cover
Contact Name
Frangky Silitonga
Contact Email
frangkyka@gmail.com
Phone
+6281229755701
Journal Mail Official
jurnallogistica@iteba.ac.id
Editorial Address
ITEBA - Institut Teknologi Batam The Vitka City Complex Jl. Gajah Mada, Tiban, Batam, Kepulauan Riau, INDONESIA 29425 Phone : +62 778 3540889
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Logistica
ISSN : 29643244     EISSN : 29628555     DOI : -
Jurnal Logistica merupakan publikasi artikel – artikel ilmiah pada disiplin keilmuan Teknik Industri yang mencakup logistik dan manajemen rantai pasok, manufaktur, ergonomi serta keselamatan kerja. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu bulan Juni dan Desember. Logistica menerima artikel ilmiah dari penelitian yang berkualitas baik dari peneliti, dosen, dan mahasiswa berdasarkan hasil review dari mitra bestari. Artikel yang masuk harus bebas plagiat dan harus mengikuti layout yang sesuai dengan template jurnal Logistica.
Articles 42 Documents
ANALISIS PENYEBAB KETERLAMBATAN PROSES PRODUKSI PROYEK CRADLE DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) Deni Lorenza; Taufiq Rahman
JURNAL LOGISTICA Vol. 1 No. 2 (2023): Vol.1 No. 2 Juni 2023
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XXX Batam merupakan perusahaan kontraktor engineering yang bergerak pada bidang engineering, procerument, manufacturing dan instalation. Saat ini perusahaan xxx sedang menjalankan proyek cradle. Perusahaan memiliki target untuk dapat menyelesaikan proyek tersebut secara tepat waktu sesuai dengan waktu perencanaan antar perusahaan dan konsumen. Perusahaan xxx memantau setiap proses produksi proyek cradle, baik itu dalam masalah-masalah keterlambatan proses proyek cradle yang sering terjadi. Analisa setiap permasalahan keterlambatan proses proyek cradle adalah dengan menggunakan metode fault tree analysis. Tujuannya dilakukan analisa masalah tersebut untuk dapat menemukan akar masalah dan penyebab terjadinya keterlambatan proses produksi proyek cradle. Hasil dari dilakukannya analisa dengan metode tersebut, terdapat beberapa akar masalah yang menyebabkan terjadinya keterlambatan proses produksi cradle diantaranya, keterlambatan proses fit up dimana yang menjadi akar masalahnya adalah kesalahan pada gambar dan spesifikasi, terdapat miss komunikasi antar pekerja, pekerja belum memiliki pengalaman, pekerja yang belum memiliki sertifikasi, pekerja yang kurang teliti dalam bekerja. Selanjutnya ada keterlambatan proses full weld, keterlambatan proses blasting/primer dan penambahan proses cleaning visual. Masalah tersebut yang menyebabkan waktu pengerjaan tidak sesuai dengan waktu perencanaan perusahaan.
Pengukuran Tingkat Efisiensi Aktivitas Proses Produksi Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis (DEA) Wiwiek Fatmawati; Novi Marlyana; Anindya Gita Atina
JURNAL LOGISTICA Vol. 1 No. 2 (2023): Vol.1 No. 2 Juni 2023
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah perusahaan garmen yang bergerak dibidang konveksi dengan produk yang dihasilkan berupa pakaian anak-anak memiliki permasalahan dalam memenuhi order dari pelanggan. Perusahaan berusaha mengatasi hal ini dengan menambah jam kerja atau lembur. Hal ini menjadi tidak efektif dan solusi tersebut menyebabkan adanya pemborosan biaya yang dikeluarkan dan dapat merugikan perusahaan jika dibiarkan secara terus menerus. Maka dari itu, perlu adanya pengukuran efisiensi untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi proses produksi dan menentukan strategi perbaikan bagi proses produksi yang tidak efisien dengan menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Pengukuran efisiensi ini melibatkan empat variabel input yaitu jumlah tenaga kerja, jumlah jam kerja, upah karyawan, dan upah lembur. Sedangkan variabel output-nya yaitu jumlah produksi. Hasil perhitungan efisiensi 9 DMU menggunakan metode DEA dengan alat bantu program DEAP 2.1 menunjukkan bahwa terdapat 3 DMU yang dinyatakan efisien yaitu DMU 6, DMU 8, dan DMU 9. Sedangkan untuk 6 DMU lainnya mengalami inefisiensi yaitu pada DMU 1 60,9%, DMU 2 90,3%, DMU 3 80,6%, DMU 4 85,6%, DMU 5 96,3%, dan DMU 7 83%. Sehingga perlu adanya perbaikan pada 6 DMU yang inefisien dengan acuan DMU yang efisien.
PERAMALAN PERMINTAAN GULA BULK DAN GULA KEMAS MENGGUNAKAN METODE WINTER’S EXPONENTIAL SMOOTHING DI PT. XYZ Akhmad Syakhroni; Muchammad Sultan Jovanka Maulana
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2 No. 1 Desember 2023
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk memaksimalkan pendapatan, perusahaan harus dapat menerapkan proses kerja di seluruh departemennya berjalan secara efektif, salah satunya adalah departemen pemasaran, dimana departemen ini memiliki peran vital terhadap kinerja sebuah perusahaan. Salah satu upaya untuk memaksimalkan kinerja departemen pemasaran ini adalah dengan melakukan peramalan permintaan. Dengan peramalan ini departemen pemasaran dapat menyusun agenda kerja lebih awal, bahkan dengan hasil peramalan ini perusahaan dapat menyusun strategi bisnisnya lebih awal. Terdapat beberapa metode peramalan penjualan, dimana penggunaan metode ini didasarkan pada pola data yang dimiliki. Pola data penjualan gula di PT. XYZ berupa pola musiman, sehingga metode peramalan yang cocok untuk digunakan adalah metode Winter’s Eksponential Smoothing. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan hasil peramalan satu tahun kedepan, sehingga dengan hasil peramalan ini diharapkan perusahaan dapat menyusun rencana bisnis tahun selanjutnya dengan baik, sehingga didapatkan kinerja perusahaan yang efektif
ANALISIS BEBAN KERJA UNTUK MENGURANGI CEDERA DENGAN METODE ROSA (RAPID OFFICE STRAIN ASSESSMENT): STUDI KASUS : BAGIAN STAFF HRD & TRAINING CV. XYZ Akhmad Syakhroni; Amanda Ela Wijaya
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2 No. 1 Desember 2023
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karyawan staff departemen HRD & Training CV. XYZ melakukan aktivitas selama ± 6 jam didepan komputer. Berdasarkan pengamatan awal, terlihat bahwa banyak karyawan tidak memperhatikan postur kerja sesuai dengan aktivitasnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui risiko pada karyawan staff HRD & Training CV. XYZ agar dapat dilakukan perbaikan pada postur kerja sehingga karyawan dapat bekerja secara aman dan tidak mengganggu performansi kerja. Metode yang dapat digunakan dalam menganalisis beban kerja untuk office adalah metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA). Metode ROSA dilakukan untuk menganalisis postur dan durasi kerja terhadap komponen kursi, monitor, telepon, keyboard dan mouse. Kelebihan metode ini adalah mudah dan cocok dengan lingkungan pekerjaan kantor yang kompleks dimana berkaitan dengan posisi, pencahayaan dan interaksi dengan stasiun kerja. Berdasarkan penilaian dengan metode ROSA maka rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat resiko yaitu dengan melakukan pembaruan fasilitas yang digunakan karyawan seperti kursi yang dapat diatur ketinggiannya sesuai dengan kebutuhan karyawan, meja kerja yang ergonomis agar penataan komputer dapat tertata dengan rapi dan ergonomis, monitor yang dapat diatur, mouse dan keyboard diatur jarak dan diperbarui dengan menggunakan sistem wireless agar tidak memakan banyak tempat, dan perlunya sosialisasi tentang office ergonomics yang benar.
