cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalalzayn@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalalzayn@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum
ISSN : 30262925     EISSN : 30262917     DOI : https://doi.org/10.61104/alz.v1i2
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dengan e-ISSN 3026-2917 p-ISSN 3026-2925 Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka peer-reviewed dan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Hukum, yakni; Ilmu Sosial, Ilmu Ekonomi, Pendidikan, Manajemen, Filsafat, Hukum, Politik, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis, penulis dapat mendaftar di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah ilmu sosial & Hukum. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan bulan Desember oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License
Articles 3,823 Documents
Lippo Plaza Kupang Sebagai Ruang Konsumsi Urban: Analisis Ketimpangan Sosial Dan Perilaku Pelajar Maria Jesika Pajong; Enjelina Nelo; Elza Melsiana Putri Kanni; Kristin Melani Tinenti; Gilardino Sergius Kaesnube; Sandiang Kaya Ndapa Namung; Lasarus Jehamat; Petrus Selestinus Mite
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.9057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Lippo Plaza Kupang sebagai ruang konsumsi perkotaan dalam membentuk perilaku sosial mahasiswa dan mencerminkan dinamika ketidaksetaraan sosial dalam masyarakat perkotaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi informan yang terdiri dari mahasiswa, mahasiswi, pengunjung umum, dan pelaku usaha di Lippo Plaza Kupang. Informan dipilih menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lippo Plaza Kupang telah bertransformasi menjadi ruang konsumsi perkotaan yang berfungsi tidak hanya sebagai tempat berbelanja tetapi juga sebagai tempat berkumpul, bersosialisasi, mencari hiburan, dan membangun hubungan sosial. Kehadiran berbagai fasilitas modern menjadikan mal ini bagian integral dari gaya hidup mahasiswa dan pelajar universitas. Selain mendorong perilaku konsumerisme, mal ini juga berfungsi sebagai sarana untuk mengekspresikan identitas pribadi dan mendapatkan pengakuan sosial. Studi ini juga mengidentifikasi ketidaksetaraan sosial yang tercermin dalam kemampuan pengunjung yang berbeda-beda dalam mengakses fasilitas. Perbedaan modal ekonomi menyebabkan diferensiasi sosial dalam pola konsumsi dan penggunaan ruang mal. Dengan demikian, Lippo Plaza Kupang tidak hanya berfungsi sebagai pusat perbelanjaan modern tetapi juga sebagai ruang konsumsi perkotaan yang membentuk perilaku sosial sekaligus merepresentasikan dinamika ketidaksetaraan sosial dalam masyarakat perkotaan. Kata kunci: ruang konsumsi perkotaan, perilaku sosial, budaya konsumen, ketidaksetaraan sosial, Lippo Plaza Kupang.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Lippo Plaza kupang sebagai ruang konsumsi perkotaan dalam membentuk perilaku sosial pelajar serta merefleksikan dinamika ketimpangan sosial di masyarakat perkotaan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, pengunjung umum, serta pelaku usaha di Lippo Plaza kupang. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lippo Plaza kupang telah bertransformasi menjadi ruang konsumsi perkotaan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbelanja, tetapi juga sebagai tempat berkumpul, bersosialisasi, mencari hiburan, dan membangun hubungan sosial. Keberadaan berbagai fasilitas modern menjadikan mall tersebut sebagai bagian integral dari gaya hidup pelajar dan pelajar. Selain membentuk perilaku konsumtif, mall juga menjadi sarana mengekspresikan identitas diri dan memperoleh pengakuan sosial. Penelitian ini juga mengidentifikasi ketimpangan sosial yang tercermin melalui perbedaan kemampuan pengunjung dalam mengakses fasilitas. Perbedaan modal ekonomi menimbulkan diferensiasi sosial dalam pola konsumsi dan pemanfaatan ruang mall. Dengan demikian, Lippo Plaza kupang tidak hanya berfungsi sebagai pusat perbelanjaan modern, namun juga sebagai ruang konsumsi perkotaan yang membentuk perilaku sosial sekaligus merepresentasikan dinamika ketimpangan sosial dalam masyarakat perkotaan.
Studi Komparatif: Kualitas Laporan Keberlanjutan Perusahaan Perbankan di Asia Tenggara (Singapura, Malaysia, dan Indonesia) Rizqy Yoga Ramadhan; I Made Pradana Adiputra; Luh Gede Kusuma Dewi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.9075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kualitas laporan keberlanjutan perbankan di Indonesia, Malaysia, dan Singapura berdasarkan GRI Standards (ekonomi, lingkungan, dan sosial). Penelitian ini merupakan studi komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar di bursa efek masing-masing negara, dengan sampel sebanyak 30 bank (17 Indonesia, 10 Malaysia, 3 Singapura) melalui metode purposive sampling. Data sekunder berupa laporan keberlanjutan periode 2023-2024 dianalisis menggunakan content analysis dengan skala skor 1–4, kemudian diuji menggunakan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kualitas pengungkapan laporan keberlanjutan di antara ketiga negara pada semua kategori (sig < 0,05). Singapura unggul sebagai pemimpin kualitas pelaporan pada kategori ekonomi (1,15) dan lingkungan (1,25) karena regulasi yang ketat. Sementara itu, Malaysia (1,18) dan Singapura (1,17) menunjukkan kualitas pengungkapan aspek sosial yang lebih tinggi dibandingkan Indonesia (1,70). Secara keseluruhan, kategori lingkungan ditemukan sebagai titik terlemah dalam pelaporan perbankan di Asia Tenggara.
Pengaruh Kompetensi Pengelola, Tranparansi, dan Pemanfaatan Teknologi Informasi (ARKAS) terhadap Akuntabilitas Dana BOS di Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Jembrana Ni Luh Putu Diah Maharani; Made Aristia Prayudi; I Gede Putu Banu Astawa
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.9076

