cover
Contact Name
Azmy Ali Muchtar
Contact Email
azmyali93@gmail.com
Phone
+6281310996444
Journal Mail Official
azmyali93@gmail.com
Editorial Address
Jalan Balai Rakyat, Utan Kayu Matraman Jakarta Timur 13120 ​​www.uid.ac.id ​​informasi@uid.ac.id ​​021-8566451
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Imu Pendidikan dan Keagamaan
ISSN : -     EISSN : 29638488     DOI : https://doi.org/10.58569/ilma
Core Subject : Education,
ILMA (Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keagamaan) merupakan jurnal yang terkiat dengan pendidikan dan keagamaan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 56 Documents
ANALISIS KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK PADA JENJANG MADRASAH TSANAWIYAH Ruhmina; Fauzan; Bobi Erno Rusadi
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/5x2res33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kurikulum serta pola pembelajaran mata pelajaran Akidah Akhlak di jenjang Madrasah Tsanawiyah berdasarkan pedoman terbaru dalam KMA No. 450 Tahun 2024. Fokus kajian diarahkan pada struktur materi, pendekatan pembelajaran, serta keterkaitannya dengan penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis dokumen resmi Kementerian Agama, buku teks Akidah Akhlak, serta hasil implementasi pembelajaran di beberapa madrasah. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum Akidah Akhlak di MTs dirancang secara spiral dan berkelanjutan, dengan tujuan membentuk peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Pola pembelajaran yang digunakan bersifat tematik, kontekstual, dan berbasis nilai, melalui model project-based learning, discovery learning, serta value clarification technique. Pembelajaran ini efektif dalam membentuk keseimbangan antara aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Selain itu, integrasi nilai-nilai keimanan dan akhlak juga memperkuat karakter moderasi, tanggung jawab sosial, dan semangat kebangsaan peserta didik madrasah. Oleh karena itu, mata pelajaran Akidah Akhlak memiliki peran penting dalam membangun generasi Muslim yang berilmu, berakhlak mulia, dan berwawasan rahmatan lil ‘alamin. Kata Kunci: Akidah Akhlak, Madrasah Tsanawiyah, kurikulum, pembelajaran.
KEAGUNGAN AKHLAK RASULULLAH SEBAGAI TELADAN UMMAT Lutpiah Sapitri
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/dv9qcr76

Abstract

Nabi Muhammad merupakan sosok manusia yang paripurna dari aspek kemanusiaannya dan aspek spiritualitasnya. Akhlak  Islam  Nabi  Muhammad  penting  untuk ditirukarena  dapat  mengantarkan  pada pemahaman Islam yang lebih hakiki karena Nabi Muhammad merupakan representasi ideal Islam. Penelitian ini menggunakan  metodepenelitiankualitatif  dengan  pendekatankepustakaan  (library  research). Penelitian kualitatif  merupakan  fokus  perhatian  dengan  beragam  metode,  yang  mencakup  pendekatan  interpretif  dan naturalistis terhadap subjek kajiannya. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji Nabi Muhammad dalam Al-Qur‟an dan meningkatkan semangat dalam meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW yang masih rendah dikalangan umat Islam karena dianggap sangat sulit untuk dijadikan pedoman. Hasilpenelitian ini membahasakhlak Nabi Muhammad  dan  kesempurnaan  Nabi  Muhammad  SAW.  Dalam  Hadits. Kejujuran Nabi, kelembutan Nabi kepada orang yang bersalah, kecintaan Nabi kepada anak-anak,orang miskin dan umatnya, sifat sabar nabi yang tidak pernahpadam, sifat pemaaf Nabi kepada orang yang membenci dan memusuhinya, sifat demokratis Nabi, kerendahhatian Nabi, kedermawanan Nabi, kepemimpinan Nabi, Nabi selalu memuliakan tamu, wajah Nabi selalu berseri-seri.Penelitian ini mengukuhkan bahwa akhlak Islam Nabi Muhammad SAW. Aisyahmengatakanbahwa akhlak Nabi adalah Al-Qur‟an.  
DESAIN INSTRUKSIONAL ANALISIS TUJUAN PEMBELAJARAN Monasari Nst, Amelia; Sri Murhayati
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/gysbr604

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas secara mendalam hubungan esensial antara analisis desain instruksional dan perumusan tujuan pembelajaran sebagai dua komponen kunci dalam merancang program pembelajaran yang efektif. Analisis desain instruksional, yang meliputi Analisis, Merancang, Mengembangkan, Mengimplementasikan, Mengevaluasi, peran model ADDIE adalah sebagai kerangka sistematis untuk merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi program pembelajaran yang efektif. Dari hasil analisis ini, dapat dirumuskan tujuan pembelajaran yang terukur dan relevan. Artikel ini menjelaskan tahapan analisis secara rinci dan menghubungkannya dengan prinsip-prinsip perumusan tujuan pembelajaran yaitu ABCD (Audiens, Perilaku, Kondisi, Derajat). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan kajian literatur, maka dapat disimpulkan bahwa kombinasi analisis yang cermat dan perumusan tujuan yang tepat akan menghasilkan program pembelajaran yang tidak hanya relevan, tetapi juga mampu mengoptimalkan hasil belajar siswa.    
TRANSFORMASI MODEL PENDIDIKAN KUTTAB DARI MASA KLASIK HINGGA LEMBAGA KUTTAB MODERN DI INDONESIA Shiddiq, Muhammad Hadiyan Ash; Alhamuddin, Alhamuddin
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/cbdshd94

