cover
Contact Name
Budi Rizka
Contact Email
br@unida-aceh.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
prince@unida-aceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus Unida, No. 15 Surien - Banda Aceh 23234
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Journal of Planning and Research in Civil Engineering
ISSN : -     EISSN : 29623448     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal of Planning and Research in Civil Engineering is a peer review journal. The PRINCE is a forum for lecturers and researchers to publish scientific works, both in the form of research results and literature studies in the field of civil engineering. The scope of article can be in the form of research results, latest methods, criticism of certain research results or methods, or laboratory research as well as literature review.
Articles 83 Documents
Studi Kelayakan Paska Pembangunan Pasar Al-Mahirah Kota Banda Aceh Chairul Humam; Dedek Ariansyah; Bunyamin
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v1i2.321

Abstract

Banda Aceh city is the capital of Aceh province, there are many developments such hotels, apartments, and malls. Whether the existing development in accordance with the feasibility analysis. The purpose of this thesis is to determine the financial feasibility of the Al-Mahirah Market Development Project. This research is about the feasibility or not of a project. sensitivity analysis if increased costs and increased benefits respectively 10%, 15%, 20%, 25%, and 30%. From the analysis of financial feasibility test with NPV, BCR, IRR, and PP method using 6.99% interest rate under normal conditions, the Market Development Project is feasible to operate. Obtained a positive value of NPV is 6.99% (MARR) which is equal to 5.8977%. Judging from the value of IRR 5.8977% < 6.99% (not feasible). From the 6.99% interest rate sensitivity test with NPV and BCR methods, the market development project is feasible to operate. NPV positive value is obtained, if there is an increase in costs and benefits by 30%, and the value of BCR > 1 of 1.0087, and the value of IRR < 6.99% interest rate (MARR) of 5.8977%. Of the IRR value (unfit). Feasible development projects are implemented using three methods namely, NPV, BCR, and PP.
Kajian Proses Produksi Asphalt Concrete Binder Course Menggunakan Asphalt Mixing Plant (AMP) Pada PT. Alhas Jaya Group di Aceh Utara Iponsyah Putra; Chairil Anwar; Ridhaul Hidayat
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v1i2.322

Abstract

Asphalt Mixing Plant (AMP) is used to produce asphalt mixtures. Type of asphalt used in this research is the Asphalt Concrete Binder Course (AC – BC). This study aims to determine the stages of the asphalt manufacturing process and material needed using the Asphalt Mixing Plant (AMP) in one day of production. The method used in this research is the interview method and the direct observation method to the location of the Asphalt Mixing Plant PT. Alhas Jaya Group. There are three stages to produce the Asphalt Concrete Binder Course (AC – BC). The first stage includes hard asphalt, heating, hot asphalt preparation, and weighing. The second stage begins with stockpiling aggregates, transporting aggregates into cold bin, drying/heating, filtering aggregates, and weighing. The third stage is the preparation of additional materials (if needed) and weighing. Producing asphalt concrete binder course for one day of production consist of 15-20 mm coarse aggregate of 90 tons/day or 70 m3/day, 0-5 mm fine aggregate of 72 tons/day or 49 m3/day, fine sand of 88 .2 tonnes/day or 60 m3/day, rock ash of 90 tonnes or 62 m3/day and asphalt of 19.8 tonnes/day or 19 m3/day.
Strategi Mengaplikasikan Ilmu Manajemen Kontruksi Dengan Koordinasi Pada Labolatorium Dinas Perencanaan Umum Dan Penataan Ruang M Warahmah; A rahman; M Hady
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i1.397

