cover
Contact Name
Ahmad Ashifuddin Aqham
Contact Email
garuda@apji.org
Phone
+6285641123450
Journal Mail Official
lppm@stekom.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No.304, Pedurungan Kidul, Kec. Pedurungan, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 52361
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu
ISSN : 28091574     EISSN : 28091566     DOI : 10.51903
Berkaitan Bidang Teknik/MIPA: Teknik Mesin, Teknik Informatika, Ilmu Komputer dan Teknik Sipil Berkaitan Bidang Pertanian: Agroteknologi, Budidaya Perairan Berkaitan Bidang Sosial Humaniora Berkaitan Bidang Seni: Ilmu Seni, Arsitek Berkaitan Bidang Ekonomi : Manajemen, Akuntansi dan Ekonomi Pembangunan Berkaitan Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan: Matematika, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 209 Documents
Pengaruh Metode Simulasi terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kelas X pada Pembelajaran Kinematika Gerak Turnip, Sampe Hamonangan
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/xrvfn538

Abstract

Pemahaman konsep merupakan komponen penting dalam pembelajaran fisika karena menjadi dasar bagi siswa dalam menafsirkan fenomena gerak secara ilmiah. Pada materi kinematika gerak, siswa dituntut memahami hubungan antarbesaran melalui representasi matematis dan visual, namun proses pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah sering mengakibatkan miskonsepsi dan rendahnya penguasaan konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode simulasi terhadap pemahaman konsep siswa kelas X pada materi kinematika gerak. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen tipe pretest–posttest control group dengan melibatkan dua kelas di SMKN 9 Muaro Jambi. Kelas X TKR 2 ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan simulasi PhET, sedangkan kelas X TSBM 2 berfungsi sebagai kelas kontrol yang menerima pembelajaran melalui metode ceramah. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep yang telah divalidasi melalui expert judgment dan uji empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pretest kedua kelas berada pada tingkat yang relatif setara. Setelah perlakuan pembelajaran, nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 85 pada kelas eksperimen dan 76 pada kelas kontrol. Skor N-Gain menunjukkan peningkatan sebesar 0,77 (kategori efektif) pada kelas eksperimen dan 0,61 (kategori cukup efektif) pada kelas kontrol. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa metode simulasi lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa dibandingkan metode ceramah.
Profil Deskriptif Respon dan Sikap Belajar Siswa pada Materi Pengukuran di SMA Negeri 3 Muaro Jambi Pratama, Andrea Yuda
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/n2bdzp96