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi pengelola, transparansi pelaporan, dan pemanfaatan teknologi informasi melalui aplikasi ARKAS terhadap akuntabilitas pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Jembrana. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya berbagai permasalahan dalam pengelolaan Dana BOS, seperti keterlambatan pelaporan, kurangnya transparansi penggunaan dana, dan belum optimalnya pemanfaatan ARKAS dalam mendukung tata kelola keuangan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi penelitian adalah seluruh Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Jembrana dengan responden kepala sekolah dan bendahara BOS. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling sehingga diperoleh 250 responden. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 27.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pengelola, transparansi pelaporan, dan pemanfaatan ARKAS berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan Dana BOS. Temuan ini mendukung Agency Theory dan Stewardship Theory yang menekankan pentingnya kompetensi sumber daya manusia, keterbukaan informasi, dan dukungan teknologi informasi dalam mewujudkan tata kelola keuangan publik yang akuntabel. Implikasi penelitian menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pengelola, penguatan transparansi, dan optimalisasi penggunaan ARKAS untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan pendidikan.
Efektivitas Program MBG Sebagai Kebijakan Publik Nasional Nuryadin; Yuliana; Andhita Kartiwa
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.9083

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu kebijakan publik nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi, kesehatan, dan pendidikan masyarakat, khususnya bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program MBG sebagai kebijakan publik nasional serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan melalui kajian terhadap berbagai regulasi, jurnal ilmiah, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program MBG memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemenuhan gizi anak, konsentrasi belajar siswa, kesejahteraan masyarakat, serta mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting dan gizi buruk. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi berbagai kendala, seperti distribusi bantuan yang belum merata, keterbatasan anggaran, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta kurang optimalnya pengawasan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi, penguatan tata kelola, transparansi, dan partisipasi masyarakat agar Program MBG dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan
Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Untuk Memberantas Kejahatan Narkotika : Studi Kasus: Desa Lokapaksa Kabupaten Buleleng Kadek Rian Rahani; Made Sugi Hartono; I Dewa Gede Herman Yudiawan; Ni Putu Ega Parwati
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.9086

