cover
Contact Name
Ida Sofiyanti
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6287747996725
Journal Mail Official
library@unw.ac.id
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo
ISSN : 29617340     EISSN : 29622913     DOI : -
Core Subject : Health,
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo merupakan jurnal prosiding open access, diterbitkan oleh Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi Fakultas Kesehatan, Universitas Ngudi Waluyo, dimana terdiri dari hasil penelitian pada bidang Kebidanan. semua artikel yang akan diterbitkan melalui proses editor yang direview oleh dua reviewer secara double-blind review process. Dewan redaksi menerima artikel : (1) Theoretical articles; (2) Empirical studies; (3) Case studies; (4) Literature Review .
Articles 802 Documents
Asuhan Kebidanan Continuity Of Care (Coc) pada Ny. Aw Umur 24 Tahun di Klinik Darma Wahyu Agung Munasifah; Moneca Diah Listiyaningsih
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The maternal mortality rate in Central Java Province in 2019 was 359 cases, a decrease compared to the number of maternal death cases in 2018 of 421 cases. Thus, the maternal mortality rate of Central Java Province decreased from 78.5 per 100,000 live births in 2018 to 76.9 per 100,000 live births in 2019 (Central Java Health Profile 2019). According to the Semarang Regency statistics agency in 2020, The maternal mortality rate rose again to 25 cases, compared to 9 in 2019. The cause of death occurred in pregnant women 5 cases. The causes by maternity mothers are 8 cases, caused by bleeding 3 cases, caused by preeclampsy / eclampsy 4 cases, 1 heart disease and the most maternal deaths caused by postpartum mothers, which are as many as 12 cases, namely those caused by postpartum hemorrhage 6 cases, infection 3 cases, covid-19 virus 3 cases (Dinkes Kab. Semarang, 2020). Midwifery Care Continuity of Care (COC) is a continuous midwifery care given to mothers and babies starting at the time of pregnancy, childbirth, newborns, postpartum and family planning, with COC care, the development of the mother's condition at any time will be well monitored, besides that continuous care carried out by midwives can make mothers more trusting and open because they already know the giver of care, midwifery care in COC is one of the efforts to reduce Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (AKB) (Diana, 2017). Descriptive and the type of descriptive research used is a case study (Case Study), which is by examining a problem through a case consisting of a single unit. A single unit here can contain one person, a group of residents affected by a problem. Data collection techniques use primary data and primary data. After carrying out care, they have provided comprehensive obstetric care starting from pregnant women, maternity, postpartum, infants and the results are pregnant normally, maternity normally, babies with normal, and up to birth control. There is a gap between theory and case in midwifery comprehensive care in Ny. AW in Klinik Darma Wahyu Agung      Abstrak Angka Kematian Ibu di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2019 sebanyak 359 kasus, mengalami penuratan dibandingkan jumlah kasus kematian  ibu pada tahun 2018 sebanyak 421 kasus. Dengen demikan angka kematian ibu Provins Jawa Tengah mengalami penurunan dari 78,5 per100.000 kelahiran hidup di tahun 2018 menjadi 76,9 per 100:000 kelahiran hidup pada tahun 2019 (Profil Kesehaton Jawa Tengah 2019). Menurut pusat badan statistik Kabupaten Semarang tahun 2020, Angka kematian ibu kembali naik yaitu 25 kasus, dibandingkan dengan tahun 2019 yang lalu hanya 9 jiwa. Penyebab kematian terjadi pada ibu hamil 5 kasus. Penyebab oleh ibu bersalin 8 kasus, disebabkan perdarah 3 kasus, disebabkan preeklamsi/eklamsi 4 kasus, 1 penyakit jantung dan yang terbanyak kematian ibu sebabkan oleh ibu nifas yaitu sebanyak 12 kasus yaitu yang disebebkan oleh perdarahan postpartum 6 kasus, infeks 3 kasus, virus covid-19 3 kasus (Dinkes Kab. Semarang, 2020). Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) merupakan asuhan kebidanan berkesinambungan yang diberikan kepada ibu dan bayi dimulai pada saat kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana, dengan adanya asuhan COC maka perkembangan kondisi ibu setiap saat akan terpantau dengan baik, selain itu asuhan berkelanjutan yang dilakukan bidan dapat membuat ibu lebih percaya dan terbuka karena sudah mengenal pemberi asuhan, asuhan kebidanan secara COC adalah salah satu upaya untuk menurunkan Angka kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) (Diana, 2017). Deskriptif dan jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi penelaahan kasus (Case Study), yakni dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal. Unit tunggal disini dapat berisi satu orang, sekelompok penduduk yang terkena suatu masalah. Teknik Pengumpulan data mengunakan data sekundar dan data primer. Setelah melakukan asuhan telah memberikan asuhan kebidanan secara Komprehensif mulai dari Ibu Hamil, Bersalin, Nifas, Bayi dan hasilnya hamil dengan normal, bersalin dengan normal, bayi dengan normal, dan sampai dengan KB. Terdapat kesenjagan antara teori dan kasus pada Asuhan Komprehensif kebidanan pada Ny. AW dan By. Ny. AW di Klinik Dharma Wahyu Agung
Pendidikan Kesehatan Pijat Bayi terhadap Pengetahuan Ibu Bayi di TPMB Sri Astuti Batu Ampar Balikpapan Dewi, Fitria Ratna; Ari Widyaningsih; Ika Agustina Novitasari; Megawati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Massage has been a component of the development of supportive care. Baby massage is a form of alternative medicine that is becoming increasingly popular because of its simplicity, cost-effectiveness, ease of learning, and can be done at home by families. Baby massage also provides enormous benefits on the development of the baby, both physically and emotionally. The purpose of this community service about baby massage is so that parents who have babies can apply baby massage steps correctly. The target in this community service is mothers who have babies in the TPMB Sri Astuti Balikpapan. The implementation method is carried out by counseling and simulation to mothers and babies. The population of mothers and babies in this community service amounted to 10, using leaflet of baby massage, baby mannequins and baby oil. There are several stages in this community service, namely the preparation stage where the group permits the owner of TPBM Sri Astuti and identifies problems and discusses solutions offered related to mother and baby problems. After the solution is determined, the group then plans community service activities both regarding extension materials and places of activity. The group collected data on the number of mothers and babies in the TPMB Sri Astuti Balikpapan who entered the criteria and were willing to take part in counseling. Health counseling on baby massage was carried out for one day on December 19, 2023. The results obtained from 20 respondents showed that health education about baby massage on mothers' knowledge of babies obtained an average pretest score of 12.35 and a posttest average of 13.60. This shows that there is an increase in the average value of knowledge after being given health education about baby massage by 1.25 with a value of p=0.001, meaning that health education increases mothers' knowledge about baby massage     Abstrak Pijat telah menjadi komponen pengembangan perawatan suportif. Pijat bayi merupakan bentuk pengobatan alternatif yang menjadi semakin popular karena kesederhanaan, efektifitas biaya, mudah dipelajari, dan dapat dilakukan di rumah oleh keluarga. Pijat bayi juga memberikan manfaat yang sangat besar pada perkembangan bayi, baik secara fisik maupun emosional. Tujuan dari pengabdian masyarakat tentang pijat bayi ini adalah agar orang tua yang memiliki bayi dapat menerapkan langkah – langkah pemijatan bayi dengan benar. Sasaran dalam pengabdian masyarakat ini adalah ibu yang memiliki bayi di TPMB Sri Astuti Balikpapan. Metode pelaksanaan di lakukan dengan penyuluhan dan simulasi kepada ibu dan bayi. Populasi ibu dan bayi dalam pengabdian masyarakat ini berjumlah 10, dengan menggunakan media leaflet pijat bayi, manekin bayi dan baby oil. Ada beberapa tahapan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu tahap persiapan di mana kelompok melakukan perijinan kepada pemilik TPBM Sri Astuti dan mengidentifikasi masalah dan berdiskusi terhadap solusi yang ditawarkan terkait permasalahan ibu dan bayi. Setelah solusi di tetapkan selanjutnya kelompok melakukan perencanaan kegiatan pengabdian masyarakat baik perihal materi penyuluhan maupun tempat kegiatan. Kelompok melakukan pendataan jumlah ibu dan bayi di TPMB Sri Astuti Balikpapan yang masuk kriteria dan bersedia untuk mengikuti penyuluhan. Penyuluhan kesehatan tentang pijat bayi dilaksanakan selama satu hari pada tanggal 19 Desember 2023. Hasil yang telah didapatkan dari 20 responden menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan tentang pijat bayi terhadap pengetahuan ibu bayi diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 12,35 dan rata-rata posttest sebesar 13,60. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai rata-rata pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang pijat bayi sebesar 1,25 dengan nilai p=0,001 berarti pendidikan kesehatan meningkatkan pengetahuan ibu tentang pijat bayi.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. M Usia 32 Tahun G1P0A0 Kehamilan Fisiologis Haidir, Kiki Wahyuni; Eti Salafas
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of care in midwifery is a series of continuous and comprehensive service activities starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn and family planning that connects women's health needs. The main goal of continuity of care in midwifery care is to change the paradigm that pregnancy and childbirth are not a disease, but something physiological and do not require intervention. Successful continuity of care will minimize unnecessary interventions and reduce cases of delays in management of maternal and neonatal emergencies. Providing continuous midwifery care or continuity of care to Mrs. M starting from pregnancy, childbirth, postpartum, and family planning using a midwifery management approach using the SOAP method. This type of research is analytical descriptive. Collection techniques use primary and secondary data through interviews, observations, physical examinations and KIA books. The case study was carried out at the Rahayu Ungaran Clinic in 2023, starting from May 2023 to December 2023. The subject in this study was Mrs. M G1 P0 A0 aged 32 years, care was provided from 18 weeks of pregnancy until she was a family planning acceptor. After carrying out a case study of continuous care for Mrs. M from pregnancy to family planning where Mrs. M was pregnant. m including physiological pregnancy, Labor ny. m is spontaneous vaginal with grade 2 perineal injury. m the involution is progressing normally, Mrs. baby. m under normal circumstances, there is weight gain according to age, there is no infection of the umbilical cord and the baby is breastfed exclusively, and family planning care is provided by providing counseling about family planning.   Abstrak Continuity of care dalam kebidanan adalah serangkaian kegiatan pelayanan yang berkelanjutan dan menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana yang menghubungkan kebutuhan kesehatan perempuan. Tujuan utama continuity of care dalam asuhan kebidanan adalah salah satunya mengubah paradigma bahwa hamil dan melahirkan bukan suatu penyakit, melainkan sesuatu yang fisiologis dan tidak memerlukan suatu intervensi. Keberhasilan continuity of care akan meminimalisir intervensi yang tidak dibutuhkan dan menurunkan kasus keterlambatan penatalaksanaan kegawatdaruratan maternal neonatal. Memberikan asuhan kebidanan secara berkesinambungan atau continuity of care pada ny.M mulai dari ibu hamil, bersalin, nifas, dan keluarga berencana dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dengan metode SOAP. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik. Teknik pengumpulan menggunakan data primer dan skunder melalui wawancara, observasi,pemeriksaan fisik dan buku KIA. Studi Kasus dilakukan di Klinik Rahayu Ungaran tahun 2023, dimulai bulan mei 2023 sampai desember 2023. Subjek dalam penelitian ini adalah ny.m G1 P0 A0 usia 32 tahun asuhan diberikan sejak kehamilan 18 minggu sampai dengan Akseptor keluarga berencana. Setelah dilakukan studi kasus asuhan berkelanjutan pada ny.m mulai masa hamil sampai dan keluarga berencana dimana kehamilan ny. m termasuk kehamilan fisiologis, Persalinan ny. m adalah spontan pervaginam dengan luka perineum derajat 2. Masa nifas ny. m involusio nya berlangsung normal, bayi ny. m dalam keadaan normal, ada penambahan berat badan sesuai dengan umur, tidak ada infeksi pada tali pusat dan bayi menyusui secara eksklusif, dan memberikan asuhan keluarga berencana dengan memberikan konseling tentang keluarga berencana.