PENENTUAN RUTE PENGIRIMAN PRODUK SKINCARE DI CV VAVL BEAUTE STORE DENGAN METODE ALGORITMA SWEEP DAN K-NEAREST NEIGHBOR Widya Rahmadini; Ririn Regiana Dwi Satya; Adik Ahmad Unggul Nugeroho
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2 No. 1 Desember 2023
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV Vavl Beaute Store merupakan distributor terbesar di Jawa Barat yang bergerak dibidang skincare. Permasalahan pada perusahaan ini yaitu jadwal, rute, jarak pengiriman dan biaya pengiriman kurang optimal. Hal tersebut menjadikan rute, jadwal, jarak pengiriman menjadi tidak beraturan dan biaya distribusi menjadi tinggi. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan penentuan rute pengiriman barang yang optimal berdasarkan biaya distribusi pengirimannya. Penelitian dilakukan dengan menerapkan algoritma Sweep, K-Nearest Neighbor. Perbaikan menggunakan algoritma sweep membuat cluster dengan sapuan sudut terkecil hingga terbesar, lalu menggambar polanya dengan menggunakan software Geogerba, sehingga dapat diketahui cluster terpendeknya. Hasil penelitian didapatkan 3 cluster yang dapat dijadikan acuan pada penjadwalan pengiriman dalam menentukan rute pengiriman. Berdasarkan metode K- Nearest Neighbour diketahui terdapat 3 rute pengiriman dan 3 cluster yaitu, cluster 1 dengan ruteW – L8 – L2 – L3 – W, cluster 2 dengan rute W - L7 – L4 – L5 – W dan cluster 3 dengan ruteW – L1 – L6 – W. Sedangkan total jarak menggunakan algoritma sweep didapatkan 360 km dan biaya pengiriman Rp. 906.000. Perbaikan menggunakan metode K-Nearest Neighbor didapatkan total jarak 306,5 km dan biaya pengiriman Rp. 965.000. Hasilnya diketahui metode K-Nearest Neighbor lebih optimal dalam mempersingkat jarak rute perjalanan.
ANALISIS WILLINGNESS TO ACCEPT TERHADAP PEMILAHAN SAMPAH BOTOL PLASTIK KEMASAN AIR MINERAL 600 ML DI SOLO RAYA Kodir, Wahdirotul; Muhammad Fatan Usamah; Panji Wiyo Utomo; Sri Purwati
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2 No. 1 Desember 2023
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada manajemen sampah plastik, terutama botol kemasan air 600 ml di Solo Raya. Metode penelitian mencakup uji regresi berganda untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kesediaan masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah botol kemasan air mineral 600 ml. Metode Contingent Valuation Method (CVM) juga diterapkan untuk menentukan besaran kompensasi sebagai insentif partisipasi dalam kegiatan pemilahan sampah. Melalui uji regresi ordinal berganda menggunakan SPSS, ditemukan bahwa persepsi pemilahan sampah memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kesediaan masyarakat untuk mengelola limbah plastik tersebut. Sebaliknya, karakteristik demografis, karakteristik keuangan, sikap, dan persepsi kontrol perilaku tidak memberikan pengaruh signifikan. Penelitian ini juga mengeksplorasi besaran kompensasi yang diharapkan oleh masyarakat sebagai insentif partisipasi dalam pemilahan sampah. Meskipun mayoritas responden tidak mengharapkan kompensasi, sebagian menginginkan imbalan. Untuk mendorong partisipasi, diberikan kompensasi sebesar Rp34,25 dalam bentuk barang, uang nominal, dan uang digital. Meskipun uang tunai menjadi pilihan utama, besaran kompensasi yang relatif rendah dapat menyulitkan pelaksanaan pemberian imbalan. Oleh karena itu, disarankan memberikan kompensasi dalam bentuk uang digital untuk memfasilitasi pelaksanaan yang lebih efisien.
ANALISIS PENERIMAAN FINTECH LENDING DENGAN PENDEKATAN TAM (TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL) DI KOTA XYZ Ardlianti, Rana Atikah; Dianda Aryntya Firia Ferlania
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2 No. 1 Desember 2023
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fintech merupakan sebuah industri keuangan yang menciptakan layanan keuangan dengan sistem yang lebih efisien dan merupakan terobosan baru dalam industri keuangan diaman sistem akan dapat bekerja lebih cepat dan juga tepat. Ada 3 kategori fintech, salah satunya yaitu Peer-to-peer Landing atau lebih dikenal fintech lending adalah yang paling banyak digunakan dan sudah berizin OJK. Namun kenyataannya masih banyak ditemukan masyarakat yang belum bisa memahami dengan baik cara menggunakan fintech lending. Maka dari itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui variabel – variabel yang berpengaruh terhadap penggunaan teknologi dengan menerapkan metode TAM (Theory Acceptance Model). Penelitian ini juga melibatkan 51 responden, lalu untuk seluruh variabel yang sudah terdata kemudian dibentuk menjadi model konseptual dan diolah menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil yang didapat adalah variabel yang berpengaruh terhadap variabel “use” adalah variabel “attitude” dan didukung variabel – variabel eksogennya yaitu perceived usefulness dan perceived ease of use. Hasil akhir dari penelitian ini adalah responden sudah merasakan kemudahan dari pemakaian aplikasi fintech lending.