Abstract

Studi ini dilakukan untuk mengevaluasi penerapan Program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) dalam memfasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Desa Lokapaksa, sekaligus memetakan kendala yang muncul di lapangan. Menggunakan metode empiris dengan pendekatan kualitatif, data dihimpun melalui wawancara mendalam bersama BNNK Buleleng, Ketua IBM, Kepala Desa, serta relawan banjar. Temuan riset mengindikasikan bahwa IBM telah berjalan sesuai prinsip swadaya "dari, oleh, dan untuk masyarakat" yang diperkuat oleh legalitas regulasi, pelaksanaan BIMTEK, dan asistensi dari pihak BNN. Rangkaian kegiatan yang dijalankan mencakup sosialisasi, penjangkauan, konseling, hingga rujukan rehabilitasi yang dilakukan secara persuasif. Program ini terbukti memberikan dampak positif, ditandai dengan keberhasilan mengarahkan sekitar 15 individu untuk menjalani rehabilitasi serta adanya transisi fokus gerakan dari aspek kuratif ke arah preventif. Kendati demikian, efektivitas IBM masih terganjal oleh sejumlah isu, seperti kelangkaan SDM, stigma sosial, keterbatasan dana dan otoritas, penolakan dari pihak keluarga, serta ancaman relaps (kekambuhan) pada mantan pengguna.
Penerapan Akuntansi Biaya dalam Perhitungan Biaya Produksi dan Pendapatan Usahatani Jeruk di Desa Bayung Gede Kecamatan Kintamani Kadek Indra Widyastuti; I Putu Gede Diatmika; Lucy Sri Musmini
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.9093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akunatnsi biaya dalam perhitungan biaya produksi dan pendapatan usahatani jeruk di desa Bayung Gede, Kecamatan Kintamani. Penelitian ini menggunkan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 10 petani jeruk yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan perhitungan biaya produksi, pendapatan, dan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi biaya pada usahatani jeruk masih dilakukan secara sederhana karena petani belum melakukan pencatatan biaya yang terstruktur. Rata-rata total biaya produksi yang dikeluarkan petani sebesar Rp12.548.600 dan rata-rata total penerimaan sebesar Rp30.100.000 sehingga diperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp17.551400 per musism produksi. Hasil analisis R/C ratio sebesar 2,4 menunjukkan bahwa usahatani jeruk layak dan menguntungkan untuk diusahakan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan akuntansi biaya dapat membantu petani mengetahui biaya produksi dan pendapatan secara lebih akurat sehingga mendukung pengelolaan usahatani yang lebih efesien dan berkelanjutan.
Status Jabatan sebagai Aggravating Factor dalam Pemidanaan Tindak Pidana Korupsi Pejabat Tinggi Negara : Studi Kasus Akil Mochtar Eka Rizdky Handayani; Fredrika Sherill; Albert Hadi Putra; Ine Dwiyanti; Sultan Husen Nasution
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.9096

Abstract

Tindak pidana korupsi oleh pejabat tinggi negara menimbulkan dampak sistemik yang merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah, terlebih korupsi tersebut dilakukan oleh pejabat di lingkungan institusi peradilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar yuridis status jabatan sebagai faktor pemberat (aggravating factor) dalam pemidanaan korupsi serta menganalisa pertimbangan hakim dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 336 K/Pid.Sus/2015 terhadap terpidana Akil Mochtar. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang Tipikor tidak secara eksplisit mengatur status jabatan sebagai aggravating factor, Pasal 3 UU Tipikor mengintegrasikan penyalahgunaan wewenang sebagai unsur inti delik yang meningkatkan kualitas kesalahan pelaku. Pertimbangan hakim dalam kasus Akil Mochtar menempatkan jabatan Ketua Mahkamah Konstitusi sebagai personifikasi keadilan, sehingga penyalahgunaannya merupakan pengkhianatan terhadap kontrak sosial. Vonis penjara seumur hidup dijatuhkan berdasarkan teori proporsionalitas dan efek deterrence. Kesimpulannya, status jabatan merupakan variabel determinan yang memperberat pidana dan menghapus faktor peringan dalam kasus korupsi pejabat tinggi negara.
Pengaruh Karakteristik Dewan Komisaris, Reputasi Auditor dan Ukuran Perusahaan Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan Ni Luh Frida Damayanti; Gede Adi Yuniarta; I Putu Gede Diatmika
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.9100

