cover
Contact Name
Magfiroh
Contact Email
dokicti@gmail.com
Phone
+6285288852893
Journal Mail Official
dokicti@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Surya Alam 8 Blok A No. 15 Jl. Masjid Jami, Talang Jambe, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30961
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
ISSN : 29867762     EISSN : 29858070     DOI : https://doi.org/10.61994/jipbs
Focus - Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences is a scientific journal published by CV. Doki Course and Training. The papers to be published in JIPBS are research articles (quantitative or qualitative research approaches), literature studies or original ideas that are considered to contribute to scientific studies of Islamic Psychology, Psychology and Behavioral Sciences. Scope - Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences calls for scientific articles on Islamic Psychology, Psychology and Behavioral Siences. It covers problems in psychological studies such as islamic psychology, educational psychology, social psychology, personality psychology, clinical psychology, developmental psychology, industrial and organizational psychology, psychometrics and psychological measurement, counseling psychology, psychotherapy, family psychology.
Articles 80 Documents
Reinforcement Tangible dan Sosial sebagai Strategi Peningkatan Kepatuhan Olahraga Mahasiswa Alban Hogantara; Aqila Putri Amelda; Dini Permana Sari; Nurkharimah Vielayaty
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i2.1514

Abstract

Inaktivitas fisik di kalangan mahasiswa sering kali diperburuk oleh tuntutan akademik dan kurangnya gratifikasi instan dari kegiatan olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan frekuensi olahraga pada seorang mahasiswa yang mengalami penurunan motivasi akibat kesibukan kuliah. Menggunakan pendekatan modifikasi perilaku berbasis Operant Conditioning, penelitian ini menerapkan intervensi Positive Reinforcement yang mengkombinasikan penguatan sosial (pujian verbal) dan penguatan nyata/tangible (hadiah berupa kopi) yang diberikan segera setelah sesi latihan berakhir. Intervensi dilakukan selama dua minggu dengan jadwal tiga kali seminggu (Jumat, Sabtu, dan Minggu), sedangkan hari Senin hingga Kamis ditetapkan sebagai hari istirahat. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepatuhan (adherence) mencapai 100%, di mana subjek berhasil menyelesaikan seluruh sesi yang dijadwalkan. Gratifikasi segera yang diberikan melalui hadiah kopi, diperkuat dengan pujian sosial, terbukti sangat efektif dalam mengatasi resistensi awal berupa rasa malas pada subjek. Meskipun demikian, temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun reinforcer nyata efektif untuk perubahan perilaku jangka pendek, pemeliharaan perilaku jangka panjang memerlukan transisi bertahap menuju motivasi intrinsik untuk mencegah ketergantungan pada hadiah eksternal.
Makna Budaya Upacara Saur Matua terhadap Subjective Well-Being Anggota Keluarga pada Komunitas Adat Batak Toba Rika Wulandari; Fathya Putri Kamilla; Putri Hidayati; Masyhuri
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i1.1528

Abstract

Upacara Saur Matua adalah ritual kematian dalam budaya Batak yang tidak hanya berfungsi sebagai upacara tradisional tetapi juga sebagai proses yang secara psikologis bermakna bagi anggota keluarga yang berduka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna upacara Saur Matua dalam kaitannya dengan kesejahteraan subjektif anggota keluarga menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Fokus penelitian ini adalah pada pengalaman hidup peserta dalam menjalani dan menafsirkan upacara tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan empat anggota keluarga yang memiliki peran berbeda dalam pelaksanaan upacara Saur Matua. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik fenomenologis untuk mengidentifikasi makna esensial yang muncul dari pengalaman peserta. Temuan menunjukkan bahwa upacara Saur Matua dipandang sebagai bentuk penerimaan kematian, sarana ekspresi dan regulasi emosi, serta sumber dukungan sosial yang kuat. Makna-makna ini berkontribusi positif terhadap kesejahteraan subjektif, terutama dalam hal kepuasan hidup, munculnya afek positif seperti ketenangan dan rasa syukur, serta pengurangan afek negatif melalui berbagi duka secara kolektif. Hasil ini menyoroti peran penting ritual budaya dalam menjaga kesejahteraan psikologis dalam konteks kehilangan. Studi ini berkontribusi pada bidang psikologi budaya dengan menyoroti relevansi praktik budaya lokal sebagai sumber kesejahteraan subjektif dalam masyarakat Indonesia.
Literature Review: Strategi dan Metode Pembelajaran dalam Mendukung Pengoptimalan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusif Zahra, Nadia Mutiara; Muhammad Fajri; Indra Wijaya; Munaing
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i2.1611

Abstract

Pendidikan inklusif menuntut adanya layanan pembelajaran yang adaptif bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), agar mereka tetap dapat belajar secara optimal di kelas. Literatur-literatur yang dikaji bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan strategi pembelajaran yang efektif bagi ABK di setting pendidikan inklusif, khususnya strategi yang memanfaatkan pendekatan personal, diferensiasi pembelajaran, penggunaan media kreatif, integrasi aktivitas seni (musik), serta tantangan implementasi di sekolah inklusif serta bentuk kolaborasi yang diperlukan antara guru, orang tua, dan tenaga pendukung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelusuran literatur dari tiga database elektronik yaitu Google Scholar, Garuda dan ResearchGate. Penelitian ini berdasarkan pengkajian dari beberapa jurnal, khususnya “Jurnal Pendidikan Inklusi” yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025. Hasil literature review menunjukkan bahwa strategi pembelajaran untuk ABK paling efektif ketika menggunakan pendekatan individual dan diferensiasi pembelajaran, di mana tugas, materi, dan cara penyampaian disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak, serta pentingnya pemberian dampingan dan motivasi.
The Effect of Spirituality on School Well-Being Among Santri Wijaya, Indra; Hasyim Haddade; Ulfiani Rahman; Ahmad Afif
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i2.1600

Abstract

This study aims to examine the relationship between spirituality and school well-being among students (santri) in Islamic boarding schools in South Sulawesi. Using a quantitative correlational survey design, data were collected from 416 students selected through multistage cluster random sampling from 12 pesantren. The Spirituality Scale was adapted from the Spiritual Orientation Inventory (SOI) by Elkins et al., while the School Well-Being Scale was adapted from the model of Konu and Rimpelä. Both instruments showed high reliability (α = 0.943 and α = 0.857, respectively). Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with Mplus software. The SEM results indicate that spirituality has a small positive but non-significant direct effect on school well-being (beta = 0.084, p = 0.121). These findings suggest that, in the pesantren context, students’ school well-being may be shaped more strongly by social and structural factors (e.g., peer relationships, social interaction, and institutional policies) than by spirituality alone, highlighting the need for holistic well-being programs.
Work Life Balance Psychometric: A New WLB Scale for ASN Employees Malinda Wijaya; Jenny Tieneke Mutiara Corry Carolina Manurung; Amalia Rizki Wahyuni; Zainun Mu’tadin; Yana Mahdiana
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i2.1626

Abstract

Work Life Balance (WLB) merupakan isu penting dalam pengelolaan sumber daya manusia, termasuk pada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menghadapi tuntutan kerja birokratis dan keterbatasan fleksibilitas peran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi alat ukur Work Life Balance yang sesuai dengan karakteristik ASN di Indonesia. Konstruk WLB mengacu pada model empat dimensi dari Fisher et al. (2009), yaitu Work Interference with Personal Life (WIPL), Personal Life Interference with Work (PLIW), Work Enhancement of Personal Life (WEPL), dan Personal Life Enhancement of Work (PLEW). Penelitian menggunakan desain instrument development and validation study dengan dua tahap pengambilan data, yaitu uji coba (N = 30) dan pasca uji coba (N = 377). Validitas isi diuji melalui expert judgment (N = 5) menggunakan Aiken’s V dengan nilai 0,80–1,00. Analisis item menunjukkan korelasi positif signifikan (p < 0,001) dan item-rest correlation > 0,30, dengan reliabilitas tinggi (α = 0,852–0,963; ω = 0,865–0,963). Hasil Exploratory Factor Analysis (KMO = 0,829; p < 0,001) menunjukkan satu faktor utama yang menjelaskan 62% varians total. Confirmatory Factor Analysis mendukung model unidimensional (CFI = 0,922; TLI = 0,905; GFI = 0,973). Instrumen ini valid dan reliabel untuk mengukur WLB pada ASN di Indonesia.      
Job Satisfaction Psychometric: A New Job Satisfaction Scale among ASN Employees Jenny Tieneke Mutiara Corry Carolina Manurung; Malinda Wijaya; Amalia Rizki Wahyuni; Zainun Mu’tadin; Yana Mahdiana
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i2.1627

Abstract

Job Satisfaction merupakan aspek penting dalam pengelolaan sumber daya manusia pada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menghadapi tuntutan birokrasi, regulasi ketat, dan ekspektasi pelayanan publik yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi instrumen Job Satisfaction yang sesuai dengan karakteristik ASN di Indonesia. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pengembangan dan validasi instrumen. Instrumen disusun berdasarkan kerangka teoretis Paul E. Spector (1997) yang mencakup sembilan aspek: pay, promotion, supervision, benefits, contingent rewards, operating procedures, coworkers, nature of work, dan communication. Pengembangan instrumen meliputi uji validitas isi melalui expert judgment (N=5) menggunakan Aiken’s V, pilot study pada 30 ASN, serta pengujian lanjutan pada 377 ASN. Analisis data mencakup korelasi antaritem, daya beda item, reliabilitas internal, Exploratory Factor Analysis (EFA), Confirmatory Factor Analysis (CFA), Average Variance Extracted (AVE), dan Composite Reliability. Hasil penelitian menunjukkan instrumen memiliki validitas isi tinggi, reliabilitas sangat baik, serta struktur dua faktor yang didukung oleh hasil EFA dan CFA. Instrumen dinyatakan valid dan reliabel untuk mengukur kepuasan kerja ASN.  
Happiness at Work Psychometric: A Modification of Happiness at Work Scale Among ASN Employees Amalia Rizki Wahyuni; Malinda Wijaya; Jenny Tieneke Mutiara Corry Carolina Manurung; Zainun Mu’tadin
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i2.1628

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji kualitas psikometrik modifikasi skala Happiness at Work (HAW) pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia. Konsep HAW mengacu pada Fisher (2010), yaitu penilaian dan pengalaman positif di tempat kerja. Skala yang diadaptasi dari Salas-Vallina dan Alegre (2018) dimodifikasi menjadi tiga dimensi: engagement, job satisfaction, dan affective organizational commitment, dengan reduksi dari 31 menjadi 18 item. Validitas isi diuji melalui expert judgement (N=5) menggunakan Aiken’s V, dilanjutkan pilot study (N=30) dan pengujian utama (N=377) dengan purposive sampling. Analisis meliputi deskriptif, korelasi item-total, reliabilitas Cronbach’s Alpha, serta Exploratory Factor Analysis (EFA) menggunakan JASP. Hasil EFA awal menunjukkan struktur unidimensional dan tiga item dihapus karena MSA dan factor loading rendah. EFA lanjutan mempertahankan satu faktor dominan dan mengeliminasi empat item tambahan, sehingga tersisa 11 item. Confirmatory Factor Analysis (CFA) menunjukkan model valid dan reliabel dengan factor loading signifikan, AVE 0,566, serta reliabilitas tinggi (ω=0,934; α=0,935). Instrumen ini dinilai layak digunakan untuk penelitian HAW pada ASN di Indonesia.                  
The Role of Technological Knowledge in Student Engagement, Mediated by Self-Efficacy among Students at High School X Dina Maria; Vira Arini Ridwan; Febrianis Virlita; Rilla Sovitriana
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i2.1649

