cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Biologi
ISSN : 20868286     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Prosiding Seminar Nasional Biologi, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Biologi diterbitkan secara berkala 12 bulanan.
Articles 189 Documents
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI DALAM KONTEKS SOCIOSCIENTIFIC ISSUES S Saptono; I Mubarok
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu HOTs (Higher Order Thinking skills) yang diharapkan dimiliki oleh mahasiswa calon guru Biologi jenjang S1, sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh KKNI. Kajian deskriptif tentang kemampuan pemecahan masalah mahasiswa S1 calon guru Biologi dalam konteks socioscientific issues telah dilakukan berdasarkan pemahaman dan aplikasi masalah sosial-ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Sejumlah mahasiswa calon guru Biologi (n=74) dari perguruan tinggi negeri menjadi subjek penelitian. Tes diagnostik pilihan ganda berargumentasi yang tervalidasi digunakan untuk mengidentifikasi kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Pada tahap awal penelitian, telah disiapkan satu set tes diagnostik 20 item soal terkait masalah kehidupan sehari-hari. Tahapan selanjutnya adalah pendefinisian kemampuan pemecahan masalah mahasiswa berdasarkan jawaban soal-soal tes. Pendefinisian kemampuan pemecahan masalah mahasiswa mencakup 4 aspek kemampuan, yaitu kemampuan mendefinisikan masalah, mengeksplorasi masalah, menentukan solusi alternatif, merencanakan tindakan solusi. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa kemampuan mahasiswa dalam aspek mendefinisikan masalah termasuk dalam kategori baik, tetapi kemampuan dalam mengeksplorasi masalah, menentukan solusi alternatif, dan merencanakan pemecahan, termasuk dalam kategori rendah. Temuan ini dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam upaya peningkatan kualitas proses perkuliahan, khususnya terkait dengan perkembangan kemampuan problem solving mahasiswa calon guru Biologi secara komprehensif.
KARAKTERISTIK DAN KELAYAKAN BUKU AJAR BIODIVERSITAS BERMUATAN KONSERVASI UNTUK MAHASISWA BIOLOGI S Ngabekti; M Rahayuningsih; P Partaya; A Irsadi; K Widyaningrum
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata Kuliah Biodiversitas merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa jurusan Biologi Kurikulum MBKM 2020, sebagai penciri jurusan Biologi FMIPA UNNES sebagai universitas Konservasi. Bersama dengan mata kuliah umum Pendidikan Konservasi, MK Prodi Biokonservasi, mata kuliah ini akan memberikan bekal untuk mahasiswa agar dapat melakukan kegiatan menghargai dan melestarikan biodiversitas atau keanekaragaman hayati.Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan karakteristik bahan ajar Biodiversitas bermuatan Konservasi yang dikembangkan untuk mahasiswa biologi; dan (2) Menguji validitas bahan ajar Biodiversitas bermuatan Konservasi untuk mahasiswa biologi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengambangan (Research and Development). Prosedur pengembangan ini mengacu pada prosedur penelitian dan pengembangan menurut ADDIE yang memuat langkah-langkah pokok penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan suatu produk. Prosedur pengembangan ini mengacu pada prosedur penelitian dan pengembangan menurut ADDIE yang memuat langkah-langkah pokok penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan suatu produk. ADDIE merupakan model pengembangan yang terdiri dari lima tahapan, yaitu Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluating (evaluasi). Analisis data karakteristik, dan validitas buku dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan membandingkan berdasarkan kriteria. Hasil pengembangan buku ajar Biodiversitas, mempunyai karakteristik kontekstual, bermuatan konservasi, dan dapat memotivasi mahasiswa untuk memahami isinya. Analisis validitas bahan ajar menunjukkan buku ajar Biodiversitas sangat layak untuk dimanfaatkan sebagai sumber belajar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa buku ajar Biodiversitas, mempunyai karakteristik visual gambar jelas, kontekstual/ faktual, penyajian sistematis, runtut, sederhana dan menarik, pembangkit motivasi dan bermuatan konservasi, dan sangat layak untuk dimanfaatkan sebagai sumber belajar.
