cover
Contact Name
Ida Sofiyanti
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6287747996725
Journal Mail Official
library@unw.ac.id
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo
ISSN : 29617340     EISSN : 29622913     DOI : -
Core Subject : Health,
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo merupakan jurnal prosiding open access, diterbitkan oleh Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi Fakultas Kesehatan, Universitas Ngudi Waluyo, dimana terdiri dari hasil penelitian pada bidang Kebidanan. semua artikel yang akan diterbitkan melalui proses editor yang direview oleh dua reviewer secara double-blind review process. Dewan redaksi menerima artikel : (1) Theoretical articles; (2) Empirical studies; (3) Case studies; (4) Literature Review .
Articles 802 Documents
Pendidikan Kesehatan Tentang Tablet Tambah Darah dan Anemia pada Ibu Hamil di Kelurahan Manggar Nur Fadilah; Vistra Veftisia
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia in pregnancy is the condition of a mother with hemoglobin Hb levels ≤ 11 gr/dl in the first and third trimesters or Hb levels <10.5 gr/dl in the second trimester. Basic factors that influence the occurrence of deficiency anemia include knowledge, education, socio-economic and husband's support. Direct factors that influence anemia are compliance with Fe tablet consumption, parity, pregnancy spacing, nutritional status, diet, antenatal care (ANC) infections and maternal age. Lack of knowledge, not complying with taking Fe tablets, not maintaining a diet, and low economic status will have a greater impact on pregnant women experiencing anemia. It is hoped that further education will be maximized regarding the importance of consuming food sources of Fe and Fe tablets as well as knowledge of balanced nutrition guidelines for pregnant women through counseling. Pregnant women and their families are expected to be more proactive in increasing knowledge about anemia and balance this by continuing to consume Fe tablet supplements. Anemia can be caused by various things, including iron deficiency, vitamin B12 deficiency, folic acid deficiency, infectious diseases, congenital factors and bleeding. The need for additional iron during pregnancy is approximately 1000 mg, which is needed for fetal growth, placenta and bleeding during pregnancy. delivery that excretes an average of 250 mg of iron. In addition, pregnant women's iron requirements increase by 25% compared to non-pregnant women. These needs are very difficult to fulfill just from food alone. Therefore, Blood Supplement Tablets (TTD) are needed to prevent and treat iron deficiency anemia. Obstacles that often occur are fulfilling TTD drinking and understanding the benefits of TTD. The role of Health Workers is expected to be able to provide an explanation of the dangers of anemia to pregnant women and the fetus they are carrying, and understand the benefits of consuming TTD. The activity was carried out using the method of providing Health Education about Anemia and Blood Supplement Tablets (TTD) using a two-way discussion method in delivering material with an active participation approach. The data collection instrument is a pretest and posttest questionnaire. It was found that there was an increase in knowledge among pregnant women after the counseling was carried out. It is hoped that this counseling will be a means of conveying information which will later become an effort to prevent and overcome anemia.   Abstrak Anemia pada kehamilan ialah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin Hb ≤ 11 gr/dl pada trimester satu dan tiga atau kadar Hb <10,5 gr/dl pada trimester pada trimester dua. Faktor dasar yang mempengaruhi terjadinya anemia  defisiensi besi antara lain pengetahuan, pendidikan, sosial ekonomi dan dukungan suami, faktor langsung yangn mempengaruhi anemia adalah kepatuhan konsumsi tablet Fe, paritas, jarak kehamilan, status gizi, pola makan,infeksi antenatal care (ANC) dan umur ibu. Kurangnya pengetahuan, tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe, tidak menjaga pola makan, dan status ekonomi yang rendah akan berpeluang lebih besar mengalami anemia pada ibu hamil. Diharapkan lebih memaksimalkan edukasi terkait pentingnya mengkonsumsi makanan sumber Fe dan tablet Fe serta pengetahuan pedoman gizi seimbang bagi ibu hamil melalui penyuluhan. Ibu hamil dan keluarga diharapkan lebih proaktif dalam meningkatkan pengetahuan mengenai anemia serta diimbangi dengan tetap mengkonsumsi suplemen tablet Fe. Anemia dapat disebabkan oleh berbagai hal, antara lain defisiensi zat besi, defisiensi vitamin B12, defisiensi asam folat, penyakit infeksi, faktor bawaan dan perdarahan.Kebutuhan tambahan zat besi selama kehamilannya adalah lebih kurang 1000 mg, yang diperlukan untuk pertumbuhan janin, plasenta dan perdarahan saat persalinan yang mengeluarkan rata-rata 250 mg besi. Selain itu, kebutuhan zat besi pada wanita hamil meningkat 25% dibandingkan wanita yang tidak hamil. Kebutuhan tersebut sangat sulit dipenuhi hanya dari makanan saja. Oleh karena itu, diperlukan Tablet Tambah darah (TTD) untuk mencegah dan menanggulangi anemia gizi besi. Kendala yang sering terjadi adalah kepatuhan minum TTD dan pemahaman manfaat TTD. Peran Tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan penjelasan tentang bahaya anemia terhadap ibu hamil dan janin yang dikandungnya, dan memahami manfaat konsumsi TTD. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan metode pelaksanaan pemberian Pendidikan Kesehatan tentang Anemia dan Tablet Tambah Darah (TTD) dengan metode two way dicussion dalam penyampaian materi dengan pendekatan partisipasi aktif. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner pretest dan posttest. Didapatkan ada peningkatan pengetahuan pada ibu hamil setelah dilakukan penyuluhan. Penyuluhan ini diharapkan menjadi sarana pemberian informasi yang nantinya menjadi upaya mencegah dan menanggulangi anemia.