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi model pendidikan kuttab dari masa klasik hingga terbentuknya lembaga kuttab modern di Indonesia dengan menggunakan pendekatan historis–deskriptif. Data dikumpulkan melalui penelusuran literatur klasik dan kontemporer mengenai perkembangan lembaga pendidikan Islam serta penelitian relevan mengenai kuttab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuttab masa klasik berperan sebagai institusi pendidikan dasar yang menekankan pembelajaran Al-Qur’an, literasi dasar, dan pembentukan adab melalui metode talaqqi, hafalan, dan pembiasaan. Pada era Dinasti Umayyah dan Abbasiyah, kuttab mengalami diversifikasi kurikulum dan metode pembelajaran, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat dan perkembangan pusat ilmu. Adapun kuttab modern di Indonesia mengintegrasikan nilai-nilai klasik seperti tauhid dan adab dengan pendekatan pedagogi kontemporer, kurikulum integratif, serta manajemen kelembagaan yang lebih sistematis. Transformasi ini membuka peluang bagi penguatan karakter dan spiritualitas dalam pendidikan Islam, namun juga menghadapi tantangan berupa kebutuhan standardisasi, penguatan kompetensi guru, dan penyesuaian dengan sistem pendidikan nasional. Penelitian ini menegaskan bahwa kuttab modern merupakan rekonstruksi pendidikan berbasis tauhid yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEBAGAI FONDASI MODERASI BERAGAMA DAN TOLERANSI Azhari, Runa
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/yxj7n003

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran krusial Pendidikan Agama Islam (PAI)dalam membentuk moderasiberagamadan toleransidi kalangan generasi muda. Di tengah meningkatnya polarisasi dan ekstremisme,PAI memiliki potensi besar untuk menjadi fondasi yang kuat dalam menanamkan nilai-nilai Islamyang inklusif, damai, dan menghargai keragaman. Metodologi yang digunakan adalah studi literaturdengan menganalisis berbagai sumber, termasuk jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian terkait. Hasilanalisis menunjukkan bahwa PAI yang diintegrasikan dengan pendekatan kontekstual danhumanis dapat secara efektif menumbuhkan pemahaman yang benar tentang ajaran agama,menjauhkan dari interpretasi sempit dan radikal.Kurikulum PAI yang menekankan pada akhlak mulia,menghargai perbedaan pendapat (ikhtilaf), dan mengajarkan sejarah peradaban Islam yang toleranterbukti mampu membentuk karakter siswa yang terbuka dan empatik. Selain itu, peran guru PAIsebagai teladan dan fasilitator sangat vital dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dandialogis. Penanaman nilai-nilai toleransi melalui PAI tidak hanya terbatas pada hubungan antarumatberagama, tetapi juga dalam konteks internal umat Islam sendiri. Implementasi PAI yangberorientasi pada moderasi diharapkan dapat membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis,sehingga mereka tidak mudah terpengaruh oleh doktrin-doktrin ekstremis. Kesimpulannya, PAIyang berfokus pada moderasiberagama adalah investasi penting untuk masa depan bangsa yangharmonis dan damai.
INTEGRASI NILAI PERSATUAN INDONESIA DALAM PELATIHAN KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS DI SEKOLAH: PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Ishak Syairozi; Azmy Ali Muchtar; Siti Uswatun Khasanah
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/gwz5d470

Abstract

Di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi yang memicu terjadinya akulturasi budaya, ada indikasi rendahnya kesadaran siswa terhadap nilai persatuan (Bhinneka Tunggal Ika) di lingkungan sekolah, sebagaimana tercermin dalam survei nasional yang menunjukkan polarisasi pemuda akibat pengaruh radikalisme dan media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi nilai persatuan Indonesia dalam program pelatihan kepemimpinan demokratis di sekolah dalam perspektif pendidikan Islam, serta mengusulkan model pendidikan yang selaras dengan prinsip Islam seperti ukhuwah (persaudaraan) dan musyawarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan fenomena secara mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa peserta pelatihan di dua sekolah Islam terpadu di Jakarta dan Bekasi, observasi partisipan, serta studi pustaka dan dokumen. Analisis data mengadopsi model Miles & Huberman, meliputi reduksi data (pengkodean tema awal), penyajian data (matriks dan narasi tematik), serta penarikan kesimpulan (verifikasi melalui triangulasi sumber). Hasil penelitian yang diharapkan menunjuk integrasi nilai persatuan Indonesia dalam pelatihan kepemimpinan demokratis dapat berhasil meningkatkan kesadaran siswa melalui pendekatan Pendidikan Islam, dengan model hybrid yang menggabungkan Pancasila dan Al-Qur'an (QS. Al-Hujurat: 13). Rekomendasi mencakup pengembangan kurikulum nasional yang inklusif untuk sekolah Islam guna memperkuat demokrasi berbasis persatuan.