cover
Contact Name
Ahmad Albar Al Akso
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62812330129
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
Perum. Griya Kencana Blok 2i No.68 Mojosarirejo Driyorejo Gresik Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30258855     DOI : -
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah jurnal open access yang diterbitkan oleh CV SWA Anugrah yang didalamnya menerima jurnal hasil penelitian maupun kajian pustaka tentang ilmu kesehatan, kedokteran, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, keperawatan, ilmu nutrisi, gizi, urgensi stunting dan permasalahan kesehatan di Indonesia dan Internasional. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun. pada bulan Februari, April, Juli, dan September. Jurnal ini mengundang penulis dan peneliti untuk publish di jurnal kesehatan ini.
Articles 668 Documents
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DAN STATUS GIZI DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMK NEGERI 9 KOTA TANGERANG Iman Nurul Zanah; Yayah Choeriyah; Alfika Safitri
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v7i5.5665

Abstract

Masalah mental yang sering dialami remaja yaitu seperti kecemasan, gangguan mood, dan depresi diakibatkan oleh tekanan dari dalam diri, lingkungan ataupun orang tua. Kecemasan akan mempengaruhi kesehatan fisik serta mengganggu keseimbangan hormon serta mempengaruhi kesehatan reproduksi, Kebanyakan remaja pada saat ini mengkonsumsi makanan olahan yang mengandung sedikit gizi, juga banyak dari remaja melakukan diet yang tidak sesuai yang menyebabkan gizinya tidak seimbang, ketidakseimbangan nutrisi ini dapat menyebabkan gangguan menstruasi. Berdasarkan Studi Pendahuluan yang dilakukan peneliti terhadap 25 siswi, di dapatkan sebanyak 17 siswi mengalami kecemasan, 15 siswi dengan IMT < 18,5 dan 6 siswi diantaranya mengalami siklus menstruasi tidak teratur Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dan status gizi dengan siklus menstruasi pada remaja putri di SMK Negeri 9 Kota Tangerang Desain Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain analisis korelasional yaitu Rank Spearman serta pendekatan secara potong lintang (cross sectional) Tekhnik Sampel: Teknik Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling Jumlah Sampel: Sampel pada penelitian ini adalah siswi di SMK Negeri 9 Kota Tangerang sebanyak 78 responden Hasil dan Kesimpulan: berdasarkan hasil uji rank spearman menunjukkan hasil signifikansi 0,002 (p<0,05) yang berarti variabel tingkat kecemasan dengan siklus menstruasi memiliki hubungan yang signifikan dengan diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,352 atau memiliki hubungan cukup, dan diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.663 (p>0,05) dengan koefesien korelasi 0,050 maka dapat disimpulkan bahwa hubungan antara variabel status gizi dengan siklus menstruasi tidak signifikan atau tidak berarti.
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH SEMANAN RW.04 KOTA TANGERANG Ika Rahma Susilawati; Yayah Choeriyah; Alfika Safitri
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v7i5.5666

Abstract

Masalah utama hipertiensi adalah penyakit kardiovaskular yang disebabkan oleh faktor genetik dan pola makan, yang meningkatkan tekanan darah.pola makan kaya daging merah, dan makanan olahan dapat meningkatkan tekanan darah. Dukungan keluarga pada penderita hipertensi memegang peranan penting dalam menjaga dan mengendalikan tekanan darah agar tidak naik dan berharap tekanan darah kembali normal, didapatkan sebanyak 16 lansia mengalami hipertensi, 7 lansia mengalami pola makan tidak teratur, dan 5 lansia mengalami kurang dukungan keluarga. Tujuan: Mengetahui hubungan pola makan dan dukungan keluarga dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Semanan RW.04. Desain Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain analisis korelasional yaitu Rank Spearman serta pendekatan secara potong lintang (cross sectional) Tekhnik Sampel: Teknik yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah Sampel: Sampel berjumlah 105 responden. Hasil dan Kesimpulan: berdasarkan hasil uji rank spearman menunjukkan hasil signifikasi 0,000 (p<0,05) yang berarti variabel pola makan dengan kejadian hipertensi memiliki hubungan yang signifikan dengan diperoleh nilai koefisien sebesar 0,418 atau memiliki hubungan cukup, dan diperoleh nilai signifikan sebesar 0,049 (p<0,05) dengan koefesien 0,216 maka disimpulkan bawha hubungan antara variabel dukungan keluarga dengan kejadian hipertensi signifikan atau berarti.
PENGARUH USIA DAN BEBAN KERJA TERHADAP POTENSI FATIGUE TIM OPERASIONAL DINAS PENANGGULANGAN KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN PROVINSI DKI JAKARTA Matondang, Sonia Tesalonika; Prasetyo, Hairuddin Bangun; Himantoro, Setiawan
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v7i5.5668

