cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
hasansyahrizal311@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
hasansyahrizal311@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora
ISSN : 30255163     EISSN : 2987713X     DOI : https://doi.org/10.61104/jq.v1i2
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dengan e-ISSN 2987-713X (online) p-ISSN 3025-5163 (cetak) dan Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal multidisiplin dan akses terbuka peer-reviewed dengan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Humaniora, yakni; Pendidikan, Ekonomi, Manajemen, Kebudayaan, Studi Agama, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis (dan pendaftaran gratis). Penulis dapat mendaftar secara online di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah Ilmu Sosial & Humaniora. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Mei dan bulan November oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Articles 304 Documents
Optimalisasi Pembelajaran di Kelas Rendah dalam Menciptakan Lingkungan Belajar yang Menyenangkan di SDN 01 Banjar Sari Lilik Anggraini; Veronika Putri; Suryadi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i2.5217

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan pada kelas rendah sebagai fondasi utama keberhasilan pembelajaran di pendidikan dasar. Lingkungan belajar yang kondusif diyakini mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan pengalaman belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi aktual pembelajaran, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi, mengkaji strategi optimalisasi pembelajaran, serta merumuskan model konseptual pembelajaran yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei lapangan yang dilaksanakan di SDN 01 Banjar Sari dengan jumlah sampel 48 siswa kelas I–III menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat optimalisasi pembelajaran berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 3,18 (79,5%). Faktor dominan yang mempengaruhi adalah kompetensi guru (83%) dan lingkungan sosial kelas (82%). Strategi pembelajaran interaktif menjadi yang paling efektif (82,5%), sementara penggunaan media masih perlu ditingkatkan (76,25%). Model konseptual yang dihasilkan menekankan integrasi perencanaan, pelaksanaan, interaksi, dan evaluasi pembelajaran. Dengan demikian, optimalisasi pembelajaran yang menyenangkan memerlukan pendekatan holistik yang terintegrasi.
Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe TGT (Team Game Tournament) Berbantuan Media Audio Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran SKI Nadia Irdawati; Bachrurrosyady Amrulloh
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i2.5237

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa menjadi salah satu masalah utama dalam pendidikan, termasuk pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model cooperative learning tipe TGT (team game tournament) berbantuan media audio terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata Pelajaran SKI. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen tipe one-group pre-test post-test. Subjek penelitian ini adalah 56 siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dengan instrument penelitian berupa soal pilihan ganda. Analisis data menggunakan uji validitas, uji normalitas, dan uji hipotesis menggunakan uji T-test: paired two sample for means. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesat 62,76 sedangkan nilai rata-rata post-test 76,21. Hasil uji-t menunjukkan nilai t-hitung (10,52) lebih besar daripada t-tabel pada taraf signifikansi 5% (2,004) dan 1% (2,673). Dikarenakan t-hitung < t-tabel maka hipotesis alternatif diterima yaitu terdapat pengaruh model cooperative learning tipe TGT (Team Game Tournament) berbantuan media audio terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran SKI dan hipotesis nihil ditolak. Selanjutnya perhitungan effect size (d) sebesar 1,08 menunjukkan pengaruh pada kategori besar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model cooperative learning tipe TGT (Team Game Tournament) berbantuan media audio berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran SKI.
Efektifitas Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama Untuk Meningkatkan Penyesuaian Diri Siswa Kelas VII D Di Mts Hasyim Asy’ari Bojong Ira Palupi Inayah Ayuningtyas; Jati Rinakri Atmaja; Mohamad Furqon; Ziyanatul Hasanah
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i2.2876

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui keefektivan bimbingan kelompok teknik sosiodrama untuk meningkatan penyesuaian diri pada siswa. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang ada di kelas VII D MTs Hasyim Asy’ari Bojong yang menunjukan tingkat penyesuaian diri siswa rendah berdasarkan dari hasil nilai pre-test. Metode penelitian yang digunakan yaitu pre-eksperimental dengan desain bentuk one group pre-test-post-test. Sampel penelitian terdiri dari 10 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan indikator skala psikologis penyesuaian diri berdasarkan teori dari schneiders yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan hasil 50 item dinyatakan valid. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan uji berpasangan (paired sample t-test). Adapun dari hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam penyesuaian diri siswa setelah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama. Hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan dari skor pretest dengan hasil rata rata 120 dan posttest meningkat dengan hasil rata rata 135. Dari hasil uji hipotesis menggunakan uji t paired sample menghasilkan bahwa (Ha) diterima dan (Ho) ditolak karena sig (2 tailed) = 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok teknik sosiodrama efektif untuk meningkatkan penyesuaian diri siswa.
Piagam Madinah: Solusi Politik, Sosial, dan Ekonomi untuk Masyarakat Multikultural Yatsrib Muhtaddin Rahayu
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i2.3214