Akupresure Batuk Pilek pada Balita di Komplek Perumahan Bds 3 Balikpapan Ana Oktavia; Fatresia; Dian Ayu; Vistra Veftisia
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coughs and colds are an upper respiratory tract disorder that most often affects infants and children. Very young babies are very easily infected, transmission still occurs because someone who has a cold will often hold their nose because it itches or blow their nose. If you don't wash your hands immediately, it will become a source of infection. Methods that can be used to treat coughs and colds are pharmacological and non-pharmacological methods. Pharmacological treatment for coughs and colds uses chemical drugs. Non-pharmacological treatment of coughs and colds is safer to use because it does not involve side effects such as pharmacological drugs, because non-pharmacological therapy uses physiological processes, one of which uses acupressure. Acupressure is a type/method of traditional health care skills carried out through pressing techniques on the surface of the body at acupuncture points using tools using fingers, or other parts of the body, or tools with blunt ends, with the aim of health care. This activity aims to increase knowledge among mothers of toddlers about treating coughs and colds and applying acupressure techniques to treat coughs and colds. Counseling was given to mothers with 17 toddlers using lecture and practical methods. Participants fill out a pre-test questionnaire, then take part in counseling activities and fill out a post-test questionnaire for evaluation. The results of the activity showed that there was an increase in participants' knowledge about treating coughs and colds after providing health education about acupressure for coughs and colds in toddlers. Suggestions for participants to do acupressure as an alternative for treating coughs and colds in toddlers.   Abstrak Batuk pilek merupakan gangguan saluran pernafasan atas yang paling sering mengenai bayi dan anak. Bayi yang masih sangat muda akan sangat mudah tertular, penularan masih tetap terjadi karena seseorang yang pilek akan sering memegang hidungnya karena rasa gatal atau membuang ingusnya. Jika idak segera mencuci tangan   akan   menjadi   sumber penularan, metode yang dapat dilakukan untuk mengobati batuk pilek yaitu metode farmakologi dan non farmakologi. Pengobatan secara farmakologis untuk batuk pilek menggunakan obat-obatan kimia. Penanganan batuk pilek secara non farmakologi lebih aman digunakan karena tidak menggunakan efek samping seperti obat-obatan farmakologis, karena terapi non farmakologi menggunakan proses fisiologis, salah satunya menggunakan akupresur. Akupresur adalah salah satu jenis / cara perawatan Kesehatan tradisional ketrampilan yang dilakukan melalui Teknik penekanan dipermukaan tubuh pada titik-titik akupuntur dengan menggunakan alat bantu jari, atau bagian tubuh lain, atau alat bantu yang berujung tumpul, dengan tujuan untuk perawatan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kepada ibu-ibu yang mempunyai balita tentang penanganan batuk pilek dan penerapan teknik akupresur untuk mengatasi batuk pilek. Penyuluhan diberikan kepada ibu yang mempunyai balita berjumlah 17 orang dengan metode ceramah dan praktek. Partisipan mengisi kuesioner pre test, kemudian mengikuti kegiatan penyuluhan dan mengisi kuesioner post test untuk evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta tentang penanganan batuk pilek setelah dilakukan penyuluhan Kesehatan tentang akupresure batuk pilek pada balita. Saran bagi peserta untuk melakukan akupreseur sebagai salah satu alternatif penanganan batuk pilek pada balita.
Optimalisasi Kesehatan pada Remaja, Calon Pengantin, Ibu Hamil, Nifas, Ibu Menyusui dan Balita Feny Marselina; Adelena; Pirawati; ashari, ayu; wahyuni , kiki; cantika, clarisa martila; prizkila, cici; Ida Sofiyanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community midwives are midwives who work to serve families and communities in certain areas. The targets of community midwives are mothers and children under five who are in families and communities.  Society is the largest group of people who have the same habits, traditions, attitudes and feelings of unity.  Ngudi Waluyo University midwifery community practice is carried out in Candirejo Village.  At the end of the community service activities, students are able to carry out community midwifery services which include assessment, problem analysis, problem formulation, determining problem priorities, planning, implementing and evaluating problems that arise, especially in teenagers, pregnant women, postpartum mothers, breastfeeding mothers and  toddlers in Candirejo village.  The method used in community midwifery services is the problem solving circle ultrasound approach.  Study, determine problems, evaluate determine solutions determine implementation, the results of the activities that have been carried out are several problems that occur in Candirejo Village, teenagers with dysmenorrhoea, and lack of knowledge, pregnant women about mild anemia and discomfort in TM II, toddlers with  not exclusively breastfed, toddlers with incomplete immunization, and GTM. Complementary management given to teenagers with acupressure and dysmenorrhoea counseling, for pregnant women, pregnant women's exercise, for toddlers, apart from giving counseling to parents, they also give complementary tu ina massage to help with appetite.  Apart from giving massage, children's yoga is also given to help children concentrate.  The conclusion is that it is hoped that people who are given complements can use them in their daily lives. Abstrak Bidan komunitas (Community Midwife) adalah bidan yang bekerja melayani keluarga dan masyarakat di wilayah tertentu, sasaran kebidanan komunitas adalah ibu dan anak balita yang berada dalam keluarga dan masyaraka. Masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar yang mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap dan perasaan persatuan yang sama. Praktek komunitas kebidanan universitas Ngudi Waluyo di lakukan di Kelurahan Candirejo. Pada akhir kegiatan pengabdian masyarakat mahasiswa mampu melaksanakan pelayanan kebidanan komunitas yang meliputi pengkajian, Analisa masalah, perumusan masalah, menentukan prioritas masalah, melakukan perencanaan, melakukan pelaksanaan, dan mengevaluasi masalah yang muncul khususnya pada remaja, catin ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui dan balita di desa Candirejo. Metode yang digunakan dalam pelayanan kebidanan komunitas yakni dengan pendekatan problem solving circle USG . Pengkajian, menentukan  masalah, mengevaluasi menentukan penyelesaian menentukan implementasi, hasil dari kegiatan yang sudah dilakukan di dapatkan beberapa masalah yang di terjadi di Kelurahan Candirejo remaja dengan dismenorea, dan kurang pengetahuan, ibu hamil tentang anemia ringan dan rasa tidak nyaman pada TM II, balita dengan tidak ASI ekslusif, balita dengan imunisasi tidak lengkap, dan GTM  Penatalaksaan komplementer yang diberikan pada remaja dengan akupresure serta penyuluhan disminorea, untuk ibu hamil senam ibu hamil, untuk balita selain diberikan penyuluhan kepada orang tua juga di berikan komplementer pijat tu ina untuk membantu nafsu makan selain diberikan pijat juga diberikan yoga anak untuk membantu anak dapat berkonsentrasi. kesimpulan  diharpakan masyarakat yang diberikan komplementer dapat menggunakanya dikehidupan sehari hari.