Pendidikan Kesehatan Pijat Bayi dan Balita pada Kader Posyandu di Gang Aman RT. 22 Kelurahan Baru Tengah Kota Balikpapan Tahun 2023 Nur Fadillah Mulidah; Ninik Christiani; Oktapianti, Retno Sari; Nabila Tiara Putri
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baby are a golden age in growth and development, so the Babies are a golden period of growth and development, so that the optimal quality of baby growth and development will become the basic capital of a nation. Babies can grow and develop well if their basic needs are met, namely care, love and nurturing. Sharpening needs are the need for early stimulation. Providing appropriate early stimulation will allows the formation of ethics and personality good, intelligence, independence, good skills and productivity. Massage therapy is one of the stimulation suggestions for insiders that was developed to stimulate the growth and development of babies and toddlers (Ellyzabeth Sukmawati, 2020). Baby massage is very important to support a child's growth and development and is better done regularly by parents/caregivers/people who have special training. Baby massage is done with a loving touch, allowing for communication with the baby. Baby massage with a touch of love can provide visual, auditory, language and visual stimulation. The aim of this community service is to provide complementary therapy for healthy baby massage to cadres through booklets distributed during counseling which will then be put into practice by the cadres. The method used is counseling. The conclusion obtained after this community service was that the pre-test results of respondents in the good knowledge category were 83.33%, the sufficient category was 16.67% and the post-test results were 100% of cadres in the good knowledge category. Apart from that, the skills of the posyandu cadres are also in the good category indicated by evaluation results with a value of >80   Abstrak Bayi adalah masa keemasan dalam pertumbuhan dan perkembangan, sehingga kualitas tumbuh kembang bayi yang optimal akan menjadi modal dasar suatu bangsa. Bayi dapat tumbuh dan berkembang dengan baik jika kebutuhan dasarnya terpenuhi, yaitu asah, asih dan asuh. Kebutuhan asah adalah kebutuhan akan stimulasi dini. Pemberian     stimulasi     dini     yang     sesuai memungkinkan terbentuknya etika, kepribadian yang baik, kecerdasan, kemandirian, keterampilan dan produktivitas yang baik. Terapi pijat adalah salah satu saran stimulasi bagi orang dalam yang dikembangkan dalam merangsang pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita (Sukmawati, 2020). Pijat bayi sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak dan lebih baik dilakukan secara rutin oleh orang tua/pengasuh/orang yang mendapatkan pelatihan khusus. Pijat bayi yang dilakukan dengan sentuhan cinta, memungkinkan adanya komunikasi dengan bayi. Pijat bayi dengan sentuhan cinta dapat menjadi stimulasi visual, pendengaran, bahasa dan visual.Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan terapi komplementer pijat bayi sehat pada kader melalui media leaflet yang dibagikan saat penyuluhan kemudian akan dipraktikan oleh para kader. Metode yang digunakan adalah penyuluhan. Kesimpulan yang didapatkan setelah pengabdian masyarakat ini adalah hasil pre-test responden dalam kategori pengetahuan baik 83,33%, kategori cukup 16,67% dan hasil post-test 100% kader dalam kategori pengetahuan baik. Selain itu, keterampilan para    kader    posyandu   juga    dalam   kategori    baik ditunjukkan dengan hasil evaluasi dengan nilai >80
Akupresur untuk Mengatasi Sakit Kepala Hanum, Puspita; Muzayarah; Nurul; Risma Aliviani Putri
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Headaches are a common complaint faced by everyone and usually subside if we take analgesic medication. Headache is a symptom or symptom of a disease. Headaches are caused by active pain nerves in the head. Active pain nerves can occur due to chemical activity in the brain, problems with certain structures or parts of your head, disorders in other parts of the body, or a combination of these factors. Headaches are a feeling of pain or discomfort throughout the head area. with the lower border from the chin to the back of the head. Prevalence studies estimate that half to three quarters of adults aged 18-65 years in the world have suffered from headaches in the previous year. In the world, around 50 percent of people who experience headaches choose to treat themselves without using health facilities and personnel. Headaches called