cover
Contact Name
Ahmad Albar Al Akso
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62812330129
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
Perum. Griya Kencana Blok 2i No.68 Mojosarirejo Driyorejo Gresik Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30258855     DOI : -
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah jurnal open access yang diterbitkan oleh CV SWA Anugrah yang didalamnya menerima jurnal hasil penelitian maupun kajian pustaka tentang ilmu kesehatan, kedokteran, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, keperawatan, ilmu nutrisi, gizi, urgensi stunting dan permasalahan kesehatan di Indonesia dan Internasional. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun. pada bulan Februari, April, Juli, dan September. Jurnal ini mengundang penulis dan peneliti untuk publish di jurnal kesehatan ini.
Articles 668 Documents
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DAN PENGGUNAAN GADGET DI KALANGAN REMAJA Nur, Aryanto; Wijanarko, Dimas
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i1.6642

Abstract

Penggunaan gadget telah menjadi bagian penting dalam kehidupan remaja saat ini. Menurut laporan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2022, sekitar 77% remaja di Indonesia memiliki akses ke internet melalui gadget, terutama smartphone. Remaja menggunakan gadget untuk berbagai keperluan, seperti media sosial, game, dan pendidikan. Namun, seiring dengan peningkatan penggunaan gadget, muncul kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap kesehatan mental. Kementerian Kesehatan RI melaporkan adanya peningkatan masalah kesehatan mental di kalangan remaja, seperti kecemasan, depresi, dan stres, yang seringkali dikaitkan dengan durasi penggunaan gadget. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan gadget dan kesehatan mental di kalangan remaja dengan menggunakan data sekunder yang diambil dari berbagai sumber, seperti artikel ilmiah, laporan pemerintah, dan survei dari lembaga-lembaga resmi. Penelitian ini berfokus pada analisis dampak durasi penggunaan gadget terhadap kesehatan mental remaja serta faktor-faktor yang berkontribusi terhadap masalah tersebut. Dengan mengumpulkan dan menganalisis data sekunder, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana penggunaan gadget memengaruhi kesehatan mental remaja dan memberikan rekomendasi untuk penggunaan gadget yang lebih sehat di kalangan remaja. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi para pendidik, orang tua, dan pihak pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang mendukung kesehatan mental remaja di era digital. Gadget use has become an important part of today's adolescent life. According to the 2022 report by the Indonesian Internet Service Providers Association (APJII), around 77% of adolescents in Indonesia have access to the internet via gadgets, especially smartphones. Adolescents use gadgets for various purposes, such as social media, games, and education. However, along with the increasing use of gadgets, concerns have arisen regarding their impact on mental health. The Indonesian Ministry of Health reported an increase in mental health problems among adolescents, such as anxiety, depression, and stress, which are often associated with the duration of gadget use. This study aims to analyze the relationship between gadget use and mental health among adolescents using secondary data taken from various sources, such as scientific articles, government reports, and surveys from official institutions. This study focuses on analyzing the impact of gadget use duration on adolescent mental health and the factors that contribute to these problems. By collecting and analyzing secondary data, this study is expected to provide a more comprehensive understanding of how gadget use affects adolescent mental health and provide recommendations for healthier gadget use among adolescents. The results of this study are expected to be useful for educators, parents, and the government in formulating policies that support adolescent mental health in the digital era.
PENGARUH GAME MOBILE TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN KESEHATAN MENTAL PENGGUNA PADA ANAK DI BAWAH UMUR Nur, Aryanto; Solahuddin, Achmad Dhafikrie
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i1.6643

