cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Health & Medical Sciences
ISSN : -     EISSN : 30263867     DOI : https://doi.org.10.47134/phms
Core Subject : Health,
Pubmedia Health & Medical Sciences uses an online submission and peer review platform, which allows authors to track the progress of their manuscript and enables shorter processing times. Amidst the trend in attempting to constantly provide answers in problems or phenomena in our reality for a better health condition, Pubmedia Digital Series strive to publish a factual and applicable research result through the publication of journals from a wide arrange of field of studies such as in medicine, pharmacy, biology and the like. Focus and Scope Physiology Pharmacology Toxicology Genetics Neuroscience Tissue Engineering Regenerative Medicine Hematology Immunology Oncology Dentistry
Articles 151 Documents
Ketepatan Penggunaan Obat Antibiotik pada Pasien Rawat Inap Infeksi Saluran Kemih di Rsud Toto Kabila Tahun 2025 Kadullah, Siti Fauziah; Tuloli, Teti Sutriyati; Madania, Madania
Health & Medical Sciences Vol. 3 No. 2 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v3i2.564

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan salah satu infeksi bakteri yang sering ditemukan pada pasien rawat inap dan memerlukan penggunaan antibiotik yang tepat untuk mencegah resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien rawat inap dengan ISK di RSUD Toto Kabila tahun 2025. Penelitian menggunakan desain observasional dengan metode retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien periode Januari–Juli 2025. Sampel terdiri dari 38 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pasien terdiagnosis ISK tidak terkomplikasi. Sebagian besar pasien menjalani rawat inap selama 1–4 hari (89,7%). Dari total 369 penggunaan antibiotik, antibiotik yang paling banyak digunakan yaitu Cefixime (36,9%), diikuti Ceftriaxone (35,4%) dan Levofloxacin (10,8%). Evaluasi ketepatan berdasarkan pedoman tata laksana ISK Kementerian Kesehatan RI tahun 2022 menunjukkan bahwa ketepatan jenis antibiotik mencapai 97,4%, dengan satu kasus penggunaan Metronidazole yang tidak sesuai. Ketepatan indikasi juga mencapai 97,4%, sedangkan ketepatan dosis dan durasi terapi menunjukkan hasil 100%, yang berarti seluruh pasien menerima dosis dan durasi pemberian antibiotik sesuai standar. Kesimpulan dari penelitian ini, penggunaan antibiotik pada pasien ISK rawat inap di RSUD Toto Kabila sudah tergolong tepat dan sesuai pedoman. Meskipun demikian, evaluasi berkala tetap diperlukan untuk mengurangi potensi ketidaktepatan terapi dan mencegah resistensi antibiotik di fasilitas pelayanan kesehatan.
Potensi Ekstrak Brotowali (Tinospora crispa) sebagai Adjuvan Pengendalian Glikemik pada Diabetes Melitus: Tinjauan Pustaka Kualitatif-Deskriptif Sari, Ratih; Yuvita; Marpaung, Tio; Pratiwi, Ika
Health & Medical Sciences Vol. 3 No. 2 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v3i2.567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara komprehensif potensi ekstrak Brotowali (Tinospora crispa) sebagai adjuvan pengendalian glikemik pada diabetes melitus, dengan fokus pada mekanisme farmakologis, efektivitas preklinik, dan relevansi kliniknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi pustaka yang melibatkan analisis sistematis terhadap artikel ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen akademik terpublikasi antara tahun 2015–2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran literatur ilmiah yang relevan, sedangkan analisis data dilakukan secara induktif melalui proses identifikasi tema, reduksi data, dan kategorisasi konsep untuk mendapatkan pemahaman holistik terhadap fenomena yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tinospora crispa memiliki aktivitas antidiabetes yang kuat melalui mekanisme insulinotropik, peningkatan sensitivitas insulin, inhibisi enzim pencernaan karbohidrat, dan aktivitas antioksidan protektif terhadap sel β pankreas. Senyawa aktif seperti borapetoside, tinoscorside, dan β-sitosterol berperan penting dalam modulasi jalur sinyal PI3K/AKT, GLUT4, dan PTPN1. Meskipun bukti preklinik mendukung efektivitasnya, keterbatasan berupa minimnya uji klinik dan variasi metode ekstraksi masih menjadi kendala penerapan klinis. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan fitofarmaka berbasis bukti ilmiah dan membuka peluang bagi penelitian lanjutan yang lebih mendalam mengenai dosis, keamanan, dan standardisasi formulasi Tinospora crispa.
The Role of Nurses in Providing Family Planning Education Based on Literature Review Feriani, Pipit
Health & Medical Sciences Vol. 3 No. 2 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v3i2.568

Abstract

This study aims to analyze the role of nurses in providing family planning (FP) education through a comprehensive literature review approach. Using a qualitative descriptive method, the study synthesizes findings from peer-reviewed journals, academic books, and official reports published between 2019 and 2025 to explore how nurses contribute to enhancing reproductive health literacy and contraceptive awareness. Data were collected through systematic literature analysis, with inclusion criteria focusing on studies discussing nurse-led FP interventions in both clinical and community settings. The data were analyzed thematically through identification, categorization, and inductive synthesis of recurring patterns. The results reveal that nurse-led FP education significantly improves clients’ knowledge, attitudes, and decision-making autonomy regarding contraceptive methods. Nurses serve multiple roles as educators, counselors, and health promoters, bridging gaps between reproductive health knowledge and community practice. However, the study also identifies barriers such as limited training, insufficient institutional support, and cultural or moral influences that affect the consistency of FP counseling. Strengthening nursing education, continuous professional training, and competency-based curricula are key strategies for optimizing nurses’ performance in reproductive health programs. The findings contribute to advancing theoretical understanding of nursing’s educational role and offer practical recommendations for policy enhancement and curriculum development. Ultimately, the study reinforces that empowering nurses as FP educators is essential for promoting equitable, informed, and sustainable reproductive health outcomes.
Evaluasi Penggunaan Obat GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) dan Potensi Interaksi Obat pada Pasien Rawat Inap di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Tahun 2024 M. Tantu, Nurtirsya Aprilyani; Abdulkadir, Widy Susanti; Tuloli, Teti Sutriyati
Health & Medical Sciences Vol. 3 No. 2 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v3i2.569

Abstract

Gaya hidup tidak sehat seperti merokok, konsumsi alkohol, obesitas, pola makan berlebihan, konsumsi kopi, stres, serta kebiasaan berbaring setelah makan dapat memicu terjadinya gangguan sistem pencernaan, salah satunya Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), yaitu kondisi refluks isi lambung ke esofagus secara berulang yang menimbulkan gejala dan komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan obat GERD dan potensi interaksi obat pada pasien rawat inap di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Tahun 2024 dengan desain observasional deskriptif retrospektif terhadap 33 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien didominasi oleh perempuan (70%) dengan rentang usia terbanyak 18–40 tahun (82%), serta penggunaan obat terbanyak berasal dari golongan proton pump inhibitor (PPI), khususnya omeprazole (39%). Evaluasi penggunaan obat menunjukkan ketepatan pasien, obat, indikasi, dan dosis sebesar 100%. Potensi interaksi obat yang ditemukan didominasi oleh interaksi farmakokinetik pada fase absorpsi, terutama melibatkan sucralfat dengan obat oral lain, bersifat moderate, tidak ditemukan interaksi mayor, dan dapat dicegah melalui pengaturan waktu pemberian obat serta pemantauan klinis, sehingga terapi yang diberikan dinilai rasional dan relatif aman. Berdasarkan hasil penelitian di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe tahun 2024, penggunaan obat GERD telah memenuhi kriteria rasionalitas terapi (tepat pasien, obat, indikasi, dan dosis) dengan tingkat kesesuaian 100%, sementara potensi interaksi obat didominasi interaksi farmakokinetik pada fase absorpsi—terutama melibatkan sukralfat dengan obat oral lain—bersifat sedang (moderate), tanpa interaksi mayor, sehingga terapi relatif aman dan dapat dicegah melalui pengaturan waktu pemberian obat serta pemantauan klinis yang tepat.
Evaluasi Waktu Tunggu Pelayanan Resep Obat Pasien Rawat Jalan yang Dilayani di Instalasi Farmasi RSUD. dr. Zainal Umar Sidiki Kab. Gorontalo Utara Alamri, Mutia; Tuloli, Teti Sutriyati; Thomas, Nurain
Health & Medical Sciences Vol. 3 No. 2 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v3i2.570

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengevaluasi waktu tunggu pelayanan resep obat pasien rawat jalan yang dilayani di Instalasi Farmasi RSUD dr. Zainal Umar Sidiki Kabupaten Gorontalo Utara berdasarkan SPM rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional, dilakukan secara prospektif pada periode 15–22 Oktober 2025. Sebanyak 302 resep dianalisis, terdiri atas 13 resep racikan dan 289 resep non-racikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu tunggu resep racikan adalah 26 menit, sedangkan rata-rata waktu tunggu resep non-racikan adalah 9,2 menit. Nilai maksimum waktu tunggu tercatat 47 menit untuk racikan dan 57 menit untuk non-racikan, sementara nilai minimum masing-masing adalah 12 menit dan 1 menit. Standar deviasi resep racikan sebesar 1,6 menit menunjukkan variasi waktu tunggu yang stabil, sedangkan non-racikan memiliki standar deviasi lebih tinggi yaitu 17,37 menit karena dipengaruhi jumlah resep dan fluktuasi kunjungan pasien. Kesimpulan penelitian ini yaitu waktu tunggu pelayanan resep racikan dan non-racikan di instalasi farmasi RSUD dr. Zainal Umar Sidiki telah memenuhi standar waktu tunggu pelayanan resep yang ditetapkan oleh SPM rumah sakit, yaitu ≤60 menit untuk racikan dan ≤30 menit untuk non-racikan. Dengan demikian, mutu pelayanan resep di instalasi farmasi dapat dikategorikan baik dan masih perlu dipertahankan serta ditingkatkan melalui optimalisasi alur kerja dan penguatan manajemen pelayanan farmasi.
Perlindungan Jiwa (Hifz al-Nafs) dalam Perspektif Aswaja dan Implikasinya terhadap Pelayanan Kesehatan Putra, Fardani; Amalia, Siti; Salim, Michelle Aurielle
Health & Medical Sciences Vol. 3 No. 2 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v3i2.571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep perlindungan jiwa (hifẓ al-nafs) dalam perspektif Ahlussunnah wal Jama‘ah (Aswaja) serta implikasinya terhadap perumusan dan penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan normatif-filosofis melalui studi kepustakaan terhadap literatur maqāṣid al-syarī‘ah, pemikiran Aswaja, serta regulasi kesehatan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif Aswaja, yang menekankan prinsip tawassuṭ (moderasi), tawāzun (keseimbangan), ta‘ādul (keadilan), dan tasāmuḥ (toleransi), memperkuat dimensi kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan tidak hanya dipahami sebagai aktivitas administratif dan ekonomi, tetapi juga sebagai amanah moral dan religius yang berorientasi pada perlindungan hak hidup, keselamatan pasien, serta keadilan sosial. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai Aswaja dalam prinsip hifẓ al-nafs dapat menjadi landasan etis dan filosofis dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang berkeadilan, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan, serta mampu merespons tantangan etika dan krisis kesehatan secara komprehensif.
The Role of Nursing in Managing Shortness of Breath Symptoms in COPD Patients: A Qualitative Literature Review Seven Sitorus
Health & Medical Sciences Vol. 3 No. 2 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v3i2.572

Abstract

This study aims to analyze in depth the role of nursing in managing dyspnea symptoms in patients with Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) through a qualitative-descriptive approach based on literature review. This study focuses on identifying effective nursing interventions, their implementation mechanisms, and their impact on dyspnea symptom control and improved quality of life for patients. Data were obtained from various scientific sources such as international journals, research reports, and recent academic articles (2019–2025) relevant to the research topic. Data analysis was conducted through the stages of theme identification, data reduction, concept categorization, and inductive conclusion drawing to obtain a comprehensive understanding of the phenomenon under study. The results showed that non-pharmacological nursing interventions such as pursed-lip breathing, diaphragmatic breathing, progressive relaxation, pulmonary rehabilitation, and self-education programs were proven to reduce the intensity of dyspnea, improve lung function, and increase patients' self-management abilities. In addition, the application of the empowerment-based care model and nurse-led pulmonary rehabilitation contributed to increased therapy compliance and psychological well-being of patients. Overall, these findings reinforce the strategic role of nurses as educators, facilitators, and companions in the comprehensive care of COPD patients and provide a theoretical basis for the development of evidence-based nursing interventions in the future.
The Impact of Recurrent Abdominal Pain on Quality of Life in Children: A Narrative Review Sutjipto, Jamilatul; Athiyyah, Alpha; Andriyanto, Lucky
Health & Medical Sciences Vol. 3 No. 2 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v3i2.573

Abstract

This study aims to review and summarize the existing literature on the impact of recurrent abdominal pain on quality of life in children. This study employed a narrative literature review approach. Scientific articles were retrieved from PubMed, Scopus, and ScienceDirect using keywords related to recurrent abdominal pain and quality of life in children. Articles published between 2014 and 2024 and relevant to the topic were reviewed narratively to identify key themes concerning the impact of RAP on children’s quality of life. A total of 10 relevant articles were analyzed in this review. Overall, the literature indicates that children with recurrent abdominal pain experience a lower quality of life compared to healthy children, particularly in the emotional and physical functioning domains. Impairments in school and social functioning were also consistently reported across studies. Psychosocial factors, such as anxiety and depression, frequently emerged as important determinants of reduced quality of life. The reviewed literature demonstrates that recurrent abdominal pain has a multidimensional impact on children’s quality of life. Therefore, the management of RAP should adopt a holistic approach that addresses not only physical aspects but also the psychological and social well-being of the child.
Karakteristik Orang dengan Tbc-Diabetes yang Menjalani Terapi Obat Anti-Tuberkulosis di Klinik VCT RSUD Jayapura Tahun 2024 (Analisis Data Sekunder) Indrawan, Alfian; Suyanto, Agnes; Sinaga, Eva
Health & Medical Sciences Vol. 3 No. 2 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v3i2.576

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan karakteristik pasien TBC-DM yang menjalani terapi OAT di Klinik VCT RSUD Jayapura tahun 2024. Metode dalam Penelitian ini Adalah deskriptif kuantitatif menggunakan data sekunder rekam medis pasien TBC-DM tahun 2024 dengan teknik total sampling. Variabel meliputi usia, jenis kelamin, jenis dan lokasi TBC, metode diagnosis, kontrol gula darah, dan resistensi obat. Analisis dilakukan secara deskriptif. Sebagian besar pasien berada pada kelompok usia 46–65 tahun dengan rerata usia sekitar 56 tahun dan didominasi laki-laki. Mayoritas merupakan kasus baru dengan TBC paru dan diagnosis ditegakkan melalui konfirmasi bakteriologis serta radiologi. Sebagian besar pasien menunjukkan kontrol gula darah buruk, dan hanya sebagian kecil mengalami TBC resisten obat. Pasien TBC-DM didominasi usia dewasa hingga lanjut dengan kontrol glikemik tidak optimal, menegaskan perlunya integrasi layanan TBC-DM untuk meningkatkan keberhasilan terapi OAT.
Composition and Evaluation of a Medicinal Herbal Shampoo Based on Ziziphus spina-christi, Olive Oil, and Potassium Hydroxide Alnassralla, Rakhaa S.; Noora B. Maizar; Ali .F. Al-Qaisi; Nada A.Alshemari; Aya H.Khader; Noor Alhuda S. Najem; Anfal S.Abdul Razzaq; Ahmed F. Alobaidi
Health & Medical Sciences Vol. 3 No. 2 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v3i2.577

Abstract

This study aimed to formulate and evaluate a medicinal herbal shampoo based on Ziziphus spina-christi leaves, olive oil, and potassium hydroxide (KOH). Z. spina-christi is rich in saponins, providing natural cleansing, anti-dandruff, and soothing effects, while olive oil contributes hydration and protection for hair. KOH was used to saponify the oil, producing a mild liquid potassium soap suitable for scalp application.The optimized formulation contained 15% olive oil, stoichiometrically calculated KOH, and 3% finely powdered Z. spina-christi extract, diluted with distilled water. Natural preservatives were included to enhance stability, and the pH was adjusted to 6.0, ensuring optimal scalp compatibility.Evaluation included physicochemical characterization (pH, viscosity, appearance), microbial stability (total microbial count over 1–3 months), and dermatological safety (patch test). Preliminary anti-dandruff efficacy was also assessed. The shampoo demonstrated mild cleansing, moderate foaming, moisturizing, and soothing properties, while remaining free from synthetic surfactants . This work presents a scientifically validated herbal shampoo integrating traditional plant-based remedies with modern formulation principles, offering a safe, effective, and natural alternative for hair care. The findings support the potential of Z. spina-christi and olive oil as key ingredients in herbal medicated shampoos with enhanced anti-dandruff and hair-conditioning performance.