cover
Contact Name
Kamaludin
Contact Email
dr.kamaludin@unma.ac.id
Phone
+6285642529172
Journal Mail Official
editormadinasika@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam, Pascasarjana, Universitas Majalengka Jl. Raya K H Abdul Halim No.103, Majalengka Kulon, Kec. Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Madinasika: Manajemen dan Keguruan
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 27158233     EISSN : 27160343     DOI : https://doi.org/10.31949/madinasika.v5i1
Jurnal Madinasika sebagai media ilmiah di bidang manajemen pendidikan Islam bagi akademisi, peneliti, praktisi/guru, dan pemerhati untuk menerbitkan artikel hasil penelitian atau artikel konseptual (gagasan) tentang masalah dan perkembangan pendidikan Indonesia. Ruang lingkup dari artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini meliputi: Manajemen pendidikan islam, manajemen pendidikan, kepemimpinan pendidikan islam, kepemimpinan pendidikan, pengembangan profesi guru, dan bidang lain yang relevan.
Articles 144 Documents
STRATEGI GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN SISWA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI DI ERA DIGITAL STUDI KASUS DI MAN 2 SAMARINDA Yaumil Khairiyah A. Cikdin; Endang Herliah; Asnar Asnar; Marwiah Marwiah
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.14299

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  untuk  mengetahui bagaimana strategi guru dalam membentuk karakter disiplin siswa untuk meningkatkan prestasi di era digital MAN 2 Samarinda, kemudian untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi oleh guru dalam membentuk karakter disiplin siswa untuk meningkatkan prestasi di era digital MAN 2 Samarinda ,serta Upaya apa saja yang dapat dilakukan dalam menghadapi karakter disiplin siswa pada era digital di MAN 2 Samarinda.  Metode  penelitian  yang digunakan  adalah  kualitatif  deskriptif,  dengan  lokasi  penelitian  di  MA  Negeri  2 Samarinda selama periode Januari hingga Februari 2025. Penelitian ini melibatkan subjek guru, Waka Kurikulum, Waka Kesiswaan, dan siswa-siswi. Data dikumpulkan via observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penyimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa strategi guru dalam membentuk karakter siswa dapat meningkatkan prestasi di era digital ini sangat terlihat jelas dari aspek partisipasi siswa dalam bersikap bijak menggunakan teknologi di saat jam sekolah atau pembelajaran, hal ini memudahkan para guru mengatur strategi dalam membentuk karakter di imbangi dengan peningkatan prestasi akademik dan non akademik di era digital atau teknologi. Namun, kendala seperti perilaku siswa yang kurang disiplin, tantangan teknologi, dan latar belakang keluarga sering muncul. Guru mengatasi masalah ini dengan memberikan motivasi, pesan, serta teladan yang baik dalam aktivitas pembelajaran di lingkungan sekolah.
RESPON PESERTA DIDIK DALAM PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI DI SMA NEGERI 16 SAMARINDA Sarifah Nurjaniah; Rahmadi Rahmadi; Aisyah Trees Sandy; Nurul Azmi
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.15449

Abstract

Hasil belajar peserta didik dapat ditingkatkan melalui media pembelajaran, salah satunya media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi seperti quiz, laptop, handphone, whatshapp, internet, smarTV, video animasi, powerpoint (PPT), google form, google drive dan google classroom. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi pada mata pelajaran geografi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI di SMA Negeri 16 Samarinda. Jenis penelitian ini ialah penelitian kuantitatif dengan sampel berjumlah 84 peserta didik kelas XI yang mempelajari geografi di SMA Negeri 16 Samarinda. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari wawancara. Kuesioner, observasi dan dokumentasi dengan skala likert sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI pada mata pelajaran geografi di SMA Negeri 16 Samarinda dengan nilai rata-rata pada hasil penelitian yaitu 50 dengan interval 36-50 tergolong kategori kadang-kadang dengan frekuensi sebanyak 45 peserta didik dan persentase 54%. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi memberi pemanfaatan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI di SMA Negeri 16 Samarinda pada mata pelajaran geografi
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI DAN MOTIVASI BELAJAR PRESTASI SISWA: IMPLIKASI TERHADAP NILAI MATA PELAJARAN PPKn Nur Fitri Handayani; Marwiah Marwiah; Wingkolatin Wingkolatin
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.15495

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis teknologi dan motivasi belajar terhadap prestasi siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMK Kesehatan Samarinda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang dibagikan kepada 100 responden. Analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Motivasi belajar juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 66,8% variasi prestasi belajar siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi teknologi pembelajaran dan penguatan motivasi belajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn di era digital.
STRATEGI MANAJEMEN MUTU PEMBELAJARAN DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI TATA BOGA DI SMK IT NW PUJUT Lalu Edi Gunawan; Yudin Citriadin
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.15529

