cover
Contact Name
Kamaludin
Contact Email
dr.kamaludin@unma.ac.id
Phone
+6285642529172
Journal Mail Official
editormadinasika@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam, Pascasarjana, Universitas Majalengka Jl. Raya K H Abdul Halim No.103, Majalengka Kulon, Kec. Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Madinasika: Manajemen dan Keguruan
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 27158233     EISSN : 27160343     DOI : https://doi.org/10.31949/madinasika.v5i1
Jurnal Madinasika sebagai media ilmiah di bidang manajemen pendidikan Islam bagi akademisi, peneliti, praktisi/guru, dan pemerhati untuk menerbitkan artikel hasil penelitian atau artikel konseptual (gagasan) tentang masalah dan perkembangan pendidikan Indonesia. Ruang lingkup dari artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini meliputi: Manajemen pendidikan islam, manajemen pendidikan, kepemimpinan pendidikan islam, kepemimpinan pendidikan, pengembangan profesi guru, dan bidang lain yang relevan.
Articles 144 Documents
STRATEGI GURU PPKn DALAM MENANAMKAN SIKAP BELA NEGARA PADA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 8 SAMARINDA Inri Triyatni; Marwiah Marwiah; A. Hardoko; Suryaningsi Suryaningsi
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.15817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam menanamkan sikap bela negara pada Peseta Didik di SMP Negeri 8 Samarinda. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peran guru dalam membentuk karakter dan rasa nasionalisme peserta didik sejak dini, terutama melalui pendidikan kewarganegaraan yang mengedepankan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan peseta didik, serta dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PPKn dan peseta didik kelas VII, VIII & IX di SMP Negeri 8 Samarinda. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan guru PPKn dalam menanamkan sikap bela negara meliputi beberapa bentuk pola pembelajaran, antara lain penggunaan pendekatan kontekstual, integrasi nilai-nilai bela negara dalam materi pelajaran, serta penanaman melalui keteladanan dan kegiatan sekolah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi guru PPKn memiliki peran penting dan efektif dalam menanamkan sikap bela negara pada peserta didik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dan pihak sekolah dalam mengembangkan metode pembelajaran yang membentuk karakter kebangsaan peserta didik secara berkelanjutan.
KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU LEMBAGA PENDIDIKAN : Studi Multi Kasus di SLB Dharma Asih Kraksaan dan SLB Negeri Kraksaan Sairafi Sairafi; Badrul Mudarris
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.15890

Abstract

Kepemimpinan visioner berperan strategis dalam mengarahkan transformasi lembaga pendidikan agar lebih adaptif, inklusif, dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan menelaah pelaksanaan kepemimpinan visioner kepala sekolah, strategi peningkatan mutu, serta tantangan dan solusinya di SLB Dharma Asih dan SLB Negeri Kraksaan.  dengan menggunakan pendekatan studi multi kasus di SLB Dharma Asih Kraksaan dan SLB Negeri Kraksaan, mengkaji perumusan visi-misi, strategi peningkatan mutu, serta tantangan internal dan eksternal yang dihadapi kepala sekolah.  Hasil peneltian  menunjukkan bahwa kedua kepala sekolah menerapkan kepemimpinan visioner melalui visi inklusif, partisipasi warga sekolah dalam keputusan, penguatan budaya mutu, serta fokus pada keterampilan dan kemandirian siswa. Di SLB Dharma Asih, pendekatan bersifat humanis dan berbasis nilai spiritual, sedangkan di SLB Negeri Kraksaan lebih sistematis melalui program terstruktur dan manajemen sekolah. Kendala utama meliputi keterbatasan tenaga pendidik kompeten, rendahnya keterlibatan orang tua, dan minimnya dukungan kebijakan daerah. Meski demikian, strategi kepala sekolah terbukti efektif membangun komitmen bersama dan meningkatkan layanan pendidikan. Di Sekolah Luar Biasa (SLB), kepemimpinan ini dituntut tidak hanya merumuskan visi jangka panjang, tetapi juga memobilisasi potensi sekolah untuk menjawab kebutuhan kompleks Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas kepemimpinan visioner serta sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemangku kepentingan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan SLB secara optimal dan berkelanjutan        
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA MATERI PANCASILA DALAM DIRIKU DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE THINK PAIR SHARE PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 010 SAMARINDA SEBERANG Yovita Pakidi; Iksam Iksam; Rosita Putri Rahmi H; Mustamiroh Mustamiroh
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.15898