Abstract

Kelelahan kerja merupakan suatu keadaan yang mengalami penurunan kemampuan fisik dan mental yang disebabkan penggunaan fisik yang berlebihan dan emosional. Sehingga berakibat menurunnya produktivitas kerja, kurangnya kemampuan fisik, kecepatan reaksi, koordinasi dan lambat saat pengambilan keputusan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh usia dan beban kerja terhadap potensi fatigue Tim Operasional Dinas Penanggulangan Kebakaran Dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian kuantitatif dengan metode yang digunakan non eksperimen cross sectional. Hasil dari penelitian ini ialah terdapat pengaruh usia terhadap potensi fatigue dan tidak terdapat pengaruh beban kerja terhadap potensi fatigue Tim Operasional Dinas Penanggulangan Kebakaran Dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta.Kata Kunci : Usia, Beban Kerja, Kelelahan Kerja Work fatigue is a condition that experiences a decrease in physical and mental abilities caused by excessive physical and emotional use. This results in decreased work productivity, reduced physical abilities, reaction speed, coordination and slow decision making. The aim of this research is to determine the effect of age and workload on the potential for fatigue of the Operational Team of the DKI Jakarta Provincial Fire and Rescue Service. In this research, it is a type of quantitative research with non-experimental crosssectional methods used. The results of this research include that there is an influence of age on the potential for fatigue and there is no influence of workload on the potential for fatigue of the DKI Jakarta Provincial Fire and Rescue Service Operational Team.Keywords: Age, Workload, Work Fatigue
PERAN MIKROBIODATA USUS DALAM PATOGENESIS PENYAKIT PERADANGAN: TINJAUAN LITERATUR Abraham Tangganah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v7i5.5671

Abstract

Usus adalah organ panjang dan berkelok-kelok yang merupakan bagian penting dari sistem pencernaan manusia. Bermula dari lambung, usus terbagi menjadi dua bagian utama ialah usus halus dan usus besar. Ketidakseimbangan dalam komposisi dan fungsi mikrobiota usus dapat memicu peradangan dan berkontribusi pada perkembangan berbagai penyakit peradangan, seperti penyakit radang usus (IBD), rheumatoid arthritis, multiple sclerosis, penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD), obesitas, dan diabetes tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk memahami perubahan komposisi mikrobiota usus memengaruhi perkembangan penyakit peradangan serta menyelidiki mekanisme yang mendasari mikrobiota usus berkontribusi pada proses peradangan dalam tubuh. Metode yang dipakai ialah metode studi pustaka. Data dari berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, dan laporan penelitian dianalisis untuk memahami secara mendalam topik penelitian. Temuannya ialah mikrobiota usus dapat berkontribusi pada patogenesis penyakit peradangan melalui beberapa mekanisme, termasuk peningkatan permeabilitas usus (leaky gut), produksi sitokin pro-inflamasi, aktivasi inflammasome, produksi metabolit berbahaya, dan interaksi dengan sistem imun.
HUBUNGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI KELAS VIII SMPN 1 MAUK Navalia, Navalia; Nuryani, Nuryani; Cicirosnita J.Idu
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i1.5675

