cover
Contact Name
Rahmi Dwi Febriani
Contact Email
rahmidwif@fip.unp.ac.id
Phone
+6281266343071
Journal Mail Official
rahmidwif@fip.unp.ac.id
Editorial Address
Komplek Arai Pinang , Blok E, No. 4, Lima kaum
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Consilium
ISSN : 27983269     EISSN : 27979946     DOI : 10.24036/0406cons
Consilium aims to publish articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of counseling, applied counseling practice, and features articles that advance the empirical, theoretical, and methodological understanding of counseling and education.
Articles 90 Documents
Gambaran Kebahagiaan (Happiness) Siswa yang Orangtuanya Berkarier Yulia, Fitri; Nurfarhanah, Nurfarhanah
Consilium Vol 1, No 2 (2021): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0843cons

Abstract

Pekerjaan dan karier orangtua dapat mempengaruhi kebahagiaan anak, karena banyak orangtua yang memilih untuk berkarier, sehingga mereka sibuk dengan pekerjaannya.Kebahagiaan dapat dilihat dari tiga aspek, yaitu aspek kepuasan akan masa lalu, optimis akan masa depan dan kebahagiaan pada masa sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kebahagiaan siswa yang orangtuanya berkarier di SMA Negeri 1 Sungai Limau. Metode penelitian deskriptif kuantitatif, dengan sampel sebanyak 37 siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling dengan kriteria siswa yang ayah atau ibunya berkarier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran kebahagiaan siswa yang orangtuanya berkarier secara keseluruhan berada pada kategori sangat rendah, artinya sebagian besar siswa merasa tidak puas dalam kehidupannya sehingga mereka belum mencapai kebahagiaan dalam dirinya, Guru BK diharapkan membantu dan membimbing siswa yang memiliki kebahagiaan yang rendah agar mereka mampu mencapai dan merasakan kebahagiaan dalam dirinya dengan memberikan layanan konseling individual, layanan informasi dan layanan bimbingan kelompok.
Konsep Discovery Learning dalam Pembelajaran Fisika Pada Materi Elastisitas dan Fluida Statis Haqi, Zulfadhlil Zulfadhlil; Sundari, Putri Dwi
Consilium Vol 3, No 2 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0959cons

Abstract

Proses pembelajaran merupakan hal yang penting dalam pendidikan. Kenyataan dilapangan, pembelajaran fisika disekolah masih menunjukkan penerapan model pembelajaran yang digunakan guru masih secara pembelajaran dengan proses belajar mengajar yang dilakukan terpusat pada guru (teacher centered) yang membuat hasil belajar siswa rendah. Oleh sebab itu, dilakukan sebuah penelitian dengan menerapkan model discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa. model pembelajaran discovery learning merupakan model pembelajaran yang mengarahkan peserta didik untuk menemukan sesuatu melalui pembelajaran yang dilaluinya.
STRES AKADEMIK SISWA SMP DI ERA NEW NORMAL DAN IMPLEMENTASINYA DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING Sarbitah Sarbitah; Netrawati Netrawati
Consilium Vol 2, No 1 (2022): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0808cons

Abstract

Stres akademik merupakan suatu kondisi ketegangan yang dialami seorang siwa dalam mempersepsikan tuntutan akademik yang menimbulkan kesenjangan antara tuntutan lingkungan sekolah dengan kemampuan untuk mencapainya, sehingga mengakibatkan perubahan respon dalam dirinya baik secara fisik maupun psikologis.  Perwujudan dari stres akademik yaitu adanya siswa tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru, mencontek ketika ujian serta sulit untuk berkonsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kondisi stres akademik siswa di era new normal dilihat dari aspek perilaku, (2) mendeskripsikan kondisi stres akademik siswa di era new normal dilihat dari aspek pikiran, (3) mendeskripsikan kondisi stres akademik siswa di era new normal dilihat dari aspek emosional, dan (4) mendeskripsikan kondisi stres akademik siswa di era new normal dilihat dari aspek fisiologis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dekriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa SMPN 5 Kota Pariaman dengan jumlah populasi sebanyak 297 siswa dan sampel 170 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan instrumen stres akademik. Data diolah dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stres akademik pada siswa SMP 5 Kota Pariaman berada pada kategori rendah dengan persentase 55,88%. Hal ini menunjukkan bahwa siswa telah mampu mengontrol stres yang berkaitan dengan proses belajar mengajar.
Hubungan Motivasi Belajar Siswa dengan Upaya Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika. Febiola, Tesha Ayu; Nirwana, Herman
Consilium Vol 3, No 2 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0905cons

Abstract

Salah satu faktor yang diduga mempengaruhi kesulitan belajar siswa adalah motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) motivasi belajar siswa, (2) kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran matematika, (3) menguji dan menganalisis hubungan motivasi belajar siswa dengan kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis deskriptif korelasional. Populasi penelitian sebanyak 658 siswa yang terdaftar di kelas XI dan XII SMAN 1 Ampek Angkek pada semester Juli-Desember Tahun Ajaran 2023/2024 dengan sampel berjumlah 258 siswa yang dipilih dengan teknik stratified propotional random sampling. Instrumen yang digunakan adalah “Daftar Isian Motivasi Belajar Siswa” dan “Daftar Isian Kesulitan Belajar Pada Mata Pelajaran Matematika”, dan teknik Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) motivasi belajar siswa pada umumnya tergolong rendah, (2) kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran matematika pada umumnya berada pada kategori tinggi, (3) terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara motivasi belajar siswa dan kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Kesulitan Belajar, Matematika
Analysis on Part of Popular Learning Theory Meezy Indriyansyah; Neviyarni Neviyarni; Herman Nirwana
Consilium Vol 1, No 2 (2021): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0630cons

Abstract

Learning theory is a collection of general principles that are interrelated and explain a number of facts and findings related to learning events. Learning theory is one of the keys to the success of the learning process carried out by educators. In popular learning theory, there are several things that can be discussed, namely related to intelligent character education, quantum learning, accelerated learning, active learning and Hypno teaching. This popular learning theory has implications for effective and efficient learning.
Hubungan Antara Kepercayaan Diri dengan Penyesuaian Diri Siswa Dwi Adyaksa Lathifah; Afrizal Sano
Consilium Vol 2, No 1 (2022): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0783cons

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang terlihat kurang bisa beradaptasi, lebih suka menyendiri, pendiam dan sulit diajak berkomunikasi. Hal ini dapat dipicu oleh kelemahan siswa dalam kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kepercayaan diri siswa, (2) mendeskripsikan penyesuaian diri siswa, (3) menguji apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dengan penyesuaian diri siswa. Jenis penelitian ini deskriptif korelasional, populasi penelitian siswa kelas XI dan XII SMAN 1 Kec. Kapur IX dengan sampel 199 orang siswa, instrumen yang digunakan yaitu angket. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) kepercayaan diri siswa berada pada kategori tinggi, (2) penyesuaian diri siswa berada pada kategori tinggi, (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepercayaan diri dengan penyesuaian diri siswa dengan indeks korelasi 0,585 pada tingkat hubungan yang sedang.
Hubungan antara Kematangan Emosi dengan Perilaku Asertif Siswa Dipa, Arin Tara; Sukma, Dina
Consilium Vol 3, No 1 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0882cons

Abstract

Perilaku asertif adalah kemampuan untuk mengomunikasikan apa yang diinginkan, dirasakan, dan dipikirkan kepada orang lain namun dengan tetap menjaga dan menghargai hak-hak serta perasaan orang lain. Ketidakmampuan siswa dalam berperilaku asertif akan berpengaruh terhadap emosinya, seperti sering merasa cemas, tidak mampu menyatakan perasaan, kebutuhan, dan pendapat paling biasa sekalipun, sering merasa bersalah atas tindakan atau keputusan yang diambil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kematangan emosi siswa di SMA Adabiah Padang, mendeskripsikan perilaku asertif siswa di SMA Adabiah Padang, menguji apakah terdapat hubungan kematangan emosi dengan perilaku asertif siswa di SMA Adabiah Padang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dan korelasional. Sampel dalam penelitian ini yaitu 265 orang siswa yang dipilih dengan menggunakan teknik proportionate random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan model skala Likert. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dengan persentase dan teknik korelasional dengan Pearson Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kematangan emosi siswa pada umumnya berada pada kategori tinggi, perilaku asertif siswa pada umumnya berada pada kategori tinggi, dan terdapat hubungan positif yang signifikan antara kematangan emosi dengan perilaku asertif dengan nilai korelasi 0,234 dan nilai signifikan 0,000 yang artinya tingkat hubungan antara kedua variabel tersebut berada pada tingkat korelasi lemah
Academic Resiliency of Students Origin from a Broken Home Family Wulandari, Sri; Nurfarhanah, Nurfarhanah
Consilium Vol 3, No 2 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0735cons