Prenatal Gentle Yoga untuk Mengatasi Ketidaknyamanan Ibu Hamil Trimester II-III Di Puskesmas Manggar Lumbantoruan, Astuty; suprikatin, harni; Warti; Ida Sofiyanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy is the process of fertilization or union of spermatozoa and ova, followed by nidation or implantation. Calculated from fertilization to the birth of the baby, a normal pregnancy will take place within 40 weeks (10 months or 9 months). According to the international calendar, pregnancy is divided into 3 trimesters, namely TM I gestational age 1-12 weeks, TM II gestational age 13-27 weeks, and TM II pregnancy age 28-40 weeks. In the process of physiological adaptation, pregnant women will experience discomfort but still need to be given a prevention and treatment. As for some of the discomforts of the third trimester in pregnant women including frequent urination 50%, vaginal discharge 15%, constipation 40%, flatulence 30%, swelling in the legs 20%, cramps in the legs 10%, headache 20%, striae gravidarum 50%, hemorrhoids 60%, shortness of breath 60% and back pain 70%. Low back/low back pain is the most commonly reported muscle and bone problem in pregnancy. The hormones progesterone and relax cause the joints to become soft, especially along the spinal column, as the center of gravity changes as the pregnancy progresses, generally playing a role in complaints of back pain. The purpose of this community service is to reduce discomfort in pregnant women in the second and third trimesters by doing yoga. After doing yoga, the community service team hopes to prevent back pain problems, teach pregnant women to cope with pain or discomfort during pregnancy and increase relaxation so as to help prepare mothers for childbirth. The method carried out in community service is carried out by experimental methods in the form of lectures, questions and answers and demonstrations. In this activity, the method of delivering material through lectures with power point slides, as well as question and answer sessions and yoga practices. This has proven effective in providing clear information and establishing interaction between facilitators and participants. This combination of methods helps participants understand well the material presented and practice it well The target in this community service activity is pregnant women in the second and third trimesters in the Manggar Balikpapan Health Center area. Furthermore, at the implementation stage before carrying out yoga, the community service team provided a little counseling related to the benefits of pregnant yoga. After the activity was completed, an evaluation was carried out on the participants whether the objectives of the implementation of this community service activity were achieved.   Abstrak Kehamilan merupakan proses fertilisasi atau penyatuan spermatozoa dan ovum, dilanjutkan dengan nidasi atau implantasi. Dihitung saat fertilisasi hingga lahirnya bayi, kehamilan normal akan berlangsung dalam waktu 40 minggu (10 bulan atau 9 bulan). Menurut kalender internasional kehamilan terbagi dalam 3 trimester, yaitu TM I  usia kehamilan 1- 12 minggu, TM II usia kehamilan  13- 27 minggu , dan TM II usia kehamialn 28 - 40 minggu. Pada proses adaptasi fisiologis  ibu hamil akan mengalami ketidaknyamanan namun tetap perlu diberikan suatu pencegahan dan perawatan. Adapun beberapa ketidaknyamanan trimester III pada Ibu hamil diantaranya sering buang air kecil 50%, keputihan 15 %, konstipasi 40%, perut kembung 30%, bengkak pada kaki 20%, kram pada kaki 10%, sakit kepala 20%, striae gravidarum 50%, hemoroid 60%, sesak nafas 60% dan sakit punggung 70%. Nyeri pinggang / punggung bagian bawah merupakan masalah otot dan tulang yang paling sering dilaporkan dalam kehamilan. Hormon progesterone dan relaksin menyebabkan sendi menjadi lunak, terutama sepanjang kolumna spinal, seperti pada perubahan pusat gravitasi seiring dengan kemajuan kehamilan, umumnya berperan pada keluhan nyeri punggung. Tujuan  dari dilakukannya  pengabdian  masyarakat  ini  yaitu  untuk mengurangi ketidaknyamanan pada ibu hamil trimester II dan III dengan melakukan yoga. Setelah dilakukan yoga,  tim  pengabdian  masyarakat  berharap  dapat mencegah  masalah  nyeri  punggung,  mengajarkan  ibu hamil untuk mengatasi rasa nyeri atau ketidaknyamanan selama kehamilan dan meningkatkan rasa rileks sehingga membantu  mempersiapkan  ibu  dalam  menghadapi persalinan. Adapun meteode yang dilakukan dalam pengabdian Masyarakat yang dilakukam yaitu dengan metode eksperimen berupa Ceramah, Tanya Jawab dan Demonstrasi. Dalam kegiatan ini, metode penyampaian materi melalui ceramah dengan slide