Abstract

Keterlambatan penyampaian laporan keuangan tahunan masih menjadi permasalahan pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021-2023. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh keahlian keuangan dewan komisaris, keragaman gender dewan komisaris, reputasi auditor, dan ukuran perusahaan terhadap ketepatan waktu pelaporan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan sampel sebanyak 48 perusahaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 144 observasi selama tiga tahun. Data sekunder dikumpulkan dari laporan tahunan dan laporan keuangan auditan, kemudian dianalisis menggunakan regresi logistik biner. Hasil pengujian menunjukkan bahwa keahlian keuangan dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan. Hal serupa juga ditemukan pada variabel keragaman gender dewan komisaris dan ukuran perusahaan. Berbeda dengan ketiga variabel tersebut, reputasi auditor terbukti berpengaruh signifikan, namun dengan arah negatif. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan yang menggunakan jasa Kantor Akuntan Publik Big Four justru memiliki kecenderungan ketepatan waktu yang lebih rendah. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan teori keagenan dan teori sinyal, khususnya dalam konteks pelaporan keuangan pada sektor properti dan real estate di Indonesia.
Pengaruh Literasi Keuangan, Pelatihan Keuangan, Tingkat Pendidikan dan Pendapatan terhadap Perilaku Keuangan pada Usaha Coffee Shop di Kecamatan Kintamani Ni Made Eky Setema; Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi; Luh Gede Kusuma Dewi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.9101

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji adanya pengaruh (1) Literasi Keuangan terhadap Perilaku Keuangan, (2) pengaruh Pelatihan Keuangan terhadap Perilaku Keuangan, (3) pengaruh Tingkat Pendidikan terhadap Perilaku Keuangan, dan (4) pengaruh Pendapatan terhadap Perilaku Keuangan pada pelaku usaha coffee shop di Kecamatan Kintamani. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif kausal. Subjek dari penelitian ini adalah seluruh pelaku usaha coffee shop di Kecamatan Kintamani dengan jumlah sampel sebanyak 47 responden, dengan menggunakan Literasi Keuangan, Pelatihan Keuangan, Tingkat Pendidikan, Pendapatan, dan Perilaku Keuangan sebagai objek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, selanjutnya data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Literasi Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan pada pelaku usaha coffee shop di Kecamatan Kintamani, (2) Pelatihan Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan pada pelaku usaha coffee shop di Kecamatan Kintamani, (3) Tingkat Pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan pada pelaku usaha coffee shop di Kecamatan Kintamani, dan (4) Pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan pada pelaku usaha coffee shop di Kecamatan Kintamani.
Strategi Komunikasi Kesehatan Digital RSIA ’Aisyiyah Samarinda Melalui Instagram Dalam Transformasi Konten Edukasi Ibu Dan Anak Luthfi Haidar Farras; Rina Juwita; Kezia Arum Sary; Dony Kristian; Ziya Ibrizah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.9131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi kesehatan digital yang dilakukan RSIA ’Aisyiyah Samarinda dalam mengelola dan mentransformasikan konten Instagram dari informasi layanan rumah sakit menjadi konten edukasi kesehatan ibu dan anak. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dokumentasi konten Instagram, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi kesehatan digital dilakukan melalui tahapan analisis situasi, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Transformasi konten terlihat pada perubahan tujuan konten, isi pesan, penggunaan bahasa yang lebih sederhana dan komunikatif, serta pola penyajian informasi yang lebih edukatif. Meskipun implementasi konten belum berjalan secara konsisten, pemanfaatan Instagram berkontribusi dalam meningkatkan akses informasi kesehatan, membangun keterlibatan publik, serta memperkuat kredibilitas rumah sakit sebagai sumber informasi kesehatan ibu dan anak.