cover
Contact Name
Meiry
Contact Email
meiryakmaradhina@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
mubaroq@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cisaranten Kulon no 140 Soekarnohatta Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Babakti
Published by Universitas Al-Ghifari
ISSN : -     EISSN : 29883741     DOI : https://doi.org/10.53675/babakti.v1i1
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) BABAKTI merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk hasil penelitian, konsep, model maupun implementasinya. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) BABAKTI diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Al Ghifari. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) BABAKTI terbit 2 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2023)" : 11 Documents clear
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Di Desa Pagerwangi Kabupaten Bandung Barat Baitariza, Ardian; Winia, Dewi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Babakti Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/babakti.v3i2.959

Abstract

Upaya peningkatan kesehatan terus menerus dilakukan dan terus dibicarakan dengan melibatkan peran masyarakat didalamnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menanam tanaman obat keluarga (TOGA). TOGA merupakan jenis tanaman obat pilihan yang dapat ditanam di pekarangan rumah. Banyak halaman rumah warga yang kosong sehingga sangat disayangkan ketika lahan itu tidak dimanfaatkan secara benar. Keberadaan TOGA di lingkungan sangat penting, terutama bagi keluarga yang tidak memiliki akses untuk pelayanan kesehatan. Nama kegiatan ini adalah “Peanfaatan lahan non Produktif di Desa Pagerwangi untuk Tanaman Obat Keluarga” yang bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya TOGA dan memberikan pengetahuan baru tentang tanaman dan khasiatnya. Pengabdian masyarakat ini melibatkan 20 orang tokoh masyarakat dan warga. Instrument yang digunakan adalah presentasi dan memberikan selembaran brosur. Dengan sosialisasi ini warga banyak yang memberikan pertanyaan yang secara langsung dijawab, selain itu setelah sosialisasi ini masyarakat antusias menerapkan dan mengaplikasikannya. Dan juga masyarakat dapat melihat selembaran dari brosur yang dimana isinya adalah berupa gambar tanaman serta pemanfaatannya. Ini merupakan output dari program tersebut, hasilnya adalah masyarakat mampu menimplementasikan informasi yang disampaikan dalam program. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat telah memahami apa yang disampaikan mengenai pentingnya penanaman TOGA dihalaman rumah. Puskesmas diharapkan dapat menyelenggarakan workshop dan pembinaan tentang TOGA serta pemanfaatannya kepada masyarakat terutama para kader.Kata kunci: TOGA; Pemanfaatan; Masyarakat; Sosialisasi; Lahan.
DIGITALISASI PEMASARAN KERIPIK PISANG DALAM PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN UMKM DI DESA MEKARWANGI KEC. LEMBANG Suhendar, Deden; Soleha, Elisa; Salsabila, Jihan Maura; Ariiqa, Muzaina Nur; Fadilah, Puja Ratu; Zahwa, Nabila Himalia; Putri, Wan Salsabilla Maharani; Ginanjar, Gilang; ‎, Mila; Nurakbar, Ilham; Fitria, Elsa; Ramzy, Chairy
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Babakti Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/babakti.v3i2.1289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi digitalisasi dalam pemasaran keripik pisang varian rasa untuk meningkatkan penjualan di Desa Mekarwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Desa Mekarwangi ini dikenal dengan produk keripik pisangnya yang memiliki berbagai varian rasa, namun pemasarannya masih tergolong konvensional dan terbatas. Digitalisasi pemasaran diharapkan dapat membuka peluang baru dalam meningkatkan jangkauan pasar dan penjualan produk. Metodologi penelitian ini melibatkan analisis kondisi pasar saat ini, identifikasi potensi digitalisasi, serta penerapan strategi digital yang sesuai. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara dengan pelaku usaha lokal, dan studi kasus pemasaran digital di daerah lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi, seperti penggunaan media sosial, e-commerce, dan strategi pemasaran berbasis data, memiliki potensi besar dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan volume penjualan. Penerapan platform digital dapat membantu pelaku usaha dalam mengatasi tantangan pemasaran konvensional, memperkenalkan produk kepada audiens yang lebih luas, serta meningkatkan interaksi dengan konsumen. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan digital bagi pelaku usaha dan penyusunan strategi pemasaran digital yang komprehensif untuk memaksimalkan potensi keripik pisang varian rasa dari Desa Mekarwangi.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PENINGKATAN DAYA SAING UMKM DI DESA WANGUN HARJA Dewi, Rahmi Aprilianti; Ardiansyah, Muhammad Rafly; Padilah, Pipik; Rustam, Shafa’ Salsabila; Maesaroh, Lulu; Sulastri, Rika; Unnaafilah, Ihya; Zulfy, Muhammad Arvil; Fahreza, Azzam Raditya; Fauziah, Restu; El Viera, Baiq Vera
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Babakti Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/babakti.v3i2.1287

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Digitalisasi ini dilakukan di Dusun Cicalung Desa Wangun Harja Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Fokus utama program penulis yaitu digitalisasi UMKM. Permasalahan utama yang ada di Dusun Cicalung, para pemilik UMKM ini belum mamanfaatkan teknologi digital karena belum memahami sepenuhnya terkait digital. Hasil dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat disimpulkan bahwa pemilik UMKM yang ada di Dusun Cicalung dapat memahami digital setelah diberi arahan secara langsung namun kendalanya ada di kuota internet yang tidak cukup. Pemilik UMKM akan lebih meangaktifkan akun Tiktok nya jika disediakan fasilitas seperti waktu yang luang dan kuota internet yang cukup. Namun, pemilik UMKM memiliki kesadaran dan tanggung jawab bahwa untuk mengembangkan usahanya butuh proses yang tidak mudah dan harus ada usaha yang dilakukan. Untuk melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata selama satu bulan dan pastinya melewati beberapa tahap. Tahap-tahap tersebut yaitu proses perizinan ke Desa Wangun Harja, Kepala Dusun Cicalung, RT dan RW Dusun Cicalung, tahap survei lapangan yaitu mengunjungi UMKM yang ada di Dusun Cicalung untuk mengetahui kondisi UMKM tersebut dan terakhir yaitu tahap pelaksanaan dengan memberikan arahan secara langsung terkait pemanfaatan paltform digital untuk memasarkan produk kepada UMKM yang ada di Dusun Cicalung supaya dijangkau lebih luas oleh pembeli.
Pelatihan Pengolahan Produk Manisan Kulit Lemon di Desa Pagerwangi Baitariza, Ardian; Febriyana, Iqbal
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Babakti Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/babakti.v3i2.958

Abstract

Tujuan dari kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini adalah untuk memberikan edukasi mengenai pengolahan dan pemanfaatan potensi desa berupa buah jeruk lemon untuk pengembangan produk Unit, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Pagarwangi kecamatan Lembang kabupaten Bandung Program ini menargetkan pada pemberdayaan masyarakat untuk dapat mengolah dan berinovasi dengan sistem diversifikasi produk. Selain itu, memperkenalkan olahan produk lainnya dengan bahan dasar berupa buah jeruk lemon agar masyarakat dapat mengenal lebih mendalam mengenai inovasi produk. Hal lain yang diedukasikan kepada masyarakat adalah mengenai pemanfaatan kulit jeruk lemon untuk dijadikan sebagai produk olahan, berupa manisan kulit lemon. Sebelumnya, masyarakat dikenalkan terlebih dahulu mengenai manfaat kulit jeruk serta kandungan khasiat di dalamnya. Strategi pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kebijakan yang efektif untuk dilakukan Desa Pagarwangi mengingat potensi yang dimiliki berupa perkebunan jeruk lemon. Metode pendekatan dan prosedur kerja dalam kegiatan pengabdian mencakup 2 tahap kerja yang kelompok lakukan yaitu proses pengolahan produk manisan kulit lemon dan sosialisasi presentasi hasil produk olahan yang telah kami lakukan dengan terjun langsung bertemu Ibu-Ibu untuk melakukan edukasi ini. Adapun hasil yang didapatkan yaitu masyarakat dapat memanfaatkan dan mengolah buah jeruk lemon sebagai manisan sesuai dengan prosedur tahapan pengolahan. Produk yang dihasilkan melalui pelatihan ini dapat dijadikan pengembangan inovasi produk oleh masyarakat dimana kedepannya digunakan sebagai salah satu produk khas desa. Sehingga diharapkan mampu mengembangkan Unit Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Pagarwangi yang dapat berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat.Kata kunci: potensi desa; pengolahan dan pemanfaatan; jeruk lemon; UMKM
PENTINGNYA KESADARAN TENTANG KEBERSIHAN MELALUI KERJA BAKTI MASYARAKAT DESA SABANDAR Rohdiana, Dadan; Hanipah, Anida; Nurzanah, Fitri; Kristin, Julia; Susanti, Novi; Fauzan, Fajar Akmal; Azmi, M. Haikal; Awaliah, Nisa; Ananda, Marsha Radhia; Rosialani, Resa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Babakti Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/babakti.v3i2.1297

Abstract

Kesehatan masyarakat merupakan aspek penting dalam pembangunan nasional Indonesia yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan. Kurangnya kesadaran terhadap pentingnya kebersihan lingkungan dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan dan lingkungan. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan program pengabdian masyarakat berupa kerja bakti di Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, sebagai bagian dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Al Ghifari Bandung. Metode kegiatan ini meliputi survey, observasi, serta kerjasama dengan RT RW setempat untuk mendapatkan izin dan dukungan. Kegiatan pembersihan dilakukan setiap minggu dengan melibatkan masyarakat Desa Sabandar dan mahasiswa. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kebersihan lingkungan diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kenyamanan masyarakat serta mencegah penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kotor. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa melalui kerja bakti dan edukasi, kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan dapat ditingkatkan. Saran untuk ke depan adalah menjaga kontinuitas kegiatan serupa guna mempertahankan lingkungan yang bersih dan sehat untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan.
PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING DALAM PEMASARAN ABON IKAN PADA KOPERASI MUKTI BAHARI SEJAHTERA GARUT Caesar, Muhamad Ridwan; Sumarni, Nani; Ramadan, Fajar; Aliece Tya, Cintya Dewi; Nurhikmat, Asep; Saputra, Komara; Risuna, Irham; Febriyanti, Meri Febi; Mustofa, Cecep; Maulana, Azis
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Babakti Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/babakti.v3i2.1009

Abstract

Pemasaran merupakan hal penting dalam memperkenalkan produk kepada masyarakat luas. Jika pemasaran suatu produk ini kurang maksimal maka mempengaruhi terhadap pemasaran bahkan sampai gulung tikar. Hal tersebut dialami oleh Koperasi nelayan yang ada di Desa Karangwangi Kecamatan Mekarmukti Kabupaten garut. Koperasi nelayan ini membuat produk olahan ikan namun sangat disayangkan dalam proses pemasaran yang dilakukan kurang baik sehingga membuat koperasi nelayan ini hampir tidak beroperasi dalam pengelolaan abon ikan. Dengan adanya permasalahan tersebut Kelompok 21 KKN MBKM ini berinovasi untuk memperluas pemasaran olahan abon ikan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi atau digital marketing. Kemajuan teknologi saat ini sangat membantu dalam pengenalan produk atau promosi karena semua manusia pasti menggunakan dan memanfaatkan adanya teknologi. Dengan adanya teknologi ini dapat memperluas jaringan dan koneksi hingga keberbagai Negara. Kelompok 21 KKN MBKM ini memanfaatkan teknologi seperti pemasaran digital melalui E-Commerce dan media sosial untuk memperluas pemasaran olahan abon ikan. Metode yang digunakan yaitu dengan mengadakan seminar dan memberikan pemahaman kepada koperasi nelayan ini dalam pemasaran digital.  Hasil dari kelompok 21 KKN MBKM ini yaitu pembaharuan kemasan dan pemasaran melalui shopee, instagram dan tiktok. Dengan adanya inovasi baru tersebut diharapkan koperasi nelayan ini dapat mengembangkan kembali usahanya terutama dalam pengelolaan abon ikan.
Peran Mahasiswa Universitas Al-Ghifari Bandung Dalam Meningkatkan Program Pengelolaan Sampah Di Desa Sirnagalih Sofia, Dedeh Rosmaniar; Perdana, Wildan Wibawa; Purnama, Ilham Reza; Nurhayati, Irma; Nabila, Nida; Asyari, Alvi; Rosdiana, Wilda; Khoerunisa, Angelina; Islamiatul, Aulia; Fadilah, Ikbal; Saputra, Fauzi Pratama; Dhaifullah Ar-Rasyid, Muhammad Daffa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Babakti Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/babakti.v3i2.1310