Abstract

Game online pada saat sekarang ini tidak hanya dimainkan oleh orang dewasa, ataupun remaja saja, akan tetapi anak usia dini juga sudah memainkannya. Meskipun game ini dapat menjadi sarana rekreasi, ada risiko bahwa anak-anak menjadi adiktif, yang dapat mengganggu prestasi sekolah dan aktivitas sosial mereka. Waktu yang seharusnya digunakan untuk beristirahat atau berinteraksi sosial sering kali dihabiskan untuk bermain Game online. Produktivitas didefinisikan sebagai ukuran prestasi kerja yang mencerminkan sikap untuk terus memperbaiki kualitas hidup. Menurut Dewan Produktivitas Nasional, individu yang produktif adalah mereka yang berkontribusi secara bermanfaat bagi lingkungan. Seseorang yang sehat secara mental melihat pekerjaan sebagai sarana untuk mengekspresikan diri secara kreatif. Kesehatan mental telah menjadi kajian penting dalam ilmu kejiwaan sejak abad ke-19 dan telah berkembang pesat. Saat ini, kesehatan mental diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bimbingan dan konseling di rumah tangga, sekolah, dan masyarakat. Perkembangan klinik kejiwaan dan lembaga pendidikan kesehatan mental mencerminkan kemajuan dalam ilmu kesehatan mental. Faktor-faktor lain seperti jenis permainan, durasi bermain, dan dukungan orang tua juga mempengaruhi hasil penelitian. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaruh game mobile terhadap produktivitas dan kesehatan mental anak di bawah umur bersifat kompleks dan bervariasi, tergantung pada konteks penggunaan. Advances in information and communication technology, especially through smartphones, have had a significant impact on daily life, including in terms of entertainment such as mobile games. While these games can be a means of recreation, there is a risk that children become addicted, which can interfere with their school performance and social activities. Time that should be spent resting or socializing is often spent playing online games. Productivity is defined as a measure of work performance that reflects an attitude to continuously improve the quality of life. According to the National Productivity Council, productive individuals are those who contribute in a beneficial way to the environment. A mentally healthy person sees work as a means to express themselves creatively. Mental health has been an important study in psychiatry since the 19th century and has grown rapidly. Today, mental health is applied in various aspects of life, including guidance and counseling in households, schools, and communities. The development of psychiatric clinics and mental health education institutions reflects advances in mental health science. Other factors such as the type of game, the duration of play, and parental support also affect the results of the study. Thus, the study concludes that the influence of mobile games on the productivity and mental health of minors is complex and varied, depending on the context of use.
ANALISA PERANAN GANJA DALAM BIDANG KESEHATAN Nur, Aryanto; Maulana, Habillah Hasbi
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i1.6644

Abstract

Ganja, atau mariyuana, memiliki manfaat kesehatan yang signifikan, terutama dalam pengelolaan nyeri kronis seperti arthritis dan multiple sclerosis, serta kondisi lainnya. Selain itu, ganja terbukti meredakan kecemasan, gangguan stres pasca-trauma (PTSD), mual, serta meningkatkan nafsu makan pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Senyawa seperti CBD dalam ganja juga dapat membantu mengobati epilepsi dan glaukoma tanpa efek psikoaktif. Meskipun demikian, penggunaan ganja juga memiliki risiko negatif. Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan gangguan kognitif, khususnya pada memori jangka pendek dan konsentrasi, serta meningkatkan risiko ketergantungan. Pengguna muda lebih rentan terhadap efek ini, dan penggunaan berlebihan dapat memicu gangguan mental serius seperti psikosis dan depresi. Penelitian ini membandingkan regulasi ganja medis di beberapa negara seperti Kanada dan Belanda dengan Indonesia, di mana ganja masih dikategorikan sebagai narkotika ilegal. Kajian ini juga mengeksplorasi potensi legalisasi ganja untuk keperluan medis di Indonesia, serta dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Walaupun manfaat medisnya signifikan, regulasi yang ketat tetap dibutuhkan untuk mencegah penyalahgunaan dan efek negatif lainnya. Cannabis, or marijuana, has significant health benefits, especially in the management of chronic pain such as arthritis and multiple sclerosis, as well as other conditions. In addition, marijuana has been shown to relieve anxiety, post-traumatic stress disorder (PTSD), nausea, and improve appetite in cancer patients undergoing chemotherapy. Compounds such as CBD in marijuana can also help treat epilepsy and glaucoma without psychoactive effects. However, marijuana use also has negative risks. Long-term use can cause cognitive impairment, especially in short-term memory and concentration, and increase the risk of dependence. Young users are more susceptible to these effects, and excessive use can trigger serious mental disorders such as psychosis and depression. This study compares the regulation of medical marijuana in several countries such as Canada and the Netherlands with Indonesia, where marijuana is still categorized as an illegal narcotic. This study also explores the potential for legalizing marijuana for medical purposes in Indonesia, as well as its impact on public health. Although the medical benefits are significant, strict regulations are still needed to prevent abuse and other negative effects.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI PERAWAT DENGAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RS WIJAYA KUSUMA LUMAJANG Vivi Surohmawati; Ro’isah, Ro’isah; Marfuah, Marfuah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i1.6683

