cover
Contact Name
Hadi Wiyono
Contact Email
pendidikanips@fkip.untan.ac.id
Phone
+6283110402534
Journal Mail Official
pendidikanips@fkip.untan.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak, Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS
ISSN : 28077601     EISSN : 2807761X     DOI : 10.26418/skjpi.v3i1.57376
Core Subject : Education, Social,
SOSIAL KHATULISTIWA Jurnal Pendidikan IPS (SKJPI) is an open access, and peer-reviewed journal. SKJPI aims to disseminate Conceptual thinking or ideas, reviews, and research findings/results in Social Studies Education. The results of research and analysis contained in the journal accommodate manuscripts on integrated social sciences, history, economics, sociology, geography, anthropology, social gender, learning in social studies, and other relevant social sciences. SKJPI will be published in April and September
Articles 50 Documents
KEMAMPUAN MOBILISASI SUMBERDAYA MASYARAKAT SEBAGAI BENTUK KESIAPSIAGAAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN Firdha Anugrah Windusari; Diah Trismi Harjanti; Budiman Tampubolon
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v2i1.54616

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi di Desa Rasau Jaya Dua mengharuskan masyarakat menekan risiko bencana dengan kemampuan penanggulangan bencana yang dimiliki setiap individu. Kemampuan penanggulangan bencana tertuang dalam salah satu indikator kesiapsiagaan yaitu kemampuan mobilisasi sumberdaya. Metode penelitian yang digunakan untuk mengukur kemampuan mobilisasi sumberdaya yaitu kuantitatif deskriptif. Peneliti memberikan angket kepada 44 responden sebagai sampel penelitian. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil yang diperoleh yaitu 17 responden memiliki tingkat kemampuan mobilisasi sumberdaya yang sangat tinggi. Responden kriteria tinggi sebanyak 16 orang, sebanyak 7 orang agak rendah. Responden dengan kriteria sedang sebanyak 3 orang dan sebanyak 1 orang termasuk kriteria rendah. Masih Banyak masyarakat yang belum mengikuti pelatihan. Masyarakat suudah melakukan persiapan hal yang harus disiapkan sebelum terjadi bencana seperti persediaan air bersih, kartu asuransi atau jaminan kesehatan lain, persediaan kebutuhan pokok, cadangan air bersih, serta persediaan masker.
INTEGRASI PENGEMBANGAN KURIKULUM 2013 SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP PENDIDIKAN IPS DI INDONESIA Dwi Erna Susilaningtiyas; Noor Fatmawati
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v1i2.50587

Abstract

Perubahan aturan pembelajaran di dunia pendidikan dalam konteks global berimbas pada pendidikan di Indonesia. Perubahan aturan belajar tersebut, mempengaruhi tujuan akhir pendidikan di Indonesia yang saat ini diwadahi dengan diberlakukannya kurikulum baru, dimana hal tersebut merupakan aturan baru bagi pendidikan di Indonesia yang berubah sesuai dengan tuntutan zaman. Tuntutan pembelajaran tersebut merupakan sebuah Kurikulum baru yang dikenal dengan sebutan K13 (Kurikulum Tahun 2013). Kurikulum 2013 tersebut, menuntut pengaplikasian dari sejumlah pendekatan pembelajaran yang dipandang layak digunakan agar dapat membentuk kompetensi serta kemampuan siswa, meningkatkan keterampilan, sekaligus membangun sikap siswa. Adapun pendekatan pembelajaran yang dimaksud adalah pembelajaran interaktif serta integratif, dimana pendekatan pembelajaran tersebut dapat digunakan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama maupun Madrasah Tsanawiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang konsep pengembangan kurikulum 2013 sebagai sumber pembelajaran interaktif bagi Pendidikan IPS di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa studi dokumentasi dengan melakukan analisis isi dokumen yang telah relevan dengan topik atau kajian penelitian. Sumber data yang digunakan dalam kajian ini meliputi berbagai buku serta jurnal-jurnal melalui media online. Adapun temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pembelajaran interaktif melalui Kurikulum 2013 perlu diterapkan sebagai sumber pembelajaran demi mencapai keberhasilan pembelajaran IPS dalam dunia pendidikan. Hasil penelitian ini diharap memberikan respons positif agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa setelah menerapkan sumber pembelajaran IPS berbasis pembelajaran interaktif.
RANCANG BANGUN MEDIA DIGITAL CERITA BERGAMBAR KONSEP KEGIATAN EKONOMI PADA PEMBELAJARAN IPS DI SD Ai Mulyati; Tin Rustini; Asep Rudi Nurjaman
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 3, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v3i1.57097