KADAR TRIGLISERIDA TIKUS HIPERKOLESTEROLEMIA SETELAH PEMBERIAN PATI UMBI GEMBILI (Dioscorea esculenta L.) C Rahma; A Yuniastuti; W Christijanti
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperkolesterolemia ditandai dengan kadar kolesterol tinggi yang kemudian dapat memicu terjadinya peningkatan trigliserida. Hal ini disebabkan adanya lemak visceral yang menumpuk dan aktivitas enzim lipoprotein lipase yang menurun akibat dari radikal bebas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pati umbi gembili terhadap kadar trigliserida pada tikus hiperkolesterolemia. Penelitian ini menggunakan metode acak sederhana yang dibagi menjadi 2 kelompok kontrol (kontrol negatif yang tidak diberi perlakuan dan kontrol positif yang di induksi kolesterol 2% selama 15 hari) serta 3 kelompok perlakuan (kelompok induksi kolesterol 2% dan pati gembili dengan dosis yang berbeda yaitu 100, 150, dan 200 mg/kgBB selama 15 hari). Data dianalisis menggunakan uji one way Anova dan uji lanjut LSD. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dosis 150 dan 200 mg/kgBB terhadap semua kelompok perlakuan dengan signifikan (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu 200mg/kgBB pati umbi gembili merupakan dosis terbaik dalam menurunkan kadar trigliserida selama 15 hari.
PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP KUALITAS SPERMA TIKUS HIPERGLIKEMIA D A Saputri; W Christijanti; L Lisdiana; R S Iswari
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas sperma merupakan faktor fertilitas yang terdiri dari parameter konsentrasi, motilitas dan viabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kualitas sel spermatozoa tikus putih dalam kondisi hiperglikemia. Hiperglikemia dilakukan dengan induksi aloksan 125 mg/KgBB. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari kelompok kontrol (+), P1 (ekstrak 200mg), P2 (ekstrak 400mg), P3 (ekstrak 600mg). Pemberian esktrak daun kelor selama 21 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi sperma kelompok K(+) berbeda nyata dengan P2 dengan nilai (0,018) dan P3 (0,027). Rerata tertinggi pada P2 sebesar 109.600.000±50663596,398. Motilitas sperma K(+) berbeda nyata dengan P1, P2 dan P3 dengan nilai (0,000). Rerata tertinggi ada ada P2 sebesar 63,60±2,608. Viabilitas sperma K(+) berbeda nyata dengan P2 dengan nilai (0,027) dan P3 (0,016). Rerata tertinggi P3 sebesar 52,40±27,808. Simpulan yang diambil adalah ekstrak daun kelor dapat meningkatkan kualitas sperma tikus putih hiperglikemia.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI PATI UMBI GEMBILI (Dioscorea Esculenta L.) PADA TIKUS HIPERKOLESTROLEMIA D Oktaviani; A Yuniastuti; W Christijanti
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan pati umbi gembili pada tikus hiperkolestrolemia. Dalam penelitian ini menggumakan sampel tikus sebanyak 25 ekor yang dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok C- (kelompok tikus normal), kelompok C+ (kolesterol 2%), kelompok perlakuan yang diberi kolesterol 2% dan pati umbi gembili dengan dosis yaitu kelompok P1 (dosis 100 mg/kg BB), kelompok P2 (dosis 150 mg/kg BB), kelompok P3 (dosis 200 mg/kg BB). Tikus di induksi kolesterol 2% selama 15 hari, kemudian diberi perlakuan dengan menginjeksikan larutan pati umbi gembili secara oral selama 15 hari. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji one way Anova dan uji lanjut LSD. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pati umbi gembili yang optimal dalam meningkatkan aktvitas antioksidan pada dosis 150 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB.
PROFIL SPERMATOZOA IKAN NILEM (Osteochilus vittatus) YANG DISIMPAN DALAM LARUTAN RINGER-GLISERIN E Setiyono; P Raharjo
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelangsungan budidaya ikan sangat tergantung dengan penyedian benih baik secara kuantitas maupun kualitas. Metode preservasi spermatozoa merupakan salah satu bioteknologi tepat guna yang dapat diterapkan untuk membantu penyedian benih. Penelitian bertujuan untuk mengetahui profil spermatozoa ikan nilem sebelum dan sesudah penyimpanan dalam larutan ringer-gliserin. Materi yang digunakan adalah milt dan oosit ikan nilem. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen pada tiga perlakuan yang masing-masing diulang sebanyak dua belas kali. Perlakuan P0 menggunakan milt segar, perlakuan P1 dan P2 menggunakan milt yang disimpan secara preservasi pada suhu 4oC dalam larutan ringer-gliserin selama 3 hari dan 7 hari. Variabel yang diamati motilitas, fertilization rate (FR), daya tetes telur (HR). Variabel dianalisis menggunakan oneway anova dengan taraf signifikansi α= 5%. Hubungan antar variabel dilakukan uji korelasi dan pengaruhnya dengan uji regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata motilitas spermatozoa Po, P1 dan P2 masing-masing sebelum dan setelah penyimpanan sebesar 78,83±6,64%, 65,5±4,42 dan 40,00±7,07% dan antar perlakuan berbeda nyata (p<0,05). Rata-rata FR spermatozoa sebelum dan sesudah penyimpanan berturut-turut adalah P0= 76,33±7,17%, P1=60,50±6,57 dan 22,60±5,23% dan berbeda nyata antar perlakuan (P<0.05). Motilitas spermatozoa sebelum maupun setelah penyimpanan berkorelasi dan berpengaruh positif dengan HR (r=94,50%; R2=89,20%). Dapat disimpulkan bahwa spermatozoa yang simpan secara preservasi pada suhu 4oC dalam laturan ringer-gliserin selama 3 hari masih memiliki kemampuan untuk memfertilitasi oosit segar dan mempertahankan jumlah telur yang menetas.
EFEKTIFITAS PATI GEMBILI ( Dioscorea esculenta) TERHADAP KADAR ALT (Alanine Aminotransferase) DAN AST (Aspartate Aminotransferase) PADA TIKUS HIPERKOLESTEROLEMIA I Esther; R Susanti; A Yuniastuti
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperkolesterol adalah kondisi kadar kolesterol melebihi normal. Hiperkolesterolemia diketahui juga dapat menyebabkan kerusakan sel hati. Efek sitotoksik ini akan menyebabkan nekrosis sentrilobular dengan peningkatan enzim plasma hati aktivitas seperti enzim ALT (Alanine Aminotransferase) dan AST (Aspartate Aminotransferase). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian pati gembili terhadap kadar ALT dan AST pada tikus hiperkolesterolemia. Penelitan ini menggunakan tikus jantan berumur 2-3 bulan dengan berat badan 150 – 180 gr. Tikus di bagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (tidak diberi perlakuan), kontrol positif dan perlakuan diinduksi kolesterol 2% selama 15 hari, kemudian kelompok perlakuan diinduksi pati gembili dosis 100,150 dan 200mg/kgBB selama 40 hari dibagi menjadi 3 periode waktu (time series). Pengukuran absorbsi terhadap aktifitas enzim ALT dan AST dilakukan pada hari ke 12, 26, dan 40 setelah pemberian pati dengan mengukur aktifitas enzim ALT dan AST pada plasma darah. Data dianalisis statistik ANOVA (p<0.05), hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan dari setiap kelompok terhadap kontrol negatif, dilanjutkan uji LSD (Least Significantly Different). Kesimpulan penelitian ini adalah senyawa bioaktif dalam pati gembili terbukti memiliki efekivitas menurunkan kadar AST ALT dan dosis yang efektif yaitu dosis 200 mg/kgBB dengan pemberian pati gembili selama 40 hari.
PENGARUH PEMBERIAN PATI UMBI GEMBILI (Dioscorea esculenta) TERHADAP KADAR KOLESTEROL LDL DAN HDL TIKUS HIPERKOLESTEROLEMIA L N Sari; A Yuniastuti; W Christijanti
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ateroklerosis disebabkan oleh hiperkolesterolemia, yaitu penyakit gangguan metabolisme kolesterol yang ditandai dengan kadar kolesterol dalam tubuh melebihi batas normal. Keadaan hiperkolesterolemia pada tikus dinyatakan saat kadar kolesterol total dalam darah melebihi 54 mg/dL. Kenaikan kadar kolesterol disertai dengan kenaikan kadar Low Density Lipoprotein, LDL dapat mempersempit pembuluh darah dengan membentuk plak aterosklerosis. Sedangkan HDL (High density lipoprotein) merupakan lemak yang berperan untuk melarutkan kandungan LDL dalam tubuh. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pati umbi gembili terhadap kadar LDL dan HDL pada tikus putih jantan. Subjek dalam penelitian ini sejumlah 25 ekor tikus jantan berumur 2-3 bulan dengan berat badan antara 150 – 180 gram. Tikus dibagi secara acak menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif yang hanya diberi pakan, kelompok kontrol positif dan 3 kelompok perlakuan induksi pati gembili. Kelompok kontrol positif dan kelompok perlakuan diinduksi kolesterol 2% sebanyak 1 ml selama 15 hari, kemudian 3 kelompok perlakuan masing-masing diinduksi larutan pati gembili dengan kadar yang berbeda yaitu 100 mg/kgBB, 150 mg/kgBB, dan 200 mg/kgBB selama 15 hari. Kadar LDL dan HDL diukur pada hari ke-15 dan ke-30 dengan metode indirek/presipitasi. Hasil penelitian menunjukan adanya penurunan kadar LDL dan kenaikan kadar HDL yang bermakna pada kelompok perlakuan induksi pati gembili 100 mg/kbBB, 150 mg/kbBB, dan 200 mg/kbBB dengan nilai signifikansi p < 0,05. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pati umbi gembili dapat menurunkan kadar LDL dan menaikan kadar HDL pada tikus hiperkolesterolemia.
PREVALENSI EKTOPARASIT DAN ENDOPARASIT ITIK PETELUR YANG DIPELIHARA PADA PETERNAKAN INTENSIF DI JAWA TENGAH M Lieviamanda; R Susanti
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor penyebab penurunan produktivitas itik adalah infeksi parasit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengukur prevalensi ektoparasit dan endoparasit pada itik petelur (Anas platyrhynchos) yang dipelihara pada peternakan intensif di Jawa Tengah. Total 25 sampel itik petelur diambil dari 5 lokasi berbeda di Jawa Tengah (Semarang, Temanggung, Magelang, Pati dan Salatiga) yang ditetapkan secara purposive sampling. Sampel diperiksa dengan metode natif dan metode langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 19 dari 25 ekor itik petelur, positif terinfeksi ektoparasit dengan prevalensi tertinggi 100% (Semarang, Magelang) dan terendah 40% (Temanggung). Secara keseluruhan, jenis ektoparasit yang ditemukan adalah Lipeurus caponis (44%), Menacanthus stramineus (36%), Anaticola crassicornis (20%), Menopon gallinae (16%), Columbicola columbae (8%), Musca domestica (24%), Lucilia sericata (32%), dan Goniodes sp (4%). Untuk endoparasit, 14 dari 25 ekor itik petelur positif ditemukan telur dan cacing endoparasit. Prevalensi endoparasit tertinggi tercatat pada itik di Kota Semarang (100%) dan terendah di Kabupaten Temanggung (20%). Jenis-jenis endoparasit yang ditemukan adalah Toxocara sp. (8%), Capillaria sp. (28%), Echinostoma revolutum (16%), Strongyloides papilosus (16%), dan Ascarida galli (4%). Disimpulkan bahwa ektoparasit dan endoparasit yang menginfeksi itik petelur pada peternakan intensif di Jawa Tengah berjumlah 13 jenis, terdiri dari 8 jenis ektoparasit dan 5 jenis endoparasit.
Keanekaragaman Amfibi (Ordo Anura) Berdasarkan Tipe Habitat Di Taman Wisata Alam Pulau Sangiang M A Rofiq; U Usman; I Wahyuni
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman amfibi (ordo anura) berdasarkan tipe habitat di kawasan TWA Pulau Sangiang. Penelitian dilakukan pada bulan April – Oktober 2020. Penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive sampling, berdasarkan kondisi habitat yang berada di TWA Pulau Sangiang. Metode pengambilan sampel menggunakan metode VES (Visual Encounter Survey) dengan teknik jelajah. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa terdapat 3 jenis anura dari semua habitat yang dibandingkan dengan total individu sebanyak 40 katak. Nilai hasil indeks keanekaragaman pada habitat 1 yaitu 0,93 dengan kategori rendah, dan pada habitat 2 yaitu 0,63 dengan kategori rendah. Adapun nilai indeks similaritas pada kedua habitat bernilai sebesar 80% dengan kategori tinggi.

Page 3 of 19 | Total Record : 189