cover
Contact Name
Frangky Silitonga
Contact Email
frangkyka@gmail.com
Phone
+6281229755701
Journal Mail Official
jurnallogistica@iteba.ac.id
Editorial Address
ITEBA - Institut Teknologi Batam The Vitka City Complex Jl. Gajah Mada, Tiban, Batam, Kepulauan Riau, INDONESIA 29425 Phone : +62 778 3540889
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Logistica
ISSN : 29643244     EISSN : 29628555     DOI : -
Jurnal Logistica merupakan publikasi artikel – artikel ilmiah pada disiplin keilmuan Teknik Industri yang mencakup logistik dan manajemen rantai pasok, manufaktur, ergonomi serta keselamatan kerja. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu bulan Juni dan Desember. Logistica menerima artikel ilmiah dari penelitian yang berkualitas baik dari peneliti, dosen, dan mahasiswa berdasarkan hasil review dari mitra bestari. Artikel yang masuk harus bebas plagiat dan harus mengikuti layout yang sesuai dengan template jurnal Logistica.
Articles 42 Documents
PENENTUAN KELAYAKAN ASPEK FINANSIAL USAHA FUTSAL X DI KOTA BATAM Asmarawati, Citra Indah; Sidabutar, Joel Alexander; Sadiq Ardo Wibowo
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 2 (2024): Vol.2 No.2 Juni 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v2i2.304

Abstract

One promising business opportunity is the futsal field business, in line with the increasing popularity of this sport in Indonesia. However, before deciding to open a futsal field business, it is important to analyze the financial feasibility of the business first. Financial feasibility analysis is the process of assessing and evaluating the financial aspects of an investment or business plan to determine whether the investment is feasible or not from a financial perspective. This analysis is very important for evaluating the financial prospects of a business plan before deciding to implement it. Analysis of the feasibility of the planet futsal field business from a financial aspect shows that this business is feasible to run by meeting the criteria of the various assessment methods used. The results of the Net Present Value (NPV) analysis are positive at IDR 38,812,042, the Internal Rate of Return (IRR) is 7% which is greater than the required rate of return, the Payback Period is 9 months, and the multi-product Break Even Point (BEP) is shows the minimum number of rental hours that must be met per operational hour so that the business does not experience losses.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PAKAN TERNAK DENGAN METODE EOQ PADA SAPI JUARA FARM Husain, Muhammad Akbar; Andika, Roby; Anugraha, Aldivo; Salsabila, Raden Fadhilla; Sabrina, Reyhani Intan; Putri, Safira Kencana; Husyairi, Khoirul Aziz; Ainur, Tina Nur
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 2 (2024): Vol.2 No.2 Juni 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v2i2.305

Abstract

Sapi Juara Farm is an entity in the livestock sector focused on the production of fresh milk. Its production process heavilyrelies on the availability of animal feed. Currently, the feed inventory management at Sapi Juara Farm has not achievedmaximum efficiency due to internal policies. To enhance efficiency, the company is considering the implementation of theEconomic Order Quantity (EOQ) method. This study aims to evaluate feed inventory management by comparing thecurrent policy with the EOQ method. The research findings indicate that the EOQ method is more effective in managinginventory, reducing the ordering frequency from 48 to 24 times per year, and decreasing the total inventory cost from IDR6,522,458 to IDR 5,237,366. Additionally, a safety stock of 530 kg is required to ensure smooth production.
APLIKASI METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DALAM SELEKSI KONTRAKTOR SPESIALIS DI PT. XYZ Budiharjo
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 2 (2024): Vol.2 No.2 Juni 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v2i2.311