Abstract

This research was motivated by the need to evaluate the effectiveness of the Measurement learning method in high school, which is often difficult to understand through conventional lecture methods due to the lack of visualization. This study aims to compare the profile of student attitudes and learning responses between groups taught with the Lecture Method (Class X-E1) and the Video Demonstration Method (Class X-E2) at SMA Negeri 3 Muaro Jambi. Using a comparative descriptive quantitative approach, data were collected through an attitude questionnaire containing 30 statements measuring interest, engagement, and motivation. Data analysis was conducted descriptively without inferential statistical tests. The results showed a striking difference between the two groups. The video demonstration group (X-E2) achieved a higher average score and was categorized as Very Good, while the lecture group (X-E1) was in the Good category with lower scores, especially in engagement and interest. These findings indicate that video demonstrations are more effective in attracting attention, increasing motivation, and creating an engaging learning experience. This study recommends the need for a shift in teaching methods from traditional lectures to the integration of technological media. Video demonstrations are not just tools, but essential strategies for building positive learning attitudes that are the foundation for improving cognitive learning outcomes.
Perbandingan Hasil Sikap Ilmiah Siswa Kelas E1 dan E4 Di SMA Negeri 7 Kota Jambi Yahya, Gita Salsabilla Nurma; Sibarani, Uli
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/1nbkk365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dan memetakan profil sikap ilmiah siswa Kelas E1 dan Kelas E4, yang menjadi permasalahan dasar penelitian. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif komparatif, melibatkan 52 siswa (26 siswa Kelas E1 dan 26 siswa Kelas E4) SMA Negeri 7 Kota Jambi sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan menggunakan Angket Sikap Ilmiah berskala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif (persentase dan kategorisasi). Hasil menunjukkan bahwa rata-rata total sikap ilmiah kedua kelas berada pada kategori Baik, dengan persentase capaian yang sangat homogen (selisih rata-rata hanya 0,78%). Meskipun demikian, analisis per indikator menunjukkan bahwa Kelas E1 lebih unggul dalam Penemuan dan Kreativitas serta Sikap Peka terhadap Lingkungan (keduanya Sangat Baik), sementara Kelas E4 memiliki performa yang sedikit lebih baik pada Berpikir Kritis dan Berpikir Terbuka dan Kerja Sama. Kesimpulan utama adalah bahwa kedua kelas telah berhasil mengembangkan fondasi sikap ilmiah, namun perbedaan kecil dalam profil per indikator mengindikasikan adanya variasi dalam penekanan strategi pembelajaran.  
Penerapan Metode Diskusi dan Eksperimen Kelompok dalam Pembelajaran Besaran dan Satuan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Kelas X Yuza Asrika
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/tj9ha291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan metode diskusi dan eksperimen kelompok dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi besaran dan satuan di kelas x sma negeri 7 kota jambi. metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe pretest–posttest control group design. sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran menggunakan metode diskusi dan eksperimen kelompok serta kelas kontrol yang menerima pembelajaran konvensional melalui metode ceramah. instrumen penelitian meliputi tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas siswa. data diperoleh melalui pemberian pretest sebelum perlakuan dan posttest setelah pembelajaran berlangsung. hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai yang signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. siswa pada kelas eksperimen menunjukkan peningkatan aktivitas, kemampuan bekerja sama, serta pemahaman yang lebih baik terhadap konsep besaran pokok, besaran turunan, dan satuan si. analisis statistik menggunakan paired sample t-test juga menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest pada kelas eksperimen. dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode diskusi dan eksperimen kelompok efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi dasar fisika.
Analisis Sikap Ilmiah Siswa Dengan Model Pembelajaran Inkuiri Terstruktur Berbantuan Virtual Laboratory Di Kelas X-E2 SMA N 11 Muaro Jambi Pada Materi Pengukuran Yussi Mahalena
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/m1fbrq56

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis sikap ilmiah siswa kelas X E2 SMAN 11 Muaro Jambi setelah mengikuti pembelajaran fisika berbasis inkuiri terstruktur berbantuan Virtual Laboratory pada materi pengukuran. Penelitian menggunakan desain one-shot case study dengan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 20 siswa. Data diperoleh melalui angket sikap ilmiah yang mencakup tujuh indikator. Hasil menunjukkan bahwa sikap ilmiah siswa berada pada kategori Baik dengan persentase 76%, sementara indikator tertinggi adalah peka terhadap lingkungan sebesar 84%. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan inkuiri terstruktur berbantuan Virtual Laboratory efektif dalam mendukung pengembangan sikap ilmiah siswa.
Perbandingaan Hasil Belajar Siswa Antara Dua Metode Pembelajaran Berbeda Melalui Analisis Pretest Dan Postest Pada Materi Fluida Statis Kelas Xii Sma Negeri 6 Muaro Jambi Rahmah Wati
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/n7k3pw91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan keterampilan berpikir kritis pada mata pelajaran Fisika antara peserta didik yang memperoleh pembelajaran dengan metode Ceramah dan peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode Problem-Based Learning (PBL) di SMA Negeri 6 Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Sampel penelitian adalah kelas XII F3 (kelompok eksperimen atau Ceramah) dan kelas XII F 4 (kelompok control atau PBL), masing-masing berjumlah 30 peserta didik. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok (Sig. < 0.05), dengan rerata hasil posttest keterampilan berpikir kritis kelompok Ceramah lebih tinggi (80.00) dibandingkan kelompok PBL (74.44). Dengan demikian, metode Ceramah terbukti lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik, sebuah temuan yang mengejutkan mengingat pandangan umum bahwa PBL lebih unggul dalam aspek tersebut.
Analisis Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Pretest Dan Posttest Pada Materi Vektor Di Kelas X Icha Suryati Lumban Gaol; Rumindang Simbolon
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/brrh8r53