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila materi Pancasila dalam diriku dengan model Cooperative Learning Tipe Think Pair Share pada siswa kelas IV SD Negeri 010 Samarinda Seberang tahun pembelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dengan dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Prosedur penelitian terdiri dari empat tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Negeri Samarinda Seberang yang berjumlah 36 peserta didik dan objek penelitian ini adalah untuk melihat hasil belajar Pendidikan Pancasila dan peningkatan setiap siklusnya menggunakan model Cooperative Learning Tipe Think Pair Share. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan rata-rata, presentase, dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari nilai pra siklus siswa data awal sebesar 66,66 dengan persentase ketuntasan 30,5% yaitu 11 siswa tuntas. Hasil belajar pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 12,81 dari nilai dasar pra siklus, dengan nilai rata rata kelas 75,20 dengan persentase ketuntasan 50% yaitu 18 siswa tuntas. Hasil belajar siklus II mengalami peningkatan 15,79 dari nilai dasar siklus I, dengan nilai rata-rata 87,08 dengan persentase ketuntasan 88% predikat baik dengan 32 siswa tuntas dan 4 siswa tidak tuntas, serta mencapai indikator keberhasilan yang diharapkan yaitu 75%. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar Pendidikan Pancasila materi Pancasila dalam diriku dengan model Cooperative Learning Tipe Think Pair Share pada siswa kelas IV SD Negeri 010 Samarinda Seberang tahun pembelajaran 2024/2025.
PERAN GURU DALAM MEMANFAATKAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS INFORMATION TECHNOLOGY (IT) DALAM UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK KELAS VI A SDN TINGGAR 1 KECAMATAN CURUG Ulpah Ulpah; Sholeh Hidayat; M. Taufik
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.16178

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran guru dalam pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dalam upaya meningkatkan keterampilan kreativitas peserta didik Kelas VI A SDN Tinggar 1, yang dilatarbelakangi oleh tantangan teknik pembelajaran tradisional yang kurang mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran guru dalam perencanaan dan pelaksanaan pemanfaatan media, serta implikasinya terhadap peningkatan kreativitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Tinggar 1 dengan teknik pengumpulan data observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perencanaan, guru berhasil mengidentifikasi kebutuhan dan potensi, serta memilih media teknologi informasi secara selektif untuk memfasilitasi aktivitas kreatif. Pada tahap pelaksanaan, guru bertransformasi menjadi fasilitator dan inovator yang efektif dalam memandu proyek digital dan manajemen kelas berbasis teknologi. Implikasi dari peran ini adalah peningkatan signifikan pada dimensi kreativitas (orisinalitas, elaborasi, kelancaran), antusiasme belajar, dan penguatan relevansi pendidikan abad ke-21. Disimpulkan bahwa peran strategis guru sebagai perancang dan inovator sangat krusial dalam menciptakan lingkungan belajar dinamis yang berhasil menumbuhkan potensi kreatif peserta didik di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI DISKUSI KELOMPOK KECIL DALAM PENINGKATAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN PKN DI SMP MUHAMMADIYAH 3 SAMARINDA Hijriani Hijriani; Alim Salamah
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.16338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode diskusi kelompok kecil dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran PKN di SMP Muhammadiyah 3 Samarinda, serta mengidentifikasi kelebihan dan kelemahannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek guru PKN dan enam peserta didik kelas VIII-B. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode diskusi kelompok kecil berjalan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, yang terlihat dari peningkatan hasil pretest, posttest, dan tugas LKPD. Kelebihan metode ini antara lain mendorong keaktifan belajar, menumbuhkan sikap saling menghargai, kerja sama, dan keterampilan komunikasi. Adapun kelemahannya meliputi penggunaan waktu yang relatif lama dan dominasi oleh peserta didik yang lebih aktif. Secara keseluruhan, metode ini bermanfaat dalam mengembangkan kemampuan berpikir, berkomunikasi, meningkatkan motivasi belajar, serta membangun sikap saling membantu antar peserta didik..
STRATEGI GURU PPKN DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL PADA SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 5 SAMARINDA Darmawati; Alim Salamah; Jawatir Pardosi; Wingkolatin Pardosi
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.16374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai multikultural pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Samarinda, untuk mengetahui faktor-faktor penghambat yang dialami guru dalam proses tersebut, serta untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi hambatan yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai multikultural dilakukan melalui penggunaan model pembelajaran aktif dan kolaboratif seperti diskusi kelompok dan presentasi, penggunaan media pembelajaran yang relevan, serta strategi yang menekankan keteladanan dalam nilai toleransi, tolong-menolong, dan keadilan. Faktor penghambat yang dihadapi guru terdiri atas faktor internal seperti rendahnya pemahaman siswa terhadap keberagaman, dan faktor eksternal seperti kurangnya dukungan lingkungan serta keterbatasan sarana dan prasarana. Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru melakukan inovasi dalam pembelajaran, penguatan pendidikan karakter, dan evaluasi berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi guru PPKn berperan penting dalam membentuk sikap dan perilaku multikultural siswa, dan perlu didukung oleh lingkungan sekolah serta masyarakat untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan berorientasi pada keberagaman.
PENERAPAN PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DALAM PENGUATAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN PKN MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) DI SMP NEGERI 34 SAMARINDA Nur Aziizah Amir Putri; M. Jamil; Moh. Bahzar; Jawatir Pardosi
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.16381