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen mutu pembelajaran dalam mengembangkan kompetensi tata boga di SMK IT NW Pujut. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengelolaan mutu pembelajaran secara sistematis agar lulusan sekolah menengah kejuruan memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif analisis, melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Sumber data terdiri atas data primer dari kepala sekolah, guru, staf, komite sekolah, serta siswa, dan data sekunder berupa dokumen pembelajaran dan arsip sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan mutu pembelajaran dilaksanakan melalui rapat kerja partisipatif yang melibatkan sekolah dan mitra dunia usaha serta industri (DUDI). Pelaksanaan pembelajaran menekankan pada pendekatan berbasis kompetensi dengan proporsi praktik lebih besar, didukung metode variatif dan kegiatan non-reguler berbasis industri. Evaluasi mutu dilakukan dengan mengintegrasikan penilaian formatif, sumatif, serta autentik untuk mengukur ketercapaian kompetensi siswa. Sementara itu, pengawasan mutu dijalankan oleh kepala sekolah dan pengawas dengan prinsip pembinaan berkelanjutan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan strategi manajemen mutu pembelajaran di SMK IT NW Pujut telah berjalan terpadu melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengawasan. Keempat aspek tersebut saling terkait dalam mendorong peningkatan kualitas lulusan yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kemitraan sekolah dengan industri, peningkatan kapasitas guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta pengembangan evaluasi yang lebih komprehensif sebagai upaya berkelanjutan dalam perbaikan mutu pembelajaran.
PERAN ORGANISASI BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS MULAWARMAN SEBAGAI SALAH SATU WADAH DALAM MENANAMKAN DAN MEMBENTUK ETIKA KEPEMIMPINAN BERINTEGRITAS DI KALANGAN MAHASISWA Susanti Tiku Limbong; Wingkolatin Wingkolatin; Moh. Bahzar; Endang Herliah
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.15554

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Bagaimana Peran Organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa FKIP UNMUL Sebagai Salah Satu Wadah Dalam Menanamkan dan Membentuk Etika Kepemimpinan yang Berintegritas di Kalangan Mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggambarkan peran BEM dalam proses pembentukan karakter mahasiswa. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi pada pengurus dan anggota aktif BEM FKIP Universitas Mulawarman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Organisasi BEM FKIP UNMUL berperan penting sebagai wadah bagi mahasiswa dalam membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa melalui berbagai program kerja seperti Latihan Kepemimpinan, Sekolah Calon Pemimpin, mentoring rutin, dan simposium pengkaderan. Dalam melaksanakan program-program tersebut, BEM FKIP UNMUL menghadapi tantangan internal seperti kurangnya partisipasi mahasiswa dalam pelaksanaan program kerja dan miskomunikasi antar anggota, serta tantangan eksternal seperti adanya efisiensi dana. Untuk mengatasi tantangan tersebut, BEM FKIP UNMUL melakukan evaluasi berskala, membangun komunikasi terbuka dan menyesuaikan dengan minat mahasiswa seperti penguatan pengkaderan dan metode keteladanan. Berkat upaya tersebut, BEM FKIP terus berupaya menanamkan etika kepemimpinan kepada para mahasiswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya organisasi sebagai sarana efektif dalam membentuk karakter kepemimpinan yang beretika dan berintegritas.
ANALISIS KEBUTUHAN INSTRUMEN ASESMEN KESEHATAN REPRODUKSI DI SEKOLAH INKLUSI BAGI REMAJA TUNAGRAHITA Septiyani Endang Yunitasari; Asep Supena; Nur Zahra Aqilla Purwanti
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.15557

Abstract

  Latar belakang penelitian ini berangkat dari fakta bahwa terbatasnya pendidikan kesehatan reproduksi, serta belum dilengkapi instrumen terstandar bagi siswa tunagrahita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan instrumen asesmen kesehatan reproduksi, khususnya mengenai perawatan organ genitalia, bagi remaja putri tunagrahita di sekolah inklusi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-eksploratif melalui wawancara mendalam terhadap tiga guru dari SMP Negeri 2 Bojongsoang dan SMP Negeri 1 Baleendah, Kabupaten Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa tunagrahita terhadap kesehatan reproduksi masih rendah. Pembelajaran kesehatan reproduksi yang diberikan guru masih bersifat teoritis, parsial, dan minim praktik aplikatif, dengan berbagai hambatan seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya pelatihan guru, serta anggapan tabu di lingkungan sekolah maupun keluarga. Selain itu, hingga kini belum tersedia instrumen asesmen khusus; penilaian hanya mengandalkan pengamatan umum yang tidak sistematis.
PERAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN PONDOK PESANTREN PENDIDIKAN DINIYAH FORMAL (PDF) Zifa Ayu Putri
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.15642

