cover
Contact Name
Ahmad Ashifuddin Aqham
Contact Email
garuda@apji.org
Phone
+6285641123450
Journal Mail Official
lppm@stekom.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No.304, Pedurungan Kidul, Kec. Pedurungan, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 52361
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu
ISSN : 28091574     EISSN : 28091566     DOI : 10.51903
Berkaitan Bidang Teknik/MIPA: Teknik Mesin, Teknik Informatika, Ilmu Komputer dan Teknik Sipil Berkaitan Bidang Pertanian: Agroteknologi, Budidaya Perairan Berkaitan Bidang Sosial Humaniora Berkaitan Bidang Seni: Ilmu Seni, Arsitek Berkaitan Bidang Ekonomi : Manajemen, Akuntansi dan Ekonomi Pembangunan Berkaitan Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan: Matematika, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 209 Documents
Kajian Hukum Hak Cipta atas Publikasi Karya Tulis Berbasis Artificial Intelligence (AI) Ranti Fortuna Pertiwi
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/674pgx81

Abstract

Artificial Intelligence (AI) dapat membantu meningkatkan kualitas karya tulis dengan memberikan rekomendasi dan perbaikan ejaan, namun juga berisiko menimbulkan kesalahan dalam analisis data dan masalah hukum hak cipta. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana hukum hak cipta dapat menanggulangi ketidakpastian hukum terhadap karya tulis berbasis AI di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif dengan pendekatan kualitatif, dengan melakukan analisis isi terhadap regulasi dan kebijakan yang berkaitan dengan hak cipta karya tulis berbasis AI di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peraturan hukum tentang hak cipta yang berlaku di Indonesia saat ini perlu diperbarui karena sudah tidak relevan dengan kemajuan teknologi. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah melakukan pembaharuan regulasi hak cipta untuk mengakomodasi karya tulis berbasis AI dan menjamin perlindungan hak cipta yang adil bagi semua pihak, sehingga dapat meningkatkan kepastian hukum dan melindungi hak-hak pencipta.
Efektivitas Pembelajaran Menggunakan Simulasi PhET Terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep Momentum dan Impuls Siswa SMA Raga Ananda, M. Fadhil
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/rbfxzy74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran menggunakan simulasi PhET terhadap peningkatan pemahaman konsep momentum dan impuls siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain pretest–posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas XI, yaitu kelas eksperimen yang belajar menggunakan simulasi PhET dan kelas kontrol yang belajar melalui metode ceramah konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep berbentuk pilihan ganda yang mencakup tujuh indikator kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rata-rata N-Gain sebesar 56% (kategori cukup efektif), sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 41% (kategori kurang efektif). Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan simulasi PhET lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa karena memberikan pengalaman belajar yang interaktif, kontekstual, dan mendukung proses konstruktivisme dalam pembelajaran fisika.
Pendampingan Seni Lukis Untuk Meningkatkan Ekspresi Dan Imajinasi Siswa SD/Mi Di Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang M. Azhar Gunawan
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/1ejbe220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendampingan pembelajaran seni lukis dalam meningkatkan ekspresi dan imajinasi siswa Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) di Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang. Seni lukis dipandang sebagai media penting dalam menumbuhkan kreativitas, mengembangkan potensi estetika, serta melatih keberanian anak dalam mengekspresikan gagasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru, siswa, serta pendamping kegiatan seni lukis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan pembelajaran seni lukis berjalan efektif dengan adanya perencanaan kegiatan yang sistematis, penggunaan metode demonstrasi dan praktik langsung, serta pemberian umpan balik positif terhadap karya siswa. Dampak yang terlihat adalah meningkatnya kemampuan siswa dalam mengekspresikan ide melalui lukisan, berkembangnya imajinasi visual, serta meningkatnya rasa percaya diri siswa dalam berkarya. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendampingan seni lukis berkontribusi signifikan terhadap pengembangan ekspresi dan imajinasi siswa SD/MI, sehingga direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam pembelajaran di sekolah.
Smart Marketing Transformation: Optimalisasi Promosi UMKM Melalui Ai, Chatgpt, Dan Sistem Informasi Manajemen Teguh Setiadi; Edy Siswanto; Dendy Kurniawan; Ahmad Ashifuddin Aqham
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/b279z146

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) contribute significantly to Indonesia’s economy; however, technological advancements and shifts in consumer behavior require MSMEs to adapt more rapidly to remain competitive. Digital transformation has become a strategic and inevitable step in facing the dynamics of the modern market. This study offers novelty through the integration of Generative AI (ChatGPT) with Management Information Systems (MIS) as an innovative model to enhance MSMEs’ digital marketing capabilities. Using a literature review method with a qualitative approach based on 2020–2025 publications from Google Scholar, this study identifies that the utilization of ChatGPT not only accelerates information processing and service automation but also supports real-time, data-driven marketing decision-making. The findings demonstrate that the ChatGPT–MIS collaboration can create a smart marketing ecosystem that strengthens MSMEs’ competitiveness by improving operational efficiency, personalizing customer services, and optimizing digital promotional strategies. Case studies on TikTok and Tokopedia Kenangan confirm that the adoption of AI-based digital technologies can expand market reach, increase sales conversion, and improve inventory management. Nevertheless, challenges such as uneven digital infrastructure and low technological literacy need to be addressed through continuous training and mentoring. This study asserts that integrating ChatGPT into MIS presents a relevant and innovative approach for MSMEs to adapt to an increasingly dynamic digital business ecosystem.
Implementasi Kesetaraan Gender Dalam Rekrutmen Dan Penempatan Kerja: Perspektif Manajemen Titin Patimah; Selji Salgangga
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/rx8etf96

Abstract

Kesetaraan gender serta keadilan gender pada saat ini menjadi salah satu dari tujuan pembangunan global yaitu dikenal dengan sustainable development goals (SDGs). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana partisipasi kerja laki- laki dan perempuan di sektor pekerjaan formal serta bagaimana implementasi kesetaraan gender dalam rekrutmen dan penempatan kerja di tasikmalaya berdasarkan perspektif manajemen. Metode dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik Penentuan Informan dalam penelitian ini yaitu Teknik purposive sampling kriteria informan berasal dari pihak bagian manajemen di suatu organisasi/ perusahaan di tasikmalaya pada pekerjaan formal. Simpulan dari hasil penelitian ini yaitu bahwa partisipasi kerja secara umum masih di dominasi oleh laki- laki dibandingkan perempuan. Misalnya di bidang perbankan, manufaktur maupun ritel. Meskipun pada saat ini jumlah karyawan perempuan hampir bisa dikatakan mendekati setara perbedaannya tidak terlalu jauh. Sedangkan di pekerjaan formal seperti di rumah sakit dan pendidikan lebih di dominasi oleh perempuan. Padahal dalam proses rekrutmen semua pihak perusahan memberikan kesempatan yang sama bagi semua gender tidak dibedakan. Di dalam pamflet lowongan kerja tidak dicantumkan kualifikasi gender. Namun dalam penempatan, di lihat lagi dari kemampuannya dan di tempatkan sesuai kemampuannya. Dan bahkan masih ada stereotip yang mempengaruhi dalam proses penempatan kerja.
Efektivitas Simulasi PhET dan Praktikum untuk Meningkatkan KPS Siswa pada Energi Terbarukan: Pretest–Posttest Pramitha, Sarah; Afiani Wulandari, Mega
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/942wpa09

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the effectiveness of the PhET Simulation and Practical Method in improving students’ science process skills on the topic of renewable energy. The research employed a quantitative approach using a pretest–posttest group design involving two tenth-grade classes. Class XE1 received treatment using PhET simulations, while class XE2 conducted hands-on practical activities. Data were collected through pretests and posttests consisting of indicators such as observing, interpreting, communicating, planning, predicting, evaluating, processing data, and drawing conclusions. The results show that both classes experienced an increase in science process skills, with PhET simulations showing improvement of lower-achieving students and practicum generating more evenly distributed learning outcomes. Descriptive statistical analysis, including mean, median, mode, standard deviation, highest and lowest scores, revealed significant improvements in both groups. Overall, the study concludes that both methods are effective, with PhET simulations excelling in conceptual visualization while practicum strengthens concrete scientific experience. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Simulasi PhET dan metode Praktikum dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa pada materi energi terbarukan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest–posttest group design pada dua kelas X. Kelas XE1 diberi perlakuan menggunakan simulasi PhET, sedangkan kelas XE2 melakukan kegiatan praktikum. Data diperoleh melalui tes pretest dan posttest yang mencakup indikator mengamati, menafsirkan, mengomunikasikan, merencanakan, memprediksi, mengevaluasi, memproses data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode mampu meningkatkan keterampilan proses sains, dengan simulasi PhET lebih efektif bagi siswa berkemampuan awal rendah, sedangkan praktikum menghasilkan peningkatan yang lebih merata. Analisis statistik deskriptif berupa mean, median, modus, standar deviasi, nilai tertinggi, dan nilai terendah menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua kelas. Secara keseluruhan, penelitian menyimpulkan bahwa kedua metode efektif, di mana simulasi unggul pada visualisasi konsep, sementara praktikum menguatkan pengalaman ilmiah nyata.
Analisis Semiotika pada Desain Kemasan “Air Alam” Khozinatus Sadah; Agus Wibowo; Muhammad Turmudzi
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/wk7c0v23