Abstract

Latar Belakang: Keputihan (flour albus, leucorrhea, white discharge) adalah keluarnya secret atau cairan berlebihan dari saluran reproduksi perempuan (vagina). Keputihan dapat berupa fisiologis atau patologis, tergantung dari variasi, warna, bau, dan konstitensi. Penyebab keputihan pada remaja umumnya adalah pengetahuan dan perilaku personal hygiene yang kurang baik, diantaranya kebiasaan setelah buang air kecil yang kurang baik, rendahnya kesadaran untuk mencuci tangan, penggunaan sabun vagina, penggunaan celana dalam yang ketat dan frekuensi penggantian pembalut saat menstruasi yang merupakan faktor pencetus kejadian keputihan pada remaja. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan personal hygiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri kelas VIII SMPN 1 Mauk. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik menggunakan rancangan cross sectional. Menggunakan teknik random sampling dengan sampel berjumlah 149 responden dengan menggunakan analisis uji chi-square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa 71 reponden (47.7%) memiliki perilaku personal hygiene kurang dan 84 responden (56.4%) mengalami keputihan kurang. Hasil uji chi-square hubungan perilaku personal hygiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri kelas VIII SMPN 1 Mauk didapatkan nilai p-value 0.000 < 0.05. Kesimpulan: terdapat hubungan antara perilaku personal hygiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri kelas VIII SMPN 1 Mauk.
PUDING DAUN KELOR: PRODUK INOVASI MAHASISWA KKN KOLABORATIF SEBAGAI SOLUSI GIZI UNTUK CEGAH STUNTING DI DESA KARANGREJO Habibah, Isnaini Ainun; Qoror, Urfial; Baharudin, Muhammad Teguh; Fauzi, Ahmad; Hapsari, Yusita Titi
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i1.5676

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi salah satu tantangan utama di Indonesia. Kondisi ini disebabkan oleh asupan gizi yang tidak memadai selama periode pertumbuhan anak. Untuk membantu mengatasi masalah ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaboratif berkolaborasi dengan posyandu di Desa Karangrejo dalam mengembangkan inovasi berupa produk puding daun kelor. Daun kelor, yang dikenal kaya akan nutrisi, terutama protein, kalsium, zat besi, dan vitamin A, dipilih sebagai bahan utama untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak yang berisiko mengalami stunting. Puding daun kelor ini tidak hanya mudah diterima oleh anak-anak karena rasanya yang lezat, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. Program ini diimplementasikan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan kader posyandu Desa Karangrejo dalam mensosialisasikan manfaat dan pentingnya perbaikan gizi untuk mencegah stunting pada anak. Hasil awal menunjukkan bahwa inovasi ini diterima dengan baik oleh kader posyandu dan warga Desa Karangrejo yang berpotensi menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah stunting. Jurnal ini bertujuan untuk menggambarkan peran penting mahasiswa KKN dalam menciptakan solusi inovatif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan gizi masyarakat pedesaan dalam upaya mencegah stunting. Kata kunci: Stunting, Puding Daun Kelor, Sosialisasi Stunting is a chronic nutritional problem that is still one of the main challenges in Indonesia. This condition is caused by a lack of nutritional intake during the child's growth period. To help overcome this problem, Kuliah Kerja Nyata (KKN) students collaborated with the posyandu in Karangrejo Village to develop an innovation in the form of a Moringa leaf pudding product. Moringa leaves, which are known to be rich in nutrients, especially protein, calcium, iron and vitamin A, were chosen as the main ingredient to increase the nutritional intake of children at risk of stunting. Apart from being easily accepted by children because it tastes delicious, Moringa leaf pudding also provides significant health benefits. This program is implemented through a participatory approach by involving Karangrejo Village posyandu cadres in socializing the benefits and importance of improving nutrition to prevent stunting in children. Initial results show that this innovation was well received by posyandu cadres and residents of Karangrejo Village and has the potential to be a long-term solution to overcome the stunting problem. This journal aims to describe the important role of KKN students in creating innovative and sustainable solutions to improve the nutritional welfare of rural communities in efforts to prevent stunting. Keywords: Stunting, Moringa leaf pudding, Socializing
HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU DAN LAMA KERJA DENGAN RISIKO KELUHAN MUSKULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PENGEMUDI TRUK ANGKUTAN BATU DI CV. KANCA SATUI TANAH BUMBU Supriati, Sartika; Juanda, Juanda; Rahmawati, Rahmawati
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i1.5684