Abstract

Sistem koordinasi merupakan fungsi manajemen yang tidak bisa terpisah dari fungsi manajemen lainnya termasuk manajemen kontruksi yang berperan dalam bidang kontruksi. Adapun ruang lingkup penelitian ini pada Labolatorium Dinas Perencanaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Nagan Raya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengaplikasikan ilmu manajemen kontruksi yang berhubungan dengan penerapan sistem koordinasi pada Labolatorium Dinas Perencanaan Umum Dan Penataan Ruang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan memperoleh data primer yang berupa pengisian kuesioner yang digunakan untuk melihat persentase jawaban dari pengisi/responden tersebut dengan pengelolaan data menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Package for The Social Sciences) yang merupakan aplikasi yang digunakan untuk pengelolaan dan dokumentasi data. Hasil dari penelitian strategi mengaplikasikan ilmu manajemen kontruksi dengan penerapan sistem koordinasi sudah cukup meningkat apabila dilihat dari persentase responden dengan mencakupkan teori High Performance Work Practices yang cukup berhubungan dengan sistem koordinasi. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa penerapan sistem koordinasi pada Labolatorium Dinas Perencanaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Nagan Raya sudah semakin meningkat dan ini mejadi suatu pedoman yang baik untuk terus menerapkan sistem koordinasi yang memadai dengan menjalin komunikasi yang lebih baik dan lebih relavan.
Analisa Produktivitas Dan Efektivitas Alat Berat Pada Pekerjaan Peningkatan Jalan Irigasi Kr. Jreu Kec. Indrapuri Muhammad Aris; Heru Pramanda; Febrina Dian Kurniasari; Dedek Ariansyah
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i1.422

Abstract

Proyek pembangunan jalan bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas dengan melakukan pengaspalan yang tentunya menggunakan peralatan berat sehingga diperlukan perencanaan yang akurat dan optimal. Oleh karena itu diperlukan suatu analisa produktivitas dan efektivitas alat berat pada pekerjaan peningkatan jalan Irigasi Kr. Jreu Kec. Indrapuri, dengan menggunakan data gambar kerja, gambar proyek, data alat berat dan time schedule dengan ketentuan Bina Marga 2018, yang bertujuan untuk menghitung kapasitas produksi alat yang akan digunakan dan waktu kerja yang diperlukan pada proyek tersebut. Adapun hasil yang didapatkan yaitu produktivitas pada pekerjaan base dan perkerasan aspal untuk excavator dengan nilai produktivitas per jam sebesar 189,71 Jam/m3 dalam satu hari 1328,00 m3/hari. Dump truck per jam adalah 31,96 Jam/m3 dalam satu hari 223,71 m3/hari, tandem roller perjam 128,97 m3/jam dan per hari 902,79 m3/hari. motor grader perjam adalah 188,30 m3/jam dan perhari sebesar 1318,14 m3/hari. water tank perjam 124,50 m3/jam dan perhari 871,50 m3/hari. Asphalt Finisher perjam yaitu 125,93 m3/jam dan perhari sebesar 871,50 m3/hari. jumlah excavator, tandem roller, motor grader dan water tank sebanyak 1 unit, dan dump truck 6 unit, Sedangkan dump truck yang ada dilapangan hanya ada 4 unit. Durasi dari tiap alat berat yang digunakan pada pekerjaan base memiliki durasi 2 hari, sedangkan untuk pekerjaan perkerasan aspal memiliki durasi 1 hari.
Identifikasi Dampak Pembangunan Konstruksi Pada Masa Covid-19 Di Kota Banda Aceh Agustiar Maulia; Dedek Ariansyah; B Bunyamin
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i1.426