Abstract

Pembelajaran IPS khususnya materi kegiatan ekonomi penting untuk disampaikan kepada siswa namun, media pembelajaranya yang terbatas sehingga siswa tidak tertarik dalam mempelajari materi kegiatan ekonomi. Berdasarkan hal tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan suatu produk media digital cerita bergambar konsep kegiatan ekonomi pada pembelajaran IPS di SD. Metode penelitian yang digunakan yaitu Design and Development dengan prosedur ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Media yang telah dikembangkan, selanjutnya dilakukan proses validasi oleh para ahli yang terdiri dari  ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Hasil uji kelayakan media yang diperoleh dari validasi ahli materi yaitu sebesar 75,00% dengan kategori “Layak”. Hasil uji kelayakan media yang diperoleh dari validasi ahli media yaitu sebesar 97,22% dengan kategori “Sangat layak” dan ahli bahasa yaitu sebesar 91,66 % dengan kategori “Sangat Layak”. Respon peserta didik dan guru terhadap media pembelajaran ini berada pada kategori “Sangat Layak” dimana respon peserta didik mendapatkan persentase sebesar 98,33% sedangkan respon guru mendapatkan persentase sebesar 97,22%. Berdasarkan hasil tersebut dapat dikatakan bahwa media digital cerita bergambar konsep kegiatan ekonomi untuk kelas IV SD layak digunakan pada pembelajaran IPS di SD.
PENGARUH PENGGUNAAN GAME ONLINE KAHOOT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN GEOGRAFI Ajun Purwanto; Wiwik Cahyaningrum; Fera Fera
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 1, No 1 (2021): Agustus 2021
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v1i1.47894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengaetahui pengaruh penggunaan game online Kahoot terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah  eksperimen, bentuk penelitian Pre-eksperimen dan rancangan penelitian One- Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpul data menggunakan teknik pengukuran dan dokumenter. Alat pengumpul  data menggunakan tes dan dokumentasi. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan sampel kelas XI IIS 3. Teknik analisis data menggunakan SPSS rumus dengan rata-rata dan T-test. Hasil uji hipotesis diperoleh rata-rata post-test hasil belajar siswa menggunakan game online Kahoot adalah 60.14. Dari. analisis T-test diperoleh t hitung 3,594 ˃ttabel 2,052, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti “terdapat perbedaan pada hasil belajar siswa. Dilihat dari hasil post-test 60.14 ≥ pre-test 45.00, berdasarkan hipotesis statistik alternatif, apabila µpost ≥ µpre maka hipotesisnya diterima, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh penggunaan game online Kahoot terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran geografi kelas XI IIS 3 SMA Negeri 2 Tebas Kabupaten Sambas.
KONFLIK RUMAH TANGGA AKIBAT PERGESERAN PERAN SUAMI ISTRI SELAMA PANDEMI COVID-19 Wanda Marsella; Stevany Afrizal
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 2, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v2i2.54785

Abstract

Kebijakan pemerintah mengenai pemutusan mata rantai penularan Covid-19 mengharuskan masyarakat untuk melakukan aktivitas fisik dirumah baik bekerja, sekolah, dan beribadah, hal tersebut membuat peran yang dijalankan lebih fleksibel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara langsung oleh masyarakat di Kecamatan Tambora Jakarta Barat khususnya suami, istri, dan anak dalam memperoleh data yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) faktor-faktor yang memunculkan konflik yang diakibatkan oleh pergeseran peran suami istri selama pandemi Covid-19, 2) bagaimana realitas pergeseran peran suami istri selama pandemi Covid-19 di dalam rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan 1) Suami dan istri sama-sama mengalami pergeseran peran yang tak jarang memunculkan konflik karena tekanan batin dan tanggung jawab yang dialami oleh keduanya. Selain itu juga disebabkan oleh interaksi yang lebih intens antara suami istri di rumah yang merubah pola relasi diantara keduanya. Dalam hasil penelitian juga ditemukan istri memiliki dampak yang tidak proporsional selama pandemi. 2) Perempuan mengalami ketidakadilan peran atas kemampuan yang dimilikinya baik dalam mencari nafkah dan mengurus pekerjaan rumah, namun dalam paradigma konflik keluarga milik Marx dan Engels perempuan memiliki kontrol atas diri nya sendiri dan urusan rumah tangga selama pandemi.Kata Kunci: Rumah Tangga, Pergeseran Peran, Konflik Keluarga, Pandemi Covid-19.
Nilai Gotong Royong Budaya Robo-Robo dalam Pengembangan Materi Pembelajaran IPS di SMP Aprilia Maryani; Bimo Pramono Putro Wibowo; Santika Dewi Prasasti; Firnanden Darma Cemara; Dwi Fan Josep
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v2i1.53512