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Bagaimana penerapan kurikulum Merdeka terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 34 Samarinda, kemudian Dampak apa saja yang terjadi dalam penerapan kurikulum Merdeka terhadap minat siswa pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 34 Samarinda, serta Upaya apa saja yang dapat dilakukan dalam menghadapi dampak Penerapan Kurikulum Merdeka terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 34 Samarinda. Jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 34 Samarinda pada bulan 28 April – 28 Mei 2025. Subjek penelitian ini ialah waka kurikulum, guru PPKn, dan siswa-siswi kelas  VII, VIII dan IX dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode penerapan kurikulum merdeka mampu meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran ppkn di smp negeri 34 samarinda, dampak dari metode penerapan kurikulum merdeka ini sangat terlihat jelas dari aspek partisipasi siswa dalam proses belajar mengajar, komponen komponen yang ada dalam kurikulum merdeka sangat membantu dalam hal meningkatkan partisipasi siswa terhadap mata pelajaran ppkn, serta metode ini memudahkan para guru ketika mengajar juga memudahkan siswa dalam menerima serta memahami materi pelajaran.
IMPLEMENTASI PROGRAM ADIWIYATA DALAM MENANAMKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA GENERASI ALPHA DI SDN 021 SUNGAI KUNJANG Sabrina Alfara Deliza; Tri Wahyuningsih
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.16433

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi Program Adiwiyata dalam menanamkan karakter peduli lingkungan pada Generasi Alpha di SDN 021 Sungai Kunjang. Permasalahan utama yang diangkat ialah bagaimana perencanaan, pelaksanaan, serta faktor pendukung dan penghambat program tersebut dalam membentuk sikap peduli lingkungan di kalangan siswa. Penelitian bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pelaksanaan Program Adiwiyata sebagai upaya pembentukan karakter peduli lingkungan pada anak-anak yang tumbuh di era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dilaksanakan melalui kebijakan sekolah berwawasan lingkungan, kegiatan pembelajaran berbasis praktik, serta dukungan aktif dari guru, orang tua, dan pihak eksternal. Dapat disimpulkan, Program Adiwiyata efektif dalam menumbuhkan kesadaran dan perilaku peduli lingkungan pada Generasi Alpha melalui kegiatan nyata yang terintegrasi dalam budaya sekolah.
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK TERHADAP KOMPETENSI GURU MELALUI PENGEMBANGAN PROFESIONAL BERKELANJUTAN Kamaludin Kamaludin; Evitha Soraya; Muh. Takdir; Linda Ika Mayasari; Gelar Gelora Mustika
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.16513

Abstract

Kompetensi guru merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Salah satu upaya strategis yang dapat dilakukan adalah melalui supervisi akademik yang efektif. Namun, efektivitas supervisi akademik dalam meningkatkan kompetensi guru dapat dimediasi oleh pengembangan profesional berkelanjutan (PPB). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh supervisi akademik terhadap peningkatan kompetensi guru dengan PPB sebagai variabel intervening di SD Negeri se-Kota Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling terhadap guru-guru SD di Jakarta Timur. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis jalur (path analysis) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antara variabel supervisi akademik, PPB, dan kompetensi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik memiliki pengaruh langsung terhadap kompetensi guru sebesar 0,685, sedangkan pengaruh tidak langsung melalui pengembangan profesi berkelanjutan sebesar 0,60. Artinya, pengaruh langsung supervisi akademik terhadap kompetensi guru lebih kuat dibandingkan dengan pengaruh tidak langsungnya melalui pengembangan profesi berkelanjutan. maka dapat disimpulkan bahwa variabel pengembangan profesi berkelanjutan tidak terbukti mampu memediasi pengaruh supervisi akademik terhadap kompetensi guru.
PENGARUH KOMPETENSI SUPERVISOR KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI MENGAJAR DAN SELF EFFICACY GURU TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN SMK DI KOTA MOJOKERTO Cindy Octavia; Amrozi Khamidi; Nunuk Hariyati
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.16942

Abstract

Permasalahan penelitian ini berangkat dari variasi kualitas pembelajaran SMK di Kota Mojokerto yang dipengaruhi oleh kompetensi supervisor kepala sekolah, motivasi mengajar, dan self-efficacy guru sebagai faktor internal dan manajerial sekolah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh parsial dan simultan kompetensi supervisor kepala sekolah, motivasi mengajar, dan self-efficacy guru terhadap kualitas pembelajaran SMK di Kota Mojokerto. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis jalur terhadap 184 guru SMK yang dipilih melalui proportional random sampling, serta pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi supervisor kepala sekolah, motivasi mengajar, dan self-efficacy guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran, dengan motivasi mengajar sebagai variabel dominan berdasarkan nilai koefisien beta tertinggi. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa peningkatan kualitas pembelajaran SMK memerlukan penguatan supervisi akademik kepala sekolah, peningkatan motivasi mengajar, dan pengembangan self-efficacy guru secara terintegrasi dan berkelanjutan.