Abstract

Wabah Corona (Covid-19) yang menyebar diseluruh dunia saat ini memberikan pengaruh di segala bidang, salah satunya pada pekerjaan konstruksi. Sehingga menimbulkan dampak risiko. Penelitin ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berpengaruh terhadap kondisi pembangunan konstruksi dan untuk menganalisis faktor risiko paling dominan. Ruang lingkup penelitian ini adalah, lokasi penelitian terletak di Kota Banda Aceh, responden ditujukan kepada perusahaan kontraktor proyek konstruksi yang ada di Kota Banda Aceh dengan kualifikasi Menengah (M) dan Kecil (K) dan berjumlah 50 orang.  Faktor risiko di teliti adalah Material (bahan bangunan), Manpower (tenaga kerja), Money & Machiner (uang dan peralatan) dan Method (metode yang diterapkan). Hasil pengujian instrument dilakukan dengan menggunakan analisis faktor yaitu dengan menggunakan metode Kaiser-Mayer-Olkin Measure of Sampling Adequacy (KMO MSA) didapatkan untuk seluruh variabel > 0,50 dan nilai Bartlett?s Test of Sphericity (Sig.) < 0,05, sehingga untuk semua variabel data dinyatakan valid dan reliabel. Hasil analisis deskriptif diketahui risiko yang paling dominan terjadi pada variabel X1 “Bahan Bangunan (Material)” diperoleh pada indikator X1.4 dengan nilai mean 3,66. Hasil analisis risiko dengan menggunakan probability impact matriks terdapat 5 indikator dengan risiko sedang (medium risk) dan 17 indikator dengan risiko rendah (low risk). Risiko dominan tersebut yaitu pada variabel X1 “Bahan Bangunan (Material)” terdapat pada indikator X1.1 dengan nilai 8,200 (medium) dan pada indikator X1.3 dengan nilai 8,260 (medium). Selanjutnya pada variabel X3 “Uang & Peralatan (Money & Machiners)” terdapat pada indikator X3.3 dengan nilai 8,740 (medium) dan pada indikator X3.5 dengan nilai 8,060 (medium). Kemudian pada variabel X4 “Metode (Method)” terdapat pada indikator X4.1 dengan nilai 8,060 (medium).
Analisa Perbandingan Waktu, Biaya dan Tenaga Kerja pada Pekerjaan Pengecoran Plat Lantai Menggunakan Concrete Lift dan Concrete Pump pada Pembangunan Gedung Bertingkat (Studi Kasus : Pembangunan Gedung Pusdalops Tahap III Kota Banda Aceh) Habibi, Muhammad; Heru Pramanda; Imransyah Idroes; Dedek Ariansyah
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i1.432

Abstract

Pembangunan Gedung Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Kota Banda Aceh pada tahun 2022 ialah lanjutan tahap ke-3 dengan nilai kontrak Rp. 4.743.223.815,00 untuk melanjutkan pekerjaan dari lantai 2 sampai dengan lantai 3 dan finishing yang dikerjakan oleh PT. Harum Jaya dengan masa kontrak dari 20 April 2022 sampai dengan 16 Desember 2022. Letak lokasi proyek berada di Gampong Ilie Kec. Ulee Kareng kota Banda Aceh dengan kondisi exsisting terdapat rumah penduduk dan sekolahan yang membuat lokasi proyek ini sedikit sempit. Permasalahan yang muncul adalah kurangnya ruang untuk menempatkan alat truck mixer dan concrete pump untuk berdiri secara bersamaan, sehingga mempengaruhi waktu pelaksanaan pekerjaan, biaya dan jumlah tenaga kerja, dengan mempertimbangkan permasalahan tersebut penulis membuat perbandingan antara penggunaan alat concrete pump dan concrete lift. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua peralatan tersebut, sehingga didapatkan peralatan mana yang lebih efesien digunakan saat pelaksanaan. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu kuantitatif dan survey lapangan, kuantitatif digunakan untuk menghitung waktu, biaya dan tenaga kerja dari alat concrete pump dengan mengikuti nilai koefesien dari AHSP SNI tahun 2016, sedangkan untuk alat concrete lift menggunakan metode survey dengan melakukan pengamatan langsung untuk memperoleh data yang diperlukan. Hasil dari penelitian ini didapatkan waktu pengecoran dua segmen menggunakan alat concrete lift memerlukan waktu 443,16 menit (7,39 jam) dan alat concrete pump membutuhkan waktu 40,30 menit (0,67 jam). Tenaga kerja yang dibutuhkan alat concrete lift adalah 26 orang dan alat concrete pump membutuhkan 32 orang. Selanjutnya pada biaya untuk alat concrete pump adalah sebesar Rp. 43.365.000,00 dan biaya yang diperlukan alat concrete lift adalah sebesar Rp. 27.545.886,14. Pada Bagan balok (Barchart) alat concrete lift lebih efisien dalam bagian tenaga kerja dan biaya, sedangkan alat concrete pump lebih unggul dalam waktu pelaksanaan.
Tekla Structure Penerapan Building Information Modeling (BIM) Pada Gedung Kuliah Pascasarjana IAIN Langsa Menggunakan Software Tekla Structures Sigit Arrafi; Wan Alamsyah; Meilandy Purwandito
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i1.449