Abstract

Menurut WHO, MSDs adalah penyakit akibat kerja yang paling banyak terjadi dan diperkirakan mencapai 60% dari semua penyakit akibat kerja. Ada beberapa faktor yang memicu terjadinya keluhan MSDs yaitu faktor individu, pekerjaan, dan lingkungan. tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan faktor individu dan lama kerja dengan risiko keluhan MSDs pada pengemudi truk angkutan batu di CV. Kanca Satui. Jenis penelitian analitik, dengan desain penelitian cross sectional. Populasi sampel yaitu seluruh pengemudi truk yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisa data menggunakan uji chi-square.Adapun faktor individu pada pengemudi truk angkutan batu yaitu Umur tua (56,7%), Memiliki masa kerja >5 tahun (70%), dengan kategori kekurangan berat badan ringan (63,3%), dan kategori perokok aktif (86,7%). Hasil analisis dengan uji chi-square menunjukkan ada hubungan umur dengan risiko keluhan MSDs p-value sebesar 0,045 < alpha = 0,05, ada hubungan masa kerja dengan risiko keluhan MSDs p - value sebesar 0,017 < alpha = 0,05, ada hubungan Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan risiko keluhan MSDs p - value sebesar 0,043 < alpha = 0,05, ada hubungan kebiasaan merokok dengan risiko keluhan MSDs p - value sebesar 0,048 < alpha = 0,05, dan ada hubungan lama kerja dengan risiko keluhan MSDs p - value sebesar 0,039 < alpha = 0,05. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan risiko keluhan MSDs terbanyak dengan tingkat risiko keluhan sedang – tinggi (86,7%). Disarankan untuk pengemudi supir truk untuk bekerja tidak melampui batas yang diperbolehkan (>8 jam/hari) dan Melakukan pelatihan rutin kepada sopir tentang pengenalan tanda dan gejala musculoskeletal disorders (MSDs).Kata kunci : Faktor individu, lama kerja, keluhan musculoskeletal disorders WHO reports musculoskeletal disorders (MSDs) are the most common occupational diseases and account for an estimated 60% of all occupational diseases. There are several factors that can trigger complaints (MSDs), namely individual factors, occupational factors, and environmental factors. The purpose of this study is to determine the relationship between individual factors and length of work with the risk of musculoskeletal disorders (MSDs) complaints in stone transport truck drivers in CV. Kanca Satui. This type of research is analytic, with a cross sectional research design. The sample population was all 30 truck drivers. Data collection techniques using questionnaires, data analysis using chi-square test.As for individual factors in stone transportation truck drivers, namely Older age (56.7%), Work experience >5 years (70%), with the category of slight underweight (63.3%), and active smoker category (86.7%). The chi-square test results indicate a relationship between age with a p-value of 0.045 < alpha = 0.05, work experience with a p-value of 0.017 < alpha = 0.05, Body Mass Index (BMI) with a p-value of 0.043 < alpha = 0.05, smoking habit with a p-value of 0.048 < alpha = 0.05, and duration of work with a p-value of 0.039 < alpha = 0.05.Based on the results, it can be concluded that the risk of MSDs complaints is highest with a medium – high level of complaint risk (86.7%). It is recommended for truck drivers to work not exceeding the permissible limit (>8 hours/day) and conduct regular training to drivers on recognizing signs and symptoms of musculoskeletal disorders (MSDs).Keywords : Individual factors, length of work, complaints of usculoskeletal disorders
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KELELAHAN PADA PENGENDARA OJEK ONLINE DI KOTA BANJARBARU TAHUN 2024 Amini, Rahmi; Arifin, Arifin
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i1.5685

