cover
Contact Name
Elok Nur Affah Al Akromi
Contact Email
eloknuraffah44@gmail.com
Phone
+6282117852564
Journal Mail Official
jurnalglobalilmiah@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence Blok.D No.02, Sendang,Kec. Sumber, Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Global Ilmiah
ISSN : -     EISSN : 30265207     DOI : -
Jurnal Global Ilmiah merupakan jurnal ilmiah dalam bentuk penelitian dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal ini diterbitkan setiap bulan oleh International Journal Labs. Jurnal Global Ilmiah menyediakan sarana untuk diskusi berkelanjutan tentang isu-isu relevan yang termasuk dalam fokus dan ruang lingkup jurnal yang dapat diperiksa secara empiris. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian yang mencakup ilmu-ilmu multidisiplin, termasuk humaniora dan ilmu sosial, pendidikan, ilmu agama, filsafat, ekonomi, ilmu teknik, dan ilmu kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 257 Documents
Hibah dalam Tafsir Ahkam (Studi Ayat-Ayat Hibah dalam Al-Qur'an) Hasibuan, El Sobirin; Hasan, Abdur Rokhim; Kholilurrohman, Kholilurrohman
Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v2i12.281

Abstract

Penelitian ini membahas praktik hibah sebagai mekanisme dalam pembagian waris di masyarakat adat Batak Mandailing, Desa Pagaran Baringin, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara. Masalah penelitian berfokus pada perbedaan hukum dan praktik hibah dibandingkan dengan wasiat, infak, dan pemberian lainnya, serta bagaimana hibah dapat digunakan tanpa menghilangkan nilai ilmu faraidh. Tujuan penelitian adalah menganalisis kedudukan hibah dalam waris, penerapannya kepada salah satu anak, serta perspektif ulama tafsir dan hukum positif terkait hibah. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan Library Research, menggunakan pendekatan tafsir bilma’sur dan tafsir kontekstual untuk menelaah literatur fiqh, tafsir Al-Qur’an, serta regulasi hukum seperti KUHPerdata dan KHI. Penelitian menelaah dokumen dan literatur klasik, serta peraturan hukum kontemporer, untuk memahami korelasi antara prinsip keadilan, fleksibilitas sosial, dan praktik hibah dalam keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hibah sah digunakan sebagai mekanisme dalam waris, termasuk pemberian kepada salah satu anak, dengan catatan kesepakatan ahli waris dan prinsip keadilan tetap dijaga. Hibah mencerminkan refleksi hati orang tua, sejalan dengan contoh kasih sayang dalam sejarah nabi dan ajaran Islam. Selain itu, praktik hibah memberikan fleksibilitas bagi orang tua untuk memberikan reward atau bantuan kepada anak tanpa menyalahi hukum waris, meskipun terdapat batasan pada hukum positif yang membatasi hibah pasca kematian pewaris. Penelitian ini menekankan bahwa hibah dapat menjadi alternatif mekanisme waris yang sah, adil, dan fleksibel, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan hukum Islam kontemporer dan kebijakan keluarga, sekaligus menjadi referensi bagi studi lanjut mengenai interaksi hukum adat, hukum positif, dan praktik keagamaan.
Pengaruh Ukuran Dewan Dan Jumlah Rapat Dewan Direksi Terhadap Firm Value Dengan Corporate Environmental Disclosure Sebagai Variabel Intervening Kamilla, Puteri
Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v2i12.282

Abstract

This research aims to investigate the impact of corporate governance on firm value through corporate environmental disclosure. The GRI Index is used to obtain the value of corporate environmental disclosure and firm value assessment using the Tobins Q ratio. This study used variance-based structural equation modeling technique (PLS-SEM) with WarpPLS 5.0 software to analyze the data. The results of the study show that corporate governance assessed through the size of the board and the number of board of directors meetings has a significant positive relationship with corporate environmental disclosure and firm value. In addition, corporate environmental disclosure has a mediating effect on the size of the board and the frequency of board of directors meetings on firm value. In conclusion, the implementation of corporate governance can provide a higher value of corporate environmental disclosure so that it provides better firm value.
Keterkaitan Peer-To-Peer Lending Dengan Hukum Investasi Di Indonesia Maramis, Andries Yody Ravelino
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i1.296

Abstract

Perkembangan teknologi finansial (fintech) di Indonesia telah membawa perubahan signifikan dalam praktik pembiayaan dan investasi. Salah satu inovasi yang paling cepat berkembang adalah Peer-to-Peer (P2P) Lending, yang merupakan layanan berbasis teknologi yang mempertemukan pemberi pinjaman dan peminjam tanpa melalui lembaga keuangan konvensional. Fenomena ini telah menciptakan dinamika baru dalam hukum investasi, karena P2P Lending menawarkan instrumen investasi alternatif di luar pasar modal dan instrumen perbankan. Namun, kehadiran P2P Lending juga menimbulkan sejumlah tantangan hukum, terutama terkait kepastian hukum, risiko gagal bayar, dan perlindungan investor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan legislatif, konseptual, dan studi kasus. Analisis berfokus pada hubungan antara P2P Lending dan hukum investasi di Indonesia, efektivitas peraturan yang ada, dan prospek perlindungan hukum bagi investor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun P2P Lending belum diatur secara eksplisit sebagai instrumen investasi dalam hukum positif Indonesia, praktiknya memiliki karakteristik yang sangat erat kaitannya dengan investasi. Peraturan yang ada, khususnya Peraturan OJK No. 10/POJK.05/2022, telah memberikan dasar hukum, namun belum sepenuhnya menjamin kepastian dan perlindungan investor. Oleh karena itu, perlu diselaraskan regulasi antara undang-undang investasi, undang-undang perbankan, dan peraturan fintech, serta meningkatkan literasi hukum masyarakat. Kesimpulannya, P2P Lending memiliki prospek besar sebagai investasi alternatif di era digital, tetapi penguatan regulasi dan mekanisme perlindungan hukum sangat penting untuk menciptakan ekosistem investasi yang sehat dan merata.
Pengaturan Hukum Terhadap Pelaku yang Menghalangi Proses Peradilan (Obstruction of Justice) Dikaji Dari Perspektif Hukum Pidana dan Kepastian Hukum Jalil, M.Abdul
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i1.283

Abstract

The criminal justice process is an essential instrument in realizing the rule of law, which emphasizes justice, legal certainty, and utility. In practice, however, the phenomenon of obstructing the course of justice, commonly referred to as obstruction of justice, frequently occurs. Such acts may include concealing, destroying, or falsifying evidence; influencing, pressuring, or intimidating witnesses; as well as obstructing the investigation, prosecution, or trial proceedings. This phenomenon poses a serious threat because it undermines the integrity of the justice system, weakens law enforcement efforts, and ultimately disrupts legal certainty, which is one of the primary objectives of criminal law. This study aims to analyze the legal regulation of perpetrators of obstruction of justice within the Indonesian legal system and to examine how such regulation is viewed from the perspective of criminal law and the principle of legal certainty. The research method employed is normative legal research, using a statute approach and a conceptual approach. Primary legal materials include the Indonesian Penal Code (KUHP), the Code of Criminal Procedure (KUHAP), and other relevant legislation that specifically regulates obstruction of justice, such as the Anti-Corruption Law, the Corruption Eradication Commission Law, and the Anti-Money Laundering Law. The findings of this study indicate that the regulation of obstruction of justice in Indonesia remains partial, fragmented, and has yet to be comprehensively formulated within the Penal Code or the Code of Criminal Procedure. This condition creates difficulties in practice, particularly when obstruction of justice is committed outside the scope of special criminal laws that explicitly address it. From the perspective of criminal law, this opens the possibility of multiple interpretations in determining punishable acts, thereby reducing the effectiveness of law enforcement. From the perspective of legal certainty, the absence of clear and codified regulation leads to disparities in court decisions, inconsistency in law application, and a weakening of legal protection guarantees for society. This research underscores the urgency of reforming Indonesia’s criminal law through systematic codification of obstruction of justice as a distinct criminal offense. The Draft Penal Code (RKUHP) should explicitly regulate obstruction of justice with clear, detailed, and comprehensive provisions in order to ensure legal certainty, strengthen the integrity of the justice system, and uphold the rule of law.
Catalyzing the Global Energy Transition Through Coconut Biomass Valorization: Exploring Multidimensional Impacts and Opportunities of Allam Cycle Power Systems for Clean and Sustainable Energy Growth Yajri, Ghifari Jauhar; Ridwansyah, Dzaky Fariz; Raharjo, Alief Amiruddin
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i1.294

Abstract

Following Indonesia’s commitment to achieve Net Zero Emissions by 2060, Indonesia’s National Energy Policy (KEN), stated in Government Regulation No. 79 of 2014, is being revised to integrate New Renewable Energy into the national energy mix, targeting 25–26% by 2030 and 70–72% by 2060. Leveraging abundant natural resources, this initiative seeks to reduce carbon emissions through nature-based solutions. This study examines the thermodynamic, economic, and environmental performance, alongside ammonia production potential, of an integrated system using literature reviews validated through Aspen Plus simulations and lifecycle modeling. Results show coconut biomass offers 43.96% energy efficiency and a heating value of 17.54 MJ/kg, producing 157.73 MW from a 200 MW input. Techno-economic modeling revealed a net present value (NPV) of USD 462.388 million, outperforming natural gas-based Allam Cycle systems with an NPV of USD 232 million (NYISO). The proposed system also achieves lifecycle negative emissions of ?0.7445 kgCO?/kWh versus 0.167 kgCO?/kWh for natural gas, underscoring environmental superiority and near-carbon neutrality. By capturing 100% of CO? while maintaining strong economic feasibility, this approach addresses emissions and cost challenges inherent in fossil-fuel-based systems, offering a scalable pathway to sustainable energy growth.
Implementasi Kebudayaan Betawi dalam Perancangan Karakter Animasi 2D Anti-Bullying Untuk Anak Usia 6-12 Tahun Maulana, Yoga Etsa; Pertiwi, Ratih
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i1.295

Abstract

Akhir-akhir ini sering kita temui berbagai macam kasus kekerasan yang melibatkan oknum pelajar, salah satunya adalah perundungan. Oleh karena itu, perlu adanya edukasi kepada anak-anak usia sekolah mengenai perundungan dan dampaknya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang animasi 2D anti-bullying dengan mengimplementasikan kebudayaan Betawi, khususnya karakter Ondel-ondel, sebagai upaya edukasi yang kreatif dan kontekstual. Peran video animasi dianggap cukup efektif dalam membangun karakter generasi muda, misalnya saja, penggunaan animasi sebagai media utama dalam Animasi Pendidikan Untuk Meningkatkan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Dalam perancangan animasi 2D anti-bullying untuk anak usia 6-12 tahun yang penulis kerjakan, aspek kebudayaan yang diadopsi adalah Ondel-ondel dari kebudayaan Betawi. Ondel-ondel memiliki filosofi sebagai karakter yang merepresentasikan kekuatan, keadilan, dan keberanian. Proses perancangan animasi 2D ini juga berpedoman pada 12 prinsip animasi dan 7 prinsip dasar desain. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan perancangan komunikasi visual, yang meliputi observasi, wawancara, dan studi literatur.  Hasil akhir berupa video animasi 2D berdurasi 10 menit sebagai media utama, serta media promosi seperti poster, banner, dan merchandise sebagai penunjang media utama. Dari hasil akhir yang berupa video animasi 2D tersebut, diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda yang sigap, tanggap, dan memiliki budi pekerti yang baik serta mampu membangun hubungan pertemanan yang sehat di lingkungan sekolah. Target audiens pun diharapkan tahu apa yang harus dilakukan dalam menyikapi perundungan.
Evaluation And Design Of User Interface To Improve User Experience Using Heuristic Evaluation And Human-Centered Design Methods On The BINUS E-Library And Knowledge Center Website Khalda, Nibraz; Putra, Ditiofernal; Esa Putra , Rizky
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i1.297

Abstract

The Library and Knowledge Center (LKC) is one of BINUS University's units with two functions, the library itself and the knowledge center as a supporter of learning, research, and community service. LKC has a website that serves as an e-library (http://library.binus.ac.id), however the website copyright was in 2011, which means that the last website development was about 11 years ago. As a result, some of the existing features and design will need to be updated. In web design, User Interface (UI) and User Experience (UX) are important factors to ensure users can use it comfortably. The usability of LKC's website had to be re-evaluated in order to comply with good UX principles and determine the success rate of the UI implemented that meets user needs. The goal of this research is to identify usability problems on the e-library using Heuristic Evaluation while simultaneously designing a design solution using the Human-Centered Design method based on evaluator feedback, severity ratings, and Google Material Design (guidelines). Based on the heuristic evaluation method by Nielsen it was found that the 10 aspects studied obtained severity ratings of 0 (1 aspect), 1 (6 aspects), 2 (2 aspects), and 3 (1 aspect). Then, a prototype of the design solution is made based on the advice of the evaluator, severity ratings, and Google Material Design (guidelines). The result is comparative analysis between existing design and solution design from the UI and UX perspectives that can be taken into consideration to improve the LKC’s website.
Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah dan Keadilan Restoratif: Tinjauan Yuridis atas Penyelesaian Perkara Pidana Anak di Luar Sistem Peradilan Formal Rohman, Fikri; Ibad, Syahrul; Fathorrahman , Fathorrahman
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i1.298

Abstract

Diversi sebagai penyelesaian perkara pidana anak di luar jalur peradilan formal merupakan prinsip penting dalam hukum pidana anak di Indonesia. Pondok pesantren, sebagai lembaga pendidikan berbasis keagamaan, telah lama menerapkan pendekatan penyelesaian internal terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh santri. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip keadilan restoratif, yang mengutamakan pemulihan hubungan sosial, bukan hukuman. Artikel ini mengkaji kekuatan hukum pondok pesantren dalam menyelesaikan perkara pidana anak dari perspektif yuridis normatif. Meskipun tidak memiliki kewenangan formal seperti aparat penegak hukum, pesantren memiliki legitimasi moral dan sosial untuk menyelesaikan perkara pidana ringan secara internal. Namun untuk kasus pidana berat, kewajiban melaporkan kepada pihak berwajib tetap berlaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran pesantren perlu difasilitasi dalam kerangka hukum nasional, khususnya melalui kerja sama struktural antara pesantren dan aparat penegak hukum. Kontribusi ilmiah dari penelitian ini adalah memberikan wawasan baru mengenai pentingnya integrasi pesantren dalam sistem hukum nasional.
Pengaruh Range of Motion (Rom) Dengan Menggunakan Squeezing Squishy Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas atas Pada Pasien Stroke di Rsud Dr. Adjidarmo Rangkasbitung Fuad, Nunung; Akbar, Roby Rahmadi
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i1.299

Abstract

Stroke didefinisikan sebagai manifestasi klinis yang terjadi secara akut akibat adanya disfungsi neurologis pada otak, medula spinalis, dan retina, baik secara sebagian maupun menyeluruh, yang berlangsung selama 24 jam atau menyebabkan kematian akibat gangguan pada pembuluh darah. Salah satu indikasi dan gejala yang umum dijumpai adalah kelemahan pada kekuatan otot terutama pada ektermitas atas. Salah satu jenis latihan rehabilitasi yang dianggap efektif untuk mencegah kecacatan pada pasien stroke adalah latihan Range Of Motion (ROM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Range Of Motion (ROM) dengan menggunakan squeezing Squishy terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke di RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen (two group pre-test post-test with control group design). 30 responden (15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol) dengan teknik nonprobability sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen yaitu skala pengukuran kekuatan otot medical record council (MRC) pengukuran berpokus di ektermitas atas dan Standar Operasional Prosedur (SOP) ROM dengan menggunakan squeezing squishy.  Hasil: Hasil uji t independen hasil mean post-test kelompok intervensi dan kontrol mean difference 0.60 hasil uji statistik didapatkan p value = 0.035 (? < 0.05) artinya ada pengaruh ROM dengan menggunakan squeezing squishy pada ektermitas atas. Range of motion (ROM) dengan menggunakan squeezing squishy, teryata bisa digunakan untuk meningkatkan kekuatan otot pada ektermitas atas pada pasien stroke dan dari hasil penelitian sangat efektif ada peningkatan kekuatan otot setelah diberikan intervensi ROM dengan squishy. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam terapi non-farmakologis untuk meningkatkan kekuatan otot pasien stroke.
Motivasi Intrinsik dalam Al-Qur`An (Analisis Pengulangan Kisah Nabi Musa, Fir`Aun dan Banî Isrâîl) Hasan, Abdur Rokhim; Sipahutar, Rahmat Taufik
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i1.300

Abstract

Kisah Nabi Musa yang sering diulang dalam Al-Qur'an dengan diksi mirip, menggambarkan fenomena kebahasaan yang kaya, sehingga penafsiran maknanya selalu dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini mengkaji motivasi intrinsik di balik pengulangan kisah Nabi Musa, Fir'aun dan Banî Isrâîl dalam Al-Qur'an dengan susunan dan redaksi yang berbeda-beda. Pengulangan kisah ini bukan tanpa tujuan, melainkan mengandung hikmah mendalam yang berkaitan dengan konteks psikologis, historis, dan tujuan (maqâshid) dari setiap ayat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research, mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur'an tentang pengulangan kisah tersebut menggunakan metode tematik serta pendekatan munâsabah ayat, kaidah tikrâr, dan maqâshid ayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis dan historis umat Yahudi di masa Nabi Muhammad sangat mempengaruhi turunnya ayat-ayat tersebut. Pengulangan ini juga disesuaikan dengan objek bicara, penyampaian makna yang berbeda, penyempurnaan cerita sebelumnya, dan konteks ayat (munâsabah). Setiap pengulangan memiliki nilai dan tujuan signifikan yang berbeda, baik untuk menghibur Nabi Muhammad, mengingatkan umat Yahudi, maupun memberikan pelajaran kepada umat Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengulangan kisah dalam Al-Qur'an merupakan bentuk keindahan bahasa Arab dan kandungan makna yang dalam, bukan pengulangan yang sia-sia. Hasil penelitian ini diharapkan memperkaya khazanah studi tafsir tematik, khususnya dalam memahami aspek psikologis dan linguistik Al-Qur’an