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara holistik peran Piagam Madinah (Shahifah Madinah) sebagai kerangka solusi multidimensi terhadap krisis politik, sosial, dan ekonomi di Yatsrib pra-Islam. Kota Yatsrib saat itu dicirikan oleh fragmentasi kekuasaan antar-suku (Aus dan Khazraj), ketegangan sosial-agama, dan ketidaksetaraan ekonomi yang didorong oleh praktik ribā dan dominasi klan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Pustaka dengan pendekatan Historis-Normatif dan Analisis Isi Kualitatif terhadap teks Piagam, didukung oleh literatur Sirah Nabawiyah dan Fiqh Siyāsah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Piagam Madinah berhasil menawarkan solusi yang komprehensif. Secara politik, Piagam mendirikan Entitas Politik Tunggal (Ummah Wāḥidah) yang melampaui ikatan kesukuan (Aṣabiyyah) dan menetapkan otoritas sentral yang diakui bersama pada diri Nabi Muhammad Saw. mengakhiri anarki kekuasaan. Secara sosial, Piagam berfungsi sebagai Deklarasi Toleransi pertama dengan menjamin kebebasan beragama bagi kaum non-Muslim serta menegakkan keadilan hukum non-diskriminatif dan prinsip tanggung jawab kolektif. Secara ekonomi, melalui penekanan pada solidaritas (Ta'āwun) dan keamanan kolektif, Piagam menciptakan prasyarat kelembagaan untuk menstabilkan perekonomian dan melawan eksploitasi. Piagam Madinah, oleh karena itu, adalah model konstitusi awal yang relevan untuk memperkuat konsep integrasi politik, harmonisasi sosial, dan keadilan dalam masyarakat multikultural modern.
Efektivitas Program Magang dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Berbasis Pesantren di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sunan Kalijaga Lampung Utara finah; Arifatunnisa; Moh. Ilyas Iskandar; Akta Kurniawan
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i2.5322

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan mutu pembelajaran di madrasah berbasis pesantren melalui inovasi program pendidikan. Program magang mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam dipandang sebagai salah satu strategi untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program magang dalam meningkatkan mutu pembelajaran di MTs Sunan Kalijaga Lampung Utara serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan pada Januari–Februari 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program magang efektif dalam meningkatkan variasi metode pembelajaran, keaktifan siswa, dan penggunaan media pembelajaran inovatif. Mahasiswa magang berperan sebagai agen perubahan yang membawa pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif. Namun, efektivitas tersebut masih dipengaruhi oleh keterbatasan pengalaman mahasiswa dan adaptasi terhadap budaya pesantren. Kolaborasi antara madrasah dan perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam keberhasilan program. Kesimpulannya, program magang berpotensi menjadi strategi efektif dalam meningkatkan mutu pembelajaran jika didukung oleh perencanaan dan pendampingan yang optimal.
Implementasi Kurikulum Cinta Di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia Jambi: Studi Kualitatif Tentang Nilai-Nilai Cinta Dalam Praktik Pendidikan Islam Samsu; Mahmud MY; Abdi Setiawan; Zulfa Rahmat Hidayati
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i2.5368

Abstract

Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) hadir sebagai inovasi pendidikan Islam yang menekankan nilai kasih sayang, empati, dan kemanusiaan dalam membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan Madrasah Ibtidaiyah Al-Munawwarah Kota Jambi dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta, ditinjau dari aspek pemahaman konseptual, praktik nilai, dan kesiapan administratif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara substantif madrasah telah mengimplementasikan nilai-nilai KBC melalui berbagai program seperti murajaah, shalat berjamaah, tahfiz, kegiatan sosial, dan budaya madrasah yang kondusif. Namun demikian, dari aspek administratif dan prosedural, pemahaman guru dan kepala madrasah terhadap konsep dan mekanisme KBC masih terbatas, terutama terkait penyusunan perangkat pembelajaran dan dokumentasi kurikulum. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pelatihan, penyediaan panduan teknis yang komprehensif, serta pendampingan berkelanjutan dari pemerintah agar implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dapat berjalan secara optimal dan sistematis di madrasah
Alih Kode dan Campur Kode Interaksi Sosial Antar Warga Desa Gesik Kabupaten Cirebon: Kajian Sosiolinguistik Sindy Putri Utami; Imam Baehaqie
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i2.5373

