cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnaldecive@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Published by Actual Insight
ISSN : 27765040     EISSN : 27756009     DOI : https://doi.org/10.56393/decive.v1i12.274
De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan merupakan jurnal yang menerbitkan hasil penelitian dalam bidang, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Nilai, Pendidikan Moral, Pendidikan Politik, Pendidikan Hukum, Pendidikan Anti Korupsi, Pendidikan Multikultural, Pendidikan Karakter dan berbagai bidang lainnya yang mendukung pengembangan pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal ini diterbitkan duabelas kali dalam setahun yang menampung berbagai naskah hasil penelitian dari para guru, dosen, mahasiswa maupun peneliti yang tertarik dalam bidang penelitian dan pembelajaran.
Articles 260 Documents
Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Gamifikasi Untuk Memperkuat Profil Pelajar Pancasila Dalam Mata Pelajaran PPKn Noviandy, Ari Satria; Rahmatiani, Lusiana; Repelita, Tridays
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i10.2465

Abstract

Arus globalisasi dan pandemi COVID-19 telah menjadi momentum bagi para guru untuk berinovasi. Dampak kemajuan teknologi membuat semua lapisan masyarakat menerima informasi dengan sangat cepat. Berbagai masalah banyak ditemukan ketika pandemi COVID-19, salah satunya di dunia pendidikan yang terpaksa harus beralih ke pembelajaran secara daring. Dalam kondisi ini, para guru berusaha semaksimal mungkin agar pembelajaran tetap menarik di tengah himpitan pandemi. Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi nyata terkait inovasi yang dilakukan oleh para guru di Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Karawang dalam memperbarui media pembelajaran berbasis gamifikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang memungkinkan peneliti untuk mendalami fenomena yang terjadi di lapangan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi media pembelajaran berbasis gamifikasi dapat menumbuhkan rasa kesenangan dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Meskipun demikian, evaluasi lebih lanjut diperlukan untuk memastikan efektivitas dan kelangsungan penggunaan media pembelajaran berbasis gamifikasi. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pelatihan dan dukungan berkelanjutan bagi para guru dalam mengembangkan dan mengimplementasikan inovasi pembelajaran. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para pendidik lainnya dalam menghadapi tantangan serupa di masa mendatang.
Penerapan Profil Pelajar Pancasila Melalui Problem Based Learning di Sekolah Menengah Pertama Kha Thohir Santoso, Wahyu Yuda
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i8.2466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan hasil belajar dan karakter peserta didik dalam kehidupan sehari-hari yang seringkali tidak sesuai dengan moral yang diharapkan. Proses penerapan profil Pelajar Pancasila dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas melalui Problem Based Learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis serta kerja sama peserta didik. Profil Pelajar Pancasila diterapkan sebelum kegiatan pembelajaran, di mana peserta didik dibiasakan melakukan kegiatan keagamaan dan berperilaku sesuai dengan peraturan sekolah. Hal ini dilakukan untuk membentuk moral peserta didik secara lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik sudah terbiasa menerapkan profil Pelajar Pancasila baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Profil Pelajar Pancasila sangat relevan dengan Kurikulum Merdeka karena tidak hanya menekankan bidang akademik, tetapi juga memberikan pendidikan karakter untuk membentuk moral peserta didik. Implementasi ini membuktikan bahwa sekolah tidak hanya sebagai wadah untuk mengejar nilai akademik, tetapi juga sebagai tempat untuk menanamkan nilai-nilai moral yang kuat.
Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membangun Partisipasi Politik Untuk Mewujudkan Masyarakat Madani Faishal, Muhammad Riziq
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 9 (2024): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i9.2467

Abstract

Artikel jurnal ini membahas urgensi peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam membangun Masyarakat Madani. Seorang warga negara yang baik harus memiliki wawasan yang memadai untuk menempatkan dirinya secara tepat dalam kehidupan bermasyarakat. Perkembangan saat ini menghadirkan tantangan signifikan bagi Indonesia dalam membangun masyarakat yang dewasa menuju Masyarakat Madani. Artikel ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat dalam membangun komunitas yang dewasa, penuh dengan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari. Proses menuju Masyarakat Madani tentu tidak terlepas dari berbagai tantangan dan rintangan yang dihadapi. Pendidikan Kewarganegaraan berperan penting sebagai upaya edukasi untuk meningkatkan kesadaran warga negara tentang hak dan kewajiban mereka, serta mendorong partisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam menciptakan Masyarakat Madani yang inklusif dan berkeadilan. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih efektif dalam mendukung terwujudnya Masyarakat Madani di Indonesia. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang menghambat pencapaian Masyarakat Madani dan menawarkan solusi praktis untuk mengatasi hambatan tersebut. Dengan demikian, artikel ini memberikan wawasan yang mendalam bagi akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan dalam upaya memperkuat peran pendidikan dalam pembangunan masyarakat.
Persepsi Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Terhadap Konten LGBT di Aplikasi TikTok Putri, Nur Azahra; Camellia, Camellia
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i8.2471

