cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnaldecive@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Published by Actual Insight
ISSN : 27765040     EISSN : 27756009     DOI : https://doi.org/10.56393/decive.v1i12.274
De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan merupakan jurnal yang menerbitkan hasil penelitian dalam bidang, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Nilai, Pendidikan Moral, Pendidikan Politik, Pendidikan Hukum, Pendidikan Anti Korupsi, Pendidikan Multikultural, Pendidikan Karakter dan berbagai bidang lainnya yang mendukung pengembangan pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal ini diterbitkan duabelas kali dalam setahun yang menampung berbagai naskah hasil penelitian dari para guru, dosen, mahasiswa maupun peneliti yang tertarik dalam bidang penelitian dan pembelajaran.
Articles 260 Documents
Upaya Guru PPKn Sebagai Motivator Bagi Siswa di Sekolah Menengah Pertama Husen, Ahmad Fiqrie Al; Sanusi, Aris Riswandi; Repelita, Tridays
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 4 (2024): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i4.2105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya guru dalam memotivasi siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi dan wawancara kepada wakil kepala sekolah kurikulum, guru dan siswa kelas VIII. Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan berperan sebagai motivator bagi siswa, sudah berjalan dengan baik dan ditandai dengan hasil pengamatan secara langsung yaitu dengan menggunakan sebuah motivasi dan upaya pendekatan dengan siswa, menggunakan metode pembelajaran seperti video learning atau pembelajaran dengan menggunakan video yang mereka sukai karena dengan metode yang disukai oleh mereka, maka semangat belajar mereka akan semakin meningkat. Upaya memotivasi siswa guru melakukan langkah-langkah sebagai berikut; (1) bersikap terbuka kepada siswa, artinya guru harus dapat mendorong siswanya agar berani mengungkapkan pendapatnya dan menanggapinya dengan positif; (2) membantu siswa agar memahami dan memanfaatkan potensi yang ada pada dirinya secara optimal; (3) menciptakan hubungan yang serasi dan penuh kegairahan dalam interaksi belajar mengajar di kelas.
Objektivisme Nilai dalam Fenomenologi Max Scheler Gultom, Andri Fransiskus
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 4 (2024): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i4.2107

Abstract

Penelitian ini berfokus pada dua problem utama dalam nilai: (1) pencarian pada hakikat nilai dalam jejak-jejak pemikiran Max Scheler (2). nilai dalam tegangan objektivisme dan subjektivisme. Nilai-nilai itu dalam pemikiran Scheler lebih didasari oleh filsafat yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi-hermeneutis dengan langkah-langkah: pertama, melakukan pembacaan tekstual in sensu stricto pada beberapa karya Scheler, kedua, mengaitkan teks dengan problem nilai dengan konteks. Ketiga, reduksi fenomenologis. Keempat, interpretasi dan apropriasi. Temuan penelitian, pertama, penyelesaian problem nilai antara objektivitas dan subjektivitas. Kedua, hakikat nilai ditemukan Scheler merupakan satu jenis objek yang sama sekali tidak dapat dimasuki oleh rasio. Rasionalisme modern menurunkan nilai ke posisi yang lebih rendah atau berusaha untuk menggabungkannya dengan entitas rasio. Para rasionalis melakukan penyesuaian dengan logique du coeur yang tidak memiliki kaitan dengan logika intelek, namun yang menetapkan hierarki dan hukum yang sama tepatnya dengan jenis logika yang terakhir. Dengan istilah yang khas Scheler, nilai menyatakan diri pada kita melalui persepsi sentimental dalam preferensi, cinta, dan benci.
Analisis Partai Politik dalam Pandangan Posiologi Politik dalam Masyarakat Rasyid, Muhammad
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 9 (2024): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i9.2108

Abstract

Semua lapisan masyarakat di Indonesia sangat melek akan politik, terutama menjelang pemilu. Calon sukarelawan dan partai politik meramaikan suasana dengan membuat baliho pendukung untuk sepasang calon dari salah satu partai. Menurut UU No. 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik, partai politik adalah organisasi yang terdiri dari sekumpulan warga negara Indonesia yang memiliki kesamaan aspirasi dan keinginan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Secara umum, partai politik adalah organisasi yang stabil dan rapi, terdiri dari sekelompok orang yang memiliki kesamaan cita-cita dan ideologi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran partai politik dalam mempertahankan dan mencari kekuasaan melalui pemilu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partai politik memainkan peran krusial dalam proses demokrasi dan stabilitas politik di Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh partai politik dalam menjaga kohesi internal dan merespons dinamika politik yang berkembang. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan strategi partai politik di masa mendatang.
Integrasi Nasional: Gambaran Keadaban Warganet di Dunia Maya Ni’am, Muhammad Fathun; Aeni, Anissa Alvi; Anbiya, Bakti Fatwa
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 5 (2024): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i5.2184