Abstract

Masyarakat yang mampu menggunakan lebih dari satu bahasa disebut masyarakat dwibahasawan. Dalam situasi kedwibahasaan, penggunaan bahasa tidak selalu berlangsung secara tetap, tetapi sering mengalami peralihan dan pencampuran bahasa saat proses interaksi berlangsung. Fenomena tersebut mengakibatkan munculnya alih kode dan campur kode dalam percakapan sehari-hari. Kondisi ini umumnya terjadi pada masyarakat yang hidup dalam lingkungan multilingual dengan latar belakang sosial dan budaya yang beragam, seperti masyarakat Desa Gesik Blok Kembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan secara mendalam fenomena kebahasaan yang berkaitan dengan berbagai bentuk alih kode dan campur kode, serta untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya alih kode dan campur kode dalam interaksi masyarakat. Desa Gesik Blok Kembang.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap, perekaman, dan pencatatan terhadap tuturan masyarakat dalam situasi komunikasi alami. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik deskripsi, identifikasi, dan klasifikasi untuk menentukan jenis alih kode dan campur kode yang muncul serta faktor yang melatar belakanginya.Hasil penelitian menunjukkan adanya alih kode internal antar bahasa dan alih kode internal antar ragam bahasa. Selain itu, ditemukan pula campur kode yang berupa penyisipan kata dan penyisipan frasa dalam tuturan. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya alih kode dan campur kode meliputi faktor mitra tutur, kebiasaan penggunaan bahasa, serta maksud dan tujuan penutur dalam berkomunikasi agar pesan dapat tersampaikan secara lebih efektif.
Pendidikan Hati Al-Ghazali dan Pendidikan Amal Nyata K.H Ahmad Dahlan untuk Membentengi Akhlak Pelajaran di Era Modern Della Anjelia Saputri; Wahyudi; Rika Nurhidayah; Abudussyukur
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i2.5388

Abstract

Fenomena degradasi moral pelajar di era modern semakin mengkhawatirkan, ditandai dengan meningkatnya perilaku perundungan, menurunnya rasa hormat, serta kecenderungan individualisme akibat penggunaan teknologi yang berlebihan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) belum sepenuhnya mampu membentuk akhlak peserta didik secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mensintesis konsep pendidikan hati menurut Al-Ghazali dan pendidikan amal nyata menurut K.H. Ahmad Dahlan sebagai solusi holistik dalam membentengi akhlak pelajar. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan teknik analisis isi dan pendekatan deskriptif-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Al-Ghazali menekankan pada pembersihan hati (tazkiyatun nafs) sebagai fondasi internal, sedangkan K.H. Ahmad Dahlan menekankan implementasi nilai agama dalam bentuk tindakan sosial nyata sebagai manifestasi eksternal. Sintesis kedua pemikiran ini menghasilkan model pendidikan yang seimbang antara pembinaan spiritual dan praktik sosial. Implementasi dalam pembelajaran PAI dapat dilakukan melalui penguatan pembiasaan ibadah serta kegiatan sosial berbasis proyek. Dengan demikian, ketahanan moral pelajar dapat terbentuk secara lebih kuat dalam menghadapi tantangan era modern.
Peran Guru Dalam Menumbuhkan Motivasi Santri Untuk Menghafal Al Quran Di Taman Pendidikan Al Quran Masjid Nurul Huda Warsono; Ubaidilah
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.5401