Abstract

Persepsi dapat diambil oleh individu dalam berbagai bentuk, dan stimulus mana yang akan mendapatkan respon tergantung pada perhatian individu yang merasakannya. Berdasarkan hal tersebut, perasaan, kemampuan berpikir, dan pengalaman-pengalaman yang dimiliki individu tidak sama, sehingga dalam mempersepsi suatu stimulus, hasil persepsi mungkin akan berbeda antara satu individu dengan individu lainnya. Persepsi ini dapat terbentuk melalui pengamatan terhadap konten-konten yang berkaitan dengan LGBT, di mana LGBT seringkali dianggap sebagai sesuatu yang menyimpang oleh sebagian masyarakat. Salah satu media yang sering menjadi sumber konten LGBT adalah TikTok, di mana konten video yang berfokus pada hubungan sesama jenis, seperti gay dan lesbian, semakin mudah ditemukan. Interaksi yang ditampilkan dalam video-video ini sering menyerupai interaksi pasangan lawan jenis, tetapi dengan gender yang sama. Fenomena ini tidak hanya terbatas pada kalangan mahasiswa, tetapi juga telah menjangkau berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua, yang menggunakan aplikasi TikTok. Akibatnya, persepsi masyarakat terhadap LGBT dapat dipengaruhi oleh paparan konten-konten tersebut, yang semakin meluas melalui media sosial. Persepsi ini dapat memicu berbagai reaksi, mulai dari penerimaan hingga penolakan, tergantung pada latar belakang budaya, nilai-nilai, dan norma yang dianut oleh individu. Selain itu, penyebaran konten LGBT di media sosial seperti TikTok juga berpotensi mempengaruhi pandangan generasi muda yang lebih rentan terhadap perubahan sikap dan nilai-nilai sosial.
Pancasila dalam Arus Kosmopolitanisme dan Liberalisme untuk Membangun Identitas Kebangsaan yang Inklusif Era Modern Solikah, Alik Ulfatus; Triana, Yuniarti Mellia; Wati, Ratu Suci Sholikhah; Saputra, Meidi
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 9 (2024): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i9.2485

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini membahas terkait pemahaman yang mendalam tentang tiga paham filsafat, yaitu Pancasila, Kosmopolitanisme, dan Liberalisme di era modern yang penuh dengan dinamika dan kompleksitasnya menjadi semakin penting. Abstrak ini menggambarkan pentingnya ketiga sistem filsafat ini dalam menghadapi tantangan zaman yang berkembang pesat. Pertama, Pancasila, sebagai falsafah negara Indonesia, menegaskan nilai-nilai luhur dan cita-cita bersama dalam sebuah kerangka pemikiran yang terstruktur. Kedua, Kosmopolitanisme mengajak kita untuk memahami eksistensi manusia sebagai bagian dari komunitas global yang inklusif, menggarisbawahi nilai-nilai universalitas dan solidaritas. Ketiga, Liberalisme menekankan pentingnya kebebasan individu dalam mengembangkan potensi dan menjalani kehidupan tanpa campur tangan berlebihan dari pihak lain. Melalui pemahaman yang komprehensif terhadap ketiga sistem ini, mahasiswa dan pembaca akan mampu memperluas wawasan, memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai kemanusiaan, dan membentuk sikap serta perilaku yang sesuai dengan tuntutan zaman. Penulisan artikel ini bertujuan untuk merangkum pokok-pokok bahasan yang relevan dan menggugah pemikiran kritis serta refleksi dalam menghadapi kompleksitas dunia modern yang terus berkembang.
Peran Orang Tua Asuh dalam Membina Disiplin dan Moral Anak di Panti Asuhan Irma, Yohana Enika
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 9 (2024): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i9.2487

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembinaan disiplin dan moral anak panti asuhan dengan peran orang tua asuh di dalam panti asuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukan pembinaan disiplin dan moral anak dengan memberikan kasih sayang kepada anak panti, memberikan nasehat kepada anak untuk selalu menghormati dan menyayangi sesama, anak diajarkan untuk bertanggung jawab dengan tugasnya di dalam panti asuhan. Orang tua asuh juga menyekolahkan anak-anak asuh dari tingkat sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA). Upaya memberikan motivasi kepada anak, memberikan pendidikan keagamaan di dalam panti agar anak bisa bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menuntun anak untuk rajin belajar baik baik di sekolah maupun di dalam panti asuhan. Dengan adanya pembinaan yang dilakukan oleh orang tua asuh di dalam panti asuhan dapat memberikan dampak yang baik untuk anak-anak asuh panti asuhan karena mereka sebagai pendorong yang menuntun anak kepada hal-hal yang baik serta orang tua asuh harus mampu memberi contoh dan perilakuyang baik, agar anak-anak panti asuhan dapat meniru kebaikan ari orang tua asuh.
Analisis Keberagaman Agama dan Toleransi di Desa Sukodadi Dalam Dinamika Masyarakat Multikultural Triana, Yuniarti Mellia; Solikah, Alik Ulfatus; Wati, Ratu Suci Sholikhah; Saputra, Meidi
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i10.2488