Abstract

Dalam era industri yang berkembang pesat, efisiensi dan efektivitas operasional menjadi kunci bagi PT. XYZ adalah perusahaan pembangkit tenaga listrik berusaha meningkatkan kualitasnya untuk menjamin ketersediaan penyaluran listrik dan uap kepada pelanggan dengan menjaga kesinambungan operasional mesin pembangkitan. Salah satu caranya dengan melaksanakan overhaul mesin boiler dan turbin yang harus diselesaikan tepat waktu (on time schedule), maka harus dikerjakan oleh kontraktor spesialis yang kompeten. Penelitian ini terkait seleksi dan evaluasi kontraktor spesialis yang pernah melaksanakan overhaul di PT. XYZ bertujuan memilih kontraktor terbaik, dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai sistem pendukung keputusan terbaik. Data penelitian berupa nilai pembobotan atas beberapa kriterima yang telah ditetapkan terhadap beberapa kontraktor. Penilaian dilakukan oleh internal perusahaan, yaitu jajaran manajemen, team maintenance, dan supervisor lapangan yang telah berpengalaman menangani overhaul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam seleksi kontraktor spesialis di PT. XYZ lebih mengutamakan karakteristik kualitas dengan nilai pembobotan tertinggi dibanding karakteristik lainnya yaitu 0.42, dan yang terendah adalah karakteristik kerjasama dengan pembobotan 0.12, sedang karakteristik manajerial dan biaya dinilai serata pembobotannya, yaitu sebesar 23. Terpilih sebagai kontraktor terbaik adalah PT. NWI dengan nilai prioritas global (Overall Composite Weight) sebesar 0.36, kemudian PT. CMS dengan nilai 0.34, PT. TJ dengan bobot prioritas 0.27, serta terakhir PT. KDS dan PT CAS dengan bobot prioritas sebesar 0.26.
PERANCANGAN STASIUN KERJA BARU UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA HOME INDUSTRY SHUTTLECOCK Ferlania, Dianda Aryntya Firia; Ardlianti, Rana Atikah
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 2 (2024): Vol.2 No.2 Juni 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v2i2.316

Abstract

Salah satu jenis olahraga yang sangat digerami oleh seluruh kalangan adalah Badminton / Bulu Tangkis. Untuk melakukan olahraga ini yaitu membutuhkan raket dan shuttlecock. Karena permintaan shuttlecock yang semakin meningkat, maka banyak terdapat home industry yang memulai pembuatan shuttlecock, salah satunya adalah Home Industry Shuttlecock yang ada di Lamongan. Proses produksi pembuatan shuttlecock diantaranya adalah proses pemasangan bulu, proses penjahitan, proses pelurusan bulu, proses pemotongan bulu, proses pengeleman, dan proses inspeksi. Pada penelitian ini melibatkan 6 operator dan menggunakan kamera video handphone untuk merekam proses pembuatannya. Setelah ini diuraikan berdasarkan gerakan kerja dan dihitung waktunya menggunakan stopwatch. Setelah dilakukan penelitian didapatkan bahwa stasiun kerja yang diterapkan masih berantakan dan kurang rapi sehingga perlu dilakukan perbaikan. Maka dari itu hasil dari penelitian ini adalah perbaikan stasiun kerja yang sesuai dan bisa diterapkan di kemudian hari dengan tujuan dapat meningkatkan produktivitas para operator di Home Industry Shuttlecock.
ANALISIS RISIKO RANTAI PASOK BIBIT IKAN NILA MERAH STUDI KASUS : JARMAT FARM KOTA BOGOR Salsabila, Nisrina; Ramadhan, Zidan; Zaskia D.Z, Ratu; Rezkitaputri, Ajeng; Oktariza, Wawan; Ainun, Tina Nur
JURNAL LOGISTICA Vol. 3 No. 1 (2024): VOL.3.NO.1. DESEMBER 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v3i1.309

Abstract

Ikan nila merah adalah salah satu jenis ikan tawar dengan ekonomi yang bernilai tinggi. Jarmat Farm merupakan pembudidaya bibit nila yang berada di Kota Bogor. Usaha pembibitan nila merah selalu dihadapi pada risiko. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis risiko terhadap budidaya bibit ikan nila merah di Jarmat Farm. Pada penelitian ini digunakan metode kualititatif meliputi survei, wawancara, dan analisis dokumen terkait. Hasil analisis risiko menunjukkan beberapa risiko utama, seperti risiko tahap perencanaan, risiko sumber bahan baku, risiko proses budidaya, risiko pengiriman, dan risiko pengembalian barang dari konsumen. Setiap risiko dievaluasi menggunakan metode perhitungan LC (Level Risiko). Berdasarkan temuan ini, hasil menunjukkan tingkatan risiko paling tinggi diperoleh pada tahap pengiriman. Penelitian ini memberikan perbandingan tentang risiko-risiko terkait budidaya ikan nila merah dan menjadi acuan bagi Jarmat Farm mengelola risiko dengan lebih efektif.
ANALISIS EFEKTIVITAS LAYOUT PADA RITEL CIRCLE-K DENGAN METODE ERC DAN TCR DI JALAN LODAYA KOTA BOGOR Muktari, Anggita Ken; Shadiq, Farras; Daulay, Meodina Syafitri; Kania, Mutiara Dewi; Amaraldo, Nabil; Oktariza, Wawan; Ainun, Tina Nur
JURNAL LOGISTICA Vol. 3 No. 1 (2024): VOL.3.NO.1. DESEMBER 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v3i1.310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas tata letak pada ritel Circle-K Lodaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Entity Relationship Chart (ERC) dan Total Closeness Rating (TCR) untuk mengevaluasi permasalahan utama terkait penempatan tata letak yang belum efektif, seperti peletakan display produk dan display air mineral. Pengumpulan data dilakukan melalui berbagai metode, termasuk observasi, dokumentasi, studi pustaka, jurnal, penelusuran internet, serta dokumen-dokumen pendukung lainnya. Analisis TCR menunjukkan nilai tertinggi pada area kasir, yaitu sebesar 166. Solusi tata letak yang diusulkan dalam penelitian ini mencakup reposisi display produk dan display air mineral, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi ruang dan memudahkan konsumen dalam memilih produk. Dengan perubahan ini, ruang di dalam toko tidak lagi terlihat sempit, sehingga memberikan pengalaman belanja yang lebih nyaman bagi konsumen. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi ritel lainnya dalam mengoptimalkan tata letak toko untuk meningkatkan kenyamanan dan kepuasan konsumen, serta mendukung efektivitas operasional ritel.
USULAN PENERAPAN GREEN PRODUCTIVITY PADA PROSES PRODUKSI TAHU (STUDI KASUS : UD TAHU PAK MAT RODLI) Fitri, Lailatul; Syakhroni, Akhmad; Bernadhi, Brav Deva
JURNAL LOGISTICA Vol. 3 No. 1 (2024): VOL.3.NO.1. DESEMBER 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v3i1.373

Abstract

UD Tahu Pak Mat Rodli merupakan slah satu UD yang bergerak pada industri olahan makanan. Banyaknya air yang digunakan pada proses produksi memicu timbulnya limbah cair, dimana limbah ini apabila tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan pencemaran lingkungan seperti munculnya bau tidak sedap. Dengan menggunakan metode green productivity dapat mengatasi masalah yang timbul akibat pencemaran lingkungan. Diketahui produktivitas total dari bulan Januari-Desember 2023 nilainya >1 dengan jumlah produktivitas total 16,37 dengan rata-rata 1,37 yang berarti efisiensi produksi perusahaan melebihi standar yang ditetapkan. Dari hasil uji lab limbah cair tahu terdapat 4 parameter yang diujikan yaitu TSS, pH, BOD dan COD. Pada perhitungan indeks EPI diketahui nilai akhir 9,4 yang termasuk dalam kategori kurang baik. Dari penyusunan alternatif dapat diberikan usulan dengan menerapkan IPAL yaitu pompa NANO Smart Filter Advacnce Model NSF 4500. Kata kunci: Environmental Performance Indikator (EPI); Green Productivity; 5W+1H
ANALISIS KORELASI ANTARA DURASI PAPARAN PENGGUNAAN GADGET DAN TINGKAT KETAJAMAN PENGLIHATAN MATA DALAM PERSPEKTIF ERGONOMI Asikin, Nur; Dayanti, Octa; Gucci, Dinda Okta Dwiyanti Ridwan; Nalendra, Muhammad Adi Sukma; Pane, Amirah Nova Khairiyah; Maulidina, Siti Nur
JURNAL LOGISTICA Vol. 3 No. 1 (2024): VOL.3.NO.1. DESEMBER 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v3i1.399