power point, serta sesi tanya jawab dan praktek yoga. Hal ini  telah terbukti efektif dalam memberikan informasi yang jelas dan membangun interaksi antara fasilitator dan peserta. Kombinasi metode ini membantu peserta memahami dengan baik materi yang disampaikan dan mempraktikkannya dengan baik pula Sasaran  dalam  kegiatan  pengabdian masyarakat ini yaitu ibu hamil di trimester II dan III di wilayah Puskesmas Manggar Balikpapan.. Selanjutnya   pada   tahap   pelaksanaan   sebelum melaksanakan  yoga,  tim  pengabdian  masyarakat memberikan  sedikit  penyuluhan  terkait  manfaat  yoga hamil. Setelah kegiatan selesai dilakukan evaluasi pada para  peserta  apakah  tujuan  dari  pelaksanaan  kegiatan pengabdian masyarakat ini tercapai.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. T Usia 29 Tahun dengan Hipertensi dalam Kehamilan Watu, Mensiana Maru Watu; Isfaizah
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The period of pregnancy, childbirth, postpartum, neonate is a physiological condition that can threaten the lives of the mother and baby and even cause death. One effort that can be made is to implement a comprehensive midwifery care model that can optimize high maternal and neonatal risks. The aim of the research was to analyze midwifery care for pregnant women, maternity, postpartum, BBL and family planning. The research method is analytical descriptive observational. The case study approach to the implementation of midwifery care includes care for pregnancy, childbirth, newborns, postpartum and family planning (KB). The sample was a second trimester pregnant woman, gestation age 20 weeks 2 days, with G3P2A0. The research period is May 2023-November 2023 in the Dedai Community Health Center working area. The research instrument uses the SOAP documentation method with a Varney management mindset. The collection technique uses primary data through interviews, physical examination observations, KIA books. The results of the care were obtained from Mrs. T G3P2A0 with a gestational age of 20 weeks 2 days with hypertension problems, complaints of headaches, blurred vision/vision problems, abdominal pain were found. Blood pressure was found to be 140/100 mmHg. Complaints were felt since 16 weeks of gestation and only occurred during pregnancy, the patient had no previous history of hypertension. During pregnancy the patient received antihypertensive medication previously. During pregnancy, the patient received antihypertensive drug therapy, namely methyldopa (dopamet). During labor, receive dopamet drug therapy. The postpartum period was normal, there was no bleeding, good uterine contractions, lochea rubra, perineal abrasions, the mother received vitamin A. The results of the anthropometric examination of the newborn were normal, SHK was negative. Mrs. T decided to use IUD contraception.   Abstrak Masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus merupakan suatu keadaan fisiologis yang memungkinkan mengancam jiwa ibu dan bayi bahkan menyebabkan kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah menerapakan model asuhan kebidanan komprehensif yang dapat mengoptimalkan risiko tinggi maternal neonatal. Tujuan penelitian melakukan analisis asuhan kebidanan ibu hamil, bersalin, nifas, BBL dan KB. Metode penelitian dengan observasional deskriptif analitik. Pendekatan studi kasus pada pelaksanaan asuhan kebidanan meliputi asuhan kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana (KB). Sampel adalah seorang ibu hamil trimester II usia kehamilan 20 minggu 2 hari, dengan G3P2A0. Waktu penelitian Mei 2023-November 2023 di wilayah kerja Puskesmas Dedai. Instrument penelitian menggunakan metode dokumentasi SOAP dengan pola pikir manajeman varney. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer melalui wawancara, observasi pemeriksaan fisik, buku KIA. Hasil asuhan didapatkan pada Ny. T G3P2A0 dengan usia kehamilan 20 minggu 2 hari dengan masalah hipertensi ditemukan keluhan nyeri kepala, pandangan kabur/gangguan penglihatan, nyeri perut. Didapatkan tekanan darah 140/100 mmHg.  Keluhan dirasakan sejak usia kehamilan 16 minggu dan hanya terjadi saat hamil, pasiennya tidak ada Riwayat hipertensi sebelumnya. Saat hamil pasien mendapatkan obat antihipertensi sebelumnya. Saat hamil pasien mendapatkan terapi obat antihipertensi yaitu metildopa (dopamet). Saat persalinan mendapatkan terapi obat dopamet. Masa nifas berlangsung normal tidak ada perdarahan, kontraksi uterus baik, lochea rubra, luka lecet perineum, ibu mendapatkan vitamin A. pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antropometri normal, SHK negative. Ny. T memutuskan menggunakan KB IUD.
