Articles
90 Documents
Gambaran Kebermaknaan Hidup Siswa SMA
Pramesti, Tsania Ardhita;
Nurfarhanah, Nurfarhanah
Consilium Vol 2, No 2 (2022): Consilium
Publisher : Consilium
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0863cons
Kebanyakan remaja pada saat ini merasakan kehidupan tidak bermakna, hampa, apatis, kehilangan minat dalam belajar dan ada rasa keputusasaaan. Hal ini merupakan gejala hilangnya kebermaknaan hidup remaja. Kebermaknaan hidup adalah kondisi individu yang menunjukkan seberapa besar individu dapat mengembangkan potensi dalam diri dan seberapa tinggi individu membuat hidupnya bermakna. Kebermaknaan hidup dapat dilihat dari tiga aspek, yaitu 1) Kebebasan berkehendak, 2) Hasrat untuk hidup bermakna, 3) Makna hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran kebermaknaan hidup siswa. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 283 orang siswa SMAN 8 Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran kebermaknaan hidup siswa secara keseluruhan berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian layanan yang dapat diberikan untuk meningkatkan kebermaknaan hidup siswa, yaitu layanan informasi, layanan konseling individu, dan layanan bimbingan kelompok.
Konformitas Teman Sebaya pada Siswa yang Membolos dan Implikasinya dalam Layanan Bimbingan dan Konseling
Melynia, Adhilla;
Zikra, Zikra
Consilium Vol 1, No 2 (2021): Consilium
Publisher : Consilium
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0713cons
Membolos adalah siswa yang tidak masuk sekolah tanpa keterangan, salah satu yang penyebabnya adalah pengaruh teman sebaya atau konformitas teman sebaya. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan konformitas teman sebaya pada siswa yang membolos sekolah dilihat dari aspek pengaruh informasi dan normatif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 41 siswa. Instrumen yang digunakan adalah instrumen konformitas teman sebaya dengan model Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Konformitas teman sebaya pada siswa yang membolos dilihat dari aspek pengaruh informasi berada pada kategori sesuai dengan persentase 54%. 2) Konformitas teman sebaya pada siswa yang membolos dilihat dari aspek pengaruh normatif berada pada kategori sesuai dengan persentase sebesar 32%. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan guru BK dapat memberikan layanan bimbingan dan konseling berupa layanan informasi, layanan konseling perorangan dan layanan bimbingan kelompok.
Hubungan Self Compassion dengan Resiliensi Akademik Siswa SMPN 1 Panti
Anniza, Juli;
Firman, Firman
Consilium Vol 1, No 2 (2021): Consilium
Publisher : Consilium
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0856cons
Dewasa ini siswa mengalami masalah resiliensi akademik sehingga berdampak pada pembelajaran akademik kedepannya. Kondisi ini dapat disebabkan rendahnya self-compassion. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan Self Compassion dan Resiliensi Akademik Siswa di SMPN 1 Panti. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian ini sebanyak 405 orang siswa dengan sampel sebanyak 201 orang dengan teknik random sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket. Untuk menganalisis hubungan Self Compassion dan resiliensi Akademik Siswa menggunakan rumus pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi Self Compassion siswa secara umum berada pada kategori sedang yaitu 51.2% Sedangkan Resiliensi Akademik rendah yaitu 41,8%. Terdapat hubungan yang positif signifikan antara self compassion dengan resiliensi akademik siswa di SMP Negeri 1 Panti dengan koefisien korelasi 0,144 dengan nilai signifikansi sebesar 0,041.
