cover
Contact Name
Azmy Ali Muchtar
Contact Email
azmyali93@gmail.com
Phone
+6281310996444
Journal Mail Official
azmyali93@gmail.com
Editorial Address
Jalan Balai Rakyat, Utan Kayu Matraman Jakarta Timur 13120 ​​www.uid.ac.id ​​informasi@uid.ac.id ​​021-8566451
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Imu Pendidikan dan Keagamaan
ISSN : -     EISSN : 29638488     DOI : https://doi.org/10.58569/ilma
Core Subject : Education,
ILMA (Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keagamaan) merupakan jurnal yang terkiat dengan pendidikan dan keagamaan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 46 Documents
PENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN MELALUI BUDAYA ORGANISASI DI SD MUHAMMAD AL-UNAIZY CISAAT SUKABUMI Dede Maulana Malik Dede
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2023): Jurnal ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/ilma.v2i1.635

Abstract

This study aims to reveal clearly about improving the quality of education through an organizational culture approach. The role of organizational culture in an organization is to improve performance, commitment of organizational members, and create an atmosphere of kinship, collaboration, resilience in learning, enthusiasm for moving forward, encouragement to work hard, and not easily complain. This will then form a conducive culture for the organization, such as the creation of a professional culture, positive culture, open culture and a pleasant atmosphere among the members of the organization. By creating a conducive organizational culture, it will be very easy to improve the quality of education in an educational institution. This study uses qualitative methods using anthropological approaches and organizational theory. Data collection through observation, in-depth interviews, and document analysis. Testing the validity of the data through continuous observation and triangulation of sources and methods. Data analysis uses an interactive model, including; data collection, data reduction, data presentation and taking conclusions. The results of the study show that the organizational culture at Muhammad Al-Unaizy Elementary School greatly supports the improvement of the quality of education. The elements of organizational culture, namely: (1) the basic assumptions manifested in the history, vision, mission, goals and symbols of the school. (2) organizational values ​​are manifested by a quality culture, such as; understanding the meaning of history, vision, mission, goals and symbols, then forwarded to the implementation of quality-oriented processes, services, environment and human resources. The culture of discipline applied by madrasah residents contributes to improving the character of madrasah residents to obey the rules even though there are still 10-15% of students who lack discipline. The culture of hard work that is implemented aims to enable school residents to provide maximum performance. (3) artifacts that can be seen from the physical condition of the building, the environment and the uniforms used by students are visible cultural elements. The leadership factor of the madrasa head, physical conditions and infrastructure, the existence of rules and regulations are factors supporting organizational culture at Muhammad Al-Unaizy Elementary School, while students' lack of understanding of the history, vision, mission and objectives of the madrasa, lack of harmony in the relationship between teachers and utilization of facilities Infrastructure that is less than optimal and the centralization of funds on the part of the foundation are factors inhibiting organizational culture in improving the quality of education at Muhammad Al-Unaizy Elementary School.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SDN 01 BILAH BARAT RANTAU PRAPAT Junaidi Naibaho; Hodriani
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2023): Jurnal ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/ilma.v2i1.656

Abstract

Keberhasilan proses pembelajaran tergantung pada motivasi siswa dalam belajar. Oleh karena itu, guru perlu mengembangkan motivasi belajar siswa. Saat ini, banyak siswa yang kekurangan motivasi dalam belajar. Ini dapat diamati dari sikap siswa yang tidak tertarik dalam proses pembelajaran. maka tujuan penelitian untuk mengkaji peran guru dalam mengingkatkan motivasi belajar Siswa di SD Negeri 01 Bilah Barat Rantau Prapat. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan Observasi dan Wawancara dengan analisis data menggunakan pendekatan Miles dan Huberman yaitu Reduksi Data, Display Data, Verifikasi data dibantu oleh Software Atlas.TI sebagai keterbaharuan dalam penelitian ini. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Peran guru SDN 01 Bilah Barat Rantau Prapat sangat begitu besar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Upaya yang dilakukan guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dapat melalui metode belajar yang bervariasi, penggunaan media belajar, pemberian pujian atau reward, pemberian hukuman, dan faktor-faktor lainnya.
ALIH FUNGSI PENGEMIS: DARI PENGANGGURAN MENJADI PROFESI. BAGAIMANA ISLAM MEMANDANG HAL TERSEBUT? Ghefira Nur Fatimah
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2023): Jurnal ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/ilma.v2i1.657