Abstract

Pemahaman siswa terhadap konsep vektor merupakan fondasi penting dalam mempelajari fisika pada jenjang SMA. Namun, vektor karakteristik yang bersifat abstrak sering kali menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep besar yang memiliki besar dan arah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar siswa pada materi vektor melalui perbandingan nilai pretest dan posttest. Penelitian menggunakan desain one-group pretest–posttest dengan melibatkan 29 siswa kelas X SMA Negeri 1 Muaro Jambi. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda sebanyak 30 soal yang mencakup konsep dasar vektor, representasi grafis, hingga operasi penjumlahan dan pengurangan vektor. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari nilai rata-rata pretest sebesar 36,44 menjadi nilai rata-rata posttest sebesar 78,28, atau peningkatan sebesar 41,84 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang diterapkan berhasil meningkatkan pemahaman siswa secara bermakna. Pembelajaran interaktif yang dilakukan terbukti mampu membantu siswa memahami konsep-konsep vektor dengan lebih konkrit. Penelitian ini memberikan kesan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis diskusi, latihan bertahap, dan visualisasi menjadi strategi penting untuk mengatasi kesulitan siswa dalam mempelajari vektor.  
Manajemen Digitalisasi Pengarsipan Perpustakaan Akhsani Taqwiym
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/m1qfmq30

Abstract

Archiving digitization has become an urgent need for libraries to address the increasing volume of documents and the need for fast and accurate information services. This study aims to develop an archiving digitization management system at XYZ Library as a solution to the previously manual and time-consuming process of recording and retrieval of archives. The methodology used adopts a waterfall model that includes the stages of needs analysis, workflow design, web-based system implementation, function verification, and maintenance. Data collection was conducted through direct observation, in-depth interviews, and documentation of the archiving process. The results show that the use case design and Data Flow Diagram (DFD) are able to describe an integrated workflow from the departmental data input process, recording sender identities, uploading digital archives, to storage in the database. The interface implementation is designed to facilitate staff in managing archives systematically, quickly, and securely. In conclusion, the developed E-Archive system provides significant improvements in operational efficiency, data collection accuracy, and document accessibility in the library. These findings confirm that digitization is a crucial element in building modern library governance that is sustainable and responsive to information needs.
Pemantauan Dan Peninjauan Kebijakan Penyelenggaraan Pemerintahan Otonomi Khusus Riskiyono, Joko
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/4tpezt79

Abstract

The monitoring and review in the policy of implementing the Aceh Government as an evaluation of the peace agreement between the Government of the Republic of Indonesia and the Free Aceh Movement which has been running for 20 (twenty) years, on the implementation of special autonomy, from the conflict that has been torn apart for a long time for three decades to rise and rebuild after Aceh after the Tsunami in order to achieve progress and success. The policies in the implementation and implementation of the current development and services of the Aceh Government are considered to be unable to fully realize and answer the welfare of the community, justice, promotion, fulfillment and protection of human rights based on the principles of good governance. The current practice of government administration, it turns out that in its implementation it is faced with the problem of broad and special authority that cannot be implemented. The authority of the Government of Aceh leaves legal problems that must be adjusted to the provisions of the Government of the Republic of Indonesia related to national norms, standards, procedures and criteria so that they are not in line with the Special Autonomy that applies lex specialist in Aceh. For this reason, the Government of Aceh needs to strengthen the authority that has been handed over not with a heart, so it is necessary to carry out the implementation of monitoring and reviewing policies carried out by observing, recording, and assessing the implementation of the implementation of the Aceh Government, to know the achievement of the planned results, the impact caused, and its benefits for Aceh and the Unitary State of the Republic of Indonesia.
Pengaruh Model Pbl Dan Konvesional Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Fluida Statis Di Kelas Xi Smk 01 Muaro Jambi Sihombing, Tessalonika Putri
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/tq0cvn91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara model Problem Based Learning (PBL) dan pembelajaran konvensional pada materi fluida statis di kelas XI SMK 1 Muaro Jambi. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan dua kelas, XI TKJ sebagai kelas PBL dan XI BDP sebagai kelas konvensional. Hasil menunjukkan bahwa kelas PBL mengalami peningkatan nilai yang lebih tinggi, dari 28 menjadi 91, sedangkan kelas konvensional meningkat dari 38 menjadi 79. Nilai N-gain kelas PBL sebesar 87 (kategori tinggi), lebih besar dibandingkan kelas konvensional sebesar 67 (kategori sedang). Hasil angket juga menunjukkan bahwa siswa pada kelas PBL memiliki sikap ilmiah yang lebih baik. Dengan demikian, model PBL terbukti lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan hasil belajar fluida statis