Abstract

Efikasi diri menjadi kunci penting yang mempengaruhi kualitas perawat, perawat yang tidak memiliki keyakinan bahwa dirinya mampu dalam memberikan pelayanan dan perawatan yang baik kepada pasien dapat mengakibatkan kejadian tidak diharapkan yang akan berdampak pada kualitas pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan Efikasi Diri Perawat dengan Kualitas Pelayanan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap RS Wijaya Kusuma Lumajang. Metode penelitian yang digunakan analitik korelation dengan desain penelitian cross sectional. Data diambilpada tanggal 1 Juni – 31 Juli 2024 di RS Wijaya Kusuma Lumajang kepada 62 responden dengan teknik Simple RandomSampling. Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring, dan tabulating. Kemudian dianalisis menggunakan SPSS dengan uji spearman rank tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri perawat di RS Wijaya Kusuma Lumajang dengan kategori sedang sebanyak 38 responden (61,3%), kualitas pelayanan kategori baik sebanyak 57 responden (91.9%). Hasil analisis hubungan efikasi diri perawat di RS Wijaya Kusuma Lumajang Ada Hubungan Efikasi Diri dengan Kualitas pelayanan keperawatan, nilai yaitu p=0,021 dengan tingkat signifikan (p=0,021 <α = 0,05). Ada Hubungan efikasi diri perawat dengan kualitas pelayanan Perawat di RS Wijaya Kusuma Lumajang. Diharapkan perawat yang ada di ruang rawat inap dapat memberikan pelayanan yang berkualitas dan dapat membagi pekerjaan secara timsehingga kualitas pelayanan yang dirasakan akan terasa nyaman tercipta pelayanan yang baik dan bermutu.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA UNIVERSITAS TANJUNGPURA YANG TINGGAL DI RUMAH SUSUN Jesicha Rizkita; Ita Armyanti; Arif Wicaksono
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i2.6702

Abstract

Latar Belakang: Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, menyatakan bahwa persentase perokok aktif di Indonesia yaitu 24,3% penduduk, untuk daerah Kalimantan Barat sebesar 23,5%. Jika berdasarkan kelompok umur 15 sampai 19 tahun sebesar 12,7%, untuk rentang umur 20 sampai 24 tahun sebesar 27,3%, sedangkan berdasarkan jenis kelamin untuk laki-laki sebesar 47,3% dan untuk perempuan sebesar 1,2%. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku merokok pada mahasiswa penghuni rumah susun Universitas Tanjungpura tahun 2020. Metode: Penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel 57 orang laki-laki. Variabel bebas penelitian ini adalah Tingkat Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa yang Merokok. Variabel terikat adalah Perilaku Merokok. Uji hipotesis menggunakan uji Fisher Exact. Hasil: Jumlah mahasiswa yang tinggal di rumah susun Untan pada bulan Juni – Juli 2020 adalah sebanyak 57 orang laki-laki. Jumlah mahasiswa yang merokok adalah 42 orang (73,3%) sedangkan yang tidak merokok adalah 14 orang (26,3%). Simpulan: Tidak terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dengan perilaku merokok. Tidak terdapat hubungan bermakna antara sikap dengan perilaku merokok.
PENGARUH BODY SHAMING TERHADAP TINGKAT STRESS REMAJA DI BATU CEPER Intan, Intan; Rangga Saputra; M. Martono Diel
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i2.6724

Abstract

Masalah Penelitian : apakah ada hubungan yang signifikan antara "body malu" dan tingkat stres pada remaja di Batu Ceper. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi dampak dari "body shaming" terhadap tingkat stres remaja di daerah tersebut. Tujuan : Penelitian ini dikaitkan untuk mengetahui adakah Pengaruh Body Shaming terhadap Tingkat Stres Remaja di Batu Ceper. Metodelogi Penelitian : Dalam penelitian ini data diperoleh melalui kuisioner yang disebarkan kepada responden secara langsung atau melalui media online, maka pendekatan yang digunakan adalah survei. Hasil : menunjukkan bahwa Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Pada usia dan tingkat pendidikan didapatkan hasil dari 44 responden terdapat 11 (25%) berusia 15 tahun, 9 (20.5%) berusia 12 tahun, usia 13, 14 dan 16 masing – masing sebanyak 8 (18.2%). Berdasarkan responden dengan pendidikan SD sebanyak 25 (56.8%). Pada Uji analisis korelasi kendall tahu didapatkan hasil 0,041 maka H1 diterima yang artinya tidak terdapat pengaruh body shamming terhadap tingkat stress remaja di batu ceper. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa: Adanya pengaruh body shamming terhadap tingkat stress remaja di batu ceper, dengan nilai p-value 0,041. Saran : Penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pemahaman tentang pengaruh antara body shaming dan stres pada remaja perempuan usia 12-16 tahun, memberikan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan peneliti dalam melakukan penelitian, termasuk dalam merancang penelitian, mengumpulkan data, dan menganalisis hasil penelitian.
HUBUNGAN RESPON NYERI DENGAN MOTIVASI MELAKUKAN MOBILISASI DINI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA DI RSU SRIKANDI IBI JEMBER Novita Dwi Raharjo; Sasmiyanto; Mohammad Ali Hamid
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i2.6798

Abstract

Latar Belakang : Mobilisasi dini adalah latihan gerak sendi, gaya berjalan, toleransi aktivitas sesuai dengan kemampuan dan kesejajaran tubuh. Kegiatan ini penting diketahui ibu, jika tidak dilakukan akan berdampak pada terjadinya perdarahan abnormal, Thrombosis, involusi yang tidak baik, peredaran darah tersumbat, peningkatan intensitas nyeri, proses penyembuhan luka lebih lama dan infeksi pada luka. Sectio caesarea beresiko infeksi 80 kali lebih tinggi disbanding persalinan pervaginam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan respon nyeri dengan motivasi melakukan mobilisasi dini pada Post sectio caesarea. Metode : Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasi dengan model pendekatan yang digunakan adalah cross-sectional. Tehnik pengambilan sampel menggunakan non probality sampling dan didapatkan jumlah sample sebanyak 68 responden. Data diambil dengan kuisioner dan Numeric Pain Rating Scale. Result : Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 33,8% responden merasakan respon nyeri sedang, 36,8% memiliki motivasi mobilisasi rendah. Hasil uji statistic Spearman’s Rho didapatkan nilai Sig. (2-tailed) = 0.000 < 0.05 hubungan respon nyeri dengan motivasi melakukan mobilisasi dini pada ibu Post Sectio caesarea di RSU Srikandi IBI Jember Tahun 2023. Rekomendasi: Diperlukan peningkatan Motivasi melakukan mobilisasi secara dini pada pasien pasca operasi sectio caesarea. Perawat juga perlu mengedukasi pasien dan keluarga tentang pentingnya mobilisasi secara dini.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE CERAMAH TENTANG BULLYING TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA REMAJA KELAS X DI SMK SIERE CENDEKIA Marcella Sukmawati; Siti Robeatul Adawiyah; Rina Puspita Sari
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i2.6829

Abstract

Latar Belakang Bullying merupakan perilaku kasar atau agresif terhadap korban oleh pelaku dengan maksud menyebabkan kerugian psikologis, emosional atau fisik sebagai akibat dari ketidakseimbangan kekuatan. Kurangnya pengetahuan menjadi salah satu penyebab bullying. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang bullying terhadap pengetahuan dan sikap pada remaja sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. metode kuantitatif dengan jenis pre-experimental dengan desain one group pretest - posttest design. populasi dalam penelitian ini yaitu berjumlah 68 siswa/I kelas X di SMK Siere Cendekia Kabupaten Tangerang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik Puposive Samplingdengan jumlah sampel 58 orang. Hasil penelitian Hasil penelitian ini menunjukan hasil dari uji wilcoxon bahwa peneliti melakukan uji normalitas hasilnya data berdistribusi normal. Karena pada hasil uji wilcoxon p value = 0.0000 (<0.005) maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang bullying dengan metode ceramah terhadap pengetahuan dan sikap pada remaja kelas X di Smk Siere Cendekia.
HUBUNGAN LINGKAR LENGAN ATAS DENGAN TAKSIRAN BERAT JANIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER KE III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JENGGAWAH Wahyu Komala Isnaini; Awatiful Azza; Siti Kholifah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i2.6849

Abstract

Kehamilan menandai peningkatan kebutuhan akan bermacam unsur gizi esensial bagi ibu hamil. Kebutuhan zat gizi pada masa kehamilan tidak hanya terbatas pada pemenuhan kebutuhan fisiologis ibu, namun juga ditujukan untuk mendukung keberlangsungan kesehatan janin. Faktor risiko yang mempengaruhi ketidak normalan taksiran berat janin yaitu ibu hamil dengan status gizi tidak mencukupi. Nutrisi yang diperoleh janin dihantarkan oleh plasenta dari ibunya sangat menentukan kualitas janin sehat dan sempurna. Nutrisi yang cukup akan mendukung pertumbuhan organ-organ tubuh janin dan memastikan bayi lahir sehat dan siap menghadapi kehidupan di luar kandungan. Tujuan umum dari penelitian adalah mengetahui hubungan lingkar lengan atas dengan taksiran berat janin pada ibu hamil trimester ke III di wilayah kerja Puskesmas Jenggawah. Desain yang digunakan pada penelitian adalah Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian adalah ibu hamil dengan usia kehamilan memasuki trimester III (28-40 minggu) di wilayah kerja Puskesmas Jenggawah yang berjumlah 50 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian didapatkan setelah dimasukkan rumus slovin yaitu 44 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Jenggawah. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian adalah teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan pada penelitian adalah lembar observasi. Uji statistik yang digunakan pada penelitian adalah uji korelasi Spearman Rank (Rho). Hasil penelitian diperoleh hubungan antara lingkar lengan atas dengan taksiran berat janin pada ibu hamil trimester ke III di wilayah kerja Puskesmas Jenggawah pada bulan September 2024 menunjukkan bahwa hasil dari koefisien korelasi (r) diketahui 0,425 yang artinya memiliki korelasi cukup/sedang dengan arah korelasi positif. Didapatkn pula data yang menunjukan p value sebesar 0,004 (α ˂ 0,05) yang artinya H1 diterima, sehingga terdapat hubungan antara lingkar lengan atas dengan taksiran berat janin pada ibu hamil trimester ke III di wilayah kerja Puskesmas Jenggawah.
KARAKTERISTIK NYERI KEPALA PADA PASIEN RAWAT JALAN DI POLIKLINIK NEUROLOGI R.S.U.P DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR PERIODE JANUARI-OKTOBER 2024 Herdy Johannes; Daniel Siagian; Stefani Wylna Widjojo; Hasmawaty Basir
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i2.6879

Abstract

Latar Belakang: Nyeri kepala memiliki dampak yang signifikan pada masyarakat. Menurut WHO, setidaknya 50% orang dewasa memiliki kondisi nyeri kepala. Penyebabnya bervariasi mulai dari faktor lingkungan hingga faktor genetik. Nyeri kepala dapat terjadi pada semua orang. Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik nyeri kepala pada pasien rawat jalan di Poliklinik Neurologi R.S.U.P Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar 2024. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional yang dilakukan pada bulan Januari hingga Oktober 2024. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh populasi pasien nyeri kepala di Poliklinik Neurologi R.S.U.P Dr. Wahidin Sudirohusodo, dengan pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dan alat instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuisioner nyeri kepala PERDOSSI. Hasil: Hasil. Dari 144 pasien nyeri kepala, laki-laki 32% dan perempuan 68% dengan rentang usia 18-80 tahun, ditemukan total yang mengalami migrain sebanyak 34 orang (32,6%), tension-type headache 26 orang (18%), NK terkait trauma 2 orang (1.3%), NK terkait kelainan Vaskuler Kranial 50 orang (34,7%), NK Terkait kelainan Intrakranial Non-Vaskular 11 orang (7,6%), NK terkait infeksi 1 orang (0,7%), NK atau nyeri facial terkait kelainan gigi, sinus, hidung dan servikal 17 orang (11,4%) dan neuralgia trigerminal 2 orang (1,3%). Kesimpulan: NK terkait kelainan vaskuler kranial terbanyak dibandingkan dengan tipe nyeri kepala yang lain. Berdasarkan tingkatan nyeri didapatkan didapatkan nyeri kepala yang dirasa mengganggu aktivitas sehari-hari pasien saat serangan nyeri. Berdasarkan jenis kelamin dan usia paling banyak diderita oleh perempuan dan penderita nyeri kepala terbanyak di usia 18-49 tahun. Jenis nyeri kepala, disebabkan oleh cerebral infaction dengan lokasi nyeri paling sering di daerah pelipis. Nyeri kepala tidak berdampak terhadap responden dan tidak berdampak terhadap pekerjaan maupun aktivitas sosial. Kata Kunci: Tipe Nyeri Kepala, Perbedaan Jenis Kelamin, Dampak Terhadap Pekerjaan, Intensitas Nyeri

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 6 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan More Issue