The Relationship between Self Efficacy and Anxiety Facing Childbirth in Primigravid Pregnant Women
Ihsani, Aminatul
Consilium Vol 3, No 2 (2023): Consilium
Publisher : Consilium
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0935cons
This research was motivated by the high maternal mortality rate (MMR) and infant mortality rate (IMR) in West Sumatra, especially in Lima Puluh Kota Regency. One of the causes of high MMR is the mother's emotional condition during pregnancy. The anxiety experienced by pregnant women is influenced by self-efficacy factors. This study aims to describe the self-efficacy and anxiety of mothers facing childbirth and examine the relationship between self-efficacy and anxiety regarding childbirth in primigravida pregnant women. This research uses quantitative methods with a correlational descriptive approach. The research sample consisted of 65 pregnant women who were selected using purposive sampling. The instruments used were a self-efficacy questionnaire with a Guttman scale model and an anxiety questionnaire with a Likert scale model. Hypothesis testing uses the Pearson product moment correlational analysis technique. The research findings are: (1) The average achievement score for self-efficacy in pregnant women is 23.19 (72.5%) which is high, (2) The average achievement score for anxiety facing childbirth is 104.72 (52.99% ) is low, (3) There is a significant negative relationship between self-efficacy and anxiety about facing childbirth with a correlation coefficient of -0.312 and a significance level of 0.011.
Analisis Body Self dengan Kepercayaan Diri Siswa SMP N 1 Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman
Atifa Novriani;
Netrawati Netrawati
Consilium Vol 2, No 1 (2022): Consilium
Publisher : Consilium
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0788cons
Adanya fenomena siswa yang mengalami masalah body self siswa SMP N 1Sungai Limau. Hal tersebut ditandai dengan adanya siswa yang masih tidak percaya diri dengan keadaan fisik, seperti siswa yang tidak mau diajak berfoto bersama karena alasan ia merasa memiliki badan yang kurang ideal dibandingkan dengan teman-teman yang lain. Hal tersebut juga bisa dilihat adanya siswa yang lebih memilih sendiri dibandingkan bersama teman-teman karena merasa memiliki body self yang negatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasional. Sumber data dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII dan kelas VIII SMP N 1 Sungai Limau. Populasi dari penelitian ini berjumlah 229 orang siswa dan sampel sebanyak 146 orang siswa dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen dalam penelitian ini yaitu instrumen angket. Data analisis menggunakan statistik deskriptif menggunakan rumus product moment correlations dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Body Self siswa di SMP N 1 Sungai Limau berada pada tingkat yang bervariasi, sebagian besar ada pada kategori sedang dengan 87,7%. (2) Kepercayaan diri siswa di SMP N 1 Sungai Limau berada pada tingkat bervariasi sebagian besar ada pada kategori sedang dengan 77,4%. (3) Terdapat hubungan yang posititf signifikan antara Body Self dengan Kepercayaan diri siswa di SMP N 1 Sungai Limau dengan nilai rhitung sebesar 0,557 dengan taraf signifikan 0,000.
Efektivitas Layanan Informasi Untuk Meningkatkan Perencanaan Karir Remaja di Panti Asuhan
Alfian, Dahlya;
Yendi, Frischa Meivilona;
Nurfarhanah, Nurfarhanah;
Febriani, Rahmi Dwi
Consilium Vol 3, No 1 (2023): Consilium
Publisher : Consilium
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0903cons
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bagaimana perencanaan karir remaja di panti asuhan sebelum diberikan layanan informasi (2) mengetahui bagaimana perencanaan karir remaja di panti asuhan sesudah diberikan layanan informasi (3) mengetahui bagaiamana perencanaan karir remaja di panti asuhan sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel penelitian ini sebanyak 22 remaja yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner (angket) perencanaan karir. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) Tingkat perencanaan karir remaja sebelum diberikan layanan informasi sebesar 58,06% berada pada kategori sedang, (2) Tingkat perencanaan karir remaja setelah diberikan layanan informasi sebesar 76,24% berada pada kategori tinggi, (3) Perbedaan perencanaan karir remaja sebelum dan setelah diberikan layanan informasi berdasarkan uji-t didapatkan sebesar 26,36, artinya layanan informasi efektif untuk meningkatkan perencanaan karir remaja.
Application of psychoanalysis theory in personal counseling to improve the ego function of Junior High School students
Fitratul Ilmi Fajri;
Yeni Karneli
Consilium Vol 1, No 1 (2021): Consilium
Publisher : Consilium
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0439cons
The application of ego counseling is a counseling approach that emphasizes the function of the ego. This research is motivated by the weak function of the ego that is owned by students at this time, while it is the ego that develops everything. For example, the ability of students, their circumstances, social relationships and the distribution of their interests. A student must have a healthy and strong ego to respond to environmental conditions as a process of adapting. The research method used is an experimental research method . The sample in this study was class VIII students at MTs , while for the research design, the researcher used the pre-experimental method. with the type used is a one-group pretest-posttest design. M using an experimental quantitative approach. In this study, students of class VIII who have a low ego function. Based on the findings above, it can be concluded that there is an increase in ego function in students after being given individual counseling services using psychoanalytic theory.