Abstract

Kepemimpinan merupakan aspek fundamental dalam menentukan arah kemajuan dan perkembangan lembaga, termasuk lembaga pendidikan pesantren. Selama ini, pesantren identik dengan figur kepemimpinan laki-laki, namun realitas menunjukkan bahwa perempuan juga memiliki kapasitas yang signifikan. Penelitian ini mengkaji tentang peran kepemimpinan Nyai Hj. Mahmudah dalam mengembangkan kelembagaan Pondok Pesantren Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Pekalongan yang dibuktikan dengan berdirinya lembaga Ma’had Aly dan berhasil mendapatkan izin operasional ketika pesantren dipimpin oleh Bu Nyai. Dengan melalui pendekatan kualitatif studi kasus, perolehan data melalui observasi, wawancara dengan 13 informan, dan dokumentasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan perempuan berperan dalam tiga hal utama yakni sebagai pengambilan keputusan, sebagai orang tua, dan sebagai motivator. Faktor pendukung kepemimpinan perempuan meliputi tekad yang kuat, karakter tegas, serta dukungan kerja sama dari berbagai pihak. Hambatan yang dialami yaitu adanya stereotip negatif masyarakat tentang kepemimpinan perempuan di pesantren, namun hal tersebut dapat diatasi dengan keteguhan pribadi dan orientasi pada tujuan lembaga. Penelitian ini menegaskan peran strategis seorang pemimpin perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikan pesantren
APPRECIATIVE LEADERSHIP TRANSFORMATION: CULTIVATING POSITIVE CULTURE AND ENHANCING COLLECTIVE PERFORMANCE IN EDUCATIONAL SETTINGS Muh. Takdir; Apit Dulyapit
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.15678

Abstract

This study aims to explore the practice of appreciative leadership in school settings and its impact on the development of a positive culture and the enhancement of collective performance. Employing a qualitative approach with an intrinsic case study design, the research involved principals and teachers from primary and secondary education institutions in Jakarta, Indonesia, as research subjects. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis, and were analysed using inductive thematic techniques. The findings revealed five key themes: (1) appreciation functions as a driver of a positive school culture; (2) reflective and empathic communication serves as the foundation of effective leadership; (3) teacher empowerment is carried out through trust and the delegation of strategic responsibilities; (4) appreciative social relations foster collective teacher efficacy; and (5) the alignment between leaders’ personal values and the school’s organizational culture strengthens leadership effectiveness. These findings reinforce previous literature on appreciative leadership, compassionate leadership, and emotional regulation in educational leadership. The study contributes to the development of a contextual, reflective, and well-being-oriented conceptual framework of appreciative leadership in education. Future research is encouraged to employ longitudinal and quantitative approaches to enhance the validity of findings and examine the broader impact of leadership on student learning outcomes.
KREATIVITAS GURU PPKN DALAM PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF DI SMP NEGERI 25 SAMARINDA Engelbertus Irenus Piris; Wingkolatin Wingkolatin; Moh. Bahzar; Endang Herliah
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.15723

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Media pembelajaran inovatif apa saja yang digunakan dalam proses pembelajaran di SMP Negeri 25 Samarinda, Kemudian Bagaimana cara guru PPKn memilih media pembelajaran inovatif yang akan digunakan di SMP Negeri 25 Samarinda, serta Bagaimana proses guru PPKn dalam membuat media pembelajaran inovatif di SMP Negeri 25 Samarinda. Jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 25 Samarinda pada bulan februari 2025-april 2025. Subjek penelitian ini ialah guru PPKn, dan siswa-siswi kelas VII,VIII,IX dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran inovatif oleh guru PPKn meliputi game edukasi dan media audio visual. Kombinasi kedua media tersebut terbukti mampu mengakomodasi berbagai gaya belajar siswa, sehingga menghasilkan perubahan signifikan dalam meningkatkan efektivitas belajar. Dalam memilih media pembelajaran, guru melakukan beberapa tahapan penting yang terdiri dari menyesuaikan karakteristik peserta didik, mengidentifikasi tujuan pembelajaran, mempertimbangkan ketersediaan sumber daya, serta mengutamakan efektivitas dan efisiensi.
PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI MOTIVATOR DALAM PENINGKATAN KINERJA GURU DI SMP NEGERI 11 SAMARINDA Putriyah Putriyah; Alim Salamah; Novita Majid
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.15794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala sekolah sebagai motivator dalam peningkatan kinerja guru di SMP Negeri 11 Samarinda, dan untuk mengetahui upya yang dilakukan kepala sekolah untuk mengatasi berbagai hambatan dalam peningkatan kinerja guru di SMP Negeri 11 Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan subyek penelitian kepala sekolah, guru PPKn dan guru IPS. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran kepala sekolah sebagai motivator dalam peningkatan kinerja guru di SMP Negeri 11 Samarinada selama ini sudah cukup baik. Kepala sekolah mengupayakan peningkatan kinerja guru dengan mekalukan pemberian motivasi, mengatur lingkungan dan suasana kerja, dan menghargai berbagai perestasi guru. Hambatan dihadapi kepala sekolah sebagai motivator dalam peningkatan kinerja guru, ada beberapa hambatan yang di hadapi kepala sekoalah yaitu hambaran internal dan hambatan eksternal. Upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah sebagai motivator dalam peningkatan kinerja guru mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kinerja kemampuan kerja guru, memantau dan menilai kinerja guru dan mengkoordinasi kerja tim di SMP Negeri 11 Samarinda.