migraines are headaches with pain attacks that last 4-72 hours. The pain is usually unilateral, throbbing in nature, the intensity of the pain is moderate to severe and exacerbated by activity, and can be accompanied by nausea, vomiting, photophobia and phonophobia. This headache is caused by blood vessels leading to the brain experiencing vasoconstriction caused by an increase in serotonin levels and then experiencing vasodilation. In one study, massage at the right acupressure points can gradually reduce pain in the head. If participants initially experienced headaches seven times a week, their headache recurrence tended to decrease to only twice a week. Non-pharmacological treatment is a form of complementary medicine. Acupressure therapy is a complementary therapy in the form of physiotherapy with massage and stimulation of special points on the body, including simple and effective actions. Currently, not much is known about the benefits of acupressure for health. So this study aims to conduct a literature review regarding the use of acupressure therapy in treating various health problems. The activities were carried out at the Al Khoiriyah Taklim Council, Sepinggan Baru Village. The Method used is counselling which begins with opening, apperception, providing material, evaluation and conclusions. The data collection instrument was questionnaire, while the media used were booklets and material selivery via PPT. The knowledge of mothers at the Al Khoiriyah Taklim Council after being given information and education regarding acupressure for treating headaches has increased After providing information and applying appropriate acupressure to the correct points, it can be effective in reducing headaches.   Abstrak Sakit Kepala adalah keluhan yang lazim dihadapi oleh semua orang dan biasanya akan reda bila kita mengkonsumsi obat analgetik. Sakit kepala merupakan gejala atau symptomps dari suatu penyakit. Sakit kepala disebabkan oleh aktifnya saraf nyeri di kepala. Aktifnya saraf nyeri ini bisa terjadi karena aktivitas zat kimiawi di otak,  masalah pada struktur atau bagian tertentu di kepala Anda, gangguan di bagian tubuh lain, atau kombinasi dari faktor-faktor ini.Nyeri kepala adalah rasa nyeri atau rasa tidak mengenakkan di seluruh daerah kepala dengan batas bawah dari dagu sampai daerah belakang kepala. Studi prevalensi memperkirakan setengah sampai tiga perempat orang dewasa berusia 18-65 tahun di dunia telah menderita sakit kepala pada tahun sebelumnya. Di dunia sekitar 50 persen orang yang mengalami nyeri kepala memilih untuk mengobati sendiri tanpa menggunakan fasilitas dan tenaga kesehatan. Nyeri kepala yang disebut migrain adalah nyeri kepala dengan serangan nyeri yang berlangsung 4-72 jam. Nyeri biasanya unilateral, sifatnya berdenyut, intensitas nyerinya sedang sampai berat dan diperhebat oleh aktivitas, dan dapat disertai mual muntah, fotofobia dan fonofobia. Nyeri kepala ini diakibatkan pembuluh darah yang menuju otak mengalami vasokontriksi yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar serotonin dan kemudian mengalami vasodilatasi. Dalam suatu studi, pijatan di titik-titik akupresur yang tepat dapat mengurangi rasa sakit di kepala secara bertahap. Jika pada awalnya peserta mengalami sakit kepala tujuh kali seminggu, kekambuhan sakit kepalanya cenderung berkurang menjadi hanya dua kali seminggu. Pengobatan non farmakologis merupakan salah satu bentuk pengobatan komplementer. Terapi akupresur salah satu terapi komplementer berupa fisioterapi dengan pemijatan dan stimulasi terhadap titik-titik khusus pada tubuh, termasuk tindakan yang sederhana dan efektif. Saat ini belum banyak diketahui manfaat akupresur untuk kesehatan. Sehingga studi ini bertujuan untuk melakukan literature review mengenai pemanfaatan terapi akupresur dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan. Pelaksanan kegiatan dilaksanakan di Majelis Taklim Al Khoiriyah Kelurahan  Sepinggan Baru. Metode yang digunakan adalah penyuluhan yang di awali dengan pembukaan, apersepsi, pemberian materi, evaluasi dan kesimpulan. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner sedangkan media yang digunakan adalah  media booklet dan penyampaian materi melalui PPT. Pengetahuan ibu ibu di Majelis Taklim Al Khoiriyah sesudah  diberikan Informasi dan  edukasi mengenai Akupresur untuk menangani sakit kepala mengalami peningkatan pengetahuan   Setelah diadakan Pemberian Informasi dan Penerapan Akupresur yang sesuai dengan titik-titik yang benar dapat efektif menurunkan nyeri kepala.