Abstract

Abstrak Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis deskriptif menggunakan kajian studi kepustakaan atau library research. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui, mengkaji dan mengungkapkan permasalahan mengenai alih fungsi pengemis menjadi profesi. Kemiskinan di Indonesia mengalami peningkatan cukup signifikan yang diperparah dengan adanya pandemi covid-19. Hal ini berimbas kepada pengurangan atau pemutusan kerja sumber daya manusia dan menjadikan mereka sebagai pengangguran. Keterampilan yang terbatas serta usaha yang kurang maksimal menjadikan perekonomian mereka melemah dan akhirnya mencoba jalan lain untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan mengemis. Perasaan senang mendapatkan uang tanpa bekerja keras memunculkan kebiasaan baru dan membuat mereka betah untuk meneruskannya bahkan sampai menipu. Kepedulian dan kepercayaan masyarakat kian menurun hingga menciptakan keraguan apa perlu atau tidak membantu pengemis. Dalam islam sendiri, mengemis merupakan cara yang salah dalam memenuhi tuntutan hidup. Islam mengajarkan untuk senantiasa berusaha keras serta diperlukannya sikap tolong menolong baik dalam perbuatan atau tindakan untuk mengurangi eksistensi pengemis. Kata Kunci: Kemiskinan, Pengemis, Pengangguran. Abstract This research uses qualitative methods with descriptive analysis techniques using library research or library research. The purpose of this study is to find out, examine and reveal problems regarding the conversion of beggars into a profession. Poverty in Indonesia has increased significantly which has been exacerbated by the COVID-19 pandemic. This has an impact on reducing or terminating human resource jobs and making them unemployed. Limited skills and less than optimal business makes their economy weaken and they finally try other ways to make ends meet by begging. The feeling of being happy to get money without working hard gives rise to new habits and makes them feel at home to continue it even to the point of cheating. People's awareness and trust has decreased, creating doubts about whether or not to help beggars. In Islam itself, begging is the wrong way to meet the demands of life. Islam teaches to always try hard and the need for an attitude of mutual help both in actions or actions to reduce the existence of beggars. Keywords: Poverty, Beggars, Unemployment.
TINDAK PERUNDUNGAN: BULLYING DI SEKOLAH DASAR DAN PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENCEGAH DAN MENGATASINYA Ridma Diana
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2023): Jurnal ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/ilma.v2i1.720

Abstract

This study examines the role of Islamic Religious Education teachers in preventing and overcoming bullying in one of the SDIT X in Senen District, Central Jakarta. This research uses descriptive skinative method. The data collection techniques used in this research are observation, interview and documentation. The resource persons in this research are all Islamic Religious Education teachers who have had a teaching period of 2 years at SDIT X, with a total of 4 Islamic Religious Education teachers. The data analysis techniques used in this research are data reduction, data presentation and inductive inference. The results showed that the forms of bullying that occurred at SDIT X were acts of bullying, bullying both in the form of verbal and physical. The role of Islamic Religious Education teachers in preventing and overcoming acts of bullying is done in several ways, such as 1) Islamic Religious Education teachers always provide exemplary examples of akhlakul karimah to students and continue to monitor the development of students in the school environment; 2) Islamic Religious Education teachers always relate the content of religious material learned to everyday life regarding good morals and attitudes; 3) Islamic Religious Education teachers call individually to students who commit acts of bullying, bullying and then advise and provide direction to the perpetrators and victims of bullying; 4) Islamic Religious Education teachers coordinate with homeroom teachers and school principals to follow up on acts of bullying, by calling the parents of the perpetrators and victims of bullying to find solutions and solve problems. Keywords: Bullying, Role of Islamic Religious Education Teacher, Elementary School
PENGARUH KOMPETENSI PAEDAGOGIK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI MA SEJAHTERA Azhari Nur Alam
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2023): Jurnal ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/ilma.v2i1.729

