cover
Contact Name
Haidar Ensang Timuda
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
krepaabdimas@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/liberosis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30267889     DOI : -
Jurnal psikologi adalah publikasi ilmiah yang berfokus pada berbagai aspek dan penelitian dalam bidang psikologi. Jurnal ini merupakan saluran penting bagi para peneliti, ilmuwan, profesional, dan mahasiswa psikologi untuk membagikan temuan mereka, menyajikan data empiris, dan berkontribusi pada perkembangan pengetahuan di bidang psikologi. Jurnal psikologi mencakup berbagai topik, seperti: Psikologi Klinis: Memahami dan mengobati gangguan mental, terapi psikologis, dan penelitian tentang kesehatan mental. Psikologi Sosial: Menyelidiki interaksi sosial, perilaku kelompok, stereotip, prasangka, dan pengaruh sosial. Psikologi Perkembangan: Memahami perkembangan individu dari masa kanak-kanak hingga Psikologi Pendidikan: Mengkaji pembelajaran dan pendidikan, termasuk metode pengajaran, motivasi, dan pembelajaran sepanjang hayat.
Articles 396 Documents
PERAN PERCEIVED SOCIAL SUPPORT DAN SEXUAL QUALITY OF LIFE TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA WANITA PRE-MENOPAUSE Dwi Indah Fitriana Sari; Amanda Pasca Rini; Eko April Ariyanto
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v6i1.5553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perceived social support dan sexual quality of life dengan psychological well being pada wanita pre menopause di kecamatan Kenjeran kota Surabaya. Penelitian inimenggunakan penelitian kuantitatif korelasional dengan melibatkan 350 wanita dengan rentan usia 45 - 55tahun yang tinggal di Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, yang dipilih melalui teknik acidental sampling. Hasil penelitian pada uji simultan memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,131 (p>0,05). Artinya bahwa perceived social support dan sexual quality of life tidak berpengaruh terhadap psychological well being. Secara uji parsial, perceived social support dengan psychological well being memperoleh nilai signifikansi sebesar 1,023 (p>0,05) dansexual quality of life dengan psychological well being memperoleh nilai signifikansi sebesar -1,787 (p>0,05). Artinya tidak ada hubungan, perceived social support dengan psychological well being serta tidak adanya hubungan sexualquality of life dengan psychological well being.
PERAN DARK TRIAD PERSONALITY DENGAN CYBER AGGRESSION PADA REMAJA AWAL Rayshantica Putri Kharisma; Sahat Saragih; Eko April Ariyanto
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v6i1.5554

Abstract

Penelitian ini bertujuan Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran dark triad personality pada penggunamedia sosial. Kepribadian gelap atau dark triad personality merupakan kepribadian yang didominasi padatingkah laku negatif. Mayoritas remaja memiliki tipe impulsive-aversive aggression. Hal ini berarti bahwa remaja melakukan cyber-aggression secara spontan dengan tujuan ingin mengurangi perasaan negatif yang dirasakan. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 282 responden dengan jenis kelamin laki-laki dan perempuan berusia antara 15-17 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja memiliki tipe impulsive-aversive aggression. Hal ini berarti bahwa remaja melakukan cyber-aggression secara spontan dengan tujuan ingin mengurangi perasaan negatif yang dirasakan. Berdasarkan pengujian diperoleh nilai koefisien hubungan rxysebesar 0,678 dengan kepentingan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positifyang sangat signifikan antara Dark Triad Personality dan Cyber Aggression
WORK LIFE BALANCE PADA PEKERJA : BAGAIMANA PERANAN PSYCHOLOGICAL EMPOWERMENT DAN FAMILY SUPPORTIVE SUPERVISOR BEHAVIOR? Fadilla Faiza; Eben Ezer Nainggolan; Etik Darul Muslikah
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v6i1.5559

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah psychological empowerment dan family supportive supervisor behavior memiliki hubungan dengan work life balance pada pekerja. Populasi dari penelitian ini adalah para karyawan yang berlokasi di Kota Surabaya. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 271 orang dan ditentukan oleh tabel Issac dan Michael dengan tingkat kesalahan 10%. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Scale of Psychological Empowerment 12 item, Scale of Family Supportive Supervisor Behavior 14 item, dan Scale of Work Life Balance 17 item. Analisis yang dilakukan adalah regresi linier berganda, uji-t, rerata variabel, dan sumbangan efektif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa family supportive supervisor behavior berpengaruh positif signifikan terhadap work life balance (F = 33,892; r = 0,481; R Square = 0,322; P < 0,000). Family supportive supervisor behaviordan work life balance dapat menjadi strategi bagi perusahaan untuk dapat meningkatkan kinerja karyawan agar terciptanya work life balance.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS VIII MTS BUSTANUL ULUM PANTI Putri, Eva Agustin Putri; Noer Faqih GH; Arifin Nur Budiono
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v6i1.5609