Upaya Peningkatan Kualitas Ante Natal Care dengan Senam Hamil Maryam di Puskesmas Tawangmangu Surani; Risma Aliviani Putri
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy exercise is a method of relaxation and exercise for pregnant women which is a regular program in antenatal care, purpose to make pregnant women mentally and physically ready for the birth process. Based on a preliminary survey of 10 pregnant women with a gestational age of more than 20 weeks who attended pregnancy exercise classes, there were 9 pregnant women who said that as long as ANC had never participated in pregnancy exercise, they only received material about pregnancy exercise. The purpose of this community service is: to provide health education to pregnant women about improving the quality of ANC with pregnancy exercise and to teach pregnant women to do pregnancy exercise safely and healthily. Prenatal class participants are mothers at more than 20 weeks' gestation, because at this gestational age the mother's condition is strong and she is not afraid of miscarriage. The number of prenatal class participants was 15 people. The implementation of this community service is carried out at Puskesmas Tawangmangu, in the form of: weighing, measuring blood pressure, physical examination during pregnancy, counseling about the needs of pregnant women, pregnancy exercise. The results of this activity are from the pretest and posttest that have been carried out in the education class for pregnant women, there is a  increase in the knowledge of pregnant women. And there are no obstacles to this pregnancy exercise, so it can be carried out continuously once a month.   Abstrak Senam hamil merupakan metode relaksasi dan latihan pada ibu hamil yang menjadi program tetap pada pelayanan antenatal, bertujuan agar ibu hamil siap mental dan jasmani dalam menghadapi proses persalinan. Berdasarkan survey pendahuluan ibu hamil sebanyak 10 ibu hamil dengan umur kehamilan lebih dari 20 minggu yang mengikuti kelas senam ibu hamil terdapat 9 ibu hamil yang mengatakan bahwa selama ANC belum pernah mengikuti senam hamil hanya mendapat materi tentang senam hamil. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah: memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu hamil tentang peningkatan kualitas ANC dengan senam hamil dan mengajari ibu hamil melakukan senam hamil dengan aman serta sehat. Peserta kelas prenatal adalah ibu pada umur kehamilan lebih dari 20 minggu, karena pada umur kehamilan ini kondisi ibu sudah kuat dan tidak takut terjadi keguguran. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Puskesmas Tawangmangu, berupa: penimbangan berat badan, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan fisik hamil, penyuluhan tentang kebutuhan ibu hamil, senam hamil. Hasil kegiatan ini adalah dari pretest dan posttes yang telah dilakukan edukasi pada kelas senam ibu hamil ini terdapat kenaikan pengetahuan ibu hamil. Dan kegiatan senam hamil ini tidak ada kendala, sehingga dapat dilaksanakan secara kontinu sebulan sekali.