Abstract

Masalah pengelolaan sampah di Indonesia, terutama di Desa Sirnagalih, merupakan isu yang mendesak seiring dengan pertumbuhan populasi dan konsumsi yang terus meningkat. Dengan jumlah penduduk mencapai 261.115.456 jiwa dan volume sampah yang mencapai 65 juta ton per tahun, keterbatasan lahan pembuangan dan kurangnya pengetahuan masyarakat menyebabkan penumpukan sampah di berbagai lokasi. Pengelolaan sampah yang efektif penting untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Proses pemilahan sampah, yang mencakup pengumpulan, pemilahan di fasilitas, dan penanganan sampah B3, merupakan langkah kunci dalam mengelola sampah secara efisien. Upaya sosialisasi dan edukasi masyarakat tentang pemilahan sampah bertujuan meningkatkan pengetahuan dan mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Sirnagalih, dilakukan sosialisasi mengenai pentingnya pemilahan sampah dengan fokus pada perbedaan antara sampah organik, anorganik, dan B3. Hasil kegiatan menunjukkan perlunya peningkatan partisipasi masyarakat dan pengembangan infrastruktur pemilahan sampah. Diperlukan juga kerjasama dengan sektor swasta dan lembaga non-pemerintah untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan. Monitoring dan evaluasi berkala terhadap program pemilahan sampah dapat membantu menilai efektivitas dan melakukan perbaikan yang diperlukan.ABSTRAKMasalah pengelolaan sampah di Indonesia, terutama di Desa Sirnagalih, merupakan isu yang mendesak seiring dengan pertumbuhan populasi dan konsumsi yang terus meningkat. Dengan jumlah penduduk mencapai 261.115.456 jiwa dan volume sampah yang mencapai 65 juta ton per tahun, keterbatasan lahan pembuangan dan kurangnya pengetahuan masyarakat menyebabkan penumpukan sampah di berbagai lokasi. Pengelolaan sampah yang efektif penting untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Proses pemilahan sampah, yang mencakup pengumpulan, pemilahan di fasilitas, dan penanganan sampah B3, merupakan langkah kunci dalam mengelola sampah secara efisien. Upaya sosialisasi dan edukasi masyarakat tentang pemilahan sampah bertujuan meningkatkan pengetahuan dan mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Sirnagalih, dilakukan sosialisasi mengenai pentingnya pemilahan sampah dengan fokus pada perbedaan antara sampah organik, anorganik, dan B3. Hasil kegiatan menunjukkan perlunya peningkatan partisipasi masyarakat dan pengembangan infrastruktur pemilahan sampah. Diperlukan juga kerjasama dengan sektor swasta dan lembaga non-pemerintah untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan. Monitoring dan evaluasi berkala terhadap program pemilahan sampah dapat membantu menilai efektivitas dan melakukan perbaikan yang diperlukan.Kata kunci : Kkn Unfari Bandung, Desa Sirnagalih, Pengelolaan Sampah, Pemilahan Sampah, Penyuluhan Masyarakat
“PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA DAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PUPUK ORGANIK DI DESA GEKBRONG CIANJUR” Hadayanti, Didit
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Babakti Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/babakti.v3i2.1307

Abstract

ABSTRACTThe waste problem that is generally emerging is dominated by urban areas with limited landfill space, resulting in not only environmental pollution but also health impacts. One example is Cianjur Regency, which is one of the contributors to waste. Currently, Cianjur Regency is experiencing a waste crisis due to the Pasir Sembung landfill being overloaded with waste, prompting the Cianjur Regency Government to move the landfill to Mekarsari. The increasing population in Cianjur leads to an increase in the volume of waste generated, including household, industrial, and commercial waste. Many areas in Cianjur still lack efficient waste management systems. Landfills are often full and unable to accommodate the continuously growing waste. Kampung Loji, in the Gekbrong sub-district of Cianjur Regency, faces issues related to the large amount of organic waste, causing waste to pile up at the landfill. The goal of this KKN (Student Community Service) activity is to raise community awareness in reducing the accumulation of organic waste and to create a clean environment. The method used is providing education on the utilization of household and agricultural waste into organic fertilizer to the community. The results of this KKN activity help the community reduce the problem of organic waste, which has been managed well by utilizing organic waste, thereby providing added value to the community. Keywords: KKN Unfari Bandung, Gekbrong Village, Organic Wast.
TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI PENUNJANG KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA MEKARJAYA Sofia, Dedeh Rosmaniar; Ramdani, Narachman; Fadhila, Muhamad Rifky Mugni; Firdaus, Islami Nur; Sukma, Riyanti Latifah; Nurhayati, Sholiha; Puspita, Pipih Eka; Febriana, Delia; Mussawirrohimah, Tarisa; Fitriani, Sinta
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Babakti Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/babakti.v3i2.1133

Abstract

Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung memiliki beberapa permasalahan yang perlu diatasi, diantaranya pemanfaatan lahan pekarangan yang belum optimal serta tingginya prevalensi penyakit. Tujuan dari pelaksanaan KKN ini adalah untuk mengumpulkan data lapangan melalui pendekatan kualitatif dan metode penelitian lapangan yang berfokus pada pengelolaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Pelaksanaan KKN berlangsung selama satu bulan, yaitu dari tanggal 15 Juni hingga 15 Juli 2023, yang meliputi melibatkan kegiatan pengabdian dan penyuluhan di Posyandu RW 08 Desa Mekarjaya dengan ibu-ibu PKK sebagai sampel penelitian. Hasil KKN menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemanfaatan lahan pekarangan sebagai media penanaman tanaman obat keluarga atau apotek hidup. Diharapkan bahwa melalui implementasi KKN ini, tanaman obat yang dihasilkan dapat menjadi solusi yang efektif sebagai alternatif pengobatan bagi masyarakat Desa Mekarjaya untuk mengatasi berbagai permasalahan kesehatan yang dihadapinya.
Budidaya Dan Pemanfaatan Kunyit (Curcuma Domestica Val) Sebagai Produk Jamu Yang Bermutu dan Bernilai Tinggi Di Kampung Adat Banceuy Deswati, Dytha Andri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Babakti Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/babakti.v3i2.992

Abstract

Kampung Adat Banceuy adalah salah satu kampung yang terletak di desa Sanca kecamatan Ciater kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat, Sebagai salah satu kampung yang berkembang di desa Sanca sebagian besar wilayahnya pesawahan dan perkebunan rakyat juga terdapat beberapa sungai yang berfungsi sebagai irigasi pertanian. Hasil sawah dan kebun sebagian besar adalah padi, cengkeh, pala dan tanaman obat seperti kunyit, jahe, temulawak, kencur, lidah buaya dan lain - lain. Pengolahan tanaman obat di Kampung Adat Banceuy belum terolah secara optimal terutama dalam bidang peningkatan kesehatan dan nilai tambah dalam membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Sebelumnya penduduk Kampung Adat Banceuy menggunakan kunyit hanya sebagai bumbu dapur maka perlunya pengolahan dengan bentuk dan cara lain agar lebih praktis dan mudah dikonsumsi bahkan dapat meningkatkan perekonomian keluarga, salah satunya pemanfaatan kunyit menjadi minuman jamu dan serbuk instan yang bernilai ekonomis tinggi. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pelatihan budidaya tanaman kunyit dan pelatihan pembuatan produk jamu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Kampung Adat Banceuy dapat meningkatkan pengetahuan dan keahlian tentang pemanfaatan kunyit sebagai produk jamu untuk menjaga kesehatan dan dapat menjadi peluang usaha bagi ibu-ibu PKK untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

Page 1 of 2 | Total Record : 11