Abstract

Technological developments and creativity have resulted in a wide variety of rapidly evolving packaging designs. One of humanity's basic needs is the fulfillment of drinking water requirements. In the past, people obtained drinking water from the nearest source and then processed (boiled) it. However, today this need is met by drinking water companies. One drinking water manufacturer with unique packaging design is AirAlam. This product has packaging that is different from other products. While most product packaging generally features icons of mountains, water, nature, and logos that clarify the product brand, AirAlam's product highlights a map of Indonesia with details in the form of parang batik motifs. This study will focus on analyzing the design elements of AirAlam's product packaging. The purpose of this study is to obtain information from the visual meaning displayed on AirAlam product packaging. This study uses a qualitative descriptive method, with a semiotic approach from Charles Sanders Peirce and Rolland Barthes. The results of the analysis show that the AirAlam packaging design conveys an image of local authenticity, love for Indonesian products, purity, and environmental sustainability. Local authenticity and love for Indonesian products are represented by a map of Indonesia with batik details. Purity is represented by packaging design that has no background (clear) and the use of a single white color in the packaging design. Meanwhile, sustainability is represented by the use of recyclable materials.
Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Efektivitas dalam Penyusunan dan Penulisan Karya Ilmiah Terhadap Mahasiswa Generasi Z Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bima Program Studi Manajemen Muniarty, Puji; Rimawan, M; Ovriyadin, Ovriyadin; M Syukur Dwiriansyah
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/9vyzgb30

Abstract

This study aims to explore how artificial intelligence (AI), specifically ChatGPT, is utilized by students in the preparation and writing of scientific papers, and how it impacts their critical thinking skills. A descriptive qualitative approach combining literature review and interviews with students at the Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bima, which teaches a research methodology course, was used. Five informants were recruited. Information was obtained regarding ChatGPT usage patterns and students' perspectives on its contribution. Findings indicate that ChatGPT is generally used to outline papers, paraphrase, and check linguistic aspects such as grammar. Although this technology helps with efficiency, the quality of scientific papers assisted by ChatGPT remains a concern regarding originality, depth of analysis, and coherence of ideas. On the other hand, intelligent use of ChatGPT can support the development of critical thinking skills and creativity and facilitate students in completing scientific papers, especially in translating foreign terms. However, excessive reliance can actually weaken students' critical thinking skills. In addition, sometimes the use of ChatGPT in writing scientific papers can also result in violations of academic regulations and ethics. Therefore, it is necessary to use ChatGPT proportionally to maintain academic integrity and support a meaningful learning process.
Analisis Komparasi Sikap Ilmiah Siswa pada Materi Rangkaian Arus Bolak-Balik: Studi Perbandingan Pembelajaran Simulasi Phet dan Metode Ceramah Harmita, Devi
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/n5v2zc02

Abstract

Materi Listrik Arus Bolak-Balik (AC) memiliki karakteristik abstrak yang seringkali sulit dipahami siswa, sehingga berpotensi memengaruhi sikap ilmiah mereka dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan sikap ilmiah siswa yang diajarkan menggunakan media simulasi PhET dibandingkan dengan metode ceramah konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif komparatif (Comparative Descriptive) dengan desain Post-test Only Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 58 siswa kelas XII SMA 12 Kota Jambi, yang terbagi menjadi dua kelas: Kelas XII F5 (n=33) sebagai kelas kontrol dengan metode ceramah, dan Kelas XII F8 (n=25) sebagai kelas eksperimen dengan simulasi PhET. Instrumen pengumpulan data menggunakan Angket Sikap Ilmiah yang valid (30 item) dengan skala Likert 1-5 yang mencakup tujuh indikator: keingintahuan, respek terhadap data, berpikir kritis, penemuan, berpikir terbuka, ketekunan, dan peka lingkungan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kelas dengan simulasi PhET memperoleh skor rata-rata sikap ilmiah sebesar 4.18 (Sangat Tinggi), lebih unggul dibandingkan kelas ceramah sebesar 3.91 (Tinggi). Perbedaan paling signifikan terlihat pada indikator Berpikir Kritis dan Respek terhadap Data. Hal ini mengindikasikan bahwa visualisasi virtual membantu siswa lebih antusias, objektif, dan kritis dalam mengolah data fenomena fisika yang abstrak.
Perbandingan Metode Eksperimen Sederhana dan Simulasi Phet Listrik Terhadap Sikap Ilmiah Siswa di Pembelajaran Fisika Muhammad Afrialdi, Raden; Rohima Rohima
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/kfnn0f54

Abstract

This study aims to compare the effectiveness of simple experimental methods and static electricity PhET simulations in developing scientific attitudes and improving learning outcomes for grade XII students. Grade XII PMIA 1 was taught using simple experiments utilizing readily available tools, while grade XII PMIA 2 used Static Electricity PhET simulations to visualize concepts interactively. This study used a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design through the administration of pretests and posttests to both classes. The results showed that both methods provided significant improvements in understanding the concept of static electricity. The simple experimental method produced large improvements but with a more varied distribution of scores, while the PhET simulation produced a higher average post-test score and a more even increase among students. These findings indicate that PhET simulations are more effective in providing stability in understanding abstract material, while simple experiments remain superior in providing concrete experiences to students. Overall, both methods can be used as effective learning alternatives in improving students' learning outcomes and scientific attitudes in static electricity.