Literatur Review : Pengetahuan Ibu dan Dukungan Suami dalam Penggunaan Alat Kontrasepsi IUD Pipit Ariani; Hapsari Windayanti; Asmida Erliana Simatupang; Sri Widyawati; Indawati; Ari Budiawati; Istatik Ulyanita; Delvianti Tandean; Muhdia
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Increasing population is a problem in every country, including Indonesia. The increasing population must be accompanied by an increase in the number of Family Planning (KB) acceptors. The vision of the National Family Planning Program (KB) is the realization of the Happy Prosperous Small Family Norms (NKKBS). Among the steps taken to achieve the goal of reducing fertility is increasing access to long-term family planning (MKJP) methods such as implants, MOP and MOW, and contraceptive devices (IUD). The aim of this literature review is to determine the relationship between the mother's level of knowledge and husband's support for IUD use. This research uses a systematic review method by analyzing a specified number of articles. This research consists of 24 articles that were reviewed which will be analyzed using article selection techniques, finding 5 articles that meet the criteria in line with the aim of the article. The results of the literature review from these 5 articles show that there is a significant relationship between the husband's level of knowledge and support and the use of IUD contraception. Conclusion, the mother's level of knowledge and husband's support are important factors for wives in making the family planning program successful in using IUD contraception.   Abstrak Peningkatan jumlah penduduk menjadi salah satu masalah di  setiap negara,  termasuk Indonesia. Jumlah penduduk yang    semakin    bertambah    harus    dibarengi dengan meningkatnya jumlah akseptor Keluarga Berencana (KB). Visi Program Keluarga Berencana Nasional (KB) adalah terwujudnya Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (NKKBS). Diantara langkah-langkah yang dilakukan untuk mencapai tujuan penurunan fertilitas adalah peningkatan akses metode keluarga berencana jangka panjang (MKJP) seperti implan, MOP dan MOW, dan alat kontrasepsi (IUD). Tujuan dari literature review ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan dukungan suami terhadap penggunaan IUD. Sebanyak 5 artikel yang didapat dari data base Google Schoolar, Arjuna, Garuda dan Sinta dengan kriteria inklusi artikel terbit tahun 2018-2023, bisa diakses full pdf dan kriteria ekslusi tidak bisa diakses full pdf dan merupakan artikel ulasan review. Hasil literature review dari 5 artikel tersebut, menunjukkan bahwa ada hubungan yang siginifikan antara tingkat pengetahuan dan dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Kesimpulan, Tingkat pengetahuan ibu dan dukungan suami merupakan faktor yang penting bagi istri dalam mensukseskan program KB dalam penggunaan kontrasepsi   IUD.
Tehnik Akupresur untuk Mengatasi Dismenore pada Remaja Putri Putri Ayuni Sari; Selfa Gita Febrisari; Marrusia Inna; Rini Susanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dysmenorrhea is one of the most common maternity problems among women of all ages. Usually, dysmenorrhea occurs among teenagers and occurs in the first three years after menarche. However, dysmenorrhea also starts after the first menstruation (menarche). Usually dysmenorrhea or pain can subside after menstruation, but in some women the pain can continue during menstruation and this pain has an impact and interferes with activities. Dysmenorrhea consists of primary dysmenorrhea and secondary dysmenorrhea. The degree of dysmenorrhea varies, starting from mild to severe, thus affecting daily activities. Treatment to treat dysmenorrhea can be given pharmacologically and non-pharmacologically. Acupressure is a traditional healing skill using the technique of pressing acupuncture points, which involves pressing using fingers or blunt objects on the surface of the body. Acupressure has the advantages of lower risk, easy to learn and do, which is useful in relieving pain and increasing relaxation. Acupressure is the application of firm and continuous pressure to specific locations in certain areas of the body with the aim of reducing pain, producing relaxation, reducing nausea, treating health problems and for fitness). The effect of pressing acupressure points is to increase endorphin levels which function as pain relievers which are produced by the body in the blood and endogenous opioid peptides in the central nervous system. Nerve tissue will provide a stimulus to the endocrine system to release endorphins according to the body's needs and is expected to reduce pain during menstruation. The acupressure technique used by the author is Hegu point acupressure (LI4). Acupressure technique on the hand area (located between the I and II metacarpal bones of the middle radial metacarpal bone II or on the dorsal surface of the hand between the thumb and index finger approximately in the middle of the second metacarpal bone.       