Abstract

Perencanaan Karier adalah salah satu cara untuk membantu siswa dalam memilih suatu bidang Karier yang sesuai dengan potensi mereka. masa ini terjadi pada saat masa transisi atau masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa/remaja. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 3 kelas dan populasi sebanyak 56 responden.Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan jenis penelitiannya adalah korelasi. Berdasarkan perhitungan analisis data menggunakan rumus korelasi product momen person diatas diperoleh r hitung sebesar -0,0169 dan r tabel sebesar 0,266 . Maka dapat disimpulkan bahwa -r hitung < r tabel (-0,0169 < 0,266). Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat hubungan antara self afficacy dengan perencanaan Karier pada siswa kelas VIII AB dan C di MTS BUSTANUL ULUM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ha terdapat korelasi antara Slf efficacy dengan perencanaan karier siswa dan Ho di tolak.Artinya ada hubungan yang signifikan antara Self Efficacy dengan perencanaan karier siswa MTs Bustanul Ulum Panti. Semakin tinggi Self Efficacy siswa maka tinggi pula perencanaan karier yang di miliki oleh siswa. Dan dengan begitu siswa yang memiliki Self Efficacy maka siswa tersebut akan lebih berhati-hati dalam bertindak dan melakukan sesuatu karena dirinya juga bisa dengan baik mengendalian dirinya.
PERBEDAAN MOTIVASI BELAJAR ANTARA MAHASISWA PENERIMA BEASISWA DENGAN MAHASISWA NON BEASISWA Erlangga Ananda Seto; Yohanes Heri Widodo
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v6i1.5659

Abstract

Tujuan penelitian: 1) mengetahui ada tidaknya perbedaan motivasi belajar antara mahasiswa penerima beasiswa dengan mahasiswa non beasiswa, 2) mengetahui seberapa tinggi tingkat motivasi belajar pada mahasiswa penerima beasiswa, 3) mengetahui seberapa tinggi tingkat motivasi belajar pada mahasiswa non beasiswa, 4) mengetahui butir item skala motivasi belajar yang teridentifikasi tidak optimal (rendah) yang dapat diusulkan sebagai topik bimbingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian komparatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan metode survei dan memperoleh responden sebanyak 214 mahasiswa yang terdiri dari 107 mahasiswa penerima beasiswa dan 107 mahasiswa non beasiswa. Setelah itu diuji dengan menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil uji validitas diperoleh 44 item valid dari 49 item yang dibuat. Hasil uji reliabilitas dengan perhitungan Alfa Cronbach diperoleh 0.912 yang masuk pada kategori sangat tinggi. Teknik analisis data yang dilakukan dengan uji perbedaan menggunakan uji-t (Independent Sample T-test). Hasil penelitiannya adalah tidak adanya perbedaan motivasi belajar mahasiswa penerima beasiswa dengan mahasiswa non beasiswa. Tingkat motivasi belajar mahasiswa penerima beasiswa berada dalam kategorisasi sangat tinggi 42%, 51 % kategorisasi tinggi dan 7% kategorisasi sedang. Sedangkan tingkat motivasi belajar mahasiswa non beasiswa adalah 35% kategorisasi sangat tinggi, 58% kategorisasi tinggi dan 7% kategorisasi sedang. Untuk item-item yang teridentifikasi rendah terdapat pada kategori sedang dengan menghasilkan 2 topik usulan bimbingan.
GAMBARAN PERSEPSI PEREMPUAN PENGGUNA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TENTANG KONTEN BODY GOALS Rahmawati, Azizah Luthfia Gigih; Nararya Rahadyan Budiyono
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v6i1.5727

Abstract

Konten body goals yang dibagikan di Instagram dapat memicu adanya pemikiran positif, negatif, dan komperatif untuk para pengikutnya terutama remaja perempuan. Remaja perempuan memiliki standar tersendiri dalam menilai bentuk tubuh mereka dibandingkan remaja laki-laki. Public figure yang mempunyai konten body goals atau dianggap menjadi standar tubuh ideal dapat mempengaruhi persepsi remaja perempuan mengenai standar tubuh ideal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persepsi dan dampak setelah melihat konten body goals yang ada di instagram. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan responden sebanyak 4 orang. Hasil penelitian ini yaitu persepsi setelah melihat konten body goals yang ada di Instagram adalah merasa termotivasi dan menginspirasi, konten body goals yang membuat standar kecantikan yang tidak realistis dapat memunculkan rasa tertekan dan perasaan tidak puas dengan tubuh sendiri. Dampak setelah melihat konten body goals yang berada di Instagram, merasakan perasaan termotivasi dan tidak puas dengan diri sendiri. Adanya konten body goals dapat membuat seseorang mengikuti pola olahraga, kesehatan, makanan yang dikonsumsi, dan konsisten untuk menjalani hidup yang sehat. Perasaan tidak puas dengan diri sendiri ini tergantung pada konteks atau pesan yang disampaikan oleh pembuat konten, jika konten memiliki eksposur terhadap standar kecantikan yang tidak realistis dapat menciptakan perasaan tidak puas dengan diri sendiri. Manfaat dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana persepsi perempuan dan dampak yang terjadi setelah melihat konten body goals yang ada di instagram. Saran untuk penelitian selanjutnya yaitu dapat menambahkan subjek yang lebih banyak, dan memperkuat data penemuan.Kata Kunci : Persepsi; Perempuan; Instagram; Konten Body Goals Body goals content shared on Instagram can trigger positive, negative, and comparative thoughts for its followers, especially teenage girls. Adolescent girls have their own standards in assessing their body shape compared to adolescent boys. Public figures who have body goals content or are considered to be ideal body standards can influence adolescent girls' perceptions of ideal body standards. The purpose of this research is to find out how the perception and impact after seeing the body goals content on Instagram. The research method used is qualitative method. This research uses an interview method with 4 respondents. The results of this study are the perception after seeing the body goals content on Instagram is to feel motivated and inspired, body goals content that makes unrealistic beauty standards can lead to depression and feelings of dissatisfaction with one's own body. The impact after seeing the body goals content on Instagram, feeling motivated and dissatisfied with yourself. The existence of body goals content can make a person follow a pattern of exercise, health, food consumed, and consistent to live a healthy life. This feeling of dissatisfaction with oneself depends on the context or message conveyed by the content creator, if the content has exposure to unrealistic beauty standards it can create feelings of dissatisfaction with oneself. The benefit of this research is to find out how women's perceptions and the impact that occurs after seeing body goals content on Instagram. Suggestions for future research are to add more subjects, and strengthen the discovery data.Keywords: Perception; Women; Instagram; Body Goals Content
GAMBARAN POLA KOMUNIKASI HIMPUNAN MAHASISWA PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA Zahro, Alya Athifah Az; Fitria, Erlin
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v6i1.5731

