cover
Contact Name
Asman
Contact Email
lunggi@iaisambas.ac.id
Phone
+6281352680407
Journal Mail Official
lunggi@iaisambas.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Sejangkung No.126 (Gedung Rumah Jurnal Ilmiah IAIS Sambas), Sambas, Kalimantan Barat, Indonesia. e-mail: lunggi@iaisambas.ac.id
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Lunggi Journal
ISSN : -     EISSN : 29867916     DOI : https://doi.org/10.37567
The scope of the articles published covers multidisciplinary knowledge groups, including educational knowledge groups such as Islamic Religious Education, Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Early Childhood Islamic Education, Tadris or Indonesian Language Education, Sharia Economic Law, Constitutional Law, Islamic Law, Sharia Economics, Educational Management, Sharia Accounting, Sharia Business Management, Sharia Banking, Islamic Communication and Broadcasting, Islamic Guidance and Counseling, Islamic History and Civilization, and Al-Quran Science and Tafsir, and others.
Articles 163 Documents
PRAKTIK RETRIBUSI DANA PEMAKAMAN UMUM DENGAN SISTEM PERTAHUN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Desa Batu Makjage Kecamatan Tebas) Wiwin
Lunggi Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum, makam ialah tempat tinggal, kediaman, bersemayam yang merupakan tempat persinggahan terakhir manusia yang sudah meninggal dunia dan kuburan adalah tanah tempat menguburkan mayat. Di Desa Batu Makjage Kecapatan Tebas terdapat sejenis retribusi sejenis pemungutan yang dilakukan 1 tahun sekali yang dilakukan oleh Syeikh Kubur dan Persatuan Kematian Sikampung (PKS) terdiri dari 9 anggota, 6 anggota Syeikh Kubur dan 3 anggota PKS. Karena sebagian besar masyarakat di Desa Batu Makjage berprofesi sebagai petani, maka penarikan retribusi menggunakan padi sebanyak 5 kg bisa lebih sesuai dengan sukarela masyarakat per rumah dan Persatuan Kematian Sikampong (PKS), dengan jumlah uang sebesar Rp. 20.000,00, serta ada yang menggunakan padi dihitung per kg per KK. Adapun pembayaran yang menggunakan padi dikhususkan untuk penggali makam dan perawatan makam. Sedangkan pembayaran rmenggunakan uang dikhususkan untuk perlengkapan jenazah. Berdasarkan hasil penelitian lapangan dan Perspektif Hukum Islam tentang Praktik Retribusi Dana Pemakaman dengan Sistem Pertahun di Desa Batu Makjage Kecamatan Tebas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa praktik retribusi pemakaman dengan sistem pertahun yang ada di Desa Batu Makjage, tidak diketahui secara pasti awal mula praktik tersebut mulai dibentuk, dapat dikatakan sudah terjadi turun temurun. Dimana praktik ini adalah dengan membayar iuran wajib setiap tahunnya berupa uang senilai Rp. 20.000,00 atau padi sebanyak 5 kg, sesuai kemampuan masing-masing masyarakat. Praktik ini memudahkan masyarakat dalam pengurusan jenazah seperti perlengkapan jenazah, penggali kubur, dan perawatan pemakaman. Praktik retribusi ini dengan membentuk 9 orang panitia (6 orang Syeikh Kubur dan 3 orang PKS). Praktik retribusi dana pemakaman berdasarkan perspektif hukum Islam di Desa Batu Makjage, terkait penentuan biaya yang telah ditetapkan sebenarnya menyelisihi hukum Islam. Karena, pada dasarnya kegiatan tersebut tolong menolong dalam Islam, maka tidak diperbolehkan adanya penarikan jasa atau upah.
IMPLEMENTASI AKAD DANA SIMPAN PINJAM PEREMPUAN PADA PRODUK MURABAHAH DAN WAKALAH UNIT PENGELOLAAN KEGIATAN (UPK) DI DUSUN SETALIK Nia
Lunggi Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dana Simpan Pinjam kelompok Perempuan (SPP) pada unit pengelola kegiatan di Kecamatan Sejangkung dan Untuk mengetahui faktor-faktor penghambat dan pendukung akad dana simpan pinjam perempuan (SPP) pada unit pengelola kegiatan (UPK) di kecamatan sejangkung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian field research. Data yang digunakan berupa data primer yang didapatkan dari hasil wawancara dengan ketua UPK dan data sekunder dapat berupa data jumlah kelompok, dan data nasabah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data peneliti menggunakan reduksi data dan display data. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi dan member chek. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa akad yang diterapkan di simpan pinjam perempuan di Sejangkung ada dua yaitu akad murabahah dan wakalah. penerapan akad murabahah di simpan pinjam perempuan akad jual beli jadi sekarang upk menitipkan uang untuk dibelikan barang oleh orang kelompok simpan pinjam perempuan dengan dasar murabahah itu melewati rencana anggaran belanjakan oleh nasabah, seangkan Penerapan akad wakalah di simpan pinjam perempuan dengan mewakilkan kepada ke pengurus kelompok. Dalam pengelolaannya yang menjadi faktor penghambat adalah kurangnya pemehaman masyarakat terhadap sistem syariah, sedangkan faktor pendukungnya adalah bagi orang yang paham dengan sistem syariah tersebut akan ada rasa takut dengan larang-larangan yang ada pada aturan syariah dan konsekuensinya dan bukan dunia saja akhirat pun juga dengan kita mengucapkan bismillah berarti kita sudah melepaskan dunia dan akhirat kita dan segalanya harus di tanggung.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN KETERAMPILAN MEMBACA PADA PESERTA DIDIK KELAS III SD NEGERI CUPAK Dyah Lativah Aulia Karisma Rahayu; Maretha Dellarosa, Ph.D.
Lunggi Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi keterlambatan peserta didik dalam membaca di kelas III SDN Cupak, dan upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi permasalahan tersebut. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peserta didik mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi huruf dan membaca kata dengan baik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya strategi yang digunakan oleh guru dalam mengatasi keterlambatan membaca pada peserta didik di kelas III SDN Cupak ialah: 1) bimbingan belajar tambahan, dan 2) memberikan perhatian dan motivasi pada peserta didik. Faktor yang menjadi penyebab keterlambatan membaca ada dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Adapun beberapa metode yang dapat digunakan oleh guru dalam mengatasi keterlambatan membaca pada peserta didik antara lain: 1) metode kartu huruf, 2) metode eja, 3) metode global, dan 4) metode silaba.
PERAN PENDIDIKAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK PADA SISWA KELAS 1 SDN 05 SEBATAAN DI MASA PANDEMI COVID 19 DI DESA SULUNG TAHUN 2021 Kurniawan; Parni; Rona
Lunggi Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This thesis discusses the role of parental education in increasing children's interest in learning children who are still in grade 1 of elementary school. This study aims to: 1) find out the preparation of parents in increasing the learning interest of 1st grade elementary school students during the covid-19 pandemic in Sulung Village. 2) Knowing the role of parental education in Sulung Village in increasing children's interest in learning in 1st grade elementary school students during the covid-19 pandemic. This research is a qualitative descriptive research that aims to determine the role of parental education in increasing children's interest in learning during the covid-19 pandemic. The subjects of this study are parents who have 1st grade children at SDN Sebataan Sulung Village. Data was obtained using research instruments, namely the researcher himself who was assisted by other instruments such as observation, interviews and documentation. The data analysis techniques used are data collection, data reduction, data display, conclusion and verification. The results of this study show that parents' preparation in increasing children's interest in learning is more likely to prepare methods and media that can increase the learning interest of 1st grade elementary school children. In addition, the role of parental education in increasing children's interest in learning is very large, because the higher the parent's education, the better the method chosen for their child.
PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA KUBANGGA KECAMATAN TELUK KERAMAT BERDASARKAN PERATURAN MENTERI SOSIAL NOMOR 1 TAHUN 2018 TENTANG PROGRAM KELUARGA HARAPAN Monika Aprili
Lunggi Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan yang selalu dialami oleh negara berkembang adalah kemiskinan tidak terkecuali Negara Indonesia. Kemiskinan merupakan ketidakmampuan seseorang atau sekelompok orang dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, papan, pendidikan dan kesehatan. Upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia telah menjadi prioritas di setiap era pemerintahan dengan berbagai program pengentasan kemiskinan yang digulirkan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan. Maka pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Sosial No. 1 Tahun 2018 Tentang Program Keluarga Harapan. Program Keluarga Harapan atau dikenal dengan (PKH) adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga atau seseorang miskin dan rentan yang terdaftar dalam data terpadu program penanganan fakir miskin, diolah oleh pusat dasar dan informasi kesejahteraan sosial dan ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Adapun fokus masalah dalam penelitian ini adalah Pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Desa Kubangga Kecamatan Teluk Keramat berdasarkan Peraturan Menteri No. 1 Tahun 2018 tentang Program Keluarga Harapan (PKH) serta faktor penghambat dan pendukung Pelaksanaan Pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Desa Kubangga Kecamatan Teluk Keramat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dimana pengumpulan datanya menggunakan teknik-teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian di lapangan terjadi permasalahan mengenai kevalidan data kelayakan peserta Program Keluarga Harapan (PKH). Banyak masyarakat yang mempersoalkan peserta yang dinilai masuk dalam kategori Program Keluarga Harapan namun tidak terdata, namun sebaliknya warga yang menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) warga yang cukup mampu dengan kondisi ekonomi menengah ke atas selain itu yang peserta Program Keluarga Harapan kriteria pendidikan anaknya yang sudah berhenti sekolah masih menerima bantuan tersebut.
PENERAPAN PASAL 16A UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2022 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 38 TAHUN 2004 TENTANG JALAN TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DI DESA SEMPADIAN ( Studi di Desa Sempadian Kecamatan Tekarang Kabupaten Samb Irfansyan
Lunggi Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembangunan infrastruktur jalan yang kurang merata yang mana perlu perhatian serta penanganan yang serius dari Pemerintahan desa. Dimana dalam keberlangsungan pembangunan desa tidak terlepas dari peran Pemerintahan desa yang sangat penting dalam pembangunan desa khususnya jalan di Desa Sempadian. Tujuan penelitian ini ada dua yaitu: untuk mengetahui kondisi dan status jalan di Desa Sempadian Kecamatan Tekarang, dan untuk mengetahui peran dan wewenang Pemerintah Desa Sempadian dalam pembangunan jalan di Desa Sempadian. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan konteks melalui pengumpul data dari lapangan serta berinteraksi secara langsung dengan para informan, dan pendekatan yang di gunakan adalah yuridis empiris. Sumber data penelitian adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi yaitu teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Pemerintah Desa Sempadian dalam pembangunan jalan desa khususnya di Desa Sempadian yaitu menyusun perencanaan untuk kegiatan pembangunan secara rutin setiap tahun melalui Musyawarah Rencana Kerja Pemerintah Desa atau yang disebut dengan RKPDesa yang diselenggarakan oleh BPD. Salah satu kegiatan pembangunan fisik yang ada di desa adalah pembangunan jalan poros desa yang merupakan kewenangan dari pemerintahan desa. Faktor yang menjadi penghambat tidak terlaksananya pembangunan infrastrur jalan di Desa Sempadian dengan maksimal yaitu terletak pada masalah anggaran, anggaran kadang-kadang yang di terima terbatas setiap tahunnya tidak sama kadang bertambah dan bisa juga berkurang.
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI SAMBAS NOMOR 46 TAHUN 2016 PASAL 7 TERKAIT KINERJA KEPALA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN SAMBAS (Studi di Pasar Pagi Desa Jagur Kecamatan Sambas) Yulita
Lunggi Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan adalah situasi atau keadaan terhentinya lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan. Kemacetan banyak terjadi di kota-kota besar, Berdasarkan hal ini Dengan diberlakukannya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Daerah Kabupaten Sambas No. 4 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susuna Perangkat Daerah Kabupaten Sambas, serta dengan diterbitkannya Peraturan Bupati Sambas No. 46 Tahun 2016. Adapun fokus masalah dalam penelitian ini yaitu: Bagaimana implementasi Peraturan Bupati Sambas Nomor 46 Tahun 2016 Terkait Kinerja Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas (Studi di Pasar pagi Desa Jagur Kecamatan sambas), dan apa faktor pendukung dan penghambat Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas mengimplementasikan Peraturan Bupati Sambas Nomor 46 Tahun 2016 dalam penertiban terhadap pedagang Kaki Lima yang bertempat di Pasar Pagi Desa Jagur Kecamatan Sambas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif empiris yaitu mengkaji-mengkaji peraturan perundang-undangan pada konteks ini adalah Peraturan Bupati Sambas No. 46 Tahun 2016 tentang keselamatan transportasi, serta melihat kondisi fakta-fakta yang ditemukan dilapangan yaitu di Pemerintah Desa Jagur, Kantor Dinas Perhubungan, Kantor Sat.POL.PP Sambas, dan elemen masyarakat Desa Jagur Kecamatan Sambas. Untuk memperoleh data, peneliti menggunakan pedoman wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil peneliti bahwa Pelaksanaan keselamatan transportasi masih belum maksimal dikarenakan kurang penataan dan pengaturan serta kebijakan yang baik oleh Pemerintah Daerah agar tidak terjadi gangguan dalam bertransportasi sehingga kegiatan pasar dapat berjalan lancar. Kemudian, Khusus pengamanan/keselamatan transportasi menjadi kewenangan instansi yang mengatur lalu lintas yaitu Dinas Perhubungan.Sedangkan faktor-faktor penghambat pertama memang dinas perhubungan melihat kondisi sekarang mereka memang kekurangan tenaga yang dikatakan spesial dalam arti Dinas Perhubungan mempunyai sekolah khusus yang mana DISHUB Sambas hanya mempunyai jatah dua atau 3 orang saja, seharusnya kebutuhan instansi dari DISHUB Sambas yakni lima atau tujuh orang.
PRAKTIK JUAL BELI BUAH-BUAHAN BERLABEL HARGA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Ika
Lunggi Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Pendawan Village Fruit Market, Sambas District is one of the fruit markets where many traders use price labels in selling fruit. However, it is not uncommon for errors to occur in the fruit-selling process, namely the price of the fruit on the label does not match the original price, so buyers feel disadvantaged. Therefore, it is important to know how the process of buying and selling fruit using price labels at the Pendawan Village Fruit Market, Sambas District. The formulation of the research problem is: 1) How is the use of price labels in the Perspective of Islamic Law at the Pendawan Village Fruit Market, Sambas District? 2) What is the view of Islamic Economic Law on the use of price labels at the Pendawan Village Fruit Market, Sambas District? This type of research is qualitative research and the approach used is a descriptive approach. This research was conducted on existing social events. The data collection technique used three techniques: Observation, interview, and documentation. The results of this study successfully revealed that the Price Label Perspective of Islamic Law at the Pendawan Village Fruit Market, Sambas District, including the existence of fruit traders at the Pendawan Village Fruit Market, Sambas District who sell fruit that does not match the price label with the actual price, resulting in losses for buyers. Of course, this is a problem in the buying and selling process and there must be rules or laws that regulate this problem. Meanwhile, the view of Islamic Law on the Use of Price Labels at the Pendawan Village Fruit Market, Sambas District, is that it is not allowed. This is because the use of price labels that do not match the actual price can harm others, considering that acts that harm others are prohibited in Islam, this is in accordance with what is explained in the Al-Qur'an, Surah Asy-Syu'ara verse 81 and the Al-Qur'an, Surah An-Nisa verse 29.
PROGRAM LITERASI MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS III B SDN 20 KAMPUNG LORONG Fauzan Al Fiqri
Lunggi Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACK The objectives of this study are: (1) To describe the implementation of the literacy program in improving the speaking skills of third-grade B students at SDN 20 Kampung Lorong. (2) To describe the impact of the literacy program on third-grade B students at SDN 20 Kampung Lorong. (3) To describe the obstacles experienced by third-grade B students at SDN 20 Kampung Lorong regarding the literacy program in improving speaking skills. This research employs a qualitative approach with a field research design. Data collection techniques used in this study include interviews, observation, and documentation. The data analysis techniques applied are data condensation, data display, and conclusion drawing/verification. To ensure the validity of the data, source triangulation and member checks were used. The results of this study indicate that: (1) The implementation of the literacy program for third-grade students involves three stages: the habituation stage, the development stage, and the learning stage. In the habituation stage, students engage in read-aloud and silent reading activities. In the development stage, students are trained to recognize punctuation, pronunciation, and intonation. However, the learning stage has not yet been implemented in class III B. (2) There are five impacts of the literacy program: it improves language skills, increases reading interest, enhances learning motivation, develops communication skills, and improves writing ability. (3) There are two types of obstacles students face in improving their speaking skills: internal and external factors. Internal factors include imperfections in speech organs, language components, content components, as well as fatigue and health. External factors include noise, room conditions, and the listener's knowledge. Keywords: Literacy Program, Speaking Skills. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah (1). Mendeskripsikan penerapan program literasi dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas III B di SDN 20 Kampung Lorong. (2). Mendeskripsikan dampak dari program literasi terhadap siswa kelas III B di SDN 20 Kampung Lorong. (3) Mendeskripsikan hambatan yang dialami siswa kelas III B di SDN 20 Kampung Lorong terhadap program literasi dalam meningkatkan keterampilan berbicara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan field research. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verivikasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan member check. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1). Peserta didik kelas III pada penerapan program literasi menggunakan 3 tahapan yaitu, tahap, pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaran. Pada tahap pembiasaan siswa menggunakan model membaca nyaring dan membaca dalam hati, sedangkan pada tahap pengembangan siswa dilatih untuk mengenal tanda baca, pelafalan, serta intonasi, dan pada tahap pembelajaran siswa kelas III B belum melaksanakannya. (2). Terdapat 5 dampak yang dihasilkan dari program literasi, meningkatkan keterampilan berbahasa, meningkatkan minat membaca, meningkatkan motivasi belajar, mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan meningkatkan kemampuan penulisan. (3) Terdapat 2 penghambat siswa dalam meningkatkan ketrampilan berbicara yaitu dari faktor internal dan eksternal. Faktor Internal meliputi ketidaksempurnaan alat ucap, komponen kebahasaan, komponen isi serta kelelahan dan kesehatan. Adapun faktor eksternalnya yaitu suara atau bunyi, kondisi ruangan dan pengetahuan pendengar. Kata Kunci: Program Literasi, Keterampilan Berbicara
STUDI KOMPARATIF HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK ANTARA PENDEKATAN KONVESIONAL DENGAN PENERAPAN KEGIATAN ICE BREAKING PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VI SDN 4 TENGGULI TAHUN AJARAN 2024-2025 Syahrul Nizam
Lunggi Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study aims to compare mathematics learning outcomes between classes using a conventional approach and those implementing ice breaking activities for sixth-grade students at SDN 4 Tengguli in the 2024-2025 academic year. The research method employed was quantitative with a comparative approach. Data were collected through a 15-item learning learning outcome test instruments and analyzed using a t-test. The results showed that the average score of the conventional class was 7.36, while the ice breaking class averaged 6.88. Statistical analysis yielded a Sig. (2-tailed) value of 0.651 (> 0.05), indicating no significant difference between the two approaches. Thus, it can be concluded that ice breaking does not significantly enhance mathematics learning outcomes compared to conventional methods. These findings suggest that other factors, such as teaching strategies, student motivation, or learning environment, should be considered to improve the effectiveness of mathematics instruction. Keyword: Conventional Approach, Ice Breaking Activities, Mathtematics Learning Outcome, ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar matematika antara kelas yang menggunakan pendekatan konvensional dan kelas yang menerapkan kegiatan ice breaking pada siswa kelas VI SDN 4 Tengguli tahun pelajaran 2024-2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Data dikumpulkan melalui instrumen tes hasil belajar sebanyak 15 soal, kemudian dianalisis menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas konvensional adalah 7,36, sedangkan kelas ice breaking adalah 6,88. Berdasarkan uji statistik, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,651 (> 0,05), yang mengindikasikan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara kedua pendekatan tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan ice breaking tidak secara signifikan meningkatkan hasil belajar matematika dibandingkan dengan pendekatan konvensional. Temuan ini memberikan implikasi bahwa faktor lain seperti strategi pembelajaran, motivasi siswa, atau lingkungan belajar perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika Kata Kunci: Pendekatan Konvensional, Ice Breaking, Hasil Belajar Matematika