Abstract

Kelelahan adalah hilangnya energi pada tubuh, akibatnya pemakaian energi yang berlebih karena menyelesaikan berbagai tugas. Pengendara ojek online merupakan salah satu pekerjaan berisiko mengalami kelelaan dan dapat berpotensi sebagai penyebab terjadinya kecelakaan. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kelalahan pada pengendara ojek onlineJenis penelitian ini adalah analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 521 pengandara ojek online dan sampel penelitian diambil 53 pengandara ojek online dengan menggunakan Teknik Proposional random sampling. Analisis data menggunakan uji Somers’d. Hasil penelitian ini menggunakan uji Somers’D dengan (α = 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas pengendara ojek online mengalami kelelahan dengan kategori rendah sebanyak 32 orang (40,4%). Terdapat hubungan antara posisi kerja (p=0,008), usia (p=0,002), lama kerja (p=0,23), masa kerja (p=0,016), dan kebiasaan merokok (p=0,049) dengan tingkat kelelahan pada pengendara ojek online di Kota Banjarbaru. Disarankan kepada pekerja untuk bekerja tidak melampaui batas yang diperbolehkan (> 8 jam/hari). Saat mengendarai sepeda motor pastikan duduk dengan posisi yang nyaman dan ergonomis yaitu duduk dengan posisi tegak secara alamiah (tidak membungkuk). Serta Memperbaiki gaya hidup, seperti meningkatkan durasi tidur, malakukan aktivitas fisik yang cukup, dan mengelola stress dengan baik agar tubuh tidak mengalami kelelahan.Kata Kunci : Posisi Kerja, Usia, Lama Kerja, Masa Kerja, Kebiasaan merokok, dan Tingkat Kelelahan Fatigue is the loss of energy in the body, as a result of excessive energy use due to completing various tasks. Online motorcycle taxi drivers are one of the jobs at risk of fatigue and can potentially cause accidents. fatigue and can potentially cause accidents. The purpose of This study aims to determine the factors associated with the level of level of fatigue in online motorcycle taxi drivers.This type of research is analytic with cross sectional research design. The population in this study amounted to 521 online motorcycle taxi drivers and the research sample was taken 53 online motorcycle taxi drivers using proportional random sampling technique. Data analysis using Somers'd test.The results of this study used Somers'D test with (α = 0.05). The results of this study indicate that the majority of online motorcycle taxi drivers experience fatigue in the low category as many as 32 people (40.4%). There is a relationship between work position (p=0.008), age (p=0.002), length of work (p=0.23), tenure (p=0.016), and smoking habits (p=0.049) with the level of fatigue in online motorcycle taxi drivers in Banjarbaru City. It is recommended that workers do not work beyond the allowable limit (> 8 hours/day). When riding a motorcycle, make sure to sit in a comfortable and ergonomic position, namely sitting in a naturally upright position (not slouching). And improve lifestyle, such as increasing sleep duration, doing enough physical activity, and managing stress well so that the body does not experience fatigue.Keyword : Work Position, Age, Length of Work, Tenure, Smoking habits, and Level of Fatigue
HUBUNGAN SANITASI KAPAL DENGAN KEBERADAAN TIKUS PADA KAPAL YANG BERLABUH DI PELABUHAN TRISAKTI KOTA BANJARMASIN Kinanti, Rossanda Okta; M.Irfa’i; isnawati, isnawati
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i1.5686

Abstract

Pelabuhan Trisakti merupakan wilayah pengawasan sanitasi dan pengendalian vektor dan binatang penular penyakit dilakukan kegiatan pencegahan penyakit menular faktor lingkungan yang menimbulkan pengaruh buruk di pelabuhan dan kapal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan sanitasi kapal dengan keberadaan tikus pada kapal yang berlabuh di pelabuhan trisakti kota banjarmasin.Jenis penelitian ini adalah observasi dalam bentuk analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berupa kapal motor, kapal motor penumpang, kapal tug boat yang berjumlah 30 kapal. Instrumen yang digunakan adalah form supervisi pemeriksaan sanitasi kapal, form supervisi pemeriksaan keberadaan tikus. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Keadaan sanitasi kapal dari 30 kapal terdapat 12 kapal (40%) memenuhi syarat dan 18 kapal (60%) tidak memenuhi syarat. Keberadaan tikus terdapat 13 kapal (43,3) positif memenuhi syarat dan kapal yang tidak ditemukan keberadaan tikus sehingga memenuhi syarat 17 kapal (56,7%). Hasil uji statistik, menggunakan uji Chi-Square dan diperoleh nilai Sig. 2-sided (p-value < 0,05) sehingga Ha Diterima sehingga ada hubungan sanitasi kapal dengan keberadaan tikus pada kapal yang berlabuh di Pelabuhan Trisakti Kota Banjarmasin.Disarankan kepada petugas selalu membersihkan kapal setiap hari dan menjaga kebersihan ruangan kapal. Menyediakan tempat sampah yang tutup. Menghindari penambatan tali kapal ke kapal lain.Kata Kunci : Sanitasi kapal, keberadaan tikus. Trisakti port is the areas of sanitation supervision and control of vectors and disease-causing animals carried out infectious disease prevention activities of environmental factors that cause adverse effects in ports and ships. The purpose of this study was to determine the relationship between ship sanitation and the presence of rats on ships anchored at the Trisakti port of Banjarmasin city. This type of research is observation in analytic form with a cross sectional approach. The samples of this study were motorboats, passenger motorboats, tug boats totaling 30 ships. The instruments used were from supervision of ship sanitation inspection, supervision form for checking the presence of rats. Data analysis using the Chi-Square test.The sanitary state of the ship out of 30 ships, 12 ships (40%) met the requirements and 18 ships (60%) did not meet the requirements. The presence of rats there are 13 ships (43.3) positively qualified and ships that are not found the presence of rats so that they meet the requirements 17 ships (56.7%). Statistical test results, using the Chi-Square test and obtained a Sig. 2-sided (p-value <0.05) so that H_0 is rejected and H_a is accepted so that there is a relationship between ship sanitation and the presence of rats on ships anchored at Trisakti Harbor, Banjarmasin City.It is recommended that officers always clean the ship every day and keep the ship room clean. Provide garbage bins with lids. Avoid mooring ship ropes to other ships.Keywords : Ship sanitation, presence of rats.
HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI WILAYAH PUSKESMAS SINDANG JAYA Riza Amelia; Hendro Subroto; Ida Faridah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i1.5698

Abstract

Kepatuhan pasien diabetes dapat menggambarkan perilaku pasien dalam meminum obat, menjalankan pola makan dan melakukan perubahan gaya hidup sesuai anjuran dokter. Populasi yang diambil dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien diabetes melitus di puskesmas sindang jaya, bulan Juni 2024 sebanyak 107 sampel.Tujuan: Mengetahui Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di Wilayah Puskesmas Sindang Jaya. Desain Penelitian: Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasi dan analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan metode cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juni 2024. Teknik sampel: Sampel pada penelitian ini menggunakan metode Nonprobability sampling dengan teknik sampel purposive sampling dengan jumlah responden 107 pasien. Hasil Penelitian: Pada penelitian ini menggunakan Uji Chi square pada variabel kepatuhan minum obat menunjukkan hasil 0,907 (p<0,05) maka dapat di simpulkan antara variabel kepatuhan minum obat terhadap kadar gula darah tidak signifikansi atau tidak berhubungan, yang berarti Ha ditolak dan Ho diterima. Kesimpulan: Pasien yang patuh dalam minum obat mempunyai kadar gula darah yang normal dan pasien yang tidak patuh minum obat mempunyai kadar gula darah yang tinggi.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 6 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan More Issue