Abstract

Pola komunikasi adalah metode atau cara kerja dalam berkomunikasi yang digunakan oleh pengirim pesan untuk menyampaikan pesannya kepada penerima pesan. Tujuannya adalah mencari cara terbaik untuk memastikan pesan disampaikan dengan jelas dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola komunikasi himpunan mahasiswa pendidikan di Universitas Teknologi Yogyakarta. Metode analisis data yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam. Data dikumpulkan dari anggota Himpunan Mahasiswa Pendidikan Universitas Teknologi Yogyakarta dan dianalisis melalui proses reduksi data untuk mengidentifikasi pola komunikasi yang dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang terjalin memiliki fokus utama pada pemberian dukungan moral dan motivasi, serta perhatian dan bantuan yang diperlukan. Dukungan ini membantu membangun semangat dan kepercayaan diri anggota. Empat aspek utama yang diidentifikasi dalam pola komunikasi ini adalah keterbukaan, empati, dukungan, dan rasa positif. Keterbukaan memastikan transparansi dan akuntabilitas, empati menciptakan hubungan yang harmonis, dukungan menekankan pentingnya bantuan dan dorongan, dan rasa positif. Keterbatasan penelitian ini adalah fokus hanya pada pola komunikasi yang dilakukan oleh mahasiswa himpunan mahasiswa pendidikan di Universitas Teknologi Yogyakarta dan penelitian ini jumlah narasumber yang diwawancara hanya 9 orang tidak semua anggota himpunan mahasiswa pendidikan diwawancara dan wawancara hanya dilakukan sekali pertemuan. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah untuk memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan lebih banyak organisasi mahasiswa di berbagai universitas, serta mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti teknologi komunikasi yang digunakan dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi pola komunikasi.Kata Kunci : Pola Komunikasi, Himpunan Mahasiswa Pendidikan A communication pattern is a method or way of working in communication used by a message sender to convey his or her message to the message receiver. The goal is to find the best way to ensure the message is delivered clearly and effectively. This study aims to determine the description of communication patterns of education student associations at the Yogyakarta University of Technology. The data analysis method used is a qualitative method with an in-depth interview approach. Data were collected from members of the Education Student Association of Yogyakarta University of Technology and analyzed through a data reduction process to identify the dominant communication patterns. The results showed that the communication patterns that were established had a main focus on providing moral support and motivation, as well as the necessary attention and assistance. This support helps build members' morale and confidence. The four main aspects identified in this communication pattern are openness, empathy, support, and positivity. Openness ensures transparency and accountability, empathy creates harmonious relationships, support emphasizes the importance of help and encouragement, and a sense of positivity. The limitations of this study are that it focuses only on the communication patterns carried out by students of the education student association at the Yogyakarta University of Technology and this study only interviewed 9 people, not all members of the education student association were interviewed and the interview was only conducted once a meeting. Suggestions for future researchers are to expand the scope of research by involving more student organizations in various universities, as well as considering other factors such as communication technology used and how it affects communication patterns.Keywords: Communication Patterns, Education Student Association
EFEKTIVITAS TEKNIK DESENSITISASI SISTEMATIK TERHADAP KECEMASAN MENGHADAPI PENILAIAN AKHIR SEMESTER (PAS) PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 8 PONTIANAK Florensia Vera N; Luhur Wicaksono; Halida, Halida
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v6i1.5737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan Teknik Desensitisasi Sistematik Terhadap Kecemasan Menghadapi Penilaian Akhir Semester Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Pontianak. Metode Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan bentuk penelitian Pre-Eksperimental Design dengan rancangan penelitian Pre-test – Post-test Two Group Design. Jumlah populasi 16 siswa. Pengambilan sampel dengan memilih siswa yang hasil pre-test nya lebih dari 43,2 sehingga akhirnya di dapatkan jumlah sampel 12 orang siswa dengan tingkat kecemasaan yang sedang dan tinggi. Berdasarkan hasil rata-rata pre-test kelompok eksperimen sebesar 87,67 sebelum diberikan perlakuan dan hasil rata-rata post-test sebesar 43,5 setelah diberikan perlakuan. Selanjutnya diperoleh T hitung menggunakan Paired Sample T-test yaitu 5 dengan nilai Sig. (2 tailed) 0.00<0.05 yang artinya Hₐ diterima dan Hₒ ditolak, dengan demikian ada perbedaan yang signifikan antara kecemasaan siswa sebelum dan sesudah diberi perlakuan dengan teknik desensitisasi sistematik. Jadi dapat disimpulkan bahwa teknik desensitisasi sistematik efektif dalam mengurangi kecemasaan menghadapi penilaian akhir semester siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Pontianak.
PENGARUH PROKRASTINASI, INTIMASI PERTEMANAN, DAN MANAJEMEN WAKTU TERHADAP KINERJA AKADEMIK MAHASISWA TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS PGRI WIRANEGARA Aini, Azizah Nur; Sobakh, Nurus; Nurhayati, Dies
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v6i1.5744