Laporan Continuity Of Care (Coc) Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny”F Umur 22 Tahun di Klinik Aria Medistra Lawra, Clara; Ari Widyaningsih
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Comprehensive midwifery care includes places of continuous examination activities including obstetric care for pregnancy, obstetric care for childbirth, midwifery care for postpartum and obstetric care for newborns and birth control acceptors. The benefits of midwifery care are to reduce Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (AKB). The purpose of this study is to provide obstetric care to Mrs. F comprehensively from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn and neonatal care. The sample of this study was pregnant women in the third trimester of gestation, gestational age 29 weeks 2 days, G1P0A0. The research period is June 2023 to October 2023 at Aria Medistra Clinic. This research instrument uses the SOAP method with varney management. This research data uses primary data through interviews, observations, physical examinations and MCH books. The results of obstetric care have been obtained Mrs. F age 22 years G1P0A0 gestational age 29 weeks 2 days running normally. In normal labor care, the baby is born healthy and there are no complications, During the puerperium it lasts normally, there is no bleeding, the uterus contracts well, the bladder is empty, TTV is within normal limits, perinium tear 2nd degree. Mrs. F had been using injectable birth control for 3 months on the 42nd day post partum.   Abstrak Asuhan kebidanan komprehensif mencakup tempat kegiatan pemeriksaan berkesinambungan di antaranya adalah asuhan kebidanan kehamilan, asuhan kebidanan persalinan, asuhan kebidanan masa nifas dan asuhan kebidanan bayi baru lahir serta akseptor KB. Manfaat asuhan kebidanan ini untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tujuan penelitian ini Memberikan asuhan kebidanan pada Ny. F secara komprehensif dari asuhan kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan neonatus. Sampel penelitian ini yaitu Ibu hamil trimester III usia kehamilan 29 minggu 2 hari G1P0A0. Waktu penelitian Juni 2023 sampai Oktober 2023 di Klinik Aria Medistra. Instrumen penelitian ini menggunakan metode SOAP dengan manajemen varney. Data penelitian ini menggunakan data primer melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan buku KIA. Hasil asuhan kebidanan telah didapatkan hasil Ny. F umur 22 tahun G1P0A0 usia kehamilan 29 minggu 2 hari berjalan secara normal. Pada asuhan persalinan berlangsung normal, bayi lahir sehat dan tidak ada komplikasi, Pada masa nifas berlangsung normal, tidak terdapat perdarahan, uterus berkontraksi dengan baik, kandung kemih kosong, TTV dalam batas normal, robekan perinium derajat 2. Ny. F sudah menggunakan KB suntik 3 bulan pada hari ke 42 post partum.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. L Umur 30 Tahun dengan Riwayat Anemia di Klinik Istika Pringapus Mustikawati, Vivin; Ida Sofiyanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal and infant mortality rates are one indicator to measure the level of health of a country. Early detection efforts to overcome morbidity and mortality for mothers, babies and toddlers can be carried out by implementing continuous care or Continuity of Care (COC) starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborns, up to family planning. Anemia is one of the indirect causes of death in pregnant women, therefore anemia is a health problem throughout the world, especially in developing countries. The aim of this research is to provide midwifery care to Mrs. L comprehensively starting from pregnancy, maternity, postpartum, newborns, neonates and family planning. The research instrument uses a descriptive approach and is documented in SOAP form. In this care, the author collected data through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and study of educational lists. This research was conducted in May-December 2023. From the results of providing pregnancy care, a problem was found, namely that the mother experienced pregnancy anemia, so she was given Fe tablets according to needs and motivated the mother to consume foods that contain high iron. During labor until postpartum there were no problems, and the mother received vitamin A. In the care of the newborn everything was found to be within normal limits, a SHK examination was carried out and at the age of 3 months the baby was carried out a KPSP examination. Meanwhile, under KB care, Mrs. L decided to use birth control implants.   