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi sebagian santri dalam menghafal Al-Qur’an di TPQ Masjid Nurul Huda Rawabuaya. Kegiatan tahfidz merupakan proses pembelajaran yang menuntut konsistensi, kedisiplinan, serta kesiapan psikologis, sehingga motivasi menjadi faktor penting dalam keberhasilannya. Rendahnya motivasi santri dipengaruhi oleh faktor internal seperti minat, kesiapan belajar, dan kondisi emosional, serta faktor eksternal seperti metode pengajaran, pendekatan guru, dan lingkungan belajar. Dalam konteks ini, guru memegang peranan yang sangat strategis sebagai motivator, pembimbing, dan fasilitator untuk menumbuhkan dorongan santri agar mampu menghafal Al-Qur’an secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menumbuhkan motivasi anak untuk menghafal Al-Qur’an di TPQ Masjid Nurul Huda Rawabuaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi terhadap kegiatan tahfidz, wawancara mendalam dengan guru dan santri, serta dokumentasi program hafalan sebagai upaya triangulasi data untuk memperoleh hasil yang valid dan komprehensif. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi santri dalam menghafal Al-Qur’an di TPQ Masjid Nurul Huda berada pada kondisi yang beragam dan cenderung fluktuatif, baik antarindividu maupun pada diri santri yang sama dalam waktu yang berbeda. Fluktuasi motivasi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor internal, seperti minat belajar, kesiapan mental, tingkat kelelahan, serta kondisi emosional santri, dan juga oleh faktor eksternal, seperti metode pembelajaran yang diterapkan, intensitas interaksi guru dengan santri, serta dukungan lingkungan keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa proses menghafal Al-Qur’an bukan hanya aktivitas kognitif, melainkan juga melibatkan aspek afektif dan psikologis yang memerlukan perhatian khusus dari pendidik. Dalam konteks tersebut, guru memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam menumbuhkan serta menjaga motivasi santri. Guru berperan aktif melalui pendekatan personal dengan mengenali karakter, kemampuan, dan kondisi psikologis masing-masing santri. Pendekatan ini memungkinkan guru memberikan bimbingan yang lebih humanis dan sesuai dengan kebutuhan santri. Selain itu, guru juga memberikan nasihat yang bersifat edukatif dan spiritual, menanamkan nilai-nilai keutamaan menghafal Al-Qur’an, serta menyampaikan pesan motivasional yang mampu menumbuhkan kesadaran santri bahwa tahfidz merupakan bagian dari ibadah dan bentuk kedekatan kepada Allah SWT. Upaya guru dalam meningkatkan motivasi santri juga dilakukan melalui pemberian penghargaan baik secara verbal maupun nonverbal, seperti pujian, apresiasi atas kemajuan hafalan, dan pemberian kepercayaan kepada santri untuk tampil atau menyetorkan hafalan di hadapan teman-temannya. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan rasa percaya diri dan kebanggaan santri terhadap proses hafalannya. Di samping itu, guru menerapkan metode tahfidz yang variatif, seperti talaqqi, tasmi’, pengulangan hafalan secara berkelompok, dan pembiasaan muroja’ah secara rutin. Variasi metode ini membantu mengurangi kejenuhan santri dan menjadikan proses menghafal Al-Qur’an lebih menyenangkan serta berkelanjutan. Faktor pendukung motivasi santri meliputi lingkungan TPQ yang religius dan kondusif, keterlibatan guru yang konsisten dalam mendampingi proses hafalan, serta adanya dukungan dari orang tua yang memberikan dorongan moral dan pendampingan di rumah. Lingkungan yang bernuansa religius terbukti mampu menumbuhkan suasana belajar yang nyaman dan memotivasi santri untuk berinteraksi lebih dekat dengan Al-Qur’an. Sebaliknya, faktor penghambat yang ditemukan dalam penelitian ini antara lain pengaruh penggunaan gadget yang berlebihan, keterbatasan pendampingan orang tua di rumah, serta kondisi psikologis santri seperti mudah bosan, kurang fokus, dan kelelahan. Faktor-faktor penghambat ini menunjukkan perlunya sinergi antara guru, orang tua, dan lingkungan dalam mendukung keberhasilan program tahfidz. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru memiliki pengaruh yang signifikan dalam menumbuhkan dan mempertahankan motivasi santri untuk menghafal Al-Qur’an secara berkelanjutan. Guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar hafalan, tetapi juga sebagai motivator, pembimbing, dan teladan yang mampu menciptakan suasana pembelajaran tahfidz yang efektif, bermakna, dan bernilai ibadah. Oleh karena itu, penguatan kompetensi guru dalam aspek pedagogik, psikologis, dan spiritual menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pembelajaran tahfidz di TPQ Masjid Nurul Huda
Analisis Komperatif Teori Pendidikan Paulo Freire dan Ki Hajar Dewantara dan Relevansinya Terhadap Kurikulum Berbasis Cinta Nandzifatus Sholikah; M. Fahmi Maulana; Siti Khurota A'yunin
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i2.5407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif pemikiran pendidikan Paulo Freire dan Ki Hajar Dewantara dan mengkaji relevansinya terhadap pengembangan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai paradigma pendidikan yang mengedepankan nilai kemanusiaan, empati, dialog, dan pembentukan karakter dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Sumber data primer berasal dari karya utama Freire seperti Pedagogy of the Oppressed (1968) dan Education as the Practice of Freedom (1967), dan tulisan Ki Hajar Dewantara. Data sekunder diperoleh dari buku, artikel ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Analisis menggunakan teknik deskriptif komparatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kedua tokoh memiliki kesamaan dalam memandang pendidikan sebagai sarana pembebasan manusia dan menolak model pendidikan otoriter. Freire mengedepankan kesadaran kritis melalui dialog dan problem-posing education, sedangkan Ki Hajar Dewantara mengedepankan pembentukan karakter melalui sistem among. Kedua pemikiran memiliki relevansi dengan Kurikulum Berbasis Cinta yang mengedepankan relasi humanis, empati, dan pembelajaran berbasis pengalaman.