah satunya di Jl. Sri Ratu Safiatuddin Kota Banda Aceh dengan anggaran yang cukup besar. Sehingga perlunya mengetahui manajemen area parkir yang diterapkan berdasarkan karakteristik dan pendapatan parkir di Jl. Sri Ratu Safiatuddin Kota Banda Aceh serta menganalisis pengembalian investasi yang telah dikeluarkan dengan metode payback period. Adapun dari hasil penelitian diketahui volume parkir tertinggi terjadi pada hari senin yaitu mobil (LV) sebanyak 1378 kendaraan dan sepeda motor (MC) 1799 kendaraan. Untuk akumulasi maksimum sepeda motor (MC) terjadi pada hari senin sebanyak 48 kendaraan dan mobil (LV) 27 kendaraan. Total durasi parkir rata-rata terbesar terjadi pada hari senin, yang digunakan sepeda motor (MC) sebesar 1,07 Kend/jam. Sedangkan untuk tingkat penggunan parkir terbesar untuk sepeda motor (MC) yaitu pada hari senin sebesar 1,460 Kend/Petak/Jam dan Mobil (LV) 4,041 Kend/Petak/Jam. Kapasitas Ruang Parkir (KRP) pada area parkir elektronik yang tersedia untuk mobil (LV) dan sepeda motor (MC) masih dapat menampung kendaraan yang ada (cukup) berdasarkan akumulasi kendaraan tertinggi. Untuk pendapatan kendaraan parkir pertahun di area tersebut sebesar Rp 546,385,000, serta untuk beban Investasi pembangunan, biaya operasional dan maintenance Rp. 2,347,179,034, maka untuk analisis finansial dengan tingkat suku bunga sebesar 5,75% yang mengacu kepada Bank Indonesia tahun 2023 dapat dikatakan layak dan menguntungkan dikarenakan nilai Net Present Value (NPV) = Rp. 200,188,658 > 0 serta nilai Benefit Cost Ratio (BCR) = 1,290 > 1. Sedangkan untuk jangka waktu pengembalian investasi (payback priod) ialah selama 4 tahun.
Perencanaan Rute Feeder Trans Koetaradja Pada Rute Simpang Rima – Ulee Lheue Saputra, Julianda; Bunyamin Bunyamin; Dedek Ariansyah
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v3i1.713

Abstract

Dengan adanya kebutuhan untuk perencanaan Angkutan pendukung utama dari Trans Koetaradja yang selama ini hanya melayani koridor utama. Namun kenyataannya Trans Koetaradja masih belum memadai dikarenakan banyak daerah tidak terlayani, jarak halte dengan perumahan masyarakat yang jauh, tidak adanya angkutan feeder di jalan perumahan penduduk, yang merupakan bentuk integrasi kegiatan sektor transportasi khususnya angkutan Pengumpan atau feeder. Integrasi ini diarahkan lebih kepada fasilitasi jasa layanan Angkutan Trans Koetaradja, sehingga diharapkan akan meningkatkan kenyamanan, kelancaran didaerah yang belum terpenuhi angkutan feeder. Adapun data primer yang digunakan adalah kondisi eksisting rencana rute feeder yang akan di lalui, data pengamatan TGL, kapasitas, kecepatan, survei manajemen angkutan umum pada bus uji coba yang dioperasionalkan dan survei kantong penumpang pada rencana rute feeder sebagai dasar menentukan lokasi Shelter, sedangkan data sekunder berupa peta tata guna lahan pada area yang dikaji. Hasil analisa dari data survei yang telah dilakukan adalah C = 2942,34 segmen 1, C = 3041,52 segmen 2, dan C = 2321,16 segmen 3. Volume lalu lintas pada segmen 1 adalah 302,3 smp/jam, 197,0 segmen 2 dan 187,7 pada segmen 3. Level Of Service (Los) pada 3 segmen adalah B. Kecepatan rata-rata pada ketiga ruas berkisar 40 – 43 km/jam. Load Factor pada bus uji coba Simpang Rima – Simpang Uleelheu adalah 6% perhari.