Abstract

Caterpillar Indonesia Batam menghadapi tantangan serius terkait kesejahteraan karyawan, terutama dalam hal penurunan ketajaman visual. Karyawan di perusahaan ini melaporkan penurunan ketajaman mata, yang mungkin terkait dengan penggunaan elektronik yang berlebihan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak paparan yang berkepanjangan terhadap penggunaan perangkat pada tingkat ketajaman visual karyawan PT. Caterpillar Indonesia Batam. Metode penelitian yang digunakan adalah survei lintas-seksi yang melibatkan 65 responden dari seluruh populasi karyawan perusahaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan penggunaan grafik Snellen untuk mengukur tingkat ketajaman visual. Hasil analisis data mengungkapkan adanya hubungan signifikan antara lamanya paparan penggunaan perangkat dan tingkat ketajaman mata, dengan nilai p yang signifikan (p = 0,007). Analisis bivariat menunjukkan adanya major areas of strength for a hubungan dengan koefisien hubungan sebesar 0,656 antara lamanya penggunaan perangkat dan tingkat ketajaman mata. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan perangkat yang berlebihan dapat berdampak negatif pada ketajaman mata karyawan PT. Caterpillar Indonesia Batam. Oleh karena itu, perusahaan perlu segera mengambil langkah-langkah ergonomis untuk mengurangi risiko penurunan ketajaman visual dan memastikan kesejahteraan karyawan dan produktivitas perusahaan tetap terjaga. Kata kunci: Gadget; Ketajaman Penglihatan
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PRODUK TAS ANYAM MENGGUNAKAN METODE PLAN, DO, CHECK, ACTION (PDCA) DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA), DAN 5W+ 1H (Studi Kasus: CV. SYAM’S INDONESIAN HANDICRAFT) Awalia, Risma Maulidina; Syakhroni, Akhmad; Sukendar, Irwan
JURNAL LOGISTICA Vol. 3 No. 1 (2024): VOL.3.NO.1. DESEMBER 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v3i1.435

Abstract

CV. Syam’s Indonesian Handicraft merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang Fashion dengan memanfaatkan hasil olahan limbah plastik dengan hasil produk yakni Tas Anyam. Namun, terdapat kendala yang dihadapi perusahaan yakni mengenai kualitas, dimana terdapat produk yang tidak sesuai atau mengalami kecacatan sehingga perlu dilakukan kegiatan pengendalian kualitas untuk dapat menjamin mutu yang ada serta menjaga kepercayaan dari konsumen dengan memberikan pelayanan yang terbaik. Melakukan pengolahan data dengan menggunakan metode Plan, Do, Check, Action (PDCA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Dengan menggunakan metode PDCA dapat mengidentifikasi jenis serta faktor penyebab terjadinya kecacatan pada produk Tas Anyam yang dilakukan pada tahap Plan, yang selanjutnya pada tahap Do adalah melakukan pencarian usulan perbaikan, dan metode FMEA yang ada pada tahap Check dilakukan untuk menentukan perhitungan prioritas untuk dilakukannya perbaikan, sehingga ditahap terakhir adalah Action dengan melakukan standarisasi. Dan dilihat dari hasil perhitungan RPN pada tahap Check mendapatkan nilai tertinggi adalah 224 pada jenis kecacatan aksessories, untuk itu diberikan usulan perbaikan dengan memberikan sosialisasi kepada pengrajin dalam melakukan pengelolaan waktu istirahat dan bekerja yang efektif dengan harapan produk yang dihasilkan dengan kualitas baik dan mampu meminimalisir kecacatan, serta memberikan penjadwalan waktu istirahat.
PENGARUH KOLABORASI DENGAN PEMASOK TERHADAP EFISIENSI PENGADAAN LOGISTIK Nuraeni, Syera Rahma; Adman
JURNAL LOGISTICA Vol. 3 No. 1 (2024): VOL.3.NO.1. DESEMBER 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v3i1.438

Abstract

Kolaborasi dengan pemasok telah menjadi elemen strategis yang sangat penting dalam manajemen rantai pasok modern. Dalam konteks pengadaan logistik, hubungan yang harmonis dan sinergis antara perusahaan dan pemasok tidak hanya berfungsi untuk memastikan kelancaran pasokan, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan. Artikel ini membahas bagaimana kolaborasi strategis dapat membantu perusahaan dalam mengurangi biaya logistik melalui pengelolaan sumber daya yang lebih efektif, meningkatkan kecepatan pengiriman dengan memanfaatkan teknologi berbasis data untuk komunikasi yang lebih baik. Selain itu, kolaborasi yang erat juga membuka peluang untuk menciptakan hubungan jangka panjang yang didasarkan pada saling percaya dan inovasi bersama, yang pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak dalam menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif.