cover
Contact Name
Yoga Religia
Contact Email
yogareligia93@gmail.com
Phone
+6281399560881
Journal Mail Official
info@lenteranusa.id
Editorial Address
Waterfront Estates, Cluster Uptown, Jl. South Uptown I - Uptown Sanctuary, Kab. Bekasi, Jawa Barat
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
ISSN : -     EISSN : 29877903     DOI : https://doi.org/10.59422/lmp.v1i01
Core Subject : Economy,
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran, diterbitkan oleh Lentera Ilmu Nusantara. Jurnal Lentera Managemen Pemasaran mewadahi publikasi hasil Penelitian bidang ilmu Manajemen Pemasaran yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Lentera Managemen Pemasaran merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Mei, dan November.
Articles 74 Documents
Resiliensi Loyalitas Konsumen pada Merek Fashion Muslim Lokal: Perspektif Etnosentris dan Indentitas Budaya Rahman Nurhakim; Lena Farsiah; Fisy Amalia; Elvira Sitna Hajar; Syarif Hidayatullah
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masuknya produk fashion asing menjadi tantangan kompetitif yang besar bagi eksistensi merek lokal, namun sebagian konsumen tetap mempertahankan ketangguhan loyalitas terhadap produk domestik di tengah godaan harga dan prestise produk impor. Meskipun demikian, eksplorasi kualitatif mengenai bagaimana resiliensi loyalitas ini terbentuk dan bertahan dalam kompetisi asimetris tersebut masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam persepsi, sikap, dan sentimen konsumen fashion muslim terhadap merek lokal saat dihadapkan pada gempuran produk impor, sekaligus mengidentifikasi determinan utama yang membangun resiliensi loyalitas mereka. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara mendalam terhadap delapan informan perempuan (20–45 tahun) yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles et al. melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen memiliki persepsi superior terhadap merek lokal berkat keunggulan fungsional seperti kenyamanan material di iklim tropis, harga yang terjangkau, dan kesesuaian potongan pakaian dengan standar kesopanan syariat Islam. Resiliensi loyalitas terbukti sangat tangguh karena didorong oleh tiga determinan psikologis: (1) etnosentrisme konsumen yang memicu kesadaran moral untuk mendukung UMKM; (2) identitas budaya (brand local iconness) yang relevan; serta (3) keterikatan emosional yang solid. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan memperluas pemahaman mengenai loyalitas merek lokal sebagai konstruksi yang tidak hanya bersifat transaksional, tetapi juga dibentuk secara kuat oleh identitas budaya dan komitmen moral konsumen.
Integrasi Content Marketing dan User Generated Content dalam Pembentukan Purchase Intention Layanan Snapobox Riyas Hafiz Fadilla Ramadhan; Rendra Widyatama
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1437

Abstract

Pertumbuhan industri photobox menunjukkan adanya pergeseran preferensi konsumen, khususnya di kalangan Generasi Z, ke arah layanan dokumentasi visual berbasis pengalaman. Layanan photobox mengandalkan dua bentuk komunikasi pemasaran, yaitu konten visual yang dikelola langsung oleh perusahaan dan konten dokumentasi pengalaman pengguna di media sosial, namun studi terdahulu lebih banyak menguji kedua bentuk konten secara terpisah dan berfokus pada produk fashion atau kecantikan, sedangkan penelitian pada layanan photobox berbasis pengalaman masih terbatas. Melihat fenomena ini, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh gabungan kedua strategi pemasaran konten digital dalam konteks industri photobox. Berpedoman pada Stimulus-Organism-Response (S-O-R), penelitian ini menganalisis bagaimana pengguna memproses konten digital yaitu content marketing dan user generated content dalam membentuk purchase intention. Metodologi penelitian ini didasari oleh pendekatan kuantitatif eksplanatif, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan total 140 responden yang diperoleh dari kuesioner online. Data dianalisis dengan metode SEM-PLS dengan bantuan SmartPLS 4.0. Temuan penelitian ini membuktikan bahwa content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention (t=3,520; p< 0,05) dan user generated content berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention (t= 5,445; p < 0,05). Secara simultan, content marketing dan user generated content menjelaskan 68,6% varians dalam purchase intention di kalangan Generasi Z. Dengan demikian, temuan ini mengonfirmasi bahwa content marketing dan user generated content sebagai stimulus eksternal yang diproses organism dapat memicu respons berupa purchase intention. Perusahaan perlu mengombinasikan content marketing yang relevan secara konsisten dengan user generated content yang autentik untuk meningkatkan purchase intention.
Analisis Label Halal dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Melalui Kepercayaan Konsumen pada Pembeli Produk CEDEA Nabilla Aulia Putri; Murry Harmawan Saputra; Hubi Rahmat Andika
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1364

Abstract

Studi ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana label halal dan citra merek memengaruhi keputusan pembelian, dengan menempatkan kepercayaan konsumen sebagai variabel perantara (mediasi). Objek penelitian difokuskan pada produk makanan olahan beku merek CEDEA yang dipasarkan di Kabupaten Purworejo. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain survei, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 150 responden yang dipilih melalui metode purposive sampling. Kriteria responden meliputi konsumen yang berdomisili di Kabupaten Purworejo, berusia minimal 17 tahun, dan pernah membeli produk CEDEA. Seluruh data kemudian dianalisis menggunakan teknik Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Temuan riset mengungkapkan bahwa label halal maupun citra merek memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kepercayaan serta keputusan pembelian konsumen. Lebih lanjut, kepercayaan konsumen juga terbukti menjadi pendorong signifikan dalam memfinalisasi keputusan untuk membeli. Secara spesifik, penelitian ini menemukan bahwa kepercayaan konsumen bertindak sebagai mediator komplementer yang menghubungkan label halal dan citra merek dengan perilaku pembelian. Hasil studi ini menegaskan bahwa sertifikasi halal yang kredibel serta reputasi merek yang baik sangat efektif dalam membangun keyakinan konsumen. Tingginya tingkat keyakinan tersebut menjadi kunci yang memicu terbentuknya keputusan pembelian terhadap produk CEDEA. Sebagai implikasi manajerial, perusahaan harus konsisten dalam memelihara keabsahan label halal serta terus memperkuat citra merek sebagai langkah strategis untuk menumbuhkan kepercayaan pelanggan sekaligus meningkatkan angka penjualan.
Mengungkap Behavioral Intention UMKM dalam Menggunakan Halal Marketplace: Integrasi Trust dengan Model UTAUT Diana Nabilatul Arifah; Siti Zulaikha; Erin Nur Putriani; Siti Aisyah
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1446

Abstract

Pemanfaatan fitur halal marketplace oleh UMKM belum sebanding dengan pertumbuhan pasar produk halal dan e-commerce di Indonesia. Meskipun potensi pasar sangat besar, tingkat adopsi UMKM terhadap platform seperti Shopee Barokah masih tergolong rendah, sehingga muncul kesenjangan antara ketersediaan fitur halal dan niat perilaku pelaku usaha untuk menggunakannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi niat berperilaku UMKM dalam menggunakan halal marketplace, dengan memperluas model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) melalui penambahan variabel trust (kepercayaan) sebagai pengembangan teoretis. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data primer dari kuesioner terhadap 85 owner atau manajer UMKM muslim di sektor kuliner, fesyen muslim, serta perawatan kesehatan dan kecantikan di Indonesia, yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan teknik SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa effort expectancy, facilitating condition, dan trust berpengaruh signifikan terhadap behavioral intention, sedangkan performance expectancy dan social influence tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, effort expectancy dan facilitating condition juga berpengaruh signifikan terhadap trust. Temuan ini menegaskan bahwa penambahan trust memperkaya model UTAUT dalam konteks halal marketplace. Secara praktis, implikasi hasil penelitian ini mendorong pengelola Shopee Barokah untuk menyederhanakan proses registrasi penjual, menyediakan panduan penggunaan fitur halal yang intuitif, memperkuat dukungan layanan pelanggan yang responsif, menerapkan transparansi perlindungan data pengguna, serta mengomunikasikan secara aktif manfaat bisnis dari penggunaan Shopee Barokah guna meningkatkan niat perilaku UMKM secara berkelanjutan.