Abstrak Dismenore adalah salah satu masalah kehamilan yang paling umum terjadi pada wanita dari segala usia. Biasanya dismenore terjadi pada remaja dan terjadi pada tiga tahun pertama setelah menarche. Namun dismenore juga dimulai setelah menstruasi pertama (menarche). Biasanya dismenore atau nyeri dapat mereda setelah menstruasi, namun pada beberapa wanita nyeri dapat berlanjut hingga saat menstruasi dan nyeri ini berdampak serta mengganggu aktivitas. Dismenore terdiri dari dismenore primer dan dismenore sekunder. Derajat dismenore bervariasi, mulai dari ringan hingga berat, sehingga mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Pengobatan untuk mengatasi dismenore dapat diberikan secara farmakologis dan nonfarmakologis. Akupresur merupakan suatu keterampilan penyembuhan tradisional dengan menggunakan teknik penekanan titik-titik akupunktur, yaitu dengan cara menekan menggunakan jari atau benda tumpul pada permukaan tubuh. Akupresur mempunyai kelebihan yaitu risiko yang lebih rendah, mudah dipelajari dan dilakukan, sehingga bermanfaat dalam meredakan nyeri dan meningkatkan relaksasi. Akupresur adalah penerapan tekanan yang kuat dan terus menerus pada lokasi tertentu pada area tubuh tertentu dengan tujuan untuk mengurangi nyeri, menghasilkan relaksasi, mengurangi rasa mual, mengatasi gangguan kesehatan dan untuk kebugaran). Efek penekanan titik akupresur adalah meningkatkan kadar endorfin yang berfungsi sebagai pereda nyeri yang diproduksi tubuh di dalam darah dan peptida opioid endogen di sistem saraf pusat. Jaringan saraf akan memberikan rangsangan pada sistem endokrin untuk melepaskan hormon endorfin sesuai kebutuhan tubuh dan diharapkan dapat mengurangi nyeri saat menstruasi. Teknik akupresur yang penulis gunakan adalah akupresur titik Hegu (LI4). Teknik akupresur pada area tangan (terletak di antara tulang metakarpal I dan II tulang metakarpal radial tengah II atau pada permukaan punggung tangan antara ibu jari dan jari telunjuk kira-kira di tengah-tengah tulang metakarpal kedua.
Literature Review Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Ketuban Pecah Dini Riandari, Ana; Hikmah Noor Ulfa; Erlita; Suparti; Nesa Faresa; Lilis Suryani; Elvira Elsa Yamba Kombi; Runiatin; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Premature rupture of membranes is a pregnancy complication that often occurs and can have a serious impact on the pregnant mother and fetus. This study aims to investigate the factors that influence the incidence of premature rupture of membranes in a population of pregnant women. the type of research used is a literature study of 5 scientific articles obtained through the Google Scholar database, published between 2020 and 2022. Research results from 5 research journals show that there is no relationship between twin pregnancies and the occurrence of PROM, indicating that twin pregnancies are not increases the risk of PROM. However, there is a significant relationship between several other factors and the occurrence of PROM. Fetal malposition, maternal age, parity, previous history of PROM, maternal employment status, and anemia status were significantly associated with the occurrence of PROM, indicating that mothers with these characteristics may have a higher risk of developing PROM. Apart from that, research results from 5 research journals also found that exposure to cigarette smoke and the behavior of consuming cigarettes by mothers had a significant relationship with the occurrence of PROM. These results underline the importance of avoiding exposure to cigarette smoke during pregnancy and avoiding smoking behavior as steps that can reduce the risk of PROM. However, no relationship was found between hereditary history and the incidence of PROM in this study. This shows that hereditary factors may not be the main risk factor in the occurrence of PROM. The results of this study provide important insight into the factors that may influence the occurrence of PROM, which can be used to inform health practitioners and expectant mothers in efforts to prevent PROM during pregnancy.   Abstrak Ketuban pecah dini adalah salah satu komplikasi kehamilan yang sering terjadi dan dapat berdampak serius pada ibu hamil dan janin. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian ketuban pecah dini dalam populasi ibu hamil. jenis penelitian yang digunakan merupakan studi literatur dari 5 artikel ilmiah yang diperoleh melalui database google Scholar, dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2022. Hasil penelitian dari 5 jurnal penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara kehamilan kembar dan terjadinya KPD, mengindikasikan bahwa kehamilan kembar tidak meningkatkan risiko KPD. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara beberapa faktor lainnya dan terjadinya KPD. Malposisi janin, usia ibu, paritas, riwayat KPD sebelumnya, status pekerjaan ibu, dan status anemia secara signifikan berhubungan dengan terjadinya KPD, menunjukkan bahwa ibu dengan karakteristik ini mungkin memiliki risiko lebih tinggi mengalami KPD. Selain itu, hasil penelitian dari 5 jurnal penelitian ini juga menemukan bahwa paparan pada asap rokok dan perilaku mengkonsumsi rokok oleh ibu memiliki hubungan yang signifikan dengan terjadinya KPD. Hasil ini menggaris bawahi pentingnya menghindari paparan asap rokok selama kehamilan dan menjauhi perilaku merokok sebagai langkah-langkah yang dapat mengurangi risiko terjadinya KPD.Namun, tidak ditemukan hubungan antara riwayat keturunan dan kejadian KPD dalam penelitian ini. Ini menunjukkan bahwa faktor keturunan mungkin tidak menjadi faktor risiko utama dalam terjadinya KPD.Hasil penelitian  ini memberikan wawasan penting tentang faktor-faktor yang dapat memengaruhi terjadinya KPD, yang dapat digunakan untuk menginformasikan praktisi kesehatan dan calon ibu dalam upaya pencegahan KPD selama kehamilan.