Abstract

Artikel ini menyelidiki penerapan kerukunan antarumat beragama di Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, yang dikenal dengan keragaman agama yang meliputi Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Penelitian ini berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi serta upaya dalam mempertahankan toleransi di tengah keberagaman agama yang ada. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, melibatkan observasi langsung, wawancara mendalam dengan tokoh agama, pemerintah desa, dan masyarakat, serta analisis dokumen lokal. Meskipun pernah terjadi ketegangan antar umat beragama, solusi efektif telah diterapkan melalui peran aktif tokoh agama dan pemerintah desa yang memfasilitasi dialog lintas agama, kegiatan sosial, serta kebijakan lokal yang mendukung integrasi sosial. Temuan menunjukkan kolaborasi antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat melalui kegiatan seperti kerja bakti dan wawasan tentang toleransi secara turun-temurun mampu menciptakan suasana harmonis. Kesimpulannya, pendekatan holistik yang menggabungkan dialog, kebijakan inklusif, dan partisipasi masyarakat efektif mempertahankan kerukunan, menjadikan Desa Sukodadi sebagai contoh sukses pengelolaan keberagaman agama.
Peran Pendidikan Politik di Perguruan Tinggi Bagi Mahasiswa Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Fauziyah, Nabilah
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i10.2489

Abstract

Penelitian ini berfokus pada peran pendidikan politik di perguruan tinggi dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi politik mahasiswa. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meninjau secara mendalam kontribusi pendidikan politik dalam mendorong peningkatan partisipasi politik mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan desain pembatasan silang (cross-sectional design). Partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Pendidikan Indonesia, dan data dikumpulkan melalui kuisioner yang didistribusikan secara daring menggunakan Google Forms. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan politik memiliki peranan yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran politik dan mendorong keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas politik. Melalui pendidikan politik, mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai dinamika politik yang terjadi di sekitar mereka, yang pada akhirnya meningkatkan kesadaran dan partisipasi politik mereka. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan kurikulum di perguruan tinggi yang menekankan pentingnya pendidikan politik sebagai bagian integral dari pendidikan kewarganegaraan. Temuan ini juga diharapkan dapat menjadi landasan bagi upaya peningkatan partisipasi politik generasi muda di Indonesia.
Persfektif Mahasiswa Terkait Efektivitas Komunikasi Politik Melalui Media Sosial Hasna, Nazriali Nabila
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i10.2490

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perbandingan perspektif mahasiswa sebagai generasi muda terhadap efektivitas komunikasi politik di media sosial, berdasarkan respon masyarakat dan intensitas konten politiknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur seberapa sering mahasiswa melihat konten komunikasi politik di media sosial. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pandangan mahasiswa mengenai tanggapan masyarakat terhadap komunikasi politik yang ada di media sosial. Terakhir, penelitian ini ingin mengeksplorasi efektivitas komunikasi politik di media sosial dari sudut pandang mahasiswa, guna memberikan rekomendasi perbaikan bagi para komunikator politik di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan metode causal comparative research dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan menggunakan Google Formulir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa sering terpapar konten politik di media sosial mereka. Perspektif mahasiswa terbagi menjadi dua: ada yang berpendapat bahwa konten politik sering menghasilkan respon negatif dan positif dari masyarakat. Beberapa mahasiswa juga berpendapat bahwa komunikasi politik di media sosial sudah efektif, sementara sebagian lainnya merasa efektivitasnya masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru mengenai bagaimana mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda memandang komunikasi politik, serta mendorong perbaikan strategi komunikasi politik di platform digital.
Pola Pembentukan Karakter Siswa di Sekolah Menengah Pertama Hieng, Maria Hildegardis
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i10.2491

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pola pendidikan dan pembinaan karakter anak di SMP PGRI 01 Wagir, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Fokus penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran guru dalam membentuk karakter siswa serta tantangan yang mereka hadapi selama proses tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan partisipan utama terdiri dari kepala sekolah, guru mata pelajaran, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para guru dan kepala sekolah berperan aktif dalam upaya pembentukan karakter anak melalui berbagai kegiatan di dalam dan luar kelas. Strategi yang digunakan meliputi pembelajaran di kelas, bimbingan konseling, serta kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka yang berkontribusi signifikan dalam pengembangan karakter siswa. Namun, terdapat beberapa kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan sarana pendukung dan kurangnya keterlibatan orang tua. Penelitian ini juga menemukan bahwa dukungan yang konsisten dari semua pemangku kepentingan sangat penting untuk keberhasilan program pembinaan karakter. Diperlukan pelatihan yang berkelanjutan bagi guru dalam mengembangkan metode pembinaan karakter yang inovatif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi sekolah lain yang ingin mengembangkan pola pendidikan karakter yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025 Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025 Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025 Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025 Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue