cover
Contact Name
Ahmad Albar Al Akso
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62812330129
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
Perum. Griya Kencana Blok 2i No.68 Mojosarirejo Driyorejo Gresik Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30258855     DOI : -
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah jurnal open access yang diterbitkan oleh CV SWA Anugrah yang didalamnya menerima jurnal hasil penelitian maupun kajian pustaka tentang ilmu kesehatan, kedokteran, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, keperawatan, ilmu nutrisi, gizi, urgensi stunting dan permasalahan kesehatan di Indonesia dan Internasional. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun. pada bulan Februari, April, Juli, dan September. Jurnal ini mengundang penulis dan peneliti untuk publish di jurnal kesehatan ini.
Articles 668 Documents
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN TINGKAT KECEMASAN ATLET TAPAK SUCI USIA 15 – 18 TAHUN DI PADEPOKAN TAPAK SUCI BINA MANGGALA PIMDA 4 KECAMATAN SUMBERSARI KABUPATEN JEMBER Bima Warsita Adi; Yeni Suryaningsih; Sofia Rhosma Dewi
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i1.5707

Abstract

Latar Belakang: Remaja merupakan harapan dan penerus dalam sebuah negara. Remaja atau generasi muda yang memiliki kepribadian yang disiplin dan cerdas dapat menguntungkan bagi negara dan berperan penting dalam membangun bangsa di masa depan. Tapak suci merupakan sebuah organisasi bela diri dibawah naungan Muhammadiyah untuk menciptakan atlet yang islami sesuai nilai – nilai Muhammadiyah. Dalam penerapan atlet perlu ditanamkan self efficacy agar terhindar dari kecemasan baik saat latihan dan bertanding nanti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan self efficacy dengan tingkat kecemasan pada atlet Tapak Suci usia 15 - 18 tahun di Padepokan Bina Manggala PIMDA 04 Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember.M e tode :Desain penelitian ini menggunakan k orelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang diambil dalam penelitian ini yaitu sebanyak 200 responden , pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dan didapatkan responden sejumlah 133 responden. Sampling yang digunakan yaitu non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data hubungan self efficacy dengan tingkat kecemasan pada atlet Tapak Suci usia 15 – 18 tahun menggunakan skala likert. Analisis data menggunakan Spearman Rho dengan ketentuan α ≤ 0,05.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self Efficacy atlet Tapak Suci usia 15 – 18 tahun di Padepokan Bina Manggala PIMDA 4 Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember kepada 133 atlet menunjukkan bahwa sebanyak 96 atlet dengan persentase (72,2%) memiliki Self Efficacy tinggi dan memiliki tingkat kecemasan ringan sebanyak 77 atlet dengan persentase (57,9%). Kesimpulan : Ada hubungan antara self efficacy dengan tingkat kecemasan terhadap atlet Tapak Suci usia 15 – 18 tahun di Padepokan Tapak Suci Bina Manggala PIMDA 04 Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember dan ada hubungan yang cukup antara self efficacy dengan tingkat kecemasan terhadap atlet Tapak Suci usia 15 -18 tahun di Padepokan Bina Manggala PIMDA 04 Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember.
POTENSI DAUN CIPLUKAN (Physalis angulata L) : SOLUSI ALAMI UNTUK PENGENDALIAN LARVA NYAMUK Aedes sp. Suhartini, Yuli; Zubaidah, Tien; Pahruddin, Muhammad
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i1.5713

Abstract

ABSTRAKAedes aegypti and Aedes albopictus mosquito bites can cause the infectious disease dengue hemorrhagic fever. One recommended method for controlling mosquito larvae is natural larvicides like ciplukan leaves, because which are safe, environmentally friendly, and do not leave residues. The phytochemical content of ciplukan leaf extract includes alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, steroids, and terpenoids.This study aimed to determine the effectiveness of Ciplukan Leaf Solution (Physalis angulata L) on the death of Aedes sp. larvae. This study used a simple design (post-test only control group design). There were four repetitions, including five treatments and one control.We used the Kruskal-Wallis test for data analysis and the pairwise comparison test. The Kruskall-Wallis test and the statistical test Asymp.sig results of 0.001 < (0.05) showed that there was an effect on changes in the concentration of ciplukan leaf solution (Physalis angulata L) as a natural insecticide against Aedes sp. The lethal concentration of 50 leaf solutions is 25.362 percent. To learn more, researchers can look at how long the ciplukan leaf solution (Physalis angulata L) was in contact with the larvae.Keywords: larvicide, ciplukan leaf solution, Aedes sp. ABSTRAKDemam Berdarah Dengue merupakan penyakit menular yang diakibatkan virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penggunaan larvasida alami untuk memusnahkan larva nyamuk yang lebih disarankan karena ramah lingkungan seperti daun ciplukan. kandungan fitokimia ekstrak daun ciplukan yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid, dan terpenoid. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas larutan daun ciplukan (Physalis angulata L) pada kematian larva Aedes sp. Penelitian ini menggunakan rancangan sederhana (post-test only control group design). Terdapat empat kali pengulangan yang meliputi 5 perlakuan dan 1 kontrol. Analisis data menggunakan Uji Kruskal Wallis dilanjutkan uji Pairwise Comparisson. Pada hasil analisis Kruskall Wallis Test data dengan menggunakan uji statistik hasil Asymp.sig 0,001 < (0,05) artinya ada pengaruh variasi konsentrasi larutan daun ciplukan (Physalis angulata L) sebagai larvasida alami Aedes sp. Lethal Concentration 50 larutan daun ciplukan adalah 25,362 persen. Bagi peneliti selanjutnya dapat meneliti waktu kontak pada larutan daun ciplukan (Physalis angulata L).Kata kunci : Larvasida, Larutan daun ciplukan, Aedes sp.
HUBUNGAN TINGKAT STRESS DENGAN KEKAMBUHAN GASTRITIS PADA SISWA KELAS 11 DI SMK YARSI MEDIKA Miftachul indriani; Meynur Rohmah; Rina Puspita Sari
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i1.5720

Abstract

Pendahuluan : stress dapat didefinisikan sebagai penyakit mental atau gangguan mental yang disebabkan oleh situasi sulit.​ Gastritis adalah peradangan pada mukosa lambung yang disebabkan oleh faktor infeksi dan iritasi pada mukosa lambung. Anak-anak sekolah khususnya siswa/I 11 memeiliki kegiatan cukup padat dalam Pendidikannya serta persiapan untuk masuk ke jejang perguruan tinggi. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan kekambuhan gastritis pada siswa kelas 11 di SMK Yarsi Medika. Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampling. Jumlah populasi yang digunakan saat penelitian berjumlah 146 siswa. Metode pengambilan sampel menggunakan kuesioner. Hasil : Berdasarkan analisa statistic uji Spearman Rank didapatkan bahwa P value 0,000 < 0,05 maka dapat menyatakan bahwa Ho ditolak Ha diterima yang artinya terdapat Ada Hubngan Tingkat Stress Dengan Kekambuhan Gastritis Pada Siswa Kelas 11 Di SMK Yarsi Medika. Kesimpulan dan Saran : Ada hubungan tingkat stress dengan kekambuhan gastritis pada siswa kelas 11 di SMK Yarsi Medika Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Diharapkan sekolah dapat ikut serta untuk membuat program mengelola stress pada siswa dalam menghadapi tekanan pembelajaran seperti program relaksasi dan memberikan penyuluhan serta promosi kesehatan pada siswa terkait stress berserta pengolaan stress dan penyakit gastritis.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KEJADIAN VERTIGO PADA REMAJA DI SMK KESEHATAN BINA PRESTASI TANGERANG Indra Adiyansyah; Yayah Choeriyah; Alfika Safitri
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i1.5755

Abstract

Pendahuluan: Tidur menjadi hal penting yang menentukan kesehatan fisik manusia, terutama pada remaja yang sedang dalam masa perkembangan fisik maupun emosional. Namun, sebagian besar remaja memiliki kualitas tidur yang buruk karena faktor emosional maupun rutinitas tidur yang buruk sehingga menyebabkan kejadian vertigo pada remaja. Studi terdahulu seperti Farizy & Graharti (2021), Saputra et al. (2019), dan Naina ret al. (2020) menyatakan kualitas tidur mempengaruhi kejadian vertigo karena meningkatkan kejadian migrain dan hilang keseimbangan saat beraktivitas. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan kualitas tidur dengan kejadian vertigo pada remaja di SMK Kesehatan Bina Prestasi Tangerang. Desain Penelitian: Metode penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan uji univariat dan bivariat. Jumlah sampel yang digunakan dalah 86 siswa. Teknik Sampling: Penentuan sampel dilakukan dengan teknik total sampling dimana seluruh populasi dijadikan sampel. Jumlah Sampel: Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMK Kesehatan Bina Prestasi Tangerang yang berjumlah 86 orang. Hasil dan Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan kualitas tidur dengan kejadian vertigo pada remaja yang dibuktikan dengan signifikansi 0,000 dan terdapat 48,27% siswa dengan kualitas buruk mengalami vertigo. Sebanyak 51,72% siswa dengan kualitas tidur baik juga mengalami vertigo yang disebabkan waktu tidur nyenyak yang bermasalah.
PERAN KELUARGA MENINGKATKAN UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI KEHAMILAN DAN PERSALINAN IBU PRIMIGRAVIDA Rahmah Naufal Bafadhal; Diyan Indriyani; Sri Wahyuni Adriani
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i2.5760

Abstract

Pendahuluan: Keluarga mempunyai peran yang sangat penting dalam mencegah komplikasi kehamilan dan persalinan pada ibu hamil. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran keluarga dengan upaya pencegahan komplikasi kehamilan dan persalinan pada ibu primigravida. Metode: Desain penelitian ini ialah korelasional dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan teknik Cluster Random Sampling yang didapatkan sampel sejumlah 82 ibu primigravida dan pada analisis data penelitian ini menggunakan uji Chi Square. Penelitian yang dilakukan di Wilayah kerja Puskesmas Kalisat Kabupaten Jember menggunakan uji alternatif Fisher’s Exact Test dengan α = <0,05. Hasil: Terdapat 78 responden dengan presentase 95,1% termasuk pada kategori peran keluarga optimal, sedangkan sejumlah 4 responden dengan presentase 4,9% termasuk pada kategori peran kurang optimal. Sejumlah 79 responden dengan presentase 96,3% termasuk pada upaya pencegahan komplikasi kehamilan dan persalinan optimal, sedangkan sejumlah 3 responden dengan presentase 3,7% dalam kategori upaya pencegahan komplikasi kehamilan dan persalinan kurang optimal. Dengan hasil uji Fisher’s Exact Test ditemukan bahwa p value = 0,005 < 0,05 yang bermakna adanya hubungan antara peran keluarga dengan upaya pencegahan komplikasi kehamilan dan persalinan. Saran: Pentingnya peran keluarga dalam mencegah komplikasi kehamilan dan persalinan harus dioptimalkan dengan cara melibatkan keluarga dalam proses antenatal care.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG SADARI SEBAGAI DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA KELAS IX SMPN 1 MAUK KABUPATEN TANGERANG Nunu Soleha; Nuryani, Nuryani; Cicirosnita J.Idu
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i2.5834

Abstract

Latar Belakang: Remaja putri yang mendapat menstruasi pertama lebih awal mempunyai paparan hormon estrogen lebih lama dalam hidupnya sehingga potensi terjadinya kelainan pada payudara cukup besar. Deteksi dini merupakan suatu langkah yang sangat penting untuk mengurangi tingkat kematian karena kanker payudara yang dapat dilakukan dengan cara pemeriksaan payudara sendiri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang sadari sebagai deteksi dini kanker payudara kelas IX SMPN 1 Mauk Kabupaten Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 112 responden dengan teknik pengambilan sampel teknik Purposive sampling, Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data dianalisa dengan uji chi-Square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan tingkat pengetahuan sebagian besar yaitu 53 orang (52,0%) dalam kategori kurang, Sikap remaja sebagian besar yaitu 73 orang (71,6%) dalam kategori negatif. Hasil uji Chi-Square hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara didapatkan nilai p value sebesar 0.000 (p < 0.05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan tentang SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara dan Sikap remaja di SMPN 1 Mauk Kabupaten Tangerang.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG KANKER PAYUDARA DENGAN PERILAKU PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) Khalishah Rahmadiyana; Sayuti, Sayuti; Zahrah Maulidia Septimar
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i2.5902

Abstract

Latar Belakang : Kanker payudara adalah tumor ganas yang menyerang jaringan payudara, merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh kaum wanita, meskipun berdasarkan penemuan terakhir kaum pria pun bisa terkena kanker payudara ini, walaupun masih sangat jarang terjadi. Tujuan : untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang kanker payudara dan perilaku pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).Desain Penelitian : menggunakan pendekatan Cross Sectional. Teknik Sampel : metode non-probabilitysampling dan metode purposive sampling. Jumlah Sampel : 103 Responden Analisa data : Uji Normalitas, Analisa Univariat , Analisa Bivariat). Hasil : analisa dengan menggunakan uji chi-squre didapatkan hasil P-Value 0.000 ( < 0.005 Kesimpulan : Berdasarkan hasil Terdapat Hubungan Pengetahuan Tentang Kanker Payudara Dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dengan hasil Asymp.sig (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05 .
HUBUNGAN KEAKTIFAN SENAM PROLANIS DAN POLA MAKAN DENGAN PENURUNAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS KEDUNG II KABUPATEN JEPARA Muhammad Arif; Muhammad Purnomo; Umi Faridah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i2.5909

Abstract

Data World Health Organization (WHO) tahun 2021 menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menyandang hipertensi. Sementara di Kabupaten Jepara prevalensi hipertensi sebayak 15.715 (7,41%). Prevalensi hipertensi di Puskesmas Kedung II Kabupaten Jepara tahun 2022 sebanyak 1.676 orang, dengan rata-rata perbulan sebanyak 140 orang. Upaya untuk mengendalikan dan mengontrol tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kedung II Kabupaten Jepara, telah diadakannya kegiatan Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis), pengaturan pola makan, cek tekanan darah, senam lansia dan edukasi/penyuluhan kesehatan. Tujuan: Mengetahui hubungan keaktifan senam prolanis dan pola makan dengan penurunan hipertensi pada lansia di Puskesmas Kedung II Kabupaten Jepara. Metode: Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Besar sampel 38 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner, checklist dan spigmomanometer. Analisis data uji statistik Spearman Rho. Hasil Penelitian : Sebagian besar responden cukup aktif mengikuti senam prolanis 3-4 kali selama 3 bulan terakhir yaitu sebanyak 14 orang (36,8%), pola makan responden adalah baik yaitu sebanyak 23 orang (60,5%), dan responden tidak mengalami penurunan / tetap tidak ada perubahan TD sistolik yaitu sebanyak 11 orang (28,9%). Simpulan : Ada hubungan keaktifan senam prolanis (p=0,000; nilai r 0,795), dan pola makan (p=0,000; nilai r -0,763), dengan penurunan hipertensi pada lansia di Puskesmas Kedung II Kabupaten Jepara..
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KUALITAS HIDUP LANSIA YANG MENDERITA PENYAKIT DIABETES MELITUS DI PONDOK ARUM RW 003/RT 003 DAN RW 004 RT 002 DI WILAYAH PUSKESMAS PABURAN TUMPENG Latifah Kania Sari; Alfika Safitri; Rina Puspita Sari
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i2.5922

Abstract

Latar belakang : Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit kronis serius yang terjadi ketika pankreas tidak memproduksi cukup insulin (hormon yang mengatur gadar gula darah atau glukosa) atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang hasilkannya saecara efektif dibates merupakan penyakit tidak menular yang terjadi ketika kadar gula darah meningkat, tersebut juga hiperglikemia, ketika tubuh tidak dapat memproduksi cukup hormon insulin atau menggunkan insulin secara efektif Tujuan : Mengetahui dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia yang menderita penyakit diabetes melitus di wilayah puskesmas pabuaran tumpeng. Desain Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan analisi kuantitatif dan desain cross section. Teknik Sample : Teknik yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah sample : Sample berjumlah 89 respoden. Hasil dan Kesimpulan :Dalam penelitian yang digunakan pada penelitian adalah deskripsif Relasi yaitu Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui Hubunngan Dukungan Keluarga Terhadap Kualitas Hidup Lansia Yang Menderita Penyakit Diabetes Melitus Di Wilayah Puskesmas Pabuaran Tumpeng, sehingga Penelitian menggunkan desain Penelitian Kuatitatif dengan Metode Pengambilan Data Dipuskesmas Pabuaran Tumpeng Diperoleh dengan angket kepada Respoden dengan Menggukan Lembar kuesioner.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK IKAN GABUS TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST SECTIO CAESAREA DI RS. BHAYANGKARA POLDA DIY THE EFFECT OF ADMINISTRATION OF SNAKEFISH EXTRACT ON THE HEALING OF POST SECTIO CAESAREA WOUNDS IN BHAYANGKARA POLDA DIY HOSPITAL Prasiwi, Haning; Yuliaswati, Enny
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i2.5934

Abstract

The primary need that must be addressed for postpartum mothers with wounds is proper nutrition to support the immune system and wound healing. Gabus fish is an alternative source of albumin protein. Additionally, the nutritional content and amino acids in gabus fish extract can aid in the repair of damaged cells and accelerate wound healing. This study aims to analyze the effect of gabus fish extract on the duration of wound healing in postpartum women after cesarean section at RS. Bhayangkara Polda DIY. This research uses a quasi-experimental design with a case-control group approach. The study was conducted at RS. Bhayangkara Polda DIY. The research instrument was the REEDA scale to measure wound status and determine the duration of wound healing. The sample consisted of 20 respondents, divided into 2 groups: the treatment group, comprising 10 postpartum women who received antibiotics and gabus fish extract, and the control group, comprising 10 postpartum women who received antibiotics without gabus fish extract. The average wound healing time for the treatment group was 6 days, while for the control group, it was 9 days. There was a significant difference in the duration of wound healing between the treatment and control groups at RS. Bhayangkara Polda DIY, with a p-value of 0.028 < 0.05. The administration of gabus fish extract is effective in reducing the duration of wound healing in postpartum women after cesarean section at RS. Bhayangkara Polda DIY. Keywords: Wound, Post-Sectio Caesarea, Snakehead Fish Extract Kebutuhan paling utama yang harus dipenuhi oleh ibu post partum dengan adanya luka adalah nutrisi yang baik untuk sistem imun dan penyembuhan luka. Ikan gabus merupakan alternatif sebagai sumber protein albumin. Selain itu, kandungan nutrisi dan asam amino dalam ekstrak ikan gabus dapat mendukung perbaikan sel-sel yang rusak dan mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak ikan gabus terhadap lama penyembuhan luka pada post sectio caesarea di RS. Bhayangkara Polda DIY. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasy eksperimental. Penelitian ini menggunakan case-control group design. Penelitian dilakukan di RS. Bhayangkara Polda DIY. Instrumen penelitian ini adalah skala REEDA untuk mengukur status luka untuk mengetahui lama penyembuhan luka. Sampel penelitian adalah 20 responden, dari 20 orang tersebut dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok yang diberikan perlakuan (intervensi) sebanyak 10 ibu nifas dengan diberikan antibiotik dan ekstrak ikan gabus dan kelompok kontrol yang diberi antibiotik sebanyak 10 ibu nifas tanpa pemberian ekstrak ikan gabus. Rata-rata lama penyembuhan post sectio caesare pada kelompok perlakuan adalah 6 hari. Rata-rata lama penyembuhan pada kelompok kontrol adalah 9 hari. Terdapat perbedaan yang signifikan perbedaan lama penyembuhan luka post sectio caesarea pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol di RS. Bhayangkara Polda DIY. Hal tersebut dibuktikan dengan p value sebesar 0.028<0.05. Pemberian ekstrak ikan gabus efektif terhadap lama penyembuhan luka pada post sectio caesarea di RS. Bhayangkara Polda DIY. Kata Kunci: Luka, Post Sectio Caesera, Ekstrak Ikan Gabus

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 6 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan More Issue