Abstract

Competency is a set of knowledge, skills, behavior and intelligent actions that must be possessed, internalized and controlled by teachers or lecturers with full responsibility in carrying out professional duties to achieve the required goals in accordance with the expected conditions. In short, pedagogical competence is the teacher's ability to manage learning. Motivation is a series of efforts to provide certain conditions so that someone wants and wants to do something. This research method uses the descriptive analytic correlation method. The data collection techniques used were observation, interviews, questionnaires. This research aims to determine whether there is an influence of pedagogical competence on students' learning motivation at MA Sejahtera. The method used in this research is correlation with a quantitative approach, the sampling method is carried out using Simple Random Sampling, with a total of 30 students as respondents.
NILAI KEISLAMAN DALAM NOVEL “ HAYYA” Ali Muchtar, Azmy; Kumarsanuh, Fauzan; Ardelia Agatha Azis, Iola; Aditya Saefuloh, Iqbal; Syifanabila, Khansa; Nurkholik, Muhammad
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/ilma.v3i1.1058

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji strukturalisme Robert Stanton dalam novel Hyakarya, Helvi, Tiana Rosa, Benny Arnas yaitu tema, fakta naratif (alur, tokoh, latar), perangkat sastra (judul, perspektif). , gaya dan volume)., simbolisme dan ironi). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode penelitian didasarkan pada teknik perpustakaan, mendengarkan, dan mencatat. Hasil dari penelitian ini adalah tiga tema dalam cerita: persahabatan, romansa, dan perjuangan. Fakta-fakta dalam penelitian ini berdasarkan kisah nyata. Dengan kata lain, konflik Palestina-Israel telah menjadi fokus perhatian dunia, khususnya Indonesia yang memberikan bantuan besar kepada Palestina dan mendistribusikan jasa logistik. Hubungan Palestina dan Indonesia merupakan hubungan bilateral. Alat sastra penelitian ini adalah hasil kolaborasi kedua pengarang dalam novel “Haiya”, sehingga penulisan kedua pengarang berbeda walaupun menggunakan alur, latar, tokoh, dan sudut pandang yang sama. . Satu penulis menggunakan bahasa Melayu dan satu lagi menggunakan bahasa Indonesia dan menambahkan rincian.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI AKHLAKUL KARIMAH MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA PESERTA DIDIK KELAS III DI SDI AL AZHAR KELAPA GADING Ali Muchtar, Azmy; Ramadhan, Muhammad; Ramadhan, Ghalib; Prasetiyo, Bagus; Ramdani, Dimas; Iswan
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/ilma.v3i1.1059

Abstract

Peran keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam pembimbingan, pembelajaran, dan latihan bagi siswa di sekolah dan luar sekolah menjadi fokus utama. Keberlanjutan upaya ini menjadi penting, terutama dalam konteks penurunan kualitas akhlak generasi modern, dipengaruhi oleh perubahan nilai-nilai sosial dan kemajuan teknologi. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk:1) mengetahui cara apa saja yang digunakan ketika pembelajaran pendidikan agama islam dalam membentuk akhlakul karimah pada siswa kelas III SDI Al-Azhar Kelapa Gading, 2) mengetahui faktor apa saja yang menjadi hambatan atau halangan dalam pembentukan akhlakul karimah pada siswa kelas III SDI Al-Azhar Kelapa Gading. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek yang digunakan pada penelitian ini adalah 2 guru yakni guru pendidikan agama islam dan wali kelas. Teknik pengumpulan data yang dikumpulkan adalah wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) cara yang digunakan untuk membentuk akhlakul karimah yaitu menyampaikan akhlak yang dimiliki Nabi Muhammad SAW dan menjadikannya tumpuan untuk mencapai akhlak yang baik, melakukan koordiniasi dengan wali murid dan pemantauan terhadap akhlak peserta didik dirumah dan menanamkan sifat penuh tanggung jawab dan mandiri. 2) kendala yang dihadapi pendidik dalam pembentukan akhlakul karimah melalui pembelajaran pendidikan agama islam adalah kurangnya waktu yang disediakan, orang tua cenderung tidak ikut berperan aktif dalam pembentukan akhlak peserta didik, dan pengaruh negatif teknologi yang sering dilihat di internet.
STRATEGI MENGATASI KEJENUHAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MTS N 20 JAKARTA TIMUR Ramadhan, Salman; Choli, Ifham; Rodhiyana, Mu’allimah
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/ilma.v3i1.1062