Abstract

Kebudayaan di Indonesia dapat menjadi salah satu jalan untuk pendidikan karakter bagi generasi muda, namun kemajuan zaman memiliki dampak negatif pada eksistensi budaya bagi generasi muda, ruang gerak untuk kebudayaan menjadi peran yang mengiringi perubahan generasi muda dan menyebabkan kebudayaan di Indonesia memudar. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kebudayaan adalah mengenalkan kebudayaan di lembaga formal yaitu sekolah dengan mengatur kurikulum yang memasukkan nilai budaya seperti gotong royong, kesopanan, dan lainnya yang dapat diterapkan secara langsung di sekolah oleh peserta didik. Pelestarian kebudayaan ini dapat dilakukan dengan pengenalan tradisi yang memiliki nilai-nilai karakter seperti robo-robo yang memiliki nilai gotong royong pada pelaksanaannya.
PENGEMBANGAN ALAT SEISMOGRAF SEDERHANA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATERI IPS DI SD DAMPAK LETAK GEOGRAFIS INDONESIA Nur Alawiyah; Tuti Istianti; Muh. Husen Arifin
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v1i2.50457

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam dunia pendidikan. Dalam penggunaannya media pembelajaran digunakan untuk menjelaskan serta menyampaikan informasi terkait pembelajaran yang sedang dilaksanakan. Media pembelajaran membantu guru untuk menarik perhatian siswa ketika belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari pengembangan media pembelajaran alat seismograf sederhana pada materi dampak letak geografis Indonesia di SD. Pembelajaran IPS di sekolah dasar ini perlu adanya suatu pembaharuan agar saat menyampaikan materi tidak dengan menggunakan metode ceramah saja yang hasilnya membuat siswa bosan dan tidak terlibat saat belajar. Oleh karena itu, peneliti membuat penelitian ini agar guru dapat selalu mengembangkan sebuah pembaharuan yaitu dengan mengembangkan media pembelajaran berbentuk alat seismograf yang dirancang sederhana. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan mengembangkan alat seismograf sederhana sebagai media pembelajaran pada materi IPS di SD tentang dampak letak geografis Indonesia pada sampel materi yang diambil yaitu gempa bumi. Dapat dinyatakan bahwa dalam penggunaan serta pembuatan alat seismograf sederhana ini mampu membuat siswa terlibat dalam pembelajaran, menjadikan rasa ingin tahu siswa tinggi saat belajar serta dapat memotivasi siswa belajar dengan aktif. Pembuatannya yang sederhana menjadi nilai tambah pada pengembangan media pembelajaran ini karena cocok digunakan untuk anak sekolah dasar.
ANALISIS SOAL TES IPS PADA BUKU SISWA KELAS VI DALAM PENGEMBANGAN HOTS DITINJAU DARI ASPEK KOGNITIF Ella Salsabila Julianti; Tin Rustini; Yayang Furi Furnamasari
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 3, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v3i1.57096