Abstract

This study aims to examine and analyze the role of technological knowledge on student engagement mediated by self-efficacy among students of Senior High School X. Technological knowledge refers to an individual’s proficiency in understanding and utilizing various information technologies to accomplish tasks. Student engagement is described as the level of student’s participation in learning and teaching activities that lead to student’s learning outcomes and goals. Self-efficacy is defined as an individual’s belief in their ability to achieve desired goals. A total of 270 students participated in this study. The sampling technique used was non-probability sampling with a random sampling method. Multiple regression analysis was conducted to examine the relationships among variables. The results indicated that self-efficacy partially mediates the role of technological knowledge on student engagement. Based on the comparative analysis, younger students were found to have higher average levels of technological knowledge and student engagement compared to older students. Additionally, tenth-grade students demonstrated higher average levels of technological knowledge, self-efficacy, and two dimensions of student engagement. Furthermore, students who chose online learning showed higher average levels of technological knowledge and self-efficacy, while students who chose hybrid learning demonstrated higher emotional engagement.
Intervensi Perilaku pada Anak Berkebutuhan Khusus : Literatur Review Hollong, Jumatri; Rafid, Zulfikar Alqadri; Triana, Indri; Wijaya, Indra; Munaing
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i2.1629

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) sering menghadapi tantangan perilaku yang berdampak pada perkembangan sosial, emosional, dan akademik mereka. Berbagai pendekatan intervensi perilaku telah dikembangkan untuk mengatasi masalah ini, namun literatur yang mengkaji efektivitas dan konteks implementasi berbagai pendekatan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis literatur ilmiah tentang intervensi perilaku pada ABK, khususnya Applied Behavior Analysis (ABA), Cognitive Behavioral Therapy (CBT), dan Positive Behavior Support (PBS). Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap 10 artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2020-2026. Hasil analisis menunjukkan bahwa ABA mendominasi penelitian (6 studi) dengan efektivitas tinggi dalam meningkatkan kemampuan bahasa, interaksi sosial, dan keterampilan fungsional pada anak autis. CBT (3 studi) terbukti efektif dalam mengelola aspek kognitif dan emosional, terutama untuk meningkatkan motivasi belajar dan regulasi emosi. PBS (1 studi) menunjukkan hasil positif dalam mengelola perilaku oposisional. Mayoritas penelitian menggunakan desain eksperimental dengan subjek tunggal atau kelompok kecil. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketiga pendekatan memiliki keunggulan spesifik dan dapat diintegrasikan berdasarkan kebutuhan individual anak. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi praktisi, pendidik, dan peneliti dalam memilih dan mengimplementasikan intervensi perilaku berbasis bukti untuk ABK.
Kontruksi Identitas Diri Mahasiswa Ambivert dalam Konteks Pergaulan Sebaya Varalisyah, Melinda; Sri Nurhayati Selian
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i2.1698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses konstruksi identitas diri mahasiswa dengan kepribadian ambivert dalam konteks pergaulan sebaya di lingkungan kampus. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif individu dalam memaknai interaksi sosial yang mereka jalani. Partisipan penelitian terdiri dari tiga mahasiswa yang memiliki karakteristik ambivert, dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi identitas diri mahasiswa ambivert ditandai oleh fleksibilitas dalam berperilaku sosial, kesadaran terhadap energi sosial, serta kemampuan refleksi diri. Selain itu, pergaulan sebaya berperan sebagai ruang penting dalam proses pembentukan identitas melalui dukungan sosial, interaksi, dan pengalaman bersama. Mahasiswa ambivert mampu menyeimbangkan kebutuhan untuk bersosialisasi dan kebutuhan akan waktu pribadi. Dengan demikian, identitas diri terbentuk secara dinamis melalui interaksi antara faktor internal dan eksternal. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika identitas diri mahasiswa ambivert dalam konteks sosial kampus.