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat di berbagai bidang, khususnya pada bidang konstruksi memberikan banyak manfaat pada pekerjaan konstruksi yang mempunyai tingkat kesulitan yang kompleks dalam proses pengerjaannya. Pada pelaksanaan Pembangunan Gedung Pascasarjana IAIN Langsa tidak menerapkan BIM pada pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan gedung kuliah pascasarjana IAIN Langsa dengan software BIM dalam bentuk 3D dan quantity take-off. Dalam penelitian ini Tekla Structures akan digunakan untuk membuat pemodelan gedung Pascasarjana IAIN Langsa. Hal pertama yang dilakukan ialah pembuatan grid, Setelah membuat grid dilanjutkan dengan pemodelan secara 3D. Pemodelan dimulai dari pondasi, sloof, balok dan kolom beserta pemodelan tulangannya. Dalam pemodelan software Tekla Structures dimensi, stadart material dan nilai kuat tekan beton dapat dipilih langsung dan disesuaikan dengan SNI. Penyaluran tulangan Gedung kuliah pascasarjana IAIN Langsa tidak sesuai dengan SRPMK dan SRPMM yang tertera diperaturan SNI 2847:2019, Namun penyaluran tulangan masih sesuai dengan standart SNI. Diperoleh perbandingan hasil Tekla Structures terhadap RAB sebesar 95,94% untuk beton dan 103,00% untuk pembesian. Penerapan konsep BIM pada software Tekla Structures menghasilkan perhitungan yang lebih akurat dan mempermudah perkerjaan sehingga lebih cepat sehingga menghemat waktu dan sumber daya manusia, serta dapat dipertanggung jawabkan dengan objek yang dimodelkan pada Tekla Structures.
Skala Prioritas Perbaikan Jalan Kecamatan Langsa Lama Wulandari, Vera; Eka Mutia; Wan Alamsyah
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i1.450

Abstract

Jalan merupakan sarana penting yang perlu dijaga dan ditingkatkan fungsinya untuk memperlancar arus transportasi darat, untuk itu diperlukan pemeliharaan dalam penanganan jaringan jalan. Pentingnya melakukan pemeliharaan dalam penanganan jaringan jalan adalah untuk membantu memperlancar kegiatan masyarakat dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari. Di Kota Langsa Provinsi Aceh tepatnya di Kecamatan Langsa Lama terdapat tiga jalan yang seharusnya dijadikan prioritas penanganan yaitu : (1) Jalan Meurandeh Dayah (2) Jalan Almahdi Batee Puteh (3) Jalan Gang Damai. Namun dengan keterbatasan dana, sulit untuk menentukan skala prioritas penanganan perbaikan jalan. Pada penilitian ini akan digunakan metode AHP (Analytic Hierarchy Process) yang akan membantu merumuskan masalah dalam bentuk hierarki dan memasukan pertimbangan-pertimbangan untuk menghasilkan skala prioritas relatif. Dengan mengkombinasikan berbagai faktor yaitu kondisi jalan, volume lalu lintas, kebijakan dan tata guna lahan. Penentuan urutan/skala prioritas penanganan perbaikan jalan dengan metode AHP diperoleh hasil sebagai berikut :  (1)  Jalan  Meurandeh Dayah memiliki skala prioritas perbaikan 0,45 atau 45%, (2) Jalan Gampong Batee Puteh memiliki skala prioritas perbaikan 0,29 atau 29%, (3) Jalan Gang Damai memiliki skala prioritas perbaikan 0,16 atau 16%. Maka dapat disimpulkan bahwa dari ketiga jalan yang dijadikan objek penelitian, Jln Meurandeh Dayah memiliki skala prioritas perbaikan dan penanganan jalan paling tinggi.
Penilaian Kriteria Green Building Pada Gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa: Indonesia Balqist, Rafika; Eka Mutia; Meilandy Purwandito
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i2.457