Abstract

Resilience is very important to be able to rise and develop with the pressures experienced by students. Therefore resilience is needed by students who experience a broken home to be able to develop a future orientation that can support their life to be better. The research objective was to determine the level of academic resilience of students from broken home families at Padang 16 Public Middle School in terms of: emotional regulation, impulse control, optimism, ability to analyze problems, empathy, self-efficacy and reaching out . The research was conducted at SMP N 16 Padang, with a quantitative descriptive methodology. The sample of this study was 53 students, using the TIRI instrument (Taufik & Ifdil Inventory Resilience) which was developed from theory (Reivich & Shatté, 2012). Based on the findings, it was concluded that the level of academic resilience of students who came from broken home families was generally in the moderate category with a frequency of 35 and a percentage of 66.04%, meaning that more than half of the students who were the research sample could be said to be resilient.
Perbedaan Regulasi Diri Siswa dalam Mematuhi Tata Tertib Sekolah ditinjau dari Jenis Kelamin Khodiyah, Suryani; Neviyarni, Neviyarni
Consilium Vol 2, No 2 (2022): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0830cons

Abstract

Peraturan tata tertib sering dilanggar oleh siswa, baik itu perempuan maupun laki-laki. Pelanggaran tata tertib yang dilakukan oleh siswa diantaranya bolos, merokok, berkelahi dengan teman, tidak menggunakan atribut, dan berpakaian tidak rapi. Salah satu faktor internal yang mempengaruhi kepatuhan siswa terhadap tata tertib sekolah yaitu pengaturan diri. Regulasi diri diperlukan untuk mengatur, mengendalikan dan mengarahkan suatu tindakan. Tujuan penelitian adalah menguji perbedaan regulasi diri siswa dalam mematuhi tata tertib sekolah dari jenis kelamin serta diberlakukan dalam layanan Bimbingan dan Konseling. Metode penelitian menggunakan kuantitatif komparatif.Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 73 siswa perempuan dan 73 siswa laki-laki yang dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian ini yaitu skala regulasi diri yang telah lulus uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji t-test dan uji asumsi klasik. Penelitian ini menggunakan bantuan software SPSS for Windows 2.3 dalam mengolah data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan regulasi diri siswa dalam menjaga sekolah antara laki-laki dan perempuan.Untuk meningkatkan regulasi diri siswa dalam mematuhi tata tertib sekolah, Guru BK dapat memberikan layanan bimbingan dan konseling berkaitan dengan: sosialisasi tata tertib yang berlaku di sekolah, Arahan dalam pengambilan keputusan dan peningkatan regulasi diri dalam mematuhi tata tertib sekolah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji t-test dan uji asumsi klasik. Penelitian ini menggunakan bantuan software SPSS for Windows 2.3 dalam mengolah data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan regulasi diri siswa dalam menjaga sekolah antara laki-laki dan perempuan.Untuk meningkatkan regulasi diri siswa dalam mematuhi tata tertib sekolah, Guru BK dapat memberikan layanan bimbingan dan konseling berkaitan dengan: sosialisasi tata tertib yang berlaku di sekolah, Arahan dalam pengambilan keputusan dan peningkatan regulasi diri dalam mematuhi tata tertib sekolah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji t-test dan uji asumsi klasik. Penelitian ini menggunakan bantuan software SPSS for Windows 2.3 dalam mengolah data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan regulasi diri siswa dalam menjaga sekolah antara laki-laki dan perempuan.Untuk meningkatkan regulasi diri siswa dalam mematuhi tata tertib sekolah, Guru BK dapat memberikan layanan bimbingan dan konseling berkaitan dengan: sosialisasi tata tertib yang berlaku di sekolah, Arahan dalam pengambilan keputusan dan peningkatan regulasi diri dalam mematuhi tata tertib sekolah.
The Effectiveness of Group Counseling in Preventing Addiction to Watching Online Live-Streaming Video Games at 14th State Senior High School in Padang Aminah Daulay; Netrawati Netrawati
Consilium Inpress
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0732cons

Abstract

The addiction to watching live-streamed online video games has become a significant problem, causing many students to experience negative effects from being addicted to watching live-streamed video games almost every day and at all times. The addiction to watching live-streamed video games needs to be prevented as it can disrupt daily functioning. By providing group guidance services, it is hoped that the addiction to watching live-streamed video games can be prevented. This study aims to determine the effectiveness of group guidance in preventing addiction to watching live-streamed online video games among students. This research is a quantitative study of the experimental type, using a one-group pretest and posttest design. The sample for this study consisted of 290 students selected using purposive sampling technique. The research instrument used a questionnaire on addiction to watching live-streamed online video games with a Likert scale model. Data analysis technique used the Wilcoxon Signed Rank Test through SPSS version 20.00. The results of the study show that (1) the addiction to watching live-streamed online video games among students before receiving group guidance services is categorized as low, (2) the addiction to watching live-streamed online video games among students after receiving group guidance services is categorized as very low, (3) there is a significant decrease in the level of addiction to watching live-streamed online video games after the intervention of group guidance. These results indicate the effectiveness of group guidance as a potentially effective strategy in preventing addiction to watching live-streamed online video games among students, with a coefficient of -3.302 and a significant level of 0.001.