Abstract

Berdasaran hasil observasi yang dilakukan, ditemukan beberapa mahasiswa tingkat akhir Universitas PGRI Wiranegara memiliki hambatan dalam mencapai kinerja akademik yang maksimal. Salah satunya berasal dari faktor prokrastinasi atau perilaku menunda pada kegiatan akademik akibat dari rasa jenuh yang dialami. Di sisi lain, intimasi pertemanan dapat memberi dukungan sosial untuk meningkatkan kinerja akademik mahasiswa selagi intensitasnya tidak berlebihan. Selain itu, masih terdapat mahasiswa yang kesulitan mengatur prioritas dalam mengalokasikan waktu yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh prokrastinasi, intimasi pertemanan, dan manajemen waktu terhadap kinerja akademik mahasiswa tingkat akhir Universitas PGRI Wiranegara. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif kausal dengan analisis regresi berganda. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 79 mahasiswa tingkat akhir Universitas PGRI Wiranegara. Teknik pengambilan data menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil yang didapat pada penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh prokrastinasi, intimasi pertemanan, dan manajemen waktu terhadap kinerja akademik baik secara parsial maupun simultan. Ditunjukkan melalui hasil analisis regresi berganda Sig = 0,007 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan oleh prokrastinasi, intimasi pertemanan, dan manajemen waktu terhadap kinerja akademik mahasiswa tingkat akhir Universitas PGRI Wiranegara. Kata Kunci: Prokrastinasi, Intimasi Pertemanan, Mananjemen Waktu, Kinerja Akademik Based on the results of the observations made, it was found that several final year students of PGRI Wiranegara University had obstacles in achieving maximum academic performance. One of them comes from the procrastination factor or the behavior of delaying academic activities as a result of the feeling of boredom experienced. On the other hand, friendship intimacy can provide social support to improve students' academic performance while the intensity is not excessive. In addition, there are still students who have difficulty setting priorities in allocating the time they have. This study aims to find out whether there is an influence of procrastination, friendship intimacy, and time management on the academic performance of final year students of PGRI Wiranegara University. The type of research uses a causal quantitative method with multiple regression analysis. The sample used in this study was 79 final year students of PGRI Wiranegara University. The data collection technique uses a research instrument in the form of a quesionnaire. The results obtained in this study show that there is an influence of procrastination, friendship intimacy, and time management on academic performance both partially and simultaneously. It is shown through the results of multiple regression analysis Sig = 0.007 < 0.05. Therefore, it can be concluded that there is a significant influence by procrastination, friendship intimacy, and time management on the academic performance of final year students of PGRI Wiranegara University. Keywords: Procrastination, Friendship Intimacy, Time Management, Academic Performance
PENGARUH BRAND AMBASSADOR DAN IKLAN MEDIA SOSIAL TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN JALAN TENGAH CAFE PASURUAN Wulandari, Putri; Sangadji, Etta Mamang; Indarti, Nunuk
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v6i1.5756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand ambassador dan iklan media sosial terhadap loyalitas pelanggan di Jalan Tengah Cafe Pasuruan. Di era digital, media sosial telah menjadi alat pemasaran yang sangat penting bagi bisnis untuk menjangkau dan berinteraksi dengan pelanggan. Brand ambassador, sebagai individu atau tokoh yang mewakili merek, berperan krusial dalam membangun citra positif dan kepercayaan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data dari kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden, yang merupakan pelanggan Jalan Tengah Cafe. Data dianalisis dengan teknik regresi linier berganda untuk menguji hipotesis mengenai pengaruh brand ambassador dan iklan media sosial terhadap loyalitas pelanggan, yang diukur melalui kepuasan pelanggan, frekuensi kunjungan, dan rekomendasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik brand ambassador maupun iklan media sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Brand ambassador yang tepat dapat meningkatkan kepercayaan dan keterikatan emosional pelanggan, sementara iklan media sosial yang efektif dapat meningkatkan kesadaran merek dan daya tarik cafe, sehingga mendorong pelanggan untuk tetap setia.Kata kunci: Brand Ambassador, Iklan Media Sosial, Loyalitas Pelanggan This study aims to analyze the influence of brand ambassadors and social media advertising on customer loyalty at Jalan Tengah Cafe Pasuruan. In the digital era, social media has become a very important marketing tool for businesses to reach and interact with customers. Brand ambassadors, as individuals or figures who represent a brand, play a crucial role in building a positive image and consumer trust. This study uses a quantitative method by collecting data from questionnaires distributed to 100 respondents, who are Jalan Tengah Cafe customers. The data were analyzed using multiple linear regression techniques to test the hypothesis regarding the influence of brand ambassadors and social media advertising on customer loyalty, which is measured through customer satisfaction, frequency of visits, and recommendations. The results of the analysis show that both brand ambassadors and social media advertising have a positive and significant influence on customer loyalty. The right brand ambassador can increase customer trust and emotional attachment, while effective social media advertising can increase brand awareness and cafe appeal, thus encouraging customers to remain loyal.Keywords: Brand Ambassador, Social Media Advertising, Customer Loyalty

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 5 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konselin Vol. 7 No. 5 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 1 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling More Issue