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan abad 21 dimana soal tes diberikan kepada peserta didik harus merujuk pada indikator dimensi HOTS (High Order Thinking Skills) untuk meningkatkan cara berpikir peserta didik. Oleh karena itu, dibutuhkan pengembangan soal tes yang berbasis pada indikator dimensi HOTS. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kesesuaian soal tes bidang studi IPS ditinjau dari dimensi HOTS pada aspek kognitif dalam buku siswa kelas VI SD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian analisis isi dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian yang digunakan yaitu buku siswa kelas VI SD semester I dan II yang terdiri dari 9 tema terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Edisi Revisi 2018. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakuka, dapat disimpulkan bahwa soal tes materi IPS pada buku siswa kelas VI SD semester I dn II sudah memuat indikator HOTS aspek kognitif, walaupun masih banyak soal tes yang belum berbasis HOTS. Soal tes materi IPS kelas VI didominasi oleh indikator menganalisis (C4) dengan jumlah 24 butir soal tes sedangkan soal pada indikator mengevaluasi (C5) dengan jumlah 7 butir soal tes dan indikator mencipta (C6) dengan jumlah 4 butir soal tes yang terdapat didalam buku siswa kelas VI SD semester I dan II. Kata kunci: Analisis Buku, Buku Siswa Kelas VI, Dimensi HOTS, Materi IPS SD
STRATEGI MENINGKATKAN CITRA PEMBELAJARAN IPS YANG BERMAKNA MENUJU ERA SOCIETY 5.0 Eko Suprayitno
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 1, No 1 (2021): Agustus 2021
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v1i1.47966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait strategi relevan yang kemudian diberdayakan untuk meningkatkan citra pembelajaran IPS yang bermakna menuju era society 5.0. Jenis penelitian yang digunakan ialah library research, dengan hasil sebagai berikut: (1) Pembelajaran IPS yang bermakna diharapkan dapat memberikan konsep pemahaman kepada siswa dalam mempelajari bahkan menemukan berbagai alternatif solusi terkait fenomena sosial maupun masalah sosial menuju era society 5.0, untuk itu kontribusi guru secara nyata didalam pembelajaran IPS perlu ditingkatkan sebagai dasar awal menuju ketercapaian pembelajaran yang bermakna, (2) Idealnya untuk menuju era society 5.0, guru IPS wajib mengoptimalkan praktik konsep belajar yang sesuai dengan karakteristik era society 5.0, (3) Menggunakan berbagai model pembelajaran yang berpusat pada siswa (student center learning) secara aktif, inovatif dan kreatif, memberdayakan pembelajaran berbasis teknlogi informasi dan komunikasi (ICT), dan memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan senantiasa memperhatikan karakteristik masing-masing siswa secara kolektif. 
PENGKAJIAN MUATAN MATERI TERKAIT GEOPOLITIK DALAM PEMBELAJARAN IPS DI TINGKAT SMA: APAKAH MASIH RELEVAN? Endro Tri Susdarwono
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 2, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v2i2.56044

Abstract

Tujuan penelitian ini meneliti mengenai pengkajian muatan materi terkait Geopolitik dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Tingkat SMA: Apakah Masih Relevan?. Metode penelitian yang diterapkan meliputi, pendekatan yang digunakan dalam penelitian merupakan kuantitatif, teknik pengumpulan data menggunakan survei dengan purposive sampling, sedangkan teknik analisis data menggunakan pengujian hipotesis atas tanda guna menganalisis dampak yang timbul karena terjadinya suatu hal dan Pengujian hipotesis Mac Nemar change test yang dilakukan guna memastikan ada atau tidaknya perubahan preferensi sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil dari penelitian ini menyatakan berdasarkan pengujian hipotesis atas tanda didapatkan bahwa hasil perhitungan nilai khai-kuadrat adalah 8,82 dan nilai ini lebih besar daripada nilai khai-kuadrat dalam tabel sebesar 3,841. Sebagai implikasinya, sebaiknya materi terkait mengenai geopolitik tetap direkomendasikan untuk dimasukkan dalam muatan materi pembelajaran IPS di tingkat SMA. Berdasarkan pengujian hipotesis Mac Nemar change test diperoleh bahwa hasil perhitungan nilai khai-kuadrat sebesar 0,167 dan nilai tersebut lebih kecil daripada nilai khai kuadrat dalam tabel 3,841. Sehingga hipotesis nihil dinyatakan diterima, responden berpendapat bahwa kajian muatan materi terkait geopolitik masih relevan dimasukkan pada pelajaran IPS di tingkat SMA. Keterbatasan penelitian belum mencakup detail permasalahan terkait geopolitik, sedangkan kontribusi penelitian terkait dengan keberadaan pendidikan IPS harus dipahami bahwa setiap bangsa dalam rangka mempertahankan eksistensinya dan untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan nasionalnya perlu memiliki pemahaman geopolitik.