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor penyebab kejenuhan belajar Sejarah Kebudayaan Islam yang dialami peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Negeri 20 Jakarta, mengetahui bagaimana strategi guru dalam mengatasi kejenuhan belajar Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri 20 Jakarta. Untuk Metode penelitian ini adalah metode penelitian fenomenologis. Penelitian fenomenologis berupaya menjelaskan atau mengungkap makna konsep berbasis kesadaran atau fenomena pengalaman yang terjadi pada banyak individu. Penelitian ini dilakukan dalam setting naturalistik sehingga tidak ada batasan dalam interpretasi atau pemahaman terhadap fenomena yang diteliti. Berdasarkan Penelitian yang terkait dengan Strategi Mengatasi Kejenuhan Belajar Siswa pada mata pelajaran sejarah kebudayaan islam di MTsN 20 Jakarta Timur dapat Disimpulkan Bahwa strategi yang digunakan Guru Sejarah Kebudayaan Islam dalam mengatasi kejenuhan belajar Sejarah Kebudayaan Islam Pada siswa kelas VII dan VIII Sudah sangat membantu mengatasi kejenuhan belajar Sejarah Kebudayaan Islam sehingga siswa tidak merasakan kejenuhan dalam proses pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam yang sedang berlangsung. Adapun faktor-faktor penyebab kejenuhan belajar sejarah kebudayaan Islam yang dialami peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Negeri 20 Jakarta dapat kita lihat dan pahami bahwa faktor-faktor kejenuhan belajar sejarah kebudayaan islam disebabkan kurang interaksi guru dan murid yang menyebabkan anak kurang semangat dalam mengikuti pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dan faktor yang lain yaitu kurangnya efektif jam pembelajaran yang diletakan di jam terakhir pembelajaran sehingga siswa mengalami ngantuk dan menjadi jenuh saat mengikuti pembelajaran sejarah kebudayaan Islam.
MANAJEMEN SEKOLAH UNTUK MENCAPAI SEKOLAH UNGGUL YANG MENYENANGKAN: STUDI KASUS DI TKQ BANI AHMAD, JAKARTA UTARA Ali Muchtar, Azmy; Nadiroh, Nurlaila; Aziz, Abdul; Nursalimah, Putri; Tajuddin, Muhammad
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/ilma.v3i1.1063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelenggaraan sekolah yang menyenangkan di TKQ BANI Ahmad. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Sumber data diperoleh dari kepala sekolah dan guru. Validitas data menggunakan teknik triangulasi, dan analisis data menggunakan analisis interaktif melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TKQ BANI Ahmad merupakan sekolah yang menyenangkan baik dari segi kepemimpinan kepala sekolah, dukungan pendidik dan tenaga kependidikan, kegiatan pembelajaran, lingkungan sekolah, sarana dan prasarana. Kajian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah merupakan indikator yang paling utama dalam mewujudkan sekolah unggul yang menyenangkan.
MEMBANGUN KELUARGA BERBASIS NILAI QUR’ANI : KAJIAN SURAH LUQMAN 12-19 Muhammad Arifin
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga merupakan institusi pertama dan utama dalam membentuk karakter serta kepribadian anak. Pendidikan dalam keluarga yang berlandaskan nilai-nilai Qur’ani menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang berakhlak mulia. Surah Luqman ayat 12-19 memuat prinsip-prinsip pendidikan keluarga yang dapat dijadikan pedoman dalam membimbing anak menuju kehidupan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan keluarga dalam Surah Luqman ayat 12-19 dan relevansinya dalam kehidupan modern. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data yang diperoleh dianalisis untuk memahami pesan-pesan moral yang terkandung dalam ayat tersebut dan bagaimana penerapannya dalam membangun keluarga yang harmonis dan berlandaskan ajaran Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surah Luqman ayat 12-19 menekankan nilai-nilai fundamental dalam pendidikan keluarga, seperti pentingnya bersyukur kepada Allah, menjauhi kesyirikan, berbakti kepada orang tua, menegakkan salat, berbuat kebajikan, serta menjauhi kesombongan dan berkata dengan lemah lembut. Nilai-nilai ini sangat relevan dalam membangun keluarga yang kokoh dan harmonis di tengah tantangan zaman. Dengan menerapkan ajaran dalam ayat-ayat ini, keluarga dapat menjadi lingkungan yang mendukung perkembangan moral dan spiritual anak secara optimal.