PENILAIAN BEBAN KERJA MENTAL MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE NASA – TLX PADA PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INDUSTRI DI SURABAYA Aryntya, Dianda; Ardlianti, Rana Atikah
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2 No. 1 Desember 2023
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam pembangunan setiap negara dan selalu berkaitan dengan sistem pembelajaran. Di Indonesia awalnya menggunakan sistem pembelajaran tatap muka, namun sejak adanya COVID-19 pada bulan Maret 2020 mulai diberlakukan pembelajaran dalam jaringan (daring/online). Setiap sistem pembelajaran pasti memiliki dampak positif maupun dampak negatif, dan salah satu dampak negatifnya adalah beban kerja mental. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui dampak penerapan sistem pembelajaran daring terhadap beban kerja mental pada mahasiswa. Penelitian ini melibattkan 150 responden dengan atribut mahasiswa yang sudah melakukan pembelajaran secara daring minimal 3 bulan dengan ketentuan semester 1, 3, dan juga 5 mahasiswa Program Studi S1 Teknik Industri. Dalam penelitian ini menggunakan metode NASA-TLX (NASA Task Load Index) dengan beberapa indikator yaitu kebutuhan mental, kebutuhan waktu, kebutuhan fisik, tingkat usaha, performansi, dan juga tingkat frustasi. Dan hasil dari penelitiian ini memberikan rata – rata sebesar 69.85 dan indikator tertingginya adalah kebutuhan waktu. Sehingga hasil beban kerja mental yang dirasakan oleh para mahasiswa Program Studi S1 Teknik Industri selama melaksanakan pembelajaran daring termasuk kedalam kategori sedang.
OPTIMALISASI BIAYA PENDISTRIBUSIAN PRODUK TAUGE MOYASHI PADA CV SUMBER URIP FARM MENGGUNAKAN MODEL TRANSPORTASI Dewati, Salma Putri; Khoerunnisa, Fani Latfiana; Salsabilasani, Falia; Zhafir, Farhan; Husyairi, Khoirul Aziz; Ainun, Tina Nur
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 2 (2024): Vol.2 No.2 Juni 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v2i2.302

Abstract

Sufarm is an agricultural company that has been established since 1996. Currently, Sufarm focuses on supplying various high-quality bean sprouts and mushrooms to consumers and meeting the needs of the B2B market such as E-commerce, traditional markets, restaurants, and supermarkets. The bean sprout products are placed in Sufarm's warehouses located in two different places, namely Parung and Cihowe, which will be distributed to three agents. The delivery of bean sprout products by Sufarm is carried out using land transportation in the form of pickup trucks. The issues faced by Sufarm include scheduling, routes, delivery distances, and delivery costs that are considered suboptimal. This results in irregular delivery routes, schedules, and distances, leading to high distribution costs. Therefore, this research aims to determine the optimal delivery routes based on the distribution costs. Shipping costs are calculated based on the distance between the warehouse and the agents using 3 transportation models, namely the Least Cost method, the North West Corner method, and Vogel’s Approximation Method. The results of the distribution cost calculation using the Least Cost method is Rp268.889, the North West Corner method is Rp225.556, and Vogel’s Approximation method is Rp268.889.
TINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI DALAM INDUSTRI MENENGAH GARMEN MELALUI PENERAPAN OPERATION PROCESS CHART (OPC) Daonil; Sabilah, Ade Irpan
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 2 (2024): Vol.2 No.2 Juni 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v2i2.303

Abstract

In a rapidly evolving industrial era, operational efficiency and effectiveness have become key for companies to compete in the global market. This study focuses on enhancing production efficiency in the medium-sized garment industry through the implementation of process flow mapping and Value Stream Mapping (VSM). The research identifies wastage in the production process within the production division at CV. S.G and offers solutions to optimize the workflow. The results indicate that employee training and workflow reorganization can significantly increase productivity. Implementing proposed changes in the workflow activities resulted in a 30.77% decrease in total processing time, demonstrating increased efficiency and productivity. This study provides evidence that by understanding and optimizing the production flow process, medium-sized garment industries can enhance their competitiveness in the global market.