Hubungan Pola Asuh Permisif dengan Perilaku Bullying Siswa di Sekolah Menengah Atas
Rizka Srinadila;
Indah Sukmawati
Consilium Vol 2, No 1 (2022): Consilium
Publisher : Consilium
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0781cons
Penelitian ini didasarkan dengan adanya fenomena siswa yang melakukan tindakan bullying di sekolah. Tindakan bullying yang dilakukan berbagai bentuk seperti bullying fisik, verbal, dan relasional. Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya tindakan bullying adalah pola asuh orangtua salah satunya pola asuh permisif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh permisif dan perilaku bullying siswa, serta menguji hubungan antara pola asuh permisif dengan perilaku bullying siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 379 orang siswa. Adapun teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling, menggunakan instrumen berupa angket pola asuh permisif dan angket perilaku bullying dengan model skala likert dengan jumlah sampel yaitu 51 orang siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif menggunakan rumus product moment correlations dengan bantuan program SPPS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pola asuh permisif siswa SMAN 1 Sungai Limau berada pada kategori tinggi dengan persentase 98.04%. (2) perilaku bullying siswa SMAN 1 Sungai Limau berada pada kategori sedang dengan persentase 41.18% (3) Terdapat hubungan yang positif signifikan antara pola asuh permisif dengan perilaku bullying siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,481 dan nilai signifikansi sebesar 0,000.
Persepsi Istri Yang Bekerja Tentang Perannya Dalam Rumah Tangga dan Kepuasan Pernikahan
Anggraini, Nina;
Taufik, Taufik
Consilium Vol 2, No 2 (2022): Consilium
Publisher : Consilium
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0881cons
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya perceraian di Indonesia. Salah satu penyebab perceraian adalah rendahnya kepuasan perkawinan yang dirasakan oleh istri. Ketidakpuasan itu disebabkan oleh istri harus berperan dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi istri yang bekerja tentang perannya dalam rumah tangga, dan mendeskripsikan kepuasan pernikahan istri yang bekerja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 99 orang responden yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen angket dengan model skala likert. Temuan penelitian ini adalah (1) rata-rata skor capaian persepsi istri yang bekerja tentang perannya dalam rumah tangga adalah 72.06 (65.51%) termasuk cukup. Kebanyakan (57.58%) istri yang bekerja mempersepsi dengan baik tentang perannya dalam rumah tangga. (2) rata-rata skor capaian kepuasan pernikahan 122.46 (74.21%) termasuk tinggi. Kebanyakan (91.9%) istri yang bekerja memiliki kepuasan pernikahan yang sangat tinggi.
Flow Akademik Remaja
Astuti, Christin Mai;
Yendi, Frischa Meivilona
Consilium Vol 1, No 2 (2021): Consilium
Publisher : Consilium
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0760cons
Remaja berhak untuk belajar. Remaja sebagai siswa membutuhkan suatu kondisi yang di sebut dengan flow akademik dalam proses belajar. Banyak siswa yang belum mampu mencapai kondisi flow akademik, hal ini dapat dilihat ketika siswa tidak fokus saat belajar. Flow akademik dapat dialami berdasarkan beberapa dimensi, yaitu challenge skill banance, mergin on action and awareness, clear goals, unambiguous feedback, concentration on the task at hand, sense of control, loss of self consciousness, transformation of time dan autotelic experience. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan flow akademik pada siswa. Metode penelitian deskriptif dengan sampel sebanyak 228 orang siswa SMA Don Bosco Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran flow akademik siswa SMA secara keseluruhan berada pada kategori sedang dengan persentase 28,1%. Berdasarkan hasil penelitian ini layanan yang dapat diberikan untuk meningkatkan flow akademik siswa yaitu layanan konseling individual, layanan informasi dan layanan bimbingan kelompok.