Abstrak Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator untuk mengukur derajat kesehatan bagi suatu negara. Kegiatan upaya deteksi dini untuk mengatasi kesakitan maupun kematian baik ibu, bayi dan balita tersebut dapat dilakukan dengan salah satunya yaitu implementasi asuhan berkelanjutan atau Continuity Of Care (COC) yang dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, sampai dengan KB. Anemia salah satu penyebab kematian tidak langsung pada ibu hamil, maka dari itu anemia menjadi masalah kesehatan diseluruh dunia terutama negara berkembang. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. L secara komprehensif mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, bayi baru lahir, neonatus dan KB. Intsrumen penelitian menggunakan metode pendekatan yang bersifat deskriptif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pusataka. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Desember 2023. Dari hasil pemberian asuhan kehamilan ditemukan masalah yaitu ibu mengalami anemia kehamilan sehingga diberikan tablet Fe sesuasi kebutuhan dan memotivasi ibu untuk mengkonsumsi makanan yang mngandung zat besi tinggi. Selama persalinan sampai dengan nifas tidak mengalami masalah, serta ibu mendapatakan vit A. Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal, dilakukan pemeriksaan SHK dan pada usia bayi 3 bulan dilakukan pemeriksaan KPSP. Sedangkan pada asuhan KB Ny. L memutuskan untuk menggunakan KB implant.
Asuhan Kebidanan Continuity Of Care Ny. R Umur 43 Tahun di Klinik Bergas Waras Adelena; Ari Andayani
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The period of pregnancy, childbirth, postpartum, neonate is a physiological condition that may threaten the life of the mother and baby and even cause death.  One effort that can be made is implementing a comprehensive midwifery care model that can optimize the detection of high risk maternal neonates.  The aim of the research was to analyze the implementation of midwifery care for pregnant women, maternity, postpartum, BBL and family planning.  Descriptive observational research method.  The case study approach to the implementation of midwifery care includes care for pregnancy, childbirth, newborns, postpartum, and family planning (KB).  The sample was a third trimester pregnant woman, gestation age 35 weeks 1 day, G3P2A0.  Research time June 2023 – August 2023 in the working area of the Bergas Waras Clinic.  The research instrument uses the SOAP documentation method with a Varney management mindset.  Collection techniques use primary data through interviews, observations, physical examinations, KIA books.  The results of the care obtained by Mrs.  R G3P2A0.  gestational age 35 weeks 1 day breech presentation.  Normal delivery in hospital.  The postpartum period was normal, there was no bleeding, good uterine contractions, lochea rubra, perineal wounds, the mother received vitamin A, the results of the newborn examination were normal and there were no congenital defects.  Mrs.  R decided to use birth control implants.   Abstrak Masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus merupakan suatu keadaan fisiologis yang kemungkinan mengancam jiwa ibu, bayi bahkan menyebabkan kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan menerapkan model asuhan kebidanan komperehensif yang dapat mengoptimalkan deteksi risiko tinggi maternal neonatal. Tujuan penelitian melakukan analisis pelaksanaan asuhan kebidanan ibu hamil, bersalin, nifas, BBL dan KB. Metode penelitian observasional desktiptif. Pendekatan studi kasus pada pelaksanaan asuhan kebidanan meliputi asuhan kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, dan keluarga berecana (KB). Sampel adalah seorang ibu hamil trimester III usia kehamilan 35 minggu 1 hari, G3P2A0. Waktu penelitian Juni 2023 – Agustus 2023 di wilayah kerja Klinik Bergas Waras. Instrumen penelitian menggunakan metode dokumentasi SOAP dengan pola pikir manajemen varney. Teknik pengumpulan menggunakan data primer melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, buku KIA. Hasil asuhan didapatkan Ny. R G3P2A0. usia kehamilan 35 minggu 1 hari presentasi bokong. Persalinan normal di RS. Masa nifas berlangsung normal tidak ada pendarahan, kontraksi uterus baik, lochea rubra, luka perineum, ibu mendapatkan vitamin A, pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan normal dan tidak ada cacat kongenital. Ny. R memutuskan menggunakan KB implant.