Pemeriksaan Kehamilan Serta Pemberian Vitamin pada Ibu Hamil di Desa Singkoyo Wilayah Puskesmas Toili 2 Rayuli Giati; Heni Hirawati Pranoto
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy is something that a husband and wife are waiting for, of course by being pregnant we also have to prepare everything for the birth of the baby later, preparations that are no less important are the mother's readiness and the mother's health, if the mother is healthy she will give birth to a healthy baby too. . Therefore, so that the pregnancy and childbirth process runs smoothly, pregnancy checks and giving vitamins to pregnant women can be carried out (Pramitasari Roischa, 2009). ANC (AntenatalCare) examination is a pregnancy examination which aims to improve the physical and mental health of pregnant women optimally, so that they are able to face labor, postpartum, prepare for exclusive breastfeeding, and return to normal reproductive health. The maternal mortality rate both in the world and in Indonesia due to childbirth complications is still quite high, according to WHO in 2010, as many as 536,000 women died as a result of childbirth. As many as 99% of maternal deaths due to labor or birth problems occur in developing countries. The aim of this service is to find out about giving vitamins to pregnant women in Singkoyo village in the Toili 2 health center area. The service partner here is the Toili health center, Banggai district, Central Sulawesi.of.   Abstrak Hamil merupakan sesuatu yang di tunggu oleh pasangan suami istri, tentunya dengan hamil kita juga harus mempersiapkan segala sesuatunya untuk kelahiran sang buah hati nantinya, persiapan yang tidak kalah penting adalah kesiapan sang ibu dan kesehatan sang ibu, jika ibu sehatlah akan melahirkan bayi yang sehat pula. Oleh karena itu, agar proses kehamilan dan persalinan lancar maka bisa dilakukan dengan pemeriksaan kehamilan dan pemberian vitamin pada ibuhamil  (Pramitasari Roischa, 2009). Pmeriksaan  ANC (Antenatal Care) merupakan pemeriksaan kehamilan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental pada ibu hamil secara optimal, hingga mampu menghadapi masa persalinan, nifas, menghadapi persiapan pemberian ASI secara eksklusif, serta kembalinya kesehatan alat reproduksi dengan wajar. Angka kematian ibu baik di dunia maupun di Indonesia akibat komplikasi persalinan masih cukup tinggi, menurut WHO tahun 2010, sebanyak 536.000 perempuan meninggal akibat persalinan. Sebanyak 99% kematian ibu akibat masalah persalinan atau kelahiran terjadi di negaranegara berkembang Tujuan dari pengabdian ini adalah Untuk mengetahui Pemberian Vitamin Pada Ibu Hamil di desa Singkoyo wilayah puskesmas Toili 2. Mitra pengabdian di sini adalah puskesmas Toili  kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Diskripsi Faktor Risiko Rujukan Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Ambarawa Windi Fitriyani; Isri Nasifah
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Maternal Mortality Rate (MMR) in the last ten years has decreased by 45%. .In 2022 the MMR in Central Java was 335 per 100 thousand births, while in Semarang Regency there were 0 cases of maternal mortality in the first half of 2023. For to prevent maternal and infant mortality, a midwifery service effort is needed. which aims for early detection of obstetric risks and complications from the basic level and the appropriate referral system and as early as possible. This action can be guided by the Poedji Rochyati score card (KSPR). The phenomenon of referrals January-October 2023 of 150 cases were confirmed by referrals from Gateway and Community Health Centers (Puskesmas). The purpose of this research is to know the risk factors for referral of childbirth in the Ambarawa Community Health Center working area. This type of research is a quantitative research with a research design used is descriptive. The research population is 144 respondents with 150 cases, technique taking samples with total sampling, so the sample is 144 respondents with 150 cases, tools data collection using reported data and written on the gas branch gateway, using analysis tests frequency distribution. The research results showed that the number of risk factors was divided into 3 groups, namely there were potential obstetric emergencies (APGO) with 80 cases (53.4%), then there were obstetric emergencies (AGO) with 52 cases (34.6%), and the most There were a few obstetric emergencies (AGDO) in 18 cases (12%). It can be concluded that the largest group is Potential Obstetric Emergency (APGO) with 80 cases (53.4%). Pregnant women are advised to carry out regular pregnancy checks to detect early risk complications and provide quick and appropriate referrals. Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI) sepuluh tahun terakhir mengalami penurunan 45%. Pada tahun 2022 AKI di Jawa Tengah 335 per 100 ribu kelahiran, Sementara di Kabupaten Semarang tercatat 0 kasus Kematian Ibu pada semester pertama tahun 2022. Untuk mencegah kematian ibu dan bayi maka diperlukan suatu Upaya pelayanan kebidana. yang bertujuan untuk deteksi dini resiko dan komplikasi kebidanan dari tingkat dasar dan system rujukan yang tepat dan sedini mungkin. Tindakan ini dapat berpedoman pada kartu skor Poedji Rochyati (KSPR). Fenomena rujukan dari Januari-Oktober 2023 sebanyak 150 kasus hal tersebut terkonfirmasi rujukan dari Gateway dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko rujukan persalinan di wilayah kerja Puskesmas Ambarawa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitan yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian yaitu 144 responden dengan 150 kasus, teknik pengambilan sampel dengan total sampling, jadi sampel berjumlah 144 responden dengan 150 kasus, sumber data dalam penelitian ini menggunakan data yang terlapor di gateway dan rekam medis puskesmas Ambarawa, uji analisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa jumlah faktor risiko, yang terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu Ada Potensi Gawat Obstetri (APGO) sebanyak 80 kasus (53.4%), kemudian Ada Gawat Obstetri (AGO) sebanyak 52 kasus (34,6%), dan yang paling sedikit Ada Gawat Darurat Obstetri (AGDO) sebanyak 18 kasus (12%). dapat disimpulkan bahwa kelompok yang paling banyak yaitu Ada Potensi Gawat Obstetri (APGO) sebanyak 80 Kasus (53.4%). Ibu hamil dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara bekala untuk mendeteksi dini komplikasi resiko dan penangan rujukan cepat dan tepat.
Status Gizi sebagai Determinan Kadar Glukosa Darah pada Remaja Heni Hirawati Pranoto; Azelia Dewianti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Youth is a period of rapid growth and development. There is an increase in height and weight accompanied by sexual maturity. Good nutritional intake is required for optimal growth and development. Unbalanced nutritional intake can have an impact on non-ideal weight and blood glucose levels. The results of preliminary studies at youth posyandu Dusun Kalikidang Semarang Regency found 3 cases of adolescents with hyperglycemia. Of the 10 adolescents who were weighed, 4 of them had overweight. This study aims to determine the relationship between BMI and blood sugar levels in youth. The design of this study was quantitative analytic. The study sample of 105 respondents was taken by purposive sampling. Data on height, weight, and blood glucose levels were taken from the examination sheet card at the youth posyandu. Data analysis used frequency distribution test and chi square test. The results showed that most (61.9%) youths were normal BMI and most (96.2%) had controlled blood sugar levels. The results of the chi square test showed no significant relationship between body mass index and blood sugar levels (p value of 0.662).   Abstrak Masa remaja merupakan masa   pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Terjadi pertambahan tinggi badan dan berat badan yang diiringi dengan kematangan seksual. Diperlukan asupan gizi yang baik agar pertumbuhan dan perkembangan berjalan dengan optimal. Asupan gizi yang tidak seimbang dapat berdampak pada BB yang tidak ideal dan kadar glukosa darah. Hasil studi pendahuluan di Posyandu Remaja Dusun Kalikidang Kabupaten Semarang  didapatkan  3 kasus remaja dengan glukosa darah lebih dari normal. Dari 10 remaja yang dilakukan penimbangan, 4 diantaranya mengalami BB lebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan kadar gula darah pada remaja. Desain pada penelitian ini adalah analitik kuantitatif. Sampel penelitian sejumlah 105 responden diambil secara  purposive sampling. Data  tinggi badan, berat badan, dan kadar glukosa darah diambil dari kartu lembar pemeriksaan responden di posyandu remaja. Analisis data menggunakan uji distribusi frekuensi dan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan  sebagian besar (61,9%) remaja mengalami gizi lebih dan kurang dan sebagian besar (96.2%) kadar gula darah terkontrol. Hasil uji chi square menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara indeks masa tubuh dengan kadar gula darah (p value 0,662)