Abstract

Permasalahan lingkungan dan pemanasan global menjadi salah satu penyebab dari kerusakan lingkungan dating dari bidang jasa konstruksi. Mengingat juga aspek pembangunan di Kota Langsa yang semakin meningkat dengan munculnya beberapa gedung bertingkat, salah satunya adalah gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa. Maka diperlukannya suatu tolok ukur dalam menerapkan konsep Green Building pada pembangunan tersebut. Pemilihan gedung ini didasari karena bangunan ini merupakan salah satu perkantoran yang digunakan sejak 2010 dengan luas keseluruhan bangunan 2.500 m2, terdiri dari 2 lantai, dan belum menggunakan standar kriteria green building pada perkantoran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah bangunan perkantoran ini sudah menerapkan konsep green building berdasarkan standar Greenship, juga untuk mengetahui peringkat pada bangunan (platinum, gold, silver, atau tidak green). Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa memperoleh poin sebesar 30 poin dari poin maksimal 117 poin atau sebesar 25,64%, diantaranya adalah Tepat Guna Lahan 6 poin, Efisiensi Energi dan Konservasi 17 poin, Konservasi Air 2 poin, Siklus dan Sumber Daya Material 1 poin, Kenyamanan dan Kesehatan Dalam Ruang 4 poin, dan Manajemen Lingkungan Bangunan 0 poin. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa belum termasuk kedalam kriteria gedung perkantoran yang green berdasarkan Greenship.
Analisis Pemeliharaan Bangunan Gedung Yayasan Pendidikan Samudra Rani Junita; Meilandy Purwandito; Firdasari
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i2.471

Abstract

Bangunan gedung merupakan wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya berada di atas dan/atau di dalam tanah dan/atau air, yang berfungsi sebagai tempat manusia melakukan berbagai kegiatan. Pemeliharaan gedung sangat perlu dilakukan untuk menunjang tingkat produktifitas kegiatan sehingga dapat memberikan kepuasan dan kenyamanan bagi pemilik dan pengguna bangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pemeliharaan bangunan gedung Yayasan Pendidikan Samudra sesuai standar kebersihan Permen PU No.24/PRT/M/2008 dan untuk mengukur penilaian pengguna gedung terhadap pemeliharaan gedung serta mengetahui komponen apa saja yang perlu ditingkatkan pelaksanaan pemeliharaan gedung. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif, dengan menyebarkan form kuesioner kepada 80 pengguna gedung. Hasil dari penelitian ini, pada pelaksanaa pemeliharaaan sesuai standar kebersihan Permen PU No.24/PRT/M/2008 mendapatkan total skor 2,388 ? 2 yang berarti pelaksanaan pemeliharaan cukup sesuai dengan peraturan. Pemeliharaan bangunan berdasarkan penilaian pengguna gedung pada lantai satu mendapatkan skor 3,636, pada lantai 2 sebesar 2,8036 yang berarti pemeliharaan gedung masuk dalam kategori baik dan cukup baik. Peningkatan komponen yang perlu dilakukan ialah pada komponen AC dengan dilakukan pemeliharaan rutin sekurangnya setahun sekali dan pada komponen Jendela kaca dengan pembersihan dan pergantian lembaran kaca yang pecah.