Abstract

Penelitian ini membahas tentang gambaran keadaban pengguna internet di dunia maya dengan menggunakan teori tindak tutur Searle. Penelitian ini mengeksplorasi berbagai jenis tindak tutur seperti vokalisasi, ujaran, dan implikasinya terhadap tindak tutur dalam interaksi sosial. Searle menekankan pentingnya memahami tujuan komunikatif individu ketika berbicara, termasuk mengekspresikan sikap psikologis melalui tuturan ekspresif. Fenomena ini juga dieksplorasi dalam konteks media sosial, dimana tindak tutur ekspresif sering digunakan untuk menyatakan dukungan atau kecaman terhadap suatu isu atau individu. Namun penggunaan bahasa yang tidak sopan dan kasar juga menjadi masalah serius, terutama di Indonesia, negara yang terkenal dengan tingkat kesopanan online yang rendah. Pendekatan meliputi integrasi nilai-nilai Pancasila dan kewarganegaraan dalam kurikulum pendidikan, pelatihan keterampilan berpartisipasi aktif di ruang digital, serta penguatan peran keluarga dan sekolah dalam membentuk karakter warga negara yang baik. Oleh karena itu, artikel ini menguraikan upaya untuk memperbaiki perilaku online dan membangun integrasi nasional melalui keadaban dalam komunikasi dunia maya.
Peran Teknologi dan Media Media Pembelajaran bagi Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Widyana, Septi; Asyraf, arhan; Fithri, Imroatun
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 6 (2024): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i6.2186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran teknologi dan media pembelajaran dalam pembelajaran pendikan kewarganegaraan. Perkembangan pendidikan saat ini sangatlah cepat terutama perkembangan pendidikan digital di indonesia. Teknologi digital ini bisa juga digunakan sebagai alat bantu siswa dalam proses belajar mengajar di kelas, dengan adanya teknologi tersebut kita bisa mendapatkan segala sesuatu dengan cepat, seperti mencari bahan ajar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang didasarkan pada bahan deskriptif, yaitu berupa perkataan seseorang secara lisan dan tulisan, serta mencari referensi teoritis terkait dengan permasalahan yang ditemukan. Kami mengambil informasi dari publikasi tentang minat siswa terhadap pembelajaran kewarganegaraan. Penelitian ini merupakan Researah dan Development (R&D). Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah tes dan non tes. Dalam proses pembelajarannya pengajar bisa menyampaikan materi dengan menggunakan media seperti proyektor, audio visual hal itu dilakukan agar dapat mempermudah para siswa dalam memahami suatu materi yang disampaikan oleh guru dan membuat proses pembelajarannya lebih efektif.
Pengaruh Globalisasi Terhadap Konsep Kewarganegaraan di Era Digital Aulia, Cindy; Susanti, Emilia; Fiona, Elda; Nasywa, Fatiha; Ramadhan, Ikhsan
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 7 (2024): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i7.2189

Abstract

Globalisasi dan perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap kewarganegaraan secara signifikan. Artikel ini menganalisis dampak globalisasi dan digitalisasi terhadap konsep kewarganegaraan, dengan fokus pada era digital. Dalam konteks ini, kewarganegaraan tidak lagi terbatas pada keterikatan geografis, tetapi juga melibatkan keterhubungan sosial, politik, dan budaya yang melintasi batas-batas negara. Globalisasi telah membawa tentang perubahan dalam identitas nasional, hak dan tanggung jawab warga negara, serta dinamika politik dan ekonomi di tingkat global. Teknologi digital mempercepat proses globalisasi ini, mengubah cara orang berinteraksi, berkomunikasi, dan terlibat dalam urusan politik. Namun, sementara globalisasi dan digitalisasi membuka peluang baru bagi kewarganegaraan, mereka juga menimbulkan tantangan baru, termasuk masalah privasi, keamanan data, dan kontrol informasi. Oleh karena itu, artikel ini menyoroti perlunya pemikiran ulang terhadap konsep kewarganegaraan di era digital ini, untuk mengakomodasi perubahan-perubahan yang terjadi dan memastikan keadilan, keberlanjutan, dan partisipasi yang inklusif dalam masyarakat global yang semakin terhubung.
Melangkah Bersama Hak Dan Kewajiban Warga Negara Dalam Membangun Masyarakat Yang Berkeadilan Destoarezkya, Alga Dwi; Dhani, Annisa Rahma; Putri, Elsi Amanda; Hudi, Ilham; Canda, Istiazah Mei; Safariani, Yelsa; Yasmilla, Zuhra Balqis
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 5 (2024): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i5.2372

Abstract

Hak merupakan unsur normatif yang berfungsi sebagai pedoman berperilaku melindungi kebebasan, kekebalan tubuh, dan menjamin adanya peluang bagi manusia untuk menjaga harkat dan martabatnya. Kewajiban adalah suatu beban untuk memberikan sesuatu yang seharusnya diperbolehkan atau diberikan hanya oleh pihak tertentu tidak dapat dilakukan oleh pihak lain mana pun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh pihak yang berkepentingan. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana cara melangkah bersama hak dan kewajiban warga negara dalam membangun masyarakat yang berkeadilan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hak dan kewajiban warga negara dan cara melangkah bersama hak dan kewajiban dalam membangun masyarakat yang berkeadilan di Indonesia. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan fokus perhatian dengan beragam metode, yang mencakup pendekatan interpretif dan naturalistis terhadap subjek kajiannya. Hasil penelitian Hak dan kewajiban saling terkait dan tak dapat dipisahkan. Kedua aspek ini memiliki pentingnya masing-masing di negara ini. Tugas kita sendiri adalah semua tindakan yang diharapkan dari kita sebagai warga negara Indonesia dan hak kita sendiri adalah semua yang harus kita dapatkan sebagai warga negara Indonesia.
Menilai Efektivitas Program Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Mempromosikan Nilai-Nilai Demokrasi Putri, Gustriani; Adellia, Adellia; Putri, Melisa Diana; Hudi, Ilham; Srihayuning, Widi; Yulianingsih, Ika
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 6 (2024): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i6.2381

Abstract

Demokrasi merupakan proses pengambilan keputusan dalam masyarakat yang idealnya melibatkan dialog dan diskusi rasional, inklusif, serta toleran antara individu dan kelompok yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas program pendidikan kewarganegaraan dalam mempromosikan nilai-nilai demokrasi melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber terkait. Penilaian efektivitas program pendidikan kewarganegaraan dalam mempromosikan nilai-nilai demokrasi adalah tugas kompleks dan berkelanjutan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan multi-metode, membangun indikator yang jelas, serta mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi efektivitas. Dengan pendekatan ini, penelitian ini berupaya memberikan kontribusi terhadap perbaikan program Pendidikan Kewarganegaraan. Hasil penelitian diharapkan dapat membantu generasi mendatang menjadi warga negara yang lebih demokratis dan bertanggung jawab, dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai demokrasi. Temuan ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kurikulum dan kebijakan pendidikan kewarganegaraan yang lebih efektif.
Efektivitas Pemahaman Nilai-Nilai Multikultural Dalam Pembelajaran Pancasila Menggunakan Metode Bermain Peran Tesa, Novela Angela; Kariadi, Dodik; Mulyani, Sri
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 7 (2024): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i7.2397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui adanya perbedaan pemahaman siswa tentang nilai-nilai multikultural pada pembelajaran pendidikan pancasila setelah diterapkan metode bermain peran dengan siswa yang belajar menggunakan metode konvensional; (2) mengetahui adanya efekivitas metode bermain peran dalam pengetahuan nilai-nilai multikultural pada pembelajaran pendidikan pancasila siswa di kelas V SDN 51 Singkawang. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Tru Experimental Design dengan rancangan Post-test Only. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VA dan kelas VB SDN 51 Singkawang dengan Teknik pengambilan sampel sampling total. Hasil dalam penelitian ini adalah 1) Terdapat perbedaan pemahaman siswa tentang nilai-nilai multikultural pada pembelajaran pendidikan pancasila setelah diterapkan metode bermain peran dan metode konvensional dengan hasil = 2,002 dan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05, 2) Metode bermian peran efektif dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai multikultural pada pembelajaran pendidikan pancasila siswa kelas V SDN 51 Singkawang dengan hasil uji Effect Size = 1,2923 yang berada pada kriteria tinggi
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Tiktok Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Pancasila Terhadap Kesadaran Sosial Siswa Kurniawan, Leni Oktryfiani; Saylendra, Nadya Putri; Sanusi, Aris Riswandi
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 9 (2024): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i9.2433

Abstract

Penelitian ini ditujukan guna memahami pengaruh penggunaan aplikasi TikTok sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila terhadap kesadaran sosial siswa. Penelitian ini berpendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini yakni semua siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Majalaya Karawang tahun pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 520 siswa yang tersebar dalam 13 kelas. Strategi yang dipergunakan pada pemilihan sampelnya yaitu purposive sampling, yakni sampel untuk penelitiannya dipilih sesuai kriteria tertentu dan bukan secara acak. Sampel mencakup 80 siswa yang dipilih dari dua kelas. Teknik analisis data untuk uji hipotesis dijalankan berbantuan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 26 pada perhitungan statistik paired sample t-test. Temuan penelitian memperlihatkan didapati pengaruh signifikan penggunaan aplikasi TikTok sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila terhadap kesadaran sosial siswa dengan nilai output paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi dengan besaran 0,000. Hasil temuan ini diharapkan dapat memberi masukan untuk penerapan media pembelajaran yang tepat di sekolah. Penelitian ini juga menekankan pentingnya pemilihan media yang relevan dengan karakteristik siswa untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan lebih lanjut dalam penggunaan media sosial sebagai sarana pembelajaran inovatif di berbagai mata pelajaran.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025 Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025 Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025 Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025 Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue